Adabul Mufrad

Adabul Mufrad


598. Muhammad bin katsir menceritakan pada kami: Sufyan mengabarkan pada kami: Dari Suhail bin Abu Shalih, dari Abdullah bin Dinar, dari Abu Shalih, Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Iman terdiri dari enam puluh atau lebih sedikit (atau 70 dan lebih sedikit) bagian. Bagian yang paling utama adalah Laa ilaaha illallahu (Tidak Ada Tuhan selain Allah), sedangkan bagian yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalan dan rasa malu adalah sebagian dari iman."
Adabul Mufrad (177604)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ الإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ، أَوْ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ، شُعْبَةً، أَفْضَلُهَا لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الإيمَانِ‏.‏
599. Ali bin Ja'd menceritakan pada kami: Syu'bah mengabarkan pada kami: dari Qatadah, dari Abdullah bin Abu Utaibah maula anas: Aku mendengar Abu Said berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang sangat pemalu, melebihi seorang perawan dalam pingitannya. Apabila membenci sesuatu, maka kami mengetahui dari wajahnya."
Muhammad bin Basyar menceritakan pada kami: Yahya dan Ibnu Mahdi menceritakan pada kami: Syu'bah menceritakan pada kami, dari Qatadah, dari Abdullah bin Utbah Maula anas bin Malik, dari Abu Said Al-Khudri: hadits semisal. berkata Abu Abdullah: dan berkata ghundhar dan Ibnu Abu Adi maula Anas.
Adabul Mufrad (177605)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ مَوْلَى أَنَسٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَشَدَّ حَيَاءً مِنَ الْعَذْرَاءِ فِي خِدْرِهَا، وَكَانَ إِذَا كَرِهَ شَيْئًا عَرَفْنَاهُ فِي وَجْهِهِ‏.‏
600. Abdul Aziz bin Abdullah menceritakan pada kami: Ibrahim bin Said menceritakan pada kami: dari Shalih, dari Ibnu syihab, Yahya bin Said bin Al-Ash mengabarkan padaku, bahwa Said bin Al-Ash mengabarinya, bahwa Utsman dan Aisyah keduanya bercerita padanya, Bahwa Abu Bakar meminta izin kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam -sedangkan beliau dalam keadaan berbaring di atas kasur Aisyah sambil memakai selimut Aisyah yang berbulu- lalu beliau memberi izin kepada Abu Bakar dan beliau dalam keadaan seperti itu, kemudian Abu Bakar menyelesaikan keperluannya pada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu pergi.
Kemudian Umar radhiallahu 'anhu meminta izin, lalu Nabi memberi izin kepadanya dan beliau dalam keadaan seperti itu, lalu Umar menyelesaikan keperluannya kepada Rasulullah kemudian pergi.
Utsman berkata, "Kemudian Saya minta izin kepadanya Ialu beliau duduk dan berkata kepada Aisyah, 'Kumpulkan pakaianmu'" Utsman berkata, "Lalu Saya menyelesaikan keperluan Saya kepadanya dan kemudian pergi." Utsman berkata, "Lalu Aisyah berkata, 'Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ! Saya tidak melihat engkau kaget karena Abu Bakar dan Umar radhiallahu 'anhuma sebagaimana anda kaget karena kedatangan Utsman' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Sesungguhnya Utsman itu orang yang pemalu, dan Saya khawatir jika Saya memberi izin kepadanya -sedang Saya dalam keadaan seperti itu- dia tidak akan masuk menemui Saya untuk menyelesaikan keperluannya.'"
Adabul Mufrad (177607)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ صَالِحٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدِ بْنِ الْعَاصِ، أَنَّ سَعِيدَ بْنَ الْعَاصِ أَخْبَرَهُ، أَنَّ عُثْمَانَ وَعَائِشَةَ، حَدَّثَاهُ، أَنَّ أَبَا بَكْرٍ اسْتَأْذَنَ عَلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، وَهُوَ مُضْطَجِعٌ عَلَى فِرَاشِ عَائِشَةَ لاَبِسًا مِرْطَ عَائِشَةَ، فَأَذِنَ لأَبِي بَكْرٍ وَهُوَ كَذَلِكَ، فَقَضَى إِلَيْهِ حَاجَتَهُ، ثُمَّ انْصَرَفَ‏.‏ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَأَذِنَ لَهُ وَهُوَ كَذَلِكَ، فَقَضَى إِلَيْهِ حَاجَتَهُ، ثُمَّ انْصَرَفَ‏.‏ قَالَ عُثْمَانُ‏:‏ ثُمَّ اسْتَأْذَنْتُ عَلَيْهِ، فَجَلَسَ وَقَالَ لِعَائِشَةَ‏:‏ اجْمَعِي إِلَيْكِ ثِيَابَكِ، قَالَ‏:‏ فَقَضَيْتُ إِلَيْهِ حَاجَتِي، ثُمَّ انْصَرَفْتُ، قَالَ‏:‏ فَقَالَتْ عَائِشَةُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، لَمْ أَرَكَ فَزِعْتَ لأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا كَمَا فَزِعْتَ لِعُثْمَانَ‏؟‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنَّ عُثْمَانَ رَجُلٌ حَيِيٌّ، وَإِنِّي خَشِيتُ إِنْ أَذِنْتُ لَهُ، وَأَنَا عَلَى تِلْكَ الْحَالِ، أَنْ لاَ يَبْلُغَ إِلَيَّ فِي حَاجَتِهِ‏.‏
601. Ibrahim bin Musa menceritakan pada kami: Abdur Razaq menceritakan pada kami: dari Ma'mar, dari Tsabit Al-Banani, Dari Anas bin Malik, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidak akan ada rasa malu dalam sesuatu kecuali telah dihiasi olehnya, dan perbuatan keji tidak terdapat dalam sesuatu kecuali menjadikannya sebagai aib."
Adabul Mufrad (177608)
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، عَنْ مَعْمَرٍ، عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَا كَانَ الْحَيَاءُ فِي شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ، وَلاَ كَانَ الْفُحْشُ فِي شَيْءٍ إِلا شَانَهُ‏.‏
602. Ismail menceritakan pada kami: Malik menceritakan padaku dari Ibnu Syihab, dari Salim, dari bapaknya. Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati seseorang yang sedang memberi nasihat kepada saudaranya dalam hal malu, lalu Rasulullah bersabda, "Biarkanlah, karena malu itu termasuk sebagian dari iman."
Abdullah menceritakan pada kami: Abdul Aziz bin Abu Salamah menceritakan padaku: dari Ibnu Syihab, dari Salim dari Ibnu Umar, ia berkata: Nabi saw melihat seseorang sedang memperingatkan saudaranya dalam hal malu: sehingga seakan-akan Rasulullah berkata, "Engkau tersakiti", "Biarkanlah, karena malu itu termasuk sebagian dari iman."
Adabul Mufrad (177609)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَرَّ بِرَجُلٍ يَعِظُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ، فَقَالَ‏:‏ دَعْهُ، فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الإيمَانِ‏.‏- حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ مَرَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَلَى رَجُلٍ يُعَاتِبُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ، كَأَنَّهُ يَقُولُ‏:‏ أَضَرَّ بِكَ، فَقَالَ‏:‏ دَعْهُ، فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الإِيمَانِ‏.‏
603. Abu Rabih menceritakan pada kami: Ismail menceritakan padaku: Muhammad bin Abu harmalah menceritakan padaku, dari Atha dan Sulaiman Bin Yasir, dan Abu Salamah bin Abdurrahman, bahwa Aisyah berkata "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berbaring di rumah Saya sambil menyingkap pahanya -atau kedua betisnya-,[1] Kemudian Abu Bakar 'radhiallahu 'anhu meminta izin, kemudian Nabi memberi izin kepadanya (dalam keadaan seperti itu), lalu berbicara. Kemudian Umar radhiallahu 'anhu meminta izin dan Nabi memberi izin kepadanya (dalam keadaan seperti itu), kemudian berbicara. Lalu Utsman radhiallahu 'anhu meminta izin, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam duduk dan menyamakan (menutup pakaian)nya. (Muhammad berkata, "Dan Saya tidak mengatakannya dalam waktu sehari), lalu Utsman masuk dan berbincang-bincang. Tatkala Utsman keluar, Aisyah berkata, "Saya berkata, 'Wahai Rasulullah! Abu Bakar masuk lalu engkau tidak kaget dan tidak memperdulikannya, kemudian Umar masuk lalu engkau juga tidak kaget dan tidak memperdulikannya. Kemudian ketika Utsman masuk, anda duduk dan menutup pakaianmu?,"' Rasulullah menjawab, "Apakah aku tidak malu dari seseorang yang para malaikat itu malu kepadanya?."
Adabul Mufrad (177610)
حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي حَرْمَلَةَ، عَنْ عَطَاءٍ وَسُلَيْمَانَ ابْنَيْ يَسَارٍ، وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم مُضْطَجِعًا فِي بَيْتِي، كَاشِفًا عَنْ فَخِذِهِ أَوْ سَاقَيْهِ، فَاسْتَأْذَنَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَأَذِنَ لَهُ كَذَلِكَ، فَتَحَدَّثَ‏.‏ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَأَذِنَ لَهُ كَذَلِكَ، ثُمَّ تَحَدَّثَ‏.‏ ثُمَّ اسْتَأْذَنَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَجَلَسَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَسَوَّى ثِيَابَهُ، قَالَ مُحَمَّدٌ‏:‏ وَلاَ أَقُولُ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ، فَدَخَلَ فَتَحَدَّثَ، فَلَمَّا خَرَجَ قَالَ‏:‏ قُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، دَخَلَ أَبُو بَكْرٍ فَلَمْ تَهَشَّ وَلَمْ تُبَالِهِ، ثُمَّ دَخَلَ عُمَرُ فَلَمْ تَهَشَّ وَلَمْ تُبَالِهِ، ثُمَّ دَخَلَ عُثْمَانُ فَجَلَسْتَ وَسَوَّيْتَ ثِيَابَكَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ أَلاَ أَسْتَحِي مِنْ رَجُلٍ تَسْتَحِي مِنْهُ الْمَلاَئِكَةُ‏؟‏‏.‏
604. Musa menceritakan pada kami:m Abu Awanah menceritakan pada kami: Umar menceritakan pada kami, dari Bapaknya, dari Abu Hurairah, ia berkata, "Nabi SAW apabila masuk waktu shubuh berdoa, 'Kita berada pada waktu shubuh dan waktu shubuh itu milik Allah, puji syukur semuanya untuk Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, tiada tuhan selain Allah dan kepada-Nya kita kembali'. Apabila masuk waktu sore beliau berdoa, 'Kita berada pada waktu sore dan sore itu milik Allah. Puji syukur semuanya untuk Allah, tiada sekutu bagi-Nya, tiada tuhan selain Allah dan kepada-Nya kita kembali'"
Adabul Mufrad (177611)
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُمَرُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَصْبَحَ قَالَ‏:‏ أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْحَمْدُ كُلُّهُ لِلَّهِ، لاَ شَرِيكَ لَهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ، وَإِذَا أَمْسَى قَالَ‏:‏ أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ كُلُّهُ لِلَّهِ، لاَ شَرِيكَ لَهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ‏.‏
605. Muhammad bin Salam menceritakan pada kami: Abdah mengabarkan pada kami: Muhammad bin Amr mengabarkan pada kami: Abu Salamah menceritakan pada kami, Dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Sesungguhnya Al Karim ibnu Al Karim ibnu Al Karim Ibnu Al Karim (Sesungguhnya yang mulia adalah orang yang mulia, anak dari seorang yang mulia dari seorang yang mulia) adalah Yusuf ibnu Ya'qub ibnu lshaq ibnu Ibrahim Khaliilurrahman Tabaraka wa Ta'ala.'
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sekiranya Saya tinggal di penjara seperti apa yang dialami Yusuf, kemudian seseorang yang mengajak Saya datang kepada Saya, maka niscaya Saya kabulkan ajakannya (hidup bersama raja). Ketika utusan itu datang kepada Yusuf lalu dia berkata, '(Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita-wanita yang telah melukai tangannya)' [Qs. Yuusuf(12): 50].
Rahmat Allah itu kepada Nabi Luth, jika seandainya dia berlindung kepada keluarga yang kuat, ketika dia berkata kepada kaumnya, '(Seandainya aku mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada kaluarga yang kuat [tentu aku lakukan].' {Qs. Huud (11): 80). Kemudian Allah tidak mengutus seorang Nabi setelah Luth kecuali dengan kekuatan kaumnya."
Muhammad berkata, "At-Tsarwah adalah kekuatan dan pemberian yang banyak."
Adabul Mufrad (177612)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنَّ الْكَرِيمَ ابْنَ الْكَرِيمِ ابْنِ الْكَرِيمِ ابْنِ الْكَرِيمِ، يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلِ الرَّحْمَنِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ لَوْ لَبِثْتُ فِي السِّجْنِ مَا لَبِثَ يُوسُفُ، ثُمَّ جَاءَنِي الدَّاعِي لَأَجَبْتُ، إِذْ جَاءَهُ الرَّسُولُ فَقَالَ‏:‏ ‏{‏ارْجِعْ إِلَى رَبِّكَ فَاسْأَلْهُ مَا بَالُ النِّسْوَةِ اللاَّتِي قَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ‏}‏، وَرَحْمَةُ اللهِ عَلَى لُوطٍ، إِنْ كَانَ لَيَأْوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ، إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ‏:‏ ‏{‏لَوْ أَنَّ لِي بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ‏}‏، فَمَا بَعَثَ اللَّهُ بَعْدَهُ مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ فِي ثَرْوَةٍ مِنْ قَوْمِهِ قَالَ مُحَمَّدٌ‏:‏ الثَّرْوَةُ‏:‏ الْكَثْرَةُ وَالْمَنَعَةُ‏.‏
606. Umr bin Hafs menceritakan pada kami: Bapakku menceritakan padaku: Al-Amasy menceritakan padaku: Malik bin Harits menceritakan padaku: dari Abdur rahman ibnu Yazid berkata, " Ar-Rabi' mendatangi Alqamah pada hari jum'at. Apabila Saya tidak ada, mereka mengirim (utusan) kepada Saya. Suatu kali utusan itu datang, sedangkan Saya tidak ada. Kemudian Alqamah menemui Saya dan berkata, 'Apakah engkau tidak melihat apa yang telah dibawa Ar-Rabi'?' Alqamah berkata, 'Apakah engkau tidak melihat sebanyak-banyak hal yang (diharapkan) manusia dalam berdoa, dan amat sedikit dari mereka dikabulkan (doanya)? Hal itu karena Allah Azza wa Jalla tidak akan menerima doa kecuali doa yang ikhlas."'
Saya berkata, "Bukankah Abdullah telah mengucapkan hal itu?" Alqamah berkata, "Apa yang diucapkan Abdullah?" Abdur rahman ibnu Yazid berkata, "Abdullah berkata, 'Allah tidak akan mendengar (doa) dari orang yang ingin dipuji orang lain, tidak pula dari orang yang riya', tidak pula dari orang yang bermain-main, akan tetapi (hanya menerima doa) dari orang yang berdoa dengan keteguhan hatinya. 'Abdurrahman bin Yazid berkata, "Lalu Alqamah ingat dan berkata, Ya."'
Adabul Mufrad (177613)
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكُ بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ‏:‏ كَانَ الرَّبِيعُ يَأْتِي عَلْقَمَةَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَإِذَا لَمْ أَكُنْ ثَمَّةَ أَرْسَلُوا إِلَيَّ، فَجَاءَ مَرَّةً وَلَسْتُ ثَمَّةَ، فَلَقِيَنِي عَلْقَمَةُ وَقَالَ لِي‏:‏ أَلَمْ تَرَ مَا جَاءَ بِهِ الرَّبِيعُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ أَلَمْ تَرَ أَكْثَرَ مَا يَدْعُو النَّاسَ، وَمَا أَقَلَّ إِجَابَتَهُمْ‏؟‏ وَذَلِكَ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ النَّاخِلَةَ مِنَ الدُّعَاءِ، قُلْتُ‏:‏ أَوَ لَيْسَ قَدْ قَالَ ذَلِكَ عَبْدُ اللهِ‏؟‏ قَالَ‏:‏ وَمَا قَالَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ قَالَ عَبْدُ اللهِ‏:‏ لاَ يَسْمَعُ اللَّهُ مِنْ مُسْمِعٍ، وَلاَ مُرَاءٍ، وَلا لاعِبٍ، إِلا دَاعٍ دَعَا يَثْبُتُ مِنْ قَلْبِهِ، قَالَ‏:‏ فَذَكَرَ عَلْقَمَةَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ‏.‏
607. Muhammad bin Ubaid menceritakan pada kami: Abdul Aziz bin Abu Hazim menceritakan pada kami: dari Al-Ala, dari Bapaknya, Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, Apabila salah seorang di antara Kalian berdoa, maka janganlah berkata, 'Jika Engkau berkenan,' tetapi hendaknya dia memantapkan permohonannya dan hendaknya dia mengagungkan keinginannya, karena Allah tidak akan memperbesar sesuatu yang telah diberikan-Nya."
Adabul Mufrad (177614)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ، عَنِ الْعَلاَءِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلاَ يَقُولُ‏:‏ إِنْ شِئْتَ، وَلْيَعْزِمِ الْمَسْأَلَةَ، وَلْيُعَظِّمِ الرَّغْبَةَ، فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَعْظُمُ عَلَيْهِ شَيْءٌ أَعْطَاهُ‏.‏
608. Muhammad bin Salam menceritakan pada kami: Ismail bin Ulayyah mengabarkan pada kami: dari Abdul Aziz bin Shuhaib, dari Anas berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda. "Apabila salah seorang di antara kalian berdoa, maka hendaklah dia memantapkan doanya dan tidaklah dia berkata, Ya Allah, sekiranya Engkau berkenan, maka berikanlah kepada Saya', karena tidak ada orang yang memaksa Allah."
Adabul Mufrad (177615)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمْ فِي الدُّعَاءِ، وَلاَ يَقُلِ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي، فَإِنَّ اللَّهَ لاَ مُسْتَكْرِهَ لَهُ‏.‏
609. Ibrahim bin Mundzir menceritakan pada kami: Muhammad bin Fulaih menceritakan pada kami: Bapakku mengabariku: dari Abu Nuairn, yaitu Wahab, ia berkata, "Saya pernah melihat Umar dan lbnu Zubair berdoa, keduanya mengusap wajahnya dengan telapak tangan."
Adabul Mufrad (177616)
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُلَيْحٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ وَهُوَ وَهْبٌ قَالَ‏:‏ رَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ وَابْنَ الزُّبَيْرِ يَدْعُوَانِ، يُدِيرَانِ بِالرَّاحَتَيْنِ عَلَى الْوَجْهِ‏.‏
610. Musaddad menceritakan pada kami: Abu Awanah menceritakan pada kami: dari Simak bin Harb, dari Ikrimah, Dari Aisyah radhiallahu 'anha bahwa dia melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa sambil mengangkat kedua tangannya seraya berucap. "Sesungguhnya Saya tidak lain adalah manusia, maka janganlah Engkau siksa Saya, dan siapapun dari orang mukmin yang Saya sakiti atau aku caci maki, maka janganlah Engkau menyiksa Saya karenanya."
Adabul Mufrad (177617)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، زَعَمَ أَنَّهُ سَمِعَهُ مِنْهَا، أَنَّهَا رَأَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَدْعُو رَافِعًا يَدَيْهِ يَقُولُ‏:‏ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ فَلاَ تُعَاقِبْنِي، أَيُّمَا رَجُلٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ آذَيْتُهُ أَوْ شَتَمْتُهُ فَلاَ تُعَاقِبْنِي فِيهِ‏.‏
611. Ali menceritakan pada kami: Sufyan menceritakan pada kami: Abu Zinad menceritakan pada kami: dari Al-A'raj, Dari Abu Hurairah berkata, At-Thufail Ibnu Amru Ad-Dausi datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata, "Wahai Rasulullah!, sesungguhnya kabilah Daus telah melanggar dan membangkang, maka berdoalah kepada Allah (semoga kemelaratan menyertai mereka)," lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya, kemudian orang-orang mengira bahwa Rasulullah mendoakan kemelaratan atas mereka, lalu Rasulullah berdoa, "Ya Allah, berilah petunjuk kepada kabilah Daus dan datangkan petunjuk itu bagi mereka."
Adabul Mufrad (177618)
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَدِمَ الطُّفَيْلُ بْنُ عَمْرٍو الدَّوْسِيُّ عَلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنَّ دَوْسًا قَدْ عَصَتْ وَأَبَتْ، فَادْعُ اللَّهَ عَلَيْهَا، فَاسْتَقْبَلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الْقِبْلَةَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ، فَظَنَّ النَّاسُ أَنَّهُ يَدْعُو عَلَيْهِمْ، فَقَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ اهْدِ دَوْسًا، وَائْتِ بِهِمْ‏.‏
612. Muhammad bin Salam menceritakan pada kami: Ismail bin Jafar menceritakan pada kami, dari Humaid, Dari Anas berkata. "Hujan tidak turun selama setahun, lalu sebagian orang-orang Islam datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada hari jum'at, lalu berkata, 'Wahai Rasulullah!, hujan tidak turun, tanah menjadi tandus dan gersang, dan harta benda menjadi hancur' Lalu beliau mengangkat kedua tangannya dan di langit tidak terlihat ada awan (mendung), lalu Rasulullah meninggikan kedua tangannya sehingga Saya melihat kedua ketiaknya yang putih. Beliau meminta siraman hujan kepada Allah, kami tidak shalat jum'at sehingga pemuda yang rumahnya dekat (dengan masjid) berkeinginan pulang kepada keluarganya!, kemudian jum'at itu berlangsung lama. Tatkala datang jum'at berikutnya, maka Anas berkata, "Wahai Rasulullah! rumah-rumah menjadi roboh dan angkutan menjadi terhalang!, lalu Rasulullah tersenyum karena (melihat) cepat bosannya manusia, dan Rasulullah berdoa dengan tangannya, "Ya Allah, (turunkanlah hujan) di sekitar kami, dan (jangan Engkau turunkan hujan) yang membawa kemelaratan kepada kami." Kemudian awan itu hilang (sirna) dari Madinah.
Adabul Mufrad (177619)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ حُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ قَحَطَ الْمَطَرُ عَامًا، فَقَامَ بَعْضُ الْمُسْلِمِينَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، قَحَطَ الْمَطَرُ، وَأَجْدَبَتِ الأَرْضُ، وَهَلَكَ الْمَالُ‏.‏ فَرَفَعَ يَدَيْهِ، وَمَا يُرَى فِي السَّمَاءِ مِنْ سَحَابَةٍ، فَمَدَّ يَدَيْهِ حَتَّى رَأَيْتُ بَيَاضَ إِبْطَيْهِ يَسْتَسْقِي اللَّهَ، فَمَا صَلَّيْنَا الْجُمُعَةَ حَتَّى أَهَمَّ الشَّابُّ الْقَرِيبُ الدَّارِ الرُّجُوعَ إِلَى أَهْلِهِ، فَدَامَتْ جُمُعَةٌ، فَلَمَّا كَانَتِ الْجُمُعَةُ الَّتِي تَلِيهَا، فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، تَهَدَّمَتِ الْبُيُوتُ، وَاحْتَبَسَ الرُّكْبَانُ‏.‏ فَتَبَسَّمَ لِسُرْعَةِ مَلاَلِ ابْنِ آدَمَ وَقَالَ بِيَدِهِ‏:‏ اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ عَلَيْنَا، فَتَكَشَّطَتْ عَنِ الْمَدِينَةِ‏.‏
613. Ash-Shalt menceritakan pada kami: Abu Awanah menceritakan pada kami: dari Simak, dari Ikrimah, dari Aisyah ra, bahwa dia mendengar dari nya, bahwa dia melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa sambil mengangkat kedua tangannya seraya berucap. "Sesungguhnya Saya tidak lain adalah manusia, maka janganlah Engkau siksa Saya, dan siapapun dari orang mukmin yang Saya sakiti atau aku caci maki, maka janganlah Engkau menyiksa Saya karenanya."
Adabul Mufrad (177620)
حَدَّثَنَا الصَّلْتُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، أَنَّهُ سَمِعَهُ مِنْهَا، أَنَّهَا رَأَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَدْعُو رَافِعًا يَدَيْهِ يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ فَلاَ تُعَاقِبْنِي، أَيُّمَا رَجُلٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ آذَيْتُهُ أَوْ شَتَمْتُهُ فَلا تُعَاقِبْنِي فِيهِ‏.‏
614. Arim menceritakan pada kami: Hammad bin Zaid menceritakan pada kami: Hajjaj Ash-Shawaf menceritakan pada kami: dari Abu Zubair, dari Jabir bin Abdullah, "Sesungguhnya Ath-Thufail bin Amru bertanya kepada Nabi SAW, 'Apakah engkau memiliki senjata dan kekuatan? ' Nabi mengatakan, 'Tidak dan ketika Allah memberi rahmat kepada kaum Anshar, maka Thufail pun hijrah bersama dengan seseorang dari kaumnya. Temannya itu (dalam perjalanan) sakit dan sudah merasa putus asa (atau kalimat yang senada dengan itu), maka dia merangkak naik ke bukit lalu mengambil anak panah dan memotong urat nadinya hingga mati. Thufail memimpikannya dan bertanya kepadanya, 'Apa yang terjadi padamu? ' Dia menjawab, 'Allah mengampuniku karena hijrahku ke Madinah'. Dia bertanya lagi, 'Bagaimana dengan tanganmu? " Dia menjawab, 'Kami tidak memperbaiki apa yang kamu sudah rusak dari tanganmu'. Maka Thufail menceritakan hal itu kepada Nabi SAW, - lalu beliau berdoa, 'Ya Allah, demi kedua tangannya, ampunilah dia, ' lalu dia mengakat kedua tangannya."
Adabul Mufrad (177621)
حَدَّثَنَا عَارِمٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ الصَّوَّافُ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، أَنَّ الطُّفَيْلَ بْنَ عَمْرٍو قَالَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ هَلْ لَكَ فِي حِصْنٍ وَمَنَعَةٍ، حِصْنِ دَوْسٍ‏؟‏ قَالَ‏:‏ فَأَبَى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، لِمَا ذَخَرَ اللَّهُ لِلأَنْصَارِ، فَهَاجَرَ الطُّفَيْلُ، وَهَاجَرَ مَعَهُ رَجُلٌ مِنْ قَوْمِهِ، فَمَرِضَ الرَّجُلُ فَضَجِرَ أَوْ كَلِمَةٌ شَبِيهَةٌ بِهَا، فَحَبَا إِلَى قَرْنٍ، فَأَخَذَ مِشْقَصًا فَقَطَعَ وَدَجَيْهِ فَمَاتَ، فَرَآهُ الطُّفَيْلُ فِي الْمَنَامِ قَالَ‏:‏ مَا فُعِلَ بِكَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ غُفِرَ لِي بِهِجْرَتِي إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، قَالَ‏:‏ مَا شَأْنُ يَدَيْكَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ فَقِيلَ‏:‏ إِنَّا لاَ نُصْلِحُ مِنْكَ مَا أَفْسَدْتَ مِنْ يَدَيْكَ، قَالَ‏:‏ فَقَصَّهَا الطُّفَيْلُ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ وَلِيَدَيْهِ فَاغْفِرْ، وَرَفَعَ يَدَيْهِ‏.‏
615. Abu Ma'mar menceritakan pada kami: Abdul Warits menceritakan pada kami: Abdul Aziz bin Suhaib menceritakan pada kami: Dari Anas Ibnu Malik berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memohon perlindungan (kepada Allah) seraya berdoa, 'Ya Allah! sesungguhnya Saya berlindung kepada-Mu dari kemalasan, Saya berlindung kepada-Mu dari sifat penakut, Saya berlindung kepada-Mu dari pikun, dan Saya berlindung kepada-Mu dari bakhil (pelit).'"
Adabul Mufrad (177622)
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ‏.‏
616. Khalifah bin Khayat menceritakan pada kami: Katsir bin Hisyam menceritakan pada kami: Ja'far menceritakan pada kami, dari Yazid bin Al-Asham, Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Allah Azza wa Jalla berfirman, 'Aku seperti prasangka hamba-Ku (kepada-Ku) dan Aku bersamanya ketika dia berdoa kepada-Ku."'
Adabul Mufrad (177623)
حَدَّثَنَا خَلِيفَةُ بْنُ خَيَّاطٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ الأَصَمِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ‏:‏ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي‏.‏
617. Musaddad menceritakan pada kami: Yazid bin Zurai menceritakan pada kami: Hushain menceritakan pada kami: Abdullah bin Buraidah menceritakan pada kami: dari Busyair bin Ka'b : dari Syadad bin Aus: dari Nabi saw, bersabda: Sayyidul Istighfar: "Allahumma anta rabbii laa ilaaha ilia anta, khalaqtanii wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika mastatha'tu, abuu'u laka bi ni'matika, wa abuu'u laka bi dzanbii, faghfirlii, fa innahu laa yaghfirudz-dzunuba illa anta , audzubika min sarri maa shana'tu. "
Adabul Mufrad (177624)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ بُرَيْدَةَ، عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ، عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ سَيِّدُ الاسْتِغْفَارِ‏:‏ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ‏.‏ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ‏.‏ إِذَا قَالَ حِينَ يُمْسِي فَمَاتَ دَخَلَ الْجَنَّةَ، أَوْ‏:‏ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَإِذَا قَالَ حِينَ يُصْبِحُ فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ مِثْلَهُ‏.‏
618. Ahmad bin Ubaidillah menceritakan pada kami: Ibnu Numair menceritakan pada kami: dari Malik bin Mi'wal dari Ibnu Suqah, dari Nafi' Dari Ibnu Umar berkata, "Sesungguhnya kami pernah menghitung di majelis untuk Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, 'Rabbighfirlii, watub 'Alayya, Innaka Antat-Tawwabur-Rahiim.' (Ya Allah, ampunilah Saya dan terimalah taubat Saya, karena sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang) seratus kali."
Adabul Mufrad (177625)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ، عَنْ مَالِكِ بْنِ مِغْوَلٍ، عَنِ ابْنِ سُوقَةَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ إِنْ كُنَّا لَنَعُدُّ فِي الْمَجْلِسِ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ مِئَةَ مَرَّةٍ‏.‏
619. Muhammad bin Shabbah menceritakan pada kami: Khalid bin Abdullah menceritakan pada kami: dari Hushain, dari Hilal bin Yasaf, dari Zadan, Dari Aisyah radiallahu 'anha berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat dhuha kemudian berdoa, 'Allahummaghfirlii watub 'alayya, innaka antat tawwaabur rahiim.' Sampai Nabi mengucapkannya seratus kali."
Adabul Mufrad (177626)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنْ هِلاَلِ بْنِ يَسَافٍ، عَنْ زَاذَانَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ‏:‏ صَلَّى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الضُّحَى ثُمَّ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، حَتَّى قَالَهَا مِئَةَ مَرَّةٍ‏.‏
620. Abu Ma'mar menceritakan pada kami: Abdul Warats menceritakan pada kami: Hushain menceritakan pada kami: Abdullah bin Buraidah menceritakan pada kami: Busyair bin Kaab Al-Adawi menceritakan padaku: Syaddad ibnu Aus menceritakan pada ku, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tuan Istighfaar adalah seseorang yang mengucapkan, 'Allahumma anta rabbii laa ilaaha ilia anta, khalaqtanii wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika mastatha'tu, wa a'udzu min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bi ni'matika, wa abuu'u laka bi dzanbii, faghfirlii, fa innahu laa yaghfirudz-dzunuba illa anta (Ya Allah, Engkau adalah Tuhan Saya, tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Engkau, Engkau menciptakan Saya dan Saya adalah hamba-Mu. Aku senantiasa menepati janji-Mu selama Saya mampu. Saya berlindung kepada-Mu dari perbuatan Saya yang jelek, Saya mengakui kepada-Mu nikmat-Mu, dan Saya mengakui dosa Saya kepada-Mu, maka ampunilah Saya, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau) Nabi berkata, 'Barang siapa membaca doa itu pada siang hari dengan yakin, lalu dia meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Barang siapa mengucapkan kalimat tersebut pada malam hari dengan yakin, lalu dia meninggal sebelum waktu shubuh (pagi), maka dia termasuk penghuni surga."'
Adabul Mufrad (177627)
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ الْعَدَوِيُّ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي شَدَّادُ بْنُ أَوْسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ سَيِّدُ الاسْتِغْفَارِ أَنْ يَقُولَ‏:‏ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ، قَالَ‏:‏ مَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا، فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ‏.‏
621. Hafs menceritakan pada kami: Syu'bah menceritakan pada kami: dari amr bin Murrah Dari Abu Burdah, "Saya mendengar Al Aghar -seseorang dari bani Juhainah- meriwayatkan hadits kepada Abdullah ibnu Umar seraya berkata, 'Saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Bertaubatlah kepada Allah, karena sesungguhnya Saya bertaubat kepada-Nya setiap hari seratus kali."'
Adabul Mufrad (177628)
حَدَّثَنَا حَفْصٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، سَمِعْتُ الأَغَرَّ، رَجُلٌ مِنْ جُهَيْنَةَ، يُحَدِّثُ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ تُوبُوا إِلَى اللهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ إِلَيْهِ كُلَّ يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ‏.‏
622. Ahmad bin Yunus menceritakan pada kami: Zuhair menceritakan pada kami: Manshur menceritakan pada kami, dari Al-Hakam, dari Abdurrahman bin abu Laila: dari Ka'ab ibnu 'Ujrah berkata, "Bacaan-bacaan setelah selesai (segala sesuatu) yang tidak merugikan orang yang membacanya yaitu, ' Subhaanallahi (Maha suci Allah), Al hamdulillah (segala puji bagi Allah), Laa ilaaha illallahu (tiada Tuhan selain Allah), Allahu akbar (Allah Maha Besar)' seratus kali." Ibnu Abu Unaisah dan Amru Ibnu Qais meriwayatkan hadits tersebut dengan riwayat yang marfu'.
Adabul Mufrad (177629)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ قَالَ‏:‏ مُعَقِّبَاتٌ لاَ يَخِيبُ قَائِلُهُنَّ‏:‏ سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، مِئَةَ مَرَّةٍ‏.‏ رَفَعَهُ ابْنُ أَبِي أُنَيْسَةَ وَعَمْرُو بْنُ قَيْسٍ‏.‏
623 Abdullah bin Yazid menceritakan pada kami: Abdurrahman bin Ziyad menceritakan pada kami: Berkata padaku Abdullah bin Yazid: Aku mendengar Abdullah bin Amru dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Doa yang paling cepat diterima oleh Allah adalah doa orang ghaib kepada orang yang gaib (artinya doa seorang muslim manakala sedang berada dalam jarak yang berjauhan -ed)."
Adabul Mufrad (177630)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ لِي عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ‏:‏ سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ عَمْرٍو، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ أَسْرَعُ الدُّعَاءِ إِجَابَةً دُعَاءُ غَائِبٍ لِغَائِبٍ‏.‏
624. Bisyr bin Muhammad menceritakan pada kami: Abdullah menceritakan pada kami: Haiwah mengabarkan pada kami: Syurahbil bin Syarik Al-Ma'afiri mengabarkan padaku: Dia mendengar Abdurrahman Al-Jubuli: dia mendengar Ash-shunabihi: bahwa dia mendengar Abu Bakar radhiallahu 'anhu, "Sesungguhnya doa saudara seiman dikabulkan."
Adabul Mufrad (177631)
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا حَيْوَةُ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُرَحْبِيلُ بْنُ شَرِيكٍ الْمَعَافِرِيُّ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ، أَنَّهُ سَمِعَ الصُّنَابِحِيَّ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ إِنَّ دَعْوَةَ الأَخِ فِي اللهِ تُسْتَجَابُ‏.‏
625. Muhammad bin Salam menceritakan pada kami: Yahya bin Abu Ghanayah menceritakan pada kami: Abdul Malik bin abu Sulaiman mengabarkan pada kami: Dari Shafwan bin Abdullah bin Shafwan -dibawah kekuasaanya (istrinya) yaitu, Ad-Darda’ binti Abu Darda - dia berkata, "Saya pernah mendatangi mereka di Syam, kemudian Saya bertemu Ummu Darda’ di rumah sementara Saya tidak bertemu dengan Abu Darda. Ummu Darda' berkata, 'Apakah kamu berhaji tahun ini? Saya berkata, 'Ya' dia berkata, 'Berdoalah kepada Allah memohon kebaikan untuk kami, sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda, "Sesungguhnya doa seorang muslim untuk saudaranya di tempat terpisah dikabulkan. Di kepalanya terdapat seorang malaikat yang mewakili. Tatkala dia berdoa untuk saudaranya memohon kebaikan, maka malaikat berkata, 'Amiin, dan bagimu seperti apa yang engkau doakan."'
Shafwan berkata, "Kemudian Saya bertemu Abu Darda’ di pasar lalu dia berkata seperti perkataan Ummu Darda’ dan dia meriwayatkan perkataan ini dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."
Adabul Mufrad (177632)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي غَنِيَّةَ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ صَفْوَانَ، وَكَانَتْ تَحْتَهُ الدَّرْدَاءُ بِنْتُ أَبِي الدَّرْدَاءِ، قَالَ‏:‏ قَدِمْتُ عَلَيْهِمُ الشَّامَ، فَوَجَدْتُ أُمَّ الدَّرْدَاءِ فِي الْبَيْتِ، وَلَمْ أَجِدْ أَبَا الدَّرْدَاءِ، قَالَتْ‏:‏ أَتُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ‏؟‏ قُلْتُ‏:‏ نَعَمْ، قَالَتْ‏:‏ فَادْعُ اللَّهَ لَنَا بِخَيْرٍ، فَإِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَقُولُ‏:‏ إِنَّ دَعْوَةَ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ مُسْتَجَابَةٌ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ، كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ‏:‏ آمِينَ، وَلَكَ بِمِثْلٍ، قَالَ‏:‏ فَلَقِيتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فِي السُّوقِ فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ، يَأْثُرُ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏.‏
626. Musa bin Ismail dan Syihab menceritakan pada kami: Hammad menceritakan pada kami: dari Atha bin Saib, dari Bapaknya, Dari Abdullah bin Amru berkata, "Ada seorang laki-laki berdoa, 'Ya Allah ampunilah Saya dan hanya untuk Muhammad saja. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Sungguh kamu telah menghalang-halanginya (doa) dari orang banyak"'
Adabul Mufrad (177633)
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، وَشِهَابٌ، قَالاَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ‏:‏ قَالَ رَجُلٌ‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِمُحَمَّدٍ وَحْدَنَا، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ لَقَدْ حَجَبْتَهَا عَنْ نَاسٍ كَثِيرٍ‏.‏
627. Jandal bin Walik menceritakan pada kami: Yahya bin Ya'la menceritakan pada kami: dari Yunus bin Khabab, dari Mujahid, dari Ibnu Umar: Aku mendengar Nabi saw memohon ampun pada Allah dalam sebuah Majlis seratus kali: Rabhig Firli, Wa tub Alayya, Warhamni, Inaka Anta Tawabur Rahim.
Adabul Mufrad (177634)
حَدَّثَنَا جَنْدَلُ بْنُ وَالِقٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَعْلَى، عَنْ يُونُسَ بْنِ خَبَّابٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِي الْمَجْلِسِ مِئَةَ مَرَّةٍ‏:‏ رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ‏.‏
628. Ubaid bin Ya'isy menceritakan pada kami: Yunus menceritakan pada kami, dari Ibnu Ishaq, dari Nafi' dari Ibnu Umar, ia berkata, "Sesungguhnya aku selalu berdoa di setiap persoalanku dan dalam segala urusanku sampai Allah melapangkan dalam perjalanan kendaraanku, sampai aku mendapatkan apa yang mempermudahku"
Adabul Mufrad (177635)
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ بْنُ يَعِيشَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يُونُسُ، عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ إِنِّي لَأَدْعُو فِي كُلِّ شَيْءٍ مِنْ أَمْرِي حَتَّى أَنْ يُفْسِحَ اللَّهُ فِي مَشْيِ دَابَّتِي، حَتَّى أَرَى مِنْ ذَلِكَ مَا يَسُرُّنِي‏.‏
629. Abu Nuaim menceritakan pada kami: Amru bin Abdullah Abu Muawiyah menceritakan pada kami: Muhajir Abul Hasan menceritakan pada kami: dari Amr bin Maimun Al-Audi, Dari Umar, bahwa doa yang pernah dibacanya adalah, "Ya Allah, wafatkanlah Saya bersama orang-orang yang berbakti, dan janganlah Engkau Tinggalkan Saya bersama orang-orang yang buruk, serta pertemukanlah Saya dengan orang-orang yang baik."
Adabul Mufrad (177636)
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَبْدِ اللهِ أَبُو مُعَاوِيَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُهَاجِرٌ أَبُو الْحَسَنِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ الأَوْدِيِّ، عَنْ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ فِيمَا يَدْعُو‏:‏ اللَّهُمَّ تَوَفَّنِي مَعَ الأَبْرَارِ، وَلاَ تُخَلِّفْنِي فِي الأَشْرَارِ، وَأَلْحِقْنِي بِالأخْيَارِ‏.‏
630. Umar bin Hafs mencertiakan pada kami: Bapakku menceritakan pada kami: Al-Amasy menceritakan pada kami: Syaqiq menceritakan pada kami : "Abdullah bin Mas'ud memperbanyak doa dengan doa ini, 'Wahai Tuhan kami, damaikanlah di antara kami, tunjukkanlah kami jalan-jalan yang (Islam) selamat, selamatkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya, dan palingkanlah perbuatan-perbuatan keji dari kami, istri-istri kami, dan keturunan kami. Terimalah taubat kami, karena sesungguhnya Engkau adalah Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang. Jadikanlah kami orang-orang yang mensyukuri nikmat-Mu, memuji-Nya dan menyebut-nyebut-Nya, serta sempurnakanlah nikmat-Mu kepada kami.'"
Adabul Mufrad (177637)
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شَقِيقٌ قَالَ كَانَ عَبْدُ اللهِ يُكْثِرُ أَنْ يَدْعُوَ بِهَؤُلاَءِ الدَّعَوَاتِ‏:‏ رَبَّنَا أَصْلِحْ بَيْنَنَا، وَاهْدِنَا سَبِيلَ الإِسْلاَمِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَاصْرِفْ عَنَّا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهْرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعْمَتِكَ، مُثْنِينَ بِهَا، قَائِلِينَ بِهَا، وَأَتْمِمْهَا عَلَيْنَا‏.‏
631. Musa bin Ismail menceritakan pada kami: Sulaiman bin Al-Mughirah menceritakan pada kami: Dari Tsabit berkata, "Apabila Anas berdoa untuk saudaranya ia berdoa, 'Semoga Allah memberikan padanya doanya orang-orang yang berbakti, bukan orang-orang yang menganiaya dan berbuat maksiat Mereka mendirikan shalat di waktu malam dan melaksanakan puasa di waktu siang."'
Adabul Mufrad (177638)
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ، عَنْ ثَابِتٍ قَالَ‏:‏ كَانَ أَنَسٌ إِذَا دَعَا لأَخِيهِ يَقُولُ‏:‏ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْهِ صَلاَةَ قَوْمٍ أَبْرَارٍ لَيْسُوا بِظَلَمَةٍ وَلاَ فُجَّارٍ، يَقُومُونَ اللَّيْلَ، وَيَصُومُونَ النَّهَارَ‏.‏
632. Ibnu Numair menceritakan pada kami: Ibnu Yaman menceritakan pada kami: Ismail bin abu Khalid menceritakan pada kami: Aku mendengar Amru bin Huraits berkata, "Ibu Saya pernah pergi bersama saya mengunjungi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Nabi mengusap kepala saya dan berdoa memohonkan rezeki untuk saya."
Adabul Mufrad (177639)
حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ حُرَيْثٍ يَقُولُ‏:‏ ذَهَبَتْ بِي أُمِّي إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَمَسَحَ عَلَى رَأْسِي، وَدَعَا لِي بِالرِّزْقِ‏.‏
633. Musa menceritakan pada kami: Amru bin Abdullah Ar-Ruumi menceritakan pada kami: dari Bapaknya, dari Anas bin Malik berkata, "Dikatakan kepadanya, 'Sesungguhnya saudara-saudaramu telah datang kepadamu dari kota Bashrah -dia ketika itu ada di pojok {Zawiyah)- agar engkau memohonkan doa kepada Allah untuk mereka.' Dia berdoa, 'Ya Allah, ampunilah kami, limpahkanlah rahmat kepada kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka. Kemudian mereka minta tambah lagi, lalu dia (Anas) mengulangi bacaannya, setelah itu ia berkata, 'Jika engkau diberikan semua ini, maka sungguh engkau telah diberikan kebaikan dunia dan akhirat.'"
Adabul Mufrad (177640)
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللهِ الرُّومِيُّ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي أَبِي، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ‏:‏ قِيلَ لَهُ‏:‏ إِنَّ إِخْوَانَكَ أَتَوْكَ مِنَ الْبَصْرَةِ، وَهُوَ يَوْمَئِذٍ بِالزَّاوِيَةِ، لِتَدْعُوَ اللَّهَ لَهُمْ، قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا، وَارْحَمْنَا، وَآتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، فَاسْتَزَادُوهُ، فَقَالَ مِثْلَهَا، فَقَالَ‏:‏ إِنْ أُوتِيتُمْ هَذَا، فَقَدْ أُوتِيتُمْ خَيْرَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ‏.‏
634. abu Ma'mar menceritakan pada kami: Abdul Warits menceritakan pada kami: Abu Rabi'ah Sinan menceritakan pada kami: Anas bin Malik menceritakan pada kami, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memegang sebatang dahan lalu beliau menggoyang-goyangkannya (dahan) tapi dahannya tidak rontok. Kemudian menggoyang-goyangkannya lagi tapi tidak rontok, kemudian menggoyang-goyangkannya lagi lalu rontok seraya bersabda, 'Sesungguhnya kalimat Subhaanallahi (Maha suci Allah), Alhamdulillaah (Segala puji bagi Allah) dan Laa ilaaha illallahu (tiada Tuhan selain Allah) itu bisa merontokkan dosa-dosa, sebagaimana sebuah pohon merontokkan daunnya.'"
Adabul Mufrad (177641)
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو رَبِيعَةَ سِنَانٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ‏:‏ أَخَذَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم غُصْنًا فَ نَفَضَهُ فَلَمْ يَنْتَفِضْ، ثُمَّ نَفَضَهُ فَلَمْ يَنْتَفِضْ، ثُمَّ نَفَضَهُ فَانْتَفَضَ، قَالَ‏:‏ إِنَّ سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدَ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، يَنْفُضْنَ الْخَطَايَا كَمَا تَنْفُضُ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا‏.‏
635. Abu Nuaim menceritakan pada kami: Salamah menceritakan pada kami: Aku mendengar Anas, ia berkata, "Seorang wanita datang kepada Nabi SAW mengadukan tentang kebutuhannya -atau sebagain dari kebutuhannya- lalu Nabi bersabda, 'Maukah kamu saya tunjukan yang lebih baik dari itu? Yaitu kamu bertahlil sebanyak 33 kali, bertasbih sebanyak 33 kali dan bertahmid sebanyak 34 kali untuk menyempurnakan 100 kali setiap mau tidur, yang demikian itu lebih baik daripada dunia beserta isinya"
Adabul Mufrad (177642)
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَنَسًا يَقُولُ‏:‏ أَتَتِ امْرَأَةٌ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم تَشْكُو إِلَيْهِ الْحَاجَةَ، أَوْ بَعْضَ الْحَاجَةِ، فَقَالَ‏:‏ أَلاَ أَدُلُّكِ عَلَى خَيْرٍ مِنْ ذَلِكَ‏؟‏ تُهَلِّلِينَ اللَّهَ ثَلاَثِينَ عِنْدَ مَنَامِكِ، وَتُسَبِّحِينَ ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَتَحْمَدِينَ أَرْبَعًا وَثَلاَثِينَ، فَتِلْكَ مِئَةٌ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا‏.‏
636. Nabi SAW juga bersabda, "Barangsiapa yang bertahlil sebanyak seratus kali, bertasbih sebanyak seratus kali dan bertakbir sebanyak seratus kali, hal itu lebih baik baginya daripada memerdekakan sepuluh budak dan menyembelih tujuh ekor binatang sembelihan."
Adabul Mufrad (177643)
وَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَنْ هَلَّلَ مِئَةً، وَسَبَّحَ مِئَةً، وَكَبَّرَ مِئَةً، خَيْرٌ لَهُ مِنْ عَشْرِ رِقَابٍ يُعْتِقُهَا، وَسَبْعِ بَدَنَاتٍ يَنْحَرُهَا‏.‏
637. "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah didatangi oleh seorang laki-laki lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, doa apakah yang paling utama?.' Beliau bersabda, 'Mintalah kepada Allah ampunan dan keselamatan di dunia dan hari akhir." Setelah itu, pada keesokan hari ia datang lagi lalu berkata, "Wahai Nabi Allah!, doa apakah yang paling utama?." Beliau bersabda, "Mintalah ampun kepada Allah dan keselamatan di dunia dan hari akhir. Apabila kamu diberikan keselamatan di dunia dan di akhirat, maka kamu benar-benar beruntung.'"
Adabul Mufrad (177644)
فَأَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَجُلٌ فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَيُّ الدُّعَاءِ أَفْضَلُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ سَلِ اللَّهَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، ثُمَّ أَتَاهُ الْغَدَ فَقَالَ‏:‏ يَا نَبِيَّ اللهِ، أَيُّ الدُّعَاءِ أَفْضَلُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ سَلِ اللَّهَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، فَإِذَا أُعْطِيتَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ فَقَدْ أَفْلَحْتَ‏.‏
638. Adam menceritakan pada kami: Syu'bah menceritakan pada kami: dari Al-Jurairi, dari abu Abdullah Al-Jasri, dari Abdullah bin Shamit, Dari Abu Dzarr, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Kalimat yang paling disukai Allah adalah 'Subhanallaahi laa syariikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wahuwa 'ala kulli syai'in qadiir, laa haulaa walaa quwwata illa billah, subhanallaahi wa bihamdihi". (Maha suci Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada daya dan upaya (kekuatan) melainkan dengan pertolongan Allah, Maha Suci Allah, segala puji bagi-Nya).
Adabul Mufrad (177645)
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ أَبِي عَبْدِ اللهِ الْعَنَزِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الصَّامِتِ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللهِ‏:‏ سُبْحَانَ اللهِ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ، سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ‏.‏
639. Ash-Shalt bin Muhammad menceritakan pada kami: Mahdi bin Maimun menceritakan pada kami: dari Al-Jurairi, dari Jabr bin Habib, dari Ummu Kultsum binti Abu Bakr, Dari Aisyah radhiallahu 'anha berkata, "Nabi pernah masuk ke kamar saya ketika saya sedang melaksanakan shalat -beliau ada perlu, lalu saya menunda shalat-dia bersabda, 'Wahai Aisyah, hendaknya kamu membaca doa yang singkat, lengkap, dan padat.' Ketika selesai shalat saya bertanya, 'Wahai Rasulullah, apakah doa yang singkat, lengkap, dan padat itu?' Beliau bersabda, 'Katakanlah, "Ya Allah! Saya memohon kepada-Mu segala kebaikan, baik untuk kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat saya, baik yang saya ketahui maupun yang tidak saya ketahui. Saya memohon surga kepada-Mu, dan sesuatu yang dapat mendekatkan saya kepadanya (surga) baik berupa perkataan maupun perbuatan, dan saya minta perlindungan kepadamu dari api neraka, serta sesuatu yang dapat mendekatkan saya kepadanya baik berupa perkataan maupun perbuatan. Saya memohon kepada-Mu sesuatu yang diminta oleh Muhammad kepada-Mu, dan saya memohon perlindungan kepada-Mu dari sesuatu yang perlindungan yang diminta oleh Muhammad, serta apa yang telah Engkau tetapkan untuk saya, maka jadikanlah suatu kebenaran."'"
Adabul Mufrad (177646)
حَدَّثَنَا الصَّلْتُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ جَبْرِ بْنِ حَبِيبٍ، عَنْ أُمِّ كُلْثُومِ ابْنَةِ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ‏:‏ دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم وَأَنَا أُصَلِّي، وَلَهُ حَاجَةٌ، فَأَبْطَأْتُ عَلَيْهِ، قَالَ‏:‏ يَا عَائِشَةُ، عَلَيْكِ بِجُمَلِ الدُّعَاءِ وَجَوَامِعِهِ، فَلَمَّا انْصَرَفْتُ قُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا جُمَلُ الدُّعَاءِ وَجَوَامِعُهُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ قُولِي‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ، عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ‏.‏ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمُ‏.‏ وَأَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ‏.‏ وَأَسْأَلُكَ مِمَّا سَأَلَكَ بِهِ مُحَمَّدٌ صلى الله عليه وسلم، وَأَعُوذُ بِكَ مِمَّا تَعَوَّذَ مِنْهُ مُحَمَّدٌ صلى الله عليه وسلم، وَمَا قَضَيْتَ لِي مِنْ قَضَاءٍ فَاجْعَلْ عَاقِبَتَهُ رُشْدًا‏.‏
640. Yahya bin Sulaiman menceritakan pada kami: Ibnu Wahb menceritakan padaku: Amr bin Harits mengabarkan pada ku: dari Daraj, bahwa Abu Al-Haitsam bercerita padanya, dari Abu Said Al Khudri, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Adapun seorang muslim yang tidak dapat menunaikan zakat, maka hendaklah dia menyebutkan dalam doanya 'Ya Allah, berilah keselamatan kepada Muhammad, Nabi dan Rasul-Mu. Berikanlah keselamatan kepada orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, dan orang-orang Islam laki-laki dan perempuan, karena ucapan itu merupakan zakat baginya."
Adabul Mufrad (177647)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ابْنُ وَهْبٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ دَرَّاجٍ، أَنَّ أَبَا الْهَيْثَمَ حَدَّثَهُ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ أَيُّمَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ صَدَقَةٌ، فَلْيَقُلْ فِي دُعَائِهِ‏:‏ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ، وَصَلِّ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَإِنَّهَا لَهُ زَكَاةٌ‏.‏
641. Muhammad bin Al-Ala menceritakan pada kami: Ishaq bin sulaiman menceritakan pada kami, dari Said bin Abdurrahman, maula Said bin Al-Ash, Handzalah bin Ali menceritakan pada kami: dari Abu Hurairah, dan Nabi SAW bahwa beliau pernah bersabda, "Barang siapa yang berkata, 'Ya Allah berilah keselamatan kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberikan keselamatan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, berikanlah berkah/kebaikan kepada Muhammad dan keluarganya sebagaiamana Engkau memberikan berkah kepada nabi Ibrahim dan keluarganya, dan berikanlah kasih sayang kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engaku menyayangi Ibrahim dan keluarganya, aku bersaksi untuknya pada hari kiamat nanti dan memberikan syafaat/ampunan kepadanya"
Adabul Mufrad (177648)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاءِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، مَوْلَى سَعِيدِ بْنِ الْعَاصِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ، وَتَرَحَّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا تَرَحَّمْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَآلِ إِبْرَاهِيمَ، شَهِدْتُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِالشَّهَادَةِ، وَشَفَعْتُ لَهُ‏.‏
642. abu Nuaim menceritakan pada kami: Salamah bin Wardan menceritakan pada kami: Aku mendengar Anas bin Malik bin Aus bin Al Hadatsan, "Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar membuang hajat (air besar). Beliau tidak mendapatkan seseorang yang mengikutinya (membawakan air), lantas Umar ke luar mengikuti Nabi dengan membawa timba atau alat untuk bersuci, lalu dia mendapati beliau sedang sujud di tempat gembalaan kemudian dia menyingkir lalu duduk di belakangnya, sehingga Nabi mengangkat kepalanya seraya berkata, 'Bagus engkau wahai Umar!, tatkala kamu mendapati saya sedang sujud lalu kamu menyingkir dari saya. Sesungguhnya Jibril telah mendatangi saya lalu berkata, "Barang siapa yang membaca shalawat kepadamu satu kali, maka Allah menyampaikan shalawat kepadanya sepuluh kali, dan Allah mengangkat baginya sepuluh derajat.'""
Adabul Mufrad (177649)
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ وَرْدَانَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَنَسًا، وَمَالِكَ بْنَ أَوْسِ بْنِ الْحَدَثَانِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ يَتَبَرَّزُ فَلَمْ يَجِدْ أَحَدًا يَتْبَعُهُ، فَخَرَجَ عُمَرُ فَاتَّبَعَهُ بِفَخَّارَةٍ أَوْ مِطْهَرَةٍ، فَوَجَدَهُ سَاجِدًا فِي مِسْرَبٍ، فَتَنَحَّى فَجَلَسَ وَرَاءَهُ، حَتَّى رَفَعَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم رَأْسَهُ فَقَالَ‏:‏ أَحْسَنْتَ يَا عُمَرُ حِينَ وَجَدْتَنِي سَاجِدًا فَتَنَحَّيْتَ عَنِّي، إِنَّ جِبْرِيلَ جَاءَنِي فَقَالَ‏:‏ مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا، وَرَفَعَ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ‏.‏
643. abu nuaim menceritakan pada kami: Yunus bin Abu Ishaq menceritakan pada kami: dari Buraid bin Abu Maryam: Aku mendengar Anas bin Malik, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Barang siapa membaca shalawat kepadaku satu kali, maka Allah menyampaikan shalawat kepadanya sepuluh kali dan melebur darinya sepuluh kesalahannya."
Adabul Mufrad (177650)
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ بُرَيْدِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ، سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا، وَحَطَّ عَنْهُ عَشْرَ خَطِيئَاتٍ‏.‏
644. Abdrurahman bin Syaibah menceritakan pada kami: Abdullah bin Nafi' Ash-shaigh mengabarkan pada ku: dari Isham bin Zaid, dari Muhammad bin al-Munkadir, Dari Jabir bin Abdullah, Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah naik mimbar, maka tatkala menaiki tangga yang pertama beliau berkata, "Aamiin". Kemudian ketika menaiki tangga yang kedua beliau berkata, "Aamiin", lalu ketika menaiki tangga yang ketiga beliau berkata, "Aamiin", maka mereka berkata, "Wahai Rasulullah! Kami telah mendengar engkau berkata, 'Aamiin' tiga kali." Nabi bersabda, "Tatkala Saya menaiki tangga yang pertama maka datanglah Jibril 'alaihissallam lalu berkata, "Celakalah seorang hamba yang mendapatkan bulan Ramadhan lalu dia meninggalkannya sedangkan dia tidak memohon ampun' lalu Saya berkata, 'Aamiin.' Kemudian (Jibril) berkata, 'Celakalah seorang hamba yang mendapati orang tuanya atau salah satunya (dalam keadaan tua), tapi tidak dapat masuk ke dalam surga (karena tidak berbakti).' Lalu Saya berkata, 'Aamiin.' Kemudian dia (Jibril) berkata, 'Celakalah seorang hamba yang namamu disebut di sisinya tapi dia tidak membacakan shalawat kepadamu.' Lalu saya berkata, 'Aamiin.'"
Adabul Mufrad (177651)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ شَيْبَةَ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّائِغُ، عَنْ عِصَامِ بْنِ زَيْدٍ، وَأَثْنَى عَلَيْهِ ابْنُ شَيْبَةَ خَيْرًا، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَقَى الْمِنْبَرَ، فَلَمَّا رَقَى الدَّرَجَةَ الأُولَى قَالَ‏:‏ آمِينَ، ثُمَّ رَقَى الثَّانِيَةَ فَقَالَ‏:‏ آمِينَ، ثُمَّ رَقَى الثَّالِثَةَ فَقَالَ‏:‏ آمِينَ، فَقَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، سَمِعْنَاكَ تَقُولُ‏:‏ آمِينَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ‏؟‏ قَالَ‏:‏ لَمَّا رَقِيتُ الدَّرَجَةَ الأُولَى جَاءَنِي جِبْرِيلُ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ شَقِيَ عَبْدٌ أَدْرَكَ رَمَضَانَ، فَانْسَلَخَ َدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ شَيْبَةَ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّائِغُ، عَنْ عِصَامِ بْنِ زَيْدٍ، وَأَثْنَى عَلَيْهِ ابْنُ شَيْبَةَ خَيْرًا، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَقَى الْمِنْبَرَ، فَلَمَّا رَقَى الدَّرَجَةَ الأُولَى قَالَ‏:‏ آمِينَ، ثُمَّ رَقَى الثَّانِيَةَ فَقَالَ‏:‏ آمِينَ، ثُمَّ رَقَى الثَّالِثَةَ فَقَالَ‏:‏ آمِينَ، فَقَالُوا‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، سَمِعْنَاكَ تَقُولُ‏:‏ آمِينَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ‏؟‏ قَالَ‏:‏ لَمَّا رَقِيتُ الدَّرَجَةَ الأُولَى جَاءَنِي جِبْرِيلُ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ شَقِيَ عَبْدٌ أَدْرَكَ رَمَضَانَ، فَانْسَلَخَ مِنْهُ وَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ، فَقُلْتُ‏:‏ آمِينَ‏.‏ ثُمَّ قَالَ‏:‏ شَقِيَ عَبْدٌ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا فَلَمْ يُدْخِلاَهُ الْجَنَّةَ، فَقُلْتُ‏:‏ آمِينَ‏.‏ ثُمَّ قَالَ‏:‏ شَقِيَ عَبْدٌ ذُكِرْتَ عِنْدَهُ وَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، فَقُلْتُ‏:‏ آمِينَ‏.‏
645. Ibrahim bin Musa menceritakan pada kami: Ismail bin Jafar menceritakan pada kami: Al-ala mengabarkan padaku: dari bapaknya, Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Barang siapa membacakan shalawat kepada Saya satu kali, maka Allah menyampaikan shalawat kepadanya sepuluh kali."
Adabul Mufrad (177652)
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي الْعَلاَءُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صلى الله عليه وسلم عَشْرًا‏.‏
646. Muhammad bin Ubaidillah menceritakan pada kami: Ibnu Abu Hazim menceritakan pada kami: dari Katsir meriwayatkan padanya, dari Walid bin Rabah, Dari Abu Hurairah, Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menaiki mimbar lalu berkata: "Aamiin, aamiin, aamiin." Dikatakan kepadanya, "Wahai Rasulullah! Apa yang membuatmu melakukan ini?" Beliau bersabda, "Jibril berkata kepada Saya, 'Celakalah seorang hamba yang mendapati bapak Ibunya atau salah satunya (dalam keadaan lemah) maka dia tidak memasuk ke dalam surga (karena tidak berbakti).' Lalu Saya berkata, 'Aamiin. Kemudian dia (Jibril) berkata, 'Celakalah seorang hamba yang menemui bulan Ramadlan dan dia tidak memohon ampunan untuk dirinya.' Lalu Saya berkata, 'Aamiin.' Kemudian dia (Jibril) berkata, 'Celakalah seseorang yang namamu disebut di sisinya tapi dia tidak membaca shalawat kepadamu.' Lalu Saya berkata, 'Aamiin.'"
Adabul Mufrad (177653)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ كَثِيرٍ يَرْوِيهِ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم رَقَى الْمِنْبَرَ فَقَالَ‏:‏ آمِينَ، آمِينَ، آمِينَ، قِيلَ لَهُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، مَا كُنْتَ تَصْنَعُ هَذَا‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ قَالَ لِي جِبْرِيلُ‏:‏ رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ أَدْرَكَ أَبَوَيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا لَمْ يُدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، قُلْتُ‏:‏ آمِينَ‏.‏ ثُمَّ قَالَ‏:‏ رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ لَمْ يُغْفَرْ لَهُ، فَقُلْتُ‏:‏ آمِينَ‏.‏ ثُمَّ قَالَ‏:‏ رَغِمَ أَنْفُ امْرِئٍ ذُكِرْتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، فَقُلْتُ‏:‏ آمِينَ‏.‏
647. Ali menceritakan pada kami: sufyan menceritakan pada kami: Muhammad bin abdurrahman maula keluarga Thalhah menceritakan pada kami: Aku mendengar Kuraib Abu Risydin, dari Ibnu Abbas, Dari Juwairiyah binti Al Harits bin Abu Dhirar, Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah keluar dari sisinya- sebelumnya dia bernama Barrah, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam merubah namanya dengan Juwairiyyah. Beliau menjauh darinya dan tidak suka bersamanya, karena nama barrah tersebut. Setelah itu beliau kembali kepadanya setelah agak siang sedangkan dia masih di tempatnya semula - lalu beliau berkata, "Kamu masih di tempatmu semula?, sungguh Saya pernah berkata kepada selainmu empat kalimat (untuk diucapkan) sebanyak tiga kali. Seandainya ditimbang dengan kalimat-kalimat yang ada padamu, maka niscaya lebih berat darinya, yaitu 'Subhaanallahi wabi hamdihi 'adada khalqihi, wa ridhaa nafsihi, wazinata 'arsyihi, wa midaada (atau madada) kalimatihi." (Maha suci Allah segala puji bagi-Nya sebanyak ciptaannya, sesuai kehendak-Nya, timbangan Arasy-Nya dan sebanyak kalimat-kalimat-Nya).
Adabul Mufrad (177654)
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَوْلَى آلِ طَلْحَةَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ كُرَيْبًا أَبَا رِشْدِينَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ جُوَيْرِيَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ بْنِ أَبِي ضِرَارٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ مِنْ عِنْدِهَا، وَكَانَ اسْمُهَا بَرَّةَ، فَحَوَّلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم اسْمَهَا، فَسَمَّاهَا جُوَيْرِيَةَ، فَخَرَجَ وَكَرِهَ أَنْ يَدْخُلَ وَاسْمُهَا بَرَّةُ، ثُمَّ رَجَعَ إِلَيْهَا بَعْدَ مَا تَعَالَى النَّهَارُ، وَهِيَ فِي مَجْلِسِهَا، فَقَالَ‏:‏ مَا زِلْتِ فِي مَجْلِسِكِ‏؟‏ لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، لَوْ وُزِنَتْ بِكَلِمَاتِكِ وَزَنَتْهُنَّ‏:‏ سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ، أَوْ مَدَدَ، كَلِمَاتِهِ‏.‏ قَالَ مُحَمَّدٌ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بِهِ سُفْيَانُ غَيْرَ مَرَّةٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، عَنْ كُرَيْبٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم خَرَجَ مِنْ عِنْدِ جُوَيْرِيَةَ، وَلَمْ يَقُلْ‏:‏ عَنْ جُوَيْرِيَةَ إلا مَرَّةً‏.‏
648. Ibnu Salam menceritakan pada kami: Abu Muawiyah menceritakan pada kami: dari Al-Amasy, dari Abu Shalih, Dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Mohonlah perlindungan kepada Allah dari neraka Jahanam, mohonlah perlindungan kepada Allah dari siksa kubur, mohonlah perlindungan kepada Allah dari fitnah Dajjal, dan mohonlah perlindungan kepada Allah dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian.'"
Adabul Mufrad (177655)
حَدَّثَنَا ابْنُ سَلاَمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهَنَّمَ، اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، اسْتَعِيذُوا بِاللَّهِ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ‏.‏
649. Hasan bin Rabi' menceritakan pada kami, Ibnu Idris menceritakan pada kami: dari Laits, dari Muharib bin Ditsar, Dari Jabir berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdoa. 'Ya Allah, perbaikilah pendengaran saya dan penglihatan saya, dan jadikanlah keduanya yang mewarisi diri saya dan tolonglah saya terhadap orang yang menganiaya saya, dan perlihatkan pembalasan saya kepadanya."'
Adabul Mufrad (177656)
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي سَمْعِي وَبَصَرِي، وَاجْعَلْهُمَا الْوَارِثَيْنِ مِنِّي، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ ظَلَمَنِي، وَأَرِنِي مِنْهُ ثَأْرِي‏.‏
650. Musa menceritakan pada kami: Hammad menceritakan pada kami: dari Muhammad bin Amr, dari Abu Salamah, Dari Abu Hurairah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa, 'Ya Allah, berikanlah kesenangan kepada saya dengan pendengaran dan penglihatan Saya. Jadikanlah keduanya yang mewarisi diri Saya, dan tolonglah Saya terhadap musuh Saya, dan perlihatkanlah pembalasan Saya kepadanya.'"
Adabul Mufrad (177657)
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ مَتِّعْنِي بِسَمْعِي وَبَصَرِي، وَاجْعَلْهُمَا الْوَارِثَ مِنِّي، وَانْصُرْنِي عَلَى عَدُوِّي، وَأَرِنِي مِنْهُ ثَأْرِي‏.‏
651. Ali bin Abdullah menceritakan pada kami: Marwan bin Muawiyah menceritakan pada kami: Sa'd bin Thariq bin Asyyam Al-Asyja'i menceritakan pada kami: Bapaku menceritakan padaku: iaberkata, "Kami pernah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu datang seorang laki-laki dan seorang perempuan kemudian laki-laki itu berkata, 'Wahai Rasulullah! Apa yang harus Saya baca ketika shalat?' Lalu beliau bersabda, 'Katakanlah, "Ya Allah, ampunilah Saya, kasihanilah Saya, berikanlah petunjuk kepada Saya, dan berikanlah rezeki kepada Saya, maka sungguh engkau telah mengumpulkan (kebaikan) dunia dan akhiratmu'."
Ali menceritakan pada kami: Sulaiman bin Hayan menceritakan pada kami: Abdul Malik menceritakan pada kami: Aku mendengar bapakku, tidak menyebutkan ketika shalat. Diukuti dari periwayatan Abdul Wahid dan Yazid bin Harun.
Adabul Mufrad (177658)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ طَارِقِ بْنِ أَشْيَمَ الأَشْجَعِيُّ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ‏:‏ كُنَّا نَغْدُو إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَيَجِيءُ الرَّجُلُ وَتَجِيءُ الْمَرْأَةُ فَيَقُولُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، كَيْفَ أَقُولُ إِذَا صَلَّيْتُ‏؟‏ فَيَقُولُ‏:‏ قُلِ‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَارْزُقْنِي، فَقَدْ جَمَعَتْ لَكَ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ‏.‏ ‏حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَيَّانَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبِي وَلَمْ يَذْكُرْ‏:‏ إِذَا صَلَّيْتَ‏.‏ وَتَابَعَهُ عَبْدُ الْوَاحِدِ، وَيَزِيدُ بْنُ هَارُونَ‏.‏
652. Qutaibah menceritakan pada kami: Laits menceritakan pada kami: dari Yazid bin Abu Habib, dari Abu Hasan, pembantu Ummu Qais binti Mihshan, dari Ummu Qais, sesungguhnya Nabi pernah berkata, "Apa doa yang diucapkan wanita itu untuk dipanjangkan umurnya?" Kami tidak pernah menemukan wanita yang dipanjangkan umurnya seperti panjangnya umur wanita itu.
Adabul Mufrad (177659)
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ أَبِي الْحَسَنِ مَوْلَى أُمِّ قَيْسِ ابْنَةِ مِحْصَنٍ، عَنْ أُمِّ قَيْسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ لَهَا‏:‏ مَا قَالَتْ‏:‏ طَالَ عُمْرُهَا‏؟‏، وَلاَ نَعْلَمُ امْرَأَةً عُمِّرَتْ مَا عُمِّرَتْ‏.‏
653. Arim menceritakan pada kami: Said bin Zaid menceritakan pada kami: dari Sinan, Anas menceritakan pada kami: ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengunjungi kami -Ahlu bait-pada suatu hari, lalu beliau berdoa untuk kami, maka Ummu Sulaim berkata, 'Pelayan kecilmu, apakah tidak engkau doakan?' Nabi berdoa, 'Ya Allah! perbanyaklah harta dan anaknya, panjangkanlah umurnya, dan ampunilah dia.' Kemudian beliau berdoa untuk Saya tiga kebaikan. Ummu Sulaim dimakamkan ketika berumur seratus tiga tahun, dan sesungguhnya hasil kebun saya panen dua kali dalam setahun, dan usia saya panjang, sehingga saya malu kepada orang lain, serta saya senantiasa memohon ampunan."'
Adabul Mufrad (177660)
حَدَّثَنَا عَارِمٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ سِنَانٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَنَسٌ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَدْخُلُ عَلَيْنَا، أَهْلَ الْبَيْتِ، فَدَخَلَ يَوْمًا فَدَعَا لَنَا، فَقَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ خُوَيْدِمُكَ أَلاَ تَدْعُو لَهُ‏؟‏ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ، أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ، وَأَطِلْ حَيَاتَهُ، وَاغْفِرْ لَهُ‏.‏ فَدَعَا لِي بِثَلاَثٍ، فَدَفَنْتُ مِئَةً وَثَلاَثَةً، وَإِنَّ ثَمَرَتِي لَتُطْعِمُ فِي السَّنَةِ مَرَّتَيْنِ، وَطَالَتْ حَيَاتِي حَتَّى اسْتَحْيَيْتُ مِنَ النَّاسِ، وَأَرْجُو الْمَغْفِرَةَ‏.‏
654. Abul Yaman menceritakan pada kami: Syuaib menceritakan pada kami: dari Zuhri, Ibnu Ubaid Maula Abdurrahman, dia seorang qura dan Ahlul fiqh: bahwa dia mendengar Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Dikabulkan doa untuk salah seorang di antara kamu selama tidak tergesa-gesa kemudian berkata, 'Saya telah berdoa tapi tidak dikabulkan .'"
Adabul Mufrad (177661)
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي ابْنُ عُبَيْدٍ مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ، وَكَانَ مِنَ الْقُرَّاءِ وَأَهْلِ الْفِقْهِ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ، يَقُولُ‏:‏ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِي‏.‏
655. Abdullah menceritakan pada kami: Muawiyah menceritakan pada ku, bahwa Rabi'ah bin Yazid menceritakan padanya, dari Abu Idris, dari Abu Hurairah, dari Nabi saw: Dikabulkan doa untuk salah seorang di antara kamu selama tidak memohon kesalahan atau memutuskan tali silaturrahim, atau dia tergesa-gesa kemudian berkata, 'Saya telah berdoa tapi tidak dikabulkan lalu meninggalkan doa.'"
Adabul Mufrad (177662)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ، أَنَّ رَبِيعَةَ بْنَ يَزِيدَ حَدَّثَهُ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ، أَوْ يَسْتَعْجِلَ فَيَقُولُ‏:‏ دَعَوْتُ فَلاَ أَرَى يَسْتَجِيبُ لِي، فَيَدَعُ الدُّعَاءَ‏.‏
656. Abdullah menceritakan pada kami: Laits menceritakan padaku: Ibnu Al-Had menceritakan padaku: Dari Amru bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya berkata, "Saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Ya Allah, sesungguhnya saya berlindung kepadamu dari kemalasan dan hutang, saya berlindung kepadamu dari fitnah Dajjal, dan saya berlindung kepadamu dari siksa api neraka."'
Adabul Mufrad (177663)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي ابْنُ الْهَادِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَالْمَغْرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ النَّارِ‏.‏
657. Musa menceritakan pada kami: Hamad menceritakan pada kami: Muhammad bin Ziyad mengabarkan pada kami: dari abu Hurairah, dari Nabi saw. Dan dari Atha bin Abu Maimunah, dari Abu Rafi' Dari Abu Hurairah, "Bahwa Nabi sallalllahu 'alaihi wasallam berlindung kepada Allah dari buruknya kehidupan dan kematian, dan dari siksa kubur serta dari kejahatan Dajjal."
Adabul Mufrad (177664)
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ زِيَادٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَعَذَابِ الْقَبْرِ، وَشَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ‏.‏
658. Abdullah bin Muhammad menceritakan pada kami: Marwan bin Muawiyah menceritakan pada kami: Abu Malih Shubaih menceritakan pada kami: Abu shalih menceritakan pada kami, Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Barang siapa tidak memohon kepada Allah, maka Allah murka kepadanya."
Muhammad bin Ubaidillah menceritakan pada kami: Hatim bin Ismail menceritakan pada kami: dari Abu Malih, dari Abu shalih Al-Khuzi: Aku mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa tidak memohon pada-Nya, Dia murka kepadanya."
Adabul Mufrad (177665)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ صُبَيْحٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ مَنْ لَمْ يَسْأَلِ اللَّهَ غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ‏.‏ ‏حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ الْخُوزِيِّ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَنْ لَمْ يَسْأَلْهُ يَغْضَبْ عَلَيْهِ‏.‏
659. Musaddad menceritakan pada kami: Abdul Warits menceritakan pada kami: dari Abdul Azizm dari Anas: Rasulullah saw bersabda: "Apabila engkau berdoa kepada Allah, maka mantapkanlah doamu dan janganlah salah seorang berkata: 'sekiranya Engkau berkenan, maka berikanlah kepada Saya', karena tidak ada orang yang memaksa Allah."
Adabul Mufrad (177666)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِذَا دَعَوْتُمُ اللَّهَ فَاعْزِمُوا فِي الدُّعَاءِ، وَلاَ يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ‏:‏ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي، فَإِنَّ اللَّهَ لاَ مُسْتَكْرِهَ لَهُ‏.‏
660. Abdullah menceritakan pada kami: Abu Daud menceritakan pada kami: Abdurrahman bin Abu Zinad menceritakan pada kami, dari Bapaknya, Dari Aban bin Utsman mengatakan bahwa dia mendengar Utsman berkata, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Barang siapa yang mengucapkan di setiap pagi hari dan di setiap sore hari sebanyak tiga kali, 'Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi tidak dapat mendatangkan bahaya di bumi dan di langit, dan Dia Maha mendengar lagi Maha Mengetahui, maka tidak ada sesuatu yang dapat mencelakainya."'"
Aban ibnu Usman telah terserang lumpuh, Usman memperhatikannya lalu memberikan pemaham kepadanya, maka dia berkata, "Sesungguhnya haditsnya sebagaimana yang saya ceritakan kepadamu, tetapi saya tidak mengatakannya pada waktu itu agar ketetapan Allah tetap berjalan."
Adabul Mufrad (177667)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عُثْمَانَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ مَنْ قَالَ صَبَاحَ كُلِّ يَوْمٍ، وَمَسَاءَ كُلِّ لَيْلَةٍ، ثَلاَثًا ثَلاَثًا‏:‏ بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ‏.‏ وَكَانَ أَصَابَهُ طَرَفٌ مِنَ الْفَالِجِ، فَجَعَلَ يَنْظُرُ إِلَيْهِ، فَفَطِنَ لَهُ فَقَالَ‏:‏ إِنَّ الْحَدِيثَ كَمَا حَدَّثْتُكَ، وَلَكِنِّي لَمْ أَقُلْهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ، لِيَمْضِيَ قَدَرُ اللهِ‏.‏
661. Ismail menceritakan pada kami: Malik menceritakan pada kami, dari Abu Hazim, Dari Sahl bin Sa'ad berkata. "Ada dua waktu yang dibukakan pintu-pintu langit. Sedikit sekali orang yang berdoa, kemudian doanya ditolak, yaitu pada saat menghadiri panggilan adzan dan pada saat dibarisan perang di jalan Allah."
Adabul Mufrad (177668)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ‏:‏ سَاعَتَانِ تُفْتَحُ لَهُمَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَقَلَّ دَاعٍ تُرَدُّ عَلَيْهِ دَعْوَتُهُ‏:‏ حِينَ يَحْضُرُ النِّدَاءُ، وَالصَّفُّ فِي سَبِيلِ اللهِ‏.‏
662. Amru bin Khalid menceritakan pada kami: Laits menceritakan padaku: dari Yahya bin Said, dari Muhammad bin Yahya bin Hibban, dari Lu'lu'ah, dari Abu Shirmah, ia berkata, "Nabi pernah berdoa, 'Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu kecukupan/kekayan dan kecukupan kepada tuanku. '
Ahmad binYunus menceritakan pada kami: Zuhair menceritakan pada kami: Yahya menceritakan pada kami, dari Muhammad bin Yahya dari Maula-nya, dari Abu Shirmah, dari Nabi saw: hadits semisal.
Adabul Mufrad (177669)
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حِبَّانَ، عَنْ لُؤْلُؤَةَ، عَنْ أَبِي صِرْمَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ غِنَايَ وَغِنَى مَوْلايَ‏.‏ ‏حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى، عَنْ مَوْلًى لَهُمْ، عَنْ أَبِي صِرْمَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، مِثْلَهُ‏.‏
663. Yahya bin Musa menceritakan pada kami: Waki' menceritakan pada kami: Sa'd bin Aus menceritakan pada kami: dari Bilal bin yahya, dari Syutair bin Syakal bin Humaid, dari Bapaknya, berkata, "Saya bertanya, 'Wahai Rasulullah! ajarkan kepada saya sebuah doa yang bermanfaat bagi saya.' Nabi bersabda, 'Katakanlah, "Ya Allah! selamatkan Saya dari keburukan pendengaran dan penglihatan, lidah, hati dan dari keburukan air mani saya."
Waki' menjelaskan, bahwa kata Mani saya adalah dari zina dan kemaksiatan.
Adabul Mufrad (177670)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ أَوْسٍ، عَنْ بِلاَلِ بْنِ يَحْيَى، عَنْ شُتَيْرِ بْنِ شَكَلِ بْنِ حُمَيْدٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ‏:‏ قُلْتُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، عَلِّمْنِي دُعَاءً أَنْتَفِعُ بِهِ، قَالَ‏:‏ قُلِ‏:‏ اللَّهُمَّ عَافِنِي مِنْ شَرِّ سَمْعِي، وَبَصَرِي، وَلِسَانِي، وَقَلْبِي، وَشَرِّ مَنِيِّي‏.‏ قَالَ وَكِيعٌ‏:‏ مَنِيِّي يَعْنِي الزِّنَا وَالْفُجُورَ‏.‏
664. Qabishah menceritakan pada kami: sufyan menceritakan pada kami: dari Amr bin Murrah, dari Abdullah bin harits dari Thaliq bin Qais, dari Abdullah bin Abbas: Nabi Saw pernah berdoa: " Ya Allah, berilah pertolongan kepada saya dan jangan Engkau membiarkan saya, Mudahkanlah petunjuk untuk saya."
Adabul Mufrad (177671)
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنْ طَلِيقِ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ أَعِنِّي وَلاَ تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلاَ تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَيَسِّرِ الْهُدَى لِي‏.‏
665. Abu Hafs menceritakan pada kami: yahya menceritakn pada kami: aku mendengar Amru bin Murrah: Aku mendengar Abdullah bin Harits: Aku mendengar Thaliq bin Qais, Dari Ibnu Abbas berkata, "Saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdoa, 'Ya Tuhan Saya berilah pertolongan kepada saya dan jangan Engkau membiarkan saya, berilah kemenangan untuk saya dan jangan Engkau kalahkan saya tetapi menangkanlah saya dan jangan Engkau mengalahkan saya. Mudahkanlah petunjuk untuk saya, menangkanlah saya terhadap orang yang menganiaya saya. Ya Tuhan Saya! jadikanlah saya seorang hamba yang bersyukur kepada-Mu, yang ingat dan menghambakan diri kepada-Mu, senantiasa taat kepada-Mu, yang khusyu' kepada-Mu, dan yang mengembalikan urusan kepada-Mu. Terimalah taubat saya, bersihkanlah dosa saya, kabulkan doa saya, tetapkanlah keputusan saya, tunjukkanlah hati saya, kuatkanlah lidah saya, dan hilangkanlah kedukaan hati saya.'"
Adabul Mufrad (177672)
حَدَّثَنَا أَبُو حَفْصٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ مُرَّةَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ الْحَارِثِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ طَلِيقَ بْنَ قَيْسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَدْعُو بِهَذَا‏:‏ رَبِّ أَعِنِّي وَلاَ تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلاَ تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَامْكُرْ لِي وَلاَ تَمْكُرْ عَلَيَّ، وَيَسِّرْ لِيَ الْهُدَى، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ‏.‏ رَبِّ اجْعَلْنِي شَكَّارًا لَكَ، ذَكَّارًا لَكَ، رَاهِبًا لَكَ، مِطْوَاعًا لَكَ، مُخْبِتًا لَكَ، أَوَّاهًا مُنِيبًا، تَقَبَّلْ تَوْبَتِي، وَاغْسِلْ حَوْبَتِي، وَأَجِبْ دَعْوَتِي، وَثَبِّتْ حُجَّتِي، وَاهْدِ قَلْبِي، وَسَدِّدْ لِسَانِي، وَاسْلُلْ سَخِيمَةَ قَلْبِي‏.‏
666. Ismail menceritakan pada kami: Malik menceritakan padaku: dari Yazid bin Ziyad, Dari Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi, Muawiyah bin Abu Sufyan berkata di atas mimbar, "Sesungguhnya tidak ada penghalang atas apa yang diberikan kepadamu dan tidak ada pemberi bagimu atas apa yang dihalangi oleh Allah. Tidaklah bermanfaat upaya orang yang sungguh-sungguh baginya tanpa pertolongan Allah, dan barang siapa yang dikehendaki kebaikan baginya oleh Allah, maka akan diberikan kepahaman kepadanya dalam urusan agama." Saya mendengar kalimat ini dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berulang-ulang.
Musa menceritakan pada kami: Abdul Wahid menceritakan pada kami: Utsman bin Hakim menceritakan pada kami: Muhammad bin Ka'b menceritakan pada kami: Aku mendengar Muawiyah...hadits semakna.
Muhammad bin Al-Mutsana menceritakan pada kami: Yahya menceritakan pada kami: dari Ibnu Ajlan, dari Muhammad bin Ka'b: Aku mendengar Muawiyah, hadits semakna.
Adabul Mufrad (177673)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ زِيَادٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ، قَالَ مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ عَلَى الْمِنْبَرِ‏:‏ إِنَّهُ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعَ اللَّهُ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْهُ الْجَدُّ‏.‏ وَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، سَمِعْتُ هَؤُلاَءِ الْكَلِمَاتِ مِنَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَلَى هَذِهِ الأعْوَادِ‏.‏ حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ حَكِيمٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَعْبٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ نَحْوَهُ‏.‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ، سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ نَحْوَهُ‏.‏
667. Muhammad bin Al-Mutsana menceritakan pada kami: Al-Haitsam bin Jamil menceritakan pada kami: Muhammad bin Muslim menceritakan pada kami: dari Ibnu Abu Husain: Amr bin Abu Sufyan mengarkan padaku: dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, ia bersabda, "Sesungguhnya doa yang maqbul adalah: 'Ya Allah, Engkau adalah tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah menganiaya diriku dan mengakui dosa-dosaku. Tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosaku kecuali Engkau, Tuhanku ampunilah aku.'"
Adabul Mufrad (177674)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي حُسَيْنٍ قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِنَّ أَوْثَقَ الدُّعَاءِ أَنْ تَقُولَ‏:‏ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي، وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ، رَبِّ اغْفِرْ لِي‏.‏
668. Yahya bin Bisyr menceritakan pada kami: Abu Qatan menceritakan pada kami: dari Ibnu Abi Salamah yaitu Abdul Aziz, dari Qudamah bin Musa, dari Abu Shalih: Dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdoa, 'Ya Allah perbaikilah agama saya yang merupakan sebagai penjaga urusan saya, perbaikilah dunia saya yang di dalamnya terdapat kehidupan saya, dan jadikanlah kematian sebagai rahmat bagi saya dari setiap keburukan."' atau perkataan seperti itu
Adabul Mufrad (177675)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بِشْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو قَطَنٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي سَلَمَةَ يَعْنِي عَبْدَ الْعَزِيزِ، عَنْ قُدَامَةَ بْنِ مُوسَى، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَدْعُو‏:‏ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَحْمَةً لِي مِنْ كُلِّ سُوءٍ، أَوْ كَمَا قَالَ‏.‏
669. Ali menceritakan pada kami: Sufyan menceritakan pada kami: Sumay menceritakan pada kami, dari Abu Shalih, Dari Abu Hurairah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah minta perlindungan dari beratnya musibah, dari kesusahan, dari buruknya ketetapan, dan dari ejekan para musuh."
Sufyan berkata, "Sebenarnya di dalam hadits hanya terdapat tiga perkara dan saya menambahkan satu, tetapi saya tidak tahu yang mana ketiga hal tersebut."
Adabul Mufrad (177676)
حَدَّثَنَا عَلِيٌّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُمَيٌّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ الْقَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأعداء‏.‏ قَالَ سُفْيَانُ‏:‏ فِي الْحَدِيثِ ثَلاَثٌ، زِدْتُ أَنَا وَاحِدَةً، لا أَدْرِي أَيَّتُهُنَّ‏.‏
670. Abdullah menceritakan pada kami: dari Israil, dari Abu Ishaq, dari Amru bin Maimun, dari Umar, ia berkata, "Nabi pernah meminta dijauhkan dari lima hal; sifat malas, kikir, takabur, fitnah dan siksa kubur"
Adabul Mufrad (177677)
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ، عَنْ إِسْرَائِيلَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ، عَنْ عُمَرَ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ مِنَ الْخَمْسِ‏:‏ مِنَ الْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ، وَسُوءِ الْكِبَرِ، وَفِتْنَةِ الصَّدْرِ، وَعَذَابِ الْقَبْرِ‏.‏
671. Musaddad menceritakan pada kami: Mu'tamir menceritakan pada kami: Aku mendengar Bapakku: Aku mendengar Anas bin Malik berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdoa, 'Ya Allah!, sesungguhnya Saya berlindung kepada-Mu dari sifat lemah, malas, pengecut, serta pikun, dan Saya berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati dan saya berlindung kepada-Mu dari siksa kubur."'
Adabul Mufrad (177678)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَبِي قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ‏.‏
672. Al-Maki menceritakan pada kami: Abdullah bin Said bin Abu Hindi menceritakan pada kami; dari Amr bin Abu Amr, Dari Anas berkata, "Saya telah mendengar Nabi berdoa, 'Ya Allah, Saya berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan rasa susah, dari sifat lemah dan sifat malas, dari sifat pengecut dan sifat kikir, dari hutang yang memberatkan, serta penindasan orang yang kuat.'"
Adabul Mufrad (177679)
حَدَّثَنَا الْمَكِّيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ‏.‏
673. Abdullah bin Abdul Wahab menceritakan pada kami: Khalid bin Harits menceritakan pada kami: Abdurrahman Al-Masudi menceritakan pada kami, dari Al-Qamah bin Martsad, dari Abu rabi', Dari Abu Hurairah berkata, "Termasuk dari doa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah, "Ya Allah, ampunilah dosa saya yang telah saya lakukan dan yang belum dilakukan, dosa-dosa yang saya sembunyikan dan yang saya tampakkan. Engkau lebih mengetahui dosa saya daripada saya. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Mendahulukan dan Dzat yang Mengakhirkan, tiada Tuhan selain Engkau.'"
Adabul Mufrad (177680)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْمَسْعُودِيُّ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ أَبِي الرَّبِيعِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ كَانَ مِنْ دُعَاءِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، إِنَّكَ أَنْتَ الْمُقَدَّمُ وَالْمُؤَخِّرُ، لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ‏.‏
674. Amru bin Marzuq menceritakan pada kami: Syu'bah mengabarkan pada kami: dari Abu Ishaq, dari abu Ahwas, Dari Abdullah berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdoa, 'Ya Allah, sesungguhnya saya memohon kepada-Mu petunjuk, kehormatan, dan kecukupan."' (Sahabat-sahabat kami meriwayatkan dari Amru), At-Tuqaa (ketakwaan).
Adabul Mufrad (177681)
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَرْزُوقٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَدْعُو‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى، وَالْعَفَافَ، وَالْغِنَى‏.‏ وَقَالَ أَصْحَابُنَا، عَنْ عَمْرٍو وَالتُّقَى‏.‏
675. Bayan menceritakan pada kami: yazid menceritakan pada kami: Al-Jurairi menceritakan pada kami: Dari Tsumamah bin Hazn berkata, "Saya mendengar kakek tua yang berdoa dengan suara yang keras, 'Ya Allah, sesungguhnya Saya berlindung kepada-Mu dari keburukan yang tidak sedikitpun bercampur dengan sesuatu."'
Saya bertanya, "Siapa kakek tua ini?" Dijawab, "Abu Darda'."
Adabul Mufrad (177682)
حَدَّثَنَا بَيَانٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْجُرَيْرِيُّ، عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ حَزْنٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ شَيْخًا يُنَادِي بِأَعْلَى صَوْتِهِ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ لاَ يَخْلِطُهُ شَيْءٌ، قُلْتُ‏:‏ مَنْ هَذَا الشَّيْخُ‏؟‏ قِيلَ‏:‏ أَبُو الدَّرْدَاءِ‏.‏
676. Abdullah bin Muhammad menceritakan pada kami: Abu Amir menceritakan pada kami: israil menceritakan pada kami: dari Majza'ah dari Abdullah bin abu Aufa, bahwa nabi saw pernah berdoa:
Adabul Mufrad (177683)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ مَجْزَأَةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي بِالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَالْمَاءِ الْبَارِدِ، كَمَا يُطَهَّرُ الثَّوْبُ الدَّنِسُ مِنَ الْوَسَخِ، ثُمَّ يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاءِ وَمِلْءَ الأَرْضِ، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ‏.‏
677. Amru bin Marzuq menceritakan pada kami: Syu'bah mengabarkan pada kami: Tsabit menceritakan pada kami: Dari Anas, bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memperbanyak dengan doa ini, "Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Syu'bah berkata, "Saya memberitahukannya kepada Qatadah seraya berkata, 'Anas berdoa dengan doa tersebut, dengan tidak mengangkat kedua tangannya.'"
Adabul Mufrad (177684)
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَرْزُوقٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُكْثِرُ أَنْ يَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ‏:‏ اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ‏.‏ قَالَ شُعْبَةُ‏:‏ فَذَكَرْتُهُ لِقَتَادَةَ، فَقَالَ‏:‏ كَانَ أَنَسٌ يَدْعُو بِهِ، وَلَمْ يَرْفَعْهُ‏.‏
678. Musa menceritakan pada kami: Hamad yaitu Ibnu Salamah menceritakan pada kami: dari Ishaq bin Abdullah bin abu Thalhah, dari Said bin Yasar, Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah berdoa, "Ya Allah sesungguhnya Saya berlindung kepada-Mu dari kefakiran, kekurangan, kehinaan, dan Saya berlindung kepada-Mu dari menganiaya atau teraniaya"
Adabul Mufrad (177685)
حَدَّثَنَا مُوسَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ وَالْقِلَّةِ وَالذِّلَّةِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ‏.‏
679. Muhammad bin abu Bakar menceritakan pada kami: Mu'tamir menceritakan pada kami: dari Laits, dari Tsabit bin Ajlan, dari Abu Abdurrahman, dari Abu Umamah, ia berkata, "Kami pernah bersama Nabi SAW, dan dia berdoa dengan doa yang panjang sampai kami tidak menghafalnya. Maka kami berkata, 'Engkau berdoa dengan doa yang tidak bisa kami hafal.' Maka beliau bersabda, 'Aku akan memberitahukan kepada kalian doa yang mencakup semuanya tadi yaitu, 'Ya Allah! Kami meminta pertolongan kepadamu dengan apa yang diminta oleh Nabi-Mu Muhammad SAW. Ya Allah! Engkau Maha Penolong dan hanya kepada-Mu lah aku sampaikan doaku. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah.'"''
Adabul Mufrad (177686)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ ثَابِتِ بْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ‏:‏ كُنَّا عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَدَعَا بِدُعَاءٍ كَثِيرٍ لاَ نَحْفَظُهُ، فَقُلْنَا‏:‏ دَعَوْتَ بِدُعَاءٍ لاَ نَحْفَظُهُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ سَأُنَبِّئُكُمْ بِشَيْءٍ يَجْمَعُ ذَلِكَ كُلَّهُ لَكُمْ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِمَّا سَأَلَكَ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صلى الله عليه وسلم، وَنَسْتَعِيذُكَ مِمَّا اسْتَعَاذَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صلى الله عليه وسلم، اللَّهُمَّ أَنْتَ الْمُسْتَعَانُ وَعَلَيْكَ الْبَلاَغُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ، أَوْ كَمَا قَالَ‏.‏
680. Yahya bin Bukair menceritakan pada kami: Laits menceritakan pada kami, dari Yazid bin Al-Had, dari Amr bin syuaib dari bapaknya dari kakeknya: Aku mendengar nabi saw berdoa: "Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari Fitnah Al-Masih Ad-Dajal dan aku berlindung kepada-Mu dari firnah neraka."
Adabul Mufrad (177687)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ‏.‏
681. Ahmad bin Yunus menceritakan pada kami: Abu Bakr menceritakan pada kami: dari Nashir bin abu Al-Asyat, dari Atha bin Saib dari Said, Ibnu Abbas pernah berkata, "Ya Allah! Cukuplah bagiku apa yang Engkau rezekikan kepadaku dan berikanlah berkah di dalamnya, berilah ganti kepadaku apa yang telah hilang dariku dengan kebaikan"
Adabul Mufrad (177688)
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ، عَنْ نُصَيْرِ بْنِ أَبِي الأَشْعَثِ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ، عَنْ سَعِيدٍ قَالَ‏:‏ كَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَقُولُ‏:‏ اللَّهُمَّ قَنَّعْنِي بِمَا رَزَقْتَنِي، وَبَارِكْ لِي فِيهِ، وَاخْلُفْ عَلَيَّ كُلَّ غَائِبَةٍ بِخَيْرٍ‏.‏
682. Musaddad menceritakan pada kami: Abdul Warits menceritakan pada kami: dari Abdul Aziz, dari anas: Rasulullah sering berdoa : "Ya Allah, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Adabul Mufrad (177689)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ‏.‏
683. Hasan bin Rabi' menceritakan pada kami: Abul ahwas menceritakan pada kami: dari Al-Amasy, dari Abu sufyan dan Yazid, dari Anas berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memperbanyak membaca, 'Ya Allah Dzat yang membalik-balikan hati, teguhkanlah hati saya pada agama-Mu.'"
Adabul Mufrad (177690)
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، وَيَزِيدَ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ‏:‏ اللَّهُمَّ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ‏.‏
684. Adam menceritakan pada kami: Syu'bah menceritakan pada kami: Seseorang dari bani Aslam menceritakan pada kami: Majza'ah bercerita padanya: Aku mendengar Abdullah bin Abi Aufaa, Dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau pernah berdoa, "Ya Allah, bagi-Mu segala puji yang memenuhi langit, bumi dan memenuhi sesuatu yang Engkau telah kehendaki. Ya Allah, bersihkanlah diri saya dengan embun, salju, dan air yang dingin. Ya Allah sucikanlah diri saya dari segala dosa, dan bersihkanlah diri saya seperti bersihnya pakaian yang putih dari kotoran."
Adabul Mufrad (177691)
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا رَجُلٌ مِنْ أَسْلَمَ يُقَالُ لَهُ‏:‏ مَجْزَأَةُ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ أَبِي أَوْفَى، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو‏:‏ اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الأَرْضِ، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ، اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي بِالْبَرْدِ وَالثَّلْجِ وَالْمَاءِ الْبَارِدِ، اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي مِنَ الذُّنُوبِ، وَنَقِّنِي كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ‏.‏
685. Abdul Ghafar bin Daud menceritakan pada kami: Yaqub bin abdurrahman menceritakan pada kami: dari Musa bin Uqbah, dari Abdullah bin Dinar: Dari Abdullah bin Umar berkata, "Sebagian dari doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah, 'Ya Allah, sesungguhnya Saya berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, dan lenyapnya kesehatan Saya dari-Mu, dan datangnya adzab-Mu, serta dari segala murka-Mu.'"
Adabul Mufrad (177692)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَفَّارِ بْنُ دَاوُدَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ كَانَ مِنْ دُعَاءِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَأَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ‏.‏
686. Khalid bin Yahya menceritakan pada kami: Sufyan menceritakan pada kami: dari Miqdam bin Syuraih bin Hani, dari Bapaknya, Dari Aisyah radhiallahu 'anhu, Berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila melihat ketika terlihat mendung di langit, maka beliau meninggalkan pekerjaannya -walaupun sedang shalat-, kemudian beliau menghampirinya. Apabila Allah menghilangkan mendung itu, maka beliau memuji-Nya, dan apabila turun hujan maka beliau berdoa,' Ya Allah, turunkanlah hujan yang memberikan manfaat."'
Adabul Mufrad (177693)
حَدَّثَنَا خَلاَّدُ بْنُ يَحْيَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحِ بْنِ هَانِئٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا رَأَى نَاشِئًا فِي أُفُقٍ مِنْ آفَاقِ السَّمَاءِ، تَرَكَ عَمَلَهُ، وَإِنْ كَانَ فِي صَلاَةٍ، ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيْهِ، فَإِنْ كَشَفَهُ اللَّهُ حَمِدَ اللَّهَ، وَإِنْ مَطَرَتْ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا‏.‏
687. Musaddad menceritakan pada kami: yahya menceritakan pada kami, dari Ismail, Qais menceritakan padaku: ia berkata, "Saya telah mendatangi Khabab, sedangkan dia telah diobati sebanyak tujuh kali, maka ia berkata, 'Seandainya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallatn tidak melarang kami untuk berdoa memohon kematian, maka niscaya Saya akan berdoa.'"
Adabul Mufrad (177694)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ‏:‏ أَتَيْتُ خَبَّابًا، وَقَدِ اكْتَوَى سَبْعًا، وَقَالَ‏:‏ لَوْلاَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم نَهَانَا أَنْ نَدْعُوَ بِالْمَوْتِ لَدَعَوْتُ‏.‏
688. Muhammad bin Basyar menceritakan pada kami: Abdul Malik bin Ash-Shabah menceritakan pada kami: Syu'bah menceritakan pada kami: Dari abu Ishaq Dari Ibnu Abu Musa, dari Bapaknya Dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, sesungguhnya Nabi telah berdoa, "Ya Tuhan Saya, ampunilah kesalahan Saya dan kebodohan Saya, kecerobohan Saya dalam segala urusanku dan segala apa yang Engkau ketahui dari Saya. Ya Allah ampunilah semua kesalahan Saya, kesengajaan Saya, kebodohan Saya keteledoran Saya, dan semua itu ada pada Saya. Ya Allah, ampunilah dosa yang telah dilakukan dan yang belum Saya lakukan. Dosa yang disembunyikan dan yang ditampakkan. Engkaulah Dzat Yang Maha Mendahului dan Maha Mengakhiri (segala sesuatu), dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Adabul Mufrad (177695)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ الصَّبَّاحِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُوسَى، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو بِهَذَا الدُّعَاءِ‏:‏ رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي كُلِّهِ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَئِي كُلَّهُ، وَعَمْدِي وَجَهْلِي وَهَزْلِي، وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي‏.‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ‏.‏
689. Ibnu Al-Mutsana menceritakan pada kami: Ubaidillah bin Abdul Majid menceritakan pada kami: Israil menceritakan pada kami: Abu Ishaq menceritakan pada kami: dari Abu Bakar bin Abu Musa, dari Abu Musa Al-Asy'ari, dari Nabi saw, bahwa beliau berdoa: "Ya Allah, ampunilah kesalahan Saya dan kebodohan Saya, kecerobohan Saya dalam segala urusanku dan segala apa yang Engkau ketahui dari Saya. Ya Allah ampunilah semua kesalahan Saya, kesengajaan Saya, kebodohan Saya keteledoran Saya, dan semua itu ada pada Saya. "
Adabul Mufrad (177696)
حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي مُوسَى، وَأَبِي بُرْدَةَ، أَحْسَبُهُ عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، أَنَّهُ كَانَ يَدْعُو‏:‏ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي هَزْلِي وَجَدِّي، وَخَطَئِي وَعَمْدِي، وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي‏.‏
690. Abu Ashim menceritakan pada kami: dari haiwah, Uqbah bin Muslim menceritakan pada kami: Aku mendengar Abu abdurrahman al-Hubuli, dari Ash-Shunabihi, Dari Mu'adz bin Jabal berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah mengambil tangan saya seraya bersabda, 'Wahai Mu'adz!' Saya menjawab, 'Baik' Beliau bersabda, 'Sungguh Saya mencintaimu.' Saya menjawab, 'Demi Allah, saya juga mencintaimu.' Nabi bersabda, 'Maukah engkau saya ajarkan beberapa kata yang hendaknya engkau membacanya setiap selesai shalat?' Saya menjawab, 'Ya!' Nabi berkata, 'Ucapkanlah, "Ya Allah, berilah pertolongan kepada saya untuk tetap mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan beribadah kepadamu dengan baik.'""
Adabul Mufrad (177697)
حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنْ حَيْوَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُقْبَةُ بْنُ مُسْلِمٍ، سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ، عَنِ الصُّنَابِحِيّ، عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ‏:‏ أَخَذَ بِيَدِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ يَا مُعَاذُ، قُلْتُ‏:‏ لَبَّيْكَ، قَالَ‏:‏ إِنِّي أُحِبُّكَ، قُلْتُ‏:‏ وَأَنَا وَاللَّهِ أُحِبُّكَ، قَالَ‏:‏ أَلاَ أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ تَقُولُهَا فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَتِكَ‏؟‏ قُلْتُ‏:‏ نَعَمْ، قَالَ‏:‏ قُلِ‏:‏ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ‏.‏
691. Musaddad dan Khalifah menceritakan pada kami: Bisyr bin Mufadhal menceritakan pada kami: Al-Jurairi menceritakan pada kami: dari Abu Ward. dari Abu Muhammad Al-Hadrami, Dari Abu Ayyub Al Anshari berkata "Seseorang berkata di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, 'Segala puji bagi Allah dengan pujian yang baik dan yang diberkati-Nya.' Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Siapa yang mengucapkan kalimat tersebut?” Maka dia diam, dia mengira bahwa dia telah memaksakan sesuatu kepada Nabi apa yang tidak disukai beliau.' Lalu Nabi bersabda, 'Siapa dia?, sesungguhnya perkataan yang diucapkannya benar! Kemudian laki-laki itu menjawab, 'Saya!, Saya mengharapkan kebaikan dari kata-kata tersebut.' Nabi bersabda, 'Demi dzat yang jiwa Saya ada di tangan-Nya, sungguh Saya telah melihat tiga belas malaikat yang berlomba-lomba untuk mengangkat kata-kata tersebut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
Adabul Mufrad (177698)
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، وَخَلِيفَةُ قَالاَ‏:‏ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْجُرَيْرِيُّ، عَنْ أَبِي الْوَرْدِ، عَنْ أَبِي مُحَمَّدٍ الْحَضْرَمِيِّ، عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ قَالَ‏:‏ قَالَ رَجُلٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ‏.‏ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَنْ صَاحِبُ الْكَلِمَةِ‏؟‏ فَسَكَتَ، وَرَأَى أَنَّهُ هَجَمَ مِنَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَلَى شَيْءٍ كَرِهَهُ، فَقَالَ‏:‏ مَنْ هُوَ‏؟‏ فَلَمْ يَقُلْ إِلاَّ صَوَابًا، فَقَالَ رَجُلٌ‏:‏ أَنَا، أَرْجُو بِهَا الْخَيْرَ، فَقَالَ‏:‏ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، رَأَيْتُ ثَلاَثَةَ عَشَرَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَ أَيُّهُمْ يَرْفَعُهَا إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ‏.‏
692. Abu Nuaim menceritakan pada kami: Said bin Zaid menceritakan pada kami: Abdul Aziz bin Shuhaib menceritakan pada kami: Anas menceritakan pada kami: Nabi saw apabila hendak masuk WC berdoa: "Ya Allah Aku berlindung kepada-Mu dari Syetan Jantan dan Syetan Betina."
Adabul Mufrad (177699)
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي أَنَسٌ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْخُلَ الْخَلاَءَ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبْثِ وَالْخَبَائِثِ‏.‏
693. Malik bin Ismail menceritakan pada kami: Israil menceritakan pada kami: dari Yusuf bin Abu Burdah, dari Bapaknya, dari Aisyah: Rasulullah saw apabila keluar dari WC berdoa: "Ampunilah hamba."
Adabul Mufrad (177700)
حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا خَرَجَ مِنَ الْخَلاَءِ قَالَ‏:‏ غُفْرَانَكَ‏.‏
694. Ibrahim bin Mundzir menceritakan pada kami: Bakr bin Muslim Ash-Shawaf menceritakan pada kami: Humaid bin Ziyad Al-Kharath menceritakan pada ku: dari Kuraib Maula Ibnu Abbas, Dari Ibnu Abbas berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepada kami doa ini sebagaimana mengajarkan surah Al Qur^an, 'aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Dajjal, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan mati dan aku berlindung kepada-Mu fitnah kubur.'"
Adabul Mufrad (177701)
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ سُلَيْمٍ الصَّوَّافُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ زِيَادٍ الْخَرَّاطُ، عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا هَذَا الدُّعَاءَ كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ‏:‏ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ‏.‏
695. Ali bin Abdullah menceritakan pada kami: Ibnu Mahdi menceritakan pada kami: dari Sufyan, dari Salamah bin Kuhail, dari Kuraib, dari Ibnu Abbas berkata, "Saya bermalam di rumah bibi saya Maimunah, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam terbangun dan menyelesaikan keperluannya, lalu membasuh muka dan kedua tangannya kemudian tidur. Kemudian terbangun kembali dan mengambil tempat air seraya membuka tutupnya. Kemudian beliau berwudhu antara dua wudhu tidak berlebihan, namun secukupnya lalu shalat. Saya terbangun dan berjalan pelan-pelan, khawatir Nabi mengerti kalau Saya memperhatikannya. Saya berwudhu kemudian shalat di sebelah kirinya. Nabi memegang tangan Saya, seraya memindahkan Saya ke samping kanannya. Selesailah shalat malam beliau tiga belas rakaat, kemudian berbaring dan tertidur dengan hembusan angin dari nafasnya, karena jika beliau tidur maka terdengar suara hembusan nafas. Sehingga terdengar suara adzannya Bilal, maka berangkat shalat dan tidak berwudhu."
Sedangkan doa yang beliau baca, "Ya Allah, jadikanlah cahaya pada hati saya, pada pendengaran saya, pada sisi kanan saya, pada sisi kiri saya, di atas saya, di bawah saya, di depan saya, di belakang saya dan agungkanlah cahaya untuk diri saya."
Kuraib berkata, "Tujuh kata yang ada dalam At-Tabut." Kemudian Saya bertemu dengan salah seorang dari anak Al Abbas seraya menyebutkan kata-kata tersebut kepada Saya. Di antaranya, saraf, daging saya, rambut saya, kulit saya, dan menyebutkan dua hal yang lain.
Adabul Mufrad (177702)
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ مَهْدِيٍّ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ، عَنْ كُرَيْبٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ بِتُّ عِنْدَ مَيْمُونَةَ، فَقَامَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَأَتَى حَاجَتَهُ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ نَامَ، ثُمَّ قَامَ فَأَتَى الْقِرْبَةَ فَأَطْلَقَ شِنَاقَهَا، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءًا بَيْنَ وُضُوءَيْنِ، لَمْ يُكْثِرْ وَقَدْ أَبْلَغَ، فَصَلَّى، فَقُمْتُ فَتَمَطَّيْتُ كَرَاهِيَةَ أَنْ يَرَى أَنِّي كُنْتُ أَبْقِيهِ، فَتَوَضَّأْتُ، فَقَامَ يُصَلِّي، فَقُمْتُ عِنْدَ يَسَارِهِ، فَأَخَذَ بِأُذُنِي فَأَدَارَنِي عَنْ يَمِينِهِ، فَتَتَامَّتْ صَلاَتُهُ مِنَ اللَّيْلِ ثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً، ثُمَّ اضْطَجَعَ فَنَامَ حَتَّى نَفَخَ، وَكَانَ إِذَا نَامَ نَفَخَ، فَآذَنَهُ بِلاَلٌ بِالصَّلاَةِ، فَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ، وَكَانَ فِي دُعَائِهِ‏:‏ اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا، وَفِي سَمْعِي نُورًا، وَعَنْ يَمِينِي نُورًا، وَعَنْ يَسَارِي نُورًا، وَفَوْقِي نُورًا، وَتَحْتِي نُورًا، وَأَمَامِي نُورًا، وَخَلْفِي نُورًا، وَأَعْظِمْ لِي نُورًا‏.‏ قَالَ كُرَيْبٌ‏:‏ وَسَبْعًا فِي التَّابُوتِ‏.‏ فَلَقِيتُ رَجُلاً مِنْ وَلَدِ الْعَبَّاسِ، فَحَدَّثَنِي بِهِنَّ، فَذَكَرَ‏:‏ عَصَبِي، وَلَحْمِي، وَدَمِي، وَشَعْرِي، وَبَشَرِي، وَذَكَرَ خَصْلَتَيْنِ‏.‏
696. Abdul Aziz bin Abdullah menceritakan pada kami: Abdul Aziz bin Muhammad menceritakan pada ku: dari Abdul Majid bin Suhail bin Abdurrahman, dari Yahya bin Abbad Abu Hubairah, dari Said bin Jabir dari Abdullah bin Abbas, ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam apabila bangun di tengah malam, beliau shalat kemudian memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala, kemudian di akhir ucapannya beliau berdoa, 'Ya Allah, jadikanlah cahaya pada hati saya, pada pendengaran saya, pada penglihatan saya, pada sisi kanan saya, pada sisi kiri saya, di depan saya, di belakang saya, dan tambahkanlah pada saya cahaya dan tambahkanlah pada saya cahaya dan tambahkanlah pada saya cahaya.'"
Adabul Mufrad (177703)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللهِ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَبْدِ الْمَجِيدِ بْنِ سُهَيْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ أَبِي هُبَيْرَةَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ‏:‏ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ، فَصَلَّى فَقَضَى صَلاَتَهُ، يُثْنِي عَلَى اللهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ يَكُونُ مِنْ آخِرِ كَلاَمِهِ‏:‏ اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي نُورًا فِي قَلْبِي، وَاجْعَلْ لِي نُورًا فِي سَمْعِي، وَاجْعَلْ لِي نُورًا فِي بَصَرِي، وَاجْعَلْ لِي نُورًا عَنْ يَمِينِي، وَنُورًا عَنْ شِمَالِي، وَاجْعَلْ لِي نُورًا مِنْ بَيْنَ يَدَيَّ، وَنُورًا مِنْ خَلْفِي، وَزِدْنِي نُورًا، وَزِدْنِي نُورًا، وَزِدْنِي نُورًا‏.‏
697. Ismail menceritakan pada kami: Malik menceritakan padaku: dari Abu Zubair, dari Thawus Al-Yamani, Dari Abdullah bin Abbas, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila bangun untuk shalat malam, ia berdoa, 'Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau adalah cahaya langit serta bumi dan apa yang ada di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau pelindung langit dan bumi serta apa yang ada di dalamnya. Engkau adalah Yang Haq, janji, pertemuan dengan-Mu, surga, neraka, dan hari kiamat kesemuanya adalah benar adanya. Ya Allah, hanya kepada-Mu Saya berpasrah diri, saya beriman, ku bertawakal, kembali, mengadu, dan menerima keputusan. Maka ampunilah dosa saya yang telah lewat dan yang akan datang, yang saya sembunyikan dan saya tampakkan. Engkaulah Tuhan saya, yang tidak ada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Engkau'."
Adabul Mufrad (177704)
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ طَاوُسٍ الْيَمَانِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ‏:‏ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ مِنْ جَوْفِ اللَّيْلِ قَالَ‏:‏ اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ قَيَّامُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ‏.‏ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ، فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ إِلَهِي، لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ‏.‏
Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya