Tafsir Al-Qur'an - Tafsir At-Thabari

PENGANTAR PENULIS


PENGANTAR PENULIS

"Kepada-Nya aku percaya dan kepada-Nya aku berserah diri. Ya Allah, berilah kemudahan!” Ini dibacakan kepada Abu Ja’far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari pada tahun 306 H. Dia berucap, "Segala puji bagi Allah yang keagungan hikmah-Nya menutupi akal, kekuatan hujjah-Nya mengalahkan pikiran, keajaiban penciptaan-Nya memutuskan kilah orang-orang yang ingkar dan dengungan dalil-Nya memenuhi telinga jagat raya. Semua bersaksi bahwa Dia adalah Allah Yang tiada tuhan selain Dia, Yang tiada sesuatu pun menyerupai-Nya, dan tiada sesuatu pun menjadi sekutu bagi-Nya, tidak beranak dan tiada diperanakkan. Dia adalah Tuhan Yang Maha Perkasa, Yang dengan keperkasaan-Nya orang-orang sombong tunduk kepada-Nya. Dia Maha Kuat, yang dengan kekuatan-Nya raja-raja dunia bersimpuh di hadapan-Nya, dan Maha Kuasa Yang dengan kekuasaan-Nya semua makhluk tunduk kepada-Nya, suka atau tidak suka, sebagaimana firman-Nya,

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلَالُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ

"Hanya kepada Allahlah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya pada waktu pagi dan petang hari ” (Qs. Ar-Ra’d [13]: 15).

Setiap wujud adalah bukti keesaan-Nya dan setiap yang diraba adalah bukti ketuhanan-Nya, dari tanda-tanda penciptaan yang dilimpahkan kepada mereka seperti kekurangan dan kelebihan, kelemahan dan kekuatan, serta kesakitan dan kesehatan, untuk menjadi hujjah yang kuat bagi-Nya, kemudian menurunkan dalil yang menyinari kalbu dengan diutusnya para rasul kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dari para hamba-Nya untuk menyeru mereka kepada kebenaran,

لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ

"Agar supaya tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu.” (Qs. An-Nisaa' [4]: 165).

Supaya orang-orang yang berakal setala ingat, maka Dia limpahkan pertolongan-Nya dan Dia turunkan mujizat-Nya sebagai bukti atas kebenaran mereka, agar tidak seorang pun berkata,

مَا هَذَا إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يَأْكُلُ مِمَّا تَأْكُلُونَ مِنْهُ وَيَشْرَبُ مِمَّا تَشْرَبُونَ، وَلَئِنْ أَطَعْتُمْ بَشَرًا مِثْلَكُمْ إِنَّكُمْ إِذًا لَخَاسِرُونَ

"(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan dm meminum dari apa yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kalian menaati manusia yang seperti kalian, niscaya bila demikian, kalian benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi. ” (Qs. Al-Mu'minuun (23: 33-34).

Demikianlah Dia menjadikan mereka sebagai duta antara Dia dengan makhluk-Nya dan orang kepercayaan-Nya atas wahyu-Nya. Dia limpahkan kepada mereka anugerah-Nya dan Dia pilih mereka sebagai pengemban risalah-Nya, kemudian Dia berikan mereka kedudukan yang berbeda-beda dan Dia tinggikan derajat sebagian dan mereka atas sebagian lain. Di antara mereka ada yang diajak btcara, ada yang dikuatkan dengan Ruh Al Qudus sehingga dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan oraag sakit dan buta, serta melimpahkan derajat yang paling mulia kepada nabi kita Muhammad , sehingga beliau orang yang paling dicintai, diberikan kedudukan paling tinggi, diberikan sahabat dan pengikiit paling banyak, diberikan risalah dakwah yang umum dan menyeluruh, serta diberikan perlindungan secara khusus dari kejahatan jin dan manusia, sehingga agama-Nya menang, jalan kebenaran menjadi terang, kejahatan menjadi sirna, dan kemusyrikan menjadi binasa, dengan bekal mukjizat yang kekal abadi selama-lamanya dan cahayanya selalu menyinari dunia sepanjang masa. Sebuah anugerah khusus yang diberikan Allah kepada kekasih-Nya dan tidak diberikan kepada rasul-rasul selainnya.

Jadi, segala puji bagi Allah yang telah memuliakan kita dengan mengimaninya dan menjadikan kita sebagai pengikutnya. Semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpahkan kepada junjungan kita, Nabi yang agung, Muhammad .

Karunia terbesar yang dianugerahkan Allah kepada umat Nabi Muhammad adalah dipeliharanya wahyu Al Qur'an, yang dijadikan sebagai bukti kebenaran atas kenabian Nabi kita, Muhammad , sebagai tanda kehormatan dan hujjah yang tidak terkalahkan, yang seandainya seluruh bangsa jin dan manusia bersinergi untuk membuat yang sepertinya niscaya mereka tidak akan mampu melakukannya. Al-Qur'an adalah cahaya yang menyinari malam gelap-gulita dan petunjuk yang menuntun manusia kepada kebenaran jalan agama.

Firman Allah,

يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

"Dengan Kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang-benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus." (Qs. Al Maa'idah [5]: 16).

Ia pun dipelihara dengan penjagaan mata yang tiada tidur dan diliputi dengan pagar yang tidak hancur, sehingga pondasi agama ini tidak akan pernah runtuh, syiar-syiarnya tidak akan pernah luluh, dan yang mengikutinya tidak akan pernah sesat selama-lamanya. Barangsiapa mengikutinya maka akan selamat, dan barangsiapa menyimpang darinya maka akan binasa. Itulah Kitab yang menjadi rujukan dalam perselisihan, benteng dari malapetaka yang membinasakan, dan pelindung dari syetan yang membisikkan godaan.

Ya Allah, sertailah kami untuk menyatakan yang benar dalam muhkam dan mutasyabih-nya, halal dan haramnya, umum dan khususnya, global dan detailnya, nasikh dan mansukh-nya, zhahir dan batinnya, serta takwil dan tafsirnya. Bantulah kami untuk tetap berpegang teguh kepadanya, bersyukur atas kenikmatan menghapalnya dan mengetahui hukum-hukumnya, Sesungguhnya Engkau adalah Tuhan Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi yang agung, Muhammad , keluarganya, dan sahabatnya.

Ilmu yang paling utama untuk dipelajari dan paling tinggi untuk dicita-citakan adalah ilmu yang di dalamnya terdapat keridhaan Allah Ta‘ala dan menjadi petunjuk bagi pemiliknya.

Ilmu yang paling sempurna untuk dicari adalah Kitabullah yang tidak ada keraguan di dalamnya dan,

لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ، تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ

"Yang tidak datang kepadanya kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari (Tuhan) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji." (Qs. Fushshilat [41]: 42).

Tatkala menjelaskan tafsir Al-Qur'an dan menerangkan makna-maknanya, kami berniat membuat sebuah kitab yang mencakup semua ilmu yang dibutuhkan oleh manusia dan melebihi seluruh kitab lain yang pernah ada, menyebutkan dalil yang telah disepakati oleh umat dan yang dipaselisihkannya, menjelaskan alasan setiap madzhab yang ada, dan menerangkan alasan yang benar menurut kami dalam permasalahan terkait dengan cara yang sesingkat-singkatnya.

Hanya kepada Allah kami memohon taufik dan pertolongan-Nya. Semoga dapat meraih cinta-Nya dan menjauhi murka-Nya. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada manusia pilihan-Nya, baginda kita, Nabi besar, Muhammad , keluarga dan para sahabatnya.

Masalah pertama yang ingin kami jelaskan adalah mengenai makna-makna Al-Qur'an yang darinya muncul kerancuan bagi orang yang tidak menguasai ilmu bahasa Arab dan tidak memahami keragaman bentuk-bentuk ungkapannya.
Waktu Shalat
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya