Kitab Referensi

Asy-Syama'il Al-Muhammadiyah

باب ما جاء في صفة مزاح رسول الله صلى الله عليه وسلم

BAB CARA BERCANDANYA RASULULLAH

حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ، عَنْ شَرِيكٍ ، عَنْ عَاصِمٍ الأَحْوَلِ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : إِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ، قَالَ لَهُ : يَا ذَا الأُذُنَيْنِ ،
قَالَ مَحْمُودٌ : قَالَ أَبُو أُسَامَةَ : يَعْنِي يُمَازِحُهُ

236. Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, Abu Usamah bercerita kepada kami, dari Syarik, dari Ashim Al-Ahwal, dari Anas bin Malik, ia berkata, “Sungguh, Nabi pernah berkata kepadanya (Anas), ‘Wahai pemilik dua telinga'."

Abu Isa berkata, “Mahmud berkata, Abu Usamah berkata, ‘Maksudnya beliau sedang mencandainya (Anas)'."


حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ، عَنْ شُعْبَةَ ، عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : إِنْ كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، لَيُخَالِطُنَا حَتَّى يَقُولَ لأَخٍ لِي صَغِيرٍ : يَا أَبَا عُمَيْرٍ ، مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ ؟
. قَالَ أَبُو عِيسَى : وَفِقْهُ هَذَا الْحَدِيثِ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ، كَانَ يُمَازِحُ وَفِيهِ أَنَّهُ كَنَّى غُلامًا صَغِيرًا ، فَقَالَ لَهُ : يَا أَبَا عُمَيْرٍ
وَفِيهِ أَنَّهُ لا بَأْسَ أَنْ يُعْطَى الصَّبِيُّ الطَّيْرَ ، لِيَلْعَبَ بِهِ وَإِنَّمَا ، قَالَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم : يَا أَبَا عُمَيْرٍ ، مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ ؟ لأَنَّهُ كَانَ لَهُ نُغَيْرٌ يَلْعَبُ بِهِ فَمَاتَ ، فَحَزِنَ الْغُلامُ عَلَيْهِ فَمَازَحَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم : يَا أَبَا عُمَيْرٍ ، مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ ؟

237. Hannad bin As-Sariy bercerita kepada kami, Waki' bercerita kepada kami, dari Syu'bah, dari Abu At-Tayyah, dari Anas bin Malik, ia berkata, “Sungguh Rasulullah benar-benar bergaul akrab dengan kami, hingga ia berkata kepada saudara kecilku (dari pihak ibu), ‘Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Nughair (anak burung pipit) itu?'."

Abu Isa berkata : Fikih hadits ini adalah bahwasanya Nabi biasa bercanda. Dan beliau pernah memberi kuniyah (julukan) seorang anak kecil dengan mengatakan kepadanya, “Wahai Abu Umair." Hadits ini juga menerangkan bahwa tidak mengapa memberikan burung kepada anak kecil untuk bermain, Adapun perkataan Nabi kepadanya, “Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Nughair", dikarenakan ia memiliki burung Nughair yang biasa dibuat bermain, tetapi kemudian mati. Sehingga ia pun bersedih atas kematiannya. Maka, Nabi mencandainya dengan mengatakan, "Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan Nughair?'


حَدَّثَنَا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ شَقِيقٍ ، قَالَ : أَنبأَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ الْمُبَارِكِ ، عَنِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ ، إِنَّكَ تُدَاعِبُنَا ، قَالَ : إِنِّي لا أَقُولُ إِلا حَقًّا

238. Abbas bin Muhammad Ad-Duriyyu bercerita kepada kami. Ali bin Hasan bin Syaqiq mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Mubarrak mengabarkan kepada kami, dari Usamah bin Zaid, dari Sa'id Al-Maqburiy, dari Abu Huralrah ia berkata, “Para shahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, Anda selalu mencandai kami?' Beliau menjawab, 'Sungguh, aku tidak berkata kecuali kebenaran'."


حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ ، عَنْ حُمَيْدٍ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، أَنَّ رَجُلا اسْتَحْمَلَ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، فَقَالَ : إِنِّي حَامِلُكَ عَلَى وَلَدِ نَاقَةٍ ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللهِ ، مَا أَصْنَعُ بِوَلَدِ النَّاقَةِ ؟ فَقَالَ صلى الله عليه وسلم : وَهَلْ تَلِدُ الإِبِلَ إِلا النُّوقُ ؟

239. Qutaibah bin Sa'id bercerita kepada kami, Khalid bin Abdullah bercerita kepada kami, dari Humaid, dari Anas bin Malik, "Bahwasanya ada seorang laki-laki yang meminta kepada Rasulullah seekor binatang pengangkut. Maka beliau berkata, ‘Aku berikan kepadamu anak unta'. Laki-kaki itu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang aku bisa kuperbuat dengan anak unta?' Beliau pun menjawab, ‘Bukankah setiap unta (kecil maupun besar) dilahirkan oleh unta betina?"'


حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ ، عَنْ ثَابِتٍ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، أَنَّ رَجُلا مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ كَانَ اسْمُهُ زَاهِرًا ، وَكَانَ يُهْدِي إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، هَدِيَّةً مِنَ الْبَادِيَةِ ، فَيُجَهِّزُهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ، إِذَا أَرَادَ أَنْ يَخْرُجَ ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ زَاهِرًا بَادِيَتُنَا وَنَحْنُ حَاضِرُوهُ وَكَانَ صلى الله عليه وسلم يُحِبُّهُ وَكَانَ رَجُلا دَمِيمًا ، فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ، يَوْمًا وَهُوَ يَبِيعُ مَتَاعَهُ وَاحْتَضَنَهُ مِنْ خَلْفِهِ وَهُوَ لا يُبْصِرُهُ ، فَقَالَ : مَنْ هَذَا ؟ أَرْسِلْنِي فَالْتَفَتَ فَعَرَفَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَجَعَلَ لا يَأْلُو مَا أَلْصَقَ ظَهْرَهُ بِصَدْرِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم حِينَ عَرَفَهُ ، فَجَعَلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ، يَقُولُ : مَنْ يَشْتَرِي هَذَا الْعَبْدَ ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللهِ ، إِذًا وَاللَّهِ تَجِدُنِي كَاسِدًا ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم : لَكِنْ عِنْدَ اللهِ لَسْتَ بِكَاسِدٍ أَوْ قَالَ : أَنتَ عِنْدَ اللهِ غَالٍ

240. lshaq bin Manshur bercerita kepada kami, Abdurrazaq memberitahukan kepada kami, Ma'mar bercerita kepada kami, dari Tsabit, dari Anas bin Malik, bahwasanya ada seseorang arab badui (pedalaman) namanya Zahlr, ia selalu memberi hadiah kepada Nabi yang ia bawa dari pedalaman. Nabi pun selalu menyiapkan (sesuatu) untuknya jika akan kembali pulang. Beliau bersabda, “Zahir adalah orang pedalaman (kita bisa mengambil manfaat darinya) dan kita orang-orang kota (memberikan manfaat dan perhatian kepadanya selaku orang pedalaman)." Rasulullah mencintainya. Ia (Zahir) adalah lelaki yang tidak tampan. Suatu hari Rasulullah mendatanginya ketika ia sedang menjual dagangannya (di pasar Madinah). Rasulullah tiba-tiba mendekapnya dari belakang, sedang ia tidak dapat melihat siapa yang mendekapnya. Ia pun bertanya, “Siapa ini? Lepaskan aku!" Kemudian ia menoleh ke belakang dan ia baru tahu (jika yang mendekapnya adalah) Rasulullah. Mengetahui hal itu, ia pun tidak melepaskan punggungnya yang menempelkan pada dada Rasulullah. Lalu Rasulullah bersabda, “Siapa yang mau membeli budak ini?" Ia menyahut, “Wahai Rasulullah, demi Allah, engkau akan mendapatiku tidak laku." Nabi pun bersabda, “Namun, di sisi Allah, engkau bukan orang yang tidak laku." Atau beliau bersabda, “Engkau di sisi Allah sesuatu yang mahal."


حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ الْمِقْدَامِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا الْمُبَارِكُ بْنُ فَضَالَةَ ، عَنِ الْحَسَنِ ، قَالَ : أَتَتْ عَجُوزٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اللهِ ، ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُدْخِلَنِي الْجَنَّةَ ، فَقَالَ : يَا أُمَّ فُلانٍ ، إِنَّ الْجَنَّةَ لا تَدْخُلُهَا عَجُوزٌ ، قَالَ : فَوَلَّتْ تَبْكِي ، فَقَالَ : أَخْبِرُوهَا أَنَّهَا لا تَدْخُلُهَا وَهِيَ عَجُوزٌ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى ، يَقُولُ : إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً ، فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا ، عُرُبًا أَتْرَابًا

241. Abdullah bin Humaid bercerita kepada kami, ia berkata, Mush'ab bin Al-Miqdam bercerita kepada kami, Al- Mubarrak bin Fadhalah bercerita kepada kami, dari Al-Hasan, ia berkata, “Ada seorang nenek-nenek yang datang kepada Nabi , lalu dia berkata, 'Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar Dia memasukkanku ke surga!' Beliau menjawab, ‘Wahai Ummu Fulan, surga itu tidak akan dimasuki oleh orang-orang yang sudah tua renta'. Al-Hasan melanjutkan, ‘(Mendengar jawaban itu) maka si nenek langsung berpaling dan menangis. Lalu beliau bersabda (kepada para shahabatnya), ‘Beritahukan kepadanya bahwa surga tidak akan dimasuki oleh dirinya dalam keadaan tua renta, karena Allah berfirman "Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung, lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya". (Al-Waqi'ah 35-37)

Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya