Kitab Referensi

Asy-Syama'il Al-Muhammadiyah

ما جاء في إدام رسول الله صلى الله عليه وسلم

BAB JENIS LAUK PAUK YANG DIMAKAN RASULULLAH

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَهْلِ بْنِ عَسْكَرٍ ، وَعَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالا : حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلالٍ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، قَالَ : نِعْمَ الإِدَامُ الْخَلُّ ، قَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، فِي حَدِيثِهِ : نِعْمَ الإِدَامُ أَوِ الأُدْمُ الْخَلُّ

152. Muhammad bin Sahi bin Askar dan Abdullah bin Abdirrahman bercerita kepada kami, keduanya berkata, Yahya bin Hassan memberitahukan kepada kami, Sulaiman bin Bilal bercerita kepada kami, dari Hisyam bin Arubah, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata, “Lauk yang paling nikmat adalah cuka."

Abdullah bin Abdirrahman berkata di dalam haditsnya, “Ni'mal udumu awil idamu al-khallu (lauk yang paling nikmat adalah cuka)."

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ ، يَقُولُ : أَلَسْتُمْ فِي طَعَامٍ وَشَرَابٍ مَا شِئِتُمْ ؟ لَقَدْ رَأَيْتُ نَبِيَّكُمْ صلى الله عليه وسلم ، وَمَا يَجِدُ مِنَ الدَّقَلِ مَا يَمْلأُ بَطْنَهُ

153. Qutaibah bercerita kepada kami, Abui Ahwash bercerita kepada kami, dari Simak bin Harb, ia berkata, aku mendengar An-Nu'man bin Basyir berkata, “Bukankah kalian makan dan minum sekehendak kalian? Sungguh, aku telah melihat Nabi kalian dan beliau tidak mendapati kurma kualitas rendah sekalipun untuk mengganjal perutnya."2


حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللهِ الْخُزَاعِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : نِعْمَ الإِدَامُ الأُدْمُ : الْخَلُّ

154. Abdah bin Abdillah Al-Khuza'i bercerita kepada kami, Mu'awiyah bin Hisyam bercerita kepada kami, dari Sufyan, dari Muharib bin Ditsar, dari Jabir bin Abdillah, ia berkata, Rasulullah bersabda, “Lauk yang paling nikmat adalah cuka."


حَدَّثَنَا هَنَّادٌ ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنْ أَبِي قِلابَةَ ، عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ ، قَالَ : كُنَّا عِنْدَ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ ، فَأُتِيَ بِلَحْمِ دَجَاجٍ فَتَنَحَّى رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ ، فَقَالَ : مَا لَكَ ؟ فَقَالَ : إِنِّي رَأَيْتُهَا تَأْكُلُ شَيْئًا فَحَلَفْتُ أَنْ لا آكُلَهَا
قَالَ : ادْنُ ، فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، يَأْكُلُ لَحْمَ دَجَاجٍ

155. Hannad bercerita kepada kami, Waki' bercerita kepada kami, dari Sufyan, dari Ayyub, dari Abu Qilabah, dari Zahdam Al-Jarmi, ia berkata, "Kami tengah berada di rumah Abu Musa Al-Asy'ari. Lalu dihidangkanlah daging ayam. Namun ada seorang laki-laki dari kaum tersebut yang pergi menjauh. Lantas dikatakan kepadanya, 'Ada apa dengan dirimu?' Dia menjawab, 'Aku pernah melihatnya makan sesuatu, maka aku pun bersumpah untuk tidak memakannya'.

Abu Musa berkata, 'Mendekatlah, karena aku melihat Rasulullah makan daging ayam'."


حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ سَهْلٍ الأَعْرَجُ الْبَغْدَادِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَهْدِيٍّ ، عَنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُمَرَ بْنِ سَفِينَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ جَدِّهِ ، قَالَ : أَكَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم لَحْمَ حُبَارَى

156. Al-Fadhl bin Sahi Al-A'raj Al-Baghdadi bercerita kepada kami, Ibrahim bin Abdirrahman bin Mahdi bercerita kepada kami, dari Ibrahim bin Umar bin Safinah, dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata, "Aku pernah makan daging burung hubara bersama Rasulullah .


حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، عَنْ أَيُّوبَ ، عَنِ الْقَاسِمِ التَّمِيمِيِّ ، عَنْ زَهْدَمٍ الْجَرْمِيِّ ، قَالَ : كُنَّا عِنْدَ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ ، قَالَ : فَقَدَّمَ طَعَامَهُ وَقَدَّمَ فِي طَعَامِهِ لَحْمَ دَجَاجٍ وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي تَيْمِ اللهِ أَحْمَرُ كَأَنَّهُ مَوْلًى ، قَالَ : فَلَمْ يَدْنُ فَقَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى : ادْنُ ، فَإِنِّي قَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَكَلَ مِنْهُ ، فَقَالَ : إِنِّي رَأَيْتُهُ يَأْكُلُ شَيْئًا ، فَقَذِرْتُهُ فَحَلَفْتُ أَنْ لا أَطْعَمَهُ أَبَدًا

157. Ali bin Hujr bercerita kepada kami, Ismail bin Ibrahim bercerita kepada kami, dari Ayyub, dari Al-Qasim At- Tamimi, dari Zahdam Al-Jarmi, ia berkata, "Kami tengah berada di rumah Abu Musa Al- Asy'ari. Lalu dihidangkanlah makanannya yang di dalamnya ada daging ayam. Di antara kaum tersebut ada seorang laki-laki dari Bani Taimillah yang berkulit merah, seolah-olah ia adalah seorang budak. Orang tersebut diajak makan, namun ia tidak mau mendekat. Maka Abu Musa berkata kepadanya, 'Mendekatlah, sebab aku melihat Rasulullah ag makan daging ayam'. Orang itu berkata, 'Aku pernah melihatnya (ayam) makan sesuatu sehingga aku merasa jijik. Maka aku pun bersumpah untuk tidak pernah memakannya."


حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ ، وَأَبُو نُعَيْمٍ ، قَالا : حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عِيسَى ، عَنْ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ ، يُقَالُ : لَهُ عَطَاءٌ ، عَنْ أَبِي أَسِيدٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : كُلُوا الزَّيْتَ ، وَادَّهِنُوا بِهِ ، فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ

158. Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, Abu Ahmad Az-Zubairi dan Abu Nu'aim memberitahukan kepada kami, keduanya berkata, Sufyan bercerita kepada kami, dari Abdullah bin Isa, dari seorang penduduk Syam yang dipanggil dengan Atha', dari Abu Usaid, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Makanlah minyak zaitun, dan gunakan ia sebagai minyak rambut. Karena minyak itu berasal dari pohon yang penuh dengan berkah."


حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : كُلُوا الزَّيْتَ وَادَّهِنُوا بِهِ ، فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ
قَالَ أَبُو عِيسَى : وكَانَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ يَضْطَرِبُ فِي هَذَا الْحَدِيثِ ، فَرُبَّمَا أَسْنَدَهُ ، وَرُبَّمَا أَرْسَلَهُ

159. Yahya bin Musa bercerita kepada kami. Abdurrazzaq bercerita kepada kami, Ma'mar bercerita kepada kami, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, dari Umar bin Khathab, ia berkata, Rasulullah bersabda, "Makanlah minyak zaitun, dan gunakan ia sebagai minyak rambut. Karena minyak itu berasal dari pohon yang penuh dengan berkah."

Abu Isa berkata, “Abdurrazzaq idhthirab dalam hadits ini. Bisa jadi ia mengisnadkannya dan bisa jadi ia memursalkannya."


حَدَّثَنَا السِّنْجِيُّ وَهُوَ أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ مَعْبَدٍ السِّنْجِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ ، عَنْ مَعْمَرٍ ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَهُ ، وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ عُمَرَ

160. As-Sanji -yakni Abu Dawud Sulaiman bin Ma'bad Al- Marwazi As-Sanji- bercerita kepada kami, Abdurrazzaq bercerita kepada kami, dari Ma'mar, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, dari Rasulullah dengan lafal semisal itu. Dan di dalamnya tidak disebutkan Umar.


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ ، قَالا : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُعْجِبُهُ الدُّبَّاءُ فَأُتِيَ بِطَعَامٍ ، أَوْ دُعِيَ لَهُ فَجَعَلْتُ أَتَتَبَّعُهُ ، فَأَضَعُهُ بَيْنَ يَدَيْهِ لِمَا أَعْلَمُ أَنَّهُ يُحِبُّهُ

161. Muhammad bin Basyar bercerita kepada kami, Muhammad bin Ja'far dan Abdurrahman bin Mahdi bercerita kepada kami, keduanya berkata, Syu'bah bercerita kepada kami, dari Qatadah, dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah sangat menyukai labu. Suatu hari beliau diajak makan atau diundang makan. Maka aku mengikuti beliau. Aku sengaja meletakkan potongan labu di hadapan beliau karena aku tahu beliau amat menyukainya."


حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنُ أَبِي خَالِدٍ ، عَنْ حَكِيمِ بْنِ جَابِرٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : دَخَلْتُ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، فَرَأَيْتُ عِنْدَهُ دُبَّاءً يُقَطَّعُ ، فَقُلْتُ : مَا هَذَا ؟ قَالَ : نُكَثِّرُ بِهِ طَعَامَنَا
قال أبو عيسى: وجابر هذا هو جابر بن طارق، ويقال ابن أبي طارق وهورجل من أصحاب رسول الله (صلى الله عليه وسلم) ولا نعرف له إلا هذا الحديث الواحد وأبو خالد اسمه سعد.

162. Qutaibah bin Sa'id bercerita kepada kami, Hafsh bin Ghiyats bercerita kepada kami, dari Ismail bin Abi Khalid, dari Hukaim bin Jabir, dari ayahnya, ia berkata, “Aku pernah menemui Nabi dan kulihat di sisi beliau ada labu yang sudah dipotong-potong. Aku bertanya, 'Apa itu?' Beliau menjawab, 'Ini untuk memperbanyak makanan kami'."

Abu Isa berkata, “Jabir ini adalah Jabir bin Thariq, yang dipanggil dengan Ibnu Abi Thariq. Dia adalah salah seorang shahabat Rasulullah Dan kami tidak mengetahui hadits yang dimiliknya selain satu hadits ini. Sedangkan Abu Khalid, nama aslinya adalah Sa'ad."


حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ ، عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ ، عَنِ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ ، أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ ، يَقُولُ : إِنَّ خَيَّاطًا دَعَا رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، لِطَعَامٍ صَنَعَهُ ، قَالَ أَنَسٌ : فَذَهَبْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، إِلَى ذَلِكَ الطَّعَامِ ، فَقَرَّبَ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم خُبْزًا مِنْ شَعِيرٍ ، وَمَرَقًا فِيهِ دُبَّاءٌ وَقَدِيدٌ ، قَالَ أَنَسُ : فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَتَتَبَّعُ الدُّبَّاءَ حَوَالَيِ الْقَصْعَةِ فَلَمْ أَزَلْ أُحِبُّ الدُّبَّاءَ مِنْ يَوْمِئِذٍ

163. Qutaibah bin Sa'id bercerita kepada kami, dari Malik bin Anas, dari Ishaq bin Abdillah bin Abi Thalhah, bahwasanya ia mendengar Anas bin Malik berkata, “Ada seorang penjahit yang mengundang makan Rasulullah untuk menikmati masakan buatannya. Lalu aku pun pergi mengikuti Rasulullah untuk memenuhi undangan makan tersebut. Roti dari jelai gandum pun dihidangkan kepada Rasulullah yang disajikan dengan kuah beserta labu dan dendeng. Aku melihat sendiri beliau mencari-cari labu tersebut di seputar nampan hidangan. Sejak itu, aku pun menyukai labu."


حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ ، وَسَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ ، وَمَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالُوا : حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ ، عَنْ أَبِيهِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُحِبُّ الْحَلْوَاءَ وَالْعَسَلَ

164. Ahmad bin Ibrahim Ad-Dauraqi dan Salam ah bin Syabib dan Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, mereka berkata, Abu Usamah memberitahukan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah. dari ayahnya, dari Aisyah , ia berkata, “Nabi menyukai manisan dan madu."


حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، قَالَ : قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ : أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ ، أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ أَخْبَرَهُ ، أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُ ، أَنَّهَا قَرَّبَتْ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، جَنْبًا مَشْوِيًّا ، فَأَكَلَ مِنْهُ ، ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاةِ ، وَمَا تَوَضَّأَ

165. Al-Hasan bin Muhammad Az-Za'farani bercerita kepada kami. Al-Hajjaj bin Muhammad memberitahukan kepada kami, ia berkata. Ibnu Juraij berkata, Muhammad bin Yusuf memberitahukan kepadaku, Atha' bin Yassar memberitahukan kepadanya, Ummu Salamah memberitahukan kepadanya, bahwasanya ia pemah menyuguhkan daging yang dipanggang kepada Nabi dan beliau pun memakannya. Setelah itu, beliau langsung menunaikan shalat dan tidak lagi berwudhu.


حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ ، قَالَ : حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ زِيَادٍ ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْحَارِثِ ، قَالَ : أَكَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم شِوَاءً فِي الْمَسْجِدِ

166. Qutaibah bercerita kepada kami Ibnu Luhafah memberitahukan kepada kami, dari Sulaiman bin ziyad, dari Abdullah bin Al Harits, ia berkata, "Kami pernah makan daging panggang bersama Rasulullah di masjid."


حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ ، عَنْ أَبِي صَخْرَةَ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللهِ ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ ، قَالَ : ضِفْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ذَاتَ لَيْلَةٍ ، فَأُتِيَ بِجَنْبٍ مَشْوِيٍّ ، ثُمَّ أَخَذَ الشَّفْرَةَ فَجَعَلَ يَحُزُّ ، فَحَزَّ لِي بِهَا مِنْهُ ، قَالَ : فَجَاءَ بِلالٌ يُؤْذِنُهُ بِالصَّلاةِ فَأَلْقَى الشَّفْرَةَ ، فَقَالَ : مَا لَهُ تَرِبَتْ يَدَاهُ ؟ ، قَالَ : وَكَانَ شَارِبُهُ قَدْ وَفَى ، فَقَالَ لَهُ : أَقُصُّهُ لَكَ عَلَى سِوَاكٍ أَوْ قُصُّهُ عَلَى سِوَاكٍ

167. Mahmud bin Ghailan kepada kami, Waki' memberitahukan kepada kami, Mas'ar memberitahukan kepada kami, dari Abu Shakhrah Jami' bin Syadad, dari Al-Mughirah bin Abdiliah, dari Al-Mughirah bin Syu'bah, ia berkata, “Pada suatu malam aku pernah bertamu bersama Rasulullah . Kemudian disuguhkanlah bagian rusuk kambing yang dipanggang. Maka beliau mengambil pisau panjang dan memotong sebagiannya untuk diberikan kepadaku. Setelah itu Bilal datang untuk memberitahukan waktu shalat telah tiba. Maka beliau meletakkan pisau itu seraya bersabda, 'Beruntunglah ia (Bilal)!' Perawi hadits ini berkata, 'Saat itu kumis Al-Mughirah telah memanjang, maka Rasulullah bersabda kepadanya, 'Aku akan mencukurnya untukmu seukuran siwak.' Atau beliau bersabda, 'Cukurlah ia seukuran siwak'."


حَدَّثَنَا وَاصِلُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ ، عَنْ أَبِي حَيَّانَ التَّيْمِيِّ ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : أُتِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِلَحْمٍ ، فَرُفِعَ إِلَيْهِ الذِّرَاعُ ، وَكَانَتْ تُعْجِبُهُ ، فَنَهَسَ مِنْهَا

168. Washil bin Abdul A'la bercerita kepada kami, Muhammad bin Fudhail bercerita kepada kami, dari Abu Hayyan At-Taimi, dari Abu Zur'ah, dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah pernah disuguhi daging, lalu beliau mengambil bagian dzira'-nya (lengan). Bagian itu sangat beliau sukai, lalu beliau menggigitnya."


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ ، عَنْ زُهَيْرٍ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ ، عَنِ أَبِي إِسْحَاقَ ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عِيَاضٍ ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ ، قَالَ : كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يُعْجِبُهُ الذِّرَاعُ ، قَالَ : وَسُمَّ فِي الذِّرَاعِ ، وَكَانَ يَرَى أَنَّ الْيَهُودَ سَمُّوهُ

169. Muhammad bin Basyar bercerita kepada kami, Abu Dawud bercerita kepada kami, dari Zuhair—yakni bin Muhammad—dari Abu lshaq, dari Sa'ad bin lyadh, dari Ibnu Mas'ud, ia berkata, “Nabi sangat menyukai daging bagian lengan." Ibnu Mas'ud mengatakan, “Dan beliau diracun dengan lengan kambing yang akan beliau makan. Dan diperlihatkan kepada beliau bahwa yang meracuni daging tersebut adalah orang Yahudi."


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ ، عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ ، قَالَ : طَبَخْتُ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، قِدْرًا ، وَقَدْ كَانَ يُعْجِبُهُ الذِّرَاعُ ، فَنَاوَلْتُهُ الذِّرَاعَ ، ثُمَّ قَالَ : نَاوِلْنِي الذِّرَاعَ ، فَنَاوَلْتُهُ ، ثُمَّ قَالَ : نَاوِلْنِي الذِّرَاعَ ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللهِ ، وَكَمْ لِلشَّاةِ مِنْ ذِرَاعٍ ، فَقَالَ : وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ سَكَتَّ لَنَاوَلْتَنِي الذِّرَاعَ مَا دَعَوْتُ

170. Muhammad bin Basyar bercerita kepada kami, ia berkata, Muslim bin Ibrahim bercerita kepada kami, Aban bin Yazid bercerita kepada kami, dari Qatadah, dari Syahr bin Hausyab, dari Abu Ubaid, ia berkata, “Suatu hari aku memasak untuk Nabi . Beliau amat menyukai daging bagian lengan. Aku pun menghidangkan daging itu kepada beliau. Beliau berkata, 'Berikan lagi sepotong lengan!' Lalu aku lagi menghidangkan kepada beliau. Kemudian beliau meminta lagi, 'Berikan lagi sepotong lengan!' Lalu, aku pun bertanya, 'Wahai Rasulullah, memangnya kambing mempunyai berapa lengan?' Beliau menjawab, 'Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya. Andai saja engkaul diam, tentu engkau bisa memberikan kepadaku daging lengan itu terus menerus ketika aku memintanya'."


حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبَّادٍ ، عَنْ فُلَيْحِ بْنِ سُلَيْمَانَ ، قَالَ : حَدَّثَنِي رَجُلٌ ، مِنْ بَنِي عَبَّادٍ يُقَالَ لَهُ : عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ يَحْيَى بْنُ عَبَّادٍ ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الزُّبَيْرِ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : مَا كَانَتِ الذِّرَاعُ أَحَبَّ اللَّحْمِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وَلَكِنَّهُ كَانَ لا يَجِدُ اللَّحْمَ إِلا غِبًّا ، وَكَانَ يَعْجَلُ إِلَيْهَا ، لأَنَّهَا أَعْجَلُهَا نُضْجًا

171. Al-Hasan bin Muhammad Az-Za'farani bercerita kepada kami, Yahya bin Abbad bercerita kepada kami, dari Fulaih bin Sulaiman, ia berkata, seseorang dari Bani Abbad yang dipanggil dengan Abdul Wahhab bin Yahya bin , Abbad bercerita kepadaku, dari Abdullah bin Az-Zubair, dari Aisyah m, ia berkata, “Sebenarnya bukan bagian lengan yang disukai Rasulullah . Namun beliau tidak mendapatkan daging kecuali sesekali, juga karena beliau ingin segera makan, sedangkan lengan adalah bagian yang paling cepat matangnya."


حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ ، قَالَ : سَمِعْتُ شَيْخًا ، مِنْ فَهْمٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ اللهِ بْنَ جَعْفَرٍ ، يَقُولُ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، يَقُولُ : إِنَّ أَطْيَبَ اللَّحْمِ لَحْمُ الظَّهْرِ

172. Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, ia berkata, Abu Ahmad bercerita kepada kami, Mas'ar bercerita kepada kami, ia berkata, aku mendengar seorang Syaikh dari Bani Fahm berkata, aku mendengar Abdullah bin Ja'far berkata, aku mendengar Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik daging adalah daging bagian punggung."


حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ الْمَؤَمَّلِ ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ ، عَنْ عَائِشَةَ : أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ، قَالَ : نِعْمَ الإِدَامُ الْخَلُّ

173. Sufyan bin Waki' bercerita kepada kami, Zaid bin Al-Hubab bercerita kepada kami, dari Abdullah bin Al-Muammal, dari Ibnu Abi Mulaikah, dari Aisyah , bahwasanya Nabi bersabda, “Lauk yang paling nikmat adalah cuka."


حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاءِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ ، عَنْ ثَابِتٍ أَبِي حَمْزَةَ الثُّمَالِيِّ ، عَنِ الشَّعْبِيِّ ، عَنْ أُمِّ هَانِئِ ، قَالَتْ : دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ، فَقَالَ : أَعِنْدَكِ شَيْءٌ ؟ فَقُلْتُ : لا ، إِلا خُبْزٌ يَابِسٌ ، وَخَلٌّ فَقَالَ : هَاتِي ، مَا أَقْفَرَ بَيْتٌ مِنْ أُدُمٍ فِيهِ الخل

174. Abu Kuraib Muhammad bin Al-Ala' bercerita kepada kami, Abu Bakr bin Ayyasy bercerita kepada kami, dari Tsabit Abu Hamzah Ats-Tsamali, dari Asy-Sya'bi, dari Ummu Hani', ia berkata, “Nabi masuk menemuiku lalu bersabda, 'Apakah engkau memiliki sesuatu?' Aku menjawab, 'Tidak, kecuali hanya roti kering dan cuka'. Maka beliau pun bersabda, 'Rumah tidak dikatakan kosong dari lauk pauk selama masih ada cuka'."


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ ، عَنْ مُرَّةَ الْهَمْدَانِيِّ ، عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، قَالَ فَضْلُ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ

175. Muhammad bin Al-Mutsanna bercerita kepada kami, Muhammad bin Ja'far bercerita kepada kami, Syu'bah bercerita kepada kami, dari Amru bin Murrah, dari Murrah Al-Hamdani, dari Abu Musa Al-Asy'ari, dari Nabi , beliau bersabda, “Keutamaan Aisyah dibandingkan seluruh wanita adalah seperti keutamaan tsarid (bubur) dibandingkan seluruh jenis makanan yang lain"


حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْمَرٍ الأَنْصَارِيُّ أَبُو طُوَالَةَ ، أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ ، يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : فَضْلُ عَائِشَةَ عَلَى النِّسَاءِ كَفَضْلِ الثَّرِيدِ عَلَى سَائِرِ الطَّعَامِ

176. Ali bin Hujr bercerita kepada kami Ismail bin Ja'far bercerita kepada kami, Abdullah bin Abdirrahman bin Ma'mar AlAnshari Abu Thuwalah bercerita kepada kami ia mendengar Anas bin Malik berkata, Rasulullah bersabda. “Keutamaan Aisyah dibandingkan seluruh wanita adalah seperti keutamaan tsmrid (bubur) dibandingkan seluruh Jenis makanan yang lain."


حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ ، عَنِ أَبِيهِ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، تَوَضَّأَ مِنْ أَكْلِ ثَوْرِ أَقِطٍ ، ثُمَّ رَآهُ أَكَلَ مِنْ كَتِفِ شَاةٍ ، ثُمَّ صَلَّى ، وَلَمْ يَتَوَضَّأْ

177. Qutaibah bin Sa'id bercerita kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad bercerita kepada kami dari Suhail bin Abi Shalih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah berwudhu setelah memakan sepotong keju. Kemudian ia melibat beliau memakan bagian lengan kambing lalu beliau langsung menunaikan shalat dan tidak berwudhu lagi."


حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ، عَنْ وَائِلِ بْنِ دَاوُدَ ، عَنِ ابْنِهِ ، وَهُوَ بَكْرُ بْنُ وَائِلٍ ، عَنِ الزُّهْرِيِّ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : أَوْلَمَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى صَفِيَّةَ بِتَمْرٍ وَسَوِيقٍ

178. Ibnu Abi Umar bercerita kepada kami ia berkata. Sufyan btn Uyyainah bercerita kepada kami dari Wa'il bin Dawud. dari puteranya -yaitu Bakr bin Wa'il- dari Az-Zuhri, dari Anas btn Malik, la berkata, "Nabi mengadakan waiimah atas Shaflyyah binti Huyyai dengan bubur sawiq (terbuat dari jelai dan gandum) dan kurma."


حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْبَصْرِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ ، قَالَ : حَدَّثَنِي فَائِدٌ ، مَوْلَى عُبَيْدِ اللهِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي رَافِعٍ مَوْلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، قَالَ : حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عَلِيٍّ ، عَنْ جَدَّتِهِ سَلْمَى ، أَنَّ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ ، وَابْنَ عَبَّاسٍ ، وَابْنَ جَعْفَرٍ أَتَوْهَا فَقَالُوا لَهَا : اصْنَعِي لَنَا طَعَامًا مِمَّا كَانَ يُعْجِبُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وَيُحْسِنُ أَكْلَهُ فَقَالَتْ : يَا بُنَيَّ لا تَشْتَهِيهِ الْيَوْمَ ، قَالَ : بَلَى اصْنَعِيهِ لَنَا قَالَ : فَقَامَتْ فَأَخَذَتْ مِنْ شَعِيرٍ فَطَحَنَتْهُ ، ثُمَّ جَعَلَتْهُ فِي قِدْرٍ ، وَصَبَّتْ عَلَيْهِ شَيْئًا مِنْ زَيْتٍ ، وَدَقَّتِ الْفُلْفُلَ ، وَالتَّوَابِلَ ، فَقَرَّبَتْهُ إِلَيْهِمْ ، فَقَالَتْ : هَذَا مِمَّا كَانَ يُعْجِبُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وَيُحْسِنُ أَكْلَهُ

179, Al-Husain bin Muhammad Al Bashri bercerita kepada kami, Al-Fudhail bin Sulaiman bercerita kepada kami, Faid maula Ubaidullah bin Ali bin Abi Rafi' maula Rasulullah bercerita kepada kami, ia berkata, Ubaidulllah bin Ali bercerita kepadiku. dari neneknya, Saima, bahwasanya Hasan bin Ali, Ibnu Abbas dan Ibnu Ja'far pernah menemuinya seraya berkata, “Buatkanlah kami makanan yang disukai Rasulullah dan beliau menikmati ketika memakannya. Salma berkata, 'Wahai anak-anakku, kini kalian tidak akan menyukainya'. Mereka berkata, 'Benar, tapi buatkan kami makanan'. Kemudian Saima berdiri dan mengambil gandum, lalu dimasak dan diolah dalam periuk, lalu dikucuri dengan sedikit minyak, dan dibubuhi dengan lada dan ketumbar. Kemudian makanan itu disuguhkan kepada mereka sembari berkata, 'Inilah di antara makanan yang disukai Rasulullah dan beliau menikmati ketika memakannya'."


حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ ، عَنْ نُبَيْحٍ الْعَنَزِيِّ ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ ، قَالَ : أَتَانَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ، فِي مَنْزِلِنَا ، فَذَبَحْنَا لَهُ شَاةً ، فَقَالَ : كَأَنَّهُمْ عَلِمُوا أَنَّا نُحِبُّ اللَّحْمَ وَفِي الْحَدِيثِ قِصَّةٌ

180. Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, Abu Ahmad bercerita kepada kami, Sufyan bercerita kepada kami, dari Al-Aswad bin Qais, dari Nubaih Al-Anazi, dari Jabar bin Abdillah, ia berkata, “Rasulullah pernah datang menemui kami, lalu kami menyembelihkan seekor kambing. Lalu beliau bersabda, 'Sepertinya kalian tahu kalau kami suka daging'."

Dalam hadits ini terdapat kisah yang panjang.


حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا سُفْيَانُ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ ، أَنَّهُ سمعَ جَابِرًا (ح) قَالَ سُفْيَانُ : وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ ، عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : خَرَجَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وَأَنَا مَعَهُ فَدَخَلَ عَلَى امْرَأَةٍ مِنَ الأَنْصَارِ ، فذَبَحَتْ لَهُ شَاةً ، فَأَكَلَ مِنْهَا ، وَأَتَتْهُ بِقِنَاعٍ مِنْ رُطَبٍ ، فَأَكَلَ مِنْهُ ، ثُمَّ تَوَضَّأَ لِلظُّهْرِ ، وَصَلَّى ، صلى الله عليه وسلم ، ثُمَّ انْصَرَفَ ، فَأَتَتْهُ بِعُلالَةٍ مِنْ عُلالَةِ الشَّاةِ ، فَأَكَلَ ثُمَّ صَلَّى الْعَصْرَ ، وَلَمْ يَتَوَضَّأْ

181. Ibnu Abi Umar bercerita kepada kami, Sufyan bercerita kepada kami, Abdullah bin Muhammad bin Aqil bercerita kepada kami, ia mendengar Sufyan berkata, Muhammad bin Al-Mukandir memberitahukan kepada kami, dari labir, ia berkata, “Suatu hari Rasulullah keluar rumah, aku ikut menemani beliau. Rasulullah menemui seorang perempuan dari kalangan Anshar. Perempuan itu menyembelihkan domba dan Rasulullah memakannya. Kemudian perempuan itu menyuguhkan sepiring kurma matang, Rasulullah pun memakannya. Setelah itu, Rasulullah berwudhu untuk melaksanakan shalat Zuhur, lalu pergi. Perempuan yang tadi pun menemui Rasulullah dengan membawa sisa olahan daging domba dan beliau pun memakannya. Kemudian beliau shalat Ashar tanpa berwudhu terlebih dahulu."


حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ أَبِي يَعْقُوبَ ، عَنْ أُمِّ الْمُنْذِرِ ، قَالَتْ : دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، وَمَعَهُ عَلِيٌّ ، وَلَنَا دَوَالٍ مُعَلَّقَةٌ ، قَالَتْ : فَجَعَلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَأْكُلُ وَعَلِيٌّ مَعَهُ يَأْكُلُ ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، لِعَلِيٍّ : مَهْ يَا عَلِيُّ ، فَإِنَّكَ نَاقَةٌ ، قَالَتْ : فَجَلَسَ عَلِيٌّ ، وَالنَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَأْكُلُ ، قَالَتْ : فَجَعَلْتُ لَهُمْ سِلْقًا وَشَعِيرًا ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِعَلِيٍّ : مِنْ هَذَا فَأَصِبْ فَإِنَّ هَذَا أَوْفَقُ لَكَ

182 Al-Abbas bin Muhammad Ad-Duuri bercerita kepada kami, Yunus bin Muhammad bercerita kepada kami, Fulaih bin Sulaiman bercerita kepada kami, dari Utsman bin Abdirrahman, dari Ya'qub bin Abi Ya'qub, dari Ummul Mundzir, ia berkata, “Rasulullah bersama Ali masuk ke rumahku. Saat itu kami mempunyai tandan kurma mentah yang digantung. Rasulullah dan Ali pun memakannya. Beliau berkata, 'Cukup! Kamu sedang sakit, wahai Ali'. Lalu Ali pun duduk, sementara Rasulullah masih makan. Aku membawakan tumbuhan silq (lobak) dan gandum untuk mereka, dan Nabi berkata kepada Ali, 'Kalau yang ini, makanlah. Makanan ini cocok untukmu'."


حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ السَّرِيِّ ، عَنْ سُفْيَانَ ، عَنْ طَلْحَةَ بْنِ يَحْيَى ، عَنْ عَائِشَةَ بِنْتِ طَلْحَةَ ، عَنْ عَائِشَةَ ، أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ ، قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَأْتِينِي فَيَقُولُ : أَعِنْدَكِ غَدَاءٌ ؟ فَأَقُولُ : لا قَالَتْ : فَيَقُولُ : إِنِّي صَائِمٌ قَالَتْ : فَأَتَانِي يَوْمًا ، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللهِ ، إِنَّهُ أُهْدِيَتْ لَنَا هَدِيَّةٌ ، قَالَ : وَمَا هِيَ ؟ قُلْتُ : حَيْسٌ ، قَالَ : أَمَا إِنِّي أَصْبَحْتُ صَائِمًا ، قَالَتْ : ثُمَّ أَكَلَ

183. Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, Bisyr bin As-Sari bercerita kepada kami, dari Sufyan, dari Thalhah bin Yahya, dari Aisyah binti Thalhah, dari Aisyah Ummul Mukminin, ia berkata, "Nabi pernah datang ke rumahku sembari bertanya, 'Apakah kamu menyimpan makanan?' Aku menjawab, 'Tidak', Lalu beliau berkata, 'Kalau begitu aku berpuasa saja'. Pada suatu hari beliau datang kepadaku dan aku katakan, 'Wahai Rasulullah, kita diberi hadiah'. Beliau bertanya, 'Apa itu?' Aku menjawab, 'Makanan yang terbuat dari mentega, kurma, dan tepung'. Beliau segera menimpali. 'Aku tadi berpuasa'. Kemudian beliau mencicipinya.


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبِي ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي يَحْيَى الأَسْلَمِيِّ ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَ الأَعْوَرِ ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ سَلامٍ ، قَالَ : رَأَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَخَذَ كِسْرَةً مِنْ خُبْزِ الشَّعِيرِ فَوَضَعَ عَلَيْهَا تَمْرَةً وَقَالَ : هَذِهِ إِدَامُ هَذِهِ ، وأكل

184. Abdullah bin Abdirrahman bercerita kepada kami, Umar bin Hafsh bin Ghiyats bercerita kepada kami, dari Muhammad bin Abi Yahya AI-Aslami, Dari Yazid bin Abi Umayyah Al-A'war, dari Yusuf bin Abdillah bin Salam, ia berkata, “Aku melihat Rasulullah mengambil sekerat roti gandum lalu beliau meletakkan kurma di atasnya seraya bersabda, Ini adalah lauknya ini'. Kemudian beliau memakannya."


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ الْعَوَّامِ ، عَنْ حُمَيْدٍ ، عَنْ أَنَسٍ : أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُعْجِبُهُ الثُّفْلُ ، قَالَ عَبْدُ اللهِ : يَعْنِي مَا بَقِيَ مِنَ الطَّعَامِ

185. Abdullah bin Abdirrahman bercerita kepada kami, Sa'id bin Sulaiman bercerita kepada kami, dari Abbad bin Al-Awwam, dari Humaid, dari Anas, bahwasanya Rasulullah menyukai ats-tsuflu. Abdullah berkata, "Yakni, apa yang tersisa dari makanan (endapan/keledak)."

Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya