Kitab Referensi

Asy-Syama'il Al-Muhammadiyah

باب ما جاء في صفة خبز رسول الله صلى الله عليه وسلم

BAB JENIS ROTI YANG DIMAKAN RASULULLAH

حدثني مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى ، وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ، قَالا : حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَزِيدَ ، يُحَدِّثُ عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ ، عَنْ عَائِشَةَ ، أَنَّهَا قَالَتْ : مَا شَبِعَ آلُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم مِنْ خُبْزِ الشَّعِيرِ يَوْمَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ حَتَّى قُبِضَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم

144. Muhammad bin Al-Mutsanna dan Muhammad bin Basyar bercerita kepada kami, keduanya berkata, Muhammad bin Ja'far bercerita kepada kami, Syu'bah bercerita kepada kami, dari Abu Ishaq, ia berkata, aku mendengar Abdurrahman bin Yazid menceritakan dari Al-Aswad bin Yazid, dari Aisyah , ia berkata, “Keluarga Nabi tidak pernah makan roti dari sya'ir (jelai gandum) sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah wafat"


حَدَّثَنَا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا حَرِيزُ بْنُ عُثْمَانَ ، عَنْ سُلَيْمِ بْنِ عَامِرٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا أُمَامَةَ الْبَاهِلِيَّ ، يَقُولُ : مَا كَانَ يَفْضُلُ عَنِ أَهْلِ بَيْتِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم خُبْزُ الشَّعِيرِ

145. Abbas bin Muhammad Ad-Duri bercerita kepada kami, Yahya bin Abi Bukair bercerita kepada kami, Huraiz bin Utsman bercerita kepada kami, dari Sulaim bin Amir, ia berkata, aku mendengar Abu Umamah berkata, "Tidak ada makanan keluarga Rasulullah yang lebih baik dari roti dari sya'ir"


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْجُمَحِيُّ ، قَالَ : حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ يَزِيدَ ، عَنْ هِلاَلِ بْنِ خَبَّابٍ ، عَنْ عِكْرِمَةَ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ، يَبِيتُ اللَّيَالِيَ الْمُتَتَابِعَةَ طَاوِيًا هُوَ وَأَهْلُهُ ، لا يَجِدُونُ عِشَاءً وَكَانَ أَكْثَرُ خُبْزِهِمْ ، خُبْزَ الشَّعِيرِ

146. Abdullah bin Mu'awiyah Al-Jumahi bercerita kepada kami, Tsabit bin Yazid bercerita kepada kami, dari Hilal bin Khabab, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Rasulullah pernah tidur beberapa malam secara berturut-turut dalam keadaan perut kosong dan keluarganya tidak mendapati makan malam. Dan roti mereka yang paling banyak adalah roti dari sya'ir."


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ الْحَنَفِيُّ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ دِينَارٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو حَازِمٍ ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ ، أَنَّهُ قِيلَ لَهُ : أَكَلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم النَّقِيَّ ؟ يَعْنِي الْحُوَّارَى فَقَالَ سَهْلٌ : مَا رَأَى رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم النَّقِيَّ حَتَّى لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ تَعَالَى ، فَقِيلَ لَهُ : هَلْ كَانَتْ لَكُمْ مَنَاخِلُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم ؟
قَالَ : مَا كَانَتْ لَنَا مَنَاخِلُ قِيلَ : كَيْفَ كُنْتُمْ تَصْنَعُونَ بِالشَّعِيرِ ؟
قَالَ : كُنَّا نَنْفُخُهُ فَيَطِيرُ مِنْهُ مَا طَارَ ، ثُمَّ نَعْجِنُهُ

147. Abdullah bin Abdurrahman bercerita kepada kami, ia berkata, Ubaidullah bin Abdil Majid Al-Hanafi bercerita kepada kami, Abdurrahman—yakni bin Abdillah bin Dinar—bercerita kepada kami, Abu Hazm bercerita kepada kami, dari Sahi bin Sa'ad, bahwasanya pernah ditanyakan kepadanya, “Apakah Rasulullah pernah memakan naqiy (gandum putih halus)?" Maka Sahl pun menjawab, “Rasulullah tidak pernah melihat naqiy hingga bertemu Allah." Kemudian dikatakan kepadanya, “Apakah kalian memiliki ayakan (tapis) di masa Rasulullah ?" Sahi menjawab, “Kami dulu tidak memiliki ayakan (tapis)." Dikatakan kepadanya, “Lalu apa yang kalian perbuat dengan gandum tersebut?" Sahi menjawab, “Kami meniupnya hingga berterbangan, lalu kami basahi, setelah itu kami jadikan adonan."


حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ ، قَالَ : حَدَّثَنِي أَبِي ، عَنْ يُونُسَ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : مَا أَكَلَ نَبِيُّ اللهِ عَلَى خِوَانٍ ، وَلا فِي سُكُرَّجَةٍ ، وَلا خُبِزَ لَهُ مُرَقَّقٌ قَالَ : فَقُلْتُ لِقَتَادَةَ : فَعَلامَ كَانُوا يَأْكُلُونَ ؟ قَالَ : عَلَى هَذِهِ السُّفَرِ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ : يُونُسُ هَذَا الَّذِي رَوَى عَنْ قَتَادَةَ هُوَ يُونُسُ الإِسْكَافُ

148. Muhammad bin Basyar bercerita kepada kami, Mu'adz bin Hisyam memberitahukan kepada kami, ayahku bercerita kepadaku, dari Yunus, dari Qatadah, dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah tidak pernah makan dengan khiwan (meja), tidak pula dengan sukurujah (piring), dan beliau juga tidak pernah dibuatkan roti yang renyah."

Maka aku pun berkata kepada Qatadah, "Lantas, dengan apa mereka makan?" Qatadah menjawab, “Dengan menggunakan sufar (piring yang terbuat dari kulit)."

Muhammad bin Basyar berkata, “Yunus yang meriwayatkan dari Qatadah ini adalah Yunus Al-Iskaf."


حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ الْمُهَلَّبِيُّ ، عَنْ مُجَالِدٍ ، عَنِ الشَّعْبِيِّ ، عَنْ مَسْرُوقٍ ، قَالَ : دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ ، فَدَعَتْ لِي بِطَعَامٍ وَقَالَتْ : مَا أَشْبَعُ مِنْ طَعَامٍ فَأَشَاءُ أَنْ أَبْكِيَ إِلا بَكِيتُ قَالَ : قُلْتُ لِمَ ؟ قَالَتْ : أَذْكُرُ الْحَالَ الَّتِي فَارَقَ عَلَيْهَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم الدُّنْيَا ، وَاللَّهِ مَا شَبِعَ مِنْ خُبْزٍ وَلَحْمٍ مَرَّتَيْنِ فِي يَوْمٍ

149. Ahmad bin Mani' bercerita kepada kami, Abbad bin Abbad Al-Muhallabi bercerita kepada kami, dari Mujaiid, dari Asy-Sya'bi, dari Masruq, ia berkata, "Aku menemui Aisyah, lalu dia memanggilku untuk makan dan berkata, 'Ketika aku kenyang karena makanan lalu ingin menangis, maka saya pun menangis'. Aku bertanya, 'Kenapa?' Dia menjawab, 'Aku teringat pada keadaan ketika Rasulullah meninggalkan dunia (wafat). Demi Allah, beliau tidak pernah kenyang dengan roti dan daging dalam sehari sampai dua kali'."


حَدَّثَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلانَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ ، قَالَ : سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَزِيدَ يُحَدِّثُ ، عَنِ الأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ ، عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : مَا شَبِعَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ خُبْزِ الشَّعِيرِ يَوْمَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ حَتَّى قُبِضَ

150. Mahmud bin Ghailan bercerita kepada kami, ia berkata, Abu Dawud bercerita kepada kami, Syu'bah bercerita kepada kami, dari Abu Ishaq, ia berkata, aku mendengar Abdurrahman bin Yazid menceritakan dari Al-Aswad bin Yazid, dari Aisyah, ia berkata, “Rasulullah tidak pernah kenyang makan roti dari sya'ir (jelai gandum) selama dua hari berturut-turut hingga beliau wafat."


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عَمْرٍو أَبُو مَعْمَرٍ ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ ، عَنْ قَتَادَةَ ، عَنْ أَنَسٍ ، قَالَ : مَا أَكَلَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى خِوَانٍ ، وَلا أَكَلَ خُبْزًا مُرَقَّقًا حَتَّى مَاتَ

151. Abdullah bin Abdirrahman bercerita kepada kami, Abdullah bin Amru Abu Ma'mar bercerita kepada kami, ia berkata, Abdul Warits bercerita kepada kami, dari Sa'id bin Abi Arubah, dari Qatadah, dari Anas, ia berkata, “Rasulullah tidak pernah makan di atas meja makan, dan tidak juga memakan roti yang empuk hingga beliau meninggal."

Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya