Kitab Referensi

SIRAH NABAWIAH - SEJARAH LENGKAP KEHIDUPAN RASULULLAH صلي الله عليه وسلم

Ibnu Ishaq berkata: Yahya bin Abbad bin Abdullah bin Zubair meriwayatkan kepadaku dari ayahnya, Abbad, ia berkata: ayahku merupakan warga Bani Murrah bin Auf, ia kepadaku: Tatkala Ja'far bin Abu Thalib menemui kesyahidannya, Abdullah bin Rawahah cepat bertindak dengan mengambil alih panji perang. Ia maju dengan membawa bendera perang itu dengan mengendarai kuda dan terjun ke medan perang, namun dia sedikit ragu, kemudian ia bertutur:

Aku bersumpah: Wahai diriku engkau harus terjun ke medan laga
Kau harus terjun ke medan laga atau kupaksa engkau menerjuninya
Manusia telah siaga dan berteriak kencang
Lalu kenapa kulihat kau tak suka surga
Sudah sekian lama engkau merasa tentram
Engkau hanyalah setetes air mani di himpitan daging

Abdullah bin Rawahah juga bertutur:

Wahai diriku jika tidak terbunuh, engkaupun kan mati jua
Kekang kematian kini telah mengenaimu
Apa yang engkau impikan telah diberikan kepadamu
Jika engkau mengerjakan perbuatan keduanya, kau pasti dapat petunjuk

Adapun yang dimaksud dengan "keduanya" pada bait syair itu ialah Zaid bin Haritsah dan Ja'far bin Abu Thalib.

Ibnu Ishaq berkata: kemudian, Abdullah bin Rawahah maju ke medan laga. Kala itu, ia dihampiri saudara sepupunya yang membawa sepotong tulang yang masih terdapat daging padanya. Saudara sepupunya itu berkata: "Makanlah daging ini agar badanmu tambah kuat, sesungguhnya hari-hari ini engkau berada dalam hari-hari yang melelahkan." Abdullah bin Rawahah pun mengambil daging tersebut menggigitnya. Tiba-tiba dia mendengar suara pertempuran, ia pun berkata: "Apakah engkau masih hidup di dunia?!". Ia pun segera membuang daging tersebut dan mengambil pedangnya lalu bertempur hingga gugur sebagai syahid.

Sepeninggal Abdullah bin Rawahah, panji perang diambil alih oleh Tsabit bin Arqam dari Bani Al-Ajlan. Ia berkata: "Wahai kaum Muslimin, pilihlah salah seorang dari kalian untuk menjadi panglima pasukan." Kaum Muslimin berkata: "Engkaulah panglima perang kami." Tsabit bin Arqam berkata: "Aku tidak bersedia." Kemudian kaum Muslimin mengangkat Khalid bin Walid untuk menjadi panglima pasukan. Ketika Khalid bin Walid mengambil panji perang, ia pun menyerang musuh, namun kemudian mundur dan pulang bersama kaum Muslimin.

Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya