Kitab Referensi

SIRAH NABAWIAH - SEJARAH LENGKAP KEHIDUPAN RASULULLAH صلي الله عليه وسلم

Ibnu Ishaq berkata: Kisah prihal Al-Aswad sang penggembala sebagaimana yang telah dituturkan kepadaku adalah sebagai berikut. Ia datang kepada Rasulullah Sallallahu 'Alaihi wa Sallam, saat itu beliau sedang mengepung salah satu benteng Khaibar, dengan membawa sekawanan kambing milik orang Yahudi dan ia menggembalanya untuk orang Yahudi tersebut, kemudian ia berkata: "Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku tentang Islam!" Rasulullah Sallallahu 'Alaihi wa Sallam menjelaskan Islam kepadanya, maka ia masuk Islam. Dan Rasulullah tidak pernah merendahkan seseorang tatkala beliau mengajaknya kepada Islam dan begitu juga tatkala menjelaskan Islam kepadanya. Setelah masuk Islam, Al-Aswad berkata: "Wahai Rasulullah, aku seorang penggembala untuk pemilik kambing- kambing ini dan kambing-kambing tersebut amanah bagiku, apa yang harus aku lakukan? Rasulullah bersabda: "Pukul bagian wajah-wajahnya, pasti kambing-kambing itu ia pulang kembali kepada pemiliknya." Atau sebagaimana yang disabdakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Kemudian Al-Aswad berdiri, mengambil segenggam batu-batu kecil, dan melemparkannya ke arah wajah kambing-kambing itu sambil berkata: Kembalilah kepada pemilik kalian, demi Allah, aku tidak akan pernah lagi menemanimu untuk selamanya." Sontak, kambing-kambing itu berhimpun dan berjalan bersamaan seakan ada yang menuntun hingga memasuki benteng.

Kemudian, Al-Aswad maju masuk ke dalam benteng bertempur bersama kaum Muslimin dan ia terkena lemparan batu dan meninggal dunia karenanya. Ia meninggal dalam keadaan belum pernah mengerjakan shalat. Al-Aswad dibawa ke hadapan Rasulullah dan diletakkan di belakang beliau dan ditutup dengan jubah yang dipakainya. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam melihatnya bersama beberapa orang dari para sahabat, lalu beliau memalingkan muka. Para sahabat bertanya heran: "Mengapa engkau memalingkan muka darinya, wahai Rasulullah?" Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya ia sedang bersama dua bidadari, isterinya."

Ibnu Ishaq berkata: Abdullah bin Abu Najih berkata kepadaku ia diberitahu bahwa apabila seorang syahid meninggal dunia, turun kepadanya dua istrinya dari bidadari dan mengibaskan tanah dari wajahnya sambil berkata: "Semoga Allah menjadikan tanah di atas wajah orang yang menjadikan tanah di wajahmu dan membunuh orang yang membunuhmu."

Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya