Kitab Referensi

SIRAH NABAWIAH - SEJARAH LENGKAP KEHIDUPAN RASULULLAH صلي الله عليه وسلم

Ibnu Ishaq berkata: Rasullulah Shallalahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barang siapa yang berhasil menguasai salah seorang lelaki Yahudi maka bunuhlah dia!"97 Dengan serta merta Muhaishah membunuhnya, Ibnu Hisyam berkata: Ada yang mengatakan namanya adalah Mahishah bin Mas'ud bin Ka'ab bin Amir bin Adi bin Majda'ah bin Haritsah bin Al-Khazraj bin Atnr bin Malik bin Al-Aus, menangkap Ibnu Sunainah.

Ibnu Hisyam berkata: Ada yang menyebut namanya adalah Ibnu Subainah, salah seorangpedagang Yahudi yang realitanya memiliki hubungan sosial dan bisnis dengan mereka. Huwaiyyishah bin Mas'ud ketika itu belum masuk Islam dan secara usia lebih tua dari pada Muhaiyyishah. Ketika Muhaiyyishah membunuh Ibnu Sunainah, Huwaiyyishah memukulnya dan berkata: "Wahai musuh Allah, kenapa engkau membunuh Ibnu Sunainah? Demi Allah, bukankah lemak yang di perutmu itu berasal dari hartanya?!" Muhaiyyishah berkata: "Demi Allah, aku diperintah untuk membunuhnya oleh orang yang jika ia menyuruhku membunuhmu, aku pasti mematahkan lehermu." Muhayyishah berkata lagi: "Demi Allah, itulah sebab awal masuk Islamnya Huwaiyyishah." Huwaiyyishah berkata: "Demi Allah, andaikata Muhammad menyuruhmu membunuhku, apakah engkau akan membunuhku juga?" Muhaiyyishah menjawab: "Ya, Demi Allah, seandainya dia memerintahkanku untuk membunuhmu, aku pasti mematahkan lehermu." Huwaiyyishah berkata: "Demi Allah, sungguh agama ini telah membuatmu demikian kagum." Lalu Huwaiyyishah pun masuk Islam.

Ibnu Ishaq berkata: Cerita tentang hal di atas dituturkan kepadaku oleh mantan budak Bani Haritsah dari anak perempuan Muhaiyyishah. Tentang kejadian di atas, Muhaiyyishah berkata dalam untaian syair:

Anak ibuku mencelaku apabila aku diperintah untuk membunuh dirinya
Pasti potong tulang telinga belakangnya dengan pedang nan tajam
Pedang laksana kristal garam yang putih cemerlang
Bila pedang itu aku ayunkan, ia tidak pernah luput sasaran
Aku bahagia karena aku membunuhmu berdasarkan ketaatan
Dan kita berhak mendapatkan yang di antara Bushra dan Ma'arib

Ibnu Hisyam berkata: Abu Ubaidah berkata kepadaku dari Abu Amr Al-Madani yang berkata: Ketika Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam berhasil mengalahkan Bani Quraizhah, beliau menawan sekitar empat ratus orang Yahudi dari mereka. Mereka adalah sekutu orang-orang Al-Aus. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan agar mereka dihabisi, lalu orang-orang Al-Khazraj menghabisi mereka dan itu membuat lega mereka. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melihat orang-orang Al-Khazraj, ternyata wajah mereka berbinar cerah penuh bahagia. Rasulullah melihat pada orang-orang Al-Aus namun tidak demikian halnya dengan orang-orang mereka. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam mengira bahwa murung dan kusutnya wajah orang-orang Al-Aus itu disebabkan karena adanya persekutuan antara mereka dengan Bani Quraizhah. Sisa dari keempat ratus orang yang masih hidup dari Bani Quraizhah adalah delapan belas orang, kemudian ke dua belas orang tersebut di serahkan Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam kepada orang-orang Al-Aus, dan untuk setiap dua orang Al-Aus diserahi satu orang dari Bani Quraizhah. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hendaklah satu orang menghajarnya sedangkan satunya lagi membunuhnya." Di antara kedua belas orang Bani Quraizhah yang diserahkan kepada orang-orang Al-Aus ialah Ka'ab bin Yahudza, salah seorang tokoh utama Bani Quraizhah. Ia diserahkan kepada Mu- haiyyishah bin Mas'ud dan Abu Burdah bin Nayar. Abu Burdah inilah yang di beri keringanan oleh Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam untuk menyembelih anak kambing yang berusia delapan atau sembilan bulan di Hari Raya Idul Adha. Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hendaklah Muhaiyyisah menghajar Ka'ab bin Yahudza dan hendaklah Abu Burdah membunuhnya!" Muhaiyyishah menghajar Ka'ab bin Yahudza kemudian barulah Abu Burdah menghabisinya. Huwaiyyishah yang saat itu masih kafir berkata kepada saudaranya: "Apakah engkau membunuh Ka'ab bin Yahudza?" Muhaiyyishah berkata: "Ya." Huwaiyyishah berkata: "Demi Allah, lemak yang ada di perutmu itu mungkin berasal dari hartanya? Engkau tercela, hai Muhaiyyishah!" Muhaiyyishah berkata: "Aku diperintah membunuhnya oleh orang yang jika menyuruhku membunuhmu, pasti aku membunuhmu juga." Huwaiyyishah berpaling dari Muhaiyyishah dalam keadaan terkagum-kagum. Para ulama sirah menyebutkan bahwa pada malam harinya, Huwaiyyishah terbangun dari tidurnya dan dia sangat kagum pada perktaan saudaranya. Esok harinya, Huwaiyyishah berkata: "Demi Allah, inilah agama yang benar." Setelah itu, ia datang menemui Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam, mengucapkan salam lalu masuk Islam, dan mengucapkan syair- syair yang telah saya tuliskan sebelum ini.

Ibnu Ishaq berkata: Sekembalinya dari Bahran, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wa Sallam menetap di Madinah selama bulan Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, dan Ramadhan.

Orang-orang Quraisy memerangi beliau di Perang Uhud di bulan Syawal tahun ketiga Hijriyah.


97. Hadits Dhaif diriwayatkan oleh Abu Daud pada hadits no 2003 dan at-Thabrani di al-Kabir di Jilid 10 hadits no. 311 dari hadits Muhaishah bin Mas’ud dan dilemahkan oleh albani dalam Dha’if al-Sunan

Waktu Shalat
UPDATE TERBARU
Donasi & Infaq - Shadaqah

a.n. MULYATI
No. Rek : [147] 8010104978

a.n. IRWAN SUPRIATNA
No. Rek : [008] 152-00-0926962-8

Your Donation Give us Support
Comment
  • [Ismail - 2020-10-15 19:02:01] بارك الله فيكم
  • [Irwan Supriatna - 2018-12-27 18:21:32] Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah yang telah menggerakkan hati hamba-Nya sehingga web ini kembali aktif. Shalawat dan Salam semoga tercurah buat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabatnya