Isi Tafsir Al-Qur'an

Al Lail

USAHA MANUSIA ITU BERMACAM-MACAM, DAN YANG TERPENTING IALAH MENCARI KERIDHAAN ALLAH

وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ . وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ . وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ . إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ

(1-4) "Demi malam, apabila menutupi (bumi), demi siang, apabila terang benderang, demi penciptaan laki-laki dan perempuan, sesungguhnya usaha kalian memang beraneka macam."

Allah bersumpah dengan malam manakala kegelapannya menutup bumi dan apa yang ada di atasnya, juga dengan siang yang mengikis gelapnya malam dengan cahayanya, juga dengan penciptaan pasangan laki-laki dan perempuan, sesungguhnya amal kalian berbeda-beda, ada yang beramal untuk dunia dan ada yang beramal untuk akhirat.

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ . وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ . فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ

(5-7) "Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan (kalimat) yang terbaik (La ilaha illallah),1089 maka Kami akan memudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan)"

Barangsiapa memberikan hartanya, bertakwa kepada Allah dalam hal itu, membenarkan La ilaha Illallah dan apa yang menjadi petunjuknya, serta balasan yang diakibatkannya, maka Kami akan membimbingnya dan memberinya taufik kepada sebab-sebab kebaikan dan keshalihan, dan Kami akan memudahkan urusannya.


[1089] Ada yang berpendapat bahwa al-Husna (yang terbaik) di sini adalah, pengganti dari Allah atas infak yang diberikannya. Ada juga yang berpendapat bahwa al-Husna adalah surga di akhirat Dan ada juga yang berpendapat bahwa yang dimaksud adalah: Shalat, Zakat, dan Puasa.

وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ . وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ

(8-9) "dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu balasan Allah), serta mendustakan (kalimat) yang terbaik (La ilaha illallah)"

Sedangkan barangsiapa yang bakhil dengan hartanya, tidak membutuhkan pahala dari Tuhannya, mendustakan La ilaha illallah dan petunjuknya serta apa yang diakibatkannya,

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ . وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ

(10-11) "maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan), dan hartanya tidak bermanfaat baginya, apabila dia telah binasa"

maka Kami akan memudahkan baginya sebab-sebab kesengsaraan, harta yang ditahannya tidak berguna baginya manakala dia masuk ke dalam api neraka.

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ . وَإِنَّ لَنَا لَلْءَاخِرَةَ وَٱلْأُولَىٰ

(12-13) "Sesungguhnya Kami-lah yang memberi petunjuk, dan sesungguhnya milik Kami-lah akhirat dan dunia ini "

Sesungguhnya Kami, dengan karunia dan hikmah Kami menjelaskan jalan hidayah yang menyampaikan kepada Allah dan surgaNya, serta jalan kesesatan. Hanya milik Kami-lah kehidupan dunia dan akhirat.

فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ

(14) "Maka Aku memperingatkan kalian dengan neraka yang menyala-nyala,"

Aku memperingatkan kalian wahai manusia, dan mempertakutkan kalian dengan api neraka yang menyala-nyala, yaitu Neraka Jahanam.

لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى . ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

(15-16) "yang tidak dimasuki kecuali oleh orang yang paling celaka, yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari Iman)"

Tidak memasukinya kecuali orang yang benar-benar sengsara, yang mendustakan Nabi Allah, Muhammad , berpaling dari iman kepada Allah dan RasulNya, serta tidak mematuhi keduanya.

وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلْأَتْقَى . ٱلَّذِى يُؤْتِى مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ . وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَىٰٓ . إِلَّا ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِ ٱلْأَعْلَىٰ . وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ

(17-21) "Dan akan dijauhkan darinya (neraka itu) orang yang paling bertakwa, yang menginfakkan hartanya (dijalan Allah) untuk membersihkan (dirinya), padahal tidak ada seorang pun yang memberikan suatu nikmat padanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari Wajah Tuhannya Yang Mahatinggi. Dan kelak dia benar-benar akan ridha (dengan balasan Tuhannya)."

Akan dijauhkan dari neraka orang yang sangat bertakwa, yang memberikan hartanya karena dia mengharapkan kebaikan, infaknya bukan dalam rangka membalas kebaikan orang yang telah memberikan kebaikan kepadanya, akan tetapi dia hanya mencari Wajah Tuhannya Yang Mahatinggi dan ridhaNya, dan Allah akan memberinya apa yang membuatnya ridha di surga.