Isi Tafsir Al-Qur'an

Al Infitha

CELAAN TERHADAP MANUSIA YANG DURHAKA KEPADA ALLAH

إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنفَطَرَتْ . وَإِذَا ٱلْكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتْ . وَإِذَا ٱلْبِحَارُ فُجِّرَتْ . وَإِذَا ٱلْقُبُورُ بُعْثِرَتْ . عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ

(1-5) "Apabila langit terbelah, dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan, dan apabila lautan dijadikan meluap, dan apabila kubur-kubur dibongkar, (maka) setiap diri akan mengetahui apa yang telah dia kerjakan dan yang telah dia lalaikan"

Apabila langit pecah dan tatanannya rusak; manakala bintang-bintang berjatuhan; apabila lautan, Allah menghantamkan sebagian darinya dengan sebagian lainnya sehingga airnya lenyap; apabila kuburan-kuburan dibalik dengan dibangkitkannya penghuninya; saat itu setiap jiwa mengetahui seluruh amalnya, apa yang dia kerjakan dan apa yang dia lalaikan, semuanya akan dibalas.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْإِنسَٰنُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ ٱلْكَرِيمِ . ٱلَّذِى خَلَقَكَ فَسَوَّىٰكَ فَعَدَلَكَ . فِىٓ أَىِّ صُورَةٍ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَ

(6-8) "Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (sehingga berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia, Yang telah mencipta-kanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu"

Wahai manusia yang mengingkari kebangkitan, apa yang membuatmu tertipu terhadap Tuhan yang Maha Pemurah, Pemilik kebaikan melimpah, Yang berhak untuk ditaati dan disyukuri? Bukankah Dia yang telah menciptakanmu dan membaguskan penciptaanmu lalu Dia menyempurnakannya dan menyusun tubuhmu untuk menunaikan tugas-tugasmu? Dia Mahakuasa untuk menciptakan kalian dalam bentuk apa pun yang Dia kehendaki.

كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِٱلدِّينِ

(9) "Sekali-kali jangan begitu! Bahkan kalian mendustakan hari pembalasan

SEMUA PERBUATAN MANUSIA DICATAT OLEH MALAIKAT DAN AKAN MENDAPAT BALASAN YANG SEIMBANG

وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَٰفِظِينَ . كِرَامًا كَٰتِبِينَ . يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ

(10-12) "Dan sesungguhnya terhadap kalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (amal perbuatan kalian), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (amal perbuatan kalian), mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan"

Perkaranya bukan sebagaimana yang kalian ucapkan, bahwa kalian berhak menyembah selain Allah, sebaliknya kalian mendustakan hisab dan pembalasan. Sesungguhnya terhadap kalian ada para malaikat pengawas yang mulia di sisi Allah yang mencatat apa yang mereka ditugaskan untuk mencatatnya, tidak ada sedikit pun dari amal-amal kalian yang terlewatkan bagi mereka, mereka mengetahui apa yang kalian lakukan, yang baik maupun yang buruk.

إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ

(13) "Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan,"

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa yang menegakkan hak-hak Allah dan hak-hak hamba-hambaNya benar-benar dalam kenikmatan.

وَإِنَّ ٱلْفُجَّارَ لَفِى جَحِيمٍ . يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱلدِّينِ . وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَآئِبِينَ

(14-16) "dan sesungguhnya orang-orang yang gemar berbuat dosa benar-benar berada dalam Neraka Jahim (Jahanam). Mereka akan masuk ke dalamnya pada hari pembalasan. Dan mereka tidak mungkin keluar darinya."

Dan sesungguhnya orang-orang durjana yang melalaikan hak-hak Allah dan hak-hak para hambaNya berada di Neraka Jahim, apinya membakar mereka di Hari Pembalasan. Mereka tidak akan lolos dari azab Neraka Jahanam, baik dengan keluar atau dengan kematian.

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ . ثُمَّ مَآ أَدْرَىٰكَ مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ . يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْـًٔا ۖ وَٱلْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِّلَّهِ

(17-19) "Dan tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu? Sekali lagi, tahukah kamu apakah Hari Pembalasan itu? (Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu adalah milik (wewenang) Allah."

Tahukah kamu keagungan Hari perhitungan amal? Kemudian tahukah kamu keagungan Hari Hisab? Pada hari itu, tidak ada seorang pun yang bisa memberi manfaat kepada orang lain. Segala urusan pada hari itu hanya milik Allah semata, tidak ada yang mengalahkanNya, tidak ada yang berkuasa atasNya, dan tidak ada yang menentangNya.