Isi Tafsir Al-Qur'an

Al Haaqqah

KEPASTIAN ADANYA HARI KIAMAT
Orang-orang yang Mendustakan Kebenaran Pasti Binasa

ٱلْحَآقَّةُ

(1) "Hari Kiamat"1029

Hari Kiamat adalah hari yang pasti terjadi, padanya janji dan ancaman akan terbukti.


[1029] Kata اَلْحَاقَّةُmenurut bahasa berarti "yang pasti terjadi", yang dimaksud adalah Hari Kiamat Hari Kiamat dinamai اَلْحَاقَّةُ karena ia pasti terjadi

مَا ٱلْحَآقَّةُ

(2) "apakah Hari Kiamat itu?"

Apakah Hari Kiamat yang pasti terjadi itu? Bagaimana sifat dan keadaannya?

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحَآقَّةُ

(3) "Dan tahukah kamu apakah Hari Kiamat itu?"

Apakah ada yang memberitahumu, wahai Rasul, dan mengenal-kanmu tentang hakikat Hari Kiamat, dan menjelaskan untukmu ketakutan dan kedahsyatannya?

كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادٌۢ بِٱلْقَارِعَةِ

(4) "Kaum Tsamud dan Ad telah mendustakan Hari Kiamat"1030

Kaum Tsamud, yaitu kaum Nabi Shaleh dan kaum Ad, yaitu kaum Nabi Hud telah mendustakan Hari Kiamat yang kengeriannya menggetarkan hati manusia.


[1030] Kata اَلْقَارِعَةُ menurut bahasa berarti "yang menggetarkan hati", yang dimaksud adalah Hari Kiamat. Hari Kiamat dinamai اَلْقَارِعَةُ karena menggetarkan hati.

فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهْلِكُواْ بِٱلطَّاغِيَةِ

(5) "Maka adapun kaum Tsamud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras,"

Kaum Tsamud dibinasakan dengan suara teriakan menggelegar yang kerasnya melewati batas.

وَأَمَّا عَادٌ فَأُهْلِكُواْ بِرِيحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ

(6) "sedangkan kaum Ad, mereka telah dibinasakan dengan angin kencang yang sangat dingin,"

Kaum Ad dibinasakan dengan angin dingin yang kencang.

سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَٰنِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًا فَتَرَى ٱلْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَىٰ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ

(7) "Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus; maka kamu melihat kaum Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah kosong (lapuk)"

Allah mengirimkannya kepada mereka selama 7 malam dan 8 hari terus-menerus, tidak berhenti tidak terputus. Kamu melihat mereka di hari-hari dan malam-malam tersebut mati seolah-olah mereka adalah pangkal pohon kurma yang teronggok yang rapuh bagian dalamnya.

فَهَلْ تَرَىٰ لَهُم مِّنۢ بَاقِيَةٍ

(8) "Maka adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka ?"1031

Apakah kamu melihat ada yang tersisa yang selamat dari mereka?


[1031] Mereka habis dihancurkan sama sekali dan tidak punya keturunan.

وَجَآءَ فِرْعَوْنُ وَمَن قَبْلَهُۥ وَٱلْمُؤْتَفِكَٰتُ بِٱلْخَاطِئَةِ

(9) "Dan (kemudian) datanglah Fir'aun, dan orang-orang yang sebelumnya (dari kaum-kaum yang kafir), dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan, karena kesalahan yang besar."1032

Lalu datanglah Thaghut Fir'aun, umat-umat sebelumnya yang kafir kepada para rasul mereka, dan penduduk negeri-negeri kaum Luth yang negeri mereka dijungkirbalikkan disebabkan oleh perbuatan mungkar mereka, yaitu kekafiran, kesyirikan dan homoseksual.


[1032] Yakni, umat-umat dahulu yang mengingkari nabi-nabi, seperti kaum Nabi Shaleh kaum Nabi Syu'aib dan lain-lain, dan negeri-negeri yang dijungkirbalikkan ialah negeri-negeri kaum Nabi Luth Sedangkan kesalahan yang dilakukan mereka ialah mendustakan para rasul.

فَعَصَوْاْ رَسُولَ رَبِّهِمْ فَأَخَذَهُمْ أَخْذَةً رَّابِيَةً

(10) "Maka mereka mendurhakai utusan Tuhan mereka, maka Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras "

Setiap umat tersebut mendurhakai rasul mereka yang diutus kepada mereka, maka Allah mengazab mereka dengan azab yang sangat berat.

إِنَّا لَمَّا طَغَا ٱلْمَآءُ حَمَلْنَٰكُمْ فِى ٱلْجَارِيَةِ

(11) "Sesungguhnya ketika air naik (sampai ke gunung), Kami angkut (nenek moyang) kalian1033 di dalam kapal,"

Manakala air sudah melewati ambang batasnya, di mana ia naik dan lebih tinggi dari segala sesuatu, Kami angkut nenek moyang kalian bersama Nuh dalam kapal yang berjalan di atas air.


[1033] Yakni, yang dibawa dalam kapal Nabi Nuh untuk diselamatkan, yaitu keluarga Nabi Nush dan orang-orang yang beriman; tidak termasuk anaknya yang durhaka.

لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَتَعِيَهَآ أُذُنٌ وَٰعِيَةٌ

(12) "agar Kami jadikan (peristiwa itu) sebagai peringatan bagi kalian dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar

Kami hendak menjadikan peristiwa yang padanya orang-orang beriman selamat dan orang-orang kafir tenggelam, sebagai nasihat dan pelajaran, di mana setiap pemilik telinga yang biasanya mengingat dan memahami apa yang ia dengar dari Allah akan mengingatnya.

Peristiwa-peristiwa di Waktu Terjadinya Hari Kiamat

فَإِذَا نُفِخَ فِى ٱلصُّورِ نَفْخَةٌ وَٰحِدَةٌ . وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَٰحِدَةً . فَيَوْمَئِذٍ وَقَعَتِ ٱلْوَاقِعَةُ . وَٱنشَقَّتِ ٱلسَّمَآءُ فَهِىَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ . وَٱلْمَلَكُ عَلَىٰٓ أَرْجَآئِهَا ۚ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَٰنِيَةٌ . يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَىٰ مِنكُمْ خَافِيَةٌ

(13-18) "Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup,1034 dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan. Maka pada hari itu terjadilah Hari Kiamat, dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi rapuh. Dan para malaikat berada di berbagai penjurunya (langit). Pada hari itu delapan malaikat menjunjung Arasy (singgasana) Tuhanmu di atas (kepala) mereka. Pada hari itu kalian dihadapkan (kepada Tuhan kalian), tidak ada sesuatu pun dari kalian yang tersembunyi (bagi Allah)"

Manakala malaikat meniup sangkakala sekali tiupan, yaitu tiupan pertama yang disusul dengan kehancuran alam semesta, bumi dan gunung-gunung diangkat dari tempatnya lalu keduanya hancur berkeping-keping dan dihantamkan dengan sekali hantaman. Saat itulah Hari Kiamat tiba. Langit terbelah, saat itu langit lemah dan rapuh, tidak kokoh dan tidak kuat, sedangkan para malaikat ada di sisi-sisi dan penjuru-penjurunya. Arasy Tuhanmu berada di atas mereka sambil dijunjung oleh 8 malaikat agung pada Hari Kiamat. Pada hari itu, kalian wahai manusia, dihadapkan kepada Allah untuk menghadapi perhitungan amal dan pembalasan, tidak ada sedikit pun rahasia kalian yang samar bagi Allah.


[1034] Yaitu, tiupan pertama yang pada waktu itu seluruh alam menjadi hancur.

Perhitungan Amal dan Peristiwa-peristiwa Berikutnya

فَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ بِيَمِينِهِۦ فَيَقُولُ هَآؤُمُ ٱقْرَءُواْ كِتَٰبِيَهْ . إِنِّى ظَنَنتُ أَنِّى مُلَٰقٍ حِسَابِيَهْ . فَهُوَ فِى عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ . فِى جَنَّةٍ عَالِيَةٍ . قُطُوفُهَا دَانِيَةٌ . كُلُواْ وَٱشْرَبُواْ هَنِيٓـًٔۢا بِمَآ أَسْلَفْتُمْ فِى ٱلْأَيَّامِ ٱلْخَالِيَةِ

(19-24) "Adapun orang yang kitab (catatan amal)nya diberikan di tangan kanannya, maka dia berkata, Ambillah, bacalah kitab (catatan amal)ku (ini). Sesungguhnya aku yakin, bahwa (suatu saat) aku akan menerima perhitungan terhadap diriku.' Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, dalam surga yang tinggi, buah-buahannya dekat, (kepada mereka dikatakan),' Makan dan minumlah dengan nikmat karena amal yang telah kalian kerjakan pada hari-hari yang telah lalu'."

Barangsiapa diberi kitab catatan amalnya dengan tangan kanannya, maka dia berkata dengan penuh kegembiraan dan suka cita, "Ambillah dan silakan membaca kitabku. Sesungguhnya di dunia aku yakin bila aku akan mendapatkan balasanku pada Hari Kiamat, maka aku menyiapkan bekal berupa iman dan amal shalih." Dia hidup dalam kenikmatan dan diridhai di surga yang tinggi tempat dan derajatnya. Buahnya dekat, dapat dipetik oleh orang yang duduk, orang yang berdiri, serta orang yang berbaring. Dikatakan kepada mereka, "Makanlah makanan dan minumlah minuman yang bersih dari gangguan, serta selamat dari segala yang dibenci, disebabkan apa yang kalian kerjakan berupa amal shalih di kehidupan dunia dahulu."

وَأَمَّا مَنْ أُوتِىَ كِتَٰبَهُۥ بِشِمَالِهِۦ فَيَقُولُ يَٰلَيْتَنِى لَمْ أُوتَ كِتَٰبِيَهْ . وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيَهْ . يَٰلَيْتَهَا كَانَتِ ٱلْقَاضِيَةَ . مَآ أَغْنَىٰ عَنِّى مَالِيَهْ ۜ . هَلَكَ عَنِّى سُلْطَٰنِيَهْ

(25-29) "Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, 'Alangkah baiknya jika kitab (catatan amal)ku (ini) tidak diberikan kepadaku, sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitungan (amal) ku. Wahai, kiranya (kematian) itulah yang menyudahi segala sesuatu. Hartaku sama sekali tidak berguna bagiku. Alasanku1035 telah hilang dariku'."

Adapun orang yang diberi kitab catatan amalnya dengan tangan kirinya, dia berkata dengan penuh kesedihan dan penyesalan, "Celaka diriku, seandainya aku tidak diberi kitabku, seandainya aku tidak tahu balasanku. Seandainya kematian yang aku alami di dunia adalah akhir segala urusanku dan aku tidak dibangkitkan sesudahnya. Harta yang aku kumpulkan di dunia tidak berguna bagiku, alasanku lenyap menghilang dan aku tidak punya alasan apa pun."


[1035] Pendapat lain menyebutkan bahwa maknanya adalah, "kekuasaanku".

خُذُوهُ فَغُلُّوهُ . ثُمَّ ٱلْجَحِيمَ صَلُّوهُ . ثُمَّ فِى سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَٱسْلُكُوهُ . إِنَّهُۥ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ . وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلْمِسْكِينِ

(30-34) "(Allah berfirman), 'Tangkaplah dia lalu belenggulah (tangannya ke leher)nya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia tidak beriman kepada Allah Yang Mahaagung. Dan dia juga tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang-orang miskin'."

Dikatakan kepada para malaikat penjaga Jahanam, "Ambillah penjahat penuh dosa ini, tariklah kedua tangannya ke lehernya dengan belenggu, kemudian masukkanlah dia ke dalam Neraka Jahim agar dia merasakan panasnya, kemudian ikatlah dalam rantai besi yang panjangnya 70 hasta, masukkanlah dia ke dalamnya, sesungguhnya dia tidak membenarkan bahwa Allah adalah Tuhan yang haq semata, tidak ada sekutu bagiNya, tidak mengamalkan petunjukNya, tidak mendorong orang-orang untuk memberi makan orang-orang yang membutuhkan dari kalangan orang-orang miskin dan lainnya."

فَلَيْسَ لَهُ ٱلْيَوْمَ هَٰهُنَا حَمِيمٌ

(35) "Maka pada hari ini di sini tidak ada seorang teman pun baginya."

Orang kafir ini pada Hari Kiamat tidak punya kerabat yang menolak azab darinya.

وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ . لَّا يَأْكُلُهُۥٓ إِلَّا ٱلْخَٰطِـُٔونَ

(36-37) "Dan tidak ada makanan (baginya), kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya, kecuali orang-orang yang berdosa."

Dia tidak punya makanan kecuali nanah penghuni neraka, yang tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang pendosa yang bersikukuh di atas kekafiran kepada Allah.

AL-QUR'AN BENAR-BENAR WAHYU ALLAH

فَلَآ أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ . وَمَا لَا تُبْصِرُونَ . إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ . وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍ ۚ قَلِيلًا مَّا تُؤْمِنُونَ . وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍ ۚ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ . تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

(38-43) "Maka Aku bersumpah demi apa yang kalian lihat, dan demi apa yang tidak kalian lihat, sesungguhnya ia (al-Qur'an) itu benar-benar wahyu (yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia. Dan ia (al-Qur'an) bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kalian beriman kepadanya. Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kalian mengambil pelajaran darinya, la (al-Qur'an) adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan seluruh alam."

Aku bersumpah dengan apa yang kalian lihat, yaitu hal-hal yang terlihat, dan juga apa yang tidak kalian lihat yang ghaib dari kalian, sesungguhnya al-Qur'an itu adalah Firman Allah, yang dibaca oleh seorang utusan yang punya kedudukan dan keutamaan agung, ia bukan perkataan penyair seperti yang kalian tuduhkan, tetapi sedikit dari kalian yang beriman, ia bukan sajak seperti sajak dukun, tetapi sedikit dari kalian yang punya pemikiran dan perenungan untuk membedakan di antara keduanya, akan tetapi ia adalah Firman Tuhan alam semesta yang Dia turunkan kepada RasulNya, Muhammad .

وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ ٱلْأَقَاوِيلِ . لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِٱلْيَمِينِ . ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ ٱلْوَتِينَ . فَمَا مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ عَنْهُ حَٰجِزِينَ . وَإِنَّهُۥ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِينَ

(44-48) "Dan sekiranya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (Nama) Kami, pasti Kami pegang dia pada tangan kanannya.1036 Kemudian Kami potong pembuluh jantungnya. Maka tidak seorang pun dari kalian yang dapat menghalangi (Kami untuk menghukumnya). Dan sesungguhnya ia (al-Qur'an) itu benar-benar pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa."

Seandainya Muhammad mengklaim sesuatu atas Nama Kami padahal Kami tidak mengucapkannya, niscaya Kami menghukumnya dan mengambilnya dengan kekuatan dan dengan keras, kemudian Kami memutuskan urat jantungnya, maka tidak seorang pun yang sanggup menghalangi Kami untuk menghukumnya. Sesungguhnya al-Qur'an ini adalah nasihat bagi orang-orang yang bertakwa yang melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-laranganNya.


[1036] Yakni, Kami beri tindakan sekeras-kerasnya.

وَإِنَّا لَنَعْلَمُ أَنَّ مِنكُم مُّكَذِّبِينَ . وَإِنَّهُۥ لَحَسْرَةٌ عَلَى ٱلْكَٰفِرِينَ . وَإِنَّهُۥ لَحَقُّ ٱلْيَقِينِ . فَسَبِّحْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلْعَظِيمِ

(49-52) "Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa di antara kalian ada orang-orang yang mendustakan. Dan sesungguhnya ia (al-Qur'an) itu benar-benar (mendatangkan) penyesalan (karena mendustakannya) bagi orang-orang kafir (di akhirat). Dan sesungguhnya (al-Qur'an) itu adalah kebenaran yang meyakinkan. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) Nama Tuhanmu Yang Mahaagung"

Sesungguhnya Kami mengetahui bahwa di antara kalian ada yang mendustakan al-Qur'an ini sekalipun ayat-ayatnya jelas, dan sesungguhnya mendustakan al-Qur'an adalah penyesalan besar atas orang-orang kafir saat mereka melihat azab yang menimpa mereka dan melihat kenikmatan yang didapatkan oleh orang-orang beriman. Sesungguhnya ia adalah kebenaran yang kokoh, yang tidak ada keraguan padanya. Maka sucikanlah Allah dari apa yang tidak layak bagiNya, dan sebutlah Dia dengan NamaNya Yang Agung.