Isi Tafsir Al-Qur'an

As Sajdah

AL-QUR'AN ADALAH WAHYU DARI TUHAN
Al-Qur'an Bukanlah Ciptaan Muhammad .

الٓمٓ

(1) "Alif Lam Mim."

(Alif Lam Mim). Pembicaraan tentang huruf-huruf yang terpenggal (di awal surat seperti ini) telah hadir di awal Surat al-Baqarah.

تَنزِيلُ ٱلْكِتَٰبِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

(2) ”Diturunkannya al-Qur'an itu tidak ada keraguan tentangnya, (yaitu) dari Tuhan seluruh alam"

Al-Qur'an yang dibawa oleh Muhammad ini, tidak ada keraguan bahwa ia diturunkan dari sisi Allah, Tuhan seluruh makhluk.

أَمْ يَقُولُونَ ٱفْتَرَىٰهُ ۚ بَلْ هُوَ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّكَ لِتُنذِرَ قَوْمًا مَّآ أَتَىٰهُم مِّن نَّذِيرٍ مِّن قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

(3) "Tetapi mengapa mereka (orang-orang kafir) mengatakan, 'Dialah (Muhammad) yang telah mengada-adakannya.' (Tidak), justru ia (al-Qur'an itu) adalah kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan (dengannya) kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum engkau, agar mereka mendapat petunjuk."

Namun orang-orang musyrik justru berkata, "Muhammad telah membuat al-Qur'an." Mereka dusta, karena al-Qur'an adalah haq yang pasti yang diturunkan kepadamu, wahai Rasul, dari Tuhanmu agar dengan al-Qur'an itu kamu memberikan peringatan kepada orang-orang yang belum didatangi pembawa peringatan sebelummu, semoga mereka mau mengikuti petunjuk, mengetahui yang haq dan beriman kepadanya serta mendahulukannya, di samping itu mereka pun beriman kepadamu.

Masa Terciptanya Alam Semesta

ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ ۖ مَا لَكُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَلِىٍّ وَلَا شَفِيعٍ ۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ

(4) ”Allah Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy.805 Tidak ada bagi kalian seorang pun penolong maupun pemberi syafa'at806 selain Dia. Maka apakah kalian tidak mengambil pelajaran?'"

Allah Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari untuk suatu hikmah yang Dia ketahui, padahal Dia kuasa untuk menciptakan dengan kalimat, "Kun" maka ia pun jadi. Kemudian Allah bersemayam, yakni naik dan tinggi di atas Arasy sesuai dengan keagunganNya; tidak ditentukan bentuk dan caranya dan tidak disamakan dengan makhluk. Tidak ada untuk kalian, wahai manusia, yang mengurusi perkara kalian, tidak ada bagi kalian orang yang membantu kalian di sisi Allah untuk mengentaskan kalian dari siksaNya. Mengapa kalian tidak merenungkan dan memikirkan hal itu sehingga kalian mengesakan Allah dalam uluhiyahNya dan mengikhlaskan ibadah hanya kepadaNya?


[805] Bersemayam di atas Arasy adalah salah satu Sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dan kesucianNya.

[806] Syafa'at adalah pertolongan yang diberikan oleh rasul atau orang-orang tertentu, untuk meringankan azab, atau beban, atau meninggikan derajat di surga bagi seseorang di akhirat.

يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ إِلَى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

(5) "Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumit kemudian (urusan) itu naik kepadaNya807 dalam satu hari yang kadarnya (ukuran lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitungan kalian."

Allah mengatur urusan seluruh makhluk dari langit ke bumi, kemudian urusan dan pengaturan tersebut naik kepada Allah dari bumi ke langit pada hari yang kadarnya seribu tahun dari hari dunia yang dihitung manusia.


[807] Yakni. berita tentangnya yang dibawa oleh malaikat. Ayat ini merupakan suatu penggambaran bagi kebesaran Allah dan keagunganNya.

ذَٰلِكَ عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ

(6) "Itulah Tuhan Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha-perkasa lagi Maha Penyayang"

Itulah Allah Yang Maha mencipta dan mengatur segala urusan alam semesta, yang mengetahui apa yang ghaib dari pandangan mata dan apa yang disimpan oleh dada dan disembunyikan dalam hati. Dia mengetahui apa yang disaksikan oleh mata, Dia Mahakuat lagi Mahaperkasa yang tidak dikalahkan, juga Maha Penyayang kepada hamba-hambaXya yang beriman.

Proses Kejadian Manusia dan Kebangkitannya di Hari Kiamat

ٱلَّذِىٓ أَحْسَنَ كُلَّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ ٱلْإِنسَٰنِ مِن طِينٍ

(7) ' Yang membaguskan (memantapkan) segala sesuatu yang Dia ciptakan, dan Dia Yang memulai penciptaan manusia dari tanah"

Dia-lah Allah Yang menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya dan Dia mengawali penciptaan manusia, yaitu Adam dari tanah.

ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُۥ مِن سُلَٰلَةٍ مِّن مَّآءٍ مَّهِينٍ

(8) "kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani)"

Kemudian Dia menjadikan anak-anak keturunannya berkembang dari sperma yang lemah, encer, dan hina.

ثُمَّ سَوَّىٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

(9) "Kemudian Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)Nya ke dalam (tubuh) nya, dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagi kalian, (tetapi) sedikit sekali kalian bersyukur"

Kemudian Allah menyempurnakan penciptaan manusia dan mem-baguskannya, serta Dia meniupkan ruh (ciptaan)Nya kepadanya dengan mengutus malaikat yang meniupkan ruh kepadanya, Dia menciptakan untuk kalian, wahai manusia, pendengaran dan penglihatan yang dengannya kalian membedakan suara-suara, warna-warna, dzat-dzat dan orang-orang, dan nikmat akal yang dengannya kalian membedakan antara yang baik dan yang buruk, yang berguna dan yang berbahaya, namun kalian tidak banyak bersyukur kepada Tuhan kalian atas nikmat-nikmatNya kepada kalian.

وَقَالُوٓاْ أَءِذَا ضَلَلْنَا فِى ٱلْأَرْضِ أَءِنَّا لَفِى خَلْقٍ جَدِيدٍ ۚ بَلْ هُم بِلِقَآءِ رَبِّهِمْ كَٰفِرُونَ

(10) "Dan mereka berkata,’Apakah apabila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru?'808 Bahkan mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhan mereka."

Orang-orang yang menyekutukan Allah yang mendustakan kebangkitan berkata, "Apakah bila daging dan tulang kita sudah menjadi tanah di dalam perut bumi, kita akan dibangkitkan sebagai makhluk yang baru?" Mereka merasa hal itu mustahil tanpa berusaha mencari jalan kepada kebenaran, sebaliknya itu hanyalah kezhaliman dan pengingkaran dari mereka, karena mereka telah ingkar kepada perjumpaan dengan Tuhan mereka.


[808] Yakni, dihidupkan kembali untuk menerima balasan Allah pada Hari Kiamat.

۞ قُلْ يَتَوَفَّىٰكُم مَّلَكُ ٱلْمَوْتِ ٱلَّذِى وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ

(11) "Katakanlah, 'Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) kalian akan mematikan kalian, kemudian kepada Tuhan kalian, kalian akan dikembalikan'."

Katakanlah, wahai Rasul, kepada orang-orang musyrik itu, "Malaikat maut yang ditugaskan pada kalian akan mewafatkan kalian. Bila ajal kalian habis, malaikat tersebut akan mencabut arwah kalian, tidak tertunda sesaat pun. Kemudian kalian dipulangkan kepada Tuhan kalian, lalu Dia akan membalas kalian atas seluruh amal perbuatan kalian, bila baik, maka dengan balasan baik, dan bila buruk, maka dengan balasan buruk.

Sebuah Perbandingan Antara Orang Mukmin Dengan Orang Kafir

وَلَوْ تَرَىٰٓ إِذِ ٱلْمُجْرِمُونَ نَاكِسُواْ رُءُوسِهِمْ عِندَ رَبِّهِمْ رَبَّنَآ أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَٱرْجِعْنَا نَعْمَلْ صَٰلِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ

(12) "Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang gemar berbuat dosa itu menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka (sambil berkata), 'Wahai Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar; maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjakan amal shalih. Sesungguhnya (sekarang) kami adalah orang-orang yang yakin'."

Seandainya kamu melihat, wahai manusia, saat orang-orang yang gemar berbuat dosa yang mengingkari kebangkitan, menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka dengan penuh rasa malu dan kehinaan. Mereka berkata, "Wahai Tuhan kami, kami melihat keburukan-keburukan kami, kami mendengar dariMu pembenaran apa yang diperintahkan oleh utusan-utusanMu di dunia, kami bertaubat kepadaMu, kembalikanlah kami ke dunia supaya kami bisa beramal menaatiMu, sekarang kami meyakini apa yang dulu kami ingkari di dunia, yaitu keesaanMu dan bahwa Engkau membangkitkan manusia dari kubur mereka." Bila kamu, wahai manusia, melihat semua itu, niscaya kamu melihat suatu perkara yang besar dan musibah yang agung.

وَلَوْ شِئْنَا لَءَاتَيْنَا كُلَّ نَفْسٍ هُدَىٰهَا وَلَٰكِنْ حَقَّ ٱلْقَوْلُ مِنِّى لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ ٱلْجِنَّةِ وَٱلنَّاسِ أَجْمَعِينَ

(13) "Dan jika Kami menghendaki, niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya, tetapi telah ditetapkan perkataan (ketetapan) dari Ku, 'Aku benar-benar akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia bersama-sama.'

Kalau Kami berkehendak, niscaya Kami memberikan petunjuk kepada orang-orang yang menyekutukan Allah itu dan membimbing mereka kepada iman, akan tetapi keputusanKu telah bulat dan tetap atas mereka. Aku benar-benar akan memenuhi Jahanam dengan orang-orang yang kafir dan para pelaku kemaksiatan, baik dari kalangan jin maupun manusia seluruhnya. Hal itu karena mereka memilih kesesatan di atas petunjuk.

فَذُوقُواْ بِمَا نَسِيتُمْ لِقَآءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَآ إِنَّا نَسِينَٰكُمْ ۖ وَذُوقُواْ عَذَابَ ٱلْخُلْدِ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

(14) 'Maka rasakanlah oleh kalian (azab ini) disebabkan kalian melupakan pertemuan (denganku) pada hari kalian ini (Hari Kiamat); sesungguhnya Kami pun melupakan kalian. Dan rasakanlah azab yang kekal atas apa yang telah kalian kerjakan'"

Pada saat orang-orang musyrik itu dimasukkan ke dalam neraka, kepada mereka dikatakan sebagai celaan, "Rasakanlah siksa disebabkan kelalaian kalian terhadap kehidupan akhirat dan tenggelamnya kalian dalam kenikmatan dunia. Hari ini Kami membiarkan kalian dalam azab, rasakanlah azab Jahanam yang tidak terputus akibat dari perbuatan kalian di dunia berupa kekafiran kepada Allah dan kemaksiatan kepadaNya."

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِـَٔايَٰتِنَا ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُواْ بِهَا خَرُّواْ سُجَّدًا وَسَبَّحُواْ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ ۩

(15) "Sesungguhnya yang beriman dengan ayat-ayat Kami hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur bersujud809 dan bertasbih serta memuji Tuhan mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri."

Yang membenarkan dan mengamalkan ayat-ayat aI-Qur‘an hanyalah orang-orang yang bila dinasihati dengan aI-Qur'an dan dibacakan al-Qur'an kepada mereka, maka mereka sujud kepada Tuhan mereka dengan khusyu dan tunduk Mereka menyucikan Allah dalam sujud mereka dengan memujiNya. mereka tidak menyombongkan diri dari bersujud dan bertasbih kepada Allah, serta beribadah hanya kepada Allah semata.


[809] Yakni, mereka sujud tunduk patuh kepada Allah serta khusyu'. Dan disunnahkan melakukan sujud tilawah, apabila membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah seperti ini.

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ ٱلْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ

(16) "Lambung mereka jauh dari tempat tidur,810 mereka berdoa kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka."

Lambung orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Allah tersebut terangkat dari kasur tempat tidur mereka, mereka bertahajud kepada Tuhan mereka dalam shalat malam, berdoa kepadaNya dengan perasaan takut terhadap siksa dan berharap pahala, dan mereka berkenan berinfak dari sebagian harta yang Allah berikan kepada mereka dalam ketaatan kepadaNya dan di jalanNya.


[810] Yakni, mereka tidak tidur pada waktu biasanya orang tidur, untuk mengerjakan shalat malam.

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَّآ أُخْفِىَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

(17) "Maka tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan."

Jiwa manusia tidak mengetahui apa yang disediakan oleh Allah untuk orang-orang beriman itu, yang menenangkan mereka dan melapangkan dada mereka, sebagai balasan atas amal perbuatan mereka yang shalih.

أَفَمَن كَانَ مُؤْمِنًا كَمَن كَانَ فَاسِقًا ۚ لَّا يَسْتَوُۥنَ

(18) "Maka apakah orang yang beriman sama seperti orang yang fasik (kafir) ? Mereka tidaklah sama."

Apakah orang yang taat kepada Allah dan RasulNya, membenarkan janji dan ancamanNya seperti orang yang kafir kepada Allah dan utusan-utusanNya dan mendustakan Hari Kiamat? Mereka tidak sama di sisi Allah.

أَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ جَنَّٰتُ ٱلْمَأْوَىٰ نُزُلًۢا بِمَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

(19) "Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, maka mereka akan mendapat surga-surga yang menjadi tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan."

Adapun orang-orang yang beriman dan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka, balasan mereka adalah surga-surga sebagai tempat tinggal mereka, mereka menempatinya dengan penuh kenikmatan, sebagai balasan bagi mereka atas ketaatan yang mereka berikan di dunia.

وَأَمَّا ٱلَّذِينَ فَسَقُواْ فَمَأْوَىٰهُمُ ٱلنَّارُ ۖ كُلَّمَآ أَرَادُوٓاْ أَن يَخْرُجُواْ مِنْهَآ أُعِيدُواْ فِيهَا وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُواْ عَذَابَ ٱلنَّارِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

(20) " Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, ’Rasakanlah azab neraka yang dahulu kalian dustakan'."

Adapun orang orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah dan menjalankan kemaksiatan kepadaNya, tempat tinggal mereka adalah Jahannam, setiap kaIi mereka ingin keluar darinya, mereka langsung di kembalikan ke dalamnya, Dikatakan kepada mereka sebagai penghinaan dan perendahan, "Rasakaniali siksa neraka yang dulu kalian dustakan di dunia."

وَلَنُذِيقَنَّهُم مِّنَ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَدْنَىٰ دُونَ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

(21) "Dan Kami benar-benar akan menimpakan kepada mereka seharian siksa yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); agar mereka kembali (ke jalan yang benar)"

Dan Kami pasti akan menimpakan kepada orang-orang fasik yang mendustakan itu siksa-siksa dunia berupa ujian, cobaan dan musibah sebelum siksa besar di Hari Kiamat nanti, di mana di sana mereka akan disiksa di Neraka Jahanam, dengan harapan mereka akan kembali dan bertaubat dari dosa-dosa mereka.

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِۦ ثُمَّ أَعْرَضَ عَنْهَآ ۚ إِنَّا مِنَ ٱلْمُجْرِمِينَ مُنتَقِمُونَ

(22) "Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian dia berpaling darinya? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang gemar berbuat dosa.”

Tidak ada yang lebih besar kezhalimannya daripada orang yang dinasihati dengan dalil-dalil dari Allah, kemudian dia berpaling darinya, dia tidak mengindahkan nasihat-nasihatNya, sebaliknya Dia justru menyombongkan diri. Sesungguhnya Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Allah, mengingkarinya dan mereka tidak mengambil manfaat darinya.

Perintah Allah Untuk Menerima al-Qur'an Dengan Tidak Ragu-ragu

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ فَلَا تَكُن فِى مِرْيَةٍ مِّن لِّقَآئِهِۦ ۖ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ

(23) "Dan sungguh Kami telah menganugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa, maka janganlah engkau (Muhammad) ragu-ragu tentang pertemuan (mu) dengannya811 dan Kami jadikan Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil."

Sungguh Kami telah memberikan Taurat kepada Musa, sebagaimana Kami memberimu al-Qur'an wahai Rasul. Jangan meragukan perjumpaan dengan Musa di malam Isra' dan Mi'raj, Kami menjadikan Taurat sebagai petunjuk bagi Bani Israil yang membimbing mereka kepada kebenaran dan ke jalan yang lurus.


[811] Yakni, pada malam Isra' dan Mi'raj.

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُواْ ۖ وَكَانُواْ بِـَٔايَٰتِنَا يُوقِنُونَ

(24) "Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami saat mereka bersabar.812Mereka meyakini ayat-ayat Kami."

Dan Kami mengangkat di kalangan Bani Israil para pembimbing dan para penyeru kepada kebaikan yang diteladani oleh manusia. Mereka mengajak manusia kepada tauhid, menyembah kepada Allah semata dan menaatiNya. Mereka mendapatkan derajat yang tinggi ini saat mereka bersabar atas perintah-perintah Allah dan meninggalkan larangan-laranganNya, berdakwah kepada Allah dan teguh menghadapi gangguan di jalanNya, di samping mereka juga membenarkan dengan penuh keyakinan kepada ayat-ayat dan hujjah-hujjah Allah.


[812] Yakni, sabar dalam menegakkan kebenaran.

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ فِيمَا كَانُواْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ

(25) "Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang memberikan keputusan di antara mereka pada Hari Kiamat tentang apa yang dahulu mereka perselisihkan."

Sesungguhnya Tuhanmu, wahai Rasul, memutuskan di antara orang-orang Mukmin dengan orang-orang kafir di kalangan Bani Israil dan lainnya di Hari Kiamat dengan keadilan dalam perkara yang mereka perselisihkan terkait dengan masalah-masalah agama, dan Dia akan memberikan balasan kepada masing-masing orang sesuai dengan amal perbuatannya, yaitu dengan memasukkan penghuni surga ke dalam surga dan penduduk neraka ke dalam neraka.

أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّنَ ٱلْقُرُونِ يَمْشُونَ فِى مَسَٰكِنِهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ ۖ أَفَلَا يَسْمَعُونَ

(26) "Dan tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka (orang-orang kafir Quraisy) sendiri (seringkali) berjalan di (bekas) tempat-tempat kediaman mereka itu ? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Maka apakah mereka tidak mendengarkan (memperhatikan)?"

Apakah tidak jelas bagi orang-orang yang mendustakan Rasul itu berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, mereka berjalan melewati negeri mereka lalu menyaksikan dengan mata kepala mereka, seperti kaum Hud, Shaleh dan Luth? Sesungguhnya dalam hal itu terkandung tanda-tanda dan nasihat-nasihat yang membimbing kepada kebenaran para utusan Allah yang datang kepada mereka dan kebatilan syirik yang mereka perbuat. Apakah orang-orang yang mendustakan para rasul itu tidak mendengarkan nasihat-nasihat dan hujjah-hujjah Allah lalu mengambil manfaat darinya?

أَوَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّا نَسُوقُ ٱلْمَآءَ إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِۦ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَٰمُهُمْ وَأَنفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ

(27) "Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya; maka mengapa mereka tidak memperhatikan ?"

Apakah orang-orang yang mendustakan kebangkitan setelah ke-matian itu tidak melihat bahwa Kami menggiring air ke bumi yang kering lagi keras yang tidak bertanaman, lalu Kami menumbuhkan tanaman dengan berbagai macam warna yang dimakan oleh ternak-ternak mereka dan mereka juga ikut memakannya sehingga mereka bisa hidup? Apakah mereka tidak melihat nikmat-nikmat ini dengan mata mereka lalu mereka pun akan mengetahui bahwa Allah yang melakukan hal itu mampu untuk menghidupkan manusia yang mati dan membangkitkan mereka dari alam kubur mereka?

وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلْفَتْحُ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ

(28) "Dan mereka bertanya, Kapankah kemenangan itu (datang) jika kalian adalah orang-orang yang benar?"'

Orang-orang yang menyekutukan Allah itu meminta disegerakan-nya azab. Mereka berkata, "Kapan keputusan yang menetapkan di antara kalian dengan kami untuk menyiksa kami menurut klaim kalian akan datang bila kalian adalah orang-orang yang benar dalam klaim kalian?”

قُلْ يَوْمَ ٱلْفَتْحِ لَا يَنفَعُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِيمَٰنُهُمْ وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ

(29) "Katakanlah,'Pada hari kemenangan813 itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan'."

Katakanlah wahai Rasul kepada mereka, "Di hari keputusan di mana saat itu hukuman terhadap kalian akan menimpa kalian, dan saat itu kalian menyaksikan kematian, iman orang-orang kafir tidak berguna bagi mereka, mereka juga tidak diberi kesempatan untuk bertaubat dan kembali (ke dunia)."


[813] Hari kemenangan di sini yakni, Hari Kiamat.

فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَٱنتَظِرْ إِنَّهُم مُّنتَظِرُونَ

(30) "Maka berpalinglah engkau dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu"814

Berpalinglah wahai Rasul dari orang-orang musyrik itu. Tidak usah menggubris pendustaan mereka. Lihatlah apa yang akan Allah lakukan terhadap mereka. Sesungguhnya mereka menunggu dan menanti akhir yang buruk menimpa kalian. Allah akan merendahkan dan menghinakan mereka serta memenangkanmu atas mereka, dan Allah telah melakukan hal itu, segala puji bagiNya.


[814] Yakni, Nabi Muhammad bersama orang-orang Mukmin disuruh menunggu kemenangan atas orang-orang kafir dan kehancuran mereka.