Isi Tafsir Al-Qur'an

Al 'Ankabut

COBAAN ITU ADALAH UKURAN BAGI SEMPURNA ATAU TIDAKNYA IMAN SESEORANG

الٓمٓ

(1) "Alif Lam Mim."

(Alif Lam Mim). Keterangan (tentang huruf-huruf yang terpenggal-penggal (di awal surat seperti ini) (telah berlalu di muka pada permulaan Surat al-Baqarah.

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ

(2) "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman,' dan mereka tidak diuji?"

Apakah manusia menyangka ketika mereka mengatakan "kami beriman", bahwa sesungguhnya Allah akan membiarkan mereka tanpa cobaan dan ujian?

وَلَقَدْ فَتَنَّا ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ صَدَقُواْ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْكَٰذِبِينَ

(3) "Dan sungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mngetahui orang-orang yang benar (jujur) dan juga pasti menegetahui orang-orang yang dusta."

Dan sungguh Kami telah menguji umat-umat manusia sebelum mereka dan mengadakan cobaan pada mereka yang merupakan orang-orang yang Kami mengutus rasul-rasul Kami kepada mereka. Maka Allah benar-benar akan mengetahui kebenaran orang-orang yang benar dalam keimanan mereka dan kedustaan orang –orang yang mendustakan.

أَمْ حَسِبَ ٱلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ أَن يَسْبِقُونَا ۚ سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

(4) "Atau apakah orang-orang yang mengerjakan keburukan itu mengira bahwa mereka akan mendahului Kami (sehingga Kami luput mengazab mereka)? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu!"

Bahkan apakah orang-orang yang berbuat maksiat-maksiat seperti perbuatan syirik dan perbuatan maksiat lainnya mengira bahwa mereka akan dapat melemahkan Kami, sehingga mereka lolos dengan diri mereka dari Kami, dan Kami tidak kuasa atas mereka? Alangkah buruk penilaian mereka yang mereka tetapkan itu.

مَن كَانَ يَرْجُواْ لِقَآءَ ٱللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ ٱللَّهِ لَءَاتٍ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

(5) "Barangsiapa mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah pasti datang. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

Barangsiapa yang mengharap perjumpaan dengan Allah dan amat antusias terhadap pahalaNya, maka sesungguhnya masa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk membangkitkan semua makhluk untuk memberikan pembalasan dan hukuman benar-benar akan tiba lagi dekat. Dan Dia Maha Mendengar semua perkataan dan Maha Mengetahui segala amal perbuatan.

Tiap-tiap Usaha Manusia Manfaatnya Kembali Kepada Dirinya Sendiri

وَمَن جَٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

(6) "Dan barangsiapa berjihad, maka sesungguhnya dia berjihad untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam ini"

Dan barangsiapa berjihad di jalan Allah untuk menegakkan kalimat Allah dan berjuang menundukkan dirinya untuk taat kepadaNya, sesungguhnya ia tengah berjihad untuk dirinya sendiri. Sebab sesungguhnya ia melakukan itu demi mencari pahala melalui jihadnya. Sesungguhnya Allah Mahakaya, tidak membutuhkan segala amal perbuatan seluruh makhlukNya. KepunyaanNya-lah kerajaan, penciptaan dan penetapan ketentuan.

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّـَٔاتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَحْسَنَ ٱلَّذِى كَانُواْ يَعْمَلُونَ

(7) 'Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, Kami benar-benar akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka dan Kami benar-benar akan memberi balasan yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, dan mengerjakan amal shalih, niscaya Kami sungguh-sungguh akan menghapuskan dosa-dosa dari mereka dan Kami akan benar-benar memberikan pahala kepada mereka atas amal-amal shalih mereka yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

Ajakan Mempersekutukan Tuhan Harus Ditentang Sekalipun Datangnya Dari Ibu-Bapak

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِن جَٰهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِى مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَآ ۚ إِلَىَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

(8) "Dan Kami berwasiat (mewajibkan) kepada manusia agar berbuat kebaikan kepada kedua orangtuanya. Dan jika mereka berdua memaksamu untuk mem-persekutukanKu dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentangnya, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepadaKu-lah tempat kembali kalian, dan akan Aku beritakan kepada kalian apa-apa yang telah kalian kerjakan,"

Dan Kami wajibkan kepada manusia untuk berbakti kepada kedua orangtuanya dan berlaku baik kepada mereka berdua dengan tutur kata dan perbuatan. Dan apabila mereka berdua memaksamu, wahai manusia, untuk menyekutukan sesuatu denganKu dalam ibadah, maka janganlah kamu melaksanakan perintah mereka berdua. Dan (permintaan berbuat) seluruh jenis maksiat (dari mereka) dihukumi sama dengan permintaan mereka untuk menyekutukan Allah. Tidak ada kewajiban taat kepada makhluk, siapa pun dia, untuk maksiat kepada Allah , sebagaimana telah disebutkan dalam hadits dari Rasulullah . KepadaKu-lah tempat kembali kalian. Lalu Kami akan beritahukan kepada kalian apa saja yang telah kalian perbuat di dunia, dari perbuatan yang baik maupun perbuatan yang buruk. Dan Aku akan memberikan balasan kepada kalian sesuai dengan perbuatan-perbuatan itu.

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُدْخِلَنَّهُمْ فِى ٱلصَّٰلِحِينَ

(9) "Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih Kami benar-benar akan memasukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang shalih."

Dan orang-orang yang mempercayai Allah dan RasulNya, serta mengerjakan amal-amal shalih, niscaya Kami benar-benar akan memasukkannya ke dalam surga dalam golongan hamba-hamba Allah yang shalih.

وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ فَإِذَآ أُوذِىَ فِى ٱللَّهِ جَعَلَ فِتْنَةَ ٱلنَّاسِ كَعَذَابِ ٱللَّهِ وَلَئِن جَآءَ نَصْرٌ مِّن رَّبِّكَ لَيَقُولُنَّ إِنَّا كُنَّا مَعَكُمْ ۚ أَوَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَعْلَمَ بِمَا فِى صُدُورِ ٱلْعَٰلَمِينَ

(10) "Dan di antara manusia ada sebagian yang berkata, 'Kami beriman kepada Allah,' tetapi apabila dia disakiti (karena dia beriman) kepada Allah, dia menjadikan (menganggap) cobaan manusia itu sebagai siksaan Allah.763 Dan jika datang pertolongan dari Tuhanmu, niscaya mereka benar-benar akan berkata, 'Sesungguhnya kami bersama kalian.' Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dalam dada semua makhluk?"

Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah." Namun, ketika kaum musyrikin mengganggunya, dia gundah tak sabar akibat siksaan dan gangguan mereka, layaknya dia berkeluh kesah karena mengalami siksaan Allah dan tidak bersabar atas ujian dariNya. Maka dia murtad meninggalkan keimanannya. Dan sesungguhnya bila datang pertolongan dari Tuhanmu, wahai Rasul, bagi orang-orang yang beriman kepadaNya, maka orang-orang yang telah murtad meninggalkan keimanan mereka itu berkata, "Sesungguhnya kami bersama kalian, wahai kaum Mukminin. Kami akan menolong kalian mengatasi musuh-musuh kalian." Bukankah Allah lebih mengetahui daripada siapa pun tentang isi hati seluruh makhlukNya?


[763] Orang itu takut kepada kezhaliman manusia, seperti ketakutannya kepada azab Aliah . karena itu dia tinggalkan imannya itu dan tuntutan-tuntutan imannya.

وَلَيَعْلَمَنَّ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَلَيَعْلَمَنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ

(11) "Dan Allah benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman dan Dia juga benar-benar mengetahui orang-orang yang munafik"

Dan Allah benar-benar akan mengetahui -dengan pengetahuan yang tampak jelas bagi para makhluk- orang-orang yang beriman kepadaNya dan mengikuti RasulNya. Dan Dia akan benar-benar mengetahui orang-orang yang munafik, agar dapat dibeda-bedakan masing-masing golongan dari golongan lainnya.

وَقَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لِلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّبِعُواْ سَبِيلَنَا وَلْنَحْمِلْ خَطَٰيَٰكُمْ وَمَا هُم بِحَٰمِلِينَ مِنْ خَطَٰيَٰهُم مِّن شَىْءٍ ۖ إِنَّهُمْ لَكَٰذِبُونَ

(12) "Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman, 'Ikutilah jalan kami, dan kami akan memikul dosa-dosa kalian.' padahal mereka tidak (akan) memikul dosa-dosa mereka sedikit pun. Sesungguhnya mereka benar-benar para pendusta."

Dan orang-orang yang mengingkari keesaan Aliah dari suku Quraisy, dan tidak mengimani ancaman Allah dan jartjiNya, mereka berkata kepada orang-orang yang beriman kepada Allah dari suku mereka, Tinggalkanlah agama Muhammad, dan ikutilah agama kami- Sesungguhnya kami nanti akan memikul dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan kalian." Padahal mereka itu tidak memikul sedikit pun dari dosa-dosa mereka- Sesungguhnya mereka itu benar-benar berdusta dalam ucapan yang mereka katakan.

وَلَيَحْمِلُنَّ أَثْقَالَهُمْ وَأَثْقَالًا مَّعَ أَثْقَالِهِمْ ۖ وَلَيُسْـَٔلُنَّ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ عَمَّا كَانُواْ يَفْتَرُونَ

(13) "Dan mereka (orang-orang kafirj benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri. dan dosa-dosa yang lain bersama dosa-dosa mereka itu, dan pada Hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka buat-buat."

Dan orang-orang musyrik itu benar-benar akan memikul beban kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa mereka, serta kesalahan-kesalahan orang-orang yang mereka sesatkan dan mereka halangi dari jalan Allah, di samping dosa-dosa mereka sendiri, tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa-dosa para pengikut mereka. Dan pada Hari Kiamat, mereka benar-benar akan ditanya tentang kedustaan-kedustaan yang mereka ada-adakan.

Cobaan Terhadap Nabi Nuh

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمْ أَلْفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمْسِينَ عَامًا فَأَخَذَهُمُ ٱلطُّوفَانُ وَهُمْ ظَٰلِمُونَ

(14) "Dan sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal di tengah mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zhalim."

Dan sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Maka dia tinggal di tengah mereka selama 950 tahun lamanya. Ia menyeru mereka kepada tauhid dan melarang mereka dari perbuatan syirik- Akan tetapi, mereka tidak menyambut seruannya. Maka Allah menghancurkan mereka dengan banjir besar, sedang mereka dalam keadaan menganiaya diri mereka sendiri dengan perbuatan kafir dan sikap aniaya mereka.

فَأَنجَيْنَٰهُ وَأَصْحَٰبَ ٱلسَّفِينَةِ وَجَعَلْنَٰهَآ ءَايَةً لِّلْعَٰلَمِينَ

(15) "Maka Kami selamatkan dia (Nuh) dan orang-orang yang berada di kapal itu, dan Kami jadikan (peristiwa) itu sebagai ayat (pelajaran) bagi semua manusia"

Maka Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang mengikutinya dari orang-orang yang bersamanya di dalam perahu. Dan Kami menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran dan nasihat bagi sekalian manusia.

Cobaan Terhadap Nabi Ibrahim dan Nabi Luth

وَإِبْرَٰهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ ٱعْبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ۖ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

(16) "Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika dia berkata kepada kaumnya, 'Sembahlah Allah dan bertakwalah kepadaNya. Yang demikian itu lebih baik bagi kalian Jika kalian mengetahui.'

Dan ingatlah wahai Rasul, tentang Ibrahim ketika ia menyeru kaumnya, "Ikhlaskanlah ibadah karena Allah semata. Dan takutlah terhadap kemurkaanNya, dengan cara menjalankan kewajiban-kewajiban dariNya dan menjauhi maksiat-maksiat kepadaNya. Itu lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui mana yang baik bagi kalian dan mana yang buruk bagi kalian.

إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَٰنًا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَٱبْتَغُواْ عِندَ ٱللَّهِ ٱلرِّزْقَ وَٱعْبُدُوهُ وَٱشْكُرُواْ لَهُۥٓ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

(17) 'Sesungguhnya yang kalian sembah selain Allah hanyalah berhala-berhala, dan kalian membuat-buat kebohongan.764 Sesungguhnya apa-apa yang kalian sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rizki kepada kalian; maka mintalah rizki dari Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepadaNya. Hanya kepadaNya kalian akan dikembalikan'."

Kalian itu, wahai kaum, tidaklah menyembah selain Allah kecuali berhala-berhala saja, dan kalian membuat-buat kedustaan dengan menamakannya sebagai tuhan-tuhan sembahan. Sesungguhnya berhala-berhala kalian yang kalian sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rizki apa pun kepada kalian. Maka carilah rizki dari sisi Allah, bukan dari berhala-berhala kalian. Dan ikhlaskanlah ibadah hanya kepadaNya, begitu juga rasa syukur atas rizkiNya bagi kalian. Kepada Allah kalian akan dikembalikan setelah kematian kalian. Kemudian Dia akan memberikan balasan kepada kalian sesuai dengan apa yang kalian perbuat."


[764] Yakni, mereka menyatakan bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafa'at kepada mereka di sisi Allah dan dapat mendekatkan mereka kepada Allah dan semua ini adalah kebohongan.

وَإِن تُكَذِّبُواْ فَقَدْ كَذَّبَ أُمَمٌ مِّن قَبْلِكُمْ ۖ وَمَا عَلَى ٱلرَّسُولِ إِلَّا ٱلْبَلَٰغُ ٱلْمُبِينُ

(18) "Dan jika kalian (orang-orang kafir) mendustakan, maka sungguh umat-umat sebelum kalian juga telah mendustakan (para rasul). Dan tidak ada kewajiban atas rasul itu, kecuali menyampaikan (agama Allah) dengan jelas."

Jika kalian, wahai manusia, mendustakan Rasul Kami, Muhammad , dalam risalah yang kalian diajak untuk mengikutinya, yaitu beribadah kepada Allah saja, maka sesungguhnya umat-umat sebelum kalian telah mendustakan para rasul mereka terkait risalah yang diserukan kepada mereka yang berupa kebenaran. Akibatnya, kemurkaan Allah menimpa mereka. Dan Rasulullah Muhammad tidaklah berkewajiban kecuali hanya menyampaikan kepada kalian risalah dari Allah dengan penjelasan yang sejelas-jelasnya, dan sungguh ia telah melakukannya.

أَوَلَمْ يَرَوْاْ كَيْفَ يُبْدِئُ ٱللَّهُ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥٓ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌ

(19) "Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan makhluk, kemudian Dia mengulanginya (kembali)? Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."

Tidakkah mereka itu mengetahui bagaimana Allah mengadakan makhluk dari tidak ada, kemudian Dia mengembalikan wujudnya setelah kehancurannya, sebagaimana Dia memulai penciptaannya sekali lagi dalam wujud yang baru, tanpa menyulitkanNya? Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah, sebagaimana mudah bagiNya untuk mengadakannya pertama kali.

قُلْ سِيرُواْ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُواْ كَيْفَ بَدَأَ ٱلْخَلْقَ ۚ ثُمَّ ٱللَّهُ يُنشِئُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْءَاخِرَةَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

(20) "Katakanlah, 'Berjalanlah di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana (Allah) memulai penciptaan makhluk, kemudian Allah menjadikan kejadian yang akhir.765 Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu'."

Katakanlah wahai Rasul, kepada orang-orang yang mengingkari Hari Kebangkitan setelah kematian. Berjalanlah di muka bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah mengadakan makhluk-makhlukNya, tidak sulit bagiNya untuk mengadakan itu pertama kali. Demikian pula, mengulang penciptaan itu kembali sekali lagi bukan perkara sulit bagiNya. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu; tidak ada sesuatu yang diinginkanNya yang melemahkanNya."


[765] Yakni. Allah membangkitkan manusia setelah mati kelak di akhirat

يُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ وَيَرْحَمُ مَن يَشَآءُ ۖ وَإِلَيْهِ تُقْلَبُونَ

(21) "Dia (Allah) mengazab siapa yang Dia kehendaki dan memberi rahmat kepada siapa yang Dia kehendaki, dan hanya kepadaNya kalian akan dikembalikan."

Dia menyiksa siapa saja dari makhlukNya yang Dia kehendaki atas kejahatan yang dahulu ia perbuat pada hari-hari kehidupannya, dan Dia memberikan rahmat kepada orang-orang yang bertaubat dari mereka dan beramal shalih. KepadaNya-lah kalian akan dikembalikan. Lalu Dia akan memberikan balasan kepada kalian sesuai apa yang kalian perbuat.

وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ

(22) "Dan kalian sama sekali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah), baik di bumi maupun di langit, dan tidak ada pelindung dan penolong bagi kalian selain Allah"

Dan kalian, wahai sekalian manusia, tidak akan mampu melemahkan Allah di muka bumi dan di langit, jika kalian bermaksiat kepadaNya Dan kalian tidaklah mempunyai pelindung selain Allah yang menangani urusan-urusan kalian. Dan tidak ada penolong yang menolong kalian dan Allah jika Dia menghendaki keburukan pada kalian.

وَٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَلِقَآئِهِۦٓ أُوْلَٰٓئِكَ يَئِسُواْ مِن رَّحْمَتِى وَأُوْلَٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

(23) "Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan denganNya, mereka berputus asa dari rahmatKu, dan mereka itu akan mendapat azab yang pedih."

Dan orang-orang yang menolak hujjah-hujjah Allah, serta mengingkari dalil-dalilNya dan perjumpaan denganNya pada Hari kiamat mereka itu tidak memiliki keinginan terhadap rahmatku di akhirat ketika mereka menyaksikan sendiri siksaan yang dipersiapkan bagi mereka, dan mereka akan mendapat siksaan yang pedih lagi menyakitkan.

فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُواْ ٱقْتُلُوهُ أَوْ حَرِّقُوهُ فَأَنجَىٰهُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلنَّارِ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

(24) "Maka tidak ada jawaban kaumnya (Ibrahim), selain mengatakan, ’Bunuhlah atau bakarlah dia,' lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang beriman."

Maka tidak ada jawaban dari kaum Ibrahim kepadanya selain sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, "Bunuhlah dia atau bakarlah dia dengan api. Lalu lemparkanlah dia ke dalamnya." Lalu Allah menyelamatkan dirinya dari api itu, dan Dia menjadikan api itu dingin dan keselamatan baginya. Sesungguhnya dalam peristiwa Kami menyelamatkan Ibrahim dari api itu benar-benar terdapat bukti-bukti dan hujjah-hujjah bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan melaksanakan syariatNya.

وَقَالَ إِنَّمَا ٱتَّخَذْتُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَٰنًا مَّوَدَّةَ بَيْنِكُمْ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ ثُمَّ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ يَكْفُرُ بَعْضُكُم بِبَعْضٍ وَيَلْعَنُ بَعْضُكُم بَعْضًا وَمَأْوَىٰكُمُ ٱلنَّارُ وَمَا لَكُم مِّن نَّٰصِرِينَ

(25) "Dan dia (Ibrahim) berkata,'Sesungguhnya kalian menyembah berhala-berhala selain Allah, hanya sebagai rasa kasih sayang di antara kalian dalam kehidupan dunia, kemudian pada Hari Kiamat sebagian kalian akan mengingkari sebagian yang lain dan akan saling melaknat; dan tempat kembali kalian ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagi kalian'."

Dan Ibrahim berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku, sesungguhnya yang kalian sembah selain Allah itu adalah tuhan-tuhan yang batil. Kalian menjadikannya sebagai sumber kasih sayang di antara kalian di kehidupan dunia. Kalian saling menjalin cinta dalam menyembahnya dan saling menjalin hubungan kasih sayang dalam menghormatinya. Kemudian pada Hari Kiamat, sebagian dari kalian akan berlepas diri dari sebagian yang lain, dan sebagian dari kalian akan melaknat sebagian yang lain. Sedang tempat kembali kalian semua adalah neraka, dan kalian tidak mempunyai penolong yang akan menyelamatkan kalian sehingga kalian tidak memasukinya."

۞ فَـَٔامَنَ لَهُۥ لُوطٌ ۘ وَقَالَ إِنِّى مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّىٓ ۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

(26) "Maka Luth beriman (dan membenarkan)nya (Ibrahim). Dan dia (Ibrahim) berkata, ’Sesungguhnya aku berhijrah kepada (tempat yang diperintahkan) Tuhanku.766. Sesungguhnya Dia-lah Yag Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.

Maka Luth membenarkan Ibrahim dan mengikuti ajaran agamanya. Dan Ibrahim berkata kepadanya, "Sesungguhnya aku meninggalkan negeri kaumku menuju tempat yang diberkahi, yaitu Syam. Sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Mahaperkasa Yang tidak terkalahkan, lagi Mahabijaksana dalam pengaturanNya.


[766] Para ulama tafsir menyebutkan bahwa Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk berhijrah dari Iraq, negeri asal beliau, menuju Syam, dimana di sana beliau bisa beribadah kepada Allah dan tidak diganggu oleh orang-orang zhalim.

وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلْكِتَٰبَ وَءَاتَيْنَٰهُ أَجْرَهُۥ فِى ٱلدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

(27) "Dan kami anugerahkan baginya (Ibrahim), Ishaq dan Ya'qub, dan Kami jadikan (anugerahkan) kenabian dan kitab kepada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasan untuknya di dania?767 dan sesungguhnya di di akhirat termasuk orang-orang yang shalih'"

Dan kami menganugerahkan Ishaq kepada Ibrahim menjadi putranya, dan Ya'qub setelahnya menjadi putra dari anaknya. Dan kami menjadikan nabi-nabi dan kitab-kitab suci pada keturunannya. Dan kami memberikan kepadanya sebagai pahala atas cobaan di jalan kami nama yang baik di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat kelak termasuk orang-orang yang shalih.


[767] Yakni, dengan memberikan anak cucu yang shalih, kenabian yang terus-menerus pada keturunannya, dan pujian yang baik.

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلْفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِّنَ ٱلْعَٰلَمِينَ . أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ ٱلرِّجَالَ وَتَقْطَعُونَ ٱلسَّبِيلَ وَتَأْتُونَ فِى نَادِيكُمُ ٱلْمُنكَرَ ۖ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِۦٓ إِلَّآ أَن قَالُواْ ٱئْتِنَا بِعَذَابِ ٱللَّهِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ

(28-29) "Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya. Sesungguhnya kalian benar-benar melakukan perbuatan yang keji (homoseksual) yang belum pernah dilakukan oleh searang pan dari umat-umat sebelum kalian. Apakah pantas kalian mendatangi (menggauli) laki laki, menyamun768 dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat perteamam kalian ?' Maka jawabankaumnya tidak lain hanya mengatakan, 'Datangkanlah azab Allah kepada kami, jika engkau termasuk orang-orang yang benar'."

Dan ingatlah, wahai Rasul, Luth ketika ia berkata kepada kaumnya, "Sesungguhnya kalian benar-benar telah mengerjakan perbuatan yang amat buruk. Tidak ada seorang pun yang mendahului kalian dengan perbuatan itu dari umat-umat sebelumnya. Apakah pantas kalian mendatangi sesama lelaki melalui dubur-dubur mereka dan kalian menghambat perjalanan orang-orang musafir dengan perbuatan keji kalian tersebut, serta melakukan perbuatan-perbuatan mungkar di tempat-tempat perkumpulan kalian seperti mengolok-olok manusia, melempari orang yang melintas dan mengganggu mereka dengan ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan yang tidak sopan?" Dalam ayat ini terdapat pemberitahuan tidak bolehnya orang-orang berkumpul-kumpul dalam kemungkaran yang dilarang oleh Allah dan RasulNya. Maka tidak ada jawaban dari kaum Luth kepadanya selain berkata, "Datangkanlah kepada kami siksaan Allah bila kamu termasuk orang-orang yang jujur dalam perkataan yang kamu ucapkan lagi dapat mewujudkan apa yang kamu ancamkan itu."


[768] Sebagian ulama tafsir mengartikan " تَقْطَعُونَ ٱلسَّبِيلَ" disini dengan melakukan perbuatan keji terhadap orang-orang yang dalam perjalanan, karena sebagian besar mereka melakukan homoseksual dengan tamu-tamu yang datang ke kampung mereka. Ada lagi yang mengartikan dengan 'merusak jalan keturunan', yang juga karena mereka berbuat homoseksual

قَالَ رَبِّ ٱنصُرْنِى عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْمُفْسِدِينَ

(30) "Dia (Luth) berdoa, ' Wahai Tuhanku, tolonglah aku atas kaum yang berbuat kerusakan itu'."

Dia berkata, "Wahai Tuhanku, tolonglah aku menghadapi kaum yang melakukan kerusakan dengan menurunkan siksaan pada mereka, lantaran mereka telah mengadakan suatu perbuatan keji yang baru dan bersikeras menjalankannya terus." Maka Allah mengabulkan doanya.

وَلَمَّا جَآءَتْ رُسُلُنَآ إِبْرَٰهِيمَ بِٱلْبُشْرَىٰ قَالُوٓاْ إِنَّا مُهْلِكُوٓاْ أَهْلِ هَٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ ۖ إِنَّ أَهْلَهَا كَانُواْ ظَٰلِمِينَ

(31) "Dan ketika utusan Kami (dari para malaikat) datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira,769 mereka mengatakan, 'Sesungguhnya kami akan membinasakan penduduk kota (Sodom) ini; karena sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zhalim'."

Dan tatkala para malaikat mendatangi Ibrahim dengan membawa berita gembira dari Allah dengan kelahiran Ishaq dan setelah Ishaq, kelahiran putranya Ya'qub. Para malaikat berkata kepada Ibrahim, "Sesungguhnya kami akan menghancurkan penduduk negeri kaum Luth ini, yaitu Sodom. Sesungguhnya penduduk negeri itu adalah orang-orang yang mcnzhalimi diri sendiri dengan bermaksiat kepada Allah."


[769] Yaitu, kabar bahwa Nabi Ibrahim akan mendapat putra.

قَالَ إِنَّ فِيهَا لُوطًا ۚ قَالُواْ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَن فِيهَا ۖ لَنُنَجِّيَنَّهُۥ وَأَهْلَهُۥٓ إِلَّا ٱمْرَأَتَهُۥ كَانَتْ مِنَ ٱلْغَٰبِرِينَ

(32) "Ibrahim berkata, 'Sesungguhnya di kota itu ada Luth' Mereka (para malaikat) berkata, 'Kami mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami pasti akan menyelamatkannya dan keluarganya, kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tetap tinggal (di tempat itu sehingga dibinasakan)'."

Ibrahim berkata kepada para malaikat, "Sesungguhnya di negeri itu terdapat Luth, sedang dia bukan termasuk orang-orang yang berbuat kezhaliman." Malaikat berkata kepadanya, "Sesungguhnya kami lebih mengetahui tentang orang yang berada di dalamnya. Kami benar-benar akan menyelamatkannya dan para pengikutnya dari kebinasaan yang akan menimpa penduduk negeri itu kecuali istrinya, dia termasuk orang-orang yang tertinggal lagi dibinasakan."

وَلَمَّآ أَن جَآءَتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِىٓءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالُواْ لَا تَخَفْ وَلَا تَحْزَنْ ۖ إِنَّا مُنَجُّوكَ وَأَهْلَكَ إِلَّا ٱمْرَأَتَكَ كَانَتْ مِنَ ٱلْغَٰبِرِينَ

(33) "Dan ketika para utusan Kami (dari para malaikat itu) datang kepada Luth dia merasa bersedih hati karena (kedatangan) mereka,770 dan (merasa) tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi mereka, dan mereka (para utusan itu) berkata, 'Janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati. Sesungguhnya kami akan menyelamatkanmu dan keluargamu, kecuali istrimu, dia termasuk orang-orang yang tetap tinggal (di tempat itu sehingga dibinasakan).'

Dan tatkala malaikat-malaikat itu mendatangi Luth, hal itu menggelisahkannya. Sebab dia menduga mereka adalah tamu-tamu dari bangsa manusia. Dan dia bersedih hati karena keberadaan mereka, lantaran dia tahu keburukan tindakan kaumnya. Dan mereka berkata, "Janganlah kamu mengkhawatirkan kami. Kaummu tidak akan sanggup menyentuh kami. Dan janganlah bersedih hati dari berita yang kami sampaikan kepadamu bahwa kami akan membinasakan mereka. Sesungguhnya kami akan menyelamatkanmu dari siksaan yang menimpa kaummu, dan menyelamatkan keluargamu bersamamu kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan binasa bersama orang-orang yang binasa dari kaummu.


[770] Yakni, Nabi Luth merasa bersedih hati akan kedatangan utusan-utusan Allah itu karena mereka berupa pemuda yang rupawan, sedangkan kaum Luth sangat menyukai pemuda-pemuda yang rupawan untuk melakukan homoseksual. Dan dia merasa tidak sanggup melindungi mereka bilamana ada gangguan dari kaumnya. Lihat juga Surat Hud: 77

إِنَّا مُنزِلُونَ عَلَىٰٓ أَهْلِ هَٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ رِجْزًا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ بِمَا كَانُواْ يَفْسُقُونَ

(34) 'Sesungguhnya kami akan menurunkan azab dari langit kepada penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik'."

Sesungguhnya kami akan menimpakan siksaan dari langit pada penduduk negeri ini, karena kemaksiatan mereka kepada Allah dan perbuatan keji mereka."

وَلَقَد تَّرَكْنَا مِنْهَآ ءَايَةًۢ بَيِّنَةً لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

(35) "Dan sungguh tentang itu telah Kami tinggalkan suatu tanda yang nyata771 bagi orang-orang yang berakal."

Sungguh Kami telah mempertahankan beberapa bekas peninggalan nyata dari perkampungan kaum Luth bagi kaum yang mau memikirkan pelajaran-pelajaran dari kejadian tersebut, sehingga mereka mendapatkan manfaat darinya.


[771] Yakni, berupa bekas-bekas reruntuhan kota Sodom, negeri kaum Nabi Luth

Cobaan Terhadap Nabi Syu'aib

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا فَقَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُواْ ٱللَّهَ وَٱرْجُواْ ٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَلَا تَعْثَوْاْ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

(36) "Dan kepada penduduk Madyan, (Kami telah mengutus) saudara mereka, Syu'aib, dia berkata, 'Wahai kaumku! Sembahlah Allah, harapkanlah (pahala) Hari Akhir, dan jangan kalian berkeliaran di bumi sebagai orang-orang yang berbuat kerusakan'."

Dan Kami telah mengutus kepada negeri Madyan saudara mereka, yaitu Syu'aib. Maka dia berkata kepada mereka, "Hai kaumku, beribadahlah kepada Allah semata, dan mumikanlah ibadah bagiNya. Kalian tidak punya sesembahan selainNya. Dan berharaplah memperoleh pahala pada Hari Akhir dengan ibadah yang kalian kerjakan. Dan janganlah kalian banyak berbuat kerusakan dan maksiat di muka bumi. Dan janganlah kalian mengerjakannya terus-menerus. Akan tetapi, bertaubatlah kepada Allah dari perbuatan itu dan kembalilah (kepadaNya)."

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُواْ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ

(37) "Tetapi mereka mendustakannya (Syu'aib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, sehingga mereka menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka sendiri."

Maka penduduk negeri Madyan mendustakan Syu’aib terkait risalah yang dia bawa dari Allah. Lalu mereka diberangus oleh gempa dahsyat, sehingga menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan lagi binasa di kampung-kampung tempat tinggal mereka.

Cobaan Terhadap Nabi Hud dan Nabi Shaleh

وَعَادًا وَثَمُودَاْ وَقَد تَّبَيَّنَ لَكُم مِّن مَّسَٰكِنِهِمْ ۖ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَكَانُواْ مُسْتَبْصِرِينَ

(38) "Juga (ingatlah) kaum Ad dan Tsamud; dan sungguh telah nyata bagi kalian dari tempat-tempat tinggal mereka (kehancuran dan bekas-bekas mereka). Setan telah menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan (buruk) mereka, sehingga menghalangi mereka dari jalan (Allah), padahal mereka adalah orang-orang yang berpandangan jelas (akan kesesatan dan kekafiran mereka)?

Dan Kami (juga) telah membinasakan kaum Ad dan Tsamud. Dan sungguh telah menjadi jelas bagi kalian kehancuran dan tidak berpeng-huninya pemukiman mereka, dan datangnya siksaan Kami pada mereka semua. Dan setan menjadikan perbuatan-perbuatan buruk mereka indah pada pandangan mereka. Lalu dia menghalangi mereka dari jalan Allah dan jalan keimanan kepadaNya dan kepada RasulNya. Dan mereka adalah orang-orang yang paham akan kekafiran dan kesesatan mereka juga terkagum dengannya. Mereka berasumsi bahwa diri mereka berada di atas petunjuk dan kebenaran, padahal mereka itu sebenarnya tenggelam di dalam kesesatan.

Cobaan Terhadap Nabi Musa

وَقَٰرُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَٰمَٰنَ ۖ وَلَقَدْ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلْبَيِّنَٰتِ فَٱسْتَكْبَرُواْ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانُواْ سَٰبِقِينَ

(39) "Dan (juga) Qarun, Fir'aun, dan Haman. Sungguh Musa telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang nyata. Tetapi mereka berlaku sombong di bumi, dan mereka adalah orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah)?"

Dan Kami telah membinasakan Qarun, Fir'aun dan Haman. Dan sesungguhnya Musa telah mendatangi mereka semua dengan membawa ayat-ayat yang nyata. Tetapi mereka berlaku congkak dan sombong di muka bumi. Mereka tidaklah bisa meloloskan diri dari Kami, bahkan Kami kuasa menyiksa mereka.

Perlawanan Terhadap Kebenaran Pasti Hancur

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنۢبِهِۦ ۖ فَمِنْهُم مَّنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُم مَّنْ أَخَذَتْهُ ٱلصَّيْحَةُ وَمِنْهُم مَّنْ خَسَفْنَا بِهِ ٱلْأَرْضَ وَمِنْهُم مَّنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

(40) "Maka masing-masing (mereka itu) Kami azab karena dosa-dosanya. Di antara mereka ada yang Kami kirimkan kepadanya hujan batu kerikil, ada yang ditimpa suara keras yang menggelegar; ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada pula yang Kami tenggelamkan. Dan Allah sama sekali tidak hendak menzhalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzhalimi diri mereka sendiri"

Kemudian Kami menyiksa masing-masing dari mereka itu dengan siksaan Kami dikarenakan dosanya. Maka di antara mereka, ada yang Kami jatuhkan bebatuan kepada mereka dari tanah yang panas terbakar, mereka adalah kaum Luth, dan ada yang disambar oleh suara dahsyat, mereka adalah kaum Shaleh dan kaum Syu'aib, dan ada yang dibenamkan ke dalam bumi, seperti Qarun, dan ada pula yang Kami tenggelamkan, mereka adalah kaum Nuh, Fir'aun dan kaumnya. Dan Allah tidaklah membinasakan mereka karena dosa-dosa orang lain, sehingga Dia menzhalimi mereka dengan membinasakan mereka tanpa pantas menerima hukuman itu, akan tetapi mereka itu telah berbuat aniaya terhadap diri mereka sendiri, dengan hidup bergelimang dalam kenikmatan dari Tuhan mereka, namun malah beribadah kepada selainNya.

مَثَلُ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُواْ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْلِيَآءَ كَمَثَلِ ٱلْعَنكَبُوتِ ٱتَّخَذَتْ بَيْتًا ۖ وَإِنَّ أَوْهَنَ ٱلْبُيُوتِ لَبَيْتُ ٱلْعَنكَبُوتِ ۖ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ

(41) "Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling rapuh adalah rumah (sarang) laba-laba, sekiranya mereka mengetahui"

Perumpamaan orang-orang yang menjadikan berhala-berhala sebagai penolong selain Allah yang mereka harapkan pertolongannya adalah seperti laba-laba yang membuat sarang bagi dirinya agar dapat menjaganya, namun sarang itu tidak memberikan manfaat sedikit pun ketika ia membutuhkan (perlindungan)nya. Demikian pula keadaan orang-orang musyrik, para penolong mereka yang mereka ada-adakan itu tidak dapat memberikan bantuan sedikit pun. Dan sesungguhnya selemah-lemah rumah adalah rumah laba-laba, seandainya mereka mengetahui hal itu, pasti mereka tidak menjadikannya penolong-penolong. Obyek-obyek itu tidak memberikan manfaat bagi mereka dan tidak dapat mendatangkan mudarat terhadap mereka.

إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦ مِن شَىْءٍ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

(42) "Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka sembah selain Dia. Dan Dia Mahaperkasa lagi Mahabijaksana."

Sesungguhnya Allah mengetahui tandingan-tandingan yang mereka persekutukan dengan Allah, dan sesungguhnya obyek-obyek itu tidak ada apa-apanya, hanya sekedar nama-nama yang mereka bubuhkan kepadanya, tidak dapat mendatangkan manfaat, juga tidak dapat mencelakai. Dia Mahaperkasa dalam menghukum orang yang kafir kepadaNya lagi Mahabijaksana dalam pengaturan dan perbuatanNya.

وَتِلْكَ ٱلْأَمْثَٰلُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ ۖ وَمَا يَعْقِلُهَآ إِلَّا ٱلْعَٰلِمُونَ

(43) 'Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tidak ada yang akan memahaminya, kecuali orang-orang yang berilmu,"

Perumpamaan-perumpamaan ini Kami adakan bagi sekalian manusia, agar mereka dapat mengambil manfaat darinya dan mengambil pelajaran darinya. Dan tidak ada yang memahaminya kecuali orang yang mengenal Allah, ayat-ayat dan syariatNya.

خَلَقَ ٱللَّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّلْمُؤْمِنِينَ

(44) "Allah menciptakan langit dan bumi dengan haq.772 Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang beriman."

Allah menciptakan langit dan bumi dengan asas keadilan dan keseimbangan. Sesungguhnya dalam penciptaanNya akan semua itu benar-benar terkandung bukti yang besar atas KuasaNya dan keberhakanNya sebagai satu-satunya yang berhak disembah. Dalam ayat ini Allah menyebutkan "orang-orang yang beriman" secara khusus, karena merekalah yang mengambil manfaat dari hal itu.


[772] Yakni, Allah menciptakan semua itu bukan dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah.

AL-QUR'AN MENYUCIKAN JIWA MANUSIA
Shalat Mencegah Kejahatan

ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

(45) "Bacalah (wahai Rasul) apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Kitab (al-Qur'an) dan dirikanlah shalat; sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kalian lakukan."

Dan bacalah al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dan amalkanlah kandungannya, serta laksanakanlah shalat dengan seluruh aturannya. Sesungguhnya menjaga shalat dengan baik akan menahan orang yang melakukannya dari terjerumus di dalam maksiat-maksiat dan perbuatan-perbuatan mungkar. Hal itu dikarenakan orang yang menegakkannya, yang menyempurnakan rukun-rukun dan syarat-syaratnya, hatinya akan bercahaya, dan keimanan, ketakwaan dan kecintaannya terhadap kebaikan akan bertambah, dan (sebaliknya) keinginannya terhadap keburukan akan semakin berkurang atau hilang sama sekali. Dan mengingat Allah di dalam shalat dan di tempat lainnya lebih agung dan lebih utama dari segala sesuatu. Dan Allah mengetahui apa saja yang kalian perbuat, yang baik maupun buruk. Lalu Dia memberikan balasan kepada kalian atas perbuatan tersebut dengan balasan yang sempurna lagi penuh.

Cara Berdebat Dengan Orang-orang yang Bukan Islam

۞ وَلَا تُجَٰدِلُوٓاْ أَهْلَ ٱلْكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ إِلَّا ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنْهُمْ ۖ وَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا بِٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْنَا وَأُنزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَٰهُنَا وَإِلَٰهُكُمْ وَٰحِدٌ وَنَحْنُ لَهُۥ مُسْلِمُونَ

(46) 'Dan janganlah kalian berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang yang zhalim di antara mereka773 dan katakanlah,'Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada kalian; Tuhan kami dan Tuhan kalian adalah satu; dan hanya kepadaNya kami berserah diri'."

Dan janganlah kalian, wahai kaum Mukminin, mendebat kaum Yahudi dan Nasrani kecuali dengan cara yang baik dan ucapan yang bagus serta dakwah kepada kebenaran melalui metode yang paling efektif menuju tujuan tersebut, kecuali orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, membangkang dan berlaku sombong serta mengumumkan api permusuhan terhadap kalian. Maka lawanlah mereka dengan pedang hingga mereka beriman atau mau menyerahkan jizyah sendiri sedang mereka dalam keadaan terhina. Dan katakanlah, "Kami beriman kepada al-Qur'an yang diturunkan kepada kami dan kami beriman kepada Taurat dan Injil yang diturunkan kepada kalian. Dan Tuhan kami dan Tuhan kalian adalah satu. Tidak ada sekutu bagiNya dalam uluhiyah dan rububiyah serta nama dan sifatNya. Dan kami tunduk dan menghinakan diri kepadaNya dengan ketaatan dalam perkara yang diperintahkan kepada kami dan larangan yang tertuju kepada kami."


[773] Yakni, orang-orang yang setelah diberikan keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dengan cara yang paling baik, mereka tetap membantah dan membangkang, serta tetap menyatakan permusuhan.

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ ۚ فَٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَٰهُمُ ٱلْكِتَٰبَ يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۖ وَمِنْ هَٰٓؤُلَآءِ مَن يُؤْمِنُ بِهِۦ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلْكَٰفِرُونَ

(47) "Dan demikianlah Kami telah menurunkan Kitab (al-Qur'an) kepadamu (wahai Rasul). Orang-orang yang telah Kami berikan Kitab (Taurat dan Injil), mereka beriman kepadanya (al-Qur'an)774 dan di antara mereka (orang-orang Arab) juga ada yang beriman kepadanya. Dan hanya orang-orang kafir yang mengingkari ayat-ayat Kami."

Dan sebagaimana Kami telah menurunkan kitab-kitab kepada rasul-rasul sebelum kamu wahai Rasul, Kami menurunkan kepadamu kitab yang membenarkan kitab-kitab terdahulu. Maka orang-orang yang Kami anugerahkan al-Kitab kepada mereka dari kalangan Bani Israil, lalu mereka memahaminya dengan sebenarnya, mereka itu beriman kepada al-Qur'an. Dan dari kalangan bangsa Arab dari suku Quraisy dan lainnya ada yang beriman kepadanya. Tidak ada orang yang mengingkari al-Qur'an atau ragu-ragu terhadap dalil-dalil dan bukti-buktinya yang nyata, kecuali orang-orang kafir yang sudah menjadi kebiasaan mereka untuk mengingkari dan membangkang.


[774] Yaitu, orang-orang yang mengetahuinya secara benar di antara mereka, seperti Abdullah bin Salam

وَمَا كُنتَ تَتْلُواْ مِن قَبْلِهِۦ مِن كِتَٰبٍ وَلَا تَخُطُّهُۥ بِيَمِينِكَ ۖ إِذًا لَّٱرْتَابَ ٱلْمُبْطِلُونَ

(48) "Dan engkau (Muhammad) tidak pernah membaca suatu kitab pun sebelumnya (al-Qur'an) dan engkau tidak (pernah) menulisnya (suatu kitab) dengan tangan kananmu; karena sekiranya (engkau pernah membaca dan menulis), niscaya orang-orang yang mengingkari itu ragu."

Dan termasuk mukjizat-mukjizatmu yang nyata wahai Rasul adalah bahwasanya kamu itu tidak dapat membaca kitab apa pun dan menulis huruf-huruf dengan tanganmu sendiri sebelum turunnya al-Qur'an kepadamu. Dan mereka tahu itu. Sekiranya kamu itu dapat membaca atau menulis sebelum diwahyukan wahyu kepadamu, pastilah para penentang ragu-ragu perihal al-Qur'an. Dan mereka akan mengatakan, "Dia telah mempelajarinya dari kitab-kitab terdahulu atau menyalinnya dari kitab-kitab tersebut."

بَلْ هُوَ ءَايَٰتٌۢ بَيِّنَٰتٌ فِى صُدُورِ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلْعِلْمَ ۚ وَمَا يَجْحَدُ بِـَٔايَٰتِنَآ إِلَّا ٱلظَّٰلِمُونَ

(49) "Tetapi ia (al-Qur'an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang diberikan ilmu.775 Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang zhalim."

Bahkan al-Qur'an itu merupakan ayat-ayat yang jelas lagi nyata dalam petunjuknya kepada kebenaran yang telah dihafal oleh para ulama. Dan tidaklah ada yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menampiknya selain orang-orang yang zhalim dan suka menentang yang mengetahui kebenaran namun berbelok darinya.


[775] Yakni, ayat-ayat al-Qur'an itu terpelihara dalam dada dengan dihafal oleh orang-orang yang berilmu dari kaum Muslimin secara turun-temurun dan dipahami oleh mereka, sehingga tidak ada seorang pun yang dapat mengubahnya.

وَقَالُواْ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَٰتٌ مِّن رَّبِّهِۦ ۖ قُلْ إِنَّمَا ٱلْءَايَٰتُ عِندَ ٱللَّهِ وَإِنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌ مُّبِينٌ

(50) "Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, ’Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?' Katakanlah (wahai Rasul), 'Mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas'."

Dan orang-orang musyrik berkata, "Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad bukti-bukti dan hujjah-hujjah dari Tuhannya yang dapat kami saksikan seperti unta Shaleh, dan tongkat Musa?" Katakanlah kepada mereka, "Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu wewenang Allah. Kalau berkehendak, Dia akan menurunkannya dan bila berkehendak, Dia menahannya. Sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. Aku memperingatkan kalian terhadap kedahsyatan siksaanNya dan hukumanNya, menerangkan jalan kebenaran dan jalan kebatilan."

أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرَىٰ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ

(51) "Apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (al-Qur'an) yang dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (al-Qur'an) itu benar-benar terdapat rahmat dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman”

Apakah tidak cukup bagi mereka pengetahuan mereka tentang kejujuranmu wahai Rasul, bahwa Kami telah menurunkan kepadamu al-Qur'an yang dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya di dalam al-Qur'an ini terdapat rahmat bagi kaum Mukminin di dunia dan akhirat, serta peringatan bagi mereka, di mana mereka akan mengingat-ingat pelajaran dan nasihat yang dikandungnya.

قُلْ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ شَهِيدًا ۖ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ بِٱلْبَٰطِلِ وَكَفَرُواْ بِٱللَّهِ أُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَٰسِرُونَ

(52) 'Katakanlah (wahai Rasul), 'Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kalian. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang percaya kepada yang batil dan kafir kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang rugi'"

Katakanlah, "Cukuplah Allah menjadi saksi antara diriku dan kalian atas kejujuranku bahwa aku adalah utusanNya, dan atas pendustaan kalian terhadapku dan penampikan kalian terhadap kebenaran yang aku bawa dari sisi Allah. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada sesuatu pun di dalam keduanya yang samar bagiNya. Dan orang-orang yang beriman kepada kebatilan dan mengingkari Allah, meskipun terdapat bukti-bukti kebenaran yang nyata ini, mereka itu adalah orang-orang yang merugi di dunia dan akhirat.

Azab Allah Pasti Datang Pada Waktunya

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ ۚ وَلَوْلَآ أَجَلٌ مُّسَمًّى لَّجَآءَهُمُ ٱلْعَذَابُ وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

(53) "Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Kalau bukan karena waktu (nya) yang telah ditetapkan,776 niscaya azab telah datang kepada mereka, dan (azab itu) benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya."

Dan orang-orang musyrik dari kaummu itu akan meminta kepadamu, wahai Rasul supaya disegerakan turunnya siksaan untuk tujuan memperolok-olok saja. Kalau bukan karena Allah telah menetapkan waktu tertentu untuk siksaan bagi mereka yang tidak akan maju dan mundur darinya di dunia, niscaya siksaan itu benar-benar akan datang kepada mereka saat mereka memintanya, dan benar-benar datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong, sedang mereka tidak menyadari dan tidak awas.


[776] Yakni, bahwa azab itu akan ditimpakan nanti pada Hari Pembalasan, di akhirat.

يَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌۢ بِٱلْكَٰفِرِينَ

(54) "Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Neraka Jahanam itu benar-benar meliputi orang-orang kafir"

Dan mereka meminta kepadamu untuk disegerakan turunnya siksaan pada mereka di dunia, padahal siksaan itu pasti akan mendatangi mereka tanpa keraguan padanya, bisa di dunia dan bisa di akhirat. Dan sesungguhnya siksaan Neraka Jahanam di akhirat itu benar-benar meliputi mereka, tidak ada tempat lari bagi mereka darinya.

يَوْمَ يَغْشَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُواْ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

(55) "pada hari (ketika) azab itu mengepung mereka dari atas dan dari bawah kaki mereka dan (Allah) berfirman (kepada mereka), 'Rasakanlah (balasan dari) apa yang telah kalian kerjakan!"

Pada Hari Kiamat, siksaan Neraka Jahanam akan mengepung orang-orang kafir dari sisi atas kepala mereka, dan dari arah bawah kaki-kaki mereka. Api neraka melingkupi mereka dari segenap sisi mereka. Pada saat itu, Allah berfirman kepada mereka, "Rasakanlah balasan apa yang kalian telah perbuat di dunia yaitu perbuatan syirik kepada Allah dan tindakan kejahatan serta dosa-dosa."

KEHIDUPAN AKHIRAT ADALAH KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA
Kabar Gembira Untuk Orang-orang yang Beriman

يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِنَّ أَرْضِى وَٰسِعَةٌ فَإِيَّٰىَ فَٱعْبُدُونِ

(56) "Wahai hamba-hambaKu yang beriman! Sesungguhnya bumiKu ini luas, maka sembahlah Aku (saja)”777

Wahai hamba-hambaKu yang beriman, jika kalian berada dalam kesulitan untuk menampakkan keimanan kalian dan beribadah kepada Allah, maka berhijrahlah kalian ke bumi Allah yang luas, dan murnikanlah ibadah bagiKu saja.


[777] Yakni, jika tidak memungkinkan bagi kalian untuk menampakkan keimanan dan ibadah kepada Allah semata , maka berhijrahlah ke tempat lain, di mana kalian dapat beribadah kepadaNya dengan tenang; karena bumi Allah ini luas.

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

(57) "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati, kemudian hanya kepada Kami kalian akan dikembalikan"

Tiap-tiap jiwa yang hidup akan merasakan kematian, kemudian kepada Kami kalian akan dikembalikan untuk menghadapi perhitungan amal dan pembalasannya.

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَنُبَوِّئَنَّهُم مِّنَ ٱلْجَنَّةِ غُرَفًا تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۚ نِعْمَ أَجْرُ ٱلْعَٰمِلِينَ

(58) "Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih, Kami benar-benar akan menempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal (shalih)"

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya serta mengerjakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka, berupa amal-amal shalih, Kami benar-benar akan tempatkan mereka pada kamar-kamar yang tinggi di dalam surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka tinggal kekal abadi di dalamnya. Sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal menjalankan ketaatan kepada Allah adalah kamar-kamar hunian tersebut di surga yang penuh kenikmatan.

ٱلَّذِينَ صَبَرُواْ وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

(59) "(yaitu) orang-orang yang bersabar dan bertawakal kepada Tuhan mereka."

Sesungguhnya surga-surga yang telah disebutkan itu diperuntukkan bagi kaum Mukminin yang bersabar dalam beribadah kepada Allah dan komitmen kuat terhadap ajaran agama mereka, dan kepada Allah-lah mereka bergantung dalam rizki-rizki dan jihad melawan musuh-musuh mereka.

Allah Menentukan Rizki Tiap-tiap Makhluk

وَكَأَيِّن مِّن دَآبَّةٍ لَّا تَحْمِلُ رِزْقَهَا ٱللَّهُ يَرْزُقُهَا وَإِيَّاكُمْ ۚ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

(60) "Dan berapa banyak makhluk bergerak (bernyawa) yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rizkinya sendiri. Allah-lah yang memberi rizki kepadanya dan kepada kalian. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Dan berapa banyak binatang yang tidak menyimpan bekal makanannya untuk keesokan harinya, sebagaimana yang dilakukan oleh bangsa manusia. Allah yang memberikan rizki kepada binatang-binatang itu dan kepada kalian. Dia Maha Mendengar ucapan-ucapan kalian, lagi Maha Mengetahui perbuatan-perbuatan kalian dan pikiran-pikiran yang terlintas di hati kalian.

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّنْ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

(61) "Dan jika engkau bertanya kepada mereka, 'Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?' Pasti mereka akan menjawab, 'Allah.' Maka mengapa mereka bisa dipalingkan (dari kebenaran)?”

Dan jikalau kamu wahai Rasul bertanya kepada kaum musyrikin, "Siapakah Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keteraturan yang indah ini, dan menundukkan matahari dan bulan?" Pastilah mereka benar-benar akan mengatakan, "Allah-lah saja yang menciptakannya." Maka mengapa mereka dapat dipalingkan dari beriman kepada Allah, Pencipta segala sesuatu dan Pengaturnya, dan menyembah selain Allah bersamaNya? Alangkah aneh kedustaan dan kebohongan mereka!

ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

(62) "Allah melapangkan rizki bagi orang yang Dia kehendaki di antara hamba-hambaNya dan Dia (pula) yang membatasi baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

Allah melapangkan rizki bagi siapa saja yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya dan menyempitkannya bagi orang-orang yang lain dari mereka, karena Allah mengetahui apa yang menyebabkan urusan mereka menjadi baik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu tentang keadaan-keadaan dan urusan-urusan kalian. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiNya.

وَلَئِن سَأَلْتَهُم مَّن نَّزَّلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ مِنۢ بَعْدِ مَوْتِهَا لَيَقُولُنَّ ٱللَّهُ ۚ قُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ

(63) "Dan jika kamu bertanya kepada mereka, 'Siapakah yang menurunkan air dari langit, lalu dengan (air) itu Dia menghidupkan bumi sesudah matinya?' Pasti mereka akan menjawab, 'Allah.' Katakanlah, 'Segala puji bagi Allah,' tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti."

Dan jikalau kamu wahai Rasul bertanya kepada kaum musyrikin, "Siapakah Dzat yang menurunkan air (hujan) dari langit lalu menghidupkan tanah dengannya setelah kegersangannya?" Niscaya mereka benar-benar akan mengatakan kepadamu dengan mengakuinya, "Allah semata, Dia-lah yang menurunkannya." Maka katakanlah, "Segala puji bagi Allah Yang telah menerangkan hujjahNya di hadapan mereka." Tetapi kebanyakan tidak memahami apa saja yang bermanfaat bagi mereka dan segala yang mendatangkan bahaya bagi mereka. Seandainya mereka memahaminya, niscaya mereka tidak menyekutukan sesuatu bersama Allah.

Dalam Keadaan Bahaya, Manusia Mengakui Kekuasaan Allah

وَمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ

(64) "Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan, dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui."

Dan tidaklah kehidupan dunia ini kecuali senda gurau dan main-main. Hati bersenda gurau dan tubuh bermain-main dengannya, disebabkan adanya pesona dan perkara-perkara yang disukai jiwa, kemudian semua itu akan sirna secepatnya. Dan sesungguhnya negeri akhirat itu benar-benar merupakan kehidupan yang hakiki lagi abadi yang tidak ada kematian di sana. Seandainya manusia menyadarinya, pastilah mereka benar-benar tidak akan lebih mengutamakan negeri yang fana atas negeri yang langgeng abadi itu.

فَإِذَا رَكِبُواْ فِى ٱلْفُلْكِ دَعَوُاْ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ فَلَمَّا نَجَّىٰهُمْ إِلَى ٱلْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ . لِيَكْفُرُواْ بِمَآ ءَاتَيْنَٰهُمْ وَلِيَتَمَتَّعُواْ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

(65-66) "Maka apabila mereka mengendarai kapal (dan menghadapi gelombang seria badai, sehingga mereka takut bahaya), mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan agama kepadaNya,778 tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) mempersekutukan (Allah). Biarlah mereka kafir kepada apa (nikmat) yang telah Kami berikan kepada mereka dan biarlah mereka (hidup) bersenang-senang (dalam kekafiran); karena kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka itu)."

Apabila orang-orang kafir naik menumpang kapal-kapal di laut, dan mereka khawatir tenggelam, mereka mengesakan Allah dan mengikhlaskan doa hanya kepadaNya dalam keadaan sulit mereka. Tatkala Allah telah menyelamatkan mereka ke daratan dan kesulitan mereka telah sirna, mereka kembali kepada kesyirikan mereka. Dengan sikap demikian ini, mereka itu telah melakukan dua hal yang saling kontradiktif; mengesakan Allah dalam kesulitan, dan menyekutukan Allah dalam kondisi nyaman. Dan perbuatan syirik mereka setelah curahan nikmat Kami pada mereka berupa keselamatan dari (mara bahaya) lautan, agar kesudahannya berwujud kekafiran terhadap kenikmatan yang telah Kami berikan kepada mereka dalam diri mereka, harta benda mereka; dan agar mereka menghabiskan kesenangan mereka di dunia ini. Lalu mereka akan mengetahui rusaknya perbuatan-perbuatan mereka dan siksaan pedih yang Allah sediakan bagi mereka di Hari Kiamat. Dalam ayat ini termuat satu peringatan keras dan ancaman bagi mereka.


[778] Yakni, dengan memurnikan ketaatan semata-mata kepada Allah dan tidak menyebut-nyebut sesembahan mereka selain Allah .

JAMINAN ALLAH TERHADAP KEAMANAN TANAH SUCI

أَوَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا ءَامِنًا وَيُتَخَطَّفُ ٱلنَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ ٱللَّهِ يَكْفُرُونَ

(67) "Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami telah menjadikan (negeri mereka, Makkah) tanah haram (tanah suci) yang aman, padahal orang-orang di sekitarnya diculik (dirampok dan saling bunuh). Mengapa (setelah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang batil dan (tetapi) mereka kafir kepada nikmat Allah ?"

Tidakkah orang-orang kafir Makkah melihat bahwa sesungguhnya Allah telah menjadikan Makkah sebagai kota suci yang aman bagi mereka, yang para penduduknya merasa aman dengan jiwa-jiwa dan harta mereka, sedang orang-orang sekitar kota suci mengalami ancaman-ancaman dan tidak merasa aman? Apakah mereka justru meyakini keyakinan yang syirik, sedang dengan kenikmatan Allah yang telah mengistimewakan mereka dengannya, mereka mengingkarinya, tidak beribadah kepadaNya semata tanpa menyembah selainNya?

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ ٱفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِٱلْحَقِّ لَمَّا جَآءَهُۥٓ ۚ أَلَيْسَ فِى جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكَٰفِرِينَ

(68) "Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan atas Nama Allah atau orang yang mendustakan yang haq (kebenaran)779 ketika (yang haq) itu datang kepadanya? Bukankah dalam Neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang yang kafir?"

Tidak ada orang yang lebih besar tindak kezhalimannya daripada orang yang berdusta terhadap Allah, lalu menyematkan keadaan sesat dan kebatilan yang ada padanya kepada Allah, atau mendustakan kebenaran yang Allah mengutus RasulNya, Muhammad , dengannya. Sesungguhnya di dalam neraka itu benar-benar terdapat tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir kepada Allah, mengingkari keesaanNya dan mendustakan RasulNya, Muhammad .


[779] Yakni, mendustakan kenabian Nabi Muhammad

وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُواْ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ

(69) "Dan orang-orang yang berjihad di jalan Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik."

Dan orang-orang Mukmin yang berjuang melawan musuh-musuh Allah, jiwa dan setan, dan mereka bersabar menghadapi fitnah-fitnah dan gangguan di jalan Allah, Allah akan memberikan hidayah kepada mereka menuju jalan-jalan kebajikan dan meneguhkan mereka di atas jalan yang lurus. Dan orang yang bersifat demikian, maka dia merupakan orang yang telah berbuat baik kepada diri sendiri dan kepada orang lain. Dan sesungguhnya Allah benar-benar menyertai orang yang berbuat baik dari makhlukNya dengan pertolongan, dukungan, perlindungan dan pemberian hidayah.