Isi Tafsir Al-Qur'an

Al Hijr

JAMINAN ALLAH TERHADAP KEMURNIAN AL-QUR'AN DAN KEJAYAAN ISLAM

الٓر ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ وَقُرْءَانٍ مُّبِينٍ

(1) "Alif Lam Ra. (Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) al-Qur'an yang memberi penjelasan"

(Alif Lam Ra). Keterangan tentang huruf-huruf yang terputus-putus (di awal surat) telah berlalu di muka pada permulaan Surat al-Baqarah. Ayat-ayat yang agung itu adalah ayat-ayat Kitab suci yang mulia (al-Qur'an) yang diturunkan pada Muhammad . Yaitu ayat-ayat al-Qur'an yang menerangkan semua hakikat perkara dengan sebenarnya, dengan ungkapan terbaik dan paling jelas serta paling tepat menunjukkan apa yang dimaksud. Yang dimaksud dengan kitab adalah al-Qur'an, Allah memadukan baginya dua nama ini.

رُّبَمَا يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ لَوْ كَانُواْ مُسْلِمِينَ

(2) "Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang Muslim."

Orang-orang kafir akan berandai-andai ketika para pelaku maksiat dari kalangan orang-orang Mukmin dikeluarkan dari neraka, sekiranya mereka dahulu (juga) bertauhid kepada Allah, agar dapat keluar sebagaimana mereka keluar.

ذَرْهُمْ يَأْكُلُواْ وَيَتَمَتَّعُواْ وَيُلْهِهِمُ ٱلْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

(3) "Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang serta dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka) itu "

Wahai Rasul, biarkanlah orang-orang makan dan menikmati kesenangan mereka dengan dunia mereka dan kerakusan terhadapnya menghanyutkan mereka dari taat kepada Allah. Mereka nanti akan mengetahui kesudahan nasib mereka yang merugi di dunia dan akhirat.

وَمَآ أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ مَّعْلُومٌ

(4) "Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan sudah ada ketentuan yang ditetapkan baginya"

Dan apabila mereka menuntut diturunkannya siksaan pada mereka, lantaran kedustaan mereka kepadamu wahai Rasul, maka sesungguhnya Kami tidak membinasakan satu negeri kecuali penghancurannya terjadi pada waktu yang telah ditentukan. Kami tidak membinasakan mereka hingga mereka mencapai batas itu, sebagaimana orang-orang sebelum mereka.

مَّا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَـْٔخِرُونَ

(5) "Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan (nya)."

Satu umat tidak akan melewati batas ajalnya sehingga bertambah darinya, dan tidak mendahuluinya dengan mengurangi waktunya.

وَقَالُواْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِى نُزِّلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ . لَّوْ مَا تَأْتِينَا بِٱلْمَلَٰٓئِكَةِ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ

(6-7) "Mereka berkata, 'Wahai orang yang diturunkan aI-Qur'an kepadanya,531 sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila. Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami Jika kamu termasuk orang-orang yang benar?"'

Orang-orang yang mendustakan Muhammad berkata sebagai ejekan, "Wahai orang yang diturunkan padanya al-Qur'an, sesungguhnya kamu orang yang kehilangan akal sehat. Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, bila kamu memang berkata benar, untuk bersaksi mendukungmu bahwa sesungguhnya Allah telah mengutusmu?"


[531] Kata-kata ini diucapkan oleh orang-orang kafir Makkah kepada Nabi sebagai ejekan.

مَا نُنَزِّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةَ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَمَا كَانُوٓاْ إِذًا مُّنظَرِينَ

(8) "Kami tidak menurunkan malaikat, melainkan dengan membawa yang benar (azab) dan ketika itu mereka tidak diberi tangguh"

Maka Allah membantah mereka, "Sesungguhnya Kami tidaklah mengutus malaikat kecuali dengan membawa siksaan yang tidak ada penundaan untuk dijatuhkan pada orang yang tidak beriman. Dan mereka itu ketika malaikat datang dengan membawa siksaan tidaklah diberi penangguhan lagi."

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

(9) "Sesungguhnya Kami-lah Yang menurunkan adz-Dzikr (al-Qur'an), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya"532

'Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur'an pada Nabi Muhammad , dan Kami-lah Yang menjaga dan memeliharanya dari tambahan yang akan dibubuhkan padanya atau dikurangi, maupun akan hilangnya sesuatu darinya.


[532] Ayat ini memberikan jaminan tentang kesucian dan kemurnian al-Qur'an selama-lamanya.

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ فِى شِيَعِ ٱلْأَوَّلِينَ . وَمَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُواْ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

(10-11) "Dan sungguh Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat yang terdahulu. Dan tidak datang seorang rasul pun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya"

Dan sungguh Kami telah mengutus sebelummu wahai Rasul, para rasul pada umat-umat terdahulu, lalu tidak ada seorang rasul kecuali mereka memperoloknya. Di sini, terkandung hiburan bagi Nabi , karena sebagaimana orang-orang musyrik telah memperlakukan dirimu dengan berbagai gangguan, demikian pula para rasul sebelummu mengalami hal sama.

كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُۥ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ . لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ ۖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ ٱلْأَوَّلِينَ

(12-13) "Demikianlah Kami memasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olok- kan) itu ke dalam hati orang-orang yang gemar berbuat dosa (orang-orang kafir), mereka tidak beriman kepadanya (al-Qur'an) dan sungguh telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang dahulu"533

Sebagaimana Kami dahulu memasukkan kekafiran dalam hati umat-umat terdahulu dalam bentuk olokan mereka kepada rasul-rasul dan pendustaan mereka, demikian pula Kami akan melakukan itu pada hati-hati orang-orang musyrik dari kaummu yang berbuat kejahatan berupa kekafiran kepada Allah dan mendustakan RasulNya, tidak membenarkan al-Qur'an yang diturunkan kepadamu. Dan sesungguhnya telah berlalu ketetapan pada umat-umat terdahulu dengan membinasakan orang-orang yang kafir.


[533] Maksud sunnatullah di sini ialah membinasakan orang-orang yang mendustakan rasul.

وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِم بَابًا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ فَظَلُّواْ فِيهِ يَعْرُجُونَ . لَقَالُوٓاْ إِنَّمَا سُكِّرَتْ أَبْصَٰرُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَّسْحُورُونَ

(14-15) "Dan seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya (dan mereka melihat berbagai macam bukti nyata), tentulah mereka berkata, ’Sesungguhnya pandangan kami dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang kena sihir'."

Dan seandainya Kami membuka bagi orang-orang kafir Makkah satu pintu langit, lalu mereka terus menaiki untuk masuk ke dalamnya, hingga dapat melihat malaikat langsung, pastilah mereka tetap tidak beriman, dan akan benar-benar mengatakan, "Pandangan-pandangan kami telah terkena pengaruh sihir, dan kami berilusi melihat malaikat. Jadi, kami tidak lain adalah orang-orang yang terkena pengaruh sihir dari Muhammad pada akal-akal kami."

KEKUASAAN ALLAH MELIPUTI ALAM SEMESTA

وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِى ٱلسَّمَآءِ بُرُوجًا وَزَيَّنَّٰهَا لِلنَّٰظِرِينَ

(16) "Dan sungguh Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya)"

Dan di antara bukti Kuasa Kami, sesungguhnya Kami telah menjadikan pada langit dunia tempat-tempat beredar planet-planet yang akan berputar padanya, dan dengan itu diketahui cara mencari petunjuk jalan- jalan dan waktu-waktu, musim subur dan musim kekeringan. Dan Kami telah menghiasi langit dengan bintang-bintang bagi orang-orang yang melihatnya, memperhatikan dan kemudian mengambil pelajaran darinya.

وَحَفِظْنَٰهَا مِن كُلِّ شَيْطَٰنٍ رَّجِيمٍ

(17) "dan Kami menjaganya dari setiap setan yang terkutuk"

Dan Kami menjaga langit dari setiap setan terkutuk yang telah terusir dari rahmat Allah, agar ia tidak dapat mencapainya.

إِلَّا مَنِ ٱسْتَرَقَ ٱلسَّمْعَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ مُّبِينٌ

(18) "kecuali (setan) yang mencuri (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh bintang (menyala) yang terang "

Kecuali setan yang mencuri-curi pendengaran dari ucapan para penghuni mala'il a'la (majelis tertinggi para malaikat) pada sebagian waktu, lalu ia akan tertangkap dan dikejar oleh bintang bercahaya terang yang akan membakarnya. Dan terkadang setan membisikkan kepada temannya sebagian berita yang dicurinya sebelum bola api membakarnya.

وَٱلْأَرْضَ مَدَدْنَٰهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَٰسِىَ وَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ شَىْءٍ مَّوْزُونٍ

(19) "Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan pula padanya segala sesuatu yang ditentukan ukuran(nya)"

Dan bumi Kami lapangkan dengan luas, dan Kami tancapkan padanya gunung-gunung yang akan meneguhkannya, dan Kami tumbuhkan padanya segala jenis tanaman yang telah ditakdirkan lagi diketahui termasuk yang dibutuhkan oleh umat manusia.

وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَٰيِشَ وَمَن لَّسْتُمْ لَهُۥ بِرَٰزِقِينَ

(20) "Dan Kami telah menjadikan untuk kalian padanya keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kalian bukan pemberi rizki baginya."

Dan Kami telah menjadikan bagi kalian di dalamnya semua yang kalian perlukan dalam hidup, seperti bahan tambang, bebatuan dan lain-lain, dan Kami ciptakan bagi kalian keturunan, pelayan-pelayan dan binatang-binatang ternak yang dapat kalian manfaatkan. Rizki kalian bukanlah tanggungan kalian, akan tetapi tanggungan Allah, Penguasa sekalian alam sebagai karunia dan kemurahan dariNya.

وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُومٍ

(21) "Dan tidak ada sesuatu pun, melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya;534 dan Kami tidak menurunkannya, melainkan dengan ukuran tertentu"

Dan tidaklah ada sesuatu yang bermanfaat bagi hamba-hamba kecuali di sisi Kami tempat penyimpanan perbendaharaannya dari seluruh jenisnya, dan Kami tidak menurunkannya kecuali dengan ukuran yang telah ditentukan sebagaimana Kami kehendaki dan Kami inginkan. Jadi tempat penyimpanan perbendaharaan itu adalah di Tangan Allah, Dia memberikannya kepada siapa saja yang dikehendakiNya dan menghalangi darinya siapa saja yang dikehendakiNya, sesuai dengan rahmatNya yang luas dan hikmahNya yang luhur.


[534] Yakni, segala sesuatu itu sumbernya adalah dari Allah .

وَأَرْسَلْنَا ٱلرِّيَٰحَ لَوَٰقِحَ فَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَسْقَيْنَٰكُمُوهُ وَمَآ أَنتُمْ لَهُۥ بِخَٰزِنِينَ

(22) "Dan Kami telah meniupkan angin sebagai yang (berfungsi) mengawinkan,535 maka Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kalian dengan air itu, dan bukanlah kalian yang menyimpannya."

Dan Kami telah menghembuskan angin dan menundukkannya untuk membentuk awan dan membawa air hujan, menyemaikan pepohonan, lalu dedaunannya dan kelopak buahnya mekar, juga membawa hujan, hal-hal yang baik dan yang berguna. Kemudian Kami menurunkan dari awan itu air yang Kami sediakan bagi minuman kalian, tanah dan binatang-binatang ternak kalian. Dan kalian tidaklah dapat menyimpannya dalam gudang- gudang penyimpanan kalian, Kami-lah Yang menyimpannya sebagai rahmat bagi kalian dan kebajikan untuk kalian.


[535] Yakni, mengawinkan awan, tanaman, dan sebagainya.

وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْىِۦ وَنُمِيتُ وَنَحْنُ ٱلْوَٰرِثُونَ

(23) "Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi."

Dan sesungguhnya Kami benar-benar menghidupkan orang yang mati dengan menciptakannya dari keadaan yang tidak ada sebelumnya, dan Kami mematikan orang yang hidup setelah berakhirnya ajalnya. Dan Kami-lah yang mewarisi bumi dan yang berada di atasnya.

وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَـْٔخِرِينَ

(24) "Dan sungguh Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu dari kalian dan sungguh Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian."

Dan sungguh Kami telah mengetahui orang yang akan binasa dari kalian sejak masa Adam, dan siapa orang yang hidup dan siapa yang akan datang hingga Hari Kiamat.

وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

(25) "Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui."

Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dia akan menghimpun kalian untuk keperluan perhitungan amal perbuatan dan pembalasannya. Sesungguhnya Dia Mahabijaksana dalam pengaturanNya lagi Maha Mengetahui; tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagiNya.

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ مِن صَلْصَٰلٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ

(26) "Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang berubah (warna dan baunya karena lama didiamkan)."536

Dan sungguh Kami telah menciptakan Adam dari tanah kering yang bila dilubangi, akan terdengar suara darinya. Tanah yang kering ini berasal dari tanah berwarna hitam yang telah berubah warna dan baunya, karena sudah ada sejak lama.


[536] Ada juga yang mengartikan dengan: lumpur hitam yang diberi bentuk.

وَٱلْجَآنَّ خَلَقْنَٰهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ

(27) "Dan jin telah Kami ciptakan sebelum itu dari api yang sangat panas."

Dan Kami ciptakan moyang jin, yaitu iblis, sebelum penciptaan Adam, dari api yang amat panas, yang tidak ada asapnya sama sekali.

PANDANGAN ISLAM TENTANG KEJADIAN MANUSIA

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى خَٰلِقٌۢ بَشَرًا مِّن صَلْصَٰلٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ

(28) "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang berubah (warna dan baunya karena lama didiamkan).'

Dan ingatlah wahai Rasul, ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah yang kering. Dan tanah kering ini berasal dari tanah berwarna hitam yang telah mengalami perubahan warna.

فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُواْ لَهُۥ سَٰجِدِينَ

(29) 'Maka apabila Aku telah menyempurnakan (bentuk) nya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka merunduklah kalian kepadanya dalam keadaan bersujud'."537

Lalu apabila Aku telah menciptakannya, dan Aku sempurnakan bentuk fisiknya, dan Aku tiupkan ruh padanya, maka bersujudlah kepadanya sebagai bentuk salam dan penghormatan, bukan sujud peribadahan."


[537] Sujud di sini bukan penyembahan, tetapi sebagai penghormatan.

فَسَجَدَ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ . إِلَّآ إِبْلِيسَ أَبَىٰٓ أَن يَكُونَ مَعَ ٱلسَّٰجِدِينَ

(30-31) "Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama (para malaikat) yang sujud itu"

Maka para malaikat semuanya bersujud sebagaimana Tuhan mereka memerintahkan mereka, tidak ada satu pun dari mereka yang menolak. Akan tetapi iblis enggan bersujud kepada Adam bersama malaikat-malaikat yang bersujud.

قَالَ يَٰٓإِبْلِيسُ مَا لَكَ أَلَّا تَكُونَ مَعَ ٱلسَّٰجِدِينَ

(32) "Allah berfirman, 'Wahai iblis, apa alasanmu tidak (ikut sujud) bersama mereka yang sujud itu ?"'

Allah berfirman kepada iblis, "Mengapa kamu tidak mau bersujud bersama para malaikat?"

قَالَ لَمْ أَكُن لِّأَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهُۥ مِن صَلْصَٰلٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ

(33) "Iblis menjawab, 'Aku tidak layak bersujud kepada manusia yang telah Engkau ciptakan dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang berubah (warna dan baunya karena lama didiamkan)'."

Iblis menjawab seraya menampakkan kesombongan dan kedeng- kiannya, "Tidak pantas bagiku untuk sujud kepada manusia yang Engkau adakan dari tanah kering yang sebelumnya berupa tanah berwarna hitam yang telah berubah."

قَالَ فَٱخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ . وَإِنَّ عَلَيْكَ ٱللَّعْنَةَ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلدِّينِ

(34-35) "Allah berfirman, 'Maka keluarlah dari sana (surga), karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya laknat itu tetap menimpamu sampai Hari Pembalasan'."

Allah berfirman kepadanya, "Maka keluarlah dari surga, sesungguhnya kamu telah dijauhkan dari segala kebaikan, dan sesungguhnya laknatKu dan kutukanKu untuk jauh dari rahmatKu menimpa kalian hingga hari manusia dibangkitkan untuk diperhitungkan amal perbuatan mereka dan pembalasannya."

قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

(36) "Iblis berkata, 'Wahai Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah untukku sampai hari (manusia) dibangkitkan'."538

Iblis berkata, "Wahai Tuhanku, tangguhkanlah aku di dunia hingga pada hari yang Engkau akan membangkitkan hamba-hambaMu padanya, yaitu Hari Kiamat."


[538] Maksudnya, iblis memohon agar dia tidak diazab dari sekarang, melainkan diberikan kebebasan hidup sampai hari berbangkit.

قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلْمُنظَرِينَ . إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْوَقْتِ ٱلْمَعْلُومِ

(37-38) "Allah berfirman, '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk di antara yang diberi tangguh, sampai hari waktu yang telah ditentukan (Hari Kiamat)'"

Allah berfirman kepadanya, "Sesungguhnya kamu termasuk di antara yang Aku tangguhkan kematian mereka hingga hari yang semua makhluk mati padanya setelah tiupan pertama, bukan hingga Hari Kebangkitan." Sesungguhnya dipenuhinya permintaan itu sebagai bentuk penguluran waktu dan penangguhan serta cobaan bagi bangsa jin dan manusia.

قَالَ رَبِّ بِمَآ أَغْوَيْتَنِى لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ . إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ

(39-40) "Iblis berkata, 'Wahai Tuhanku, disebabkan Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku benar-benar akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang terpilih (olehMu untuk menjadi orang-orang yang ikhlas)'."

Iblis berkata, "Wahai Tuhanku, lantaran Engkau telah memastikan aku bersalah dan sesat, pastilah aku akan menjadikan keturunan Adam memandang indah perbuatan maksiat kepadaMu di muka bumi, dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka semua dari jalan hidayah, kecuali hamba-hambaMu yang Engkau berikan hidayah kepada mereka, lalu mereka mengikhlaskan ibadah kepadaMu semata, bukan kepada seluruh makhlukMu."

قَالَ هَٰذَا صِرَٰطٌ عَلَىَّ مُسْتَقِيمٌ . إِنَّ عِبَادِى لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَٰنٌ إِلَّا مَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْغَاوِينَ

(41-42) "Allah berfirman, 'Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepadaKu. Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu; yaitu orang-orang yang sesat'."

Allah berfirman, "Ini adalah jalan lurus, tengah-tengah, yang mengantarkan kepadaKu dan kepada tempat kemuliaanKu. Sesungguhnya hamba-hambaKu yang ikhlas kepadaKu, Aku tidak akan menjadikan bagimu kekuasaan terhadap hati-hati mereka untuk menyesatkan mereka dengan itu dari jalan yang lurus. Akan tetapi, kekuasaanmu hanya pada orang yang mengikutimu, dari kalangan orang-orang yang sesat lagi menyekutukan Allah yang ridha dengan kekuasaanmu dan ketaatan kepadamu, sebagai ganti ketaatan kepadaKu."

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ . لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَٰبٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ

(43-44) "Dan sesungguhnya Neraka Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Ia (Neraka Jahanam) mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka."

Dan sesungguhnya neraka yang dahsyat benar-benar menjadi tempat kembali iblis dan pengikut-pengikutnya semuanya. Ia memiliki tujuh pintu, setiap pintu berada di bawah pintu lainnya. Dan bagi setiap pintu, ada jatah dan bagian dari pengikut iblis sesuai dengan amal perbuatan mereka.

RAHMAT ALLAH BAGI ORANG-ORANG YANG BERTAKWA

إِنَّ ٱلْمُتَّقِينَ فِى جَنَّٰتٍ وَعُيُونٍ . ٱدْخُلُوهَا بِسَلَٰمٍ ءَامِنِينَ . وَنَزَعْنَا مَا فِى صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَٰنًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَٰبِلِينَ . لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ

(45-48) "Sesungguhnya orang-orangyang bertakwa itu berada dalam surga-surga (taman-taman) dan (di dekat) mata-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka),'Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi amanDan Kami lenyapkan segala rasa dengki yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya."

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang, akan berada di kebun-kebun dan sungai-sungai yang mengalir. Dikatakan kepada mereka, "Masuklah kalian ke dalam kebun-kebun ini dengan selamat dari seluruh keburukan dan aman dari semua siksaan." Dan Kami telah mencabut sifat-sifat buruk dari hati-hati mereka, seperti kedengkian dan permusuhan. Mereka hidup di dalam surga dalam keadaan bersaudara, dimana saling mencintai satu dengan yang lain, mereka duduk di atas singgasana yang besar, wajah mereka saling menyapa untuk menjalin hubungan dan cinta. Di dalamnya mereka tidak merasa lelah dan payah. Dan mereka di dalamnya hidup abadi selamanya.

ٱدْخُلُوهَا بِسَلَٰمٍ ءَامِنِينَ

(49-50) "Kabarkanlah kepada hamba-hambaKu, bahwasanya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan bahwasanya azab Ku adalah azab yang sangat pedih"

Beritahukanlah wahai Rasul, kepada hamba-hambaKu bahwa sesungguhnya Aku benar-benar Maha Pengampun terhadap orang-orang Mukmin yang bertaubat, Maha Penyayang terhadap mereka, dan sesungguhnya siksaanKu adalah siksaan pedih lagi menyakitkan bagi orang yang tidak mau bertaubat.

KISAH BEBERAPA ORANG NABI
Kisah Nabi Ibrahim Dengan Tamunya

وَنَبِّئْهُمْ عَن ضَيْفِ إِبْرَٰهِيمَ

(51) "Dan kabarkanlah kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim"539

Dan beritahukanlah wahai Rasul, tentang tamu-tamu Ibrahim dari kalangan malaikat yang memberikan kabar gembira baginya berupa kelahiran anak dan kehancuran kaum Luth.


[539] Tamu Nabi ibrahim di sini ialah malaikat

إِذْ دَخَلُواْ عَلَيْهِ فَقَالُواْ سَلَٰمًا قَالَ إِنَّا مِنكُمْ وَجِلُونَ

(52) "Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, 'Salam' Ibrahim berkata, 'Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian'."

Tatkala mereka masuk menemuinya, mereka berkata, "Salam (Keselamatan bagi kalian)." Lalu Ibrahim menjawab salam mereka, kemudian menghidangkan makanan bagi mereka, namun mereka tidak memakannya. Ia pun berkata, "Sesungguhnya kami takut kepada kalian."

قَالُواْ لَا تَوْجَلْ إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَٰمٍ عَلِيمٍ

(53) "Mereka berkata, 'Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) seorang anak laki-laki (yang akan menjadi) orang berilmu'."540

Malaikat berkata kepadanya, "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kami datang menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) seorang anak yang mempunyai ilmu yang banyak tentang agama, yaitu Ishaq."


[540] Yakni, Nabi Ishaq

قَالَ أَبَشَّرْتُمُونِى عَلَىٰٓ أَن مَّسَّنِىَ ٱلْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُونَ

(54) "Ibrahim berkata, 'Apakah kalian menyampaikan kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka berita gembira apa yang kalian sampaikan kepadaku?"'

Ibrahim berkata dengan terheran-heran, "Apakah kalian memberikan kabar gembira kepadaku dengan (kehadiran) anak, sedang aku seorang yang berusia lanjut dan istriku pun demikian pula. Maka dengan keajaiban apakah kalian akan memberikan kabar gembira kepadaku?"

قَالُواْ بَشَّرْنَٰكَ بِٱلْحَقِّ فَلَا تَكُن مِّنَ ٱلْقَٰنِطِينَ

(55) "Mereka menjawab, 'Kami menyampaikan berita gembira yang benar kepadamu, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa'."

Mereka menjawab, "Kami memberikan kabar gembira kepadamu dengan kebenaran yang diberitahukan Allah kepada kami. Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa untuk mendapatkan keturunan."

قَالَ وَمَن يَقْنَطُ مِن رَّحْمَةِ رَبِّهِۦٓ إِلَّا ٱلضَّآلُّونَ . قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا ٱلْمُرْسَلُونَ

(56-57) "Ibrahim berkata, ’Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat.' Berkata (pula) Ibrahim, 'Apakah urusan penting kalian, wahai para utusan?"'

Ibrahim berkata, "Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya kecuali orang-orang yang keliru lagi berpaling dari jalan kebenaran." Ibrahim berkata, "Apakah perkara penting dari Allah yang kalian bawa wahai para utusan?"

قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرْسِلْنَآ إِلَىٰ قَوْمٍ مُّجْرِمِينَ

(58) "Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang gemar berbuat dosa,'

Kisah Nabi Luth

إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ إِنَّا لَمُنَجُّوهُمْ أَجْمَعِينَ . إِلَّا ٱمْرَأَتَهُۥ قَدَّرْنَآ ۙ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلْغَٰبِرِينَ

(59-60) 'kecuali para pengikut Luth. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semuanya, kecuali istrinya, kami telah menentukan (berdasarkan perintah Allah), bahwa sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang tetap tinggal (di tempat itu sehingga dibinasakan)'."

Mereka berkata, "Sesungguhnya Allah telah mengutus kami untuk menghancurkan kaum Luth yang menyekutukan Allah lagi sesat jalan, kecuali Luth dan keluarganya yang beriman kepadanya. Kami tidak akan membinasakan mereka dan benar-benar akan menyelamatkan mereka semua. Akan tetapi, istrinya yang kafir, kami telah menetapkan berdasarkan perintah Allah untuk membinasakannya bersama orang-orang lain yang ada dalam siksaan."

فَلَمَّا جَآءَ ءَالَ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلُونَ . قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ مُّنكَرُونَ

(61-62) "Maka tatkala para utusan itu datang kepada para pengikut Luth, dia (Luth) berkata, 'Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang tidak dikenal."

Maka ketika para malaikat yang diutus sampai kepada Luth, dia berkata kepada mereka, "Sesungguhnya kalian orang-orang yang asing bagiku."

قَالُواْ بَلْ جِئْنَٰكَ بِمَا كَانُواْ فِيهِ يَمْتَرُونَ . وَأَتَيْنَٰكَ بِٱلْحَقِّ وَإِنَّا لَصَٰدِقُونَ . فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ ٱلَّيْلِ وَٱتَّبِعْ أَدْبَٰرَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ وَٱمْضُواْ حَيْثُ تُؤْمَرُونَ

(63-65) "Mereka (para utusan itu) menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa apa (azab) yang selalu mereka ragukan. Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh (ke belakang)541 dan teruslah berjalan ke tempat yang diperintahkan kepada kalian'."

Mereka berkata, "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kami datang dengan membawa siksaan yang diragukan kaummu dan tidak mereka imani. Dan kami datang dengan membawa kebenaran dari sisi Allah, dan kami mengatakan ucapan yang benar. Maka keluarlah kamu dari tengah mereka bersama keluargamu yang beriman, setelah berlalunya sebagian malam. Dan berjalanlah kamu di belakang mereka, supaya tidak ada dari mereka yang tertinggal sehingga terkena siksaan (juga). Dan janganlah salah seorang dari kalian menengok (ke belakang). Dan cepatlah menuju tempat ke mana Allah memerintahkan kalian, supaya kalian berada di tempat yang aman."


[541] Perhatikanlah kembali Surat Hud: 81.

وَقَضَيْنَآ إِلَيْهِ ذَٰلِكَ ٱلْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰٓؤُلَآءِ مَقْطُوعٌ مُّصْبِحِينَ

(66) "Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh."

Dan Kami wahyukan kepada Luth, bahwa "Kaummu akan dibinasakan sehabis-habisnya sampai orang terakhir dari mereka, ketika waktu Shubuh tengah terbit."

وَجَآءَ أَهْلُ ٱلْمَدِينَةِ يَسْتَبْشِرُونَ

(67) "Dan datanglah penduduk kota itu542 (ke rumah Luth) dengan gembira (karena kedatangan tamu-tamu itu)."

Para penduduk kota Luth datang kepada Luth ketika mereka mengetahui tamu-tamu yang berada bersamanya. Mereka gembira dan merasa senang dengan tamu-tamunya, untuk mereka tangkap dan memaksa melakukan perbuatan keji dengan tamu-tamu itu.


[542] Yakni, kota Sodom yang terletak di dekat Laut Mati.

قَالَ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ ضَيْفِى فَلَا تَفْضَحُونِ . وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُخْزُونِ

(68-69) "Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku, maka janganlah kalian mempermalukanku, dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kalian membuatku terhina',"

Luth berkata kepada mereka, "Sesungguhnya mereka itu tamu- tamuku, dan mereka berada dalam perlindunganku, maka janganlah kalian mempermalukan aku. Takutlah dari hukuman Allah, dan janganlah kalian mengganggu mereka, akibatnya kalian akan menjerumuskan aku dalam kehinaan dan kenistaan, lantaran kalian mengganggu tamu-tamuku."

قَالُوٓاْ أَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

(70) "Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia?"'543

Kaumnya berkata, "Bukankah kami telah melarangmu untuk menerima tamu siapa pun dari manusia -dan mereka kadang menghadang orang-orang musafir di tengah jalan-, karena kami berhasrat berbuat keji dengan mereka?"


[543] Yakni, mereka telah mengancam Nabi Luth agar tidak melarang dan menghalangi mereka melakukan kemungkaran homoseksual.

قَالَ هَٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِىٓ إِن كُنتُمْ فَٰعِلِينَ

(71) "Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (menikahlah dengan mereka), jika kalian hendak berbuat (secara halal)',"

Luth berkata kepada mereka, "Ini putri-putriku, nikahilah mereka, jika kalian menginginkan memenuhi syahwat kalian." Beliau menyebut wanita-wanita sebagai putri-putrinya, karena Nabi suatu umat berkedudukan sebagai ayah bagi mereka. Dan janganlah kalian berbuat hal yang diharamkan Allah atas kalian, yaitu menyetubuhi lelaki-lelaki."

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِى سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ . فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ

(72-73) "(Allah berfirman) 'Demi umurmu (Muhammad),544 sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan) mereka.' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang menggelegar, ketika mereka berada di waktu matahari terbit."

Allah Yang Maha Pencipta bersumpah dengan siapa saja yang Dia kehendaki dan dengan apa saja yang Dia kehendaki, adapun makhluk, tidak boleh baginya bersumpah kecuali dengan Nama Allah, dan (di sini) Allah bersumpah dengan hidupnya Muhammad sebagai penghormatan baginya, "Sesungguhnya kaum Luth dalam kelalaian yang parah, mereka berjalan tak tentu arah dan semakin tidak terbendung, sampai akhirnya suara petir siksaan menyambar mereka pada waktu terbitnya matahari."


[544] Di sini Allah bersumpah dengan umur atau kehidupan Nabi Muhammad untuk memuliakan beliau.

فَجَعَلْنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ

(74) "Maka Kami jadikan bagian yang di atas dari negeri (kaum Luth) itu menjadi yang di bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah (yang keras)."

Kemudian Kami membalik negeri-negeri mereka, Kami balik bagian atas menjadi bagian bawah, dan Kami hujani mereka dengan bebatuan dari tanah keras lagi kuat.

إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّلْمُتَوَسِّمِينَ . وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍ مُّقِيمٍ . إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّلْمُؤْمِنِينَ

(75-77) "Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda- tanda (Kuasa Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu (Sodom) benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (Kuasa Allah) bagi orang-orang yang beriman ."

Sesungguhnya dalam kejadian siksaan yang menimpa mereka benar-benar terkandung pelajaran-pelajaran bagi orang-orang yang memperhatikan lagi mau mengambil pelajaran. Dan sesungguhnya negeri-negeri mereka benar-benar berada dalam lokasi yang tetap yang dapat disaksikan oleh kaum yang menempuh perjalanan jauh lagi melewatinya. Sesungguhnya dalam peristiwa penghancuran Kami terhadap mereka benar-benar terdapat petunjuk nyata bagi orang-orang yang beriman dan melaksanakan syariat Allah.

Kisah Kaum Nabi Syu'aib

وَإِن كَانَ أَصْحَٰبُ ٱلْأَيْكَةِ لَظَٰلِمِينَ . فَٱنتَقَمْنَا مِنْهُمْ وَإِنَّهُمَا لَبِإِمَامٍ مُّبِينٍ

(78-79) "Dan sesungguhnya penduduk negeri Aikah545 itu benar-benar kaum yangzhalim, maka Kami menghukum mereka. Dan sesungguhnya kedua kota546 itu benar-benar terletak di jalan utama yang jelas."

Dan sesungguhnya para penduduk kota yang dikelilingi oleh pepohonan, yaitu kaum Syu'aib, mereka berbuat kezhaliman terhadap diri mereka, dikarenakan kekafiran mereka kepada Allah dan Rasul mereka yang mulia. Karena itu, Kami membalas mereka dengan suara yang menggelegar dan siksaan pada hari yang mendung. Dan sesungguhnya pemukiman kaum Luth dan kaum Syu'aib benar-benar berada pada jalan yang jelas yang dilintasi oleh manusia dalam safar mereka, sehingga mereka dapat mengambil pelajaran.


[545] Penduduk Aikah ini ialah kaum Syu'aib. Aikah ialah tempat yang berhutan di daerah Madyan.

[546] Yakni, kota kaum Nabi Luth (Sodom) dan Aikah (tempat tinggal kaum Nabi Syu'aib )

وَلَقَدْ كَذَّبَ أَصْحَٰبُ ٱلْحِجْرِ ٱلْمُرْسَلِينَ

(80) "Dan sungguh penduduk kota al-Hijr547 telah mendustakan rasul-rasul"548

Dan sungguh penduduk Lembah Hijr telah mendustakan Shaleh . Mereka adalah kaum Tsamud. Dengan perbuatan itu, mereka telah mendustakan semua rasul Allah, sebab orang yang mendustakan satu nabi, sesungguhnya telah mendustakan nabi-nabi secara keseluruhan, karena mereka berada di atas agama yang satu.


[547] Penduduk al-Hijr ini ialah kaum Tsamud. Al-Hijr adalah tempat yang terletak di lembah al-Qura' yang terletak antara Madinah dan Syam.

[548] Yang dimaksud rasul-rasul di sini ialah Nabi Shalih sendiri. Mestinya di sini disebut rasul dengan kata tunggal, tetapi disebut rasul-rasul dengan kata jamak karena mendustakan seorang rasul sama dengan mendustakan semua rasul.

وَءَاتَيْنَٰهُمْ ءَايَٰتِنَا فَكَانُواْ عَنْهَا مُعْرِضِينَ

(81) "dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (Kuasa) Kami, tetapi mereka selalu berpaling darinya,"

Dan Kami telah mendatangkan kepada kaum Shaleh ayat-ayat Kami yang menunjukkan kebenaran risalah kebenaran yang dibawa oleh Shaleh, termasuk di dalamnya unta betina, namun mereka tidak mem- pedulikannya, dan mereka menjauh lagi berpaling darinya.

وَكَانُواْ يَنْحِتُونَ مِنَ ٱلْجِبَالِ بُيُوتًا ءَامِنِينَ

(82) "dan mereka memahat gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah di mana mereka aman (karena kokohnya)

Dan mereka orang-orang yang memahat gunung-gunung, dan kemudian menjadikannya rumah-rumah tempat tinggal, sedang mereka merasa aman dari roboh atau runtuhnya gunung-gunung itu pada mereka.

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّيْحَةُ مُصْبِحِينَ . فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَكْسِبُونَ

(83-84) "Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang menggelegar ketika mereka berada di waktu pagi,549 maka tak dapat menolong mereka, apa yang telah mereka usahakan "

Maka suara halilintar siksaan menghantam mereka pada waktu pagi han, ketika mereka di waktu pagi benar. Maka kekayaan dan benteng- benteng di gunung tidaklah dapat menghalau siksaan Allah dari mereka bahkan tidak pula apa yang diberikan kepada mereka berupa kekuatan fisik dan kedudukan.


[549] Peristiwa itu terjadi pada hari yang keempat sesudah datangnya peringatan kepada mereka.

وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ إِلَّا بِٱلْحَقِّ ۗ وَإِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَءَاتِيَةٌ ۖ فَٱصْفَحِ ٱلصَّفْحَ ٱلْجَمِيلَ

(85) "Dan tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan kebenaran. Dan sesungguhnya Kiamat itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan pemaafan yang baik."

Dan Kami tidaklah menciptakan langit dan bumi dan semua yang ada di antara keduanya kecuali dengan benar-benar yang menunjukkan kesempurnaan Pencipta keduanya dan KuasaNya, dan sesungguhnya Dia-lah Dzat yang tidak sepatutnya ibadah dilaksanakan kecuali bagiNya semata, tiada sekutu bagiNya, dan sesungguhnya waktu yang Hari Kiamat akan terjadi padanya benar-benar akan datang, tidak ada keraguan padanya, agar setiap jiwa memperoleh balasan penuh atas apa yang diperbuatnya. Maka maafkanlah orang-orang musyrik itu wahai Rasul, dan berlapang dadalah terhadap mereka, serta abaikanlah apa yang mereka perbuat.

ANUGERAH ALLAH YANG TERBESAR DAN PERINTAHNYA KEPADA NABI MUHAMMAD

إِنَّ رَبَّكَ هُوَ ٱلْخَلَّٰقُ ٱلْعَلِيمُ

(86) ”Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui."

Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Dzat Yang Maha Pencipta segala sesuatu lagi Maha Mengetahuinya, tidak ada sesuatu pun yang melemahkanNya, baik yang ada di bumi maupun di langit, tidak ada yang samar bagiNya.

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَٰكَ سَبْعًا مِّنَ ٱلْمَثَانِى وَٱلْقُرْءَانَ ٱلْعَظِيمَ

(87) "Dan sungguh telah Kami berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang550 dan al-Qur'an yang agung."

Dan sungguh Kami telah memberikan kepadamu wahai Nabi, surat pembuka al-Qur'an, yaitu surat yang berjumlah tujuh ayat yang berulang-ulang (dibaca) di dalam tiap-tiap shalat. Dan Kami telah berikan kepadamu aI-Qur'an yang agung.


[550] Yang dimaksud tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang ialah Surat al-Fatihah yang terdiri dari tujuh ayat. Sebagian ahli tafsir mengatakan, maknanya adalah tujuh surat yang pan jang yaitu: Al-Baqarah, Ali Imran, al-Ma'idah, an-Nisa', al-A'raf, al-An'am dan al-Antal atau at-Taubah.

لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِۦٓ أَزْوَٰجًا مِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ

(88) "'Janganlah sekali-kali kamu tujukan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu)y dan janganlah pula kamu bersedih hati terhadap mereka, dan merendahlah kamu terhadap orang-orang yang beriman"

Dan janganlah kamu pandang dengan dua matamu dan janganlah kamu berangan-angan mendapatkan kesenangan yang Kami berikan kepada beberapa golongan dari orang-orang kafir berupa kesenangan- kesenangan dunia, dan janganlah kamu bersedih hati atas kekafiran mereka. Dan bertawadhu'lah kepada orang-orang Mukmin yang beriman kepada Allah dan RasulNya.

وَقُلْ إِنِّىٓ أَنَا ٱلنَّذِيرُ ٱلْمُبِينُ . كَمَآ أَنزَلْنَا عَلَى ٱلْمُقْتَسِمِينَ

(89-90) "Dan katakanlah,'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskanSebagaimana (Kami telah memberi peringatan)y Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang memilah-milah (Kitab Allah)"551

Dan katakanlah, "Sesungguhnya aku pemberi peringatan yang menjelaskan wahyu yang dengannya manusia akan mendapatkan hidayah menuju keimanan kepada Allah Penguasa alam semesta, dan juga memperingatkan kalian dari siksaan yang bisa menimpa kalian, sebagaimana Allah telah menurunkannya pada orang-orang yang telah membagi-bagi al-Qur'an, dengan beriman kepada sebagiannya dan kafir kepada sebagian yang lain, dari kalangan Yahudi dan Nasrani dan orang-orang kafir Quraisy.


[551] Yakni, orang-orang yang menerima sebagian isi Kitab dan menolak sebagian yang lain.

ٱلَّذِينَ جَعَلُواْ ٱلْقُرْءَانَ عِضِينَ

(91) "(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan al-Qur'an itu terbagi-bagi"552

Dan mereka itu adalah orang-orang yang menjadikan al-Qur'an terbagi bermacam-macam dan dalam beberapa bagian. Sebagian mereka mengatakan, 'Sihir.' Dan sebagian ada lagi yang mengatakan, 'Ini mantera perdukunan.' Dan sebagian lain ada yang mengatakan pernyataan lainnya, agar dapat menghalangi manusia dari hidayah dan memalingkannya sesuai dengan keinginan mereka."


[552] Yakni, orang-orang Yahudi dan Nasrani yang membagi-bagi al-Qur'an; ada bagian yang mereka percayai dan ada pula bagian yang mereka ingkari.

فَوَرَبِّكَ لَنَسْـَٔلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ . عَمَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

(92-93) "Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu"

Maka demi Tuhanmu, Kami benar-benar akan memperhitungkan perbuatan-perbuatan mereka pada Hari Kiamat dan Kami benar-benar akan memberikan balasan kepada mereka semua, atas perbuatan mereka membagi-bagi al-Qur'an dan kebohongan-kebohongan yang mereka ada- adakan serta menyimpangkan dan merubah-rubahnya, dan tindakan lainnya yang mereka lakukan, seperti penyembahan kepada patung-patung, maksiat-maksiat dan dosa-dosa. Di sini terkandung peringatan keras dan larangan bagi mereka dari bertahan di atas perbuatan-perbuatan buruk ini.

فَٱصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْمُشْرِكِينَ

(94) "Maka sampaikanlah dengan terang-terangan olehmu segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan ahaikanlah orang-orang yang musyrik."

Maka bersikaplah kamu terang-terangan dalam mendakwahkan kebenaran yang Allah memerintahkan kamu dengannya, dan jangan pedulikan orang-orang musyrik. Sesungguhnya Allah telah membersihkan kamu dari apa yang mereka katakan.

إِنَّا كَفَيْنَٰكَ ٱلْمُسْتَهْزِءِينَ . ٱلَّذِينَ يَجْعَلُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَٰهًا ءَاخَرَ ۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

(95-96) "Sesungguhnya Kami memeliharamu dari (keburukan) orang-orang yangmemperolok-olok (kamu), yaitu, orang-orang yang menjadikan sesembahan lain bersama Allah, maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya)."

Sesungguhnya Kami telah memelihara kamu dari orang-orang yang mengolok-olok lagi menertawakanmu, dari para pembesar suku Quraisy yang mengadakan sekutu bersama Allah dari patung-patung dan lainnya. Maka mereka akan mengetahui kesudahan nasib mereka di dunia dan di akhirat.

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّكَ يَضِيقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُولُونَ

(97) "Dan sungguh Kami mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,"

Dan sungguh Kami mengetahui sempitnya hatimu wahai Rasul, gara-gara komentar yang diucapkan kaum musyrikin tentang kamu dan dakwahmu.

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ ٱلسَّٰجِدِينَ

(98) "maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu termasuk di antara orang-orang yang bersujud (shalat),"

Maka adukanlah itu kepada Tuhanmu ketika hatimu sesak, dan bertasbihlah dengan memujiNya, dengan bersyukur kepadaNya lagi memujiNya, dan jadilah kamu termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat karenaNya yang beribadah kepadaNya. Sesungguhnya itu akan menghilangkan duka yang menggelayutimu.

وَٱعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ ٱلْيَقِينُ

(99) "dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu."

Dan teruslah kamu dalam beribadah kepada Tuhanmu sepanjang hidupmu hingga keyakinan datang kepadamu, yaitu kematian. Dan Rasulullah melaksanakan perintah Tuhannya ini, beliau terus kontinu dalam beribadah kepada Allah hingga keyakinan datang dari Tuhannya.