Isi Tafsir Al-Qur'an

Al A'laa

سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى
«سبح اسم ربك» أي نزه ربك عما لا يليق به واسم زائد «الأعلى» صفة لربك.

(Sucikanlah nama Rabbmu) maksudnya sucikanlah Dia dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya lafal Ismu adalah lafal Za'id (Yang Maha Tinggi) lafal Al-A'laa berkedudukan sebagai kata sifat bagi lafal Rabbika.

ٱلَّذِى خَلَقَ فَسَوَّىٰ
«الذي خلق فسوى» مخلوقه، جعله متناسب الأجزاء غير متفاوت.

(Yang menciptakan lalu menyempurnakan) ciptaan-Nya, yakni Dia menjadikan makhluk-Nya itu seimbang semua bagian-bagiannya dan tidak pincang atau berbeda-beda.

وَٱلَّذِى قَدَّرَ فَهَدَىٰ
«والذي قدَّر» ما شاء «فهدى» إلى ما قدره من خير وشر.

(Dan Yang menentukan) apa yang dikehendaki-Nya (dan Yang memberi petunjuk) kepada apa yang telah ditentukan-Nya berupa amal kebaikan dan amal keburukan.

وَٱلَّذِىٓ أَخْرَجَ ٱلْمَرْعَىٰ
«والذي أخرج المرعى» أنبت العشب.

(Dan Yang mengeluarkan rumput-rumputan) atau Yang menumbuhkan rumput-rumputan.

فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحْوَىٰ
«فجعله» بعد الخضرة «غُثاء» جافا هشيما «أحوى» أسود يابسا.

(Lalu dijadikan-Nya) sesudah rumput-rumputan itu hijau (kering) yaitu menjadi layu dan kering (kehitam-hitaman) kehitam-hitaman karena kering.

سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰٓ
«سنقرئك» القرآن «فلا تنسى» ما تقرؤه.

(Kami akan membacakan kepadamu) Alquran (maka kamu tidak akan lupa) apa yang kamu bacakan itu.

إِلَّا مَا شَآءَ ٱللَّهُ ۚ إِنَّهُۥ يَعْلَمُ ٱلْجَهْرَ وَمَا يَخْفَىٰ
«إلا ما شاء الله» أن تنساه بنسخ تلاوته وحكمه، وكان صلى الله عليه وسلم يجهر بالقراءة مع قراءة جبريل خوف النسيان فكأنه قيل له: لا تعجل بها إنك لا تنسى فلا تتعب نفسك بالجهر بها «إنه» تعالى «يعلم الجهر» من القول والفعل «وما يخفى» منهما.

(Kecuali kalau Allah menghendaki) kamu melupakannya karena bacaan dan hukumnya telah dinasakh. Sesungguhnya Nabi saw. selalu mengeraskan suara bacaannya mengikuti bacaan malaikat Jibril karena takut lupa. Seolah-olah dikatakan kepadanya, janganlah kamu tergesa-gesa membacanya, karena sesungguhnya kamu tidak akan lupa, karena itu janganlah kamu merepotkan dirimu dengan mengeraskan suaramu sewaktu kamu membacakannya. (Sesungguhnya Dia) yakni Allah swt. (mengetahui yang terang) maksudnya perkataan dan perbuatan yang terang-terangan (dan yang tersembunyi) dari keduanya.

وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرَىٰ
«ونيسِّرك لليسرى» للشريعة السهلة وهي الإسلام.

(Dan Kami akan memudahkan kamu untuk menempuh jalan yang mudah) yakni syariat yang mudah, yaitu agama Islam.

فَذَكِّرْ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكْرَىٰ
«فذكر» عظ بالقرآن «إن نفعت الذكرى» من تذكرة المذكور في سيذكر، يعني وإن لم تنفع ونفعها لبعض وعدم النفع لبعض آخر.

(Oleh sebab itu berikanlah peringatan) dengan Alquran (karena peringatan itu bermanfaat) maksudnya memberikan peringatan dengan hal-hal yang telah disebutkan pada firman-Nya, "Sayadzdzakkaru," sekalipun peringatan itu tidak bermanfaat bagi sebagian di antara mereka, tetapi peringatan itu pasti bermanfaat bagi sebagian yang lainnya.

سَيَذَّكَّرُ مَن يَخْشَىٰ
«سيذكر» بها «من يخشى» يخاف الله تعالى كآية " فذكر بالقرآن من يخاف وعيد ".

(Akan mendapat peringatan) dan pelajaran dari peringatan itu (orang yang takut) kepada Allah swt. sebagaimana yang disebutkan dalam ayat yang lain yaitu, firman-Nya, "Maka beri peringatanlah dengan Alquran orang yang takut kepada ancaman-Ku." (Q.S. Qaaf, 45)

وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلْأَشْقَى
«ويتجنبها» أي الذكرى، أي يتركها جانبا لا يلتفت إليها «الأشقى» بمعنى الشقي أي الكافر.

(Akan menjauhinya) yakni peringatan itu akan ditinggalkan dan diabaikan begitu saja (orang yang celaka) yakni orang yang kafir.

ٱلَّذِى يَصْلَى ٱلنَّارَ ٱلْكُبْرَىٰ
«الذي يصلى النار الكبرى» هي نار الآخرة والصغرى نار الدنيا.

(Yaitu orang yang akan memasuki api yang besar) yaitu api neraka; dan api dunia dinamakan api kecil.

ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَىٰ
«ثم لا يموت فيها» فيستريح «ولا يحيى» حياة هنيئة.

(Kemudian dia tidak mati di dalamnya) hingga ia dapat beristirahat (dan tidak pula hidup) dengan kehidupan yang menyenangkan.

قَدْ أَفْلَحَ مَن تَزَكَّىٰ
«قد أفلح» فاز «من تزكى» تطهر بالإيمان.

(Sesungguhnya beruntunglah) atau mendapat keberuntungan (orang yang membersihkan diri) dengan cara beriman.

وَذَكَرَ ٱسْمَ رَبِّهِۦ فَصَلَّىٰ
«وذكر اسم ربه» مكبرا «فصلَّى» الصلوات الخمس وذلك من أمور الآخرة وكفار مكة مُعرضون عنها.

(Dan dia ingat nama Rabbnya) seraya mengagungkan-Nya (lalu dia salat) maksudnya, mengerjakan salat lima waktu, hal ini merupakan perkara akhirat; akan tetapi orang-orang kafir Mekah berpaling daripadanya.

بَلْ تُؤْثِرُونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا
«بل تؤثرون» بالفوقانية والتحتانية «الحياة الدنيا» على الآخرة.

(Tetapi kamu sekalian lebih memilih) dapat dibaca Tu'tsiruuna dan Yu'tsiruuna (kehidupan duniawi) daripada kehidupan ukhrawi.

وَٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰٓ
«والآخرة» المشتملة على الجنة «خير وأبقى».

(Sedangkan kehidupan akhirat) yang di dalamnya terdapat surga (adalah lebih baik dan lebih kekal.)

إِنَّ هَٰذَا لَفِى ٱلصُّحُفِ ٱلْأُولَىٰ
«إن هذا» إفلاحُ من تزكى وكون الآخرة خيرا «لفي الصحف الأولى» أي المنزلة قبل القرآن.

(Sesungguhnya ini) maksudnya keberuntungan orang-orang yang membersihkan dirinya dengan beriman dan bahwa kehidupan akhirat itu lebih baik (benar-benar terdapat dalam kitab-kitab terdahulu) yang diturunkan sebelum Alquran.

صُحُفِ إِبْرَٰهِيمَ وَمُوسَىٰ
«صحف إبراهيم وموسى» وهي عشر صحف لإبراهيم والتوراة لموسى.

(Yaitu Kitab-kitab Ibrahim dan Musa) sepuluh shuhuf bagi Nabi Ibrahim, dan satu shuhuf bagi Nabi Musa, yaitu kitab Taurat.