Isi Asbabun Nuzul Al-Qur'an

2. SURAH AL-BAQARAH
SURAH AL-BAQARAH AYAT 14

Ayat 14, yaitu firman Allah ta'ala

وَإِذَا لَقُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قَالُوٓاْ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوۡاْ إِلَىٰ شَيَٰطِينِهِمۡ قَالُوٓاْ إِنَّا مَعَكُمۡ إِنَّمَا نَحۡنُ مُسۡتَهۡزِءُونَ ١٤

”Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, ’Kami telah beriman’ Tetapi apabila mereka kembali kepada setan- setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, ’Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”’ (al-Baqarah: 14)

Sebab Turunnya Ayat

Al-Wahidi dan ats-Tsa'labi meriwayatkan dari jalur Muhammad bin Marwan dan as-Suddi dari al-Kalabi dari Abu Shaleh dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Ayat ini turun pada Abdullah bin Ubay dan rekan-rekannya. Pada suatu hari mereka bertemu dengan beberapa sahabat Rasulullah. Lalu Abdullah bin Ubay berkata kepada rekan- rekannya itu, 'Lihatlah bagaimana saya menjauhkan orang-orang bodoh itu dari kalian.'

Kemudian Abdullah bin Ubay mendekati Abu Bakar dan me¬megang tangannya, lalu berkata, 'Selamat datang ash-Shiddiq, tuan Bani Tamim, Syekh Islam, orang kedua setelah Rasulullah ketika berada di dalam goa, serta orang yang telah mencurahkan jiwa dan hartanya untuk Rasulullah.' Lalu dia memegang tangan Umar dan berkata, 'Selamat datang Tuan Bani Adi bin Ka'ab, al-Faruq yang kokoh dalam agama Allah, yang telah mencurahkan jiwa dan harta¬nya untuk Rasulullah.' Setelah itu dia memegang tangan Ali dan berkata, 'Selamat datang anak paman Rasulullah dan menantu beliau. Tuan Bani Hasyim setelah Rasulullah.' Kemudian masing-masing sahabat Nabi itu pun pergi ke arah yang berbeda.

Lalu Abdullah kembali menemui rekan-rekannya dan berkata,

'Menurut kalian bagaimana yang saya lakukan tadi? Maka jika kalian melihat mereka berkumpul, lakukan saja seperti yang saya lakukan tadi/ Rekan-rekannya pun memuji apa yang dilakukan Ubay tadi. Kemudian orang-orang muslim menemui Nabi saw. dan memberi tahu beliau tentang hal itu, maka turunlah ayat di atas."

Isnad riwayat ini sangat lemah. Karena Suddi ash-Shaghir adalah pendusta, demikian juga dengan al-Kalbi. Abu Shaleh sendiri lemah.