Isi Asbabun Nuzul Al-Qur'an

2. SURAH AL-BAQARAH
SURAH AL-BAQARAH AYAT 80

Ayat 80, yaitu firman Allah ta'ala

وَقَالُواْ لَن تَمَسَّنَا ٱلنَّارُ إِلَّآ أَيَّامٗا مَّعۡدُودَةٗۚ قُلۡ أَتَّخَذۡتُمۡ عِندَ ٱللَّهِ عَهۡدٗا فَلَن يُخۡلِفَ ٱللَّهُ عَهۡدَهُۥٓۖ أَمۡ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ ٨٠

”Dan mereka berkata, *Neraka tidak akan menyentuh kami, kecuali beberapa hari saja' Katakanlah,"Sudahkah kamu menerima janji dari Allah, sehingga Allah tidak akan mengingkari janji-Nya, ataukah kamu mengatakan tentang Allah, sesuatu yang tidak kamu ketahui?”'(al-Baqarah: 80)

Sebab Turunnya Ayat

Ath-Thabrani di dalam al-Mu'jamul Kabiir, Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari jalur Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Abu Muhammad dari Ikrimah atau Sa'id ibnuz-Zubair dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Ketika Rasulullah datang ke Madinah, orang- orang Yahudi mempunyai pendapat bahwa usia dunia adalah tujuh ribu tahun. Juga pendapat bahwa sesungguhnya orang-orang disiksa di dalam neraka satu hari dalam setiap seribu tahun menurut hi¬tungan hari di akhirat. Dan siksa itu hanya selama tujuh kali, ke¬mudian akan berhenti. Maka Allah menurunkan firman-Nya,

'Dan mereka berkata, "Neraka tidak akan menyentuh kami,...' hingga firman-Nya, ’... Mereka kekal di dalamnya.”'(al-Baqarah: 80-81)

Ibnu Jarir meriwayatkan dari jalur adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas bahwa orang-orang Yahudi berkata, "Kami tidak akan masuk neraka kecuali hanya memenuhi sumpah Allah. Kita hanya akan disiksa selama jumlah hari ketika kita menyembah patung lembu, yaitu selama empat puluh hari. Setelah itu siksa pun akan berhenti." Maka turunlah ayat di atas.

Ibnu Jarir juga meriwayatkan dari Ikrimah hadits yang berbeda.