Referensi - Ilmu Hadits Untuk Pemula

Hadis Shahih Lighairihi

Definisi

الْحَسَنُ لِذَا تِهِ إِذَا رُوِيَ مِنْ طَرِيْقٍ آخَرٍ مِثْلَهُ أَوْ أَقْوَى مِنْهُ ٬ وَسُمِّيَ صَحِيْحًا لِغَيْرِهِ لِأَنَّ الصِّحَّةَ لَمْ تَأْتِ مِنْ ذَاتِ السَّنَدِ ٬ وَإِنَّمَا جَاءَتْ مِنْ انْضِمَامِ غَيْرِهِ إِلَيْهِ

Adalah hadis hasan lidzatihi apabila diriwayatkan dari jalan lain yang setingkat atau lebih kuat darinya. Dan dinamakan hadis shahih lighairihi, karena keshahihannya tidak datang dari sanadnya sendiri, tetapi karena bergabung dengan sanad yang lain (Taisir Mushthalah alHadits, Mahmud Thahhan, h.50, dengan perubahan reaksi pada akhir kalimatnya).

Penjelasan Definisi

Diriwayatkan dari jalan lain yang setingkat; Maksudnya adalah ada riwayat dengan sanad lain yang menyamai kekuatan dlabthnya.

Sedangkan yang lebih kuat; yaitu hadis sahih lidzatihi

Dinamakan hadis shahih lighairihi; menjadi hadis sahih karena bergabungnya dua jalan.

Keshahihannya tidak datang dari sanadnya sendiri; Maksudnya ketetapannya sebagai hadis sahih tidak didasarkan pada satu sanad saja, melainkan karena digabungkannya dengan sanad yang lain yang sama atau lebih kuat.

Hadis Dla’if Karena Terdapat Cacat pada ‘Adalah Rawi

Telah kita bahas di muka bahwa di antara syarat diterimanya suatu hadis adalah para rawi memiliki sifat ‘adalah dan dlabth. Dan juga telah kita bicarakan bahwa ‘adalah yaitu sifat yang membawa seseorang untuk memegang teguh taqwa dan kehormatan diri, serta menjauhi perbuatan buruk, seperti syirik, fasik dan bid’ah. Cacat pada keadilan disebabkan oleh empat hal, yaitu

  1. Dusta
  2. Tertuduh berdusta
  3. Tidak dikenal (Jahalah)
  4. Bid’ah

Pada bab ini, Insya Allah, akan kita bahas macammacam hadis yang tertolak karena cacat pada keadilan (‘adalah) para rawinya –atau sebagian di antara para rawinya.