Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 351. LARANGAN BERAK - KENCING DI JALANAN ORANG-ORANG, JUGA DI TEMPATMEREKA BERTEDUH DAN DI TEMPAT SUMBER AIR

قال اللَّه تعالى: { والذين يؤذون المؤمنين والمؤمنات بغير ما اكتسبوا فقد احتملوا بهتاناً وإثماً مبيناً }

Allah Ta'ala berfirman: "Dan orang-orang yang menyakiti -yakni mengganggu- orang-orang mu'min, baik lelaki atau perempuan, tanpa adanya sesuatu kesalahan yang mereka perbuat, maka orang-orang yang menyakiti itu sungguh-sungguh telah menanggung kedustaan dan dosa yang nyata." (al-Ahzab: 58)


وَعَنْ أَبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ أَنَّ رَسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « اتَّقُوا الَّلاعِنَيْن » قَالُوا ومَا الَّلاعِنَانِ ؟ قَالَ : « الَّذِي يَتَخَلَّى في طَريقِ النَّاسِ أَوْ في ظِلِّهِمْ » رواه مسلم

1768. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Takutlah engkau semua pada dua perkara yang dilaknat -yakni menyebabkan orang yang melakukannya itu dilaknat oleh orang banyak-. Para sahabat berkata: "Apakah dua perkara yang dilaknat itu?" Beliau shalallahu alaihi wasalam menjawab: "Yaitu yang menyendiri -maksudnya buang air besar atau kecil- di jalanan orang-orang -di jalanan umum yang biasa dilalui oleh orang-orang- atau di tempat mereka berteduh." (Riwayat Muslim)