Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 340. LARANGAN MENGANGKAT MATA KE LANGIT -YAKNI KE ARAH ATAS- KETIKASEDANG SHALAT

عَنْ أَنسِ بْنِ مَالكٍ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مَا بالُ أَقْوَامٍ يَرْفَعُونَ أَبْصَارَهُمْ إِلِى السَّماءِ في صَلاتِهِمْ ، » فَاشْتَدَّ قَوْلُهُ في ذلك حَتَّى قَالَ : « لَيَنْتَهُنَّ عَنْ ذلك ، أَوْ لَتُخْطَفَنَّ أَبْصارُهُمْ ، » رواه البخاري

1751. Dari Anas radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Bagaimanakah keadaan kaum -yakni orang-orang- itu. Mereka sama mengangkat mata mereka ke langit -yakni ke atas- dalam shalat mereka." Selanjutnya mengeraslah sabdanya dalam mengingatkan hal itu sehingga bersabda: "Sesungguhnya mereka wajib menghentikan kelakuan mereka semacam itu atau kalau tidak suka, maka akan disambarkan semua penglihatan mereka -yakni menjadi buta semuanya-." (Riwayat Bukhari)