Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 328. MAKRUHNYA MEMAKSA-MAKSAKAN KEINDAHAN DALAM BERCAKAP-CAKAPDENGAN JALAN BERLAGAK SOMBONG DALAM BERBICARA

عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « هَلَكَ المُتَنَطِّعُون » قَالَهَا ثَلاثاً . رَوَاهُ مُسْلِم .

1733. Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Rusak binasalah orang-orang yang suka berlebih-lebihan -melebihi kadar kemampuan dirinya sendiri-." Beliau shalallahu alaihi wasalam menyabdakan ini tiga kali. (Riwayat Muslim) Almutanaththi'una yaitu orang-orang yang berlebih-lebihan dalam segala perkara.


وَعَنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرو بْنِ العَاصِ رَضِيَ اللَّه عنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ: «إِنَّ اللَّه يُبْغِضُ الْبَلِيغَ مِنَ الرِّجَالِ الَّذي يَتَخَلَّلُ بِلِسَانِهِ كَمَا تَتَخَلَّلُ الْبَقَرَةُ » . رَواه أَبو داودَ ، والترمذي ، وقال : حديثٌ حسن .

1734. Dari Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash radhiallahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Sesungguhnya Allah itu membenci kepada seorang yang berlebih-lebihan dalam cara mengeluarkan kata-kata -ketika berbicara- dari golongan kaum lelaki, yaitu orang yang mencela-cela -yakni mempermainkan- lidahnya, sebagaimana lembu di waktu mencela-cela -yakni mempermainkan lidahnya itu-." Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan.


وعَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّه عَنْهُما أَنَّ رَسُولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِليَّ ، وَأقْرَبِكمْ مِنِّي مَجْلِساً يَوْمَ الْقِيامةِ ، أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاقاً ، وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِليَّ ، وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي يوْمَ الْقيَامَةِ ، الثَّرْثَارُونَ ، وَالمُتَشَدِّقُونَ وَالمُتَفَيْهِقُونَ » رواه الترمذي وقال : حديثٌ حسن

1735. Dari Jabir radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Sesungguhnya termasuk golongan orang yang paling saya cintai diantara engkau semua serta yang terdekat kedudukannya dengan saya pada hari kiamat ialah yang terbaik budi pekertinya diantara engkau semua itu dan sesungguhnya termasuk golongan orang yang paling saya benci diantara engkau semua serta yang terjauh kedudukannya dengan saya pada hari kiamat ialah orang yang banyak bicara, sombong bicaranya serta merasa tinggi apa yang dibicarakannya itu -karena kecongkaannya-." Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan. Uraian hadits ini telah lampau dalam bab "Bagusnya Budi Pekerti" -lihat hadits no.629-.