Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 313. LARANGAN BAGI SESEORANG MENJELANG TANGGAL SEPULUH ZULHIJJAH DANIA HENDAK MENYEMBELIH KURBAN, MEMOTONG SESUATU DARI RAMBUT ATAU KUKUNYA

عَنْ أُمِّ سَلَمةَ رضِيَ اللَّه عَنْهَا قَالَتْ : قَالَ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ ، فَإِذا أُهِلَّ هِلالُ ذِي الحِجَّة ، فَلا يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعْره وَلا منْ أَظْفَارهِ شَيْئاً حتى يُضَحِّيَ » رَواهُ مُسْلِم .

1703. Dari Ummu Salamah radhiallahu 'anha, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Barangsiapa yang memiliki binatang kurban yang hendak disembelihnya, maka apabila telah tampak sabitnya bulan Dzulhijjah, janganlah sekali-kali ia mengambil -yakni memotong atau mencukur- dari rambutnya dan jangan pula dari kuku-kukunya sedikitpun, sehingga ia selesai menyembelih kurbannya itu." (Riwayat Muslim)