Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 285. MAKRUHNYA SESEORANG YANG MENARIK KEMBALI HIBAH -YAKNIPEMBERIANNYA- KEPADA ORANG YANG AKAN DIHIBAHI

عَنِ ابنِ عَبَّاسٍ رضي اللَّه عنْهُما أن رَسُولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « الَّذِي يعُودُ في هِبَتهِ كَالكَلبِ يرجعُ في قَيْئِهِ » متفقٌ عليه . وفي روايةٍ : « مَثَلُ الَّذي يَرجِعُ في صدقَتِهِ ، كَمَثلِ الكَلْبِ يَقيءُ ، ثُّمَّ يعُودُ في قَيْئِهِ فَيَأكُلُهُ » . وفي روايةٍ : « العائِدُ في هِبَتِهِ كالعائدِ في قَيْئِهِ » .

1609. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma bahwasanya Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Orang yang mengambil kembali dari hibahnya -yakni menarik kembali apa yang sudah diberikannya itu- adalah seperti anjing yang memakan kembali muntahannya." (Muttafaq 'alaih) Dalam riwayat lain disebutkan: Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Perumpamaan orang yang mengambil kembali sedekahnya adalah seperti seekor anjing yang muntah-muntah lalu ia kembali kepada muntahannya itu, kemudian memakannya." Dalam riwayat lain disebutkan: Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Orang yang kembali pada hibahnya -yakni menarik kembali pemberiannya- adalah seperti orang yang kembali makan muntahannya ."


وَعَنْ عُمَرَ بن الخَطَّابِ رضي اللَّه عنْهُ قَالَ : حَمَلْتُ عَلى فَرَسٍ في سبيلِ اللَّه فأَضَاعَهُ الَّذي كَانَ عِنْدَه ، فَأردتُ أنْ أشْتَريَهُ ، وظَنَنْتُ أنَّهُ يَبيعُهُ بِرُخْصِ ، فسَألتُ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَقَالَ : « لا تَشتَرِهِ وَلا تَعُدْ في صدَقَتِكَ وإن أعْطَاكَهُ بِدِرْهَمٍ ، فَإنَّ الْعَائد في صَدَقَتِهِ كَالْعَائِدِ في قيْئِهِ » متفقٌ عليه .
قوله : « حمَلْتُ عَلى فَرسٍ في سَبيلِ اللَّه » معْنَاهُ : تَصدَّقْتُ بِهِ عَلى بعْض المُجاهِدِينَ.

1610. Dari Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu, katanya: "Saya menyedekahkan seekor kuda -kepada sebagian orang-orang yang berjihad- fisabilillah, lalu orang yang diberi ini menyia-nyiakannya -yakni kurang mengurusi makan minumnya dan lain-lain- lalu saya ingin membelinya dan saya mengira bahwa ia akan menjualnya dengan harga murah. Kemudian saya bertanya kepada Nabi shalallahu alaihi wasalam, lalu beliau bersabda: "Jangan engkau membeli kuda itu -yakni yang sudah engkau sedekahkan itu dari orang yang menerimanya sendiri- dan janganlah engkau menarik kembali apa-apa yang telah engkau sedekahkan, sekalipun ia akan menjualnya itu padamu dengan harga sedirham saja, sebab sesungguhnya orang yang menarik kembali sedekahnya adalah seperti orang yang kembali makan muntahannya." (Muttafaq 'alaih) Hamaltu 'ala farasin fisabilillah maknanya ialah saya bersedekah seekor kuda kepada sebagian orang yang melakukan jihad fisabilillah.