Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 269. LARANGAN SALING MEMBENCI, MEMUTUSKAN IKATAN PERSAHABATAN DANSALING MEMBELAKANGI -TIDAK SALING MENYAPA-

قال اللَّه تعالى: { إنما المؤمنون إخوة }

Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang mu'min itu adalah bersaudara." (al-Hujurat: 10)

وقال تعالى: { أذلة على المؤمنين أعزة على الكافرين }

Allah Ta'ala juga berfirman: "-Kaum mu'minin itu- yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir." (al-Maidah: 54)

وقال تعالى: { محمد رَسُول اللَّهِ، والذين معه أشداء على الكفار رحماء بينهم }

Allah Ta'ala berfirman lagi: "Muhammad adalah Rasulullah -utusan Allah- dan orang-orang yang besertanya adalah orang-orang yang bersikap keras terhadap kaum kafirin serta saling sayang menyayangi antara sesama mereka -kaum Muslimin-." (al-Fath: 39)


وعنْ أنسٍ رضي اللَّه عَنهُ أنَّ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « لا تَباغَضُوا ، ولا تحاسدُوا، ولاَ تَدابَرُوا ، ولا تَقَاطعُوا ، وَكُونُوا عِبادَ اللَّهِ إخواناً ، ولا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يهْجُرَ أخَاه فَوقَ ثلاثٍ »متفقٌ عليه .

1564. Dari Anas radhiyallahu anhu, bahwasanya Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Janganlah engkau semua saling benci membenci, saling dengki mendengki, saling belakang membelakangi dan saling putus memutuskan -ikatan persahabatan atau kekeluargaan- dan jadilah engkau semua wahai hamba-hamba Allah sebagai saudara-saudara. Tidaklah halal bagi seorang Muslim kalau ia meninggalkan -yakni tidak menyapa- saudaranya lebih dari tiga hari." (Muttafaq 'alaih)


وعنْ أبي هُرَيْرَةَ رضي اللَّهُ عَنْهُ أنَّ رَسُولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « تُفْتَحُ أبْوابُ الجَنَّةِ يَوْمَ الاثنَيْنِ ويَوْمَ الخَمِيس ، فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عبْدٍ لا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيئاً ، إلاَّ رجُلاً كانَت بيْنهُ وبَيْنَ أخيهِ شَحْناءُ فيقالُ : أنْظِرُوا هذيْنِ حتَّى يصطَلِحا ، أنْظِرُوا هذَيْنِ حتَّى يَصطَلِحا ، » رواه مسلم . وفي روايةٍ له : « تُعْرَضُ الأعْمالُ في كُلِّ يومِ خَميسٍ وَاثنَيْنِ » وذَكَر نحْوَهُ .

1565. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Pintu-pintu syurga itu dibuka pada Senin dan Kamis, lalu diampunkanlah bagi setiap hamba yang tidak menyekutukan sesuatu dengan Allah, melainkan seseorang yang antara dirinya dengan saudaranya itu ada rasa kebencian -dalam hati-, lalu dikatakanlah -yakni Allah berfirman kepada malaikatnya-: "Nantikanlah dulu kedua orang ini, sehingga keduanya berdamai kembali. Nantikanlah kedua orang ini, sehingga keduanya berdamai kembali." (Riwayat Muslim) Dalam riwayat Imam Muslim juga disebutkan: "Ditunjukkanlah semua amalan -manusia kepada Tuhan- pada setiap hari Kamis dan Senin," lalu disebutkanlah bunyi hadits yang lanjutannya sama dengan di atas.