Penjelasan Hadits

XVII. KITAB TENTANG PERKARA YANG DILARANG
BAB 263. HARAMNYA BERSAKSI PALSU

قال اللَّه تعالى: { واجتنبوا قول الزور}.

Allah Ta'ala berfirman: "Dan jauhilah perkataan palsu." (al-Haj:30)

قال اللَّه تعالى: { ولا تقف ما ليس لك به علم }

Allah Ta'ala juga berfirman: "Janganlah engkau turut sesuatu yang engkau tidak mempunyai pengertian dalam hal itu." (al-Isra': 36)

وقال تعالى : { ما يلفظ من قول إلا لديه رقيب عتيد }

Allah Ta'ala berfirman lagi: "Tidaklah seseorang itu mengucapkan sesuatu ucapan, melainkan di sisinya ada malaikat Raqib -pencatat kebaikan - dan malaikat 'Atid -pencatat keburukan-." (Qaf: 18)

وقال تعالى: { إن ربك لبالمرصاد }

Allah Ta'ala berfirman pula: "Sesungguhnya Tuhanmu itu senantiasa mengawasi." (Al-Fajr: 14)

وقال تعالى: { والذين لا يشهدون الزور }

Allah Ta'ala berfirman pula: "Dan mereka itu adalah orang-orang yang tidak suka menjadi saksi palsu." (al-Furqan:72)


وعن أبي بكْرةَ رضي اللَّه عَنْهُ قال : قالَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « ألا أُنبِّئكُم بأكبر الكَبائِر ؟ قُلنَا : بَلَى يا رسول اللَّهِ . قَالَ : « الإشراكُ باللَّه ، وعُقُوقُ الوالِديْنِ » وكان مُتَّكِئا فَجلَس ، فقال : « ألا وقَوْلُ الزُّورِ ، وشهادةُ الزورِ » فما زال يُكَرِّرُهَا حتى قلنا : لَيْتَهُ سكَت . متفق عليه .

1547. Dari Abu Bakrah radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Tidakkah engkau semua suka kalau saya memberitahukan kepadamu semua tentang sebesar-besarnya dosa besar." Kita -yakni para sahabat- berkata: "Baiklah, ya Rasulullah." Beliau shalallahu alaihi wasalam lalu bersabda: "Yaitu menyekutukan kepada Allah, berani melawan kepada kedua orang tua," semula beliau shalallahu alaihi wasalam bersandar lalu duduk, kemudian bersabda: "Ingatlah, juga perkataan palsu dan menjadi saksi palsu." Tidak henti-hentinya beliau shalallahu alaihi wasalam itu mengulang-ulangi sabdanya yang terakhir ini, sehingga kita mengucapkan: "Alangkah baiknya kalau beliau diam." (Muttafaq 'alaih)