Penjelasan Hadits

XV. KITAB DZIKIR
BAB 245. BERDZIKIR KEPADA ALLAH TA'ALA DENGAN BERDIRI, DUDUK, BERBARING,BERHADAS, WALAUPUN KETIKA SEDANG JUNUB DAN HAIDH

قال اللَّه تعالى: { إن في خلق السماوات والأرض، واختلاف الليل والنهار لآيات لأولي الألباب، الذين يذكرون اللَّه قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم } .

Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya dalam penciptaan langit-langit dan bumi, perbedaan malam dan siang, itu semua adalah tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mempunyai pemikiran -yakni suka menggunakan akal fikirannya-, yaitu orang-orang yang suka berdzikir kepada Allah, baik sedang berdiri, duduk ataupun ketika berbaring pada lambung-lambung mereka." (Ali-Imran: 190)


وعنْ عائشة رضيَ اللَّه عنْهَا قَالَت : كانَ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يذكُرُ اللَّه تَعالى على كُلِّ أَحيانِهِ . رواه مسلم .

1441. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam itu berdzikir kepada Allah dalam segala keadaannya." (Riwayat Muslim)


وعن ابن عبَّاسٍ رضي اللَّه عنْهما عن النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « لو أَنَّ أَحَدكُمْ إِذا أَتَى أَهلَهُ قالَ:بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيطَانَ وَجنِّبِ الشَّيطانَ مارزَقْتَنَا ،فَقُضِي بيْنهُما ولَدٌ ،م يضُرّهُ»متفقٌ عليه.

1442. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma dari Nabi shalallahu alaihi wasalam, sabdanya: "Andaikata seseorang diantara engkau semua itu ketika mendatangi istrinya -hendak bersetubuh dengannya- lalu mengucapkan dulu: Bismillah Allahumma jannibnasy syaithana wa jannibisy syaithana ma razaqtana -Dengan nama Allah, ya Allah, jauhkanlah syaitan dari kita dan jauhkan pula syaitan itu dari anak yang akan Engkau rezekikan pada kita-, kemudian ditakdirkan akan ada seorang anak diantara kedua suami istri itu, tentulah syaitan tidak akan dapat membuat bahaya pada anak itu." (Muttafaq 'alaih)