Penjelasan Hadits

VIII. KITAB KEUTAMAAN-KEUTAMAAN
BAB 224. BERBAGAI MASALAH DALAM PUASA

عَنْ أَبي هُريرةَ رَضيَ اللَّه عَنْهُ ، عَن النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ : « إِذا نَسِيَ أَحَدُكُم ، فَأَكَلَ أَوْ شَرِبَ ، فَلْيتِمَّ صَوْمَهُ ، فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللَّه وَسَقَاهُ » متفقٌ عليه .

1239. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu dari Nabi shalallahu alaihi wasalam, sabdanya: "Apabila seorang diantara engkau semua lupa -bahwa ia sedang berpuasa-, lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya -yakni hal itu tidak membatalkan puasanya-, karena sesungguhnya Allah itulah yang memberinya makan dan juga minumnya." (Muttafaq 'alaih)


وعن لَقِيطِ بنِ صَبِرةَ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ ، قالَ : قلتُ : يا رسول اللَّه أَخْبِرْني عَنِ الْوُضوءِ ؟ قال : « أَسْبِغِ الْوضُوءَ ، وَخَلِّلْ بَيْن الأَصَابِعِ ، وَبَالَغْ في الاسْتِنْشَاقِ ، إِلاَّ أَنْ تكُونَ صَائماً » رواه أبو داود ، والترمذي وقال : حديثٌ حسنٌ صحيحٌ .

1240. Dari Laqith bin Shabirah radhiyallahu anhu, katanya: "Saya berkata: "Ya Rasulullah, beritahukanlah padaku perihal berwudhu'." Beliau Shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Sempurnakanlah wudhu' itu, sela-selailah dengan air antara jari-jari, persangatkanlah menghirup air dalam hidung, melainkan jikalau engkau dalam keadaan berpuasa." Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah hadits hasan shahih.


وعنْ عائشةَ رضي اللَّه عَنْها ، قالَتْ : كانَ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يدْرِكُهُ الفَجْرُ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ أَهْلِهِ ، ثُمَّ يَغْتَسِلُ ويَصُومُ . متفقٌ عليه .

1241. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam dicapai oleh fajar -yakni didahului oleh menyingsingnya fajar-, sedang beliau shalallahu alaihi wasalam dalam keadaan berjanabat karena berkumpul dengan istrinya, lalu beliau shalallahu alaihi wasalam mandi dan terus berpuasa." (Muttafaq 'alaih)


وعنْ عائشةَ وأُمِّ سَلَمَةَ ، رَضيَ اللَّه عنْهُما ، قَالَتَا : كانَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يُصْبِح جُنُباً مِنْ غَيْرِ حُلْمٍ ، ثُمَّ يصُومُ » متفقٌ عليهِ .

1242. Dari Aisyah dan Ummu Salamah radhiallahu 'anhuma berkata: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam berpagi-pagi dalam keadaan berjanabat, bukannya karena bermimpi -maksudnya karena berkumpul dengan istrinya-, kemudian beliau berpuasa." (Muttafaq 'alaih)