Penjelasan Hadits

VIII. KITAB KEUTAMAAN-KEUTAMAAN
BAB 209. SUNNAHNYA SHALAT DUA RAKAAT SESUDAH WUDHU'

عن أبي هُريرةَ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ أَنَّ رَسولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ لِبلالٍ : «يَا بِلالُ حَدِّثْنِي بِأَرْجَى عَمَل عَمِلْتَهُ في الإِسْلامِ ، فَإِنِّي سمِعْتُ دَفَّ نَعْلَيْكَ بيْنَ يَديَّ في الجَنَّة» قَالَ : مَا عَمِلْتُ عَمَلاً أَرْجَى عنْدِي مِنْ أَنِّي لَم أَتَطَهَّرْ طُهُوراً في سَاعَةٍ مِنْ لَيْلٍ أَوْ نَهارٍ إِلاَّ صَلَّيْتُ بِذلكَ الطُّهورِ ما كُتِبَ لي أَنْ أُصَلِّيَ . متفقٌ عليه . وهذا لفظ البخاري .

1143. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam berkata kepada Bilal: "Hai Bilal, beritahukanlah kepada saya dengan suatu amalan yang paling engkau harapkan pahalanya serta yang engkau amalkan dalam Islam, karena sesungguhnya saya mendengar suara derap kedua terompah -sandal- mu di mukaku di dalam syurga." Bilal menjawab: "Saya tidak melakukan sesuatu amalan yang lebih saya harapkan di sisiku daripada kalau saya habis berwudhu' baik pada waktu malam ataupun siang, melainkan saya tentu shalat dengan wudhu' ku itu, sebagaimana yang ditentukan untukku -yakni setiap habis berwudhu' lalu melakukan shalat sunnah wudhu'-." (Muttafaq 'alaih) Ini adalah lafaznya Imam Bukhari. Addaffu dengan fa' ialah suara terompah -sandal- dan gerakannya di atas bumi. Wallahu a'lam.