Penjelasan Hadits

VIII. KITAB KEUTAMAAN-KEUTAMAAN
BAB 188. KEUTAMAAN SHALAT SHUBUH DAN ASHAR

عن أَبي موسى رضي اللَّه عنهُ أَنَّ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « مَنْ صلَّى البرْديْن دَخَلَ الجنَّة » متفقٌ عليه .

1044. Dari Abu Musa radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Barangsiapa yang shalat bardain -yakni shalat Subuh dan shalat Asar-, maka ia akan masuk syurga." (Muttafaq 'alaih)


وعن زهيْرٍ بن عِمارَةً بن رُويْبةَ رضيَ اللَّه عنْهُ قالَ : سمِعْتُ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : « لَنْ يلجَ النَّار أَحدٌ صلَّى قبْلَ طُلوعِ الشَّمْس وَقَبْل غُرُوبَها » يعْني الفجْرَ ، والعصْرَ . رواه مسلم .

1045. Dari Abu Zuhair yaitu Umarah bin Ruwaibah radhiyallahu anhu, katanya: "Saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Tidak akan masuk neraka seorang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya," yakni shalat Subuh dan shalat Asar. (Riwayat Muslim)


وعن جُندَبِ بن سُفْيانَ رضي اللَّه عنهُ قال : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « منْ صَلَّى الصُّبْحَ فهُوَ في ذِمَّةِ اللَّهِ فَانْظُرْ يَا ابنَ آدم لاَ يَطْلُبنَّك اللَّه مِنْ ذِمَّتِهِ بِشيءٍ » رواه مسلم.

1046. Dari Jundub bin Sufyan radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Barangsiapa yang shalat Subuh, maka ia adalah dalam tanggungan Allah -yakni mengenai keselamatan dirinya dan lain-lain-. Maka perhatikanlah, hai anak Adam -yakni manusia-, janganlah sampai Allah itu menuntut kepadamu sesuatu dari tanggungannya." (Riwayat Muslim) Keterangan hadits ini harap dilihat dalam hadits no.388.


وعن أَبي هُريرةَ رضي اللَّه عنهُ قالَ : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «يَتَعَاقَبُونَ فِيكم مَلائِكَةٌ بِاللَّيْلِ ، وملائِكَةٌ بِالنَّهَارِ ، وَيجْتَمِعُونَ في صَلاةِ الصُّبْحِ وصلاةِ العصْرِ ، ثُمَّ يعْرُجُ الَّذِينَ باتُوا فِيكم ، فيسْأَلُهُمُ اللَّه ­ وهُو أَعْلمُ بهِمْ ­ : كَيفَ تَرَكتمْ عِبادِي ؟ فَيقُولُونَ : تَركنَاهُمْ وهُمْ يُصَلُّونَ ، وأَتيناهُمْ وهُمْ يُصلُّون » . متفقٌ عليه .

1047. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, katanya: "Saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Berganti-gantilah untuk menyertai engkau semua beberapa malaikat di waktu malam dan beberapa malaikat di waktu siang. Mereka sama berkumpul dalam shalat Subuh dan shalat Asar. Kemudian naiklah malaikat yang bermalam denganmu semua itu, lalu Allah bertanya kepada mereka, padahal sebenarnya Allah adalah lebih Maha Mengetahui tentang hal ihwal hamba-hamba-Nya, tanyaNya: "Bagaimanakah engkau semua meninggalkan hamba-hambaKu?" lalu para malaikat itu menjawab: "Kita meninggalkan mereka dan mereka sedang melakukan shalat dan sewaktu kita mendatangi mereka itu, juga di waktu mereka melakukan shalat." (Muttafaq 'alaih)


وعن جَريرِ بنِ عبدِ اللَّهِ البجليِّ رضيَ اللَّه عنهُ قال : كنا عِندَ النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، فَنَظَرَ إِلى القَمرِ لَيْلَةَ البَدْرِ ، فقال : « إنكم سَتَرَوْنَ ربكمْ كما تَروْنَ هذا القَمر ، لا تُضَامُّونَ في رُؤْيَتِهِ، فَإِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ لا تُغْلبُوا عَلى صلاةٍ قَبْل طُلُوعِ الشَّمْسِ ، وَقَبْل غُرُوبها فافْعلُوا» متفق عليه . وفي روايةٍ : « فَنَظَرَ إِلى القَمر لَيْلَةَ أَرْبَعَ عَشرَةَ » .

1048. Dari Jarir bin Abdullah al-Bajali radhiyallahu anhu, katanya: "Kita semua ada di sisi Nabi shalallahu alaihi salam Beliau shalallahu alaihi salam lalu melihat bulan di malam bulan purnama -yakni tanggal empat belas bulan hijriyah-, kemudian beliau bersabda: "Engkau semua akan dapat melihat Tuhanmu sebagaimana engkau semua melihat bulan ini, tidak akan memperoleh kesukaran engkau semua dalam melihatNya itu. Maka jikalau engkau semua sanggup tidak dikalahkan oleh shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah shalat itu." (Muttafaq 'alaih) Maksudnya jangan sampai dikalahkan oleh sesuatu hal sehingga tidak melakukan kedua shalat itu dan jelasnya ini adalah merupakan perintah wajib. Dalam suatu riwayat disebutkan: "Beliau shalallahu alaihi salam lalu melihat ke bulan pada malam bulan purnama itu -yakni bulan tanggal empat belas-."


وعن بُريْدَةَ رضيَ اللَّه عنهُ قال : قالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مَنْ تَرَكَ صَلاةَ العصْر فَقَدْ حَبِطَ عَملُهُ » رواه البخاري .

1049. Dari Buraidah radhiyallahu anhu, katanya: "Nabi shalallahu alaihi salam bersabda: "Barangsiapa meninggalkan shalat Asar, maka leburlah -yakni sia-sialah- amal kebaikannya." (Riwayat Bukhari)