Penjelasan Hadits

VIII. KITAB KEUTAMAAN-KEUTAMAAN
BAB 187. KEUTAMAAN SHALAT

قال اللَّه تعالى (العنكبوت 45): { إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر }

Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya shalat itu dapat mencegah dari keburukan dan kemungkaran." (al-'Ankabut: 45)


وَعنْ أَبي هُرَيْرةٍ رضي اللَّه عنْهُ قَال : سمِعْتُ رسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ : « أَرأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهْراً بِباب أَحَدِكم يغْتَسِلُ مِنْه كُلَّ يَوْمٍ خَمْس مرَّاتٍ ، هلْ يبْقى مِنْ دَرَنِهِ شَيءٌ؟» قالُوا : لا يبْقَى مِنْ درنِهِ شَيْء ، قَال : « فذلكَ مَثَلُ الصَّلَواتِ الخَمْسِ ، يمْحُو اللَّه بهِنَّ الخطَايا » متفقٌ عليه .

1039. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, katanya: "Saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Adakah engkau semua mengetahui, andaikata pada pintu seseorang diantara engkau semua itu ada sebuah sungai dan ia mandi disitu sebanyak lima kali dalam sehari, apakah masih ada kotoran sekalipun sedikit yang tertinggal di badannya?" Para sahabat rnenjawab: "Tidak ada kotoran sedikitpun yang tertinggal di badannya." Beliau shalallahu alaihi salam lalu bersabda: "Demikian itulah perumpamaan shalat lima waktu, dengan mengerjakan semua itu Allah akan menghapuskan semua kesalahan."


وعنْ جَابِرٍ رَضيَ اللَّه عنهُ قال : قال رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مثَلُ الصَّلواتِ الخَمْسِ كمثَلِ نهْرٍ غمْرٍ جارٍ عَلى باب أَحَدِكُم يغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خمْسَ مرَّاتٍ» رواه مسلم.

1040. Dari Jabir radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Perumpamaan shalat lima waktu itu adalah seumpama sebuah sungai yang mengalir, banyak airnya yang ada di pintu seseorang diantara engkau semua. Ia mandi di situ setiap hari lima kali." (Riwayat Muslim)


وعَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رضي اللَّه عنْهُ أَنَّ رجُلاً أَصاب مِنِ امْرأَةٍ قُبْلَةً ، فأَتَى النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَأَخبرهُ فأَنزَل اللَّه تعالى : { وأَقِم الصَّلاةَ طَرفي النَّهَار وَزُلَفا مِنَ اللَّيْلِ ، إِنَّ الْحَسنَاتِ يُذهِبْنَ السَّيِّئَاتِ } فقال الرَّجُلُ : أَلِي هذا ؟ قال : « لجمِيع أُمَّتي كُلِّهِمْ» متفقٌ عليه .

1041. Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu bahwasanya ada seorang lelaki yang memberikan ciuman pada seorang wanita -lain-, lalu ia mendatangi Nabi shalallahu alaihi salam kemudian memberitahukannya akan halnya. Kemudian Allah Ta'ala menurunkan ayat -yang artinya-: "Dirikanlah shalat pada kedua ujung siang dan beberapa saat dari waktu malam. Sesungguhnya kebaikan-kebaikan itu dapat melenyapkan kejelekan-kejelekan." Orang tadi lalu berkata: "Apakah ayat itu untuk saya saja?" Beliau shalallahu alaihi salam bersabda: "Untuk seluruh umatku." (Muttafaq 'alaih)


وعن أَبي هُريرة رضي اللَّه عنهُ أَنَّ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : «الصَّلواتُ الخَمْسُ، والجُمُعةُ إِلى الجُمُعَةِ ، كفَّارةٌ لما بَيْنهُنَّ ، ما لم تُغش الكبَائِرُ » رواه مسلم .

1042. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Shalat lima waktu, Jum'at yang satu sampai Jum'at yang lain, adalah sebagai penutup -penghapus- dosa selama waktu antara semuanya -yakni antara waktu yang satu dengan waktu yang berikutnya-, selama tidak dikerjakan dosa-dosa yang besar." (Riwayat Muslim)


وعن عثمانَ بنِ عفان رضي اللَّه عنهُ قال : سمِعْتُ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : «ما مِن امْرِيءٍ مُسْلِمٍ تحضُرُهُ صلاةٌ مَكتُوبةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا ، وَخُشوعَهَا ، وَرُكُوعَها ، إِلاَّ كانت كَفَّارةً لما قَبْلَهَا مِنْ الذنُوبِ ما لم تُؤْتَ كَبِيرةٌ ، وَذلكَ الدَّهْرَ كلَّهُ » رواه مسلم .

1043. Dari Usman bin Affan radhiyallahu anhu, katanya: "Saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: "Tiada seorang Muslimpun yang datang padanya shalat yang diwajibkan, lalu ia memperbaguskan wudhu'nya, kekhusyu'annya serta ruku'nya, melainkan shalat yang dilakukannya tadi akan menjadi penutup -penghapus- dosa-dosa yang dilakukan sebelum itu, selama tidak dikerjakan dosa besar. Yang sedemikian itu berlaku untuk setahun sepenuhnya." (Riwayat Muslim)