Penjelasan Hadits

VII. KITAB ETIKA BEPERGIAN
BAB 176. SUNNAHNYA DATANG DI TEMPAT KELUARGANYA DI WAKTU SIANG DANMAKRUHNYA DATANG DI WAKTU MALAM

عن جابرٍ رضي اللَّه عنهُ أَنَّ رسولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « إذا أَطالَ أَحدُكمْ الغَيْبةَ فَلا يطْرُقنَّ أَهْلَهُ لَيْلاً » . وفي روايةٍ أَنَّ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم نَهى أَنْ يطْرُقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلاً . متفقٌ عليه .

982. Dari Jabir radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Jikalau seorang diantara engkau semua itu telah lama tidak ada -yakni lama dalam berpergian-, maka janganlah datang di tempat keluarganya di waktu malam." Dalam riwayat lain disebutkan: "Bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam itu melarang kalau seorang lelaki itu datang di tempat keluarganya -dari berpergian- di waktu malam." (Muttafaq 'alaih)


وعن أنسٍ رضي اللَّه عنهُ قال : كانَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وسلَّمَ لا يطرُقُ أَهْلَهُ لَيْلاً ، وكان يَأْتِيهمْ غُدْوةً أَوْ عشِيَّةً . متفقٌ عليه .

983. Dari Anas radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam itu tidak pernah datang di tempat keluarganya di waktu malam. Beliau shalallahu alaihi wasalam datang di tempat mereka di waktu pagi atau petang." (Muttafaq 'alaih) Aththuruq ialah datang di waktu malam.