Penjelasan Hadits

VI. KITAB MENJENGUK ORANG SAKIT DAN JENAZAH
BAB 151. APA YANG DIUCAPKAN KETIKA MEMEJAMKAN MATA ORANG MATI

عن أُمِّ سَلمةَ رضيَ اللَّهُ عنها قالت : دَخَلَ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم على أَبي سلَمة وَقَدْ شَقَّ بصَرُهُ ، فأَغْمضَهُ ، ثُمَّ قَال : « إِنَّ الرُّوح إِذا قُبِضَ ، تبِعَه الْبصَرُ » فَضَجَّ نَاسٌ مِنْ أَهْلِهِ فقال : « لا تَدْعُوا عَلى أَنْفُسِكُم إِلاَّ بِخَيْرٍ ، فإِنَّ المَلائِكَةَ يُؤمِّنُون عَلى ما تَقُولونَ » ثمَّ قالَ : « اللَّهُمَّ اغْفِر لأبي سَلَمَة ، وَارْفَعْ درَجَتهُ في المَهْدِيِّينَ ، وَاخْلُفْهُ في عَقِبِهِ في الْغَابِرِين، واغْفِرْ لَنَا ولَه يَاربَّ الْعَالمِينَ ، وَافْسحْ لَهُ في قَبْرِهِ ، وَنَوِّرْ لَهُ فيه » رواه مسلم .

916. Dari Ummu Salamah radhiallahu 'anha, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam masuk ke tempat Abu Salamah dan sudah kepayahan penglihatannya -sewaktu hendak matinya- lalu beliau shalallahu alaihi wasalam memejamkannya, kemudian bersabda: "Sesungguhnya ruh itu apabila dicabut, maka diikuti oleh penglihatan." Orang-orang dari keluarganya lalu gemuruh suaranya, lalu beliau shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Janganlah engkau semua mendoakan atas dirimu sendiri melainkan yang baik-baik saja, karena sesungguhnya malaikat itupun mengucapkan 'Amin' pada apa yang engkau semua doakan itu." Seterusnya beliau shalallahu alaihi wasalam berdoa: "Ya Allah, berikanlah pengampunan kepada Abu Salamah, tingkatkanlah derajatnya dalam golongan orang-orang yang memperoleh petunjuk. Jadilah Engkau sebagai pengganti sesudah meninggalnya itu untuk melindungi orang-orang yang ditinggalkan -seperti istri dan anak-anaknya-. Berikanlah pengampunan kepada kita dan kepada orang yang mati ini, ya Rabbal 'alamin, juga berilah kelapangan untuknya dalam kuburnya serta berikanlah cahaya untuknya dalam kubur itu." (Riwayat Muslim)