Penjelasan Hadits

VI. KITAB MENJENGUK ORANG SAKIT DAN JENAZAH
BAB 149. BOLEHNYA SEORANG YANG SAKIT MENGATAKAN `SAYA SAKIT` `SANGAT SAKIT` ATAU `PANAS` ATAU `ADUH KEPALAKU` DAN LAIN LAIN

عن ابنِ مسعودٍ رضيَ اللَّه عنه قال : دَخَلتُ عَلى النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وهُو يُوعكُ ، فَمسِسْتُه ، فقلْتُ : إِنَّكَ لَتُوعَكُ وعْكاً شَديداً ، فقال : « أَجَلْ إِنِّي أُوَعَكُ كما يُوعكُ رَجُلانِ مِنْكُمْ » متفق عليه .

911. Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu anhu, katanya: "Saya masuk ke tempat Nabi shalallahu alaihi wasalam dan beliau di kala itu menderita penyakit panas, lalu saya memegangnya, kemudian saya berkata: "Sesungguhnya Tuan ini benar-benar sakit panas yang sangat." Lalu beliau shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Benar, sesungguhnya penyakit panas saya ini adalah seperti sakit panasnya dua orang diantara engkau semua -yang dijadikan satu-." (Muttafaq 'alaih)


وعن سعدِ بن أَبي وَقَّاص رضي اللَّه عنه قال : جَاءَني رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يعودُني مِن وجعٍ اشَتدَّ بي ، فَقُلْتُ : بلَغَ بي ما ترى ، وأَنَا ذو مَالٍ ، وَلا يرِثُني إِلاَّ ابنتي . وذكر الحديث ، متفقٌ عليه .

912. Dari Sa'ad bin Abu Waqqash radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam datang ke tempatku untuk meninjau sewaktu saya menderita sesuatu penyakit yang sangat parah. Kemudian saya berkata: "Telah sampai padaku penyakit sebagaimana yang Tuan maklumi ini, sedang saya adalah seorang yang berharta dan tidak ada yang akan mewarisi harta itu melainkan anak perempuan saya," selanjutnya disebutkanlah hadits ini sampai selengkapnya. (Muttafaq 'alaih)


وعن القاسم بن محمدٍ قال : قالَتْ عائشَةُ رضي اللَّهُ عنها : وارأْسَاهُ . فقال النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «بلْ أَنَا وارأْسَاهُ » . وذكر الحديث . رواه البخاري .

913. Dari Alqasim bin Muhammad, katanya: "Aisyah radhiallahu 'anha berkata: "Aduh kepalaku." Kemudian Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Bahkan sayalah -yang lebih sangat sakitnya-. Aduh kepalaku," selanjutnya disebutkanlah hadits ini sampai selengkapnya. (Riwayat Bukhari)