Penjelasan Hadits

VI. KITAB MENJENGUK ORANG SAKIT DAN JENAZAH
BAB 148. SUNNAHNYA BERWASIAT KEPADA KELUARGA ORANG YANG SAKIT DAN ORANGYANG MELAYANI ORANG YANG SAKIT ITU SUPAYA BERBUAT BAIK PADANYA

عن عِمران بن الحُصَين رضي اللَّه عنهما أَن امرأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتِ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وهِي حُبْلَى مِنَ الزِّنَا ، فقالت : يا رسول اللَّهِ ، أَصبتُ حدًّا فَأَقمْهُ علَيَّ ، فَدعا رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وليَّهَا ، فقال : « أَحْسِنْ إِلَيْهَا ، فَإِذا وضَعتْ فَأْتِني بِهَا » فَفعلَ فَأَمر بِها النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فشُدَّتْ علَيها ثِيابُها ، ثُمَّ أَمر بِها فَرُجِمتْ ، ثُمَّ صَلَّى عليها . رواه مسلمٌ .

910. Dari Imran bin al-Hushain radhiallahu 'anhuma, bahwasanya ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Nabi shalallahu alaihi wasalam dan ia sedang hamil karena zina. Wanita itu lalu berkata: "Ya Rasulullah, saya mengerjakan sesuatu yang menyebabkan saya harus diberi had -yakni hukuman-. Maka dari itu, laksanakanlah hukuman itu pada diriku." Nabiyullah shalallahu alaihi wasalam lalu mengundang wali wanita tadi, lalu bersabda: "Berbuat baiklah pada wanita ini. Jikalau nanti ia telah melahirkan kandungannya, maka datanglah kepadaku dengan membawa orang ini." Orang itu melaksanakan semua kehendak beliau shalallahu alaihi wasalam -yakni diperlakukan dengan baik dan setelah bayinya lahir lalu dibawa kepadanya-. Nabi shalallahu alaihi wasalam lalu memerintahkan untuk menghukum orang tadi lalu diikatkanlah pakaiannya pada tubuhnya, seterusnya menyuruh supaya dirajam dan dirajamlah ia. Kemudian beliau shalallahu alaihi wasalam menshalati jenazahnya. (Riwayat Muslim)