Penjelasan Hadits

I. KITAB ADAB
BAB 98. SUNNAHNYA BERPERGIAN MENUJU SHALAT HARI RAYA -SHALAT 'IED-,MENINJAU ORANG SAKIT, HAJI, PEPERANGAN, JENAZAH, DAN LAIN-LAIN

عن جابرٍ رضيَ اللَّه عنه قال : كانَ النبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم إِذا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ. رواه البخاري .

716. Dari Jabir radhiyallahu anhu, katanya: "Nabi shalallahu alaihi wasalam itu apabila hari raya -yakni ketika pergi untuk shalat 'ied, maka beliau menyalahi jalan -yakni jalan pulang dengan jalan datang arahnya berbeda-." (Riwayat Bukhari) Ucapannya: "Khalafath thariqa": menyalahi jalan artinya ialah bahwa perginya melalui jalan yang satu sedang pulangnya melalui jalan lainnya lagi -bukan jalan waktu perginya tadi-.


وعنِ ابنِ عُمَرَ رضي اللَّه عنهما أَن رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم كانَ يَخْرُجُ مِنْ طَرِيقِ الشَّجَرَةِ وَيَدْخلُ مِنْ طَريقِ المُعَرَّسِ ، وإِذَا دَخَلَ مَكَّةَ دَخَلَ مِنَ الثَّنِية العُليَا وَيَخْرُجُ مِنَ الثَّنِية السُّفْلى متفقٌ عليه .

717. Dari Ibnu Umar radhialiahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasalam itu keluar -dari Madinah- dari jalan Asysyajarah -yang di situ ada masjid Dzulhulaifah- dan masuk -yakni pulangnya- dari jalan Almu'arras -yang di situ ada masjid Almu'arras-. Dan jikalau beliau shalallahu alaihi wasalam masuk Makkah maka beliau itu masuk dari jalan Tsaniyyah Ulya -yang merupakan suatu jalan sempit antara dua buah bukit- dan keluar dari jalan Tsaniyyah Sufla -atau yang disebut Asysyabikah-." (Muttafaq 'alaih)