Penjelasan Hadits

I. KITAB ADAB
BAB 93. SUNNAHNYA MENDATANGI SHALAT, ILMU PENGETAHUAN DAN LAIN-LAINNYADARI BERBAGAI IBADAH DENGAN SIKAP PELAN-PELAN DAN TENANG

قال اللَّه تعالى: { ومن يعظم شعائر اللَّه فإنها من تقوى القلوب }

Allah Ta'ala berfirman; "Dan barangsiapa yang mengagungkan peraturan-peraturan suci dari Allah, maka itulah setengah dari ketaqwaan hati." (al-Haj: 32)


وعن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال : سمعتُ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقول : « إذا أُقِيمَتِ الصَّلاة ، فَلا تَأْتُوهَا وأنْتُمْ تَسْعَوْنَ ، وأَُتُوهَا وَأَنُتمْ تمْشُونَ ، وعَلَيكم السَّكِينَة ، فَما أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا ، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتمُّوا » متفقٌ عليه . زاد مسلم في رواية له : « فَإنَّ أحدَكُمْ إذا كانَ يعمِدُ إلى الصلاةِ فَهُوَ في صلاةٍ » .

702. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, katanya: "Saya mendengar Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Apabila shalat telah diiqamati -yakni telah dibacakan iqamat-, maka janganlah engkau semua mendatanginya sambil berlari-lari. Tetapi datangilah itu sambil berjalan dan hendaklah engkau semua selalu bersikap pelan-pelan -tidak tergesa-gesa karena takut ketinggalan-. Maka dari itu mana saja rakaat yang engkau semua dapati, ikutlah shalat berjamaah sedang yang terlambat, maka sempurnakanlah -setelah imam bersalam-." (Muttafaq 'alaih) Imam Muslim dalam suatu riwayatnya menambahkan: "Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Sesungguhnya seseorang dari engkau semua itu apabila bersengaja untuk melakukan shalat, maka ia sudah dianggap dalam shalat -yakni sudah memperoleh pahala shalat itu, walau belum shalat-."


وعن ابن عباس رضي اللَّه عنهما أَنَّهُ دَفَعَ مَعَ النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَوْمَ عرَفَةَ فَسَمع النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وَرَاءه زَجْراً شَديداً وَضَرْباً وَصوْتاً للإِبلِ ، فَأَشار بِسَوْطِهِ إِلَيْهِمْ وقال : « أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ فَإِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ بِالإِيضَاعِ » رواه البخاري ، وروى مسلم بعضه .

703. Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma bahwasanya ia bersama Nabi shalallahu alaihi wasalam tiba pada hari Arafah, lalu Nabi shalallahu alaihi wasalam mendengar suara gertakan keras, pukulan serta suara unta, kemudian beliau shalallahu alaihi wasalam memberikan isyarat kepada mereka itu dengan cemetinya dan bersabda: "Hai sekalian manusia, hendaklah engkau semua itu tetap bersikap pelan-pelan, karena sesungguhnya kebajikan itu bukannya dengan bercepat-cepat." Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan sebagainya.