Penjelasan Hadits

I. KITAB ADAB
BAB 88. SUNNAHNYA BERBICARA YANG BAIK DAN MENUNJUKKAN WAJAH YANG MANIS KETIKA BERTEMU

قال اللَّه تعالى: { واخفض جناحك للمؤمنين }

Allah Ta'ala berfirman: "Dan tundukkanlah sayapmu -yakni bersikap merendahkan dirilah- terhadap kaum mu'minin." (al-Hijr: 88)

وقال تعالى: { ولو كنت فظاً غليظ القلب لانفضوا من حولك }

Allah Ta'ala berfirman pula: "Andaikata engkau itu berakhlak jelek serta keras hati, sesungguhnya orang-orang itu sama lari dari sekelilingmu." (Ali-Imran: 159)


عَنْ عدِيِّ بن حَاتمٍ رضي اللَّه عنه قال : قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يجدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ » متفقٌ عليه .

691. Dari 'Adiy bin Hatim radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Takutlah engkau semua kepada neraka, sekalipun dengan jalan bersedekah dengan potongan kurma, maka barangsiapa yang tidak dapat menemukan itu, maka hendaklah bersedekah dengan mengucapkan perkataan yang baik." (Muttafaq 'alaih)


وعن أبي هريرة رضي اللَّه عنه أن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : والكلِمةُ الطَّيِّبَةُ صدَقَةٌ » متفقٌ عليه . وهو بعض حديث تقدم بطولِه .

692. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Dan mengucapkan perkataan yang baik itu adalah merupakan sedekah." (Muttafaq 'alaih) Dan hadits ini adalah sebagian dari hadits yang lampau dengan kelengkapannya yang panjang -lihat hadits no.122-.


وعن أبي ذَرٍّ رضي اللَّه عنه قال : قال لي رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لا تحْقِرَنَّ مِنَ المعْرُوفِ شَيْئاً ، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أخَاكَ بِوَجْهٍ طَلِيقٍ » رواه مسلم .

693. Dari Abu Zar radhiyallahu anhu, katanya: "Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda kepada saya: "Janganlah engkau menghinakan sesuatupun dari amal kebaikan -yakni sekalipun tampaknya kecil, janganlah tidak dilakukan-, meskipun andaikata engkau bertemu saudaramu dengan menunjukkan wajah yang manis," -atau berseri-seri tanda bersuka cita ketika bertemu itu-. (Riwayat Muslim)