Umdatul Ahkam

كِتَابُ الأَشْرِبَةِ
KITAB MINUMAN
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ: ((بَلَغَ عُمَرَ: أَنَّ فُلاناً بَاعَ خَمْراً فَقَالَ: قَاتَلَ اللَّهُ فُلاناً , أَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ , حُرِّمَتْ عَلَيْهِمْ الشُّحُومُ , فَجَمَلُوهَا فَبَاعُوهَا؟))
400. Abdullah bin Abbas menuturkan bahwa ada kabar yang sampai kepada Umar bahwa ada seseorang yang menjual khamr. Umar lantas berkata, "Semoga Allah membinasakan orang tersebut. Tidakkah dia tahu bahwa Rasulullah bersabda "Semaga Allah membinasakan orang-orang Yahudi. Lemak telah diharmkan atas mereka, namun mereka justeru mencairkannya dan menjualnya."
Umdatul Ahkam (315400)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ اللِّبَاسِ
KITAB PAKAIAN
عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: ((لا تَلْبَسُوا الْحَرِيرَ، فَإِنَّهُ مَنْ لَبِسَهُ فِي الدُّنْيَا لَمْ يَلْبَسْهُ فِي الآخِرَةِ))
401. Umar bin Ai Khathab menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, "Janganlah kalian mengenakan kain sutra. Barangsiapa yang mengenakannya di dunia, maka dia tidak akan mengenakannya di akhirat."
Umdatul Ahkam (315401)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ اللِّبَاسِ
KITAB PAKAIAN
عَنْ حُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ رضي الله عنهما قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَقُولُ: ((لا تَلْبَسُوا الْحَرِيرَ وَلا الدِّيبَاجَ , وَلا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلا تَأْكُلُوا فِي صِحَافِهِمَا، فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَلَكُمْ فِي الآخِرَةِ))
402. Hudzaifah bin Al Yaman menuturkan bahwa dirinya mendengar Rasulullah bersabda, ‘Janganlah kalian mengenakan kain sutra halus dan sutra kasar. Jangan pula minum dengan bejana emas dan perak. Janganlah kalian makan dengan piring emas dan perak karena sesungguhnya itu semua diperuntukkan bagi orang-orang musyrik di dunia dan diperuntukkan bagi kalian di akhirat kelak."
Umdatul Ahkam (315402)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ اللِّبَاسِ
KITAB PAKAIAN
عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ - رضي الله عنه - قَالَ: ((مَا رَأَيْتُ مِنْ ذِي لِمَّةٍ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ أَحْسَنَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -، لَهُ شَعَرٌ يَضْرِبُ مَنْكِبَيْهِ , بَعِيدُ مَا بَيْنَ الْمَنْكِبَيْنِ، لَيْسَ بِالْقَصِيرِ وَلا بِالطَّوِيلِ)) .
403. Al Bara' bin Azib mengatakan, "Aku belum pernah melihat seseorang yang memiliki rambut melebihi daun telinga dengan mengenakan pakaian dari Yaman yang berwarna merah campur hijau yang lebih bagus daripada Rasulullah . Beliau memiliki rambut yang menjuntai hingga dekat kedua bahunya, terburai di antara kedua bahu, tidak terlalu pendek dan juga tidak terlalu panjang."
Umdatul Ahkam (315403)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ اللِّبَاسِ
KITAB PAKAIAN
عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ - رضي الله عنه - قَالَ: ((أَمَرْنَا رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - بِسَبْعٍ، وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ: أَمَرْنَا بِعِيَادَةِ الْمَرِيضِ , وَاتِّبَاعِ الْجِنَازَةِ , وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ , وَإِبْرَارِ الْقَسَمِ (أَوْ الْمُقْسِمِ) , وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ , وَإِجَابَةِ الدَّاعِي , وَإِفْشَاءِ السَّلامِ. وَنَهَانَا عَنْ خَوَاتِيمَ - أَوْ عَنْ تَخَتُّمٍ - بِالذَّهَبِ , وَعَنْ الشُّرْبِ بِالْفِضَّةِ، وَعَنْ الْمَيَاثِرِ، وَعَنْ الْقَسِّيِّ , وَعَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ , وَالإِسْتَبْرَقِ , وَالدِّيبَاجِ))
404. Al Bara' bin Azib mengatakan, "Rasulullah melarang kami untuk melakukan tujuh perkara dan juga melarang kami dari tujuh perkara. Beliau memerintahkan kami untuk menengok orang sakit, mengiringi jenazah, menjawab orang bersin, memenuhi sumpah, menolong orang yang teraniaya, mendatangi undangan, dan menyebarkan salam."
"Beliau melarang kami dari memakai cincin emas, minum dengan bejana emas, memakai mayatsir, memakai pakaian sutra dari Al Qassu, memakai sutra halus, memakai sutra tebal dan memakai sutra yang kasar."
Umdatul Ahkam (315404)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ اللِّبَاسِ
KITAB PAKAIAN
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما ((أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - اصْطَنَعَ خَاتَماً مِنْ ذَهَبٍ، فَكَانَ يَجْعَلُ فَصَّهُ فِي بَاطِنِ كَفِّهِ إذَا لَبِسَهُ، فَصَنَعَ النَّاسُ كَذَلِكَ، ثُمَّ إنَّهُ جَلَسَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَنَزَعَهُ فَقَالَ: إنِّي كُنْتُ أَلْبَسُ هَذَا الْخَاتَمَ , وَأَجْعَلُ فَصَّهُ مِنْ دَاخِلٍ , فَرَمَى بِهِ ثُمَّ قَالَ: وَاَللَّهِ لا أَلْبَسُهُ أَبَداً فَنَبَذَ النَّاسُ خَوَاتِيمَهُمْ))
وَفِي لَفْظٍ ((جَعَلَهُ فِي يَدِهِ الْيُمْنَى))
405. Abdullah bin Umar menuturkan bahwa Rasulullah memesan cincin emas. Beliau meletakkan batu mata cincin di bagian dalam telapak tangan beliau ketika memakainya. Orang-orang pun lantas membuat seperti itu juga. Nabi kemudian duduk di atas mimbar dan melepas cincin tersebut seraya bersabda, “Sesungguhnya sebelumnya aku mengenakan cincin ini dan aku letakkan batu matanya di bagian dalam."
Beliau lantas membuang cincin tersebut. Selanjutnya beliau bersabda, "Demi Allah, aku tidak akan memakainya lagi selama-lamanya.'
Orang-orang lantas juga membuang cincin mereka masing-masing.
Dalam lafal yang lain disebutkan, "Nabi mengenakan cincin itu di tangan kanannya."
Umdatul Ahkam (315405)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ اللِّبَاسِ
KITAB PAKAIAN
عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ - رضي الله عنه - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - ((نَهَى عَنْ لُبُوسِ الْحَرِيرِ إلاَّ هَكَذَا , وَرَفَعَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - أُصْبُعَيْهِ: السَّبَّابَةَ , وَالْوُسْطَى))
وَلِمُسْلِمٍ ((نَهَى رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - عَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ إلاَّ مَوْضِعَ أُصْبُعَيْنِ , أَوْ ثَلاثٍ , أَوْ أَرْبَعٍ))
406. Umar bin Al Khathab mengatakan, Rasulullah melarang memakai sutra kecuali seukuran demikian. Rasulullah mengangkat kedua jarinya yaitu jari telunjuk dan jari tengah kepada kami."
Dalam riwayat Imam Muslim dikatakan, 'Nabi melarang memakai sutra kecuali seukuran dua jari, tiga jari atau empat jari saja."
Umdatul Ahkam (315406)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى - رضي الله عنه -: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - فِي بَعْضِ أَيَّامِهِ الَّتِي لَقِيَ فِيهَا الْعَدُوَّ - انْتَظَرَ , حَتَّى إذَا مَالَتِ الشَّمْسُ قَامَ فِيهِمْ , فَقَالَ: ((أَيُّهَا النَّاسُ , لا تَتَمَنَّوْا لِقَاءَ الْعَدُوِّ , وَاسْأَلُوا اللَّهَ الْعَافِيَةَ فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاصْبِرُوا , وَاعْلَمُوا أَنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ ظِلالِ السُّيُوفِ ثُمَّ قَالَ النَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم -: اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ , وَمُجْرِيَ السَّحَابِ , وَهَازِمَ الأَحْزَابِ: اهْزِمْهُمْ , وَانْصُرْنَا عَلَيْهِمْ))
407. Abdullah bin Abu Aufa menuturkan bahwa Rasulullah tatkala di hari-hari akan berhadapan dengan musuh, maka beliau menunggu hingga matahari mulai condong. Beliau berdiri di tengah-tengah para sahabat seraya bersabda. 'Wahai sekalian manusia, janganlah kalian berangan-angan untuk bertemu dengan musuh. Mohonlah kekuatan kepada Allah. Jika kalian berhadapan dengan musuh, maka bersabarlah. Ketahuilah bahwa surga itu di bawah bayangan pedang."
Nabi lantas bersabda, "Ya Allah yang telah menurunkan Al Qur'an, menjalankan awan dan mengalahkan musuh, kalahkanlah mereka dan tolonglah kami untuk mengalahkan mereka."
Umdatul Ahkam (315407)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ - رضي الله عنه - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا , وَمَوْضِعُ سَوْطِ أَحَدِكُمْ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا, وَالرَّوْحَةُ يَرُوحُهَا الْعَبْدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْغَدْوَةُ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا))
408. Sahl bin Sa'ad menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, 'Berjaga sehari (tatkala berjihad) di jalan Allah itu lebih baik daripada dunia dan seisinya. Tempat cemeti salah seorang di antara kalian di surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya. Kepergian seorang hamba di kala petang atau pagi hari untuk (berjihad) di jalan Allah itu lebih baik daripada dunia dan seisinya."
Umdatul Ahkam (315408)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - عَنْ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((انْتَدَبَ اللَّهُ (وَلِمُسْلِمٍ: تَضَمُّنَ اللَّهُ) لِمَنْ خَرَجَ فِي سَبِيلِهِ , لا يُخْرِجُهُ إلاَّ جِهَادٌ فِي سَبِيلِي , وَإِيمَانٌ بِي , وَتَصْدِيقٌ بِرُسُلِي فَهُوَ عَلِيّ ضَامِنٌ: أَنْ أُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ , أَوْ أُرْجِعَهُ إلَى مَسْكَنِهِ الَّذِي خَرَجَ مِنْهُ , نَائِلاً مَا نَالَ مِنْ أَجْرٍ أَوْ غَنِيمَةٍ))
409. Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi , bahwa beliau bersabda, "Allah menjamin -dalam lafal Imam Muslim dikatakan, Allah menjamin,- orang yang keluar untuk (berjihad) di jalan Allah (dengan mengatakan): 'jika tidak ada sesuatu yang membuatnya keluar tersebut kecuali karena hendak berjihad di jalan-Ku, iman kepada-Ku dan membenarkan Rasul-Ku, maka Aku memberikan jaminan bahwa Aku akan memasukkannya ke dalam syurga atau mengembalikannya ke tempat dia beranjak semula dan mendapatkan pahala serta harta rampasan perang yang semestinya didapatkannya."
Umdatul Ahkam (315409)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
وَلِمُسْلِمٍ: ((مَثَلُ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ - , وَاَللَّهُ أَعْلَمُ بِمَنْ جَاهَدَ فِي سَبِيلِهِ - كَمَثَلِ الصَّائِمِ الْقَائِمِ , وَتَوَكَّلَ اللَّهُ لِلْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِهِ إنْ تَوَفَّاهُ: أَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ , أَوْ يُرْجِعَهُ سَالِماً مَعَ أَجْرٍ أَوْ غَنِيمَةٍ))
410. Dalam riwayat Imam Muslim dikatakan, "Perumpamaan orang yang berjihad di jalan Allah -Dan Allah lebih tahu tentang orang-orang yang benar-benar berjihad di jalan-Nya- seperti orang yang berpuasa dan mengerjakan shalat malam. Allah memberikan jaminan kepada orang yang berjihad di jalan Allah, jika dia meninggal, maka Dia akan memasukkannya ke dalam syurga atau mengembalikannya dalam keadaan selamat dengan membawa pahala dan harta rampasan perang."
Umdatul Ahkam (315410)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: ((مَا مِنْ مَكْلُومٍ يُكْلَمُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ , إلاَّ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ , وَكَلْمُهُ يَدْمَى: اللَّوْنُ لَوْنُ الدَّمِ , وَالرِّيحُ رِيحُ الْمِسْكِ))
411. Abu Hurarah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang itu terluka karena berjuang di jalan Allah, melainkan akan datang pada hari kiamat dengan luka berdarah. Warnanya adalah warna darah akan tetapi aromanya adalah aroma kesturi."
Umdatul Ahkam (315411)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: ((غَدْوَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ , أَوْ رَوْحَةٌ: خَيْرٌ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ وَغَرَبَتْ)) أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ
412. Abu Ayyub Al Anshari menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, “Keberangkatan seseorang di pagi hari atau di petang hari untuk berjihad di jalan Allah walaupun hanya sekali itu lebih baik daripada dunia tempat terbit dan tenggelamnya matahari.“ (HR. Muslimj)
Umdatul Ahkam (315412)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: ((غَدْوَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ , أَوْ رَوْحَةٌ: خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا)) أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ
413. Anas bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, "Keberangkatan seseorang di pagi hari atau di petang hari (untuk berjihad) di jalan Allah walaupun hanya sekali itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.' (HR. Bukhari)
Umdatul Ahkam (315413)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الأَنْصَارِيِّ - رضي الله عنه - قَالَ: ((خَرَجْنَا مَعَ رَسُول اللَّه - صلى الله عليه وسلم - إلَى حُنَيْنٍ - وَذَكَرَ قِصَّةً - فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: مَنْ قَتَلَ قَتِيلاً لَهُ عَلَيْهِ بَيِّنَةٌ فَلَهُ سَلَبُهُ)) قَالَهَا ثَلاثاً.
414. Abu Qatadah Al Anshari menuturkan bahwa para sahabat keluar bersama Rasulullah menuju Hunain (selanjutnya dia menuturkan kisahnya). Rasulullah lantas bersabda tiga kali, ‘Barangsiapa yang membunuh musuh - dan dia memiliki bukti atas perbuatannya tersebut, maka dia berhak mendapatkan pakaian musuh yang dibunuhnya."
Umdatul Ahkam (315414)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ - رضي الله عنه - قَالَ: ((أَتَى النَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم - عَيْنٌ مِنْ الْمُشْرِكِينَ , وَهُوَ فِي سَفَرِهِ , فَجَلَسَ عِنْدَ أَصْحَابِهِ يَتَحَدَّثُ , ثُمَّ انْفَتَلَ , فَقَالَ النَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم -: اُطْلُبُوهُ وَاقْتُلُوهُ فَقَتَلْتُهُ , فَنَفَّلَنِي سَلَبَهُ))
فِي رِوَايَةٍ ((فَقَالَ: مَنْ قَتَلَ الرَّجُلَ؟ فَقَالُوا: ابْنُ الأَكْوَعِ فَقَالَ: لَهُ سَلَبُهُ أَجْمَعُ))
415. Salamah bin Al Akwa' menuturkan, “Mata-mata musyrikin mendatangi Nabi tatkala beliau sedang bepergian. Mata-mata itu lantas duduk-duduk bersama para sahabat Nabi berbincang-bincang dan pergi. Nabi kemudian bersabda, 'Carilah orang tadi dan bunuhlah dia.' Aku pun membunuhnya dan Nabi menyerahkan pakaian mata-mata tersebut kepadaku.
Dalam riwayat yang lain dikatakan bahwa Nabi bersabda, 'Siapakah yang telah membunuh mata-mata tadi?' Para sahabat menjawab, 'Ibnu Al Akwa'
Nabi bersabda, "Dia berhak mendapatkan seluruh pakaian yang dikenakan mata-mata tersebut. "
Umdatul Ahkam (315415)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: ((بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - سَرِيَّةً إلَى نَجْدٍ فَخَرَجَ فِيهَا , فَأَصَبْنَا إبِلاً وَغَنَماً , فَبَلَغَتْ سُهْمَانُنَا اثْنَيْ عَشَرَ بَعِيراً , وَنَفَّلَنَا رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - بَعِيراً))
416. Abdullah bin Umar mengatakan, 'Rasulullah mengutus pasukan ke Nejd dan aku juga turut serta dalam pasukan tersebut. Kami mendapatkan unta dan kambing. Rampasan yang kami peroleh mencapai dua belas unta. Oleh karena itu, Rasulullah memberi kami masing-masing seekor unta.
Umdatul Ahkam (315416)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما عَنْ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((إذَا جَمَعَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ الأَوَّلِينَ وَالآخَرِينَ: يُرْفَعُ لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءٌ , فَيُقَالُ: هَذِهِ غَدْرَةُ فُلانِ بْنِ فُلانٍ))
417. Abdullah bin Umar meriwayatkan dari Nabi . Beliau bersabda, "Jika Allah telah mengumpulkan orang- orang yang terdahulu hingga yang terakhir, maka setiap orang yang berkhianat diberi bendera dan dikatakan, 'Ini adalah pengkhianatan fulan."
Umdatul Ahkam (315417)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما ((أَنَّ امْرَأَةً وُجِدَتْ فِي بَعْضِ مَغَازِي النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - مَقْتُولَةً , فَأَنْكَرَ النَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم - قَتْلَ النِّسَاءِ , وَالصِّبْيَانِ))
418. Abdullah bin Umar menuturkan bahwa ada seorang wanita yang ditemukan tewas di dekat tempat perang Nabi . Nabi mengingkari pembunuhan terhadap wanita dan anak-anak.
Umdatul Ahkam (315418)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ - رضي الله عنه - ((أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ , وَالزُّبَيْرَ بْنَ الْعَوَّامِ , شَكَوَا الْقَمْلَ إلَى رَسُولِ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - فِي غَزَاةٍ لَهُمَا فَرَخَّصَ لَهُمَا فِي قَمِيصِ الْحَرِيرِ وَرَأَيْته عَلَيْهِمَا))
419. Anas bin Malik mengatakan, "Abdurrahman bin Auf dan Az Zubair Al Awwam mengadu kepada kepada Rasulullah tentang masalah kutu dalam suatu peperangan yang mereka berdua ikuti. Oleh karena itu, Rasulullah memberikan dispensasi kepada keduanya untuk mengenakan pakaian sutra. Aku melihat pakaian sutra itu pun dikenakan kedua orang tersebut."
Umdatul Ahkam (315419)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ - رضي الله عنه - قَالَ: ((كَانَتْ أَمْوَالُ بَنِي النَّضِيرِ: مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ - صلى الله عليه وسلم - مِمَّا لَمْ يُوجِفْ الْمُسْلِمُونَ عَلَيْهِ بِخَيْلٍ وَلا رِكَابٍ وَكَانَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - خَالِصاً , فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَعْزِلُ نَفَقَةَ أَهْلِهِ سَنَةً , ثُمَّ يَجْعَلُ مَا بَقِيَ فِي الْكُرَاعِ , وَالسِّلاحِ عُدَّةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ))
420. Umar bin Al Khathb mengatakan "Harta benda Bani Nadhir termasuk menjadi harta rampasan yang diberikan Allah kepada Rasul-nya karena para sahabat tidaklah segera mengerahkan kuda atau unta untuk ke sana. Oleh karena itu, harta itu hanya diperuntukkan bagi Nabi . Rasulullah lantas menyisihkan untuk memberi nafkah keluarganya selama setahun lamanya. Sisanya beliau peruntukkan untuk keperluan kuda dan persenjataan untuk persiapan jihad di Jalan Allah .
Umdatul Ahkam (315420)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: ((أَجْرَى النَّبِيُّ - صلى الله عليه وسلم - مَا ضُمِّرَ مِنْ الْخَيْلِ: مِنْ الْحَفْيَاءِ إلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَأَجْرَى مَا لَمْ يُضَمَّرْ: مِنْ الثَّنِيَّةِ إلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ. قَالَ ابْنُ عُمَرَ: وَكُنْتُ فِيمَنْ أَجْرَى. قَالَ سُفْيَانُ: مِنَ الْحَفْيَاءِ إلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ: خَمْسَةُ أَمْيَالٍ , أَوْ سِتَّةٌ , وَمَنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ: مِيلٌ))
421. Abdullah bin Umar mengatakan, "Nabi mengadakan lomba pacuan untuk kuda mudhmarah dari Al Hayfa hingga Tsaniatul Wada. Beliau juga memperlombakan kuda yang selain mudhmarah dari Tsaniyah hingga masjid Bain Zuraiq."
Ibnu Umar mengatakan, "Aku termasuk orang yang turut serta dalam perlombaan tersebut."
Sufyan mengatakan, "Jarak antara Al Hafyah hingga Tsaniyatul Wada' adalah lima atau enam mil. Sedangkan jarak antara Tsaniatul Wada hingga masjid Bani Zuraiq adalah satu mil.
Umdatul Ahkam (315421)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: ((عُرِضْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - يَوْمَ أُحُدٍ , وَأَنَا ابْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ , فَلَمْ يُجِزْنِي , وَعُرِضْتُ عَلَيْهِ يَوْمَ الْخَنْدَقِ , وَأَنَا ابْنُ خَمْسَ عَشْرَةَ , فَأَجَازَنِي))
422. Abdullah bin Umar mengatakan, "Tatkala perang Uhud, aku diusulkan kepada Rasulullah (untuk bisa turut serta). Ketika itu aku masih berusia empat belas tahun. Oleh karena itu, beliau tidak mengizinkanku untuk turut serta dalam kancah peperangan. Dalam perang Khandaq, aku diusulkan lagi kepada Rasulullah (untuk bisa turut serta). Ketika itu aku sudah berusia lima belas tahun. Oleh karena itu, Nabi mengizinkanku."
Umdatul Ahkam (315422)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
وَعَنْهُ ((أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَسَمَ فِي النَّفَلِ: لِلْفَرَسِ سَهْمَيْنِ , وَلِلرَّجُلِ سَهْماً))
423. Abdullah bin Umar menuturkan bahwa Rasulullah membagi harta rampasan perang, dua bagian untuk kuda dan satu bagian untuk orangnya.
Umdatul Ahkam (315423)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
وَعَنْهُ ((أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: كَانَ يُنَفِّلُ بَعْضَ مَنْ يَبْعَثُ فِي السَّرَايَا لأَنْفُسِهِمْ خَاصَّةً سِوَى قَسْمِ عَامَّةِ الْجَيْشِ))
424. Abdullah bin Umar menuturkan, Rasulullah membagi harta rampasan perang kepada pasukan yang beliau utus untuk mereka sendiri secara khusus di samping bagian yang diperoleh oleh tentara secara umum.
Umdatul Ahkam (315424)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَبِي مُوسَى - عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ - عَنْ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((مَنْ حَمَلَ عَلَيْنَا السِّلاحَ فَلَيْسَ مِنَّا))
425. Abu Musa Abdullah bin Qais meriwayatkan dari nabi , beliau bersabda "Barangsiapa mengacungkan senjata kepada kami, maka dia tidaklah termasuk golongan kami."
Umdatul Ahkam (315425)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كتابُ الجِهادِ
KITAB JIHAD
عَنْ أَبِي مُوسَى - رضي الله عنه - قَالَ: ((سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - عَنْ الرَّجُلِ: يُقَاتِلُ شَجَاعَةً , وَيُقَاتِلُ حَمِيَّةً، وَيُقَاتِلُ رِيَاءً. أَيُّ ذَلِكَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -: مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ هِيَ الْعُلْيَا , فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ))
426. Abu Musa menuturkan bahwa Rasulullah ditanya tentang orang yang berjuang karena ingin unjuk keberanian, orang yang berjuang karena ingin unjuk kejantanan, dan orang yang berjuang karena ingin dilihat orang, siapakah di antara mereka yang sebenarnya berjuang di jalan Allah?
Rasulullah bersabda, 'Orang yang berjuang untuk meninggikan kalimat Allah, itulah yang berjuang di jalan Allah ."
Umdatul Ahkam (315426)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْعِتْقِ
KITAB MEMBEBASKAN BUDAK
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((مَنْ أَعْتَقَ شِرْكاً لَهُ فِي عَبْدٍ , فَكَانَ لَهُ مَالٌ يَبْلُغُ ثَمَنَ الْعَبْدِ: قُوِّمَ عَلَيْهِ قِيمَةَ عَدْلٍ , فَأَعْطَى شُرَكَاءَهُ حِصَصَهُمْ , وَعَتَقَ عَلَيْهِ الْعَبْدُ , وَإِلاَّ فَقَدْ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَ))
427. Abdullah bin Umar menuturkan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa membebaskan hak kepemilikannya dari seorang budak, sedangkan dia juga memiliki harta untuk membayar sisa harga budak tersebut, maka budak itu ditaksir nilainya dengan sewajarnya dan hendaknya orang tersebut memberikan sekutunya sesuai dengan haknya sehingga budak tersebut bisa bebas atas nama orang tersebut. Jika tidak demikian, maka budak tersebut baru bebas sekadar yang dibebaskan orang tersebut."
Umdatul Ahkam (315427)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْعِتْقِ
KITAB MEMBEBASKAN BUDAK
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - عَنْ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: ((مَنْ أَعْتَقَ شِقْصَاً مِنْ مَمْلُوكٍ , فَعَلَيْهِ خَلاصُهُ كُلُّهُ فِي مَالِهِ , فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ قُوِّمَ الْمَمْلُوكُ قِيمَةَ عَدْلٍ , ثُمَّ اُسْتُسْعِيَ الْعَبْدُ , غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْهِ))
428. Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi , beliau bersabda, “Barangsiapa membebaskan hak kepemilikannya dari seorang budak, maka hendaknya dia membebaskan budak tersebut secara sempurna dengan hartanya sendiri. Jika dia tidak memiliki harta, maka budak tersebut ditaksir dengan harga sewajarnya, lantas diminta berusaha sendiri untuk membebaskan dirinya sendiri akan tetapi tidak boleh terlalu memberatkannya.
Umdatul Ahkam (315428)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْعِتْقِ - بابُ بيعِ المُدَبَّرِ
KITAB MEMBEBASKAN BUDAK - BAB JUAL BELI MUDABBAR
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنهما قَالَ: ((دَبَّرَ رَجُلٌ مِنْ الأَنْصَارِ غُلاماً لَهُ
429. Jabir bin Abdullah mengatakan, "Ada seseorang dari Anshar yang menjanjikan kepada budaknya bahwa dia dibebaskan bila dirinya (tuan) telah meninggal dunia."
Umdatul Ahkam (315429)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْعِتْقِ - بابُ بيعِ المُدَبَّرِ
KITAB MEMBEBASKAN BUDAK - BAB JUAL BELI MUDABBAR
وَفِي لَفْظٍ: ((بَلَغَ النَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم -: أَنَّ رَجُلاً مِنْ أَصْحَابِهِ أَعْتَقَ غُلاماً لَهُ عنْ دُبُرٍ - لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُ فَبَاعَهُ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - بِثَمَانِمِائَةِ دِرْهَمٍ , ثُمَّ أَرْسَلَ ثَمَنَهُ إلَيْهِ))
430. Dalam lafal yang lain disebutkan, "Ada kabar yang sampai di telinga Nabi bahwa di antara sahabatnya ada yang membebaskan budaknya namun setelah dia meninggal dunia. Padahal orang tersebut tidak memiliki harta selain budak tersebut Oleh karena itu, Nabi membeli budak tersebut dengan harga delapan ratus dirham. Beliau lantas mengirimkan uangnya kepada orang tersebut.
Umdatul Ahkam (315430)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan