Musnad Syafi'i

وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ مَنْصُورِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ، عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ، رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمْ قَالَتْ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَقُمْ عَلَى إِحْرَامِهِ، وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحْلِلْ» . وَلَمْ يَكُنْ مَعِي هَدْيٌ فَحَلَلْتُ، وَكَانَ مَعَ الزُّبَيْرِ هَدْيٌ فَلَمْ [ص:111] يَحْلِلْ
500. Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Manshur bin Abdurrahman, dari Shafiyah binti Syaibah, dari Asma binti Abu Bakar, ia mengatakan: Kami berangkat bersama Rasulullah , lalu beliau bersabda, “Barangsiapa yang membawa hewan kurban, hendaklah ia tetap dalam ihramnya; dan barangsiapa yang tidak membawa hewan kurban, hendaklah ia bertahallul.” Sedangkan di saat itu aku tidak membawa hewan kurban, maka aku bertahallul; sementara Az-Zubair membawa hewan kurban, maka ia tidak bcrtahallul. 507
Musnad Syafi'i 500 (230479)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ عَمْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهَا قَالَتْ: خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِخَمْسٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ لَا نَرَى إِلَّا الْحَجَّ، فَلَمَّا كُنَّا بِسَرِفَ أَوْ قَرِيبًا مِنْهَا أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ أَنْ يَجْعَلَهَا عُمْرَةً، فَلَمَّا كُنَّا بِمِنًى أُتِيتُ بِلَحْمِ بَقَرٍ فَقُلْتُ: مَا هَذَا؟ قَالُوا: ذَبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ قَالَ يَحْيَى: فَحَدَّثْتُ بِهِ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ فَقَالَ: جَاءَتْكَ وَاللَّهِ بِالْحَدِيثِ عَلَى وَجْهِهِ
501. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Said, dari Amrah, dari Aisyah , ia mengatakan: Kami pernah keluar bersama Nabi pada tanggal 25 bulan Dzulqa'dah, ternyata yang kami lihat hanyalah jamaah haji. Ketika kami tiba di Sarif atau dekat dengannya, Nabi memerintahkan kepada orang- orang yang tidak membawa hewan kurban agar menjadikan ibadahnya sebagai umrah. Ketika beliau sampai di Mina, aku mendapat kiriman daging sapi, maka aku berkata, “Daging apakah ini?” Si pengirim berkata, “Rasulullah telah menyembelih hewan kurban sebagai ganti dari istri-istri beliau”. Yahya mengatakan: Maka aku menceritakan hadits ini kepada Al Qasim bin Muhammad, ia menjawab, “Demi Allah, Aisyah datang kepadamu dengan hadhs itu sesuai dengan kenyataannya.” 508

Musnad Syafi'i 501 (230480)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ عَمْرَةَ، وَالْقَاسِمِ، بِمِثْلِ حَدِيثِ سُفْيَانَ لَا يُخَالِفُ مَعْنَاهُ
502. Malik mengabarkan kepada kami dari Yahya, dari Amrah bin Al Qasim dengan redaksi hadits yang semisal dengan hadhs Sufyan tanpa perbedaan maknanya. 509
Musnad Syafi'i 502 (232037)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةٍ لَا نَرَى إِلَّا الْحَجَّ، حَتَّى إِذَا كُنَّا بِسَرِفَ أَوْ قَرِيبًا مِنْهَا حِضْتُ، فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ: «مَالَكِ؟ أَنَفِسْتِ؟» قُلْتُ: نَعَمْ، فَقَالَ: «إِنَّ هَذَا أَمْرٌ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَى بَنَاتِ آدَمَ، فَاقْضِي مَا يَقْضِي الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ» . قَالَتْ: وَضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ الْبَقَرَ
503. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abdurrahman bin Qasim, dari ayahnya, dari Aisyah , ia mengatakan: Kami pernah berangkat bersama Rasulullah dengan tujuan hanya untuk melakukan haji. Ketika kami sampai di Sarif atau dekat dengannya, aku mengalami haid. Ketika Rasulullah masuk menemuiku, aku sedang menangis. Maka beliau bersabda, “Apakah gerangan yang menimpamu, apakah engkau mengalami haid?” Aku menjawab, “Ya.” Nabi bersabda, “Sesunggguhnya haid itu merupakan suatu hal yang telah ditetapkan oleh Allah atas anak-anak perempuan Adam, maka lakukanlah apa yang dilakukan oleh orang-orang yang berhaji hanya saja engkau tidak boleh thawaf di Baitullah.” Aisyah melanjutkan kisahnya: Dan, Rasulullah berkurban seekor sapi atas nama para istrinya. 510
Musnad Syafi'i 503 (230481)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ، وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ مَيْسَرَةَ، وَهِشَامُ بْنُ حُجَيْرٍ، سَمِعُوا طَاوُسًا، يَقُولُ: خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْمَدِينَةِ لَا يُسَمِّي حَجًّا وَلَا عُمْرَةً يَنْتَظِرُ الْقَضَاءَ وَهُوَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ، فَأَمَرَ أَصْحَابَهُ مَنْ كَانَ مِنْهُمْ أَهَلَّ وَلَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ أَنْ يَجْعَلَهَا عُمْرَةً، وَقَالَ: «لَوِ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَمَا سُقْتَ الْهَدْيَ، وَلَكِنْ لَبَّدْتُ رَأْسِي وَسُقْتُ هَدْيِي فَلَيْسَ لِي مَحِلٌّ دُونَ مَحِلِّ هَدْيِي» . فَقَامَ إِلَيْهِ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكٍ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، اقْضِ لَنَا قَضَاءَ قَوْمٍ كَأَنَّمَا وُلِدُوا الْيَوْمَ، أَعُمْرَتُنَا [ص:112] هَذِهِ لِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ؟ قَالَ: «بَلْ لِلْأَبَدِ، دَخَلَتِ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ» . قَالَ: وَدَخَلَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِنَ الْيَمَنِ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «بِمَ أَهْلَلْتَ؟» فَقَالَ أَحَدُهُمَا عَنْ طَاوُسٍ: لَبَّيْكَ إِهْلَالًا كَإِهْلَالِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَقَالَ الْآخَرُ: لَبَّيْكَ حَجَّةً كَحَجَّةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
504. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus dan Ibrahim bin Maisarah serta Hisyam bin Hujair, mereka pernah mendengar Thawus mengatakan: Nabi berangkat (ke Makkah) tanpa menyebutkan niat haji, tidak juga umrah, karena menunggu keputusan (dari Allah ). Thawus melanjutkan kisahnya: Ketika Nabi sedang melakukan sa'i di antara Shafa dan Marwa, turunlah keputusan (wahyu) kepada beliau. Maka beliau memerintahkan para sahabatnya bahwa barangsiapa di antara mereka telah berihram untuk haji, sedangkan ia tidak membawa hewan kurban, hendaklah ia menjadikannya sebagai umrah. Kemudian beliau bersabda, “Seandainya aku mengetahui perkaraku ini sejak dulu, niscaya aku tidak akan membawa hewan kurban. Akan tetapi, ternyata aku tetap membiarkan rambut kepalaku dan menggiring hewan kurbanku. Tidak ada jalan, lain bagiku kecuali aku harus menyembelih hewan kurban.” Lalu berdirilah Suraqah bin Malik untuk bertanya, “Wahai Rasulullah, berilah kami keputusan sebagaimana keputusan untuk suatu kaum yang seakan-akan mereka baru dilahirkan hari ini! Apakah umrah kita ini hanya untuk tahun sekarang atau untuk selama-lamanya?” Nabi menjawab, "Tidak, bahkan untuk selama-lamanya. Ibadah umrah masuk ke dalam ibadah haji sampai hari Kiamat. " Thawus melanjutkan kisahnya lagi: (Sesudah itu) datanglah Ali bin Abu Thalib dari negeri Yaman, maka Nabi bertanya kepadanya yang maksudnya, "Ihram apakah yang kamu lakukan?" Salah satu dari keduanya (Ibnu Thawus dan Ibrahim bin Maisarah) mengatakan dari Thawus, “Aku katakan, 'Labbaika dengan ihlal seperti ihlal yang dilakukan oleh Nabi '. Sedangkan yang lainnya mengatakan, 'Labbaika dengan ibadah haji seperti yang dilakukan oleh Nabi '.” 511
Musnad Syafi'i 504 (230482)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ سَهْلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَوَّجَ امْرَأَةً بِسُورَةٍ مِنَ الْقُرْآنِ
505. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Hazim dari Sahl : Bahwa Rasulullah pernah menikahi wanita dengan surah Al Qur'an. 512
Musnad Syafi'i 505 (230483)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، أَنَّ رَجُلًا، سَأَلَ ابْنَ عَبَّاسٍ فَقَالَ: " أُؤَاجِرُ نَفْسِي مِنْ هَؤُلَاءِ الْقَوْمِ، فَأَنْسُكُ مَعَهُمُ الْمَنَاسِكَ، هَلْ يُجْزِي عَنِّي؟ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: نَعَمْ، {أُولَئِكَ لَهُمْ نَصِيبٌ مِمَّا كَسَبُوا وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ} [الْبَقَرَة: 202] "
506. Muslim dan Sa'id mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha': Bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Ibnu Abbas, untuk itu ia berkata, “Aku menjual jasaku kepada kaum tersebut, lalu aku melakukan ibadah haji bersama mereka, apakah hajiku sudah dianggap cukup?” Ibnu Abbas menjawab, “Ya, mereka memperoleh pahala dari apa yang mereka upayakan, dan Allah Maha Cepat perhitungan-Nya.” 513
Musnad Syafi'i 506 (230484)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا الْقَدَّاحُ، عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ، عَنْ زَيْدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ: " إِنِّي لَعِنْدَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ وَسُئِلَ عَنْ هَذِهِ، فَقَالَ: هَذِهِ حَجَّةُ الْإِسْلَامِ، فَلْيَلْتَمِسْ أَنْ يَقْضِيَ نَذْرَهُ. يَعْنِي: لِمَنْ كَانَ عَلَيْهِ الْحَجُّ وَنَذَرَ حَجًّا "
507. Al Qaddah mengabarkan kepada kami dari Ats-Tsauri, dari Zaid bin Jubair, ia mengatakan: Sesungguhnya aku pernah berada di sisi Abdullah bin Umar, lalu ia ditanya mengenai masalah ini, maka ia menjawab, “Ini adalah haji Islam, maka hendaklah ia berupaya lagi untuk menunaikan nadzarnya.” Yakni, bagi orang yang diwajibkan ibadah haji dan ia bemadzar akan melakukan ibadah haji. 514
Musnad Syafi'i 507 (230485)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
قَالَ: قَالَ سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ: وَاحْتَجَّ بِأَنَّ سُفْيَانَ الثَّوْرِيَّ أَخْبَرَهُ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ الْحَنَفِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْحَجُّ جِهَادٌ، وَالْعُمْرَةُ تَطَوَّعٌ»
508. Asy-Syafi'i mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Bahwa Sa'id bin Salim mengatakan —dan beralasan— bahwa Sufyan Ats-Tsauri mengabarkannya dari Muawiyah bin Ishaq, dari Abu Shalih Al Hanafi bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Haji adalah jihad, dan umrah adalah sunah.515
Musnad Syafi'i 508 (230486)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ، يَقُولُ: أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُ أَنْ يُرْدِفَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَيُعْمِرَهَا مِنَ التَّنْعِيمِ
509. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami, ia pernah mendengar Amr bin Dinar mengatakan: Aku mendengar Amr bin Aus berkata, “Abdurrahman bin Abu Bakar pernah mengabarkan kepadaku bahwa Nabi pernah memerintahkan kepadanya untuk memboncengkan Aisyah dan mengumrahkannya dari Tan'im.” 516
Musnad Syafi'i 509 (230487)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ، عَنْ مُزَاحِمٍ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ خَالِدٍ، عَنْ مُحَرِّشٍ الْكَعْبِيِّ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ مِنَ الْجِعْرَانَةِ لَيْلًا فَاعْتَمَرَ وَأَصْبَحَ بِهَا كَبَائِتٍ
510. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ismail bin Umayah, dari Muzahim dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Khalid, dari Mahrasy Al Ka'bi: Rasulullah pernah berangkat dari Ji'ranah di suatu malam, lalu beliau melakukan umrah, dan pada pagi harinya beliau telah kembali berada di Ji'ranah seperti orang yang menginap di sana. 517

Musnad Syafi'i 510 (230488)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، هَذَا الْحَدِيثَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ. قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: هُوَ مُحَرِّشٌ، قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: وَأَصَابَ ابْنُ جُرَيْجٍ لِأَنَّ وَلَدَهُ عِنْدَنَا بَنُو مُحَرِّشٍ
511. Muslim bin Khalid mengabarkan hadits ini kepada kami dari Ibnu Juraij dengan isnad yang sama. Ibnu Juraij berkata, ”Ia berasal dari Bani Mahrasy."
Asy-Syafi'i berkata, “Yang dimaksud memang Ibnu Juraij, karena kelahirannya menurut kami berasal dari Bani Muhairisy.” 518
Musnad Syafi'i 511 (232038)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَائِشَةَ: «طَوَافُكِ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا، وَالْمَرْوَةِ يَكْفِيكِ لِحَجِّكِ وَعُمْرَتِكِ»
512. Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha' bahwa Nabi pernah bersabda kepada Aisyah, “Thawafmu di Baitullah dan (sa'imu) di antara Shafa dan Marwa sudah cukup bagi haji dan umrahmu.519

Musnad Syafi'i 512 (230489)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ. وَرُبَّمَا قَالَ سُفْيَانُ: عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا. وَرُبَّمَا قَالَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
513. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Najih, dari Atha, dari Aisyah, dari Nabi dengan redaksi hadits yang semisal. Adakalanya Sufyan mengatakan dari Atha', dari Aisyah, dan bisa jadi ia berkata bahwa Nabi bersabda kepada Aisyah .520
Musnad Syafi'i 513 (232039)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ أَبِي حُسَيْنٍ، عَنْ بَعْضِ وَلَدِ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كُنَّا مَعَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ بِمَكَّةَ فَكَانَ إِذَا حَمَّمَ رَأْسُهُ خَرَجَ فَاعْتَمَرَ
514. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Husain, dari sebagian anak Anas bin Malik, ia berkata, “Kami pernah bersama Anas bin Malik di Makkah, dan dia apabila bertekad (melakukan haji), kulihat dia keluar lalu umrah.” 521
Musnad Syafi'i 514 (230490)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، أَنَّ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: «فِي كُلِّ شَهْرٍ عُمْرَةٌ»
515. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Najih, dari Mujahid bahwa Ali bin Abu Thalib berkata, “Pada tiap bulan terdapat umrah.” 522
Musnad Syafi'i 515 (230491)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا اعْتَمَرَتْ فِي سَنَةٍ مَرَّتَيْنِ، مَرَّةً مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَمَرَّةً مِنَ الْجُحْفَةِ
516. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa'id bin Al Musayyab: Bahwa Aisyah melakukan umrah dalam setahun sebanyak 2 kali, sekali dari Dzul Hulaifah dan sekali lagi dari Juhfah.
Musnad Syafi'i 516 (230492)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ صَدَقَةَ بْنِ يَسَارٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، أَنَّ عَائِشَةَ، زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَتْ فِي سَنَةٍ مَرَّتَيْنِ. قَالَ صَدَقَةُ: فَقُلْتُ: هَلْ عَابَ ذَلِكَ عَلَيْهَا أَحَدٌ؟ قَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ، أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ فَاسْتَحْيَيْتُ
517. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Shidqah bin Yasar, dari Al Qasim bin Muhammad: Bahwa Aisyah, istri Nabi , melakukan umrah sebanyak 2 kali dalam setahun. Al Qasim bin Muhammad berkata, “Engkau benar.” Maka aku (Shadaqah bin Yasar) berkata, “Apakah ada seseorang yang mencelanya atas hal tersebut?” Al Qasim menjawab, "Subhanallah, dia adalah Ummul Mukminin.” Maka, aku merasa malu. 523
Musnad Syafi'i 517 (230493)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا أَنَسٌ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ قَالَ: «اعْتَمَرَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ أَعْوَامًا فِي عَهْدِ ابْنِ الزُّبَيْرِ عُمْرَتَيْنِ فِي كُلِّ عَامٍ»
518. Anas mengabarkan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Nafi', ia berkata, “Abdullah bin Umar melakukan umrah selama beberapa tahun di masa Ibnu Zubair, setiap tahunnya sebanyak 2 kali umrah.”
Musnad Syafi'i 518 (230494)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يُهِلُّ أَهْلُ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ» . قَالَ ابْنُ عُمَرَ: وَيَزْعُمُونَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»
519. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Penduduk Madinah berihram dari Dzul Hulaifah, penduduk Syam berihram dari Juhfah; dan penduduk Najd berihram dari Qarn.
Ibnu Umar mengatakan bahwa mereka yakin Rasulullah bersabda, “Dan penduduk Yaman berihram dari Yalamlam. ” 524
Musnad Syafi'i 519 (230495)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ قَالَ: أُمِرَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ أَنْ يُهِلُّوا مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ، وَأَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ. قَالَ ابْنُ عُمَرَ: أَمَّا هَؤُلَاءِ الثَّلَاثُ فَسَمِعْتُهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأُخْبِرْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»
520. Malik mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar, ia berkata, “Penduduk Madinah diperintahkan untuk berihram dari Dzul Hulaifah, penduduk negeri Syam berihram dari Juhfah, dan penduduk Najd berihram dari Qarn.
Selanjutnya Ibnu Umar mengatakan bahwa ketiga miqat tersebut didengarnya langsung dari Rasulullah . Selain itu, ia mendapat berita bahwa Rasulullah pernah bersabda pula, “Dan penduduk Yaman berihram dari Yalamlam.525
Musnad Syafi'i 520 (230496)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَامَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ بِالْمَدِينَةِ فِي الْمَسْجِدِ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مِنْ أَيْنَ تَأْمُرُنَا أَنَّ نُهِلَّ؟ قَالَ: «يُهِلُّ أَهْلُ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الشَّامِ مِنَ الْجُحْفَةِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ» . قَالَ لِي نَافِعٌ: وَيَزْعُمُونَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»
521. Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Nafi', dari Ibnu Umar , ia mengatakan: Seorang lelaki dari kalangan penduduk Madinah berdiri di masjid Madinah, lalu ia berkata, “Wahai Rasulullah! Mulai dari manakah kami berihram menurut perintahmu?” Nabi menjawab, "Penduduk Madinah berihram dari Dzul Hulaifah, penduduk negeri Syam berihram dari Juhfah, dan penduduk Najd berihram dari Qarn." Nafi mengatakan kepadaku bahwa mereka merasa yakin Rasulullah juga bersabda, "Penduduk Yaman berihram dari Yalamlam.526
Musnad Syafi'i 521 (230497)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يُسْأَلُ عَنِ الْمُهِلِّ، فَقَالَ: سَمِعْتُهُ، ثُمَّ انْتَهَى أُرَاهُ يُرِيدُ النَّبِيَّ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: «يُهِلُّ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ، وَالطَّرِيقُ الْأُخْرَى مِنَ الْجُحْفَةِ وَأَهْلُ الْمَغْرِبِ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الْعِرَاقِ مِنْ ذَاتِ عِرْقٍ، وَيُهِلُّ أَهْلُ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ، وَيُهِلُّ أَهْلُ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ»
522. Muslim dan Sa'id mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Abu Zubair mengabarkan kepadaku bahwa ia pernah mendengar Jabir bin Abdullah bertanya tentang tempat ihram, lalu ia berkata, “Aku mendengarnya (Nabi ).” Kemudian ia diam. Aku yakin bahwa dia bermaksud mengatakan bahwa Nabi bersabda, "Penduduk Madinah berihram dari Dzul Hulaifah dan jalan yang lain —yaitu dari Juhfah— adalah untuk Penduduk Maghrib. Penduduk Irak berihram dari Dzatu 'Irq, penduduk Najd berihram dari Qarn, dan penduduk Yaman berihram dari Yalamlam.527
Musnad Syafi'i 522 (230498)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ، وَلِأَهْلِ الْمَغْرِبِ الْجُحْفَةَ، وَلِأَهْلِ [ص:115] الْمَشْرِقِ ذَاتَ عِرْقٍ، وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا، وَمَنْ سَلَكَ نَجْدًا مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ وَغَيْرِهِمْ قَرْنَ الْمَنَازِلِ، وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ "
523. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Ibnu Juraij mengabarkan kepadaku, ia mengatakan: Atha' mengabarkan kepadaku: Bahwa Rasulullah menetapkan miqat bagi penduduk Madinah dari Dzul Hulaifah, bagi penduduk Maghrib dari Juhfah, bagi penduduk Masyriq dari Dzatu 'Irq, dan bagi penduduk Najd dari Qarn. Bagi yang menempuh jalan Najd dari kalangan penduduk Yaman dan lain-lainnya adalah Qarnul Manazil. sedangkan bagi penduduk Yaman sendiri adalah Yalamlam. 528

Musnad Syafi'i 523 (230499)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: فَرَاجَعْتُ عَطَاءً فَقُلْتُ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَعَمُوا لَمْ يُوَقِّتْ ذَاتَ عِرْقٍ، وَلَمْ يَكُنْ أَهْلُ الْمَشْرِقِ حِينَئِذٍ، قَالَ: كَذَلِكَ سَمِعْنَا، أَنَّهُ وَقَّتَ ذَاتَ عِرْقٍ أَوِ الْعَقِيقِ لِأَهْلِ الْمَشْرِقِ. قَالَ: وَلَمْ يَكُنْ عِرَاقٌ يَوْمَئِذٍ وَلَكِنْ لِأَهْلِ الْمَشْرِقِ، وَلَمْ يَعْزُهُ إِلَى أَحَدٍ دُونَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَلَكِنَّهُ يَأْبَى إِلَّا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَهُ
524. Muslim dan Said mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Maka aku kembali kepada Atha' dan berkata, “Sesunggguhnya Nabi —menurut dugaan mereka— tidak menetapkan miqat Dzatu 'Irq, dan ketika itu penduduk Masyriq masih belum ada (yang masuk Islam).” Atha berkata, “Demikian pula kami pernah mendengar bahwa Nabi menetapkan miqat Dzatu 'Irq atau 'Aqiq untuk penduduk Masyriq.” Atha melanjutkan perkataannya, “Sedangkan pada saat itu belum ada Irak, tetapi untuk penduduk Masyriq.” Atha tidak menisbatkan miqat ini kepada seorang pun selain Nabi . Dia tetap bersikeras bahwa Nabi -lah yang menetapkannya sebagai miqat. 529
Musnad Syafi'i 524 (232040)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: «لَمْ يُوَقِّتْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ عِرْقٍ، وَلَمْ يَكُنْ حِينَئِذٍ أَهْلُ مُشْرِقٍ، فَوَقَّتَ النَّاسُ ذَاتَ عِرْقٍ» قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: وَلَا أَحْسِبُهُ إِلَّا كَمَا قَالَ طَاوُسٌ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ
525. Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Rasulullah belum pernah menentukan Dzatu 'Irq sebagai miqat, dan saat itu belum ada penduduk Masyriq (yang masuk Islam), kemudian orang- orang menjadikan Dzatu 'Irq sebagai miqat-(nya).
Asy-Syafi'i berkata, “Aku tidak menduganya melainkan seperti apa yang dikatakan oleh Thawus.” 530
Musnad Syafi'i 525 (230500)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ، أَنَّهُ قَالَ: «لَمْ يُوَقِّتْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَشْرِقِ شَيْئًا، فَاتَّخَذَ النَّاسُ بِحِيَالِ قَرْنٍ ذَاتَ عِرْقٍ»
526, Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Amr bin Dinar, dari Abu Asy-Sya'tsa, ia berkata, “Rasulullah belum pernah menentukan suatu miqat pun bagi penduduk Masyriq. Maka, orang-orang menjadikan tempat yang sejajar dengan Qarn sebagai miqat, yaitu Dzatu 'Irq.” 531
Musnad Syafi'i 526 (230501)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ، وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ، وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا، وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ أَلَمْلَمَ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «هَذِهِ الْمَوَاقِيتُ لِأَهْلِهَا وَلِكُلِّ آتٍ أَتَى عَلَيْهَا مِنْ غَيْرِ أَهْلِهَا مِمَّنْ أَرَادَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ، وَمَنْ كَانَ أَهْلُهُ مِنْ دُونِ ذَلِكَ الْمِيقَاتِ فَلْيُهِلَّ مِنْ حَيْثُ يُنْشِئُ حَتَّى يَأْتِيَ ذَلِكَ عَلَى أَهْلِ مَكَّةَ»
527. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Rasulullah telah menentukan miqat bagi penduduk Madinah dari Dzul Hulaifah, bagi penduduk Syam dari Juhfah, bagi penduduk Najd dari Qarn, dan bagi penduduk Yaman dari Yalamlam. Kemudian Rasulullah bersabda, “Miqat-miqat ini untuk penduduknya masing-masing, juga bagi setiap orang yang datang melaluinya, tetapi bukan dari kalangan penduduknya yang bemaksud melakukan haji atau umrah. Barangsiapa dari kalangan penduduknya tetapi bertempat lebih dekat dari miqat-miqat tersebut, hendaklah ia berihram dari tempat ia berada; ketentuan ini berlaku hingga bagi penduduk Makkah sendiri.532

Musnad Syafi'i 527 (230502)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنْ مَعْمَرٍ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَوَاقِيتِ مِثْلَ مَعْنَى حَدِيثِ سُفْيَانَ فِي الْمَوَاقِيتِ
528. Orang yang terpercaya mengabarkan kepada kami dari Ma'mar, dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas , dari Nabi mengenai masalah penentuan miqat-miqat dan hal yang semisal dengan makna hadits Sufyan dalam masalah yang sama, yaitu masalah penentuan miqat. 533
Musnad Syafi'i 528 (232041)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مَعْنٍ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّهُ قَالَ: «وَقَّتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ، وَلِأَهْلِ الشَّامِ الْجُحْفَةَ، وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ، وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنًا، وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ يَبْدَأُ»
529. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Al Qasim bin Ma'n, dan Laits, dari Thawus, dari Ibnu Abbas, ia mengatakan: Rasulullah menentukan miqat bagi penduduk Madinah dari Dzul Hulaifeh, bagi penduduk Syam dari Juhfah, bagi penduduk Yaman dan Yalamlam, dan bagi penduduk Najd dari Qam. Dan, bagi orang yang berasal dari tempa! di bawah itu, ihramnya dari tempat ia bermula. 534
Musnad Syafi'i 529 (230503)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا وَقَّتَ الْمَوَاقِيتَ قَالَ: «لِيَسْتَمْتِعِ الْمَرْءُ بِأَهْلِهِ وَثِيَابِهِ حَتَّى يَأْتِيَ كَذَا وَكَذَا» . لِلْمَوَاقِيتِ
530. Muslim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha' bahwa Rasulullah bersabda ketika menetapkan miqat-miqat, “Seseorang boleh bersenang-senang dengan istri dan pakaiannya sampai ia datang ke anu dan anu karena telah sampai pada miqat-miqat (nya).535
Musnad Syafi'i 530 (230504)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ، أَنَّهُ رَأَى ابْنَ عَبَّاسٍ يَرُدُّ مَنْ جَاوَزَ الْمَوَاقِيتَ غَيْرَ مُحْرِمٍ
531. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr, dari Abu Asy-Sya'tsa': Bahwa ia pernah melihat Ibnu Abbas mengembalikan orang yang melewati miqat-miqat tanpa berihram.536
Musnad Syafi'i 531 (230505)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ أَبِي لَبِيدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ أَوْ غَيْرِهِ، قَالَ: " حَجَّ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلَامُ فَلَقِيَتْهُ الْمَلَائِكَةُ فَقَالُوا: بِرَّ نُسُكُكَ آدَمُ، لَقَدْ حَجَجْنَا قَبْلَكَ بِأَلْفَيْ عَامٍ "
532. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Labid, dari Muhammad bin Ka'b Al Qurazhi atau selainnya, ia mengatakan: Nabi Adam عَلَيْهِ السَلاَمُ melakukan ibadah haji, lalu ditemui oleh para malaikat. Mereka berkata, “Semoga hajimu diterima, hai Adam, sesungguhnya kami telah berhaji sebelum kamu 2000 tahun yang lalu.” 537
Musnad Syafi'i 532 (230506)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا الدَّرَاوَرْدِيُّ، وَحَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: جِئْنَا جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ يُحَدِّثُ عَنْ حَجَّةِ النَّبِيِّ، صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: فَلَمَّا كُنَّا بِذِي الْحُلَيْفَةِ وَلَدَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ، فَأَمَرَهَا بِالْغُسْلِ وَالْإِحْرَامِ
533. Ad-Darawardi dan Hatim bin Ismail mengabarkan kepada kami dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya, ia mengatakan: Jabir datang kepada kami dan ia bercerita mengenai ibadah haji yang dilakukan oleh Nabi . Ia berkata, “Ketika kami berada di Dzul Hulaifah, Asma binti Umais melahirkan (anaknya), maka Nabi memerintahkannya untuk mandi dan berihram.” 538
Musnad Syafi'i 533 (230507)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ، وَالْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ، اخْتَلَفَا بِالْأَبْوَاءِ، فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: " يَغْسِلُ الْمُحْرِمُ رَأْسَهُ، وَقَالَ الْمِسْوَرُ: لَا يَغْسِلُ الْمُحْرِمُ رَأْسَهُ، فَأَرْسَلَنِي ابْنُ عَبَّاسٍ إِلَى أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ فَوَجَدْتُهُ يَغْتَسِلُ بَيْنَ الْقَرْنَيْنِ وَهُوَ يَسْتَتِرُ بِثَوْبٍ، قَالَ: فَسَلَّمْتُ فَقَالَ: مَنْ هَذَا؟ فَقُلْتُ: أَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَرْسَلَنِي إِلَيْكَ ابْنُ عَبَّاسٍ أَسْأَلُكُ: كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْسِلُ رَأْسَهُ وَهُوَ مُحْرِمٌ؟ قَالَ: فَوَضَعَ أَبُو أَيُّوبَ يَدَيْهِ عَلَى الثَّوْبِ فَطَأْطَأَهُ [ص:117] حَتَّى بَدَا إِلَيَّ رَأْسُهُ، ثُمَّ قَالَ لِإِنْسَانٍ يَصُبُّ عَلَيْهِ: اصْبُبْ، فَصَبَّ عَلَى رَأْسِهِ، ثُمَّ حَرَّكَ رَأْسَهُ بِيَدَيْهِ فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَأَدْبَرَ ثُمَّ قَالَ: هَكَذَا رَأَيْتُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ "
534. Malik mengabarkan kepada kami, dari Zaid bin Aslam dari Ibrahim bin Abdullah bin Hunain dari bapaknya, bahwa Ibnu Abbas dan Al Masur bin Makhrafah, keduanya berbeda di Al Abwa', lalu Ibnu Abbas berkata, “Seorang yang ihram boleh menyiram rambutnya.” Dan Al Masur berkata, “Orang yang ihram tidak boleh menyiram rambutnya.” Kemudian Ibnu Abbas mengutusku kepada Abu Ayub Al Anshari, lalu aku mendapatkannya menyiram antara dua tanduknya, dan ia menutup diri dengan kain, ia berkata, "Lalu aku mengucapkan salam" kemudian ia berkata, "Siapa ini?" Kemudian aku mengatakan bahwa aku adalah Abdullah, aku ditus oleh Ibnu Abbas untuk datang kepadamu menanyakan bagaimana Rasulullah menyiram kepalanya pada saat ihram, ia berkata, "Kemudian Abu Ayub meletakkan kedua tangannya di atas kainnya, ia memangguk-manggukkan kepalanya hingga terlihat oleh kami, kemudian ia mengatakan kepada orang yang menyiraminya; Siramlah, lalu ia pun menyiram kepalanya, kemudian menggerak-gerakkan kepalanya dengan kedua tangannya ke depan dan kebelakangnya, kemudian ia bekata, "Demikian yang aku lihat dari beliau ."539
Musnad Syafi'i 534 (230508)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، أَنَّ صَفْوَانَ بْنَ يَعْلَى، أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِيهِ، يَعْلَى بْنِ أُمَيَّةَ أَنَّهُ قَالَ: بَيْنَمَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَغْتَسِلُ إِلَى بَعِيرٍ وَأَنَا أَسْتَرُ عَلَيْهِ بِثَوْبٍ إِذْ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ: يَا يَعْلَى، أَصْبُبْ عَلَى رَأْسِي، فَقُلْتُ: أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ أَعْلَمُ، فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: مَا يَزِيدُ الْمَاءُ الشَّعْرَ إِلَّا شَعِثًا، فَسَمَّى اللَّهَ تَعَالَى ثُمَّ أَفَاضَ عَلَى رَأْسِهِ "
535. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Atha' mengabarkan kepadaku, bahwa Shafwan bin Ya'la mengabarkannya dari ayahnya —Ya'la bin Umayah— bahwa ia mengatakan: Ketika Khalifah Umar bin Khaththab mandi dengan bersandar pada unta (kendaraannya), sedangkan aku menutupinya dengan pakaian, ternyata Umar bin Khaththab berkata kepadanya, “Hai Ya'la, siramkanlah air ke kepalaku!” Maka aku menjawab, “Amirul Mukminin lebih mengetahui.” Maka Umar berkata, “Demi Allah, air hanya menambah rambut menjadi awut-awutan.” Lalu ia membaca basmalah dan menuangkan air ke atas kepalanya. 540
Musnad Syafi'i 535 (230509)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: " رُبَّمَا قَالَ لِي عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: تَعَالَ أُبَاقِيَكَ فِي الْمَاءِ أَيُّنَا أَطْوَلُ نَفْسًا، وَنَحْنُ مُحْرِمُونَ "
536. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Abdul Karim Al Jazari, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Adakalanya Umar bin Khaththab berkata kepadaku, 'Kemarilah, kuajak kamu berlomba denganku menyelam dalam air, siapa di antara kita yang paling panjang napasnya!' Saat itu kami sedang dalam ihram.” 541
Musnad Syafi'i 536 (230510)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ أَبَا الشَّعْثَاءِ، يَقُولُ: سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ، وَهُوَ يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ: «إِذَا لَمْ يَجِدِ الْمُحْرِمُ نَعْلَيْنِ لَبِسَ الْخُفَّيْنِ، وَإِذَا لَمْ يَجِدْ إِزَارًا لَبِسَ السَّرَاوِيلَ»
537. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Amr bin Dinar mengatakan: Aku pernah mendengar Abu Asy-Sya'tsa mengatakan bahwa ia pernah mendengar Ibnu Abbas berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah berkhutbah seraya bersabda, 'Apabila orang yang berihram tidak menemukan sepasang terompah, ia boleh memakai sepasang khuf; dan apabila ia tidak menemukan kain sarung, ia boleh memakai celana'.” 542
Musnad Syafi'i 537 (230511)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَجُلًا، أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ: مَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ مِنَ الثِّيَابِ؟ فَقَالَ لَهُ: «لَا يَلْبَسُ الْقَمِيصَ، وَلَا الْعِمَامَةَ، وَلَا الْبُرْنُسَ، وَلَا السَّرَاوِيلَ، وَلَا الْخُفَّيْنِ، إِلَّا لِمَنْ لَا يَجِدُ النَّعْلَيْنِ، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ، وَلْيَقْطَعْهُمَا حَتَّى يَكُونَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ»
538. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Salim, dan ayahnya: Bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi lalu bertanya mengenai masalah pakaian yang dikenakan oleh orang yang berihram, maka Nabi menjawab, “Sesungguhnya ia tidak boleh memakai gamis, serban, topi (penutup kepala), celana; tidak boleh pula memakai dua khuf kecuali bagi orang yang tidak menemukan sandal Jika ia tidak menemukan sandal, hendaklah ia memakai khuf, tetapi hendaklah ia memotongnya hingga batas kedua khufhya lebih rendah daripada kedua mata kakinya.543
Musnad Syafi'i 538 (230512)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَجُلًا، سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ مِنَ الثِّيَابِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ [ص:118] الْقَمِيصَ، وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ، وَلَا الْعَمَائِمَ، وَلَا الْبَرَانِسَ، وَلَا الْخِفَافَ، إِلَّا أَحَدٌ لَا يَجِدُ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسِ الْخُفَّيْنِ، وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ»
539. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar : Bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada Nabi tentang kain yang dipakai oleh orang yang berihram, lalu Rasulullah menjawab, "Orang yang berihram tidak boleh memakai baju gamis. tidak boleh memakai celana tidak boleh memakai serban tidak boleh memakai penutup kepala dan tidak boleh memakai khuf; kecuali bagi seseorang yang tidak menemukan sepasang sandal maka ia boleh memakai khuf tetapi hendaknya ia memotong keduanya hingga lebih rendah dari kedua mata kakinya544
Musnad Syafi'i 539 (230513)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَلْبَسَ الْمُحْرِمُ ثَوْبًا مَصْبُوغًا بِزَعْفَرَانٍ أَوْ وَرْسٍ، وَقَالَ: «فَمَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ، وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ»
540. Malik mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Dinar, dari Abdullah bin Umar : Rasulullah melarang orang yang berihram memakai pakaian yang dicelup dengan minyak za'faran atau wars. Beliau bersabda, “Dan barangsiapa yang tidak menemukan sepasang sandal, hendaklah ia memakai sepasang khuf, tetapi hendaklah ia memotongnya sebatas lebih rendah dari kedua mata kaki.” 545
Musnad Syafi'i 540 (230514)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ قَالَ: " أَبْصَرَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ ثَوْبَيْنِ مُضَرَّجَيْنِ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَقَالَ: " مَا هَذِهِ الثِّيَابُ؟ فَقَالَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: مَا أَخَالُ أَحَدًا يُعَلِّمُنَا السُّنَّةَ، فَسَكَتَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ "
541. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr, dari Abu Ja'far, ia mengatakan: Umar bin Al Khaththab melihat Abdullah bin Ja'far memakai satu stelan pakaian yang dicelup, sedangkan ia dalam keadaan ihram. Umar berkata, “Apakah pakaian ini?” Ali bin Abu Thalib menjawab, “Aku tidak menduga ada seseorang yang berani mengajarkan sunnah kepada kami (ahlul bait).” Maka, Umar diam. 546
Musnad Syafi'i 541 (230515)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ: «لَا تَلْبَسُ الْمَرْأَةُ ثِيَابَ الطِّيبِ، وَتَلْبَسُ الثِّيَابَ الْمُعَصْفَرَةَ، وَلَا أَرَى الْمُعَصْفَرَ طِيبًا»
542. Said bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir : Bahwa Abu Zubair pernah mendengar Jabir berkata, “Wanita tidak boleh memakai pakaian yang dicelup bahan wewangian, dan boleh memakai pakaian yang dicelup ushfur; aku tidak menganggap ushfur sebagai bahan wewangian.” 547
Musnad Syafi'i 542 (230516)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ كَانَ يُفْتِي النِّسَاءَ إِذَا أَحْرَمْنَ أَنْ يَقْطَعْنَ الْخُفَّيْنِ، حَتَّى أَخْبَرَتْهُ صَفِيَّةُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا تُفْتِي النِّسَاءَ أَنْ لَا يَقْطَعْنَ، فَانْتَهَى عَنْهُ
543. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya: Bahwa ia selalu memberikan fatwanya kepada kaum wanita bila mereka berihram, yaitu hendaknya mereka memotong khufhya; hingga ia mendapat berita dari Shafiyah yang menerimanya dari Aisyah bahwa Aisyah selalu memberikan fatwanya kepada kaum wanita, yaitu hendaknya mereka tidak usah memotong (khuf mereka). Maka, ayah Salim mencabut kembali fatwanya. 548
Musnad Syafi'i 543 (230517)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: " تُدْلِي عَلَيْهَا مِنْ جَلَابِيبِهَا، وَلَا تَضْرِبُ بِهِ. قُلْتُ: وَمَا لَا تَضْرِبُ بِهِ، فَأَشَارَ لِي كَمَا تُجَلْبِبُ الْمَرْأَةُ، ثُمَّ أَشَارَ إِلَى مَا عَلَى خَدِّهَا مِنَ الْجِلْبَابِ فَقَالَ: لَا تُغَطِّيهِ فَتَضْرِبُ بِهِ عَلَى وَجْهِهَا، فَذَلِكَ الَّذِي لَا يَبْقَى عَلَيْهَا، وَلَكِنْ تَسْدُلُهُ عَلَى وَجْهِهَا كَمَا هُوَ مَسْدُولًا، وَلَا تَقْلِبُهُ، وَلَا تَضْرِبُ بِهِ، وَلَا تُعْطِفُهُ "
544. Said bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha', dari Ibnu Abbas, ia mengatakan: Seorang wanita diperbolehkan menjulurkan sebagian jilbabnya ke wajahnya, tetapi ia tidak boleh menutupkannya ke wajahnya. Aku bertanya, “Apakah yang dimaksud dengan 'Ia tidak boleh menutupkannya (ke wajahnya)?'” Maka ia memberi isyarat kepadaku dengan pengertian seperti layaknya seorang wanita memakai jilbab. Kemudian ia memberi isyarat kepadaku menggambarkan kain jilbab yang ada pada pipi wanita, lalu berkata, “Janganlah wanita menutupkan ini yang berarti ia menempelkannya pada wajahnya, yang demikian itu merupakan cara yang tidak membiarkan wajahnya terbuka. Tetapi ia boleh menjulurkannya pada wajahnya sebagaimana adanya, hanya saja jangan sampai ia membalikkan kain, yakni jangan menempelkannya pada wajahnya, jangan pula melipatnya (mengikatkan dari satu sisi wajah ke sisi yang lain).” 549
Musnad Syafi'i 544 (230518)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ حُجَيْرٍ، عَنْ طَاوُسٍ قَالَ: «رَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ يَسْعَى بِالْبَيْتِ وَقَدْ حَزَمَ عَلَى بَطْنِهِ بِثَوْبٍ»
545. Said mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Hisyam bin Hujair, dari Thawus, ia berkata, “Aku pernah melihat Ibnu Umar melakukan thawaf di Baitullah, sedangkan ia mengikat perutnya dengan kain.”. 550
Musnad Syafi'i 545 (230519)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ، أَنّ نَافِعًا، أَخْبَرَهُ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ لَمْ يَكُنْ عَقَدَ الثَّوْبَ عَلَيْهِ، إِنَّمَا غَرَزَ طَرَفَيْهِ عَلَى إِزَارِهِ
546. Said mengabarkan kepada kami dari Ismail bin Umayah, Nafi mengabarkan kepadanya bahwa Ibnu Umar tidak mengikatkan kainnya melainkan hanya sekadar memasukkan kedua ujung ikat pinggangnya pada kain sarungnya. 551
Musnad Syafi'i 546 (230520)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنْ مُسْلِمِ بْنِ جُنْدُبٍ قَالَ: " جَاءَ رَجُلٌ يَسْأَلُ ابْنَ عُمَرَ وَأَنَا مَعَهُ، فَقَالَ: أُخَالِفُ بَيْنَ طَرَفَيْ ثَوْبِي مِنْ وَرَائِي ثُمَّ أَعْقِدُهُ وَأَنَا مُحْرِمٌ، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ: لَا تَعْقِدْ شَيْئًا "
547. Said mengabarkan kepada kami dari Muslim bin Jundab, ia mengatakan: Seorang lelaki datang bertanya kepada Ibnu Umar, sedangkan aku berada bersamanya. Lelaki itu bertanya, “Aku mempertemukan kedua ujung kainku dari arah belakang, kemudian aku mengikatkannya, sedangkan aku dalam keadaan ihram.” Maka Abdullah bin Umar menjawab, “Janganlah kamu membuat suatu ikatan pun.” 552
Musnad Syafi'i 547 (230521)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى رَجُلًا مُحْتَزِمًا بِحَبْلٍ أَبْرَقَ فَقَالَ: «انْزِعِ الْحَبْلَ» مَرَّتَيْنِ
548. Said bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij: Bahwa Rasulullah melihat seorang lelaki memakai ikat pinggang dengan seutas tambang berwarna hitam putih, lalu beliau bersabda, "Lepaskanlah ikat pinggang tambangmu.” (Ini) diucapkannya sebanyak dua kali. 553
Musnad Syafi'i 548 (230522)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ: " كُنْتُ عِنْدَ عَائِشَةَ إِذْ جَاءَتْهَا امْرَأَةٌ مِنْ نِسَاءِ بَنِي عَبْدِ الدَّارِ يُقَالُ لَهَا: تَمْلِكُ، قَالَتْ لَهَا: يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ، إِنَّ ابْنَتِي فُلَانَةَ حَلَفَتْ أَنْ لَا تَلْبَسَ حُلِيَّهَا فِي الْمَوْسِمِ، فَقَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: قُولِي لَهَا: إِنَّ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ تُقْسِمُ عَلَيْكِ إِلَّا لَبِسْتِ حُلِيَّكِ كُلَّهُ "
549. Said mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan bahwa Al Hasan bin Muslim mengabarkan kepadaku dari Shafiyah binti Syaibah, ia mengatakan: Ketika kami berada di sisi Aisyah , tiba-tiba datang kepadanya seorang wanita dan kalangan Bani Abdud-Dar yang dikenal dengan nama Tamlik. Wanita itu berkata kepadanya, “Wahai Ummul Mukminin, sesungguhnya anak perempuanku si Fulanah telah bersumpah tidak akan memakai perhiasannya dalam musim (haji).” Maka Aisyah berkata, “Katakanlah kepadanya, sesungguhnya Ummul Mukminin bersumpah kepadamu, 'Hendaklah kamu memakai semua perhiasanmu'.” 554
Musnad Syafi'i 549 (230523)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ كَانَ إِذَا رَمِدَ وَهُوَ مُحْرِمٌ أَقْطَرَ فِي عَيْنَيْهِ الصَّبْرَ إِقْطَارًا، وَأَنَّهُ قَالَ: «يَكْتَحِلُ بِأَيِّ كُحْلٍ إِذَا رَمِدَ مَا لَمْ يَكْتَحِلْ بِطِيبٍ وَمِنْ غَيْرِ رَمَدٍ» ابْنُ عُمَرَ الْقَائِلُ
550. Said bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Ayub bin Musa, dari Nafi', dari Ibnu Umar: Apabila ia sakit mata, sedangkan ia dalam keadaan ihram, maka ia benar-benar meneteskan obat mata pada kedua matanya, dan ia mengatakan bahwa orang yang sedang ihram boleh memakai celak mata apapun bila ia sakit mata, selagi bukan celak mata yang wangi. Demikianlah kata-kata Ibnu Umar. 555
Musnad Syafi'i 550 (230524)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَتْ [ص:120] عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: «أَنَا طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» وَقَالَ فِي كِتَابِ الْإِمْلَاءِ: لِحِلِّهِ وَإِحْرَامِهِ. قَالَ سَالِمٌ: وَسُنَّةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَقُّ أَنْ تُتَّبَعَ
551. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami, dari Amr bin Dinar dari Salim, ia mengatakan: Aisyah berkata, “Aku pemah mengusapkan minyak wangi kepada rasulullah . Dan ia berkata dalam kitab imala'; Saat ia dalam keadaan tidak ihram dan saat ihram. Salim berkata, 'Dan sunnah rasul lebih berhak untuk diikuti'.” 556
Musnad Syafi'i 551 (230525)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ سَالِمٍ قَالَ: قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: «إِذَا رَمَيْتُمُ الْجَمْرَةَ فَقَدْ حَلَّ لَكُمْ مَا حَرُمَ عَلَيْكُمْ إِلَّا النِّسَاءَ وَالطِّيبَ»
552. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Salim, ia mengatakan: Umar bin Al Khaththab berkata, “Apabila kalian melempar jumrah, maka sesungguhnya telah halal bagi kalian apa yang telah diharamkan (sebelumnya), kecuali wanita dan wewangian.” 557
Musnad Syafi'i 552 (230526)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كُنْتُ أُطَيِّبُ رَسُولَ اللَّهِ لِإِحْرَامِهِ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمَ، وَلِحِلِّهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ»
553. Malik mengabarkan kepada kami dari Abdurrahman bin Al Qasim, dari ayahnya, dari Aisyah , ia berkata, “Aku memakaikan minyak wangi kepada Rasulullah untuk ihramnya sebelum melakukan ihram dan untuk tahallulnya sebelum melakukan thawaf di Baitullah.” 558
Musnad Syafi'i 553 (230527)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ: سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا وَقَدْ بَسَطَتْ يَدَيْهَا تَقُولُ: «أَنَا طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدَيَّ هَاتَيْنِ لِإِحْرَامِهِ حِينَ أَحْرَمَ وَلِحِلِّهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ»
554. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abdurrahman bin Al Qasim, dari Al Qasim bin Muhammad, ia mengatakan: Aku pernah mendengar bahwa Aisyah membuka kedua telapak tangannya dan berkata, “Aku telah memakaikan wewangian kepada Rasulullah dengan kedua tanganku ini untuk ihramnya ketika hendak ihram, dan untuk tahallulnya sebelum melakukan thawaf —ifadhah— di Baitullah.” 559
Musnad Syafi'i 554 (230528)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدَيَّ هَاتَيْنِ لِحُرْمِهِ حِينَ أَحْرَمَ، وَلِحِلِّهِ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالْبَيْتِ»
555. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah , ia berkata, “Aku memakaikan wewangian kepada Rasulullah dengan kedua tanganku ini untuk ihramnya ketika hendak melakukan ihram dan untuk tahallulnya, yakni sebelum melakukan thawaf di Baitullah.” 560
Musnad Syafi'i 555 (230529)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عُرْوَةَ قَالَ: سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ: سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَقُولُ: " طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحُرْمِهِ وَلِحِلِّهِ، فَقُلْتُ لَهَا: بِأَيِّ الطِّيبِ؟ فَقَالَتْ: بِأَطْيَبِ الطِّيبِ " قَالَ عُثْمَانُ: مَا رَوَى هِشَامٌ هَذَا الْحَدِيثَ إِلَّا عَنِّي
556. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Utsman bin Urwah, ia mengatakan: Aku pernah mendengar ayahku menceritakan hadits berikut: Aku pernah mendengar Aisyah berkata, “Aku pernah mengoleskan wewangian kepada Rasulullah untuk ihram dan untuk tahallulnya.” Maka aku bertanya, “Dengan wewangian apa?” Aisyah menjawab, “Dengan wewangian yang paling baik." Utsman berkata, “Tidaklah Hisyam meriwayatkan hadits ini melainkan dariku.” 561
Musnad Syafi'i 556 (230530)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الْأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «رَأَيْتُ وَبِيصَ الطِّيبِ فِي مَفَارِقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ثَلَاثٍ»
557. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Atha bin As-Sa'ib, dari Ibrahim, dari Al Aswad, dari Aisyah , ia berkata, “Aku pernah melihat kemilau bekas minyak rambut pada belahan rambut Rasulullah sesudah 3 hari.” 562
Musnad Syafi'i 557 (230531)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُرْوَةَ، أَنَّهُ [ص:121] سَمِعَ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ، وَعُرْوَةَ، يُخْبِرَانِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: «طَيَّبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدَيَّ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ لِلْحِلِّ وَالْإِحْرَامِ»
558. Sa id bin Salim mengabarkan dari kami, dari Ibnu Juraij, dan Umar bin Abdullah bin Urwah, ia pemah mendengar Al Qasim dan Urwah mengabarkan dari Aisyah , ia “Aku mengoleskan minyak wangi kepada Rasulullah dengan tanganku dalam haji Wada untuk tahalhil dan untuk ihram ” 563
Musnad Syafi'i 558 (230532)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَائِشَةَ بِنْتَ سَعْدٍ، تَقُولُ: «طَيَّبْتُ أَبِي عِنْدَ إِحْرَامِهِ بِالْمِسْكِ وَالذَرِيرَةِ»
559. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Ajlan, ia pernah mendengar Aisyah binti Sa'id berkata, “Aku pernah memakaikan minyak wangi kepada ayahku ketika ia hendak ihram dengan minyak kesturi dan minyak dzarirah.” 564
Musnad Syafi'i 559 (230533)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنْ حَسَنِ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: «رَأَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ مُحْرِمًا وَإِنَّ عَلَى رَأْسِهِ لِمِثْلَ الرُّبِّ مِنَ الْغَالِيَةِ»
560. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Husain bin Zaid, dari ayahnya, ia berkata, “Aku pernah melihat Ibnu Abbas sedang berihram, dan sesungguhnya pada kepalanya terdapat semisal warna buah kurma yang dimasak karena bekas wewangian.” 565
Musnad Syafi'i 560 (230534)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ سُئِلَ: " أَيَشُمُّ الْمُحْرِمُ الرَّيْحَانَ وَالدُّهْنَ وَالطِّيبَ؟ فَقَالَ: لَا "
561. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dan Abu Az-Zubair, dari Jabir : Ia pernah ditanya, “Bolehkah orang yang berihram mencium wewangian, minyak rambut dan parfum?” Jabir menjawab, “Tidak boleh.” 566
Musnad Syafi'i 561 (230535)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ يَعْلَى بْنِ أُمَيَّةَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْجِعْرَانَةِ، فَأَتَاهُ رَجُلٌ وَعَلَيْهِ مُقَطَّعَةٌ، يَعْنِي جُبَّةً، وَهُوَ مُتَضَمِّخٌ بِالْخَلُوقِ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أَحْرَمْتُ بِالْعُمْرَةِ وَهَذِهِ عَلَيَّ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا كُنْتَ صَانِعًا فِي حَجِّكِ؟» قَالَ: كُنْتُ أَنْزِعُ هَذِهِ الْمُقَطَّعَةَ وَأَغْسِلُ هَذَا الْخَلُوقَ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَمَا كُنْتَ صَانِعًا فِي حَجَّتِكَ فَاصْنَعْهُ فِي عُمْرَتِكَ»
562. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dan Atha bin Abu Rabbah, dari Shafwan bin Ya'la bin Umayah, dari ayahnya, ia mengatakan: Ketika kami berada di sisi Rasulullah di Ji'ranah, beliau kedatangan seorang lelaki yang memakai baju yang berpotongan, yakni baju jubah, sedangkan baju jubahnya itu dilumuri dengan minyak khaluq. Lalu lelaki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku sedang melakukan ihram untuk umrah dan aku memakai baju ini.” Maka Rasulullah balik bertanya, “Apa saja yang engkau lakukan dalam hajimu?” Lelaki itu menjawab, “Aku lepaskan baju potongan ini dan kucuci minyak yang menempel padanya.” Lalu Rasulullah bersabda, “Apa yang engkau lakukan dalam ibadah hajimu, maka lakukan pula dalam ibadah umrahmu.567
Musnad Syafi'i 562 (230536)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ الَّذِي يُعْرَفُ بِابْنِ عُلَيَّةَ، أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَتَزَعْفَرَ الرَّجُلُ
563. Isma'il yang dikenal dengan sebutan Ibnu Ulayah mengabarkan kepadaku, Abdul Aziz bin Suhaib mengabarkan kepadaku dari Anas bin Malik: Bahwa Rasulullah telah melarang seorang lelaki memakai minyak za'faran. 568
Musnad Syafi'i 563 (230537)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَسَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يُسْأَلُ عَنِ الرَّجُلِ: أَيُهِلُّ بِالْحَجِّ قَبْلَ أَشْهُرِ الْحَجِّ؟ فَقَالَ: لَا
564. Muslim dan Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abu Az-Zubair bahwa ia pernah mendengar perkataan Jabir bin Abdullah ketika ada seorang lelaki bertanya kepadanya, “Bolehkah ihram haji dilakukan sebelum bulan-bulan haji?” Jabir menjawab, “Tidak boleh.” 569
Musnad Syafi'i 564 (230538)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: قُلْتُ نَافِعُ أَسَمِعْتَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ [ص:122] عُمَرَ يُسَمِّي أَشْهُرَ الْحَجِّ؟ فَقَالَ: " نَعَمْ، كَانَ يُسَمِّي: شَوَّالٌ وَذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ. قَالَ: قُلْتُ لِنَافِعٍ: فَإِنْ أَهَلَّ إِنْسَانٌ بِالْحَجِّ قَبْلَهُنَّ؟ قَالَ: لَمْ أَسْمَعْ مِنْهُ فِي ذَلِكَ شَيْئًا "
565. Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Aku bertanya kepada Nafi', “Apakah engkau pernah mendengar Abdullah bin Umar menyebutkan bulan-bulan haji?” Nafi menjawab, “Ya, ia menyebut bulan Syawal, bulan Dzulqa'dah dan bulan Dzulhijjah.” Aku bertanya lagi kepada Nafi, “Bagaimana jika seseorang melakukan ihram haji sebelum bulan- bulan tersebut?” Nafi' menjawab, “Aku belum pernah mendengar sepatah katapun darinya mengenai hal tersebut.” 570
Musnad Syafi'i 565 (230539)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رُقَيْشٍ، أَنَّ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: «مَا سَمَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي تَلْبِيَتِهِ حَجًّا قَطُّ وَلَا عُمْرَةً»
566. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Abdurrahman bin Ruqaisy, bahwa Jabir bin Abdullah berkata, "Rasulullah tidak pernah sama sekali menamai talbiyahnya itu haji atau umrah.” 571
Musnad Syafi'i 566 (230540)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنْ تَلْبِيَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ» قَالَ نَافِعٌ: وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَزِيدُ فِيهَا: لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ، وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ، وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ
567. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar : Bahwa talbiyah Rasulullah ialah, “Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji dan semua nikmat adalah milik-Mu, begitu juga semua kekuasaan, tiada sekutu bagi-Mu.” Nafi mengatakan bahwa Abdullah bin Umar menambahkan kepadanya kalimat berikut, “Aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi panggilan-Mu, dan aku merasa bahagia dengan taat kepada-Mu. Segala kebaikan berada di tangan kekuasaan-Mu, semua harapan tertumpu kepada-Mu, begitu pula amal perbuatan.” 572
Musnad Syafi'i 567 (230541)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا بَعْضُ، أَهْلِ الْعِلْمِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهَلَّ بِالتَّوْحِيدِ: «لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ»
قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: وَذَكَرَ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمَاجِشُونُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَ مِنْ تَلْبِيَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَبَّيْكَ إِلَهَ الْحَقِّ لَبَّيْكَ»
568. Sebagian ahli ilmu mengabarkan kepada kami dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya, dari Jabir bin Abdullah, bahwa Rasulullah bertalbiyah dengan kalimat tauhid berikut, “Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya pujian, nikmat dan kerajaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.
Asy-Syafi'i mengatakan: Abdul Aziz bin Abdullah Al Majisyun menyebutkan dari Abdullah bin Fadhl, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah , ia berkata, “Termasuk di antara talbiyah yang pernah diucapkan oleh Rasulullah ialah, 'Aku penuhi seruan-Mu, wahai Tuhan semua makhluk, aku penuhi seruan-Mu'.573
Musnad Syafi'i 568 (230542)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي حُمَيْدُ الْأَعْرَجُ، عَنْ مُجَاهِدٍ، أَنَّهُ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُظْهِرُ مِنَ التَّلْبِيَةِ: «لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ» . قَالَ: حَتَّى إِذَا كَانَ ذَاتَ يَوْمٍ وَالنَّاسُ يُصْرَفُونَ عَنْهُ كَأَنَّهُ أَعْجَبَهُ مَا هُوَ فِيهِ فَزَادَ فِيهَا: «لَبَّيْكَ إِنَّ الْعَيْشَ عَيْشُ الْآخِرَةِ» قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: وَحَسِبْتُ أَنَّ ذَلِكَ يَوْمَ عَرَفَةَ
569. Said mengabarkan kepada kami dari Ibnu juraij, ia mengatakan: Hamid Al A'raj mengabarkan kepadaku dari Mujahid bahwa ia pernah berkata, “Di antara bacaan talbiyah yang dikeraskan ucapannya oleh Nabi ialah, 'Aku memenuhi seruan-Mu, ya Allah, aku memenuhi seruan-Mu; tiada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi seruan-Mu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat serta kekuasaan hanyalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu. ” Mujahid berkata, “Hingga pada suatu hari di saat orang-orang disuruh menjauh darinya, seakan-akan beliau merasa kagum dengan pemandangan yang disaksikannya, beliau menambah talbiyahnya, 'Aku penuhi seruan-Mu, sesungguhnya kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan akhirat” Mujahid berkata, “Aku menduga bahwa hari ini adalah hari Arafah.” 574
Musnad Syafi'i 569 (230544)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مَعْنٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ، أَنَّهُ قَالَ: سَمِعَ سَعْدُ بْنُ أَبِي وَقَّاصٍ، بَعْضَ بَنِي أَخِيهِ وَهُوَ يُلَبِّي: يَا ذَا الْمَعَارِجِ، فَقَالَ سَعْدٌ: «الْمَعَارِجُ إِنَّهُ لَذُو الْمَعَارِجِ، وَمَا هَكَذَا كُنَّا نُلَبِّي عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»
570. Sa'id mengabarkan kepada kami dari Al Qasim bin Ma'n, dari Muhammad bin Ajian, dari Abdullah bin Abu Salamah, Bahwa ia mengatakan: Sa'd bin Abu Waqqash pernah mendengar salah seorang keponakannya sedang mengucapkan talbiyah, “Wahai Tuhan yang memiliki tempat-tempat naik (Tinggi)” Maka Sa'd berkata, “Tempat- tempat naik? Allah memang memiliki tempat-tempat naik, tetapi kami tidak demikian dalam melakukan talbiyah di masa Rasulullah '.” 575
Musnad Syafi'i 570 (230545)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ، عَنْ خَلَّادِ بْنِ السَّائِبِ الْأَنْصَارِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَتَانِي جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ فَأَمَرَنِي أَنْ آمُرَ أَصْحَابِي، أَوْ مَنْ مَعِيَ أَنْ يَرْفَعُوا أَصْوَاتَهُمْ بِالتَّلْبِيَةِ، أَوْ بِالْإِهْلَالِ» . يُرِيدُ أَحَدَهُمَا
571. Malik mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar bin Muhammad bin Amr bin Hazm, dari Abdul Malik bin Abu Bakar bin Abdurrahman bin Harits bin Hisyam, dari Khallad bin Sa'ib Al Anshari, dari ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Malaikat Jibril datang kepadaku dan ia memerintahkan agar aku memerintahkan kepada para sahabatku atau orang-orang yang bersamaku supaya mereka mengeraskan suaranya untuk membaca talbiyah atau ihlal.” Beliau bermaksud salah satu dari keduanya. 576
Musnad Syafi'i 571 (230546)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي حُمَيْدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُكْثِرُ مِنَ التَّلْبِيَةِ
572. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Abu Humaid, dari Muhammad bin Munkadir: Nabi selalu memperbanyak bacaan talbiyah. 577
Musnad Syafi'i 572 (230547)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ يُلَبِّي رَاكِبًا وَنَازِلًا وَمُضْطَجِعًا
573. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Abdullah bin Umar dari Ibnu Umar: Bahwa ia membaca talbiyah dalam keadaan berkendaraan, turun dan berbaring. 578
Musnad Syafi'i 573 (230548)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ صَالِحِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ زَائِدَةَ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا فَرَغَ مِنْ تَلْبِيَتِهِ سَأَلَ اللَّهَ رِضْوَانَهُ وَالْجَنَّةَ وَاسْتَعْفَاهُ بِرَحْمَتِهِ مِنَ النَّارِ
574. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Shalih bin Muhammad bin Zaidah, dari Umar ah bin Khuzaimah bin Tsabit, dari ayahnya, dari Nabi : Bahwa beliau apabila selesai dari talbiyahnya memohon kepada Allah atas keridhaan-Nya, surga dan dibebaskan dari neraka berkat rahmat-Nya. 579
Musnad Syafi'i 574 (230549)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِضُبَاعَةَ بِنْتِ الزُّبَيْرِ فَقَالَ: «أَمَا تُرِيدِينَ الْحَجَّ؟» فَقَالَتْ: إِنِّي شَاكِيَةٌ، فَقَالَ لَهَا: «حُجِّي وَاشْتَرِطِي أَنَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي»
575. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya: Bahwa Nabi pernah memerintahkan kepada Dhuba'ah melalui sabda beliau, "Apakah engkau tidak bermaksud melakukan haji?" Dhuba'ah menjawab, “Sesungguhnya aku sedang sakit.” Nabi bersabda, “Kerjakanlah hajimu dan syaratkanlah bahwa tempat bertahallulku ialah di tempat aku tertahan.580
Musnad Syafi'i 575 (230550)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: " قَالَتْ لِي عَائِشَةُ: هَلْ تَسْتَثْنِي [ص:124] إِذَا حَجَجْتَ؟ فَقُلْتُ لَهَا: مَاذَا أَقُولُ؟ فَقَالَتْ: قُلِ: اللَّهُمَّ الْحَجَّ أَرَدْتُ، وَلَهُ عَمَدْتُ، فَإِنْ يَسَّرْتَهُ فَهُوَ الْحَجُّ، وَإِنْ حَبَسَنِي حَابِسٌ فَهِيَ عُمْرَةٌ "
576. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami, Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, ia mengatakan: Aisyah berkata kepadaku, “Apakah engkau pernah mengecualikan dalam hajimu?” Aku balik bertanya kepadanya, “Apakah yang harus aku ucapkan?” Aisyah berkata, “Ucapkanlah, 'Ya Allah, aku bermaksud melakukan ibadah haji, dan untuk hajilah aku berniat. Jika Engkau memudahkannya, maka hal ini merupakan ibadah haji; dan jika aku tertahan oleh halangan (sakit), maka hal ini merupakan ibadah umrah'.” 581
Musnad Syafi'i 576 (230551)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ خَرَجَ إِلَى مَكَّةَ زَمَنَ الْفِتْنَةِ مُعْتَمِرًا فَقَالَ: «إِنْ صُدِدْتُ عَنِ الْبَيْتِ صَنَعْنَا كَمَا صَنَعْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» قَالَ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: يَعْنِي أَحْلَلْنَا كَمَا أَحْلَلْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ
577. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar bahwa ia berangkat ke Makkah di zaman fitnah untuk melakukan umrah, lalu ia berkata, “Apabila aku tertahan tidak sampai ke Baitullah, kami akan melakukan seperti apa yang pernah kami lakukan bersama Rasulullah .”
Asy-Syafi'i mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah: Kami akan bertahallul seperti kami bertahallul bersama Rasulullah pada tahun Al Hudaibiyah. 582
Musnad Syafi'i 577 (230552)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: «مَنْ حُبِسَ دُونَ الْبَيْتِ بِمَرَضٍ فَإِنَّهُ لَا يَحِلُّ حَتَّى يَطُوفَ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ»
578. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Salim bin Abdullah, dan ayahnya, ia berkata, “Barangsiapa yang tertahan tidak sampai ke Baitullah karena sakit, sesungguhnya ia tidak boleh bertahallul sebelum thawaf di Baitullah dan sa'i antara Shafa dan Marwa.” 583
Musnad Syafi'i 578 (230553)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ قَالَ: «الْمُحْصَرُ لَا يَحِلُّ حَتَّى يَطُوفَ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ»
579. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Salim, dari bapaknya bahwa ia pernah berkata, “Orang yang terhalang (muhshar) tidak boleh bertahallul, kecuali jika telah thawaf di Baitullah dan (sa'i) antara Shafa dan Marwa.” 564
Musnad Syafi'i 579 (230554)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ ابْنَ عُمَرَ، وَمَرْوَانَ، وَابْنَ الزُّبَيْرِ، أَفْتَوُا ابْنَ حُزَابَةَ الْمَخْزُومِيَّ وَإِنَّهُ صُرِعَ بِبَعْضِ طَرِيقِ مَكَّةَ وَهُوَ مُحْرِمٌ أَنْ يَتَدَاوَى بِمَا لَا بُدَّ مِنْهُ وَيَفْتَدِيَ، فَإِذَا صَحَّ اعْتَمَرَ فَحَلَّ مِنْ إِحْرَامِهِ، وَكَانَ عَلَيْهِ أَنْ يَحُجَّ عَامًا قَابِلًا وَيُهْدِي
580. Malik mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa'id, dari Sulaiman bin Yasar: Bahwa Ibnu Umar, Marwan dan Ibnu Az-Zubair memberikan fatwa kepada Ibnu Huzabah Al Makhzumi ketika ia sakit di tengah perjalanan menuju Makkah agar berobat dengan pengobatan yang semestinya dan menyembelih hewan kurban. Apabila telah sehat, hendaklah ia berumrah; dan jika telah bertahallul dari ihramnya, maka diwajibkan atas dirinya melakukan haji di tahun berikutnya dan menyembelih hewan kurban. 585
Musnad Syafi'i 580 (230555)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ قَالَ: " مَنْ أَدْرَكَ لَيْلَةَ النَّحْرِ مِنَ الْحَاجِّ فَوَقَفَ بِحِيَالِ عَرَفَةَ قَبْلَ أَنْ يَطْلُعَ الْفَجْرُ فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ، وَمَنْ لَمْ يُدْرِكْ عَرَفَةَ فَوَقَفَ بِهَا قَبْلَ أَنْ يَطْلُعَ الْفَجْرُ فَقَدْ فَاتَهُ الْحَجُّ، فَلْيَأْتِ الْبَيْتَ فَلْيَطُفْ بِهِ سَبْعًا، وَيَطُوفُ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ سَبْعًا، ثُمَّ لِيَحْلِقْ أَوْ يَقْصُرْ إِنْ شَاءَ، وَإِنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيُهُ فَلْيَنْحَرْهُ قَبْلَ أَنْ يَحْلِقَ، فَإِذَا فَرَغَ مِنْ طَوَافِهِ وَسَعْيِهِ فَلْيَحْلِقْ أَوْ يَقْصُرْ، ثُمَّ لِيَرْجِعْ إِلَى أَهْلِهِ، فَإِنْ أَدْرَكَهُ الْحَجُّ قَابِلَ فَلْيَحْجُجْ إِنِ اسْتَطَاعَ، وَلْيُهْدِ بَدَنَةً [ص:125]، فَإِنْ لَمْ يَجِدْ هَدْيًا فَلْيَصُمْ عَنْهُ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةً إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ
581. Anas bin Iyadh mengabarkan kepada kami dari Musa bin Uqbah, dari Nafi', dari Ibnu Umar bahwa ia pernah berkata, “Barangsiapa di antara orang yang berhaji menjumpai di malam Hari Raya Kurban wuquf di bukit Arafah sebelum fajar menyingsing, berarti ia telah menjumpai haji. Barangsiapa yang tidak menjumpai Arafah dan melakukan wuquf padanya sebelum fajar, berarti ia ketinggalan ibadah haji. Hendaklah ia mendatangi Baitullah, lalu melakukan thawaf sebanyak 7 kali, demikian juga sa'i antara Shafa dan Marwa sebanyak 7 kali. Kemudian ia mencukur rambutnya, dan jika suka boleh memotongnya. Apabila ia membawa hewan kurban, hendaklah menyembelihnya sebelum bercukur. Apabila telah selesai dari thawaf dan sa'i, hendaklah ia mencukur atau memendekkan rambutnya, lalu ia boleh kembali kepada keluarganya jika ia menghendaki. Bila datang lagi kepadanya musim haji pada tahun berikutnya, hendaklah ia melakukan haji jika mampu, dan hendaklah menyembelih seekor hewan kurban. Jika ia tidak menemukan hewan kurban, hendaklah ia berpuasa sebagai gantinya selama 3 hari dalam hari-hari haji dan 7 hari berikutnya bila telah kembali kepada keluarganya.” 586
Musnad Syafi'i 581 (230556)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ يَسَارٍ، أَنَّ أَبَا أَيُّوبَ، خَرَجَ حَاجًّا حَتَّى إِذَا كَانَ بِالْبَادِيَةِ مِنْ طَرِيقِ مَكَّةَ أَضَلَّ رَوَاحِلَهُ، وَأَنَّهُ قَدِمَ عَلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ يَوْمَ لنَّحْرِ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ لَهُ: «اصْنَعْ كَمَا يَصْنَعُ الْمُعْتَمِرُ ثُمَّ قَدْ حَلَلْتَ، فَإِذَا أَدْرَكْتَ الْحَجَّ قَابِلَ فَحُجَّ وَأَهْدِ مَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ»
582. Malik mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa'id, ia mengatakan: Sulaiman bin Yasar mengabarkan kepadaku bahwa Abu Ayyub berangkat menunaikan ibadah haji. Ketika ia berada di daerah pedalaman di tengah perjalanan menuju Makkah, hewan kendaraannya hilang. Kemudian ia menghadap Khalifah Umar bin Khaththab di Hari Rayu Kurban, lalu menceritakan hal tersebut, maka Khalifah Umar berkata kepadanya, “Lakukanlah seperti apa yang dilakukan oleh orang yang berumrah, kemudian bertahallullah. Apabila kamu telah memasuki waktu haji, maka berhajilah dan berkurbanlah dengan menyembelih hewan kurban yang mudah didapat.” 587
Musnad Syafi'i 582 (230557)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ، أَنَّ هَبَّارَ بْنَ الْأَسْوَدِ، جَاءَ وَعُمَرُ يَنْحَرُ بُكْرَةً
583. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Sulaiman bin Yasar: Bahwa Habbar bin Aswad datang ketika Khalifah Umar sedang menyembelih hewan kurbannya di pagi hari. 588
Musnad Syafi'i 583 (230558)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ يَغْتَسِلُ لِدُخُولِ مَكَّةَ
584. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa ia mandi ketika hendak memasuki Makkah. 589
Musnad Syafi'i 584 (230559)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَأَى الْبَيْتَ رَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ: «اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا، وَتَعْظِيمًا، وَتَكْرِيمًا، وَمَهَابَةً، وَزِدْ مِنْ شَرَفِهِ، وَكَرَمِهِ مِمَّنْ حَجَّهُ وَاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا»
585. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij: Bahwa Rasulullah apabila melihat Baitullah mengangkat kedua tangannya dan berdoa, “Ya Allah tambahkanlah kepada bait ini kemuliaan, kehormatan, keagungan dan pengaruh. Dan tambahkanlah kepada Baitullah ini kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kemegahan dan tambahkanlah kepada orang yang memuliakan dan menghormati orang-orang yang berhaji dan berumrah kemuliaan, keagungan, kehormatan dan kemegahan.590
Musnad Syafi'i 585 (230560)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: حُدِّثْتُ عَنْ مِقْسَمٍ، مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «تُرْفَعُ الْأَيْدِي فِي الصَّلَاةِ، وَإِذَا رُئِيَ الْبَيْتُ، وَعَلَى الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ، وَعَشِيَّةَ عَرَفَةَ، وَبِجَمْعٍ، وَعِنْدَ الْجَمْرَتَيْنِ، وَعَلَى الْمَيِّتِ»
586. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia berkata “Aku pernah menceritakan hadits dari Muqsam maula Abdullah bin Harits, dari Ibnu Abbas, dari Nabi bahwa beliau pernah bersabda. “Tangan-tangan diangkat dalam shalat apabila melihat Ka'bah, berada di atas Shafa dan Marwa, di sore hari Arafah. Yaumul jam'i, ketika berada di dua jumrah dan berdo'a atas mayit.” 591
Musnad Syafi'i 586 (230561)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِيهِ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، أَنَّهُ كَانَ حِينَ يَنْظُرُ إِلَى الْبَيْتِ يَقُولُ: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ
587. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Sa'id. dari Muhammad bin Sa'id, dari ayahnya, Sa'id bin Musayyab: Bahwa ketika melihat ke arah Ka'bah, ia mengucapkan doa berikut, “Ya Allah. Engkaulah yang Maha Sejahtera, dari Engkaulah kesejahteraan. Maka sejahterakanlah kami, wahai Rabb kami, fla|am hidup kami.” 592
Musnad Syafi'i 587 (230562)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ: لَمَّا دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ [ص:126] مَكَّةَ لَمْ يَلْوِ وَلَمْ يُعَرِّجْ
588. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraj, dari Atha', ia berkata, “Ketika Rasulullah hendak memasuki Makkah, beliau tidak mengambil jalan yang berbelok, tidak pula jalan yang naik.” 593
Musnad Syafi'i 588 (230563)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، أَنَّهُ رَآهُ بَدَأَ فَاسْتَلَمَ الْحَجَرَ، ثُمَّ أَخَذَ عَنْ يَمِينِهِ فَرَمَلَ ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ وَمَشَى أَرْبَعَةً، ثُمَّ أَنَّهُ أَتَى الْمَقَامَ فَصَلَّى خَلْفَهُ رَكْعَتَيْنِ
589. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Manshur, dari Abu Wail, dari Masruq, dari Abdullah bin Mas'ud: Bahwa ia pernah melihat beliau memulai thawaf-nya dengan mengusap Hajar (Aswad), kemudian berdiri di sebelah kanannya, lalu berlari kecil sebanyak 3 kali putaran, dan berjalan biasa sebanyak 4 kali putaran. Setelah itu beliau mendatangi maqam (Ibrahim), lalu shalat di belakangnya sebanyak 2 rakaat. 594
Musnad Syafi'i 589 (230564)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: «يُلَبِّي الْمُعْتَمِرُ حِينَ يَفْتَتِحُ الطَّوَافَ مَشْيًا أَوْ غَيْرَ مَشْيٍ»
590. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Najih, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas, ia mengatakan: Orang yang berumrah mengucapkan talbiyah di saat membuka thawafnya dengan berjalan kaki atau tidak berjalan kaki. 595
Musnad Syafi'i 590 (230565)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ قَالَ: «رَأَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ جَاءَ يَوْمَ التَّرْوِيَةِ مُسَبِّدًا رَأْسَهُ، فَقَبَّلَ الرُّكْنَ ثُمَّ سَجَدَ عَلَيْهِ، ثُمَّ قَبَّلَهُ ثُمَّ سَجَدَ عَلَيْهِ، ثَلَاثَ مَرَّاتٍ»
591. Sa'id mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abu Ja'far, ia berkata, “Aku pernah melihat Ibnu Abbas tiba di hari Tarwiyah tanpa meminyaki (rambut) kepalanya, lalu ia mencium rukun, kemudian meletakkan kening padanya dan menciumnya lagi, lalu meletakkan kening padanya sebanyak 3 kali.” 596
Musnad Syafi'i 591 (230566)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: قُلْتُ لِعَطَاءٍ: هَلْ رَأَيْتَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَلَمُوا قَبَّلُوا أَيْدِيَهُمْ؟ فَقَالَ: " نَعَمْ، رَأَيْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، وَابْنَ عُمَرَ، وَأَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ، وَأَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ، إِذَا اسْتَلَمُوا قَبَّلُوا أَيْدِيَهُمْ. قُلْتُ: وَابْنُ عَبَّاسٍ؟ قَالَ: نَعَمْ، وَحَسِبْتُ كَثِيرًا، قُلْتُ: هَلْ تَدَعُ أَنْتَ إِذَا اسْتَلَمْتَ أَنْ تُقَبِّلَ يَدَكَ؟ قَالَ: فَلِمَ أَسْتَلِمُهُ إِذًا؟ "
592. Sa'id mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Aku pernah bertanya kepada Atha', “Apakah engkau pernah melihat salah seorang sahabat Rasulullah bila telah mengusap Hajar Aswad mencium tangannya?” Atha' menjawab, “Ya, aku pernah melihat Jabir bin Abdullah, Abu Sa'id Al Khudri dan Abu Hurairah . Bila mereka telah mengusap (Hajar Aswad), lalu mencium tangan mereka.” Aku bertanya, “Begitu juga Ibnu Abbas?” Ia menjawab, “Ya, dan aku menduga ia banyak melakukannya.” Aku bertanya lagi, “Apakah engkau sendiri pernah tidak mencium tanganmu bila telah mengusapnya?” Atha' menjawab, “Maka apakah gunanya aku mengusapnya kalau demikian.”
Musnad Syafi'i 592 (230567)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُبَيْدَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ، أَنَّ رَجُلًا، مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَمْسَحُ الْأَرْكَانَ كُلَّهَا وَيَقُولُ: لَا يَنْبَغِي لِبَيْتِ اللَّهِ تَعَالَى أَنْ يَكُونَ شَيْءٌ مِنْهُ مَهْجُورًا. وَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَقُولُ: «لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ»
593. Sa'id mengabarkan kepada kami dari Musa bin Ubaidillah, dari Muhammad bin Ka'b: Bahwa seorang lelaki dari kalangan sahabat Rasulullah pernah mengusap semua rukun, dan ia berkata, “Tidaklah layak bagi Baitullah bila ada sesuatu darinya yang terasingkan.” Ibnu Abbas berkata, “Sesungguhnya telah ada bagi kalian dalam diri Rasulullah suri teladan yang baik.” (Qs. Al Ahzaab [33]: 21) 598
Musnad Syafi'i 593 (230568)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: «إِذَا [ص:127] وَجَدْتَ عَلَى الرُّكْنِ زِحَامًا فَانْصَرِفْ وَلَا تَقِفْ»
594. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha', dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Apabila engkau menjumpai rukun dalam keadaan penuh sesak, maka berangkatlah engkau dan janganlah berdiri —saja—-” 599
Musnad Syafi'i 594 (230569)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنْ عُمَرَ بْنِ سَعِيدِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ، عَنْ مَنْبُوذِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ أُمِّهِ، أَنَّهَا كَانَتْ عِنْدَ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ، فَدَخَلَتْ عَلَيْهَا مَوْلَاةٌ لَهَا فَقَالَتْ لَهَا: " يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ، طُفْتُ بِالْبَيْتِ سَبْعًا، وَاسْتَلَمْتُ الرُّكْنَ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا، فَقَالَتْ لَهَا عَائِشَةُ: لَا آجَرَكِ اللَّهُ، لَا آجَرَكِ اللَّهُ، تُدَافِعِينَ الرِّجَالَ أَلَا كَبَّرْتِ وَمَرَرْتِ "
595. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dan Umar bin Sa'id bin Abu Husain, dari Manbudz bin Abu Sulaiman, dari ibunya: Bahwa ketika ia berada di sisi Aisyah, istri Nabi , seorang maula perempuan miliknya datang, lalu berkata kepadanya, “Wahai Ummul Mukminin, aku melakukan thawaf 7 kali di Baitullah dan mengusap rukun sebanyak 2 atau 3 kali.” Aisyah berkata kepadanya, “Semoga Allah tidak memberimu pahala, semoga Allah tidak memberimu pahala. Engkau berdesakkan dengan kaum lelaki, mengapa engkau tidak mengucapkan takbir saja dan berlalu?” 600
Musnad Syafi'i 595 (230570)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ، أَخْبَرَنِي مُوسَى بْنُ عُبَيْدَةَ الرَّبَذِيُّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ، أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ، كَانَ يَمْسَحُ عَلَى الرُّكْنِ الْيَمَانِيِّ وَالْحَجَرِ، وَكَانَ ابْنُ الزُّبَيْرِ يَمْسَحُ الْأَرْكَانَ كُلَّهَا وَيَقُولُ: «لَا يَنْبَغِي لِبَيْتِ اللَّهِ أَنْ يَكُونَ شَيْءٌ مِنْهُ مَهْجُورًا» . وَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَقُولُ: «لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ»
596. Sa'id mengabarkan kepada kami bahwa Musa bin Ubaidah Ar-Rabadzi mengabarkan kepadaku dari Muhammad bin Ka'b: Bahwa Ibnu Abbas selalu mengusap Rukun Yamani dan Hajar Aswad, sedangkan Ibnu Az-Zubair selalu mengusap semua rukun. Ia berkata, 'Tidak layak bagi Baitullah bila ada sesuatu darinya yang terasingkan (tidak diusap).” Dan, Ibnu Abbas berkata, “Sesungguhnya telah ada bagi kalian dalam diri Rasulullah itu suri teladan yang baik." (Qs. Al Ahzaab [33]: 21) 601
Musnad Syafi'i 596 (230571)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ الْقَدَّاحُ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ عُبَيْدٍ، مَوْلَى السَّائِبِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّائِبِ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِيمَا بَيْنَ رُكْنِ بَنِي جُمَحَ وَالرُّكْنِ الْأَسْوَدِ: «رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ»
597. Sa'id bin Salim Al Qaddah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Yahya bin Ubaid mantan budak As-Sa'ib, dari ayahnya, dari Abdullah bin Saib: Bahwa ia pernah mendengar Nabi berdoa di antara Rukun Bani Jumah dan Rukun Al Aswad, “Ya Rabb kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah diri kami dari siksa neraka.” 602
Musnad Syafi'i 597 (230572)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنْ حَنْظَلَةَ، عَنْ طَاوُسٍ، أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ، يَقُولُ: «أَقِلُّوا الْكَلَامَ فِي الطَّوَافِ؛ فَإِنَّمَا أَنْتُمْ فِي صَلَاةٍ»
598. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Hanzhalah, dari Thawus bahwa ia pemah mendengar Thawus mengatakan: Aku pernah mendengar Ibnu Umar berkata, “Sedikit bicaralah kalian dalam thawaf, karena sesungguhnya kalian berada dalam shalat.” 603
Musnad Syafi'i 598 (230573)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْمَنَاسِكِ
Pembahasan Tentang Manasik
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ: «طُفْتُ خَلْفَ ابْنِ عُمَرَ وَابْنِ عَبَّاسٍ، فَمَا سَمِعْتُ وَاحِدًا، مِنْهُمَا مُتَكَلِّمًا حَتَّى فَرَغَ مِنْ طَوَافِهِ»
599. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha', ia berkata, “Aku pemah melakukan thawaf di belakang Ibnu Umar dan Ibnu Abbas, maka aku tidak pemah mendengar salah seorang dari keduanya berbicara hingga selesai dari thawafnya.”
Musnad Syafi'i 599 (230574)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan