Musnad Syafi'i

وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي حَازِمِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَهَبَ إِلَى بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ لِيُصْلِحَ بَيْنَهُمْ فَحَانَتْ صَلَاةُ الْعَصْرِ، فَأَتَى الْمُؤَذِّنُ أَبَا بَكْرٍ فَتَقَدَّمَ أَبُو بَكْرٍ، وَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكْثَرَ النَّاسُ التَّصْفِيقَ، وَكَانَ أَبُو بَكْرٍ لَا يَلْتَفِتُ فِي صَلَاتِهِ، فَلَمَّا أَكْثَرَ النَّاسُ التَّصْفِيقَ الْتَفَتَ فَرَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَشَارَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنْ كَمَا أَنْتَ، فَرَفَعَ أَبُو بَكْرٍ يَدَيْهِ فَحَمِدَ اللَّهَ عَلَى مَا أَمَرَهُ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ثُمَّ اسْتَأْخَرَ وَتَقَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ قَالَ: «مَالِي رَأَيْتُكُمْ أَكْثَرْتُمُ التَّصْفِيقَ، مَنْ نَابَهُ شَيْءٌ فِي صَلَاتِهِ فَلْيُسَبِّحْ، فَإِنَّهُ إِذَا سَبَّحَ الْتُفِتَ إِلَيْهِ؛ فَإِنَّمَا التَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ»
200. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Hazim bin Dinar, dari Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi: Bahwa Rasulullah berangkat ke perkampungan Bani Amr bin Auf untuk mendamaikan sesama mereka, lalu waktu shalat Ashar tiba. Muadzin datang kepada Abu Bakar, dan Abu Bakar pun maju ke depan (sebagai imam). Rasulullah tiba, maka orang banyak yang bertepuk tangan, sedangkan Abu Bakar tidak pernah menoleh dalam shalatnya. Tetapi ketika orang-orang banyak yang bertepuk tangan, maka ia menoleh dan melihat Rasulullah . Beliau mengisyaratkan kepadanya agar tetap di tempatnya. Abu Bakar mengangkat kedua tangannya dan memuji kepada Allah atas apa yang diperintahkan oleh Rasulullah itu, kemudian ia mundur dan Rasulullah maju. Ketika beliau menyelesaikan shalatnya, beliau bersabda, “Mengapa kulihat kalian banyak melakukan tepuk tangan. Barangsiapa yang mengalami sesuatu dalam shalatnya, hendaklah ia bertasbih; karena sesungguhnya bila ia bertasbih, niscaya diperhatikan. Sesungguhnya bertepuk tangan itu hanya bagi kaum wanita.207
Musnad Syafi'i 200 (230195)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «التَّسْبِيحُ لِلرِّجَالِ، وَالتَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ»
201. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah : Bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Tasbih bagi kaum lelaki dan bertepuk tangan bagi kaum wanita208
Musnad Syafi'i 201 (230196)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: " دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَسْجِدَ بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ فَكَانَ يُصَلِّي، وَدَخَلَ عَلَيْهِ رِجَالٌ مِنَ الْأَنْصَارِ يُسَلِّمُونَ عَلَيْهِ، فَسَأَلْتُ صُهَيْبًا: كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرُدُّ عَلَيْهِمْ؟ قَالَ: كَانَ يُشِيرُ إِلَيْهِمْ "
202. Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Zaid bin Aslam, dari Abdullah bin Umar yang menceritakan: Rasulullah memasuki masjid Bani Amr bin Auf, lalu beliau melakukan shalat. Kemudian masuk pula ke dalam masjid itu serombongan kaum lelaki dari kalangan Anshar, mereka mengucapkan salam kepada beliau. Kemudian aku bertanya kepada Shuhaib, “Bagaimanakah jawaban Rasulullah terhadap salam mereka?” Shuhaib menjawab, “Beliau hanya memberikan isyarat kepada mereka.”209
Musnad Syafi'i 202 (230197)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ، عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ، عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ وَهُوَ حَامِلٌ أُمَامَةَ بِنْتَ زَيْنَبَ، فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَا، وَإِذَا قَامَ رَفَعَهَا
203. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Utsman bin Abu Sulaiman, dari Amir bin Abdullah bin Az-Zubair, dari Amr bin Sulaim Az-Zuraqi, dari Abu Qatadah Al Anshari : Bahwa Rasulullah pernah shalat bersama orang-orang seraya menggendong Umamah binti Zainab. Apabila sujud, beliau .dan apabila bangkit, digendongnya kembali.210
Musnad Syafi'i 203 (230198)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: مَا سَمِعْتُ عُمَرَ، يَقْرَؤُهَا قَطُّ (يُرِيدُ قَوْلَهُ تَعَالَى: {إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ} [الْجُمُعَة: 9] ) إِلَّا قَالَ: فَامْضُوا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ
204. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab. dari Salim bin Ubaidullah, dari ayahnya, ia mengatakan: Aku sama sekali tidak pernah mendengar Umar membacakannya, melainkan ia mengucapkan “Bersegeralah kalian kepada mengingat Allah”211
Musnad Syafi'i 204 (230199)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي يَحْيَى، عَنْ صَالِحٍ، مَوْلَى التَّوْأَمَةِ قَالَ: «رَأَيْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُصَلِّي فَوْقَ ظَهْرِ الْمَسْجِدِ وَحْدَهُ بِصَلَاةِ الْإِمَامِ»
205. Ibnu Abu Yahya mengabarkan kepada kami dari Shalih, mantan budak At-Tauamah, ia berkata, “Aku pernah melihat Abu Hurairah melakukan shalat di masjid sendirian mengikuti shalatnya imam.” 212"
Musnad Syafi'i 205 (230200)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُمَارَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ التَّيْمِيِّ، عَنْ أُمِّ وَلَدٍ، لِإِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، أَنَّ امْرَأَةً، سَأَلَتْ أُمَّ سَلَمَةَ فَقَالَتْ: إِنِّي امْرَأَةٌ أُطِيلُ ذَيْلِي، وَأَمْشِي فِي الْمَكَانِ الْقَذِرِ، فَقَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يُطَهِّرُهُ مَا بَعْدَهُ»
206. Malik mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Imarah bin Amr bin Hazm, dari Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits At-Taimi, dari ibu anaknya, Ibrahim bin Abdurrahman bin Auf, dari Ummu Salamah: Bahwa seorang wanita pernah bertanya kepada Ummu Salamah, lalu ia berkata, “Sesungguhnya aku adalah seorang wanita yang biasa memanjangkan ujung kainku dan sering berjalan di tempat yang kotor.” Maka Ummu Salamah menjawabnya “Rasulullah pernah bersabda, “Ia dapat disucikan oleh tanah sesudahnya213
Musnad Syafi'i 206 (230201)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ عَامِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ، عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي وَهُوَ حَامِلٌ أُمَامَةَ بِنْتَ أَبِي الْعَاصِ وَهِيَ بِنْتُ بِنْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَا، وَإِذَا قَامَ رَفَعَهَا
207. Malik bin Anas mengabarkan kepala kami dari Amir bin Abdullah bin Az-Zubair, dari Amr bin Sulaim Az-Zuraqi, dari Abu Qatadah Al Anshari : Bahwa Nabi pernah shalat sambil menggendong Umamah binti Abu Al Ash, yaitu anak perempuannya putri Rasulullah sendiri. Apabila sujud, beliau meletakkannya; dan apabila berdiri, beliau menggendongnya kembali. 214
Musnad Syafi'i 207 (230202)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
وَأَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ مُعَاذًا، أَمَّ قَوْمَهُ، فِي الْعَتَمَةِ فَافْتَتَحَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ، فَتَنَحَّى رَجُلٌ مِنْ خَلْفِهِ فَصَلَّى، فَذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمُعَاذٍ: «أَفَتَّانٌ أَنْتَ؟ اقْرَأْ بِسُورَةِ كَذَا وَسُورَةِ كَذَا»
208. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Jabir bin Abdullah: Bahwa Mu'adz pernah mengimami kaumnya dalam shalat Isya, lalu ia membukanya dengan surah Al Baqarah, maka menjauhlah seorang lelaki dari belakangnya dan shalat (sendirian). Peristiwa itu disampaikan kepada Nabi , lalu beliau bersabda kepada Mu'adz, “Apakah engkau tukang fitnah? Apakah engkau tukang fitnah? Bacalah surah anu dan surah anu!215

Musnad Syafi'i 208 (230203)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ. وَقَالَ فِي حَدِيثٍ آخَرَ: قَالَ سُفْيَانُ: فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِعَمْرٍو فَقَالَ: هُوَ نَحْوُ هَذَا
209. Sufyan mengabarkan kepada kami. Abu Az-Zubair menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Nabi tentang hal yang semisal, ia mengatakan: Dalam hadits lain disebutkan bahwa Sufyan berkata, “Aku telah menuturkan hal tersebut kepada Amr, maka ia berkata, 'Hadits itu sama dengan hadits ini'.” 216
Musnad Syafi'i 209 (232011)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ [ص:51] اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّي لِلنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ؛ فَإِنَّ فِيهِمُ السَّقِيمَ وَالضَّعِيفَ، وَإِذَا كَانَ يُصَلِّي لِنَفْسِهِ فَلْيُطِلْ مَا شَاءَ
210. Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Apabila seseorang di antara kalian shalat untuk orang-orang, hendaklah ia meringankan shalatnya, karena di antara mereka (para makmum) terdapat orang yang sakit dan orang yang lemah Tetapi bila ia shalat untuk dirinya, ia boleh memanjangkannya sekehendaknya 217
Musnad Syafi'i 210 (230204)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ: كُنْتُ أَسْمَعُ الْأَئِمَّةَ، وَذَكَرَ ابْنَ الزُّبَيْرِ وَمَنْ بَعْدَهُ يَقُولُونَ: آمِينَ، وَيَقُولُ مَنْ خَلْفَهُمْ: آمِينَ، حَتَّى إِنَّ لِلْمَسْجِدِ لَلَجَّةً
211. Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Atha., ia berkata, “Aku mendengar para imam mulai dari Ibnu Zubair dan orang-orang yang bersamanya mengucapkan 'Amin', begitu pula orang-orang yang bermakmum di belakang mereka mengucapkan 'Amin', hingga suara mereka benar-benar memenuhi masjid.” 218
Musnad Syafi'i 211 (230205)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْأَمَالِي فِي الصَّلَاةِ
Bagian Pembahasan tentang Amal pada Shalat
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ الثَّقَفِيُّ، عَنْ أَيُّوبَ بْنِ أَبِي تَمِيمَةَ السَّخْتِيَانِيِّ، عَنْ نَافِعٍ، مَوْلَى ابْنِ عُمَرَ قَالَ: كَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقْرَأُ فِي السَّفَرِ، أَحْسِبُهُ قَالَ: فِي الْعَتَمَةِ إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ فَقَرَأَ بِأُمِّ الْقُرْآنِ، فَلَمَّا أَتَى عَلَيْهَا قَالَ: {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] . {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] . {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] قَالَ: فَقُلْتُ: {إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ} [الزلزلة: 1] فَقَرَأَ بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَلَمَّا أَتَى عَلَيْهَا قَالَ: {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] . {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] . {بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ} [الْفَاتِحَة: 1] قَالَ: فَقُلْتُ: {إِذَا زُلْزِلَتْ} [الزلزلة: 1] فَقَالَ: {إِذَا زُلْزِلَتْ} [الزلزلة: 1]
212. Abdul Wahab bin Abdul Majid Ats-Tsaqafi mengabarkan kepada kami dari Ayyub bin Abu Tamimah As-Sakhtiyani, dari Nafi', mantan budak Ibnu Umar , ia mengatakan: Dahulu Ibnu Umar pernah membacakan dalam jalanannya —aku menduganya mengatakan dalam shalat Isya - surah Idzaa zulzilatil ardhu (surah Az-Zalzalah). Pada awalnya ia membaca Ummul Qur'an: dan ketika bacaannya selesai, ia mengucapkan, Bismillahirrahmaanirrahiim, Bismillahirrahmaanirrahiim, Bismillahirrahmaanirrahiim." la mengatakan: Maka aku katakan, Idzaa zulzilatil ardhu Ia pun membaca Idzaa zulzilatil ardhu Pada awalnya ia membaca Ummul Qur'an; dan ketika bacaannya selesai, ia mengucapkan, “Bismillahirrahmaanirrahiim, Bismillahirrahmaanirrahiim, Bismillahirrahmaanirrahiim.. Ia mengatakan: Maka aku katakan, “Idzaa zulzilatil ardhu!” Ia pun membaca, “Idzaa zulzilatil ardhu” Lalu ia berkata, “Idzaa zulzilatil ardhu.219
Musnad Syafi'i 212 (230206)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ بِحَطَبٍ فَيحْتَطَبُ، ثُمَّ آمُرَ بِالصَّلَاةِ فَيُؤَذَّنَ بِهَا، ثُمَّ آمُرَ رَجُلًا فَيَؤُمَّ النَّاسَ، ثُمَّ أُخَالِفَ إِلَى رِجَالٍ فَأُحَرِّقَ عَلَيْهِمْ بُيُوتَهُمْ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَوْ يَعْلَمُ أَحَدُكُمْ أَنَّهُ يَجِدُ عَظْمًا سَمِينًا أَوْ مِرْمَاتَيْنِ حَسَنَتَيْنِ لَشَهِدَ الْعِشَاءَ»
213. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, ""Demi Tuhan yang Jiwaku berada dalam genggaman kekuasaan-Nya, sesunggihnya aku berniat memerintahkan (mereka mencari) kayu, lalu kayu-kayu itu dikumpulkan. Kemudian aku memerintahkan agar adzan shalat diserukan, dan aku memerintahkan pula seorang lelaki untuk mengimami orang-orang. Kemudian aku pergi menuju orang-orang (yang tidak shalat berjamaah), maka aku akan membakar rumah-rumah mereka karenanya. Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam genggaman kekuasaan-Nya, seandainya seseorang dari mereka mengetahui bahwa ia akan menjumpai tulang (dari ternak) yang gemuk atau sepasang kukunya yang besar, niscaya dia mau menghadiri (jamuan) makan malam220
Musnad Syafi'i 213 (230208)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَرْمَلَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْمُنَافِقِينَ شُهُودُ الْعِشَاءِ وَالصُّبْحِ، لَا يَسْتَطِيعُونَهُمَا» . أَوْ نَحْوَ هَذَا
214. Malik mengabarkan kepada kami dari Abdurrahman bin Harmalah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Perbedaan antara kita dan orang-orang munafik ialah menyaksikan shalat Isya dan shalat Subuh, mereka tidak mampu menghadiri keduanya.” Atau redaksi yang serupa. 221
Musnad Syafi'i 214 (230209)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ عَلَى صَلَاةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً»
215. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Shalat berjamaah mengungguli shalat yang dilakukan sendirian dengan perbedaan dua puluh tujuh derajat.222
Musnad Syafi'i 215 (230210)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ أَحَدِكُمْ وَحْدَهُ بِخَمْسَةٍ وَعِشْرِينَ جُزْءًا»
216. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda "Shalat berjamaah seseorang di antara kalian lebih afdhal daripada shalat sendirian dengan perbedaan dua puluh lima bagian (pahala)”.223
Musnad Syafi'i 216 (230211)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ أَذَّنَ فِي لَيْلَةٍ ذَاتِ بَرْدٍ وَرِيحٍ فَقَالَ: أَلَا صَلُّوا فِي الرِّحَالِ. ثُمَّ قَالَ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ الْمُؤَذِّنَ إِذَا كَانَتْ لَيْلَةٌ بَارِدَةٌ ذَاتُ مَطَرٍ يَقُولُ: «أَلَا صَلُّوا فِي الرِّحَالِ»
217. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar ; Bahwa ia melakukan adzan di suatu malam yang dingin dan berangin kencang, lalu menyerukan (dalam adzannya), “Ingatlah, shalatlah kalian di tempat tinggal kalian masing-masing.” Kemudian ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah pernah memerintahkan kepada muadzinnya bila malam sangat dingin lagi hujan untuk menyerukan, 'Ingatlah, shalatlah kalian di tempat tinggal kalian'.” 224
Musnad Syafi'i 217 (230212)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ مُنَادِيَهُ فِي اللَّيْلَةِ الْمَطِيرَةِ وَاللَّيْلَةِ الْبَارِدَةِ ذَاتِ رِيحٍ: أَلَا صَلُّوا فِي رِحَالِكُمْ
218. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ayyub, dari Nafi', dari Ibnu Umar : Bahwa Rasulullah pernah memerintahkan kepada muadzinnya di malam yang hujan dan dingin lagi berangin kencang (untuk menyerukan), “Ingatlah, shalatlah di tempat tinggal kalian!” 225
Musnad Syafi'i 218 (230213)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَرْقَمِ، أَنَّهُ كَانَ يَؤُمُّ أَصْحَابَهُ يَوْمًا فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ ثُمَّ رَجَعَ فَقَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمُ الْغَائِطَ فَلْيَبْدَأْ بِهِ قَبْلَ الصَّلَاةِ»
219. Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Abdullah bin Arqam bahwa ia mengimami teman- temannya di suatu hari, tetapi ia pergi dahulu untuk menunaikan hajatnya, lalu kembali lagi dan mengatakan: Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian merasa ingin buang air besar, hendaklah ia memulainya (membuangnya) lebih dahulu sebelum melakukan shalat.226
Musnad Syafi'i 219 (230214)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَرْقَمِ، أَنَّهُ خَرَجَ إِلَى مَكَّةَ فَصَحِبَهُ قَوْمٌ فَكَانَ يَؤُمُّهُمْ، فَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَقَدَّمَ رَجُلًا وَقَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلَاةُ وَوَجَدَ أَحَدُكُمُ الْغَائِطَ فَلْيَبْدَأْ بِالْغَائِطِ»
220. Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah dari bapaknya dari Abdullah bin Al Arqam bahwa ia pernah keluar ke Makkah lalu suatu kaum menemaninya dan ia juga mengimami mereka, kemudian shalatpun didirikan, setelah itu datang seorang lelaki dan berkata, “Rasulullah bersabda, 'Jika shalat telah didirikan, dan salah seorang di antara kalian merasa ingin buang air besar, hendaklah ia memulainya (membuangnya) lebih dahulu membuang air besar227
Musnad Syafi'i 220 (230215)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ مَحْمُودِ بْنِ الرَّبِيعِ، أَنَّ عِتْبَانَ بْنَ مَالِكٍ، كَانَ يَؤُمُّ قَوْمَهُ وَهُوَ أَعْمَى، وَأَنَّهُ قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّهَا تَكُونُ الظُّلْمَةُ وَالْمَطَرُ وَالسَّيْلُ وَأَنَا رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ، فَصَلِّ يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي بَيْتِي مَكَانًا أَتَّخِذُهُ مُصَلًّى، فَجَاءَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: «أَيْنَ تُحِبُّ أَنْ تُصَلِّيَ؟» فَأَشَارَ إِلَى مَكَانٍ مِنَ الْبَيْتِ، فَصَلَّى فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
221. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Mahmud bin Ar-Rabi': Bahwa Utban bin Malik mengimami kaumnya, padahal ia tunanetra, dan ia pernah terkata kepada Rasulullah , “Sesungguhnya hari gelap dan hujan serta banjir, sedangkan aku adalah seorang lelaki yang tunanetra; maka shalatlah, wahai Rasulullah, di ramahku di suatu tempat yang nanti akan kujadikan sebagai mushalla.” Maka Rasulullah datang dan bersabda, “Di manakah tempat yang engkau sukai sebagai tempat shalatmu?” Utban memberikan isyarat ke suatu tempat di dalam rumahnya, lalu Rasulullah shalat padanya. 228.
Musnad Syafi'i 221 (230216)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ مَحْمُودِ بْنِ الرَّبِيعِ، أَنَّ عِتْبَانَ بْنَ مَالِكٍ كَانَ يَؤُمُّ قَوْمَهُ وَهُوَ أَعْمَى
222. Ibrahim bin Sa'd ,mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Mahmud bin Ar-Rabi': Bahwa Utban bin Malik mengimami kaumnya, padahal ia tunanetra. 229
Musnad Syafi'i 222 (230217)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمَّارٍ الدُّهْنِيِّ، عَنِ امْرَأَةٍ مِنْ قَوْمِهِ يُقَالُ لَهَا حُجَيْرَةُ، عَنْ [ص:54] أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهَا أَمَّتْهُنَّ فَقَامَتْ وَسَطًا
223. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ammar Ad-Duhni, dari seseorang wanita kalangan kaumnya yang dikenal dengan nama Hujairah, dari Ummu Salamah: Bahwa ia pernah mengimami mereka, maka ia berdiri di tengah. 230
Musnad Syafi'i 223 (230218)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ، أَنَّهُمْ كَانُوا يَأْتُونَ عَائِشَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ بِأَعْلَى الْوَادِي هُوَ وَعُبَيْدُ بْنُ عُمَيْرٍ وَالْمِسْوَرُ بْنُ مَخْرَمَةَ وَنَاسٌ كَثِيرٌ فَيَؤُمُّهُمْ أَبُو عَمْرٍو مَوْلَى عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، وَأَبُو عَمْرٍو غُلَامُهَا حِينَئِذٍ لَمْ يُعْتَقْ. قَالَ: وَكَانَ إِمَامُ بَنِي مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ وَعُرْوَةُ
224. Abdul Majid bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij: Abdullah bin Ubaidillah bin Abu Mulaikah mengabarkan kepadaku bahwa mereka sering mendatangi Aisyah, Ummul Mukminin, di bagian atas lembah. Dia ditemani oleh Ubaid bin Umair dan Al Miswar bin Makhramah serta banyak orang lainnya. Maka yang mengimami mereka adalah Abu Amr, mantan budak Aisyah . Abu Amr pada saat itu masih berstatus budak dan belum dimerdekakan. Abdullah bin Ubaidiliah melanjutkan kisahnya bahwa Abu Amr adalah imam bagi Bani Muhammad bin Abu Bakar dan Urwah. 231
Musnad Syafi'i 224 (230219)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ قَالَ: سَمِعْتُ عُبَيْدَ بْنَ عُمَيْرٍ، يَقُولُ: اجْتَمَعَتْ جَمَاعَةٌ فِيمَا حَوْلَ مَكَّةَ، قَالَ: حَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ: فِي أَعْلَى الْوَادِي هَهُنَا وَفِي الْحَجِّ. قَالَ: فَحَانَتِ الصَّلَاةُ فَتَقَدَّمَ رَجُلٌ مِنْ آلِ أَبِي السَّائِبِ أَعْجَمِيُّ اللِّسَانِ، قَالَ: فَأَخَّرَهُ الْمِسْوَرُ بْنُ مَخْرَمَةَ وَقَدَّمَ غَيْرَهُ، فَبَلَغَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَلَمْ يُعَرِّفْهُ بِشَيْءٍ حَتَّى جَاءَ الْمَدِينَةَ، فَلَمَّا جَاءَ الْمَدِينَةَ عَرَّفَهُ بِذَلِكَ فَقَالَ الْمِسْوَرُ: أَنْظِرْنِي يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، إِنَّ الرَّجُلَ كَانَ أَعْجَمِيَّ اللِّسَانِ، وَكَانَ فِي الْحَجِّ فَخَشِيتُ أَنْ يَسْمَعَ بَعْضُ مَنْ شَهِدَ الْحَجَّ قِرَاءَتَهُ فَيَأْخُذَ بِعُجْمِيَّتِهِ. فَقَالَ: هُنَالِكَ ذَهَبْتَ بِهَا؟ فَقَالَ: نَعَمْ، فَقَالَ: قَدْ أَصَبْتَ
225. Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Atha' mengabarkan kepadaku, ia mengatakan: Aku pernah mendengar Ubaidiliah bin Umair berkata, “Segolongan orang yang berada di sekitar Makkah berkumpul —aku menduganya mengatakan di bagian atas lembah, yaitu di sini— dalam musim haji. Kemudian tibalah waktu shalat, lalu seorang lelaki dari kalangan keluarga Abu Saib yang lisannya a'jam maju (menjadi imam). Tetapi ia disuruh mundur oleh Al Miswar bin Makhramah, dan Al Miswar mengajukan orang lain (sebagai imam). Ketika Al Miswar sampai kepada Umar bin Khaththab, ia tidak menceritakan sesuatu pun kepadanya hingga sampai di Madinah. Setelah sampai di Madinah, Al Miswar menceritakan hal tersebut kepadanya dan berkata, 'Pertimbangkanlah pendapatku ini, wahai Amirul Mukminin! Sesungguhnya lelaki itu adalah orang yang memiliki lisan a'jam, dia sedang melakukan ibadah haji; maka aku merasa khawatir bila ada sebagian dari jamaah haji yang mendengar bacaannya, lalu mengikuti bacaan a'jam-nya itu'. Khalifah Umar berkata, 'Apakah pemikiranmu sampai ke situ?' Al Miswar menjawab, 'Ya'. Khalifah Umar menjawab, 'Engkau benar'.” 232
Musnad Syafi'i 225 (230220)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي حَازِمِ بْنِ دِينَارٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَهَبَ إِلَى بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ لِيُصْلِحَ بَيْنَهُمْ وَحَانَتِ الصَّلَاةُ فَجَاءَ الْمُؤَذِّنُ إِلَى أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ: أَتُصَلِّي لِلنَّاسِ فَأُقِيمَ؟ فَقَالَ: نَعَمْ، فَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ فِي الصَّلَاةِ فَتَخَلَّصَ حَتَّى وَقَفَ فِي الصَّفِّ، فَصَفَّقَ النَّاسُ، قَالَ: وَكَانَ أَبُو بَكْرٍ لَا يَلْتَفِتُ فِي صَلَاتِهِ، فَلَمَّا أَكْثَرَ النَّاسُ التَّصْفِيقَ الْتَفَتَ فَرَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَشَارَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنِ أَمْكُثْ مَكَانَكَ. فَرَفَعَ أَبُو بَكْرٍ يَدَيْهِ فَحَمِدَ اللَّهَ عَلَى مَا أَمَرَهُ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ [ص:55] مِنْ ذَلِكَ، ثُمَّ اسْتَأْخَرَ أَبُو بَكْرٍ وَتَقَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّى بِالنَّاسِ، فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ: يَا أَبَا بَكْرٍ، «مَا مَنَعَكَ أَنْ تَثْبُتَ إِذْ أَمَرْتُكَ؟» فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ: مَا كَانَ لِابْنِ أَبِي قُحَافَةَ أَنْ يُصَلِّيَ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا لِي أَرَاكُمْ أَكْثَرْتُمُ التَّصْفِيقَ، فَمَنْ نَابَهُ شَيْءٌ فِي صَلَاتِهِ فَلْيُسَبِّحْ، فَإِنَّهُ إِذَا سَبَّحَ الْتُفِتَ إِلَيْهِ، وَإِنَّمَا التَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ» قَالَ أَبُو الْعَبَّاسِ يَعْنِي الْأَصَمَّ: أَخْرَجْتُ هَذَا الْحَدِيثَ فِي هَذَا الْمَوْضِعِ وَهُوَ مُعَادٌ إِلَّا أَنَّهُ مُخْتَلِفُ الْأَلْفَاظِ زِيَادَةٌ وَنُقْصَانٌ
226. Malik menceritakan kepada kami dari Abu Hazim bin Dinar, dari Sahi bin Sa'd As-Sa'idi: Rasulullah berangkat ke perkampungan Bani Amr bin Auf untuk mendamaikan sesama mereka. Waktu shalat tiba, lalu muadzin datang kepada Abu Bakar dan terkata, “Maukah engkau shalat menjadi imam orang-orang ? Aku akan mengiqamatkannya” Abu Bakar menjawab, “Ya” Maka Abu Bakar shalat, dan ternyata Rasulullah datang ketika orang-orang sedang melakukan shalat. beliau menguak shaf hingga berhenti di dalam shaf (pertama), dan orang-orang banyak bertepuk tangan. Amr bin Auf terkata, “Dan pada saat shalat itu, Abu Bakar tidak menoleh.” Ketika orang-orang banyak yang bertepuk tangan. Abu Bakar baru menoleh. Ia melihat Rasulullah , tetapi beliau mengisyaratkan kepadanya agar tetap di tempatnya Maka Abu Bakar mengangkat kedua tangannya seraya memuji kepada Allah atas apa yang diperintahkan oleh Rasulullah itu. Tetapi Abu Bakar tetap mundur, maka Rasulullah maju ke depan dan shalat menjadi imam orang-orang. Setelah beliau menyelesaikan shalatnya, beliau bersabda, “Hai Abu Bakar! Apakah yang membuatmu enggan untuk tetap di tempatmu ketika aku perintahkan kepadamu untuk melakukannya'. Abu Bakar menjawab, “Wahai Rasulullah, tidaklah layak bagi anak Abu Quhafah shalat di depan Rasulullah .” Kemudian Rasulullah bersabda, “Mengapa kulihat kalian banyak yang bertepuk tangan? Barangsiapa yang mengalami sesuatu dalam shalatnya, hendaklah la bertasbih. Apabila bertasbih, niscaya ia diperhatikan, sesungguhnya bertepuk tangan itu hanya bagi kaum wanita.” 223
Abu Al Abbas, yakni Al Asham, berkata, “Aku meriwayatkan hadits ini di tempat ini, dan ia adalah pengualangan, namun ia berbeda secara lafazh; Karena ada penampahan dan pengurangan.
Musnad Syafi'i 226 (230221)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا مَعْنُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: مِنَ السُّنَّةِ أَنْ لَا، يَؤُمَّهُمْ إِلَّا صَاحِبُ الْبَيْتِ
227. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Ma'n bin Abdurrahman bin Abdullah bin Mas'ud mengabarkan kepada kami dari Al Qasim bin Abdurrahman, dari Ibnu Mas'ud, ia berkata, “Termasuk tuntunan sunah ialah hendaknya tidak menjadi imam mereka melainkan shahibul bait.”234
Musnad Syafi'i 227 (230222)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو سُلَيْمَانَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي، فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ»
228. Abdul Wahab Ats-Tsaqafi mengabarkan kepada kami dari Ayyub, dari Abu Qilabah, ia mengatakan: Abu Sulaiman Malik bin Al-Huwairits ??? ???? ??? pernah berkata, “Rasulullah pernah bersabda kepada kami “Shalatlah kalian sebagaimana kalian lihat aku melakukannya. Apabila waktu shalat tiba, hendaklah seseorang menyerukan adzan untuk kalian, dan hendaklah orang yang paling tua di antara kalian menjadi imam untuk kalian'.235
Musnad Syafi'i 228 (230223)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي نَافِعٌ قَالَ: " أُقِيمَتِ الصَّلَاةُ فِي مَسْجِدٍ بِطَائِفَةٍ مِنَ الْمَدِينَةِ وَلِابْنِ عُمَرَ قَرِيبًا مِنْ ذَلِكَ الْمَسْجِدِ أَرْضٌ يَعْمَلُهَا، وَإِمَامُ ذَلِكَ الْمَسْجِدِ مَوْلًى لَهُ، وَمَسْكَنُ ذَلِكَ الْمَوْلَى وَأَصْحَابِهِ ثَمَّةَ، قَالَ: فَلَمَّا سَمِعَهُمْ عَبْدُ اللَّهِ جَاءَ لِيَشْهَدَ مَعَهُمُ الصَّلَاةَ فَقَالَ لَهُ الْمَوْلَى صَاحِبُ الْمَسْجِدِ: تَقَدَّمْ فَصَلِّ، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ: أَنْتَ أَحَقُّ أَنْ تُصَلِّيَ فِي مَسْجِدِكَ مِنِّي، فَصَلَّى الْمَوْلَى "
229. Abdul Majid menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Bahwa Nafi menceritakan kepada kami: Shalat didirikan di suatu masjid yang terletak di suatu wilayah kota Madinah, sedangkan Ibnu Umar mempunyai sebidang tanah di dekat masjid tersebut: tanah itu digarapnya dan yang menjadi imam masjid itu adalah salah seorang maula (pelayan) nya. Tempat tinggal maula tersebut dan teman-temannya di tempat itu juga. Nafi melanjutkan kisahnya: Ketika Abdullah mendengar perihal mereka, ia datang untuk ikut shalat bersama mereka. Lalu pelayan yang mengimami masjid itu berkata kepadanya, “Majulah dan shalatlah sebagai imam.” Abdullah berkata kepadanya, “Engkau lebih berhak menjadi imam di masjidmu sendiri daripada aku.” Lalu mantan budak itu shalat. 236
Musnad Syafi'i 229 (230224)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مُسْلِمُ بْنُ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ نَافِعٍ، أَنَّ ابْنَ عُمَرَ، اعْتَزَلَ بِمِنًى فِي قِتَالِ ابْنِ الزُّبَيْرِ وَالْحَجَّاجِ فَصَلَّى مَعَ الْحَجَّاجِ
230. Muslim bin Khalid mengabarkan kepada kami dari Juraij, dari Nafi': Bahwa Ibnu Umar meniisahkan diri tersama jamaah haji, ia tidak mau memerangi Ibnu Zubair, dan ia shalat bersama dengan jamaah haji. 237
Musnad Syafi'i 230 (230225)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ " أَنَّ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ [ص:56] كَانَا يُصَلِّيَانِ خَلْفَ مَرْوَانَ قَالَ: فَقَالَ: مَا كَانَا يُصَلِّيَانِ إِذَا رَجَعَا إِلَى مَنَازِلِهِمَا؟ فَقَالَ: لَا وَاللَّهِ، مَا كَانَا يَزِيدَانِ عَلَى صَلَاةِ الْأَئِمَّةِ "
231. Hatim bin Ismail menceritakan kepada kami dari Ja'far bin Muhammad, dari ayahnya: Bahwa Al Hasan dan Al Husain, keduanya pernah shalat di belakang Marwan, maka Marwan bertanya, “Apakah keduanya shalat lagi bila sampai ke rumahnya masing-masing?” Ia (Ja'far bin Muhammad) menjawab, “Tidak, demi Allah, keduanya tidak pernah menambahkan lebih dari shalat para imam.” 238
Musnad Syafi'i 231 (230226)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
عَنْ مَعْمَرٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِمِنًى رَكْعَتَيْنِ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ
232. Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami dari Ma'mar, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya: Bahwa Rasulullah pernah shalat 2 rakaat di Mina, begitu juga Abu Bakar dan Umar. 239

Musnad Syafi'i 232 (230227)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُمَرَ، مِثْلَهُ [...]
233. Malik mengabarkan kepada kami dari Zaid bin Ashim, dari bapaknya, dari Umar dengan redaksi yang semisalnya. 240
Musnad Syafi'i 233 (232012)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْإِمَامُ ضَامِنٌ، وَالْمُؤَذِّنُ مُؤْتَمَنٌ، اللَّهُمَّ فَأَرْشِدِ الْأَئِمَّةَ، وَاغْفِرْ لِلْمُؤَذِّنِينَ»
234. Sufyan mengabarkan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah yang sampai berita kepadanya bahwa Nabi pernah bersabda, “Imam adalah orang yang menjamin, dan muadzin adalah orang yang dipercaya. Ya Allah, berilah para imam petunjuk dan berilah ampunan bagi para muadzin."241.
Musnad Syafi'i 234 (230228)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ: كَانَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ أَوِ الْعَتَمَةَ ثُمَّ يَرْجِعُ فَيُصَلِّيهَا بِقَوْمِهِ فِي بَنِي سَلِمَةَ. قَالَ: فَأَخَّرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَصَلَّى مُعَاذٌ مَعَهُ ثُمَّ رَجَعَ فَأَمَّ قَوْمَهُ فَقَرَأَ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ، فَتَنَحَّى رَجُلٌ مِنْ خَلْفِهِ فَصَلَّى وَحْدَهُ، فَقَالُوا لَهُ: أَنَافَقْتَ؟ قَالَ: لَا، وَلَكِنِّي آتِي رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَتَاهُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّكَ أَخَّرْتَ الْعِشَاءَ، وَإِنَّ مُعَاذًا صَلَّى مَعَكَ ثُمَّ رَجَعَ فَأَمَّنَا فَافْتَتَحَ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ، فَلَمَّا رَأَيْتُ ذَلِكَ تَأَخَّرْتُ فَصَلَّيْتُ، وَإِنَّمَا نَحْنُ أَصْحَابُ نَوَاضِحَ نَعْمَلُ بِأَيْدِينَا، فَأَقْبَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى مُعَاذٍ فَقَالَ: «أَفَتَّانٌ أَنْتَ يَا مُعَاذُ، أَفَتَّانٌ أَنْتَ يَا مُعَاذُ؟ اقْرَأْ بِسُورَةِ كَذَا وَسُورَةِ كَذَا»
235. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami bahwa ia pernah mendengar Amr bin Dinar mengatakan: Aku pernah mendengar Jabir bin Abdullah berkata, “Mu'adz melakukan shalat bersama Rasulullah , yaitu shalat Isya atau shalat 'Atamah. Kemudian Mu'adz kembali dan shalat lagi bereama kaumnya di kampung Bani Salamah.” Jabir bin Abdullah melanjutkan kisahnya, “Dan di suatu malam Rasulullah mengakhirkan shalat Isya.” Jabir bin Abdullah melanjutkan kisahnya kembali, “Maka Mu'adz shalat bersamanya, kemudian kembali dan mengimami kaumnya, ia membaca surah Al Baqarah. Maka ada seorang lelaki mundur di belakangnya, lalu menyelesaikan shalatnya sendirian. Mereka berkata kepada lelaki itu, 'Apakah engkau seorang munafik?' Lelaki itu menjawab, 'Tidak, tetapi aku akan mendatangi Rasulullah '. lelaki itu datang kepada Rasulullah dan berkata, 'Wahai Rasulullah ! Sesungguhnya engkau pernah mengakhirkan shalat Isya, dan Mu'adz shalat bersamamu, kemudian ia kembali dan mengimami kami. Ia membukanya dengan bacaan surah Al Baqarah. Ketika aku melihatnya berbuat demikian, terpaksa aku mundur dan menyelesaikan shalatku sendirian. Sesungguhnya kami hanya para pemberi minum ternak, kami bekerja dengan tangan kami sendiri'. Maka Nabi datang kepada Mu'adz dan bersabda, 'A[akah engkau tukang fitnah, hai Mu'adz, apakah engkau tukang fitnah? Bacalah surah anu dan surah anu'.242

Musnad Syafi'i 235 (230229)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، مِثْلَهُ، وَزَادَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ: «اقْرَأْ بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى، وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى، وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ وَنَحْوِهَا» قَالَ سُفْيَانُ: فَقُلْتُ لِعَمْرٍو: إِنَّ أَبَا الزُّبَيْرِ يَقُولُ: قَالَ لَهُ: " اقْرَأْ بِ سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى [ص:57]، وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى، وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ قَالَ عَمْرٌو: هُوَ هَذَا، أَوْ هُوَ نَحْوَهُ
236. Sufyan mengabarkan kepada kami bahwa Abu Az-Zubair menceritakan kepada kami dari Jabir dengan redaksi yang semisalnya hanya saja di dalamnya ditambahkan: Nabi bersabda kepadanya, “Bacalah: Sabbihisma rabbikal a'laa (Surat Al A'la), Wal-laili idzaa yaghsyaa (surah Al-Lail), Wassamaa'i wath-thaariq (surah Ath-Thaariq), dan surah lain yang sejenis." Sufyan mengatakan: Maka aku berkata kepada Amr bahwa Abu Zubair pernah mengatakan bahwa Nabi bersabda kepada Mu'adz, “Bacalah: Sabbihisma rabbikal a'laa, Wal-laili idzaa yaghsyaa, dan Was-samaa'i wath-thaariq.” Amr menjawab, "Hadits itu sama dengan hadits ini atau ia adalah serupa dengannya.” 243
Musnad Syafi'i 236 (232013)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قَالَ الرَّبِيعُ: قِيلَ لِي: هُوَ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، وَلَمْ يَكُنْ عِنْدِي ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: كَانَ مُعَاذٌ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ثُمَّ يَنْطَلِقُ إِلَى قَوْمِهِ فَيُصَلِّيهَا، هِيَ لَهُ تَطَوَّعٌ وَهِيَ لَهُمْ مَكْتُوبَةٌ الْعِشَاءُ
237. Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Ar-Rabi' mengatakan: Pernah dikatakan kepadaku bahwa hadits ini dari Ibnu Juraij -sedangkan aku tidak mempunyai riwayat Ibnu Juraij- dari Amr-bin Dinar, dari Jabir yang menceritakan: Mu'adz shalat Isya bersama Nabi , kemudian ia pulang kepada kaumnya dan melakukan shalat lagi (sebagai imam). Shalat itu sunah bagi Mu'adz dan fardhu Isya bagi mereka. 244
Musnad Syafi'i 237 (230230)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَنْبَأَنِي ابْنُ عُلَيَّةَ، أَوْ غَيْرُهُ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ صَلَاةَ الظُّهْرِ فِي الْخَوْفِ بِبَطْنِ نَخْلٍ، فَصَلَّى بِطَائِفَةٍ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ، ثُمَّ جَاءَتْ طَائِفَةٌ أُخْرَى فَصَلَّى بِهِمْ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ
238. Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami, Ibnu Ulaiyah atau yang lainnya memteritahukan kepada kami, dari Yunus dari Al Hasan dari Jabir: Sesungguhnya Nabi pernah melaksanakan shalat khauf Zhuhur di pelataran kebun kurma, kemudian beliau melaksanakan shalat dengan sekelompok orang dua rekaat lalu salam kemudian sekelompok lagi datang kemudian beliau shalat dengan mereka dua rakaat lalu salam.“ 245
Musnad Syafi'i 238 (230231)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِقْسَمٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ، أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ، كَانَ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ثُمَّ يَرْجِعُ إِلَى قَوْمِهِ فَيُصَلِّي بِهِمُ الْعِشَاءَ، وَهِيَ لَهُ نَافِلَةٌ
239. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Ibnu Ajlan, dari- Ubaidillah bin Miqsam, dari Jabir bin Abdullah Al Anshari: Bahwa Mu'adz bin Jabal selalu shalat Isya bersama Nabi , kemudian ia kembali kepada kaumnya dan shalat Isya lagi bersama mereka; shalat tersebut merupakan shalat sunah baginya 246
Musnad Syafi'i 239 (230232)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي حَكِيمٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَبَّرَ فِي صَلَاةٍ مِنَ الصَّلَوَاتِ ثُمَّ أَشَارَ بِيَدِهِ: امْكُثُوا، ثُمَّ رَجَعَ وَعَلَى جِلْدِهِ أَثَرُ الْمَاءِ
240. Malik mengabarkan kepada kami dari Isma'il bin Abu Hakim, dari Atha' bin Yasar: Bahwa Rasulullah bertakbir dalam salah satu shalat fardhunya, .kemudian beliau mengisyaratkan dengan tangannya, yakni hendaknya mereka tetap pada tempatnya masing-masing. Kemudian beliau kembali, sedangkan pada kulitnya terdapat bekas air. 247

Musnad Syafi'i 240 (230233)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ مَعْنَاهُ
241. Orang yang tepercaya mengabarkan kepada kami dari Usamah bin Zaid, dari Abdullah bin Yazid, dari Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban, dari Abu Hurairah , dari Nabi dengan redaksi yang semisal dan semakna dengan hadits di atas. 248
Musnad Syafi'i 241 (232014)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ سُهَيْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ، عَنْ صَالِحِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ: «رَأَيْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ صَلَّى الْجُمُعَةَ فِي بُيُوتِ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفِ، فَصَلَّى بِهِمْ بِصَلَاةِ الْإِمَامِ فِي الْمَسْجِدِ، وَبَيْنَ بُيُوتِ حُمَيْدٍ وَالْمَسْجِدِ الطَّرِيقُ»
242. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami bahwa Abdul Majid bin Suhail bin Abdurrahman bin Auf menceritakan kepadanya dari Shalih bin Ibrahim, ia mengatakan: Aku melihat Anas bin Malik shalat Jum'at di perumahan Humaid bin Abdurrahman bin Auf. Ia shalat mengikuti shalat imam di masjid, sedangkan di antara perumahan Humaid dan masjid terdapat jalan."". 249
Musnad Syafi'i 242 (230234)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ جَدَّتَهُ مُلَيْكَةَ دَعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِطَعَامٍ صَنَعَتْهُ لَهُ فَأَكَلَ مِنْهُ ثُمَّ قَالَ: «قُومُوا فَلْأُصَلِّي لَكُمْ» . قَالَ أَنَسٌ: فَقُمْتُ إِلَى حَصِيرٍ لَنَا قَدِ اسْوَدَّ مِنْ طُولِ مَا لُبِسَ فَنَضَحْتُهُ بِمَاءٍ، فَقَامَ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَصَفَفْتُ أَنَا وَالْيَتِيمُ خَلْفَهُ وَالْعَجُوزُ مِنْ وَرَائِنَا
243. Malik mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah, dari Anas bin Malik : Bahwa neneknya. Mulaikah, pernah mengundang Rasulullah untuk suatu jamuan makan yang ia buat sendiri khusus untuk beliau. Maka beliau memakan sebagian darinya, kemudian bersabda “Bangkitlah kalian, aku akan shalat menjadi imam kalian.'' Anas melanjutkan kisahnya: Maka aku bangkit menuju ke suatu tikar milik kami yang telah hitam karena sudah tua, lalu aku mencipratinya (mengelapnya) dengan air. Kemudian Rasulullah berdiri di atas tikar itu, sedangkan aku dan- seorang anak yatim membuat shaf di belakangnya dan nenek berdiri di belakang kami. 250
Musnad Syafi'i 243 (230235)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكِبَ فَرَسًا فَصُرِعَ عَنْهُ فَجُحِشَ شِقِّهِ الْأَيْمَنُ، فَصَلَّى صَلَاةً مِنَ الصَّلَوَاتِ وَهُوَ قَاعِدٌ فَصَلَّيْنَا مَعَهُ قُعُودًا، فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ: " إِنَّمَا جُعِلَ الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ، فَإِذَا صَلَّى قَائِمًا فَصَلُّوا قِيَامًا، وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا، أَوْ إِذَا رَفَعَ فَارْفَعُوا، وَإِذَا قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا: رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا أَجْمَعُونَ " هُوَ مَنْسُوخٌ
244. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Anas bin Malik: Bahwa Rasulullah menaiki seekor kuda, dan ternyata beliau terjatuh hingga lambung kanannya terluka. Lalu beliau melakukan salah satu shalat fardhu dengan duduk, maka kami shalat bersama beliau dengan duduk pula. Ketika beliau selesai dari shalat, beliau bersabda, “Sesungguhnya imam itu dijadikan hanya untuk diikuti. Apabila imam shalat dengan berdiri, maka shalatlah kalian dengan berdiri: apabila ia ruku, maka rukulah kalian; apabila ia mengangkat (kepalanya dari ruku), maka angkatlah kepala kalian dan apabila ia mengucapkan 'Sami'allaahu liman hamidah!', maka ucapkanlah oleh kalian 'Rabbanaa walakal hamdu'. Apabila ia shalat dengan duduk, maka shalatlah kalian semua dengan duduk pula251. Ini telah di-nasakh.

Musnad Syafi'i 244 (230236)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، يَعْنِي بِمِثْلِهِ
245. Yahya bin Hasan mengabarkan kepada kami, dari Hammad bin Salamah, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah , yakni hadits yang semisal dengannya. 252
Musnad Syafi'i 245 (232015)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: «صَلَّيْتُ أَنَا وَيَتِيمٌ لَنَا خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَيْتِنَا وَأُمُّ سُلَيْمٍ خَلْفَنَا»
246. Malik mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah, dari Anas , ia berkata, “Aku dan seorang anak yatim kami shalat di belakang Nabi di rumah kami, sedangkan Ummu Sulaim di belakang kami.” 253
Musnad Syafi'i 246 (230237)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ قَالَ: " سَأَلُوا سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ: مِنْ أَيِّ شَيْءٍ مِنْبَرُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: مَا بَقِيَ مِنَ النَّاسِ أَحَدٌ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، مِنْ أَثْلِ الْغَابَةِ، عَمِلَهُ لَهُ فُلَانٌ مَوْلَى فُلَانَةَ، وَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ صَعِدَ عَلَيْهِ اسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ فَكَبَّرَ ثُمَّ قَرَأَ، ثُمَّ رَجَعَ، ثُمَّ نَزَلَ الْقَهْقَرَى فَسَجَدَ، ثُمَّ صَعِدَ فَقَرَأَ، ثُمَّ رَجَعَ، ثُمَّ نَزَلَ الْقَهْقَرَى، ثُمَّ سَجَدَ
247. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abu Hazim, ia mengatakan: Ada segolongan orang memperdebatkan masalah mimbar, lalu mereka menanyakan kepada Sahl bin Sa'd, “Dari apakah mimbar Rasulullah dibuat?” Sahl menjawab, “Tiada seorang pun yang masih hidup lebih mengetahui mengenai mimbar itu selain diriku. Mimbar itu terbuat dari kayu hutan yang disebut kayu atsal, dibuat oleh si fulan maula fulanah. Dan sesungguhnya aku pernah melihat Rasulullah ketika naik ke atasnya menghadap ke arah kiblat, lalu bertakbir dan membaca (Al Qur'an), kemudian ruku, lalu turun dengan berjalan mundur, setelah itu beliau sujud, kemudian naik lagi dan membaca (Al Qur'an), lalu ruku; sesudah itu turun dengan berjalan mundur, kemudian sujud.”254
Musnad Syafi'i 247 (230238)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ مَخْرَمَةَ بْنِ سُلَيْمَانَ، عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ ابْنِ [ص:59] عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ أَخْبَرَهُ " أَنَّهُ، بَاتَ عِنْدَ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ وَهِيَ خَالَتُهُ، قَالَ: فَاضْطَجَعْتُ فِي عَرْضِ الْوِسَادَةِ وَاضْطَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَهْلُهُ فِي طُولِهَا، فَنَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا انْتَصَفَ اللَّيْلُ، أَوْ قَبْلَهُ بِقَلِيلٍ، أَوْ بَعْدَهُ بِقَلِيلٍ اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ يَمْسَحُ وَجْهَهُ بِيَدِهِ، ثُمَّ قَرَأَ الْعَشْرَ الْآيَاتِ الْخَوَاتِمَ مِنْ سُورَةِ آلِ عِمْرَانَ، ثُمَّ قَامَ إِلَى شَنٍّ مُعَلَّقَةٍ فَتَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ، ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي، فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: فَقُمْتُ فَصَنَعْتُ مِثْلَ مَا صَنَعَ ثُمَّ ذَهَبْتُ فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ، فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رَأْسِي وَأَخَذَ بِأُذُنِي الْيُمْنَى يَفْتِلُهَا، فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ أَوْتَرَ، ثُمَّ اضْطَجَعَ حَتَّى جَاءَ الْمُؤَذِّنُ فَقَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ، ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الصُّبْحَ
248. Malik mengabarkan kepada kami dari Makramah bin Sulaiman, dari Kuraib mantan budak Ibnu Abbas, dari Ibnu Abbas ; la mengabarkan kepadanya bahwa ia pernah menginap di rumah Maimunah, istri Nabi Ummul Mukminin, yaitu bibinya. lbnu Abbas bercerita. “Maka aku membaringkan diriku di bagian yang melebar dari bantal, sedangkan Nabi dan istrinya membaringkan diri di bagian yang memanjang darinya. Rasulullah tidu; hingga ketika malam hari mencapai separuhnya atau sedikit sebelum tengah malam atau sesudahnya, beliau bangun, lalu duduk dan mengusap wajah dengan tangannya, kemudian membaca 10 ayat terakhir dari surah Aali Imran. Sesudah itu beliau bangkit menuju qirbah (wadah air) yang tergantung, lalu berwudhu dengan wudhu yang baik. Kemudian beliau berdiri dan shalat.” Ibnu Abbas melanjutkan kisahnya, ""Maka aku berdiri pula dan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan beliau, lalu aku berdiri di samping beliau. Maka Rasulullah meletakkan tangan kanannya di kepalaku dan menjewer telinga kananku. Kemudian beliau shalat 2 rakaat, lalu 2 rakaat lagi, lalu 2 rakaat lagi, lalu 2 rakaat lagi, lalu 2 rakaat lagi, kemudian shalat Witir. Sesudah itu beliau berbaring hingga muadzin datang, lalu shalat 2 rakaat yang ringan, kemudian keluar dan shalat Subuh.” 255
Musnad Syafi'i 248 (230239)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي صَلَاتَهُ مِنَ اللَّيْلِ وَأَنَا مُعْتَرِضَةٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْقِبْلَةِ كَاعْتِرَاضِ الْجَنَازَةِ»
249. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah , ia berkata, “Rasulullah melakukan suatu shalat di malam hari, sedangkan aku (tidur) membujur antara beliau dan arah kiblat sebagaimana jenazah terbujur.” 256
Musnad Syafi'i 249 (230240)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ مَالِكِ بْنِ مِغْوَلٍ، عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ قَالَ: رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ وَخَرَجَ، فَخَرَجَ بِلَالٌ بِالْعَنَزَةِ فَرَكَزَهَا فَصَلَّى إِلَيْهَا، وَالْكَلْبُ وَالْمَرْأَةُ وَالْحِمَارُ يَمُرُّونَ بَيْنَ يَدَيْهِ
250. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Malik bin Maghul, dari Aun bin Juhaifah, dari ayahnya bahwa ia berkata “Aku pernah melihat Rasulullah di Abthah, beliau keluar lalu Bilal keluar membawa tombak pendek dan menancapkannya; kemudian beliau shalat menghadap ke arah tombak itu, sedangkan anjing, wanita dan keledai berlalu-lalang di hadapannya.”257
Musnad Syafi'i 250 (230241)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ الْإِمَامَةِ
Bagian Pembahasan tentang Imam
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، أَخْبَرَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ الْحَارِثِ قَالَ: صَلَّى بِنَا حُذَيْفَةُ عَلَى دُكَّانٍ مُرْتَفِعٍ فَسَجَدَ عَلَيْهِ، فَجَبَذَهُ أَبُو مَسْعُودٍ الْبَدْرِيُّ فَتَابَعَهُ حُذَيْفَةُ، فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ قَالَ أَبُو مَسْعُودٍ: أَلَيْسَ قَدْ نُهِيَ عَنْ هَذَا؟ فَقَالَ لَهُ حُذَيْفَةُ: أَلَمْ تَرَنِي قَدْ تَابَعْتُكَ
251. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami bahwa Al A'masy mengabarkan kepada kami dari Ibrahim, dari Hammam bin Al Harits, ia mengatakan: Hudzaifah shalat sebagai imam, kami di atas dak yang tinggi. Ia naik ke tempat itu dan sujud padanya, tetapi ia ditarik oleh Abu Mas'ud Al Badri, maka Hudzaifah menurutinya. Setelah Hudzaifah menyelesaikan shalatnya. Abu Mas'ud berkata, “Bukankah telah dilarang melakukan hal itu?” Hudzaifah menjawab, “Tidakkah engkau melihat sendiri bahwa aku menurutimu?” 258
Musnad Syafi'i 251 (230242)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنِي صَفْوَانُ بْنُ سُلَيْمٍ، عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ، وَعَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: " شَاهِدٌ: يَوْمُ الْجُمُعَةِ، وَمَشْهُودٌ: يَوْمُ عَرَفَةَ "
252. Ibrahim bin Yahya mengabarkan kepada kami, Shafwan bin Sulaim menceritakan kepadaku dari Nafi' bin Jubair bin Muth'im dan Atha' bin Yasar, dari Nabi bahwa beliau pernah bersabda, “Hari yang menyaksikan ialah hari Jum'at, dan hari yang disaksikan ialah hari Arafah.259

Musnad Syafi'i 252 (230244)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
253. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Syuraik bin Abdullah bin Abu Namir menceritakan kepadaku dari Atha' bin Yasar, dari Nabi dengan redaksi yang semisalnya. 260

Musnad Syafi'i 253 (232016)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حَرْمَلَةَ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
254. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami Abdurrahman bin Harmalah menceritakan kepadaku dari Ibnu Al Musayyab, dari Nabi dengan redaksi yang semisalnya. 261
Musnad Syafi'i 254 (232017)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «نَحْنُ الْآخِرُونَ، وَنَحْنُ السَّابِقُونَ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ، فَهَذَا الْيَوْمُ الَّذِي اخْتَلَفُوا فِيهِ فَهَدَانَا اللَّهُ، فَالنَّاسُ لَنَا تَبَعٌ، الْيَهُودُ غَدًا، وَالنَّصَارَى بَعْدَ غَدٍ»
255. Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Thawus, dari ayahnya, dari Abu Hurairah , ia mengatakan, Rasulullah pemah bersabda, “Kami adalah orang-orang yang akhir, tetapi kami adalah orang-orang yang paling dahulu, hanya saja mereka diberi Al Kitab sebelum kami, dan kami diberi Al Kitab sesudah mereka. Dan hari ini adalah hari yang diperselisihkan oleh mereka, tetapi Allah memberi petunjuk kepada kami untuknya, maka orang-orang hanya mengikuti kami; orang-orang Yahudi besok dan orang-orang Nasrani lusa."262

Musnad Syafi'i 255 (230245)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ [ص:61] مِثْلَهُ، إِلَّا أَنَّهُ قَالَ: «بَايْدَ أَنَّهُمْ»
256. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah, dari Nabi dengan redaksi yang semisal, hanya di dalamnya disebutkan "Baaida annahum263
Musnad Syafi'i 256 (232018)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ عَلْقَمَةَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «نَحْنُ الْآخِرُونَ السَّابِقُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ، ثُمَّ هَذَا يَوْمُهُمُ الَّذِي فُرِضَ عَلَيْهِمْ، يَعْنِي الْجُمُعَةَ، فَاخْتَلَفُوا فِيهِ، فَهَدَانَا اللَّهُ لَهُ، فَالنَّاسُ لَنَا فِيهِ تَبَعٌ، السَّبْتُ وَالْأَحَدُ»
257. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Amr bin Alqamah menceritakan kepadaku dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah , dari Nabi , beliau pernah bersabda, “Kami adalah orang-orang yang terakhir, tetapi orang- orang yang terdahulu di hari Kiamat hanya saja mereka diberi Al Kitab sebelum kami dan kami diberi Al Kitab sesudah mereka. Kemudian ini merupakan hari yang difardhukan atas mereka -yakni hari Jum'at- tetapi mereka berselisih pendapat tentangnya, maka Allah memberi petunjuk kepada kami tentangnya. Semua orang mengikuti kami di dalamnya, yaitu hari Sabtu dan hari Ahad. 264
Musnad Syafi'i 257 (230246)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخَطْمِيُّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ، أَنَّهُ سَمِعَ رَجُلًا، مِنْ بَنِي وَائِلٍ يَقُولُ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تَجِبُ الْجُمُعَةُ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ إِلَّا امْرَأَةً، أَوْ صَبِيًّا، أَوْ مَمْلُوكًا»
258. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Salamah bin Abdullah Al Khathmi menceritakan kepadaku dari Muhammad bin Ka'ab bahwa ia pernah mendengar seorang lelaki dari kalangan Bani Wa'il mengatakan: Nabi pernah bersabda, “Shalat Jum'at wajib atas setiap muslim, kecuali Wanita atau anak- anak atau hamba sahaya.265
Musnad Syafi'i 258 (230247)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ قَالَ: «كُلُّ قَرْيَةٍ فِيهَا أَرْبَعُونَ رَجُلًا فَعَلَيْهِمُ الْجُمُعَةُ»
259. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abdul Aziz bin Umar bin Abdul Aziz menceritakan kepadaku dari ayahnya, dari Ubaidillah bin Uthbah, ia berkata, “Setiap kampung yang berpenghuni 40 orang lelaki diwajibkan atas mereka shalat Jum'at.” 266
Musnad Syafi'i 259 (230248)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي عُبَيْدٍ، مَوْلَى ابْنِ أَزْهَرَ قَالَ: شَهِدْتُ الْعِيدَ مَعَ عَلِيٍّ، وَعُثْمَانُ مَحْصُورٌ
260. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari ubaid mantan budak Ibnu Azhar, ia berkata, “aku pernah menyaksikan hari raya bersama Ali dan Utsman.” 267
Musnad Syafi'i 260 (230249)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ رَبَاحٍ، عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ حَنْطَبٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْجُمُعَةَ إِذَا فَاءَ الْفَيْءُ قَدْرَ ذِرَاعٍ أَوْ نَحْوِهِ
261. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Khalid bin Rabah menceritakan kepadaku dari Al Muthalib bin Hanthab: Bahwa Nabi selalu melakukan shalat Jum'at saat bayangan suatu naungan berbalik satu hasta atau sama dengan satu hasta. 268
Musnad Syafi'i 261 (230250)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكٍ قَالَ: قَدِمَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ عَلَى أَهْلِ مَكَّةَ وَهُمْ يُصَلُّونَ الْجُمُعَةَ وَالْفَيْءُ فِي الْحِجْرِ فَقَالَ: فَلَا تُصَلُّوا حَتَّى تَفِيءَ الْكَعْبَةُ مِنْ وَجْهِهَا
262. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Yusuf bin Mahik, ia mengatakan: Mu'adz bin Jabal tiba di Makkah saat penduduknya sedang mengerjakan shalat Jum'at, sedangkan bayangan (Ka'bah) sampai di Hijir (Ismail). Maka ia berkata, “Janganlah kalian shalat sebelum bayangan Ka'bah berbalik dari arah mukanya!” 269
Musnad Syafi'i 262 (230251)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا الثِّقَةُ عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ، أَنَّ الْأَذَانَ، كَانَ أَوَّلُهُ لِلْجُمُعَةِ حِينَ يَجْلِسُ الْإِمَامُ عَلَى الْمِنْبَرِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ، فَلَمَّا كَانَ [ص:62] خِلَافَةُ عُثْمَانَ وَكَثُرَ النَّاسُ أَمَرَ عُثْمَانُ بِأَذَانٍ ثَانٍ فَأُذِّنَ بِهِ، فَثَبَتَ الْأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ وَكَانَ عَطَاءٌ يُنْكِرُ أَنْ يَكُونَ أَحْدَثَهُ عُثْمَانُ وَيَقُولُ: «أَحْدَثَهُ مُعَاوِيَةُ» ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ
263. Orang yang dapat dipercaya mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri dari As-Sa'ib bin Yazid, bahwa kumandang adzan pada awalnya adalah untuk shalat jum'at pada zaman Rasulullah , Abu Bakar dan Umar, yaitu saat imam duduk di atas minbar, namun ketika kekhalifahan Utsman, dan banyaknya para jamaah, Utsman memerintahkan untuk mengumandangkan adzan kedua, lalu dikumandangkanlah adzan dan perintah tetap seperti itu. Dalam hal ini Atha' mengingkari jika ada yang mengatakan bahwa Utsman telah membuat hal baru, dan ia berkata, "Mu'awiyah yang telah membuat hal baru." Wallahu a'lam. 270
Musnad Syafi'i 263 (230252)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا كَانَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ كَانَ عَلَى كُلِّ بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْمَسْجِدِ مَلَائِكَةٌ يَكْتُبُونَ النَّاسَ عَلَى مَنَازِلِهِمُ الْأَوَّلُ فَالْأَوَّلُ، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ طُوِيَتِ الصُّحُفُ وَاسْتَمَعُوا الْخُطْبَةَ، وَالْمُهَجِّرُ إِلَى الصَّلَاةِ كَالْمُهْدِي بَدَنَةً، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ كَالْمُهْدِي بَقَرَةً، ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ كَالْمُهْدِي كَبْشًا» . حَتَّى ذَكَرَ الدَّجَاجَةَ وَالْبَيْضَةَ
264. Sufyan menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri' dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah , ia mengatakan: Rasulullah pernah bersabda, “Apabila hari Jum'at, maka pada tiap-tiap pintu masjid terdapat malaikat. Mereka mencatat orang- orang menurut kedudukannya masing-masing, yang pertama dicatat paling dahulu. Apabila imam muncul, maka semua catatan lembaran dilipat, dan mereka mendengarkan khutbah. Orang yang segera datang ke tempat shalat sama dengan mengurbankan seekor unta, kemudian yang mengiringinya sama dengan mengurbankan seekor sapi, kemudian yang mengiringinya lagi sama dengan orang yang mengurbankan seekor kambing." Hingga beliau menuturkan seekor ayam dan sebutir telur. 271
Musnad Syafi'i 264 (230253)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ سُمَيٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ»
265. Malik mengabarkan kepada kami dari Sumai, dari Abu Shalih As-Saman, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum'at seperti mandi jinabat, kemudian berangkat, maka seakan-akan ia berkurban seekor unta. Barangsiapa yang berangkat pada waktu yang kedua, maka seakan-akan berkurban seekor sapi. Barangsiapa yang berangkat pada waktu yang ketiga, maka seakan-akan berkurban seekor domba yang bertanduk panjang. Barangsiapa yang berangkat di saat yang keempat, maka seakan-akan berkurban seekor ayam. Dan barangsiapa yang berangkat pada waktu yang kelima, maka seakan-akan ia berkurban sebutir telur. Apabila imam muncul, maka para malaikat ikut hadir mendengarkan dzikir.272
Musnad Syafi'i 265 (230254)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جَابِرِ بْنِ عَتِيكٍ، عَنْ جَدِّهِ، جَابِرِ بْنِ عَتِيكٍ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا خَرَجْتَ إِلَى الْجُمُعَةِ فَامْشِ عَلَى هَيْنَتِكَ
266. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Abdurrahman bin Jabir bin Atik menceritakan kepadaku dari kakeknya, Jabir bin Atik, sahabat Nabi , ia berkata, “Apabila engkau berangkat menuju shalat Jum'at, berjalanlah dengan tenang.” 273
Musnad Syafi'i 266 (230255)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ، رَأَى حُلَّةً سِيَرَاءَ عِنْدَ بَابِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، لَوِ اشْتَرَيْتَ هَذِهِ فَلَبِسْتَهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلِلْوفُودِ إِذَا قَدِمُوا عَلَيْكَ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّمَا يَلْبَسُ هَذِهِ مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ فِي الْآخِرَةِ» . ثُمَّ جَاءَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا حُلَلٌ فَأَعْطَى عُمَرَ مِنْهَا حُلَّةً، فَقَالَ عُمَرُ: يَا رَسُولَ [ص:63] اللَّهِ، كَسَوْتَنِيهَا وَقَدْ قُلْتَ فِي حُلَّةِ عُطَارِدٍ مَا قُلْتَ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَمْ أَكْسُكَهَا لِتَلْبَسَهَا» . فَكَسَاهَا عُمَرُ أَخًا لُهُ مُشْرِكًا بِمَكَّةَ
267. Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi, dari Ibnu Umar: Umar bin Khaththab melihat sebuah baju siyara (bersulam sutra) di dekat pintu masjid, maka ia berkata, “Wahai Rasulullah! Seandainya engkau membeli baju ini untuk engkau pakai di hari Jum'at dan untuk menyambut para delegasi bila mereka datang kepadamu.” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya orang yang memakai pakaian ini hanyalah orang yang tidak mendapat bagian di akhirat nanti.” Kemudian datanglah kepada Rasulullah (kiriman) baju-baju (seperti itu), lalu beliau memberikan sebuah baju di antaranya kepada Umar, maka Umar berkata, “Wahai Rasulullah! Apakah engkau akan memakaikan baju itu kepadaku, sedangkan engkau telah mengatakan apa yang engkau katakan terhadap baju 'utharid?” Rasulullah menjawab, “Aku memberikannya kepadamu bukan untuk engkau pakai.” Maka Umar memberikan baju tersebut kepada salah seorang saudaranya yang masih musyrik di Makkah.
Musnad Syafi'i 267 (230256)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ ابْنِ السَّبَّاقِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي جُمُعَةٍ مِنَ الْجَمْعِ: «يَا مَعْشَرَ الْمُسْلِمِينَ، إِنَّ هَذَا يَوْمٌ جَعَلَهُ اللَّهُ عِيدًا لِلْمُسْلِمِينَ، فَاغْتَسِلُوا، وَمَنْ كَانَ عِنْدَهُ طِيبٌ فَلَا يَضُرُّهُ أَنْ يَمَسَّ مِنْهُ، وَعَلَيْكُمْ بِالسِّوَاكِ»
268. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Ibnu As-Sabbaq bahwa Nabi pernah bersabda dalam salah satu khutbah Jum'at, “Hai orang-orang muslim! Sesungguhnya hari ini dijadikan oleh Allah sebagai hari raya kaum muslimin, maka mandilah kalian; dan barangsiapa yang mempunyai wewangian, tidak mengapa jika ia memakainya, dan hendaklah kalian bersiwak.275
Musnad Syafi'i 268 (230257)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنِ الصَّلَاةِ نِصْفَ النَّهَارِ حَتَّى تَزُولَ الشَّمْسُ إِلَّا يَوْمَ الْجُمُعَةِ
269. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abdullah, dari Sa'id Al Maqburi, dari Abu Hurairah : Nabi telah melarang shalat di tengah hari sebelum matahari tergelincir, kecuali hari Jum'at. 276
Musnad Syafi'i 269 (230258)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ، أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُمْ، كَانُوا فِي زَمَانِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ يُصَلُّونَ حَتَّى يَخْرُجَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَإِذَا خَرَجَ وَجَلَسَ عَلَى الْمِنْبَرِ وَأَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ جَلَسُوا يَتَحَدَّثُونَ، حَتَّى إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ وَقَامَ عُمَرُ سَكَتُوا فَلَمْ يَتَكَلَّمْ أَحَدٌ
270. Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Tsa'labah bin Abu Malik, ia mengabarkan kepadanya (Ibnu Syihab): Bahwa mereka di zaman Umar bin Al Khaththab, bila hari Jum'at, selalu melakukan shalat (sunah) hingga Umar bin Al Khaththab muncul. Apabila ia telah muncul dan duduk di atas mimbar serta muadzin menyerukan adzannya, mereka baru duduk dan berbincang- bincang. Tetapi bila muadzin telah selesai dan Umar berdiri (melakukan khutbahnya), maka barulah mereka diam, tidak ada seorang pun yang berbicara. 277
Musnad Syafi'i 270 (230259)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ: حَدَّثَنِي ثَعْلَبَةُ بْنُ أَبِي مَالِكٍ، أَنَّ «قُعُودَ الْإِمَامِ، يَقْطَعُ السُّبْحَةَ، وَأَنَّ كَلَامَهُ يَقْطَعُ الْكَلَامَ، وَأَنَّهُمْ كَانُوا يَتَحَدَّثُونَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَعُمَرُ جَالِسٌ عَلَى الْمِنْبَرِ، فَإِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ قَامَ عُمَرُ فَلَمْ يَتَكَلَّمْ أَحَدٌ حَتَّى يَقْضِيَ الْخُطْبَتَيْنِ كِلْتَيْهِمَا، فَإِذَا قَامَتِ الصَّلَاةُ وَنَزَلَ عُمَرُ تَكَلَّمُوا»
271. Ibnu Abu Fudaik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Dzi'b, dari Ibnu Syihab, ia mengatakan: Tsa'labah bin Abu Malik menceritakan kepadaku bahwa duduknya imam di atas mimbar menghentikan shalat sunah, dan bicaranya imam yakni khutbahnya memutuskan pembicaraan. Mereka dahulu selalu melakukan pembicaraan di hari Jum'at saat Khalifah Umar duduk di atas mimbarnya. Tetapi bila muadzin telah diam dan Umar berdiri, maka tidak ada seorang pun yang berbicara hingga dua khutbah selesai. Apabila shalat (Jum'at) diiqamatkan dan Umar turun (dari mimbarnya), mereka baru berbicara lagi. 278
Musnad Syafi'i 271 (230260)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: دَخَلَ رَجُلٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ الْمَسْجِدَ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ فَقَالَ لَهُ: «أَصَلَّيْتَ؟» قَالَ: لَا. قَالَ: «فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ»
272. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Jabir bin Abdullah , ia mengatakan: Seorang lelaki masuk ke dalam masjid di hari Jum'at ketika Nabi berkhutbah, maka beliau bersabda kepadanya, "Apakah engkau telah shalat?” Lelaki itu menjawab, “Belum.” Nabi bersabda, “Shalatlah dua rakaat!279

Musnad Syafi'i 272 (230261)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ، وَزَادَ فِي حَدِيثِ جَابِرٍ: وَهُوَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ
273. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi dengan redaksi yang semisal, dan di dalam hadits Jabir ditambahkan bahwa lelaki tersebut bernama Sulaik Al Ghathfam. 280
Musnad Syafi'i 273 (232019)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ، عَنْ عِيَاضِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي سَرْحٍ قَالَ: " رَأَيْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ جَاءَ وَمَرْوَانُ يَخْطُبُ، فَقَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، فَجَاءَ إِلَيْهِ الْأَحْرَاسُ لِيُجْلِسُوهُ فَأَبَى أَنْ يَجْلِسَ حَتَّى صَلَّى رَكْعَتَيْنِ، فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ أَتَيْنَاهُ فَقُلْنَا: يَا أَبَا سَعِيدٍ، كَادَ هَؤُلَاءِ أَنْ يَفْعَلُوا بِكَ، فَقَالَ: مَا كُنْتُ لِأَدَعَهَا لِشَيْءٍ بَعْدَ شَيْءٍ رَأَيْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَ رَجُلٌ وَهُوَ يَخْطُبُ فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ بِهَيْئَةٍ بَذَّةٍ فَقَالَ: «أَصَلَّيْتَ» . قَالَ: لَا. قَالَ: «فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ» . قَالَ: ثُمَّ حَثَّ النَّاسَ عَلَى الصَّدَقَةِ فَأَلْقَوْا ثِيَابًا، فَأَعْطَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا الرَّجُلَ ثَوْبَيْنِ، فَلَمَّا كَانَتِ الْجُمُعَةُ الْأُخْرَى جَاءَ الرَّجُلُ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَصَلَّيْتَ؟» قَالَ: لَا. قَالَ: «فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ» . ثُمَّ حَثَّ النَّاسَ عَلَى الصَّدَقَةِ فَطَرَحَ الرَّجُلُ أَحَدَ ثَوْبَيْهِ، فَصَاحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ: «خُذْهُ» . فَأَخَذَهُ، ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «انْظُرُوا إِلَى هَذَا، جَاءَ تِلْكَ الْجُمُعَةِ بِهَيْئَةٍ بَذَّةٍ فَأَمَرْتُ النَّاسَ بِالصَّدَقَةِ فَطُرَحُوا ثِيَابًا فَأَعْطَيْتُهُ مِنْهَا ثَوْبَيْنِ، فَلَمَّا جَاءَتِ الْجُمُعَةُ أَمَرْتُ النَّاسَ بِالصَّدَقَةِ فَجَاءَ فَأَلْقَى أَحَدَ ثَوْبَيْهِ»
274. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Ajlan, dari Iyadh bin Abdullah bin Sa'd bin Abu Sarh, ia mengatakan: Aku melihat Abu Sa'id Al Khudri datang ketika Marwan sedang berkhutbah, ia langsung berdiri dan melakukan shalat 2 rakaat. Sebelum itu datang kepadanya para penjaga untuk mempersilakannya duduk, tetapi Abu Sa'id menolak sebelum melakukan shalat 2 rakaat. Setelah selesai shalat, kami datang kepadanya dan berkata, “Hai Abu Sa'id, hampir saja mereka mengerjaimu!” Maka Abu Sa'id berkata, “Aku tidak akan meninggalkannya karena sesuatu sesudah aku melihatnya sendiri dari Rasulullah . Aku pernah melihat Nabi kedatangan seorang lelaki ketika beliau sedang berkhutbah. Lelaki itu masuk dengan pakaian yang sudah lusuh, maka beliau bersabda, 'Apakah engkau telah shalat?' Lelaki itu menjawab, 'Belum'. Nabi bersabda, 'Shalatlah dua rakaat'.” Abu Sa'id melanjutkan kisahnya: Setelah itu Nabi menganjurkan kepada orang-orang untuk bersedekah, lalu mereka melemparkan banyak pakaian, dan Rasulullah memberikan kepada lelaki itu 2 buah pakaian. Ketika hari Jum'at berikutnya, lelaki itu datang lagi di saat Nabi sedang berkhutbah, maka beliau bersabda kepadanya, “Apakah engkau telah shalat?” Lelaki itu menjawab, “Belum.” Nabi bersabda, “Shalatlah 2 rakaat.” Kemudian Nabi menganjurkan kepada orang-orang untuk bersedekah, lalu lelaki itu melemparkan salah satu pakaiannya, maka Rasulullah berseru seraya bersabda, “Ambillah, ambillah!” Kemudian beliau bersabda, “Lihatlah orang ini, ia datang pada Jum'at yang lalu dengan pakaian yang kusut, maka aku perintahkan kepada orang-orang untuk bersedekah, dan mereka melemparkan banyak pakaian, lalu aku memberinya 2 buah pakaian dari sedekah itu. Dan pada Jum'at berikutnya (sekarang) aku perintahkan pula kepada orang-orang untuk bersedekah ternyata lelaki ini datang dan memberikan salah satu dari dua pakaiannya itu. 281
Musnad Syafi'i 274 (230262)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ: «كَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ لِلرَّجُلِ إِذَا نَعَسَ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ أَنْ يَتَحَوَّلَ عَنْهُ»
275. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar, ia berkata, “Ibnu Umar selalu memerintahkan kepada lelaki yang mengantuk pada hari Jum'at di saat imam sedang berkhutbah untuk berpindah tempat.”282
Musnad Syafi'i 275 (230263)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ: " كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَطَبَ اسْتَنَدَ إِلَى جِذْعِ نَخْلَةٍ مِنْ سَوَارِي الْمَسْجِدِ، فَلَمَّا صُنِعَ لَهُ الْمِنْبَرُ فَاسْتَوَى عَلَيْهِ اضْطَرَبَتْ تِلْكَ السَّارِيَةُ كَحَنِينِ النَّاقَةِ حَتَّى سَمِعَهَا أَهْلُ الْمَسْجِدِ حَتَّى نَزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاعْتَنَقَهَا، فَسَكَنَتْ
276. Abdul Majid bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Abu Az-Zubair mengabarkan kepadaku bahwa ia pemah mendengar Jabir bin Abdullah berkata, “Nabi apabila berkhutbah bersandar pada salah satu batang pohon kurma yang dijadikan tiang masjid; dan ketika dibuatkan mimbar untuknya, beliau duduk di atasnya. Akan tetapi tiang tersebut bergetar (dan merintih) seperti rintihan unta, hingga suaranya terdengar oleh orang-orang yang ada di dalam masjid. Maka Rasulullah turun (dari mimbarnya), lalu memeluk tiang itu hingga tenang kembali.” 283
Musnad Syafi'i 276 (230264)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ، عَنِ الطُّفَيْلِ بْنِ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: " كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِلَى جِذْعِ نَخْلَةٍ إِذْ كَانَ الْمَسْجِدُ عَرِيشًا، وَكَانَ يَخْطُبُ إِلَى ذَلِكَ الْجِذْعِ، فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِهِ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، هَلْ لَكَ أَنْ نَجْعَلَ لَكَ مِنْبَرًا تَقُومُ عَلَيْهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَتُسْمِعُ النَّاسَ خُطْبَتَكَ؟ قَالَ: «نَعَمْ» . فَصُنِعَ لَهُ ثَلَاثُ دَرَجَاتٍ هُنَّ اللَّاتِي عَلَى الْمِنْبَرِ، فَلَمَّا صُنِعَ الْمِنْبَرُ وَوُضِعَ مَوْضِعَهُ الَّذِي وَضَعَهُ فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَدَا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقُومَ عَلَى ذَلِكَ الْمِنْبَرِ فَيَخْطُبَ عَلَيْهِ، فَمَرَّ إِلَيْهِ فَلَمَّا جَاوَزَ ذَلِكَ الْجِذْعَ الَّذِي كَانَ يَخْطُبُ إِلَيْهِ خَارَ حَتَّى تَصَدَّعَ وَانْشَقَّ، فَنَزَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا سَمِعَ صَوْتَ الْجِذْعِ فَمَسَحَهُ بِيَدِهِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى الْمِنْبَرِ، فَلَمَّا هُدِمَ الْمَسْجِدُ أَخَذَ ذَلِكَ الْجِذْعَ أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَكَانَ عِنْدَهُ فِي بَيْتِهِ حَتَّى بَلِيَ وَأَكَلَتْهُ الْأَرَضَةُ وَعَادَ رُفَاتًا
277. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Abdullah bin Muhammad bin Aqil mengabarkan kepadaku dari Ath-Thufail bin Ubay bin Ka'ab, dari ayahnya, ia berkata, “Dahulu Nabi shalat di dekat batang kurma dan masjid saat beratapkan pelepah daun kurma, dan beliau selalu melakukan khutbah di dekat batang kurma itu. Maka ada seorang lelaki dari kalangan sahabat berkata, 'Wahai Rasulullah! Maukah engkau bila kami buatkan sebuah mimbar sebagai tempat engkau berkhutbah di atasnya pada hari Jum'at dan memperdengarkan khutbahmu kepada orang-orang?' Nabi menjawab, 'Ya'. Maka lelaki itu membuatkan untuknya (sebuah mimbar yang terdiri atas) 3 susun tangga naik, (menurut salinan Al 'Imaad) ketiga tangga naik itu menyatu dengan mimbar. Setelah mimbar dibuat, lalu diletakkan di tempat yang disukai Rasulullah . Maka, tergeraklah hati Nabi untuk berdiri di atas mimbar itu melakukan khutbahnya. Nabi berjalan menuju ke mimbar. Ketika beliau melewati batang kurma yang biasa beliau pakai dalam khutbahnya sebelum itu, tiba- tiba batang kurma itu menjerit hingga terbelah. Ketika Nabi mendengar suara batang kurma itu, beliau turun, lalu mengusap dengan tangannya dan kembali lagi ke atas mimbarnya. Ketika masjid tersebut dirobohkan, batang kurma itu diambil oleh Ubay bin Ka'ab. Batang kurma tersebut ditaruh di rumahnya hingga lapuk dan dimakan oleh rayap serta menjadi hancur berantakan.” 284
Musnad Syafi'i 277 (230265)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: " كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَكَانَتْ لَهُمْ سُوقٌ يُقَالُ لَهَا الْبَطْحَاءُ، كَانَتْ بَنُو سُلَيْمٍ يَجْلِبُونَ إِلَيْهَا الْخَيْلَ وَالْإِبِلَ وَالْغَنَمَ وَالسَّمْنَ، فَقَدِمُوا فَخَرَجَ إِلَيْهِمُ النَّاسُ وَتَرَكُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَكَانَ لَهُمْ لَهْوٌ، إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُهُمْ مِنَ الْأَنْصَارِ ضَرَبُوا بِالْكِيرِ فَعَيَّرَهُمُ اللَّهُ بِذَلِكَ فَقَالَ: {وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا} [الْجُمُعَة: 11] "
278. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Ja'far bin Muhammad menceritakan kepadaku dari ayahnya, ia berkata, “Nabi sedang melakukan khutbah pada hari Jum'at, dan tersebutlah bahwa mereka mempunyai pasar yang disebut Al Baththa. Orang-orang Bani Sulaim biasa mendatangkan kuda, unta, kambing dan minyak samin ke pasar tersebut. Ketika mereka datang, maka orang-orang berangkat ke pasar dan meninggalkan Rasulullah (yang sedang berkhutbah). Dan, mereka biasa mengadakan pertunjukkan bila salah seorang dari mereka kawin dengan orang Anshar, yaitu mereka memukul rebana, maka Allah mencela mereka atas hal tersebut melalui firman-Nya, 'Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar menuju perniagaan dan permainan mereka dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhutbah)'. ” (Qs. Al Jumu'ah [62]: 11) 285
Musnad Syafi'i 278 (230266)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ: أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: «كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ خُطْبَتَيْنِ قَائِمًا يَفْصِلُ بَيْنَهُمَا بِجُلُوسٍ»
279. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Ja'far bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari ayahnya, dari Jabir bin Abdullah , ia berkata, “Nabi selalu melakukan khutbah di hari Jum'at sebanyak 2 kali dengan berdiri. Beliau memisahkan di antara keduanya dengan duduk.” 286

Musnad Syafi'i 279 (230267)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
280. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Ubaidillah bin Umar menceritakan kepadaku dari Nafi', dari Ibnu Umar, dari Nabi dengan redaksi yang semisal. 287
Musnad Syafi'i 280 (232020)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ صَالِحٍ، مَوْلَى التَّوْأَمَةِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ أَنَّهُمْ «كَانُوا يَخْطُبُونَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ خُطْبَتَيْنِ عَلَى الْمِنْبَرِ قِيَامًا يَفْصِلُونَ بَيْنَهُمَا بِجُلُوسٍ، حَتَّى جَلَسَ مُعَاوِيَةُ فِي الْخُطْبَةِ الْأُولَى فَخَطَبَ جَالِسًا وَخَطَبَ فِي الثَّانِيَةِ قَائِمًا»
281. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Shalih mantan budak At-Tauamah, dari Abu Hurairah , dari Nabi , Abu Bakar, Umar dan Utsman radhiyallahu 'anhum: Bahwa mereka selalu melakukan khutbah pada hari Jum'at sebanyak 2 kali dengan berdiri. Mereka memisahkan di antara keduanya dengan duduk, hingga duduklah Muawiyah dalam khutbah pertamanya. Ia melakukan khutbah sambil duduk, dan pada khutbah yang kedua ia lakukan dengan berdiri. 288
Musnad Syafi'i 281 (230268)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: " قُلْتُ لِعَطَاءٍ: أَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُومُ عَلَى عَصًا إِذَا خَطَبَ؟ قَالَ: نَعَمْ، كَانَ يَعْتَمِدُ عَلَيْهَا اعْتِمَادًا "
282. Abdul Majid bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia mengatakan: Aku pernah bertanya kepada Atha', “Apakah dahulu Rasulullah berdiri dengan bertopang pada tongkat di saat berkhutbah?” Atha menjawab, “Ya, beliau bertopang pada tongkat dengan sebenar-benarnya.” 289
Musnad Syafi'i 282 (230269)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ، عَنْ خُبَيْبِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسَافٍ، عَنْ أُمِّ هِشَامٍ بِنْتِ حَارِثَةَ بْنِ النُّعْمَانِ، أَنَّهَا سَمِعَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ بِقَافْ وَهُوَ يَخْطُبُ عَلَى الْمِنْبَرِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، وَإِنَّهَا لَمْ تَحْفَظْهَا إِلَّا مِنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ لِكَثْرَةِ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ بِهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ عَلَى الْمِنْبَرِ
283. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Abu Bakar bin Hazm menceritakan kepadaku dari Khubaib bin Abdurrahman bin Isaf, dari Ummu Hisyam binti Haritsah bin An-Nu'man: Bahwa ia pernah mendengar Nabi membaca surah Qaf ketika beliau sedang berkhutbah di atas mimbarnya. Dan ia tidak hafal surah ini melainkan dari Nabi di hari Jum'at ketika beliau berada di atas mimbar, karena Nabi sering membaca surah ini di atas mimbarnya pada hari Jum'at. 290

Musnad Syafi'i 283 (230270)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَزْمٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدِ بْنِ زُرَارَةَ، عَنْ أُمِّ هِشَامٍ بِنْتِ حَارِثَةَ بْنِ النُّعْمَانِ، مِثْلَهُ. قَالَ إِبْرَاهِيمُ: وَلَا أَعْلَمُنِي إِلَّا سَمِعْتُ أَبَا بَكْرِ بْنَ حَزْمٍ يَقْرَأُ بِهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ إِبْرَاهِيمُ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ أَبِي بَكْرٍ يَقْرَأُ بِهَا وَهُوَ يَوْمَئِذٍ قَاضٍ عَلَى الْمَدِينَةِ عَلَى الْمِنْبَرِ
284. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Muhammad bin Abu Bakar bin Hazm menceritakan kepadaku dari Muhammad bin Abdurrahman bin Sa'd bin Zararah, dari Ummu Hisyam binti Haritsah bin An-Nu'man dengan redaksi yang semisal. Ibrahim berkata, “Tidak ada yang memberitahuku melainkan aku mendengar Abu Bakar bin Hazm membaca surah ini pada hari Jum'at di atas mimbar.” Ibrahim juga berkata, “Aku mendengar Muhammad bin Abu Bakar membacanya di atas mimbar, ketika itu ia menjabat sebagai qadhi Madinah.” 291
Musnad Syafi'i 284 (232021)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ حَلْحَلَةَ، عَنْ أَبِي نُعَيْمٍ وَهْبَ بْنِ كَيْسَانَ، عَنْ حَسَنِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ أَبِي طَالِبٍ أَنَّ عُمَرَ، كَانَ يَقْرَأُ فِي خُطْبَتِهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ: إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ حَتَّى بَلَغَ: {عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا أَحَضَرَتْ} [التكوير: 14] ثُمَّ يَقْطَعُ السُّورَةَ
285. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Amr bin Halhalah menceritakan kepadaku dari Abu Nu'aim Wahb bin Kaisan, dari Hasan bin Muhammad bin Ali bin Abu Thalib bahwa Umar sering membaca surah “Idzasy-syamsu kuwwirat” sampai dengan firman-Nya “Alimat nafsum maa ahdharat” dalam khutbahnya di hari Jum'at, kemudian menghentikan bacaan surahnya,292

Musnad Syafi'i 285 (230271)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَرَأَ بِذَلِكَ عَلَى الْمِنْبَرِ
286. Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah. dari ayahnya bahwa Umar pernah membaca hal tersebut di atas mimbar. 293
Musnad Syafi'i 286 (232022)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَبَانَ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ يَوْمًا فَقَالَ: «إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَسْتَهْدِيهِ وَنَسْتَنْصِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، مَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ رَشَدَ، وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ غَوَى حَتَّى يَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ»
287. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Abdullah menceritakan kepadaku dari Aban bin Shalih, dari Kuraib mantan budak Ibnu Abbas, dari Ibnu Abbas bahwa pada suatu hari Nabi melakukan khutbah. Di dalamnya beliau bersabda, “Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah. Kami memohon pertolongan kepada-Nya, memohon ampun kepada-Nya, memohon petunjuk kepada-Nya, dan memohon pertolongan kepada- Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami dan juga dari keburukan semua amal kami. Barangsiapa yang mendapat petunjuk dari Allah, niscaya tidak ada yang dapat menyesatkannya; dan barangsiapa disesatkan oleh-Nya, niscaya tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul- Nya. Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk; dan barangsiapa yang durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah sesat hingga ia kembali kepada perintah Allah (bertaubat).294
Musnad Syafi'i 287 (230272)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَمْروٌ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ يَوْمًا فَقَالَ فِي خُطْبَتِهِ: " أَلَا إِنَّ الدُّنْيَا عَرَضٌ حَاضِرٌ يَأْكُلُ مِنْهَا الْبَرُّ وَالْفَاجِرُ، أَلَا وَإِنَّ الْآخِرَةَ أَجَلٌ صَادِقٌ يَقْضِي فِيهَا مَلِكٌ قَادِرٌ، أَلَا وَإِنَّ الْخَيْرَ كُلَّهُ بِحَذَافِيرِهِ فِي الْجَنَّةِ، أَلَا وَإِنَّ الشَّرَّ كُلَّهُ بِحَذَافِيرِهِ فِي النَّارِ، أَلَا فَاعْمَلُوا وَأَنْتُمْ مِنَ اللَّهِ عَلَى حَذَرٍ، وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ مَعْرُوضُونَ عَلَى أَعْمَالِكُمْ، {فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ، وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ} [الزلزلة: 8] "
288. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Amr menceritakan kepadaku bahwa Nabi pernah berkhutbah di suatu hari. Di dalam khutbahnya itu beliau bersabda, “Ingatlah, sesungguhnya dunia ini merupakan kesenangan sementara, orang yang shaleh dan orang yang durhaka sama-sama memakannya. Ingatlah, sesungguhnya akhirat itu merupakan janji yang benar, Raja yang Maha Kuasa akan melakukan peradilan padanya. Ingatlah, sesungguhnya semua kebaikan itu secara keseluruhan berada di dalam surga. Ingatlah, sesungguhnya semua kejahatan itu secara keseluruhan berada di dalam neraka. Ingatlah, beramallah kalian, sedangkan kalian penuh perasaan berada di dalam pengawasan Allah. Dan ketahuilah bahwa kelak akan ditampilkan di hadapan kalian semua amal perbuatan kalian. Barangsiapa yang melakukan suatu kebaikan barang sebiji sawi, niscaya ia akan melihatnya. Dan barangsiapa yang melakukan suatu kejahatan barang sebiji sawi, niscaya ia akan melihatnya pula. (QS. Al-Zalzalah:8)” 295
Musnad Syafi'i 288 (230273)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ رُفَيْعٍ، عَنْ تَمِيمِ بْنِ طَرَفَةَ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ: خَطَبَ رَجُلٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: مَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ رَشَدَ، وَمَنْ يَعْصِهِمَا فَقَدْ غَوَى. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اسْكُتْ، فَبِئْسَ الْخَطِيبُ أَنْتَ» . ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " مَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ رَشَدَ، وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ غَوَى، وَلَا تَقُلْ: مَنْ يَعْصِهِمَا "
289. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abdul Aziz bin Rufi' menceritakan kepada kami dari Tamim bin Tharafah, dari Adi bin Hatim, ia mengatakan: Seorang lelaki berkhutbah di depan Nabi , lalu berkata, “Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya dia telah mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang durhaka terhadap keduanya, maka sesungguhnya dia telah sesat.” Rasulullah menegurnya, “Diamlah kamu, seburuk-buruk khatib adalah kamu.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya dia telah memperoleh petunjuk; dan barangsiapa yang durhaka terhadap Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya dia telah sesat. Janganlah kamu mengatakan, 'Dan barangsiapa yang durhaka terhadap keduanya
Musnad Syafi'i 289 (230274)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ ابْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ: أَنْصِتْ، وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ "
290. Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Ibnu Al Musayyab, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Apabila engkau katakan kepada temanmu Diamlah ' ketika imam sedang berkhutbah, berarti engkau telah berbuat lagha (sia- sia)."297
Musnad Syafi'i 290 (230275)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ: أَنْصِتْ، وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَقَدْ لَغَوْتَ "
291. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Apabila engkau katakan kepada temanmu “Diamlah ” di saat imam sedang berkhutbah pada hari Jum at, berarti engkau telah melakukakan perbuatan yang sia-sia.298

Musnad Syafi'i 291 (230276)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ مَعْنَاهُ، إِلَّا أَنَّهُ قَالَ: «لَغَيْتَ» قَالَ ابْنُ عُيَيْنَةَ: لَغَيْتَ لُغَةُ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
292. Sufyan mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah dengan redaksi yang semisal dan semakna, hanya di dalamnya ditambahkan Laghaita (Engkau telah berbuat hal yang sia-sia). Lafazh Laghaita ini menurut Ibnu Uyainah adalah dialek Abu Hurairah .299
Musnad Syafi'i 292 (232023)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي النَّضْرِ، مَوْلَى عُمَرَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ، عَنْ مَالِكِ بْنِ أَبِي عَامِرٍ أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كَانَ يَقُولُ فِي خُطْبَتِهِ، وَقَلَّمَا يَدَعُ ذَلِكَ إِذَا خَطَبَ: إِذَا قَامَ الْإِمَامُ أَنْ يَخْطُبَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَاسْتَمِعُوا وَأَنْصِتُوا، فَإِنَّ لِلْمُنْصِتِ الَّذِي لَا يَسْمَعُ مِنَ الْحَظِّ مِثْلَ مَا لِلسَّامِعِ، فَإِذَا قَامَتِ الصَّلَاةُ فَاعْدِلُوا الصُّفُوفَ، وَحَاذُوا بِالْمَنَاكِبِ، فَإِنَّ اعْتِدَالَ الصُّفُوفِ مِنْ تَمَامِ الصَّلَاةِ. ثُمَّ لَا يُكَبِّرُ عُثْمَانُ حَتَّى يَأْتِيَهُ رِجَالٌ قَدْ وَكَّلَهُمْ بِتَسْوِيَةِ الصُّفُوفِ فَيُخْبِرُونَهُ بِأَنْ قَدِ اسْتَوَتْ، فَيُكَبِّرَ
293. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu An-Nadhr mantan budak Umar bin Ubaidillah, dari Malik bin Abu Amir: Bahwa Utsman bin Affan dalam khutbahnya mengucapkan kalimat berikut, jarang sekali ia meninggalkan kalimat ini bila hendak melakukan khutbahnya, “Apabila imam berdiri untuk melakukan khutbahnya di hari Jum'at, maka dengarkanlah dengan perhatian yang penuh, karena sesungguhnya pahala orang yang memperhatikannya sekalipun tidak mendengarnya sama dengan orang yang mendengarkannya dengan penuh perhatian. Dan apabila shalat telah diiqamatkan, maka ratakanlah shaf-shaf dan luruskanlah pundak- pundak, karena sesungguhnya meratakan shaf merupakan bagian dari kesempurnaan shalat.” Kemudian Utsman tidak melakukan takbirnya sebelum datang kepadanya kaum lelaki yang telah ditugaskan secara khusus untuk merapikan shaf-shaf, lalu memberitahukan kepada Utsman bahwa shaf-shaf telah rapi, maka barulah Utsman bertakbir. 300
Musnad Syafi'i 293 (230277)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ هِشَامٍ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا عَطَسَ الرَّجُلُ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَشَمِّتْهُ»
294. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami dari Hisyam, dari Al Hasan, dari Nabi , beliau bersabda, “Apabila seseorang bersin di saat imam sedang berkhutbah pada hari Jum at, maka tasymitkanlah dia.301
Musnad Syafi'i 294 (230278)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يُقِيمَنَّ أَحَدُكُمُ الرَّجُلَ مِنْ مَجْلِسِهِ ثُمَّ يَخْلُفُهُ فِيهِ، وَلَكِنْ تَفَسَّحُوا، وَتَوَسَّعُوا»
295. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami, dari Ubaidullah bin Umar dari Nafi' dari Ibnu Umar , ia mengatakan: Rasulullah bersabda, “Janganlah salah seorang kalian menyuruh seorang lelaki dari tempat duduknya kemudian ia mengantikannya pada tempat tersebut, namun hendaknya ia meminta untuk memberi tempat dan meluaskan.302
Musnad Syafi'i 295 (230279)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي [ص:69] هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَجْلِسِهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ثُمَّ رَجَعَ إِلَيْهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ»
296. Ibrahim bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Suhail bin Abu Shalih menceritakan kepada kami, dari bapaknya dari Abu Hurairah , dari Nabi , "Jika salah seorang kalian berdiri dari tempat duduknya pada saat jum'atan, kemudian kembali kepadanya, maka ia yang lebih berhak akan hal itu.303
Musnad Syafi'i 296 (230280)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمٌ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " لَا يَعْمِدِ الرَّجُلُ إِلَى الرَّجُلِ فَيُقِيمَهُ مِنْ مَجْلِسِهِ، ثُمَّ يَقْعُدَ فِيهِ
297. Ibrahim mengabarkan kepada kami, Bapakku menceritakan kepadaku dari Ibnu Umar: Bahwa Nabi bersabda, "Tidak boleh seseorang menyengaja datang kepada seseorang kemudian menyuruhnya berdiri dari tempat duduknya kemudian ia duduk di tempat tersebut. 304
Musnad Syafi'i 297 (230281)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ مُوسَى، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " لَا يُقِيمَنَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، وَلَكِنْ لِيَقُلْ: أَفْسِحُوا "
298. Abdul Majid menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, ia berkata, Sulaiman bin Musa berkata dari Jabir bin Abdullah : Bahwa Nabi bersabda, "Janganlah salah seorang kalian menyuruh orang lain berdiri saat jum'atan, tapi katakanlah, 'Perluaskan'." 305
Musnad Syafi'i 298 (230282)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
وَمِنْ كِتَابِ إِيجَابِ الْجُمُعَةِ
Bagian Pembahasan Tentang Kewajiban Jumat
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي لَبِيدٍ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي رَكْعَتَيِ الْجُمُعَةِ بِسُورَةِ الْجُمُعَةِ وَالْمُنَافِقِينَ
299. Ibrahim bin Muhammad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Abu Labid menceritakan kepadaku dari Sa'id Al Maqburi, dari Abu Hurairah : Bahwa Nabi membaca dalam 2 rakaat shalat Jum at surah Al Jumu'ah dan surah Munafiqun. 306
Musnad Syafi'i 299 (230283)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan