Adabul Mufrad

بَابُ إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مَنْصُورٍ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ رِبْعِيَّ بْنَ حِرَاشٍ يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ‏:‏ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسَ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُولَى‏:‏ إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ‏.‏
1316. Adam menceritakan pada kami: Syu'bah menceritakan pada kami, dari Manshur: Aku mendengar Rib'i bin Hirasy bercerita, dari Abu Mas'ud, Nabi Saw bersabda: " Sesungguhnya diantara kalimat kenabian yang pertama adalah: Bila Engkau Tidak Malu, Maka Lakukanlah Apa Saja yang Engkau Kehendaki."
Adabul Mufrad (178331)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
Shahih: Lihat Hadits 597.
بَابُ الْغَضَبِ
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ‏.‏
1317. Ismail menceritakan pada kami: Malik menceritakan pada kami: dari Ibnu Syihab, dari Said bin Al-Musayyab, Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda. "Seorang yang kuat bukanlah seorang yang kuat (bergulat), namun seorang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah."
Adabul Mufrad (178332)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
Shahih. [Bukhari, 78- Kitab Al Adab, 76- Bab Al Hadzru Minal Ghadhab. Muslim, 45- Kitab Al Birru wash-Shilatu, Hadits 107].
Diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari jalan Said bin Musayyib yang ada di kitab. Juga diriwayatkan Ahmad (2/236 dan 517), Thahawi dalam Al Musykil (2/254) dan juga diriwayatkan Muslim dan Thahawi juga serta Ahmad (2/268) juga Abdur Razzaq (11/188/20287) dari jalan Humaid bin Abdur Rahman dari Abu Hurairah dan Abu Hazim menjadi Tabi' darinya untuk keduanya dengan disingkat dengan lafazh: "Bukanlah orang yang kuat yang dapat mengalahkan manusia tapi orang yang kuat adalah orang yang dapat mengalahkan nafsu dirinya." Diriwayatkan Thahawi dan Ibnu Hibban (2/49/715) dan sanadnya shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim.
Ada juga syahid untuknya dari hadits Ibnu Mas'ud yang lebih lengkap diriwayatkan Muslim dan Ibnu Hibban (5662) dan Ahmad (1/382) dan juga Thahawi.
بَابُ الْغَضَبِ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو شِهَابٍ عَبْدُ رَبِّهِ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ‏:‏ مَا مِنْ جَرْعَةٍ أَعْظَمَ عِنْدَ اللهِ أَجْرًا مِنْ جَرْعَةِ غَيْظٍ كَظَمَهَا عَبْدٌ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ‏.‏
1318. Ahmad bin yunus menceritakan pada kami: Abu Syihab Abdur Rabbah menceritakan pada kami, dari Yunus, dari Al-Hasan, Dari Ibnu Umar, berkata, "Tidak ada satu tetes (tegukan air) yang sangat besar pahalanya di sisi Allah daripada tetesan kemarahan yang dikendalikan demi mengharapkan ridha Allah."
Adabul Mufrad (178333)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
Mauquf, perawi-perawinya tsiqah (dapat dipercaya) dan telah dishahihkan dengan periwayatan yang marfu'. Takhriijul Misykah (5116/ Pentahqiqan yang kedua).
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah (4189) dari jalan Hasan dari Ibnu Umar dengan marfu', yang merupakan satu jalan dengan muallif yang mauquf. Perawi-perawinya tsiqah, hanya saja Hasan -Al-Bashri- Mudallis, dan ia menggunakan 'An (Mu'an'an), tapi diriwayatkan Ahmad dari jalan lain dari Ibnu Umar dan sanadnya shahih.
بَابُ مَا يَقُولُ إِذَا غَضِبَ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ الأَعْمَشَ يَقُولُ‏:‏ حَدَّثَنَا عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ قَالَ‏:‏ اسْتَبَّ رَجُلاَنِ عِنْدَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم، فَجَعَلَ أَحَدُهُمَا يَغْضَبُ، وَيَحْمَرُّ وَجْهُهُ، فَنَظَرَ إِلَيْهِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا لَذَهَبَ هَذَا عَنْهُ‏:‏ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، فَقَامَ رَجُلٌ إِلَى ذَاكَ الرَّجُلِ فَقَالَ‏:‏ تَدْرِي مَا قَالَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ قُلْ‏:‏ أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، فَقَالَ الرَّجُلُ‏:‏ أَمَجْنُونًا تَرَانِي‏؟‏‏.‏
1319. Ali bin abdullah menceritakan pada kami: Abu usamah menceritakan padaku: Aku mendengar al-Amasy berkata: Adi bin Tsabit menceritakan pada kami, dari Salamah bin Shurad: Dua orang (saling) menganggap celaka di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu salah satunya marah sampai marahnya memuncak sehingga wajahnya berubah merah, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya saya mengetahui suatu kalimat sekiranya seseorang mengucapkannya niscaya apa yang dirasakannya (kemarahannya) menjadi hilang." "Berlindunglah kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk". Kemudian seorang laki-laki menghampirinya dan memberitahukan tentang sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, Berlindunglah kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk" Lalu dia menjawab, "Apakah engkau melihat saya gila?
Adabul Mufrad (178334)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
Shahih: Lihat Hadits 434
بَابُ مَا يَقُولُ إِذَا غَضِبَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ عُثْمَانَ قِرَاءَةً، عَنْ أَبِي حَمْزَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنِ ابْنِ ثَابِتٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ صُرَدٍ قَالَ‏:‏ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا لَذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، فَقَالُوا لَهُ‏:‏ إِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ تَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، قَالَ‏:‏ وَهَلْ بِي مِنْ جُنُونٍ‏؟‏‏.‏
1319-m. Abdullah bin Utsman seorang qari menceritakan pada kami, dari abu Hamzah, dari Al-Amasy, dari Ibnu Tsabit, dari Sulaiman bin Shurad, ia berkata: Aku sedang duduk bersama Nabi saw, dua orang saling caci-maki, sampai wajah mereka memerah dengan puncak kemarahan. Nabi saw bersabda: "Aku mengetahui sebuah kalimat apabila diucapkan mereka , maka kemarahannya akan hilang. Dikatakan padanya: Sesusunggunya nabi bersabda: Berlindunglah pada Allah dari Syaitan yang terkutuk, dia berkata: memangnya aku sudah gila ?
Adabul Mufrad (178335)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
shahih: Lihat hadits 434