Shahih Ibn Khuzaimah

كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الدَّلِيلِ عَلَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِرَفْعِ الْيَدَيْنِ عِنْدَ إِرَادَةِ الرُّكُوعِ وَعِنْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا بُنْدَارٌ، وَيَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ، وَهُوَ الثَّقَفِيُّ، حَدَّثَنَا أَيُّوبُ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ قَالَ: أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ شَبَبَةٌ مُتَقَارِبُونَ، فَأَقَمْنَا عِنْدَهُ عِشْرِينَ لَيْلَةً، وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَحِيمًا رَفِيقًا، فَلَمَّا ظَنَّ أَنَّا قَدِ اشْتَهَيْنَا أَهْلِينَا وَاشْتَقْنَا سَأَلَنَا عَمَّا تَرَكْنَا بَعْدَنَا فَأَخْبَرْنَاهُ، فَقَالُ: «ارْجِعُوا إِلَى أَهْلِيكُمْ فَأَقِيمُوا فِيهِمْ وَعَلِّمُوهُمْ وَمُرُوهُمْ» ، وَذَكَرَ أَشْيَاءَ أَحْفَظُهَا وَأَشْيَاءَ لَا أَحْفَظُهَا، «وَصَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي، فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلَاةُ فَلْيُؤَذِّنْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْبَرُكُمْ» هَذَا لَفْظُ حَدِيثِ بُنْدَارٍ. قَالَ أَبُو بَكْرٍ: فَقَدْ أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَالِكَ بْنَ الْحُوَيْرِثِ وَالشَّبَبَةَ الَّذِينَ [ص:296] كَانُوا مَعَهُ أَنْ يُصَلُّوا كَمَا رَأَوَا النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي، وَقَدْ أَعْلَمَ مَالِكُ بْنُ الْحُوَيْرِثِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا كَبَّرَ فِي الصَّلَاةِ، وَإِذَا رَكَعَ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، فَفِي هَذَا مَا دَلَّ عَلَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَمَرَ بِرَفْعِ الْيَدَيْنِ إِذَا أَرَادَ الْمُصَلِّي الرُّكُوعَ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، وَكُلُّ لَفْظَةٍ رُوِيَتْ فِي هَذَا الْبَابِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا رَكَعَ فَهُوَ مِنَ الْجِنْسِ الَّذِي أُعْلِمْتُ أَنَّ الْعَرَبَ قَدْ تُوقِعُ اسْمَ الْفَاعِلَ عَلَى مَنْ أَرَادَ الْفِعْلَ قَبْلَ أَنْ يَفْعَلَهُ كَقَوْلِ اللَّهِ: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ} [المائدة: 6] الْآيَةَ، فَإِنَّمَا أَمَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِغَسْلِ أَعْضَاءِ الْوُضُوءِ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَقُومَ الْمَرْءُ إِلَى الصَّلَاةِ لَا بَعْدَ الْقِيَامِ إِلَيْهَا، فَمَعْنَى قَوْلِهِ: {إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ} [المائدة: 6] أَيْ إِذَا أَرَدْتُمُ الْقِيَامَ إِلَيْهَا، فَكَذَلِكَ مَعْنَى قَوْلِهِ: يَرْفَعُ يَدَيْهِ إِذَا رَكَعَ، أَيْ إِذَا أَرَادَ الرُّكُوعَ كَخَبَرِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، وَابْنِ عُمَرَ اللَّذَيْنِ ذَكَرَاهُ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ، خَرَّجْنَا هَذِهِ الْأَخْبَارَ بِتَمَامِهَا فِي كِتَابِ «الْكَبِيرِ» ، وَكَذَلِكَ قَوْلُهُ: {فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ} [النور: 61] إِنَّمَا أَمَرَ بِالسَّلَامِ إِذَا أَرَادَ الدُّخُولَ لَا بَعْدَ دُخُولِ الْبَيْتِ، هَذِهِ لَفْظَةٌ إِذَا جُمِّعَتْ مِنَ الْكِتَابِ وَالسُّنَّةِ طَالَ الْكِتَابُ بِتَقَصِّيهَا
586. Bundar dan Yahya bin Hakim mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abdul Wahab —adalah Ats-Tsaqafi— menceritakan kepada kami. Ayyub menceritakan kepada kami dari Abu Qilabah, Malik bin Al Huwairits menceritakan kepada kami, ia berkata, “Kami pernah mendatangi Rasulullah SAW, di mana saat itu kami adalah pemuda-pemuda sebaya. Kami menginap di kediaman beliau selama dua puluh malam. Rasulullah SAW adalah sosok yang pengasih dan penyayang serta lembut. Ketika kami beranggapan bahwa kami telah dirindukan oleh keluarga kami dan telah dinantikan, maka kami meminta nasehat; Apa yang kami tinggalkan untuk generasi setelah kita lalu beliau memberitahu, beliau bersabda, 'Kembalilah kalian kepada keluarga kalian, tinggallah bersama mereka ajarilah dan perintahlah mereka, —Rasulullah menyebutkan beberapa hal yang aku hafal dan beberapa hal yang tidak aku hafal, kemudian shalatlah sebagaimana kalian melihatku melaksanakan shalat. Apabila tiba waktu shalat, maka hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan adzan dan orang yang paling tua menjadi imam'.735
Ini adalah redaksi dari Bundar.
Abu Bakar berkata, “Nabi SAW telah memerintahkan Malik bin Al Huwairits dan para pemuda yang bersamanya untuk melaksanakan shalat sebagaimana mereka melihat Nabi SAW melaksanakan shalat.”
[Dan], Malik bin Al Huwairits telah mengetahui bahwa Nabi SAW mengangkat kedua tangannya apabila beliau mengucapkan takbir dalam shalat. Apabila ruku dan saat beliau mengangkat kepalanya dari ruku.
Di sini terdapat keterangan yang menunjukkan bahwa Nabi memerintahkan untuk mengangkat kedua tangan apabila orang yang shalat hendak ruku dan apabila ia mengangkat kepalanya dari ruku.
Seluruh redaksi hadits yang diriwayatkan dalam bab ini menunjukkan bahwa Nabi SAW mengangkat kedua tangannya saat ruku termasuk jenis gerakan yang aku ketahui, di mana orang-orang Arab terkadang meletakkan istilah subjek (fa'il) bagi orang yang akan melakukan suatu pekeijaan sebelum ia melakukannya. Seperti firman Allah SWT, “Wahai orang-orang yang beriman apabila kalian telah selesai mendirikan shalat, maka basuhlah wajah-wajah kalian.” Dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan untuk membasuh anggota wudhu apabila seseorang ingin melaksanakan shalat, bukan setelah ia melakukannya. Maka arti, “Apabila kalian telah mendirikan shalat" adalah apabila kalian hendak mendirikan shalat. Demikian pula maksud dari kalimat, “Beliau mengangkat tangannya apabila ruku” adalah apabila hendak ruku’. Hal ini Seperti hadits Ali bin Abu Thalib dan Ibnu Umar yang telah disebutkan keduanya, yang berbunyi, "Dan, apabila hendak ruku."
Kami meriwayatkan hadits-hadits ini secara sempurna dalam kitab Al Kabir, Demikian pula sabda Rasulullah SAW, “Apabila kalian telah memasuki rumah, maka ucapkanlah salam atas diri kalian.” Sesungguhnya Nabi memerintahkan mengucapkan salam apabila seseorang ingin masuk rumah, bukan setelah masuk rumah. Redaksi ini apabila dikumpulkan dari Al Qur'an dan hadits, niscaya buku ini menjadi panjang karena pembahasannya.
Shahih Ibn Khuzaimah (124611)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ فِي الرُّكُوعِ وَالتَّجَافِي وَوَضْعِ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ، نا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَطَاءٍ، وَهُوَ مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ نَسَبُهُ إِلَى جَدِّهِ، عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ اعْتَدَلَ قَائِمًا، فَذَكَرَ بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ: ثُمَّ قَالَ: «اللَّهُ أَكْبَرُ» ، وَرَكَعَ، ثُمَّ اعْتَدَلَ وَلَمْ يَصُبَّ رَأْسَهُ وَلَمْ يُقْنِعْ، وَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» ، وَرَفَعَ يَدَيْهِ، وَاعْتَدَلَ حَتَّى يَرْجِعَ كُلُّ عَظْمٍ فِي مَوْضِعِهِ مُعْتَدِلًا، ثُمَّ هَوَى إِلَى الْأَرْضِ سَاجِدًا، ثُمَّ قَالَ: «اللَّهُ أَكْبَرُ» ، ثُمَّ تَجَافَى عَضُدَيْهِ عَنْ إِبْطَيْهِ، وَفَتَحَ أَصَابِعَ رِجْلَيْهِ، ثُمَّ ثَنَى رِجْلَهُ الْيُسْرَى وَقَعَدَ عَلَيْهَا، ثُمَّ اعْتَدَلَ حَتَّى يَرْجِعَ كُلُّ عَظْمٍ في مَوْضِعِهِ مُعْتَدِلًا، ثُمَّ هَوَى سَاجِدًا، ثُمَّ قَالَ: «اللَّهُ أَكْبَرُ» ، ثُمَّ ثَنَى رِجْلَهُ وَقَعَدَ، وَاعْتَدَلَ حَتَّى يَرْجِعَ كُلُّ عَظْمٍ فِي مَوْضِعِهِ، ثُمَّ نَهَضَ، ثُمَّ صَنَعَ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ مِثْلَ ذَلِكَ، حَتَّى إِذَا قَامَ مِنَ السَّجْدَتَيْنِ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهمَا مَنْكِبَيْهِ كَمَا صَنَعَ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ، ثُمَّ صَنَعَ كَذَلِكَ حَتَّى إِذَا كَانَتِ الرَّكْعَةُ الَّتِي تَنْقَضِي فِيهَا الصَّلَاةُ أَخَّرَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى وقَعَدَ عَلَى شِقِّهِ مُتَوَرِّكًا، ثُمَّ سَلَّمَ " قَالَ أَبُو بَكْرٍ: مُحَمَّدُ بْنُ عَطَاءٍ هُوَ مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ نا بِهِ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ، أنا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، وَهَكَذَا قَالَ: عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَطَاءٍ
587. Muhammad bin Basyar mengabarkan kepada kami, Yahya bin Said Al Qaththan menceritakan kepada kami, Abdul Hamid bin Atha' menceritakan kepadaku, —ia adalah Muhammad bin Amr bin Atha' Nasabnya sampai kepada kakeknya— dari Abu Humaid As-Sa’idi, ia berkata, “Rasulullah SAW apabila mendirikan shalat, beliau melakukan I'tidal dengan posisi berdiri." As-Sa'idi menyebutkan bagian hadits. Dan, ia berkata, “Kemudian Rasulullah mengucapkan 'Allahu akbar', ruku lalu i'tidal. Beliau menegakkan kepalanya dan tidak ditundukkan, serta meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya kemudian beliau mengucapkan samiallahu liman hamidah, lalu mengangkat kedua tangannya ber-i'tidal sampai setiap persendian kembali pada posisinya dalam keadaan i'tidal. Kemudian turun ke tanah dalam keadaan sujud, lalu mengucapkan Allahu akbar, kemudian merenggangkan kedua lengannya dari kedua ketiaknya, melebarkan jari-jari kedua kaki, membengkokkan kaki kirinya lalu mendudukinya kemudian i'tidal, sampai masing-masing persendian (tulang) kembali pada posisinya dalam keadaan i'tidal, lalu turun dalam keadaan sujud. Kemudian mengucapkan, Allahu akbar lalu membengkokkan kakinya dan mendudukinya serta melakukan i'tidal sampai masing-masing persendian kembali pada posisinya lalu bangun kemudian melakukan hal seperti itu pada rakaat kedua sehingga apabila ia bangun dari kedua sujud, maka ia membaca takbir dan mengangkat kedua tangannya sampai berada sejajar dengan kedua pundaknya sebagaimana Nabi SAW melakukannya saat beliau memulai shalat. Beliau melakukan hal seperti itu sehingga apabila tiba pada rakaat di mana shalat akan selesai, beliau membelakangkan kaki kirinya dan menduduki sebagiannya dalam keadaan duduk tawaruk lalu mengucapkan salam. ” 737
Abu Bakar berkata, “Muhammad bin Atha’ adalah Muhammad bin Amr bin Atha'
Abdurrahman bin Basyar bin Al Hakam mengabarkan dengan hadits, Yahya bin Said menceritakan kepada kami. Demikianlah ia mengatakan dari Muhammad bin Atha’.
Shahih Ibn Khuzaimah (124612)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ فِي الرُّكُوعِ وَالتَّجَافِي وَوَضْعِ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ
- -
نا بُنْدَارٌ، وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، وَأَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الدَّارِمِيُّ قَالُوا: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا حُمَيْدٍ السَّاعِدِيَّ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ أَحَدُهُمْ أَبُو قَتَادَةَ قَالَ: " إِنِّي لَأَعْلَمُكُمْ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرُوا الْحَدِيثَ بِطُولِهِ، وَقَالُوا فِي آخِرِ الْحَدِيثِ: صَدَقْتَ، هَكَذَا كَانَ يُصَلِّي النَّبِيُّ "
588. Bundar, Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Said Ad-Darimi mengabarkan kepada kami, Abdul Hamid bin Ja’far menceritakan kepada kami, Muhammad Amr bin Atha’ menceritakan kepadaku, aku mendengar Abu Humaid As-Sa'idi dari sepuluh orang sahabat Rasulullah, salah satunya adalah Abu Qatadah, ia berkata, “Sesungguhnya diantara kalian, aku adalah orang yang paling mengetahui tata cara shalat Rasulullah... kemudian mereka menyebutkan hadits secara panjang lebar, lalu mereka berkata di akhir hadits, 'Engkau benar, demikianlah nabi melaksanakan shalat'.” 738
Shahih Ibn Khuzaimah (124613)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ فِي الرُّكُوعِ وَالتَّجَافِي وَوَضْعِ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا أَبُو دَاوُدَ، نا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنِي الْعَبَّاسُ بْنُ سَهْلٍ السَّاعِدِيُّ قَالَ: اجْتَمَعَ نَاسٌ مِنَ الْأَنْصَارِ فِيهِمْ سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو أُسَيْدٍ السَّاعِدِيُّ فَذَكَرُوا صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ أَبُو حُمَيْدٍ: دَعُونِي أُحَدِّثُكُمْ وَأَنَا أَعْلَمُكُمْ بِهَذَا قَالُوا: فَحَدِّثْ، قَالَ: «رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ دَخَلَ الصَّلَاةَ وَكَبَّرَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ، ثُمَّ رَكَعَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ كَالْقَابِضِ عَلَيْهَا فَلَمْ يَصُبَّ رَأْسَهُ وَلَمْ يُقْنِعْهُ، وَنَحَّى يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَاسْتَوَى قَائِمًا، حَتَّى عَادَ كُلُّ عَظْمٍ مِنْهُ إِلَى مَوْضِعِهِ» ، ثُمَّ ذَكَرَ بُنْدَارٌ بَقِيَّةَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ فِي آخِرِهِ: فَقَالَ الْقَوْمُ كُلُّهُمْ: هَكَذَا كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قال: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ يَحْيَى يَقُولُ: مَنْ سَمِعَ هَذَا الْحَدِيثَ، ثُمَّ لَمْ يَرْفَعْ يَدَيْهِ - يَعْنِي إِذَا رَكَعَ - وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ فَصَلَاتُهُ نَاقِصَةٌ
589. Bundar mengabarkan kepada kami, Abu Daud mengabarkan kepada kami, Fulaih bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, Al Abbas bin Sahi As-Saidi mengatakan kepadaku, ia berkata, “Orang-orang dari Anshar berkumpul, di antara mereka terdapat Sahi bin As-Sa idi, Abu Hamid As-Saidi dan Abu Asid As-Saidi, mereka membicarakan masalah pelaksanaan shalat Rasulullah SAW. Abu Hamid berkata, 'Biarkanlah aku menceritakan kepada kalian, dan diantara kalian, aku adalah orang yang paling tahu. Mereka berkata, 'Silahkan! Ceritakan’. Ia berkata, ’Aku melihat Rasulullah SAW berwudhu, kemudian melakukan shalat dan mengucapkan takbir, lalu beliau mengangkat kedua tangannya sejajar dengan pundaknya. Kemudian beliau ruku, lalu meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya, seperti orang yang menggenggam. Rasulullah SAW tidak menurunkan kepalanya dan tidak menundukkannya serta menaruh kedua tangannya menjauhi kedua sisi lambungnya, kemudian beliau mengangkat kepalanya lalu berdiri tegak lurus sampai masing-masing persendian kembali kepada posisinya. Lalu Bundar menyebutkan sisa kalimat hadits. Dan, pada akhir ucapannya ia berkata, semua kaum berkata, Demikianlah shalat Rasulullah SAW’.”739
Aku mendengar Muhammad bin Yahya berkata, “Barang siapa yang mendengar hadits ini kemudian ia tidak mengangkat kedua tangannya; saat ruku’, dan saat seseorang mengangkat kepalanya dari ruku’, maka sesungguhnya shalatnya dianggap kurang.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124614)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف من أجل فليح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِإِعَادَةِ الصَّلَاةِ إِذَا لَمْ يَطْمَئِنَّ الْمُصَلِّي فِي الرُّكُوعِ أَوْ لَمْ يَعْتَدِلْ فِي الْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا بُنْدَارٌ، وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، وَيَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرٍ، وَهَذَا حَدِيثُ بُنْدَارٍ نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ، حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَدَخَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى، ثُمَّ سَلَّمَ عَلَى النَّبِيِّ فَرَدَّ عَلَيْهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ» ، حَتَّى فَعَلَ ذَلِكَ ثَلَاثَ مِرَارٍ، فَقَالَ الرَّجُلُ: وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا أَعْلَمُ غَيْرَ هَذَا قَالَ: فَقَالَ: «إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ بِمَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ، ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ جَالِسًا، وَافْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلَاتِكَ كُلِّهَا» قَالَ أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ: عَنْ سَعِيدٍ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: أَخْبَارُ عَلِيِّ بْنِ يَحْيَى بْنِ خَلَّادٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ خَرَّجْتُهُ فِي كِتَابِ «الْكَبِيرِ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: لَمْ يَقُلْ أَحَدٌ مِمَّا رَوَى هَذَا الْخَبَرَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِيهِ غَيْرُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، إِنَّمَا قَالُوا: عَنْ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
590. Bundar, Ahmad bin Abdah, Yahya bin Hakim dan Abdurrahman bin Basyar mengabarkan kepada kami —ini adalah hadits Bundar— Yahya bin Said mengabarkan kepada kami, Ubaidullah bin Umar mengabarkan kepada kami, Said bin Abu Said Al Maqburi menceritakan kepadaku, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, “Sesungguhnya Rasulullah SAW memasuki masjid, lalu seorang laki- laki juga memasukinya, kemudian ia melaksanakan shalat, setelah itu ia mengucapkan salam kepada Nabi, beliau lalu membalasnya, Nabi SAW bersabda, 'Kembalilah kemudian shalatlah, maka sesungguhnya engkau belum melakukan shalat' hingga ia melakukan hal tersebut tiga kali. Laki-laki tersebut berkata, 'Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran aku tidak mengetahui selain ini'. Ia berkata, 'Nabi bersabda, 'Apabila engkau melaksanakan shalat, maka ucapkanlah takbir kemudian bacalah ayat-ayat Al Qur'an yang mudah bagimu lalu rukulah hingga engkau thuma’ninah di dalamnya, kemudian bangunlah hingga engkau i’tidal dalam posisi berdiri, lalu sujudlah hingga engkau thuma ‘ninah dalam posisi sujud, kemudian bangunlah sampai engkau i‘tidal dalam posisi duduk, lalu lakukanlah hal tersebut dalam shalatmu secara keseluruhan'. ” 740
Ahmad bin Abdah berkata dari Said.
Abu Bakar berkata, “Hadits-hadits Ali bin Yahya bin Khalad dari ayahnya dari Rifa’ah bin Rafi’, aku meriwayatkannya dalam kitab Al Kabir.”
Abu Bakar berkata, ‘Tidak ada seorangpun yang meriwayatkan hadits ini dari Ubaidullah bin Umar dari Said dari ayahnya yang mengatakan selain Yahya bin Sa'id. Mereka hanya berkata, 'Dari Said dari Abu Hurairah'.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124615)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ صَلَاةَ مَنْ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ غَيْرُ مُجْزِئَةٍ، لَا أَنَّهَا نَاقِصَةٌ مُجْزِئَةٌ كَمَا تَوَهَّمَ بَعْضُ مَنْ يَدَّعِي الْعِلْمَ
- -
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، نا أَبُو مُعَاوِيَةَ، نا الْأَعْمَشُ، وَنا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيُّ، أنا ابْنُ فُضَيْلٍ، عَنِ الْأَعْمَشِ، ح وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، نا الْأَعْمَشُ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُجْزِئُ صَلَاةُ مَنْ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ»
591. Ya’kub bin Ibrahim Ad-Dauraqi mengabarkan kepada kami, Abu Muawiyah mengabarkan kepada kami, Al Amasy mengabarkan kepada kami, Harun bin Ishaq Al Hamdani mengabarkan kepada kami, Ibnu Fudhail memberitahukan kepada kami, dari Al Amasy, Ha’, Salam bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami, Al Amasy mengabarkan kepada kami, dari Umarah bin Umair dari Abu Ma’mar dari Abu Mas’ud, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak sah shalat seseorang yang tidak menegakkan tulang rusuknya saat ruku dan sujud. ”741
Shahih Ibn Khuzaimah (124616)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ صَلَاةَ مَنْ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ غَيْرُ مُجْزِئَةٍ، لَا أَنَّهَا نَاقِصَةٌ مُجْزِئَةٌ كَمَا تَوَهَّمَ بَعْضُ مَنْ يَدَّعِي الْعِلْمَ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ عُمَارَةَ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُجْزِئُ صَلَاةٌ لِأَحَدٍ - أَوْ لِرَجُلٍ - لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَلَا فِي السُّجُودِ» نا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ الْعَسْكَرِيُّ، نا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ، عَنْ شُعْبَةَ قَالَ: سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ قَالَ: سَمِعْتُ عُمَارَةَ بْنَ عُمَيْرٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ، وَقَالَ: «فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ»
592. Bundar mengabarkan kepada kami, Ibnu Abu Adi mengabarkan kepada kami, dari Syu’bah, dari Sulaiman bin Imarah dari Abu Ma’mar dari Abu Mas’ud, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Shalat seseorang atau seorang laki-laki tidak sah, yaitu yang tidak menegakkan tulang rusuknya saat ruku dan sujud.742
Bisyr bin Khalid Al Askari mengabarkan kepada kami, Muhammad —yaitu Ibnu Ja’far— mengabarkan kepada kami dari Syu’bah, ia berkata: Aku mendengar Sulaiman, ia berkata, aku mendengar Umarah bin Umair dengan sanad ini, hadits sejenis dan ia berkata, “Dalam ruku dan sujud.
Shahih Ibn Khuzaimah (124617)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ صَلَاةَ مَنْ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ غَيْرُ مُجْزِئَةٍ، لَا أَنَّهَا نَاقِصَةٌ مُجْزِئَةٌ كَمَا تَوَهَّمَ بَعْضُ مَنْ يَدَّعِي الْعِلْمَ
- -
نا أَبُو مُوسَى مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَأَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ قَالَا: حَدَّثَنَا مُلَازِمُ بْنُ عَمْرٍو، حَدَّثَنِي جَدِّي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَدْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ شَيْبَانَ، عَنْ أَبِيهِ عَلِيِّ بْنِ شَيْبَانَ - وَكَانَ أَحَدَ الْوَفْدِ - قَالَ: صَلَّيْنَا خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَحَ بِمُؤَخِّرِ عَيْنَيْهِ إِلَى رَجُلٍ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ، فَلَمَّا قَضَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ قَالَ: «يَا مَعْشَرَ الْمُسْلِمِينَ إِنَّهُ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ» هَذَا حَدِيثُ أَحْمَدَ بْنِ الْمِقْدَامِ
593. Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna dan Ahmad bin Al Miqdam mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Mulazim bin Amr menceritakan kepada kami, kakekku; Abdullah bin Badar menceritakan kepadaku, dari Abdurrahman bin Ali bin Syaiban dari ayahnya dari Ibnu Syaiban —ia adalah salah seorang delegasi—, ia berkata, “kami pemah melakukan shalat di belakang Nabi SAW, kemudian beliau mengerdipkan bagian ujung kedua matanya kepada seorang laki-laki yang tidak menegakkan tulang rusuknya dalam ruku dan sujud. Setelah melaksanakan shalat, beliau bersabda, 'Wahai segenap umat islam, sesungguhnya tidak ada shalat bagi orang yang tidak menegakkan tulang rusuknya di dalam ruku dan sujud'."743
Shahih Ibn Khuzaimah (124618)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ تَفْرِيجِ أَصَابِعِ الْيَدَيْنِ عِنْدَ وَضْعِهِمَا عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا مُوسَى بْنُ هَارُونَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْبَزَّازُ، حَدَّثَنِي أَبُو الْحَسَنِ الْحَارِثُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْهَمْدَانِيُّ، - يُعْرَفُ بِابْنِ الْخَازِنِ - حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ «إِذَا رَكَعَ فَرَّجَ أَصَابِعَهُ»
594. Musa bin Harun bin Abdullah Al Bazzaz mengabarkan kepada kami, Abui Hasan Al Harits bin Abdullah Al Hamdani menceritakan kepadaku —ia dikenal dengan Ibnu Al Hazin—. Hasyim menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib dari Alqamah bin Wa'il dari Ayahnya: Sesungguhnya Nabi SAW apabila melakukan ruku’, beliau memekarkan jemarinya.744
Shahih Ibn Khuzaimah (124619)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ نَسْخِ التَّطْبِيقِ فِي الرُّكُوعِ وَالْبَيَانِ عَلَى أَنَّ وَضْعَ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ نَاسِخٌ لِلتَّطْبِيقِ، إِذِ التَّطْبِيقُ كَانَ مُقَدَّمًا وَوَضْعُ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ مُؤَخَّرًا بَعْدَهُ، فَالْمُقَدَّمُ مَنْ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ، نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْأَزْدِيُّ - قَالَ أَبُو بَكْرٍ: هُوَ ابْنُ إِدْرِيسَ بْنِ يَزِيدَ الْأَزْدِيُّ نِسْبَةً إِلَى جَدِّهِ - قَالَ نا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: عَلَّمَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ قَالَ: «فَكَبَّرَ، وَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ طَبَّقَ يَدَيْهِ بَيْنَ رُكْبَتَيْهِ فَرَكَعَ» ، فَبَلَغَ ذَلِكَ سَعْدًا، فَقَالَ: صَدَقَ أَخِي، كُنَّا نَفْعَلُ هَذَا، ثُمَّ أُمِرْنَا بِهَذَا يَعْنِي الْإِمْسَاكَ بِالرُّكَبِ
595. Muhammad bin Aban mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Yazid Al Azdi mengabarkan kepada kami. Abu Bakar berkata —Ia adalah Ibnu Idris bin Yazid Al Azdi dihubungkan kepada kakeknya—, ia berkata, Ashim bin Kulaib mengabarkan kepada kami, dari Abdurrahman bin Al Aswad, dari Alqamah, dari Abdullah, ia berkata, “Rasulullah SAW mengajarkan shalat kepada kami." ia berkata, “Rasulullah mengucapkan takbir dan tatkala hendak ruku, Rasulullah SAW merapatkan kedua tangannya di antara dua lutut lalu ruku. Hal tersebut sampai kepada Saad lalu ia berkata, 'Saudaraku benar, kami melakukan hal ini, kemudian diperintah dengan yang ini —maksudnya memegang lutut dengan memekarkan jari’—”745
Shahih Ibn Khuzaimah (124620)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ التَّطْبِيقَ غَيْرُ جَائِزٍ بَعْدَ أَمْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَضْعِ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ، وَأَنَّ التَّطْبِيقَ مَنْهِيٌّ عَنْهُ لَا أَنَّ هَذَا مِنْ فِعْلِ الْمُبَاحِ، فَيَجُوزُ التَّطْب
- -
نا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ، عَنِ ابْنِ أَبِي خَالِدٍ، وَهُوَ إِسْمَاعِيلُ، ح وَحَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، نا وَكِيعٌ، وَأَبُو أُسَامَةَ قَالَا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ، عَنِ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ: " كُنْتُ إِذَا رَكَعْتُ وَضَعْتُ يَدَيَّ بَيْنَ رُكْبَتَيَّ، فَرَآنِي أَبِي سَعْدٌ، فَنَهَانِي، وَقَالَ: إِنَّا كُنَّا نَفْعَلُهُ، ثُمَّ نُهِينَا، ثُمَّ أُمِرْنَا أَنْ نَرْفَعَهُمَا إِلَى الرُّكَبِ "
596. Salam bin Junadah mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Khalid —ia adalah Ismail-, Ha’, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Ismail bin Abu Khalid menceritakan kepada kami, dari Az-Zubair bin Adi, dari Mash’ab bin Saad, ia berkata, “Ketika aku ruku’, aku meletakkan kedua tanganku di antara kedua lututku, lalu Abu Saad melihatku (11-alif) kemudian ia melarangku dan ia berkata, 'Sesungguhnya kami pernah mengerjakannya, kemudian kami dilarang, lalu kami di perintah untuk mengangkat kedua tangan pada kedua lutut'.” 746
Shahih Ibn Khuzaimah (124621)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ التَّطْبِيقَ غَيْرُ جَائِزٍ بَعْدَ أَمْرِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَضْعِ الْيَدَيْنِ عَلَى الرُّكْبَتَيْنِ، وَأَنَّ التَّطْبِيقَ مَنْهِيٌّ عَنْهُ لَا أَنَّ هَذَا مِنْ فِعْلِ الْمُبَاحِ، فَيَجُوزُ التَّطْب
- -
نا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ الْيَشْكُرِيُّ، نا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ يَحْيَى بْنِ خَلَّادِ بْنِ رَافِعٍ الْأَنْصَارِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمِّهِ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ أَنَّ رَجُلًا دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَصَلَّى، فَذَكَرَ الْحَدِيثَ بِطُولِهِ، وَقَالَ: فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ثُمَّ إِذَا أَنْتَ رَكَعْتَ فَأَثْبِتْ يَدَيْكَ عَلَى رُكْبَتَيْكَ حَتَّى يَطْمَئِنَّ كُلُّ عَظْمٍ مِنْكَ»
597. Muammal bin Hisyam Al Yaskurimengabarkan kepada kami, Ismail —ia adalah Ibnu Ulaiyah mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Ishaq, Ali bin Yahya bin Khalad bin Rafi’ Al Anshari menceritakan kepadaku dari ayahnya dari pamannya Rifa'ah bin Rafi': Sesungguhnya seorang laki-laki pernah masuk ke dalam masjid, kemudian ia melaksanakan shalat. Ia lalu menyebutkan hadits secara panjang lebar, dan ia berkata, “Nabi SAW bersabda, 'Kemudian apabila engkau ruku’ maka tetapkanlah kedua tanganmu di atas kedua lututmu hingga masing-masing persendian thuma 'ninah"747
Shahih Ibn Khuzaimah (124622)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ وَضْعِ الرَّاحَةِ عَلَى الرُّكْبَةِ فِي الرُّكُوعِ وَأَصَابِعِ الْيَدَيْنِ عَلَى أَعْلَى السَّاقِ الَّذِي يَلِي الرُّكْبَتَيْنِ
- -
نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، نا جَرِيرٌ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ، عَنْ سَالِمٍ الْبَرَّادِ قَالَ: أَتَيْنَا عُقْبَةَ بْنَ عَمْرٍو أَبَا مَسْعُودٍ فَقُلْنَا: حَدِّثْنَا عَنْ صَلَاةِ، رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، " فَقَامَ بَيْنَ أَيْدِينَا فِي الْمَسْجِدِ، وَكَبَّرَ، فَلَمَّا رَكَعَ كَبَّرَ، وَوَضَعَ رَاحَتَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ، وَجَعَلَ أَصَابِعَهُ أَسْفَلَ مِنْ ذَلِكَ، ثُمَّ جَافَى بِمِرْفَقَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: هَكَذَا رَأَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي "
598. Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Jarir mengabarkan kepada kami, dari Atha' bin As Sa'ib dari Salim Al Barrad, ia berkata, “Kami pernah mendatangi Uqbah bin Amr dan Abu Mas’ud, lalu kami katakan, 'Ceritakanlah kepada kami tentang tata cara shalat Rasulullah SAW, kemudian ia berdiri di hadapan kami dalam masjid dan mengucapkan takbir. Ketika ruku, ia mengucapkan takbir dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua lututnya serta menjadikan jemari tangannya berada lebih bawah dari itu, kemudian merenggangkan kedua sikunya, lalu ia berkata, Demikianlah kami melihat Rasulullah SAW melaksanakan shalat'.“748
Shahih Ibn Khuzaimah (124623)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده صحيح لولا أن عطاء بن السائب كان اختلط وجرير ممن روى عنه بعد الاختلاط
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِتَعْظِيمِ الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ السَّعْدِيُّ، نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، وَسُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، وَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، وَسَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ قَالَا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ جَمِيعًا عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ سُحَيْمٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ»
599. Ali bin Hujr As-Sa’di mengabarkan kepada kami, Ismail bin Ja’far bin Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami, Abdul Jabar bin Al A'la dan Sa'id bin Abdurrahman Al Makhzumi menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Sufyan menceritakan kepada kami bahwa seluruhnya berasal dari Sulaiman bin Suhaim dari Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad dari ayahnya dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi SAW, adapun ruku, maka agungkanlah Tuhan di dalamnya.749
Shahih Ibn Khuzaimah (124624)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِتَعْظِيمِ الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يزَيْدَ، نا مُوسَى بْنُ أَيُّوبَ قَالَ: سَمِعْتُ عَمِّي إِيَاسَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ: سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ، يَقُولُ لَمَّا نَزَلَتْ {فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ} [الواقعة: 74] قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اجْعَلُوهَا فِي رُكُوعِكُمْ»
600. Muhammad bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, Musa bin Zaid mengabarkan kepada kami, Musa bin Ayub mengabarkan kepada kami, ia berkata, aku mendengar pamanku; Iyas bin Amir berkata, aku mendengar Uqbah bin Amir berkata, "Ketika turun ayat fasabbih bismi rabbikal adzim, Rasulullah SAW bersabda kepada kami, 'Jadikanlah —bacaan tersebut—dalam ruku kalian’. ” 750
Shahih Ibn Khuzaimah (124625)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف إياس بن عامر ليس بالقوي كما قال الذهبي
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِتَعْظِيمِ الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَيُّوبَ، عَنْ عَمِّهِ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ بِمِثْلِهِ
601. Muhammad bin Isa mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Al Mubarak dari Musa bin Ayub dari pamannya dari Uqbah bin Amir. Dengan hadits sejenisnya.751
Shahih Ibn Khuzaimah (124626)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِتَعْظِيمِ الرَّبِّ عَزَّ وَجَلَّ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا أَبُو عَاصِمٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَشَفَ السِّتْرَ فَرَأَى النَّاسَ قِيَامًا وَرَاءَ أَبِي بَكْرٍ يُصَلُّونَ، فَقَالَ: «اللَّهُمَّ هَلْ بَلَّغْتُ أَنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ لِنَفْسِهِ أَوْ تُرَى لَهُ، وَإِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا، فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ، وَأَمَّا السُّجُودُ فَأَكْثَرُوا فِيهِ الدُّعَاءَ؛ فَإِنَّهُ قَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ» قَالَ لَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى: قَالَ أَبُو عَاصِمٍ مَرَّةً أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَ السِّتْرَ وَالنَّاسُ قِيَامٌ يُصَلُّونَ وَرَاءَ أَبِي بَكْرٍ، وَخَبَرُ إِسْمَاعِيلَ وَابْنِ عُيَيْنَةَ لَيْسَ هُوَ عَلَى هَذَا التَّمَامِ وَأَنَا اخْتَصَرْتُهُ
602. Abu Ashim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad mengabarkan kepadaku dari ayahnya dari Ibnu Abbas: Sesungguhnya Nabi SAW menyingkap kain penutup, kemudian beliau melihat orang-orang berdiri dibelakang Abu Bakar untuk melaksanakan shalat. Rasulullah SAW bersabda, “Ya Allah, dan sungguh aku telah menyampaikan, bahwa tidaklah ada kabar gembira dari suatu kenabian kecuali mimpi yang baik yang dialami oleh seorang muslim untuk dirinya sendiri atau diperlihatkan kepadanya, dan sesungguhnya aku dilarang membaca bacaan Al Qur'an saat ruku atau sujud. Adapun ruku’, maka agungkanlah Tuhan di dalamnya. Sementara dalam sujud, maka perbanyaklah doa di dalamnya, sesungguhnya pada waktu tersebut sangat berpotensi dikabulkan.752
Muhammad bin Yahya berkata kepada kami, “Abu Ashim sesekali berkata, 'Sesungguhnya Nabi SAW mengangkat kain penutup, sementara orang-orang berdiri melakukan shalat di belakang Abu Bakar.”
Kedua hadits Ismail bin Uyainah tidak sempurna, hal ini karena aku telah meringkasnya.
Shahih Ibn Khuzaimah (124627)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْبِيحِ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ الْيَشْكُرِيُّ، وَسَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ الْقُرَشِيُّ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، أنا الْأَعْمَشُ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ، عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ الْأَحْنَفِ، عَنْ صِلَةَ عْنِ حُذَيْفَةَ قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَكَانَ رُكُوعُهُ مِثْلَ قِيَامِهِ، فَقَالَ فِي رُكُوعِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ» قَالَ سَلْمٌ: عَنِ الْأَعمَشِ. نا أَبُو مُوسَى، وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، نا شُعْبَةُ عَنِ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ، قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَكَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ» نا بُنْدَارٌ، نا يَحْيَى، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ شُعْبَةَ، ح وَحَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ الْعَسْكَرِيُّ، نا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، نا شُعْبَةُ بِهَذَا نَحْوَهُ
603. Muammal bin Hisyam Al Yaskuri dan Salm bin Junadah Al Qarsyi mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, Al A'masy memberitahukan kepada kami, dari Sa’ad bin Ubaidah dari Al Mustaurid bin Al Ahnaf dari shilah dari Hudaifah, ia berkata, “Pada suatu malam aku melaksanakan shalat bersama nabi, maka lamanya ruku nabi seperti lama waktu berdirinya. Dalam sujud Nabi mengucapkan, 'Subhaana rabbiyal Adziimi 753
Salam berkata, “Dari Al A'masy.”
Abu Musa dan Ya’kub bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Al Amasy dengan sanad ini.
Ia berkata, ‘Pada suatau malam aku pernah melaksanakan shalat bersama Rasulullah SAW, lalu beliau di dalam rukunya mengucapkan, 'Subhaana rabbiyal adziimi'.”
Bundar mengabarkan kepada kami, Yahya dan Abdurrahman bin Mahdi serta Ibnu Abu Adi mengabarkan kepada kami dari Syu’bah, Ha’, Basyar bin Khalid Al Askari menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ja’far menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dengan hadits sejenis ini.
Shahih Ibn Khuzaimah (124628)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْبِيحِ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ، وَسَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ قَالُوا: حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ صِلَةَ، عَنْ حُذَيْفَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ» ثَلَاثًا "
604. Ya’kub bin Ibrahim Ad-Dauraqi, Muhammad bin Aban dan Salm bin Junadah mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Hafash bin Ghiyats menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Laila menceritakan kepada kami, dari Asy-Sya’bi dari Shilah dari Hudaifah: Sesungguhnya Nabi SAW dalam rukunya mengucapkan, “Subhaana rabbiydl adziimi". Tiga kali.754
Shahih Ibn Khuzaimah (124629)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف ابن أبي ليلى اسمه محمد بن عبد الرحمن وهو سيئ الحفظ
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّحْمِيدِ مَعَ التَّسْبِيحِ وَمَسْأَلَةِ اللَّهَ الْغُفْرَانَ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، وَيُوسُفُ بْنُ مُوسَى قَالَا: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي الضُّحَى، عَنْ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ: «سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبِّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي يَتَأَوَّلُ الْقُرْآنَ» نا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ مَنْصُورٍ بِهَذَا، وَقَالَ: مِمَّا يُكْثِرُ أَنْ يَقُولَ: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ
605. Dan, Al Fakih mengabarkan kepada kami, Abdul Aziz mengabarkan kepada kami, Ismail bin Abdurrahman mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Thahir mengabarkan kepada kami, Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Ya’kub bin Ibrahim Ad-Dauraqi dan Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, dari Manshur, dari Abu Adh-Dhuha, dari Masruq, dari Aisyah, ia berkata, “Rasulullah SAW di dalam ruku dan sujudnya banyak membaca, 'Subhanaka allahumma rabbana wabihamdika (Maha Suci Engkau Ya Allah Tuhan Kami dan dengan memujiMu Ya Allah ampunilah [aku])'. Sambil merenungkan bacaan Al Quran.”
Salm bin Junadah mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami dari Sufyan dari Manshur, dengan hadits ini, dan ia berkata, “Termasuk yang banyak diucapkan adalah bacaan, 'Subhaanaka allaahumma wabihamdika', ” “ 
Shahih Ibn Khuzaimah (124630)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّقْدِيسِ فِي الرُّكُوعِ
- -
نا الصَّنْعَانِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، حَدَّثَنَا خَالِدٌ - يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ - حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ: أَنْبَأَنِي قَتَادَةُ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ: «سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: هَذَا الِاخْتِلَافُ فِي الْقَوْلِ فِي الرُّكُوعِ مِنَ الِاخْتِلَافِ الْمُبَاحِ، فَجَائِزٌ لِلْمُصَلِّي أَنْ يَقُولَ فِي رُكُوعِهِ كُلَّ مَا رُوِّينَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ
606. Ashan’ani Muhammad bin Abdul A'la mengabarkan kepada kami, Khalid —ia adalah Ibnul Harits—, menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, ia berkata, Qatadah memberitahukan kepadaku dari Matharrif, dari Aisyah, sesungguhnya ia berkata, Rasulullah dalam ruku’nya mengucapkan, 'Subbuhun qudduusun rabbul Malaikati warruhi (Pengagungan dan Penyucian diri Tuhan para malaikat dan jiwa” 756
Abu Bakar berkata, "Perbedaan pendapat dalam masalah ruku adalah perbedaan yang diperbolehkan. Bagi orang yang melaksanakan shalat boleh mengucapkan segala yang diriwayatkan dari Nabi SAW di dalam rukunya, di mana beliau memang mengucapkannya dalam ruku."
Shahih Ibn Khuzaimah (124631)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الدَّلِيلِ عَلَى ضِدِّ قَوْلِ مَنْ زَعَمَ أَنَّ الْمُصَلِّيَ إِذَا دَعَا فِي صَلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ بِمَا لَيْسَ فِي الْقُرْآنِ أَنَّ صَلَاتَهُ تَفْسُدُ
- -
نا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، وَأَبُو يَحْيَى مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْبَزَّازُ قَالَا: حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، نا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا رَكَعَ قَالَ: «اللَّهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، أَنْتَ رَبِّي، خَشَعَ سَمْعِي وَبَصَرِي وَمُخِّي وَعَظْمِي وَعَصَبِي وَمَا اسْتَقَلَّتْ بِهِ قَدَمَيَّ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ» ، جَمِيعُهُمَا لَفْظًا وَاحِدًا، غَيْرُ أَنَّ مُحَمَّدًا قَالَ قَالَ: حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، وَقَالَ: «وَعِظَامِي» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: وَخَبَرُ مَسْرُوقٍ، عَنْ عَائِشَةَ مِنْ هَذَا الْبَابِ. وَكَذَلِكَ خَبَرُ مُطَرِّفٍ، عَنْ عَائِشَةَ وَفِي خَبَرِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ عَبَّاسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ [ص:307] عَبَّاسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ» ، مَا بَانَ وَثَبَتَ أَنَّ لِلْمُصَلِّي فَرِيضَةً أَنْ يَدْعُوَ أَوْ يَجْتَهِدَ فِي سُجُودِهِ، وَإِنْ كَانَ مَا يَدْعُو بِهِ لَيْسَ مِنَ الْقُرْآنِ إِذِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا خَاطَبَهُمْ بِهَذَا الْأَمْرِ، وَهُمْ فِي مَكْتُوبَةٍ يُصَلُّونَهَا خَلْفَ الصِّدِّيقِ، لَا فِي تَطَوُّعٍ، وَفِي خَبَرِ ابْنِ أَبِي الزِّنَادِ، وَعَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ كَبَّرَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: «وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ» ، فَذَكَرَ الدُّعَاءَ بِتَمَامِهِ مَا بَانَ وَثَبَتَ أَنَّ الدُّعَاءَ فِي الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ - وَإِنْ لَيْسَ ذَلِكَ الدُّعَاءُ فِي الْقُرْآنِ - جَائِزٌ لَا كَمَا قَالَ مَنْ زَعَمَ أَنَّ مَنْ دَعَا فِي الْمَكْتُوبَةِ بِمَا لَيْسَ فِي الْقُرْآنِ فَسَدَتْ صَلَاتُهُ حَتَّى زَعَمَ أَنَّ مَنْ قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ فِي الْمَكْتُوبَةِ فَسَدَتْ صَلَاتُهُ، وَزَعَمَ أَنَّهُ لَيْسَ فِي الْقُرْآنِ: لَا حَوْلَ، وَزَعَمَ أَنَّهُ إِنِ انْفَرَدَ فَقَالَ: لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ جَازَ؛ لِأَنَّ فِي الْقُرْآنِ {لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ} [الكهف: 39] فَيُقَالَ لَهُ فَهَذِهِ الْأَلْفَاظُ الَّتِي ذَكَرْنَاهَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي افْتِتَاحِ الصَّلَاةِ وفِي الرُّكُوعِ، وَمَا سَنَذْكُرُهُ بِمَشِيئَةِ اللَّهِ وَإِرَادَتِهِ عِنْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ، وَفِي السُّجُودِ، وَبَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ، وَبَعْدَ الْفَرَاغِ مِنَ التَّشَهُّدِ قَبْلَ السَّلَامِ، وَأَمْرُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُصَلِّي بِأَنْ يَتَخَيَّرَ مِنَ الدُّعَاءِ مَا أَحَبَّ بَعْدَ التَّشَهُّدِ فِي أَيِّ مَوْضِعٍ مِنَ الْقُرْآنِ، وَقَدْ دَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَوَّلِ صَلَاتِهِ، وَفِي الرُّكُوعِ، وَعِنْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ، وَفِي السُّجُودِ، وَبَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ بِأَلْفَاظٍ لَيْسَتْ تِلْكَ الْأَلْفَاظُ فِي الْقُرْآنِ، فَجَمِيعُ ذَلِكَ يَنُصُّ عَلَى ضِدِّ مَقَالَةِ مَنْ زَعَمَ أَنَّ صَلَاةَ الدَّاعِي بِمَا لَيْسَ فِي الْقُرْآنِ تَفْسُدُ
607. Al Hasan bin Muhammad dan Abu Yahya Muhammad bin Abduirahim Al Bazzaz mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Rauh bin Ubadah menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, Musa bin Uqbah mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Al Fadl dari Abdurrahman Al Araj. Dari Ubaidullah bin Abu Rafi’ dari Ali bin Abu Thalib: Sesungguhnya Nabi SAW apabila melakukan ruku, beliau mengucapkan, Ya Allah kepada engkau aku ruku, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Engkau adalah Tuhanku. Pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku dan ototku tunduk kepada-Mu serta langkahku karena Allah Tuhan semesta Alam. 757
Seluruhnya dengan redaksi yang sama, hanya saja Muhammad berkata: ia berkata, “Musa bin Uqbah menceritakan kepadaku dan ia berkata dari bab ini.”
Demikian pula hadits Matharrif dari Aisyah.
Dalam hadits Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad bin Abbas dari ayahnya dari Ibnu Abbas dari Nabi SAW, "Adapun sujud, maka bersungguh-sungguhlah kalian berdoa di dalamnya" merupakan sesuatu yang jelas dan tetap hukumnya bahwa hal itu adalah kewajiban bagi orang yang melaksanakan shalat agar berdoa atau bersungguh-sungguh berdoa di dalam sujudnya, sekalipun apa yang dibaca bukan merupakan ayat Al Qur'an. Hal ini karena Nabi memerintahkan saat mereka berada dalam shalat wajib di belakang Abu Bakar Ash-Shidiq, tidak dalam shalat sunnah.
Dalam hadits Ibnu Abu Az-Zinad, dari Musa bin Uqbah, dari Abdullah bin Fadl dari Abdurrahman bin Hurmuz dari Ubaidillah bin Abu Rafi’ dari Ali bin Abu Thalib, dari Nabi SAW, sesungguhnya beliau apabila melaksanakan shalat wajib, maka beliau bertakbir dengan mengangkat kedua tangan, lalu beliau bersabda, “Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi" lalu beliau menyebutkan doa dengan sempurna. Ini merupakan sesuatu yang jelas dan nyata bahwa doa dalam shalat wajib sekalipun tidak terdapat dalam Al Qur'an, tetap diperbolehkan. Tidak sebagaimana yang diasumsikan; bahwa yang berdoa dengan doa yang tidak terdapat di dalam Al Qur'an saat melaksanakan shalat, maka shalatnya rusak, sehingga ia berasumsi bahwa orang yang mengucapkan kalimat, ‘La haula walaa quwwata illaa billaah' dalam shalat wajib, maka shalatnya rusak. Sebab berasumsi bahwa di dalam ayat Al Qur'an tidak ada redaksi 'la haula', namun ia beranggapan bahwa apabila bacaan tersebut disendirikan lalu diucapkan dengan kalimat 'Laa quwwata illaa billaah', maka diperbolehkan758 karena di dalam Al Qur'an (78-alif) terdapat redaksi 'Laa quwwata illaa billaah. Redaksi- redaksi yang kami kemukakan ini berasal dari Nabi, bab tentang pembukaan shalat dan di dalam ruku’. Adapun doa yang akan kami sebutkan di atas —insya Allah— saat nabi bangun dari ruku’, di dalam sujud di antara dua sujud serta setelah selesai dari doa tasyahud sebelum salam.
Perintah Nabi SAW kepada orang yang shalat agar memilih doa yang ia sukai setelah doa tasyahud, berada dalam Ayat Al Qur'an yang mana? Nabi telah berdoa diawal shalat, dalam ruku saat mengangkat kepala dari ruku, di dalam sujud dan di antara dua sujud dengan redaksi-redaksi yang tidak ada dalam Al Qur'an, dan semua itu berdasarkan hadits. Hal ini tentu bertolak belakang dengan pendapat orang yang bersumsi bahwa shalat orang yang berdoa dengan doa-doa yang tidak ada di dalam Al Qur'an menjadi rusak.
Shahih Ibn Khuzaimah (124632)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ وَطُولِ الْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا أَبُو دَاوُدَ، نا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنِي الْعَبَّاسُ بْنُ سَهْلٍ السَّاعِدِيُّ قَالَ: اجْتَمَعَ نَاسٌ مِنَ الْأَنْصَارِ فِيهِمْ سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو أُسَيْدٍ السَّاعِدِيُّ فَذَكَرُوا صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حُمَيْدٌ: " دَعُونِي أُحَدِّثْكُمْ فَأَنَا أَعْلَمُكُمْ بِهَذَا قَالُوا: فَحَدِّثْ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ دَخَلَ الصَّلَاةَ، وَكَبَّرَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ، ثُمَّ رَكَعَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ كَالْقَابِضِ عَلَيْهِمَا فَلَمْ يَصُبَّ رَأْسَهُ وَلَمْ يُقْنِعْهُ، وَنَحَّى يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَاسْتَوَى قَائِمًا حَتَّى عَادَ كُلُّ عَظْمٍ مِنْهُ إِلَى مَوْضِعِهِ، ثُمَّ ذَكَرَ بَقِيَّةَ الْحَدِيثِ، فَقَالَ الْقَوْمُ كُلُّهُمْ: هَكَذَا كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "
608. Bundar mengabarkan kepada kami, Abu Daud mengabarkan kepada kami, Fulaih bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, Al Abbas bin Sahi As-Sa'idi menceritakan kepadaku, ia berkata, “Orang-orang dari Anshar berkumpul, di antara mereka terdapat Sahi bin Sa’ad As-Saidi, Abu Humaid As-Sa'idi dan Abu Asid As-Saidi. Mereka membicarakan masalah pelaksanaan shalat Rasulullah SAW. Abu Humaid berkata, 'Biarkan aku menceritakan kepada kalian karena aku adalah orang yang paling tahu tentang hal ini.' Mereka berkata, 'Ceritakanlah.' Ia berkata, 'Aku melihat Rasulullah SAW berwudhu dengan bagus, kemudian melaksanakan shalat, dan mengucapkan takbir, lalu beliau mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua pundaknya. Lalu beliau melakukan ruku, kemudian meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya seperti orang yang menggenggam keduanya, lalu beliau tidak menurunkan kepala dan tidak menundukkannya serta menaruh kedua tangannya menjauhi kedua sisinya (pinggang). Kemudian beliau mengangkat kepala lalu berdiri tegak lurus hingga masing-masing persendian kembali pada posisinya.' Lalu ia menyebutkan sisa redaksi hadits ini. Seluruh kaum berkata, 'Demikianlah shalat Rasulullah SAW'.”759
Shahih Ibn Khuzaimah (124633)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ وَطُولِ الْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، نا ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ، ح وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ، نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ ثَابِتٍ قَالَ: قَالَ لَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ: «إِنِّي لَا آلُو أَنْ أُصَلِّيَ، بِكُمْ كَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي» ، قَالَ ثَابِتٌ: وَكَانَ أَنَسٌ يَصْنَعُ شَيْئًا لَا أَرَاكُمْ تَصْنَعُونَهُ، كَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ انْتَصَبَ قَائِمًا حَتَّى نَقُولَ قَدْ نَسِيَ
609. Ahmad bin Abdah Adh-Dhabbi mengabarkan kepada kami, Hamad bin Zaid menceritakan kepada kami, Tsabit Al Bunani mengabarkan kepada kami, Ha’, Ahmad bin Al Miqdam menceritakan kepada kami, Hamad bin Zaid mengabarkan kepada kami, dari Tsabit, ia berkata, Anas bin Malik berkata kepada kami, “Sesungguhnya aku pernah melaksanakan shalat dengan kalian sebagaimana aku melihat Rasulullah SAW melaksanakan shalat.” Tsabit berkata, “Anas melakukan sesuatu di mana aku tidak melihat kalian melalaikannya. Rasulullah apabila mengangkat kepala dari ruku’, maka beliau berdiri tegak hingga kami bersasumsi bahwa beliau telah lupa.760
Shahih Ibn Khuzaimah (124634)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْوِيَةِ بَيْنَ الرُّكُوعِ وَالْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ بُنْدَارٌ، نا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: كَانَ «رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَرَفْعُ رَأْسِهِ بَعْدَ الرُّكُوعِ، وَالسُّجُودُ، وَجُلُوسُهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنَ السَّوَاءِ» هَذَا حَدِيثُ وَكِيعٍ
610. Muhammad bin Basyar Bundar mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ja’far mengabarkan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, Salm bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, dari Syu’bah dari Al Hakam dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Al Barra' bin Azib, ia berkata, “Ruku Rasulullah SAW, mengangkat kepala setelah ruku serta sujud dan duduk di antara dua sujudnya hampir sama waktunya.”761
Ini adalah hadits Waqi’.
Shahih Ibn Khuzaimah (124635)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْوِيَةِ بَيْنَ الرُّكُوعِ وَالْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ، نا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ، أنا شُعْبَةُ، عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: «كَانَ رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، وَسُجُودُهُ، وَمَا بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنَ السَّوَاءِ»
Ahmad bin Al Miqdam mengabarkan kepada kami, Yazid —yaitu Ibnu Zura’— mengabarkan kepada kami Syu’bah mengabarkan kepada kami, dari Al Hakam bin Utaibah, dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Al Barra' bin Azib, ia berkata, “Ruku Rasulullah dan apabila beliau mengangkat kepalanya dari ruku’, sujud dan duduk di antara dua sujudnya hampir sama waktunya.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124636)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ قَوْلِ الْمُصَلِّي سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ مَعَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ مَعًا
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، أنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: " سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ حِينَ يَرْفَعُ صُلْبَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، ثُمَّ يَقُولُ، وَهُوَ قَائِمٌ: «رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ»
611. Muhammad bin Rafi' mengabarkan kepada kami, Abdur Razzaq memberitahukan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, Ibnu Syihab mengabarkan kepadaku, dari Abu Bakar bin Abdurrahman, bahwa ia mendengar Abu Hurairah berkata, “Rasulullah SAW mengucapkan, 'Samiallaahu liman hamidah' saat beliau mengangkat tulang rusuknya dari ruku’, kemudian beliau mengucapkan 'Rabbanaa walakal hamd' sambil berdiri.”762
Shahih Ibn Khuzaimah (124637)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّحْمِيدِ وَالدُّعَاءِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، نا حَجَّاجُ بْنُ أَبِي مِنْهَالٍ، وَأَبُو صَالِحٍ جَمِيعًا عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ، ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، أنا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى أَبُو عُمَرَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَمِّهِ الْمَاجِشُونِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ كَبَّرَ، فَذَكَرَا بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَا: فَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ - يَعْنِي مِنَ الرُّكُوعِ - قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، وَمِلْءَ السَّماَوَاتِ، وَمِلْءَ الْأَرْضِ، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ»
612. Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Hajjaj bin Abu Minhal dan Abu Shalah mengabarkan kepada kami, seluruhnya dari Abdul Aziz bin Abdullah bin Abu Salamah, Ha', Muhammad bin Rafi’ menceritakan kepada kami, Hujain bin Al Mutsanna bin Abu Amar memberitahukan kepada kami, Abdul Aziz bin Abu Salamah menceritakan kepada kami dari pamannya Al Majisyun bin Abu Salamah dari Al A'raj dari Ubaidullah bin Abu Rafi’ dari Ali bin Abu Thalib (88-ba') RA; “Dari Rasulullah SAW, sesungguhnya apabila beliau memulai shalat, maka beliau mengucapkan takbir. Keduanya menyebutkan sebagian hadits dan berkata, 'Apabila beliau mengangkat kepala —maksudnya dari ruku’— beliau berkata, “Allah mendengar orang yang euji-Nya, wahai Tuhan kami segala puji bagimu, seisi langit dan bumi dan seisi apa saja yang Engkau kehendaki setelahnya 763
Shahih Ibn Khuzaimah (124638)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّحْمِيدِ وَالدُّعَاءِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى بْنِ أَبَانَ، وَأَحْمَدُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَلِيلٍ الْمُقْرِئَانِ قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، نا سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ عَطِيَّةَ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ قَزَعَةَ بْنِ يَحْيَى، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ: إِذَا قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ، وَمِلْءَ الْأَرْضِ، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ، أَهْلَ الثَّنَا وَالْمَجْدِ أَحَقُّ مَا قَالَ الْعَبْدُ وَكُلُّنَا لَكَ عَبْدٌ، لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ» لَفْظًا وَاحِدًا، غَيْرُ أَنَّ أَحْمَدَ قَالَ: «رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ» حَدَّثَنَاهُ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا أَبُو مُسْهِرٍ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ بِهَذَا، وَزَادَ، وَقَالَ: «وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ» نا بَحْرُ بْنُ نَصْرٍ أَيْضًا، نا بِشْرُ بْنُ بَكْرٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ بِهَذَا
613. Zakaria bin Yahya bin Aban dan Ahmad bin Yazid bin Alil Al Muqriani mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami, Said —yaitu Ibnu Abdil Aziz— mengabarkan kepada kami, dari Athiyah bin Qais dari Qaza’ah bin Yahya dari Abu Said Al Khudri; Sesungguhnya Rasulullah SAW apabila mengatakan, ‘Samiallahu liman hamidah', maka beliau mengatakan, 'Ya Allah, Wahai Tuhan kami dan bagi-Mu segala puji, seisi langit dan bumi dan seisi apa saja yang Engkau kehendaki setelahnya. Dzatyang layak dipuji dan diagungkan. Yang lebih berhak terhadap apa yang dikatakan seorang hamba; masing- masing kami adalah hamba-Mu. Tidak ada yang dapat mencegah764 dari apa saja yang Engkau berikan dan tidak akan bermanfaat kekayaan dan kemuliaan, sebab kekayaan dan kemuliaan hanya dari- Mu” dengan redaksi yang sama, hanya saja Ahmad berkata, “Rabbanaa lakal hamd.765
Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Abu Manshur menceritakan kepada kami, Said bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dengan hadits ini.
Dan, ia menambahkan lalu mengatakan, “Dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau cegah.
Bahr bin Nashr juga mengabarkan kepada kami, Bisyr bin Bakar mengabarkan kepada kami dari Said bin Abdul Aziz dengan hadits semacam ini.
Shahih Ibn Khuzaimah (124639)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ فَضِيلَةِ التَّحْمِيدِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ مَعَ الدَّلِيلِ عَلَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يُرِدْ بِقَوْلِهِ:: إِذَا قَالَ الْإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، فَقُولُوا: رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ
- -
نا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْغَافِقِيُّ، أنا ابْنُ وَهْبٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عَلِيَّ بْنَ يَحْيَى الزُّرَقِيَّ، حَدَّثَهُ ح، وَحَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّدَفِيُّ، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَنَّ مَالِكًا، حَدَّثَهُ، عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُجْمِرِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَحْيَى الزُّرَقِيِّ، وَحَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ، أنا رَوْحُ بْنُ عِبَادَةَ، نا مَالِكٌ، عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عَلِيَّ بْنَ يَحْيَى الزُّرَقِيَّ، أَخْبَرَهُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ، أَنَّهُ قَالَ: كُنَّا يَوْمًا نُصَلِّي وَرَاءَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» ، فَقَالَ رَجُلٌ وَرَاءَهُ: رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، فَلَمَّا انْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنِ الَّذِي تَكَلَّمَ آنِفًا؟» قَالَ رَجُلٌ: أَنَا، فَقَالُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَقَدْ رَأَيْتُ بِضْعَةً وَثَلَاثِينَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَهَا أَيُّهُمْ يَكْتُبُهَا أَوَّلًا»
614. Isa bin Ibrahim Al Ghafiqi mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahab memberitahukan kepada kami, dari Malik, dari Nua'im bin Abdullah, sesungguhnya Ali bin Yahya Az-Zuraq menceritakan hadits kepadanya, Ha’, Yunus bin Abdul Ala Ash-Shadafi menceritakan kepada kami, Ibnu Wahab mengabarkan kepada kami, Sesungguhnya Malik menceritakan hadits kepadanya dari Nu’aim bin Abdullah bin Al Mujmar dari Ali bin Yahya Az-Zuraqi’ Al Hasan bin Muhammad memberitahukan kepada kami, Rauh bin Ubadah mengabarkan kepada kami, Malik dari Nu’aim bin Abdullah menceritakan kepada kami, sesungguhnya Ali bin Yahya Az-Zarqa' mengabarkan hadits dari ayahnya dari Rifa’ah bin Rafi’ ia berkata, “Kami pada suatu hari melaksanakan shalat di belakang Rasulullah SAW. Ketika beliau mengangkat kepala dari ruku’, beliau mengucapkan, 'Samiallahu liman hamidah' seorang laki-laki berkata di belakangnya, 'Wahai Tuhan kami bagi-Mu segala puji berupa pujian yang banyak mengandung keberkahan di dalamnya' ketika Rasulullah SAW selesai melaksanakan shalat, beliau bertanya, 'Siapakah yang berbicara tadi’ Seorang laki-laki menjawab, 'Aku!’ Rasulullah SAW bersabda, 'Aku sungguh melihat tiga puluh lima malaikat sedang berlomba adu cepat siapa di antara mereka yang menulis kebaikan itu pertama kali.766
Shahih Ibn Khuzaimah (124640)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْقُنُوتِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ لِلْأَمْرِ يَحْدُثُ، فَيَدْعُو الْإِمَامُ فِي الْقُنُوتِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ فِي الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ مِنْ صَلَاةِ الْفَرِيضَةِ
- -
نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، نا سُفْيَانُ قَالَ: مَا حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ، إِلَّا عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: صَلَّى الصُّبْحَ فَلَمَّا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ، ح وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، وَسَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: لَمَّا رَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأْسَهُ مِنْ آخِرِ رَكْعَةٍ قَالَ: «اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ، وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ، وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ، وَالْمُسْتَضْعَفِينَ بِمَكَّةَ» زَادَ أَحْمَدُ: «مِنَ الْمُسْلِمِينَ» . وَقَالُوا: اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ، وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ سِنِينَ كَسِنِي يُوسُفَ ". قَالَ أَبُو بَكْرٍ: وَقَدْ خَرَّجْتُ هَذَا الْبَابَ بِتَمَامِهِ فِي كِتَابِ الصَّلَاةِ، كِتَابِ «الْكَبِيرِ»
615. Abdul Jabar bin Al A'la mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, ia berkata, “Az- Zuhri tidak menceritakan kepada kami kecuali dari Said bin Al Musayyib dari Abu Hurairah, ia berkata, '[Rasulullah SAW] melaksanakan shalat Subuh, ketika beliau mengangkat kepala dari rakaat kedua, Ha’, Ahmad bin Abdah dan Said bin Abdurrahman menceritakan kepada kami keduanya berkata, 'Sufyan menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri, dari Said, dari Abu Hurairah, ia berkata, 'Ketika Rasulullah SAW mengangkat kepalanya diakhir rakaat, maka beliau bersabda, 'Ya Allah selamatkanlah Al Walid Ibnu Al Walid, Salamah bin Hisyam dan Iyash bin Abu Rabi'ah serta orang-orang yang lemah di kota Mekkah'.767
Ahmad menambahkan dengan redaksi, “Dari kaum Muslimin”. Dan, mereka berkata, “Ya Allah keraskanlah langkahmu atas orang yang membahayakan dan jadikanlah usia mereka seperti usia Nabi Yusuf AS.”
Abu Bakar berkata, “Aku meriwayatkan hadits ini secara utuh dalam bab shalat, dalam kitab Al Kabir.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124641)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْقُنُوتِ فِي صَلَاةِ الْمَغْرِبِ
- -
نا بُنْدَارٌ، أنا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، نا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى قَالَ: سَمِعْتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ «يَقْنُتُ فِي الْمَغْرِبِ وَالصُّبْحِ»
616. Bundar mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ja’far memberitahukan kepada kami, Syu’bah mengabarkan kepada kami dari Amr bin Murrah, ia berkata: Aku mendengar Ibnu Abu Laila, ia berkata, aku mendengar Al Barra' Bin Azib: Sesungguhnya Rasulullah SAW melaksanakan doa qunut di dalam shalat Maghrib dan Subuh.768
Shahih Ibn Khuzaimah (124642)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْقُنُوتِ فِي صَلَاةِ الْعِشَاءِ الْأَخِيرَةِ
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، أنا أَبُو دَاوُدَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ " إِذَا صَلَّى الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ فَقَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، قَنَتَ، فَقَالَ: «اللَّهُمَّ أَنْجِ عَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ، اللَّهُمَّ أَنْجِ سَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ، اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ، اللَّهُمَّ أَنْجِ الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ، اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ، اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ سِنِينَ كَسِنِي يُوسُفَ»
617. Ahmad bin Abdah mengabarkan kepada kami, Abu Daud memberitahukan kepada kami, Hisyam menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah (19-alif): Sesungguhnya Rasulullah apabila melakukan shalat Isya' yang diakhirkan pelaksanaannya, beliau mengangkat kepala dari ruku lalu beliau mengucapkan, “Samiallaahu liman hamidah” lalu membaca doa qunut dan mengucapkan, "Ya Allah selamatkanlah Iyash bin Abu Rabiah, ya Allah selamatkanlah Salamah bin Hisyam, ya Allah selamatkanlah Al Walid bin Walid, ya Allah selamatkanlah orang-orang mukmin yang lemah dari penduduk kota Mekkah, Ya Allah keraskanlah langkahMu pada orang yang membahayakan Ya Allah jadikanlah bagi mereka usia seperti usia Nabi Yusuf AS."769
Shahih Ibn Khuzaimah (124643)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْقُنُوتِ فِي الصَّلَوَاتِ كُلِّهَا وَتَأْمِينِ الْمَأْمُومِينَ عِنْدَ دُعَاءِ الْإِمَامِ فِي الْقُنُوتِ ضِدَّ مَا يَفْعَلُهُ الْعَامَّةُ فِي قُنُوتِ الْوِتْرِ فَيَضِجُّونَ بِالدُّعَاءِ مَعَ دُعَاءِ الْإِمَامِ
- -
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، أنا أَبُو النُّعْمَانِ، أنا ثَابِتُ بْنُ يَزِيدَ أَبُو زَيْدٍ الْأَحْوَلُ، حَدَّثَنَا هِلَالُ بْنُ خَبَّابٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَنَتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَهْرًا مُتَتَابِعًا فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَالصُّبْحِ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ إِذَا قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» ، فِي الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ يَدْعُو عَلَى حَيٍّ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ عَلَى رِعْلٍ وَذَكْوَانَ، وَعُصَيَّةَ، وَيُؤَمِّنُ مَنْ خَلْفَهُ ". قَالَ: أَرْسَلَ إِلَيْهِمْ يَدْعُوهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ فَقَتَلُوهُمْ. قَالَ عِكْرِمَةُ: هَذَا مِفْتَاحُ الْقُنُوتِ
618. Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Abu An-Nu’man memberitahukan kepada kami, Tsabit bin Yazid Abu Zaid Al Ahwal memberitahukan kepada kami, Hilal bin Khubbab memberitahukan kepada kami, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Nabi Membaca doa qunut selama satu bulan berturut-turut dalam shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Subuh di penghujung setiap shalat, yaitu saat beliau mengucapkan, 'Samiallahu liman hamidah' pada rakaat terakhir, maka beliau berdoa atas kabilah Hay dari Bani Salim, kabilah Ra’i, Dzakwan dan Ushayyah dan orang yang dibelakangnya membaca amin.”770 Nabi bersabda, “Utuslah seseorang kepada mereka untuk mengajak mereka masuk Islam, kemudian mereka diperangi.” Ikrimah berkata, “Ini adalah kunci qunut.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124644)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده حسن
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَكُنْ يَقْنُتُ دَهْرَهُ كُلَّهُ وَإِنَّهُ إِنَّمَا كَانَ يَقْنُتُ إِذَا دَعَا لِأَحَدٍ، أَوْ يَدْعُو عَلَى أَحَدٍ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، نا أَبُو دَاوُدَ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدٍ، وَأَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ " لَا يَقْنُتُ إِلَّا أَنْ يَدْعُوَ لِأَحَدٍ، أَوْ يَدْعُوَ عَلَى أَحَدٍ، وَكَانَ إِذَا قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» قَالَ: «رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، اللَّهُمَّ أَنْجِ» وَذَكَرَ الْحَدِيثَ
619. Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Abu Daud mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Sa'ad menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri, dari Said dan Abu Salamah, (dari)* Abu Hurairah: Sesungguhnya Nabi SAW tidak membaca doa qunut kecuali beliau berdoa untuk keberuntungan seseorang atau kemalangan seseorang; Rasulullah SAW apabila mengucapkan, “samiallaahu liman hamidah", beliau mengucapkan, "Ya Allah dan bagimu segala puji, Ya Allah selamatkanlah..." lalu ia menyebutkan hadits selengkapnya.>771
Shahih Ibn Khuzaimah (124645)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الْبَيَانِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَكُنْ يَقْنُتُ دَهْرَهُ كُلَّهُ وَإِنَّهُ إِنَّمَا كَانَ يَقْنُتُ إِذَا دَعَا لِأَحَدٍ، أَوْ يَدْعُو عَلَى أَحَدٍ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مَرْزُوقٍ الْبَاهِلِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ «لَا يَقْنُتُ إِلَّا إِذَا دَعَا لِقَوْمٍ أَوْ دَعَا عَلَى قَوْمٍ»
620. Muhammad bin Muhammad bin Marzuq Al Bahili mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Abdullah Al Anshari menceritakan kepada kami, Said bin Abu Arubah menceritakan kepada kami, dari Qatadah, dari Anas: Sesungguhnya Nabi SAW tidak membaca doa qunut kecuali jika beliau ingin mendoakan kemenangan pada suatu kaum atau kemalangan pada suatu kaum.772
Shahih Ibn Khuzaimah (124646)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ تَرْكِ الْقُنُوتِ عِنْدَ زَوَالِ الْحَادِثَةِ الَّتِي لَهَا يَقْنُتُ، وَالدَّلِيلِ عَلَى أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا تَرَكَ الْقُنُوتَ بَعْدَ شَهْرٍ لِزَوَالِ تِلْكَ الْحَادِثَةِ الَّتِي كَانَ لَهَا يَقْنُتُ، لَا نَسْخً
- -
نا عَلِيُّ بْنُ سَهْلٍ الرَّمْلِيُّ، نا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنِي أَبُو عَمْرٍو الْأَوْزَاعِيُّ، عَنْ يَحْيَى، حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَنَتَ فِي صَلَاةٍ شَهْرًا، يَقُولُ فِي قُنُوتِهِ: «اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ، اللَّهُمَّ أَنْجِ سَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ، اللَّهُمَّ أَنْجِ عَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ، اللَّهُمَّ أَنْجِ الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينِ، اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ، اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ سِنِينَ كَسِنِي يُوسُفَ» قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: فَأَصْبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَلَمْ يَدْعُ لَهُمْ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: «أَوَ مَا تَرَاهُمْ قَدْ قَدِمُوا»
621. Ali bin Suhl Ar-Rumll mengabarkan kepada kuini, Al Walid bin Muslim mengabarkan kepada kami, Abu Amr Al Auza’i menceritakan kepadaku, dari Yahya, Abu Salamah menceritakan kepada kami, dari Abu Hurairah: Sesungguhnya Rasulullah SAW membaca doa qunut dalam shalat selama satu bulan. Rasulullah SAW dalam doa qunutnya mengucapkan, selamatkanlah “Ya Allah selamatkanlah Al Walid bin Walid, Ya Allah selamatkanlah Salamah binn Hisyam, Ya Allah selamatkanlah Iyash bin Abu Rabi;ah, Ya Allah selamatkanlah orang-orang mukmin yang lemah, Ya Allah keraskanlah langkahmu atas orang yang embahayakan, Ya Allah jadikanlah usia bagi mereka seperti usia Nabi Yusuf AS.”
Abu Hurairah berkata, “Pada suatu hari Rasulullah tidak mendoakan mereka lalu aku kemukakan hal tersebut pada beliau.
Shahih Ibn Khuzaimah (124647)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ أَخْبَارٍ غَلِطَ فِي الِاحْتِجَاجِ بِهَا بَعْضُ مَنْ لَمْ يُنْعِمِ النَّظَرَ فِي أَلْفَاظِ الْأَخْبَارِ، وَلَمْ يَسْتَوْعِبْ أَخْبَارَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْقُنُوتِ، فَاحْتَجَّ بِهَا وَزَعَمَ أَنَّ الْقُنُوتَ فِي ا
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ: «رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ» فِي الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ، ثُمَّ قَالَ: «اللَّهُمَّ الْعَنْ فُلَانًا وَفُلَانًا» ، دَعَا عَلَى نَاسٍ مِنَ الْمُنَافِقِينَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى {لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128] "
622. Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Abdur-Razaq mengabarkan kepada kami, Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri dari Salim dari Ibnu Umar: Sesungguhnya ia mendengar Nabi dalam shalat Subuh ketika beliau mengangkat kepala dari ruku dengan mengucapkan, "Rabbanaa lakal hamd" pada rakaat terakhir kemudian beliau mengucapkan, “Ya Allah berikanlah laknat kepada fulan dan fulan." Nabi berdoa untuk orang-orang munafik, kemudian Allah SWT menurunkan ayat, “Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan (79-ba') mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim “ (Q.S. Ali Imran[3]: 128)774
Shahih Ibn Khuzaimah (124648)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ أَخْبَارٍ غَلِطَ فِي الِاحْتِجَاجِ بِهَا بَعْضُ مَنْ لَمْ يُنْعِمِ النَّظَرَ فِي أَلْفَاظِ الْأَخْبَارِ، وَلَمْ يَسْتَوْعِبْ أَخْبَارَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْقُنُوتِ، فَاحْتَجَّ بِهَا وَزَعَمَ أَنَّ الْقُنُوتَ فِي ا
- -
نا يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ الْحَارِثِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو عَلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ " {لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128] قَالَ: فَهَدَاهُمُ اللَّهُ لِلْإِسْلَامِ " قَالَ أَبُو بَكْرٍ: هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ أَيْضًا
623. Yahya bin Habib Al Haritsi mengabarkan kepada kami, Khalid bin Al Harits menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Ajian, dari Nafi', dari Abdullah: Sesungguhnya Rasulullah SAW berdoa untuk empat orang, kemudian Allah SWT menurunkan ayat, “Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim "(Qs. Al Imran [3]; 128) Allah SWT kemudian memberi hidayah kepada mereka masuk Islam.775
Abu Bakar berkata, "Ini adalah hadits gharib."
Shahih Ibn Khuzaimah (124649)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده حسن
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ أَخْبَارٍ غَلِطَ فِي الِاحْتِجَاجِ بِهَا بَعْضُ مَنْ لَمْ يُنْعِمِ النَّظَرَ فِي أَلْفَاظِ الْأَخْبَارِ، وَلَمْ يَسْتَوْعِبْ أَخْبَارَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْقُنُوتِ، فَاحْتَجَّ بِهَا وَزَعَمَ أَنَّ الْقُنُوتَ فِي ا
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ " يَدْعُو عَلَى أَحْيَاءَ مِنَ الْعَرَبِ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى {لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128]
Ahmad bin Al Miqdam Al Ijli mengabarkan kepada kami, Khalid bin Al Harits menceritakan kepada kami, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah SAW berdoa untuk orang-orang Arab yang masih hidup, kemudian Allah SWT menurunkan ayat, 'Tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim'. “ (QS. Al Imran (3): 128)
Shahih Ibn Khuzaimah (124650)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ أَخْبَارٍ غَلِطَ فِي الِاحْتِجَاجِ بِهَا بَعْضُ مَنْ لَمْ يُنْعِمِ النَّظَرَ فِي أَلْفَاظِ الْأَخْبَارِ، وَلَمْ يَسْتَوْعِبْ أَخْبَارَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْقُنُوتِ، فَاحْتَجَّ بِهَا وَزَعَمَ أَنَّ الْقُنُوتَ فِي ا
- -
قَالَ: ثُمَّ هَدَاهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ " قَالَ أَبُو بَكْرٍ: فَفِي هَذِهِ الْأَخْبَارِ دَلَالَةٌ عَلَى أَنَّ اللَّعْنَ مَنْسُوخٌ بِهَذِهِ الْآيَةِ لَا أَنَّ الدُّعَاءَ الَّذِي كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو لِمَنْ كَانَ فِي أَيْدِي أَهْلِ مَكَّةَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ أَنَّ يُنَجِّيَهُمُ اللَّهُ مِنْ أَيْدِيَهُمْ، إِذْ غَيْرُ جَائِزٍ أَنْ تَكُونَ الْآيَةُ نَزَلَتْ {أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128] فِي قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ فِي يَدَيْ قَوْمٍ كُفَّارٍ يُعَذَّبُونَ، وَإِنَّمَا أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ هَذِهِ الْآيَةَ {أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128] فِيمَنْ كَانُ يَدْعُو النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ بِاللَّعْنِ مِنَ الْمُنَافِقِينَ وَالْكُفَّارِ، فَأَعْلَمَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ لَيْسَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ فِي هَؤُلَاءِ الَّذِينَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْعَنُهُمْ فِي قُنُوتِهِ، وَأَخْبَرَ أَنَّهُ إِنْ تَابَ عَلَيْهِمْ فَهَدَاهُمْ لِلْإِيمَانِ أَوْ عَذَّبَهُمْ عَلَى كُفْرِهِمْ وَنِفَاقِهِمْ فَهُمْ ظَالِمُونَ وَقْتَ كُفْرِهِمْ وَنِفَاقِهِمْ لَا مَنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو لَهُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْ يُنَجِّيَهُمْ مِنْ أَيْدِي أَعْدَائِهِمْ مِنَ الْكُفَّارِ، فَالْوَلِيدُ بْنُ الْوَلِيدِ، وَسَلَمَةُ بْنُ هِشَامٍ، وَعَيَّاشُ بْنُ أَبِي رَبِيعَةَ، وَالْمُسْتَضْعَفُونَ مِنْأَهْلِ مَكَّةَ لَمْ يَكُونُوا ظَالِمِينَ فِي وَقْتِ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَنْ يُنَجِّيَهُمْ مِنْ أَيْدِي أَعْدَائِهِمُ الْكُفَّارِ، وَلَمْ يَتْرُكِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدُّعَاءَ لَهُمْ بِالنَّجَاةِ مِنْ أَيْدِي كُفَّارِ أَهْلِ مَكَّةَ إِلَّا بَعْدَمَا نَجَوْا مِنْ أَيْدِيهِمْ لَا لِنُزُولِ هَذِهِ الْآيَةِ الَّتِي نَزَلَتْ فِي الْكُفَّارِ وَالْمُنَافِقِينَ الَّذِينَ كَانُوا يَدْعُو النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ بِاللَّعْنِ مِنَ الْمُنَافِقِينَ وَالْكُفَّارِ، فَأَعْلَمَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ لَيْسَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ فِي هَؤُلَاءِ الَّذِينَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْعَنُهُمْ فِي قُنُوتِهِ، وَأَخْبَرَ أَنَّهُ إِنْ تَابَ عَلَيْهِمْ فَهَدَاهُمْ لِلْإِيمَانِ أَوْ عَذَّبَهُمْ عَلَى كُفْرِهِمْ وَنِفَاقِهِمْ فَهُمْ ظَالِمُونَ وَقْتَ كُفْرِهِمْ وَنِفَاقِهِمْ لَا مَنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو لَهُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْ يُنَجِّيَهُمْ مِنْ أَيْدِي أَعْدَائِهِمْ مِنَ الْكُفَّارِ، فَالْوَلِيدُ بْنُ الْوَلِيدِ، وَسَلَمَةُ بْنُ هِشَامٍ، وَعَيَّاشُ بْنُ أَبِي رَبِيعَةَ، وَالْمُسْتَضْعَفُونَ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ لَمْ يَكُونُوا ظَالِمِينَ فِي وَقْتِ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَنْ يُنَجِّيَهُمْ مِنْ أَيْدِي أَعْدَائِهِمُ الْكُفَّارِ، وَلَمْ يَتْرُكِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الدُّعَاءَ لَهُمْ بِالنَّجَاةِ مِنْ أَيْدِي كُفَّارِ أَهْلِ مَكَّةَ إِلَّا بَعْدَمَا نَجَوْا مِنْ أَيْدِيهِمْ لَا لِنُزُولِ هَذِهِ الْآيَةِ الَّتِي نَزَلَتْ فِي الْكُفَّارِ وَالْمُنَافِقِينَ الَّذِينَ كَانُوا ظَالِمِينَ لَا مَظْلُومِينَ، أَلَا تَسْمَعُ خَبَرَ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: فَأَصْبَحَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَلَمْ يَدَعُ لَهُمْ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ، فَقَالَ: «أَوَمَا تُرَاهُمْ قَدْ قَدِمُوا» ، فَأَعْلَمَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ إِنَّمَا تَرَكَ الْقُنُوتَ وَالدُّعَاءَ بِأَنْ نَجَّاهُمُ اللَّهُ، إِذِ اللَّهُ قَدِ اسْتَجَابَ لَهُمْ فَنَجَّاهُمْ لَا لِنُزُولِ الْآيَةِ الَّتِي نَزَلَتْ فِي غَيْرِهِمْ مِمَّنْ هُوَ ضِدُّهُمْ، إِذْ مَنْ دَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَنْ يُنَجِّيَهُمْ مُؤْمِنُونَ مَظْلُومُونَ، وَمَنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو عَلَيْهِمْ بِاللَّعْنِ كُفَّارٌ وَمُنَافِقُونَ ظَالِمُونَ فَأَمَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ نَبِيَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَنْ يَتْرُكَ لَعْنَ مَنْ كَانَ يَلْعَنُهُمْ، وَأَعْلَمَ أَنَّهُمْ ظَالِمُونَ، وَأَنْ لَيْسَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَمْرِهِمْ شَيْءٌ، وَأَنَّ اللَّهَ إِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ أَوْ تَابَ عَلَيْهِمْ، فَتَفَهَّمُوا مَا بَيَّنْتُهُ تَسْتَيْقِنُوا بِتَوْفِيقِ خَالِقِكُمْ غَلَطَ مَنِ احْتَجَّ بِهَذِهِ الْأَخْبَارِ أَنَّ الْقُنُوتَ مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ مَنْسُوخٌ بِهَذِهِ الْآيَةِ
Perawi berkata, "Kemudian Allah SWT memberikan hidayah kepada mereka masuk Islam."
Abu Bakar berkata, "Dalam ayat ini terdapat indikator bahwa laknat telah di nasakh dengan ayat ini, bukan berarti bahwa doa yang diucapkan Nabi SAW kepada orang yang berada di bawah kekuasaan orang-orang Makkah agar Allah SWT menyelamatkan mereka dari kekuasaan orang-orang Makkah tersebut karena dilarang oleh ayat, 'Atau Allah SWT menerima taubat mereka atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang dzalim' (Qs. Aali 'Imraan [3]: 128) Yaitu pada sosok yang didoakan oleh nabi dengan laknat, mereka adalah orang-orang munafik dan orang-orang kafir. Allah SWT memberikan informasi bahwa Nabi tidak memiliki campur tangan sama sekali pada mereka yang dilaknat oleh Nabi SAW dalam doa qunutnya dan Allah SWT mengabarkan di mana Dia menerima taubat orang-orang Makkah lalu memberikan hidayah keimanan pada mereka atau Allah SWT menyiksa mereka atas kekufuran dan kemunafikan; di mana mereka adalah orang-orang yang zalim, kufur dan munafik. Mereka bukan orang-orang yang beriman; yang didoakan oleh Nabi SAW agar Allah SWT menyelamatkan mereka dari tangan musuh-musuh mereka yang terdiri dari orang-orang kafir. Al Walid bin Walid, Salmah bin Hisyam dan Iyash bin Abu Rabi’ah serta penduduk Makkah yang lemah adalah bukan sosok orang-orang yang zhalim di saat beliau mendoakan mereka. Allah SWT telah menyelamatkan mereka dari orang-orang kafir yang menjadi musuh mereka. Nabi tidak pernah meninggalkan diri dari mendoakan mereka agar selamat dari kekuasaan penduduk kota Makkah yang kufur, kecuali setelah mereka selamat dengan sebenarnya dari kekuasaan penduduk Makkah dan bukan karena turunnya ayat ini, di mana ayat ini diturunkan pada orang-orang kafir dan orang-orang munafik, mereka adalah orang-orang yang menganiaya dan bukan orang-orang yang teraniaya. Tidakkah engkau mendengar hadits yang diriwayatkan oleh Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, di mana pada suatu hari Nabi tidak mendoakan mereka lalu aku mengemukakan hal tersebut kepadanya. Kemudian beliau bersabda, “Apakah engkau tidak melihat bahwa mereka telah tiba?” Kemudian beliau memberikan informasi bahwa beliau meninggalkan membaca qunut dan berdoa agar Allah SWT menyelamatkan mereka karena Allah SWT pasti mengabulkan dan menyelamatkan mereka dan bukan karena turunnya ayat yang diturunkan kepada selain mereka, karena orang-orang yang didoakan Nabi SAW agar diselamatkan adalah orang-orang beriman yang teraniaya, sementara orang-orang yang didoakan oleh Nabi dengan laknat adalah orang-orang kafir, munafik dan orang-orang Zhalim. Allah SWT memerintahkan Nabi SAW agar meninggalkan doa yang mengandung laknat dan menginformasikan bahwa mereka adalah orang-orang yang Zhalim. Di sini beliau tidak memiliki campur tangan sama sekali dan hanya Allah SWT Yang memiliki kehendak dan dapat menyiksa mereka atau Allah SWT menunjukkan pintu taubat kepada mereka. Karena itu pahamilah apa yang aku jelaskan dan yakinlah dengan pertolongan Pencipta kalian. Orang-orang yang berdalil dengan hadits-hadits ini salah, di mana mereka menyatakan bahwa doa qunut dari shalat Subuh dihapus dengan ayat ini.
Shahih Ibn Khuzaimah (124651)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّكْبِيرِ مَعَ الْإِهْوَاءِ لِلسُّجُودِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، أنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يُكَبِّرُ حِينَ يَهْوِي سَاجِدًا»
624. Muhammad bin Rafi’ mengabarkan kepada kami, Abdur-Razzaq memberitahukan kepada kami, Ibnu Juruy mengaburkan kepada kami, Ibnu Syihub mengabarkan kepadaku dari Abu Bakar bin Abdurrahman, bahwa ia pernah mendengar Abu Murairah berkata, “Rasulullah SAW mengucapkan takbir ketika hendak turun untuk sujud."777
Shahih Ibn Khuzaimah (124652)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّجَافِي بِالْيَدَيْنِ عِنْدَ الْإِهْوَاءِ إِلَى السُّجُودِ
- -
نا بُنْدَارٌ، وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، وَأَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الدَّارِمِيُّ - وَهَذَا لَفْظُ بُنْدَارٍ - قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، عَنْ عَطَاءٍ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا حُمَيْدٍ السَّاعِدِيَّ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فِيهِمْ أَبُو قَتَادَةَ، قَالَ أَبُو حُمَيْدٍ: أَنَا أَعْلَمُكُمُ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ " إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ، فَذَكَرَ بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ: ثُمَّ يَقُولُ: «اللَّهُ أَكْبَرُ» ، ثُمَّ يَهْوِي إِلَى الْأَرْضِ، وَيُجَافِي يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ " وَقَالَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى: يَهْوِي إِلَى الْأَرْضِ مُجَافِيًا يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ زَادَ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى: ثُمَّ يَسْجُدُ وَقَالُوا جَمِيعًا: قَالُوا: صَدَقْتُ، هَكَذَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي
625. Bundar, Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Sa'id Ad-Darami mengabarkan kepada kami —Ini adalah redaksi Bundar— Abu Ashim menceritakan kepada kami, Abdul Hamid bin Ja’far menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr mengabarkan kepada kami dari Atha' berkata, “(80-alif) Aku mendengar Abu Humaid As-Saidi dihadapan sepuluh orang sabahat Nabi SAW, di antaranya; Abu Qatadah. Abu Humaid berkata, 'Diantara kalian, aku yang paling tahu mengenai tata cara shalat Rasulullah SAW. Sesungguhnyya Rasulullah SAW apabila berdiri hendak melaksanakan shalat...' ia menyebutkan sebagian hadits dan berkata, 'Lalu beliau mengucapkan, 'Allahu Akbar' kemudian turun ke tanah dan merenggangkan kedua tangan dari kedua sisinya'.”778
Muhammad bin Yahya menambahkan, “Rasulullah SAW turun ke tanah dalam keadaan merenggangkan kedua tangannya dari kedua sisinya.” Muhammad bin Yahya, menambahkan, “Kemudian Rasulullah SAW sujud” dalam hal ini semua perawi meriwayatkannya. Mereka berkata, “Engkau benar. Demikianlah nabi melaksanakan shalat.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124653)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح وقد مر من قبل
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْبَدْءِ بِوَضْعِ الرُّكْبَتَيْنِ عَلَى الْأَرْضِ قَبْلَ الْيَدَيْنِ إِذَا سَجَدَ الْمُصَلِّي، إِذْ هَذَا الْفِعْلُ نَاسِخٌ لِمَا خَالَفَ هَذَا الْفِعْلَ مِنْ فِعْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْأَمْرِ بِهِ
- -
نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ، وَأَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، وَرَجَاءُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعُذْرِيُّ قَالُوا: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَضَعُ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ إِذَا سَجَدَ " وَقَالَ أَحْمَدُ، وَرَجَاءٌ: رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدَ وَضْعَ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ
626. Ali bin Muslim, Ahmad bin Sinan, Muhammad bin Yahya dan Raja' bin Muhammad Al Udzri mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Syarik bin Abdullah mengabarkan kepada kami, dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dari Wa'il bin Hujr: Sesungguhnya Rasulullah SAW meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tanganya apabila akan sujud.779
Ahmad dan Raja' berkata, “Aku melihat Nabi SAW apabila sujud, beliau meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tangannya.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124654)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف شريك بن عبد الله ضعيف لسوء حفظه وقد تفرد به كما قال الدارقطني وغيره
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ خَبَرٍ رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَدْئِهِ بِوَضْعِ الْيَدَيْنِ قَبْلَ الرُّكْبَتَيْنِ عِنْدَ إِهْوَائِهِ إِلَى السُّجُودِ مَنْسُوخٌ، غَلِطَ فِي الِاحْتِجَاجِ بِهِ بَعْضُ مَنْ لَمْ يَفْهَمْ مِنْ أَهْلِ الْعِلْم
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ تَمَامٍ الْمِصْرِيُّ، حَدَّثَنَا أَصْبُغُ بْنُ الْفَرَجِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ كَانَ " يَضَعُ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ، وَقَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ ذَلِكَ "
627. Muhammad bin Amr bin Tamam Al Mishri mengabarkan kepada kami, Ashbugh bin Al Faraj menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar dari Nafi' dari Ibnu Umar: Sesungguhnya Rasulullah SAW meletakkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya dan Ibnu Umar berkata, “Rasulullah SAW melakukan hal tersebut.” 779
Shahih Ibn Khuzaimah (124655)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده صحيح وصححه الحاكم ووافقه الذهبي ورجحه الحافظ على حديث وائل وعلقه البخاري
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ الدَّلِيلِ عَلَى أَنَّ الْأَمْرَ بِوَضْعِ الْيَدَيْنِ قَبْلَ الرُّكْبَتَيْنِ عِنْدَ السُّجُودِ مَنْسُوخٌ، وَأَنَّ وَضْعَ الرُّكْبَتَيْنِ قَبْلَ الْيَدَيْنِ نَاسِخٌ، إِذْ كَانَ الْأَمْرُ بِوَضْعِ الْيَدَيْنِ قَبْلَ الرُّكْبَتَيْنِ مُقَدَّمًا،
- -
نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ يَحْيَى بْنِ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ سَلَمَةَ، عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ سَعْدٍ قَالَ: «كُنَّا نَضَعُ الْيَدَيْنِ قَبْلَ الرُّكْبَتَيْنِ، فَأُمِرْنَا بِالرُّكْبَتَيْنِ قَبْلَ الْيَدَيْنِ»
628. Ibrahim bin Ismail bin Yahya bin Salamah bin Kuhail, ayahku menceritakan kepadaku dari ayahnya dari Salamah dari Mash’ab bin Sa’d dari Sa'd, ia berkata, "Kami meletakkan kedua tangan sebelum kedua lutut, lalu Nabi SAW memerintahkan kami untuk meletakkan kedua lutut sebelum kedua tangan.” 781
Shahih Ibn Khuzaimah (124656)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف جدا اسماعيل بن يحيى بن سلمة متروك كما في التقريب وابنه ابراهيم ضعيف
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْبَدْءِ بِرَفْعِ الْيَدَيْنِ مِنَ الْأَرْضِ قَبْلَ الرُّكْبَتَيْنِ عِنْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ السُّجُودِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، وَأَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ، وَرَجَاءُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعُذْرِيُّ، وَعَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ قَالُوا: حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ «يَضَعُ رُكْبَتَيْهِ قَبْلَ يَدَيْهِ، وَيَرْفَعُ يَدَيْهِ قَبْلَ رُكْبَتَيْهِ إِذَا رَفَعَ»
629. Muhammad bin Yahya, Ahmad bin Sinan dan Raja' bin Muhammad Al Udzri serta Ali bin Muslim mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Sahi bin Harun menceritakan kepada kami, Syarik bin Abdullah mengabarkan kepada kami dari Ashim bin Kulaib dari ayahnya dari Wa'il bin Hujr: Sesungguhnya Rasulullah SAW meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tangannya dan mengangkat kedua tangannya sebelum kedua lututnya apabila bangun. 782
Shahih Ibn Khuzaimah (124657)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ وَضْعِ الْيَدَيْنِ عَلَى الْأَرْضِ فِي السُّجُودِ إِذْ هُمَا يَسْجُدَانِ كَسُجُودِ الْوَجْهِ
- -
نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْأَشَجُّ، وَزِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ، وَمُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ قَالُوا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، أنا أَيُّوبُ، وَقَالَ: الْمُؤَمَّلُ: عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، رَفَعَهُ: قَالَ: «إِنَّ الْيَدَيْنِ تَسْجُدَانِ كَمَا يَسْجُدُ الْوَجْهُ، فَإِذَا وَضَعَ أَحَدُكُمْ وَجْهَهُ فَلْيَضَعْ يَدَيْهِ، وَإِذَا رَفَعَهُ فَلْيَرْفَعْهُمَا»
630. Abdullah bin Said Al Asyaj, Ziad bin Ayub dan Muammal bin Hisyam mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Ismail menceritakan kepada kami, Ayub memberitahukan kepada kami, Al Muammal berkata, dari Ayub dari Nafi’ dari Ibnu Umar dengan merafa'-kan hadits, ia berkata, “Sesungguhnya kedua tangan melakukan sujud sebagaimana wajah melakukan sujud. Apabila salah seorang dari kalian meletakkan wajahnya, maka hendaklah ia meletakkan kedua tangannya dan apabila ia mengangkat wajahnya, maka hendaklah ia mengangkat kedua tangannya.783
Shahih Ibn Khuzaimah (124658)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ عَدَدِ الْأَعْضَاءِ الَّتِي تَسْجُدُ مِنَ الْمُصَلِّي فِي صَلَاتِهِ إِذَا سَجَدَ الْمُصَلِّي
- -
نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، حَدَّثَنِي ابْنُ الْهَادِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، عَنْ عَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ، أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: " إِذَا سَجَدَ الْعَبْدُ سَجَدَ مَعَهُ سَبْعَةُ آرَابٍ: وَجْهُهُ، وَكَفَّاهُ، وَرُكْبَتَاهُ، وَقَدَمَاهُ "
631. Yunus bin Abdul A'la mengabarkan kepada kami, Al-Laits menceritakan kepada kami, Abdullah bin Yusuf menceritakan kepada kami, Ibnu Al Hadi menceritakan kepadaku dari Muhammad bin Ibrahim dari Amir bin Sa'ad bin Abu Waqqash dari Abbas bin Abdul Muthalib: Sesungguhnya Abbas mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang hamba melakukan sujud, maka tujuh anggota tubuhnya juga ikut sujud bersamanya; wajah, kedua telapak tangan, kedua lutut dan kedua telapak kaki. 784
Shahih Ibn Khuzaimah (124659)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِالسُّجُودِ عَلَى الْأَعْضَاءِ السَّبْعَةِ اللَّوَاتِي يَسْجُدْنَ مَعَ الْمُصَلِّي إِذَا سَجَدَ
- -
نا بِشْرُ بْنُ مُعَاذٍ الْعَقَدِيُّ، أنا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةٍ، وَلَا أَكُفُّ شَعَرًا وَلَا ثَوْبًا»
632. Bisyr bin Muadz Al Aqadi mengabarkan kepada kami, Abu Awanah memberitahukan kepada kami, dari Amr bin Dinar dari Thuwus dari Ibnu Abbas, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Aku diperintahkan untuk melakukan sujud dengan tujuh anggota badan dan aku tidak memasukkan rambut dan baju.” 785
Shahih Ibn Khuzaimah (124660)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ بِالسُّجُودِ عَلَى الْأَعْضَاءِ السَّبْعَةِ اللَّوَاتِي يَسْجُدْنَ مَعَ الْمُصَلِّي إِذَا سَجَدَ
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، وَرُوحُ بْنُ الْقَاسِمِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظَمٍ، وَلَا أَكُفُّ شَعَرًا وَلَا ثَوْبًا»
633. Ahmad bin Al Miqdam Al Ijli mengabarkan kepada kami, Yazid bin Zurai' menceritakan kepada kami, Syu’bah dan Rauh bin Al Qasim menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar dari Thuwus dari Ibnu Abbas, dari Nabi SAW, ia bersabda, “Aku diperintahkan untuk melakukan sujud dengan tujuh anggota tubuh dan aku tidak mengikut sertakan rambut dan baju." 786
Shahih Ibn Khuzaimah (124661)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ تَسْمِيَةِ الْأَعْضَاءِ السَّبْعَةِ الَّتِي أُمِرَ الْمُصَلِّي بِالسُّجُودِ عَلَيْهِنَّ
- -
نا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ، نا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: أُمِرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ " أَنْ يَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةٍ: عَلَى وَجْهِهِ، وَكَفَّيْهِ، وَرُكْبَتَيْهِ، وَقَدَمَيْهِ، وَنُهِيَ أَنْ يَكُفَّ شَعَرًا أَوْ ثَوْبًا "
634. Sa'id bin Abdurrahman Al Makhzumi mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami dari Amr bin Dinar dari Thuwus dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Nabi diperintahkan untuk melakukan sujud dengan tujuh anggota tubuh; wajah, dua telapak tangan, dua lutut dan dua telapak kaki serta Rasulullah SAW melarang memasukkan rambut dan baju.” 787
Shahih Ibn Khuzaimah (124662)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ تَسْمِيَةِ الْأَعْضَاءِ السَّبْعَةِ الَّتِي أُمِرَ الْمُصَلِّي بِالسُّجُودِ عَلَيْهِنَّ
- -
نا الْمَخْزُومِيُّ، نا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، مِثْلَهُ، إِلَّا أَنَّهُ قَالَ: «أَوْ يَكُفَّ ثِيَابَهُ أَوْ شَعْرَهُ» وَكَانَ ابْنُ طَاوُسٍ يُمِرُّ يَدَهُ عَلَى جَبْهَتِهِ وَأَنْفِهِ يَقُولُ: هُوَ وَاحِدٌ
635. Al Makhzumi mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas; Hadits sejenisnya, hanya saja ia mengatakan, "Atau melarang baju atau rambut —ikut dalam sujud—.”788
Ibnu Thawus menjalankan tangannya di atas dahi dan hidungnya dan mengatakan, “Itu adalah satu anggota tubuh.” 
Shahih Ibn Khuzaimah (124663)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ذِكْرِ تَسْمِيَةِ الْأَعْضَاءِ السَّبْعَةِ الَّتِي أُمِرَ الْمُصَلِّي بِالسُّجُودِ عَلَيْهِنَّ
- -
نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي ابْنُ جُرَيْجٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعٍ، وَلَا أَكُفُّ الشَّعْرَ وَلَا الثِّيَابَ الْجَبْهَةِ وَالْأَنْفِ، وَالْيَدَيْنِ، وَالرُّكْبَتَيْنِ، وَالْقَدَمَيْنِ»
636. Yunus bin Abdul A'la mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepadaku dari Abdullah bin Thawus dari ayahnya dari Ibnu Abbas: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Aku diperintahkan untuk melakukan sujud di atas tujuh anggota badan —dan aku tidak mengikut sertakan rambut dan baju—‘. Dahi, hidung kedua tangan, kedua lutut dan kedua kaki” 789. .
Shahih Ibn Khuzaimah (124664)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِمْكَانِ الْجَبْهَةِ وَالْأَنْفِ مِنَ الْأَرْضِ فِي السُّجُودِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ بُنْدَارٌ، حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، نا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ، حَدَّثَنِي الْعَبَّاسُ بْنُ سَهْلٍ السَّاعِدِيُّ قَالَ: اجْتَمَعَ نَاسٌ مِنَ الْأَنْصَارِ فِيهِمْ سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو أُسَيْدٍ السَّاعِدِيُّ، فَذَكَرُوا صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ أَبُو حُمَيْدٍ: دَعُونِي أُحَدِّثْكُمْ، فَأَنَا أَعْلَمُكُمْ بِهَذَا قَالُوا: فَحَدِّثْ قَالَ: " رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ دَخَلَ الصَّلَاةَ، فَذَكَرَ بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ: ثُمَّ سَجَدَ فَأَمْكَنَ جَبْهَتَهُ وَأَنْفَهُ مِنَ الْأَرْضِ، وَنَحَّى يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَقَالَ الْقَوْمُ كُلُّهُمْ: هَكَذَا كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "
637. Muhammad bin Basysyar Bundar mengabarkan kepada kami, Abu Daud menceritakan kepada kami, Fulaih bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, Al Abbas bin Sahi As Sa'idi menceritakan kepadaku, ia berkata, “Orang-orang dari kaum Anshar telah berkumpul, di antaranya Sahi bin Sa'd As-Sa'idi, Abu Humaid As-Sa'idi dan Abu Asid As-Sa'idi. Mereka menyebutkan mengenai tata cara shalat Rasulullah SAW, Abu Humaid berkata, “Biarkanlah diriku menceritakan kepada kalian, sebab diantara kalian, aku adalah orang yang paling tahu dalam hal ini.” Mereka berkata, “Ceritakanlah!” Ia berkata, “Aku melihat Rasulullah SAW berwudhu dengan bagus lalu masuk masjid dan melaksanakan shalat...” Lalu ia menyebutkan sebagian hadits dan ia berkata, “Lalu Rasulullah SAW sujud dan menempelkan dahi dan hidungnya di atas tanah serta menaruh kedua tangannya pada kedua sisinya, lalu beliau mengangkat kepala, kemudian suatu kaum; semuanya berkata, 'Demikianlah shalat Rasulullah SAW ‘790
Shahih Ibn Khuzaimah (124665)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف وقد مضى بيان علته
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِثْبَاتِ الْيَدَيْنِ مَعَ الْوَجْهِ عَلَى الْأَرْضِ حَتَّى يَطْمَئِنَّ كُلَّ عَظْمٍ مِنَ الْمُصَلِّي إِلَى مَوْضِعِهِ
- -
نا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ، أنا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ يَحْيَى بْنِ خَلَّادٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمِّهِ رِفَاعَةَ فِي الْحَدِيثِ الطَّوِيلِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلرَّجُلِ الَّذِي صَلَّى وَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِإِعَادَةِ الصَّلَاةِ قَالَ: «ثُمَّ إِذَا أَنْتَ سَجَدْتَ فَأَثْبِتْ وَجْهَكَ وَيَدَيْكَ حَتَّى يَطْمَئِنَّ كُلُّ عَظْمٍ مِنْكَ إِلَى مَوْضِعِهِ»
638. Muammal bin Hisyam mengabarkan kepada kami, Ismail mengabarkan kepada kami —yaitu Ibnu Ulaiyah—, dari Muhammad bin Ishaq, Ali bin Yahya bin Khalad dari ayahnya, menceritakan kepada kami dari pamanya; Rifa’ah, dalam hadits yang panjang: Sesungguhnya Nabi SAW berkata kepada orang yang melaksanakan shalat agar ia mengulangi shalatnya, “Apabila kamu sujud, maka tempelkanlah wajah dan kedua tanganmu hingga seluruh persendian tenang kembali pada posisinya”791
Shahih Ibn Khuzaimah (124666)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده حسن وقد مر من قبل
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ السُّجُودِ عَلَى أَلْيَتَيِ الْكَفِّ
- -
نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ، نا عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ الْحُسَيْنِ بْنَ وَاقِدٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ: سَمِعْتُ الْبَرَاءَ قَالَ: «كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْجُدُ عَلَى أَلْيَتَيِ الْكَفِّ»
639. Abdurrahman bin Bisyr bin Al Hakam mengabarkan kepada kami, Ali —yaitu Ibnu Al Husein bin Waqid— mengabarkan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, Abu Ishaq menceritakan kepadaku, ia berkata: Aku mendengar Al Barra', ia berkata, “Nabi SAW melakukan sujud dengan kedua telapak tangan.” 792
Shahih Ibn Khuzaimah (124667)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: رواه أحمد 4 / 295 ورجاله رجال الصحيح كما في مجمع الزوائد
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ وَضْعِ الْيَدَيْنِ حَذْوَ الْمَنْكِبَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا أَبُو عَامِرٍ، أنا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمَدَنِيُّ، حَدَّثَنِي عَبَّاسُ بْنُ سَهْلٍ السَّاعِدِيُّ قَالَ: اجْتَمَعَ أَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَأَبُو أُسَيْدٍ السَّاعِدِيُّ، وَسَهْلُ بْنُ سَعْدٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ مَسْلَمَةَ، فَقَالَ أَبُو حُمَيْدٍ: أَنَا أَعْلَمُكُمُ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَامَ فَكَبَّرَ، فَذَكَرَ بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ: «ثُمَّ سَجَدَ فَأَمْكَنَ أَنْفَهُ وَجَبْهَتَهُ وَنَحَّى يَدَيْهِ عَنْ جَنْبَيْهِ، وَوَضَعَ كَفَّيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ حَتَّى رَجَعَ كُلُّ عَظْمٍ فِي مَوْضِعِهِ حَتَّى فَرَغَ»
640. Bundar mengabarkan kepada kami, Abu Amir mengabarkan kepada kami, Fulaih bin Sulaiman Al Madani memberitahukan kepada kami, Abbas bin Sahi As-Sa'idi menceritakan kepadaku, ia berkata, “Abu Humaid As-Sa'idi, Abu Sa'id As-Sa'idi, Sahi bin Sa'd dan Muhammad bin Muslimah berkumpul, lalu Abu Humaid berkata, 'Di antara kalian, aku adalah orang yang paling tahu tentang shalat Rasulullah SAW. Beliau berdiri dan mengucapkan takbir.' Ia lalu menyebutkan sebagian hadits dan berkata, 'Kemudian beliau melakukan sujud, lalu meletakkan hidung, dahi dan meletakkan kedua tangannya berjauhan dengan kedua sisinya, lalu meletakkan kedua telapak tangannya sejajar dengan kedua pundaknya lalu mengangkat kepalanya hingga seluruh persendian kembali pada posisi semula hingga selesai'.’ 793
Shahih Ibn Khuzaimah (124668)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف وقد مر من قبل
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِبَاحَةِ وَضْعِ الْيَدَيْنِ فِي السُّجُودِ حِذَاءَ الْأُذُنَيْنِ، وَهَذَا مِنَ اخْتِلَافِ الْمُبَاحِ
- -
نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْأَشَجُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ، حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ: أَتَيْتُ الْمَدِينَةَ، فَقُلْتُ: لَأَنْظُرَنَّ إِلَى صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «فَرَأَيْتُهُ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ كَبَّرَ فَرَفَعَ يَعْنِي يَدَيْهِ فَرَأَيْتُ إِبْهَامَيْهِ بِحِذَاءِ أُذُنَيْهِ» ، فَذَكَرَ بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ: «ثُمَّ هَوَى فَسَجَدَ، فَصَارَ رَأْسُهُ بَيْنَ كَفَّيْهِ مِقْدَارَ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ»
641. Abdullah bin Said Al Asyaj mengabarkan kepada kami, Ibnu Idris menceritakan kepada kami, Ashim bin Kulaib menceritakan kepada kami dari ayahnya dari Wail bin Hujr, ia berkata, “Aku pernah mendatangi kota Madinah lalu aku katakan, 'Aku pasti akan menyaksikan shalat Rasulullah SAW, kemudian aku melihatnya, ketika memulai shalat, beliau membaca takbir, lalu beliau mengangkat —kedua tangannya— kemudian aku melihat kedua jari jempolnya berada sejajar dengan kedua telinganya'.” Lalu ia mengemukakan sebagian redaksi hadits lainnya dan berkata, "Kemudian beliau turun untuk sujud, lalu kepala beliau berada di antara kedua telapak tangannya seukuran dengan ketika beliau memulai shalat.”794
Shahih Ibn Khuzaimah (124669)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ضَمِّ أَصَابِعِ الْيَدَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
نا مُوسَى بْنُ هَارُونَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْبَزَّازُ، حَدَّثَنِي الْحَارِثُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْهَمْدَانِيُّ يُعْرَفُ بِابْنِ الْخَازِنِ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ إِذَا سَجَدَ ضَمَّ أَصَابِعَهُ»
642. Musa bin Harun bin Abdullah Al Bazzaz mengabarkan kepada kami, Al Harist bin Abdullah Al Hamdani menceritakan kepadaku —ia dikenal dengan nama Ibnu Al Khazin— Hasyim menceritakan kepada kami, dari Ashim bin Kulaib dari Alqamah bin Wail dari Ayahnya: Sesungguhnya Nabi SAW ketika sujud, beliau merapatkan jari-jarinya.795
Shahih Ibn Khuzaimah (124670)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده صحيح لولا عنعة هشيم
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ اسْتِقْبَالِ أَطْرَافِ أَصَابِعِ الْيَدَيْنِ مِنَ الْقِبْلَةِ فِي السُّجُودِ
- -
نا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْغَافِقِيُّ الْمِصْرِيُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، عَنِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ مُحَمَّدٍ الْقُرَشِيِّ، وَيَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَلْحَلَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ أَنَّهُ كَانَ جَالِسًا مَعَ نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرُوا صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ أَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ: «أَنَا كُنْتُ أَحْفَظَكُمْ لِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، رَأَيْتُهُ إِذَا كَبَّرَ جَعَلَ يَدَيْهِ حِذَاءَ مَنْكِبَيْهِ، فَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ يَدَيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ، ثُمَّ هَصَرَ ظَهْرَهُ، فَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ اسْتَوَى حَتَّى يَعُودَ كُلُّ فَقَارٍ مَكَانَهُ، فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَ يَدَيْهِ غَيْرَ مُفْتَرِشٍ، وَلَا قَابِضَهُمَا، وَاسْتَقْبَلَ بِأَطْرَافِ أَصَابِعِهِ الْقِبْلَةَ، فَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ، جَلَسَ عَلَى رِجْلِهِ الْيُسْرَى، فَإِذَا جَلَسَ فِي الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ قَدَّمَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى، وَجَلَسَ عَلَى مَقْعَدَتِهِ»
643. Isa bin Ibrahim Al Ghafiqi Al Mishri mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami dari Al-Laits bin Sa’ad dari Yazid bin Muhammad Al Qurasyi, Yazid bin Abu Hubaib dari Muhammad bin Amr bin Halhalah dari Muhammad bin Amr bin Atha', bahwa saat ia sedang duduk bersama beberapa sahabat Nabi SAW, mereka lalu menyebutkan masalah tata cara shalat Rasulullah SAW. Abu Hamid As-Sa'idi berkata, “Diantara kalian, aku adalah orang yang paling hafal tentang shalat Rasulullah SAW; Aku melihat Rasulullah SAW apabila melakukan takbir, beliau menjadikan kedua tangannya berada sejajar dengan kedua pundaknya. Apabila beliau ruku’, beliau menempelkan kedua tangannya pada kedua lututnya lalu membungkukkan punggungnya. Apabila beliau mengangkat kepala, maka beliau menegakkan tubuhnya hingga seluruh persendian (tulang pungung) kembali pada posisinya. Apabila sujud, beliau meletakkan kedua tangannya tanpa membentangkannya dan tanpa menggenggamnya, lalu menghadapkan ujung jemarinya ke arah qiblat. Apabila duduk pada rakaat kedua, beliau duduk di atas kaki kirinya. Apabila beliau duduk pada rakaat terakhir, kaki kiri beliau dikedepankan dan duduk dengan pantatnya." 796
Shahih Ibn Khuzaimah (124671)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ فِي السُّجُودِ وَالنَّهْيِ عَنِ افْتِرَاشِ الذِّرَاعَيْنِ الْأَرْضَ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ كُرَيْبٍ، وَالْأَشَجُّ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ، ح وَحَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ، وَحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَكَمِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ الْقَطَوَانِيُّ، نا ابْنُ نُمَيْرٍ، ح وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ الْقُرَشِيُّ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، ح وَحَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، وَوَكِيعٌ كُلُّهُمْ عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا سَجَدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَعْتَدِلْ، وَلَا يَفْتَرِشْ ذِرَاعَيْهِ افْتِرَاشَ السَّبُعِ»
644. Muhammad bin Al A'la bin Kuraib dan Al Asyaj mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abu Khalid menceritakan kepada kami, Ha', Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Ibnu Fudhail menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Hakam Ibnu Abu Ziad Al Qathawani menceritakan kepada kami, Ibnu Numair mengabarkan kepada kami, Ha', Salm bin Junadah Al Qurasyi menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami, Ha', dan Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir dan Waki' menceritakan kepada kami, seluruhnya dari Al Amasy dari Abu Sufyan dari Jabir, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian bersujud, maka luruskanlah dan hendaklah tidak menghamparkan kedua lengannya seperti binatang buas. ” 797
Shahih Ibn Khuzaimah (124672)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الِاعْتِدَالِ فِي السُّجُودِ وَالنَّهْيِ عَنِ افْتِرَاشِ الذِّرَاعَيْنِ الْأَرْضَ
- -
نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ: حَدَّثَنَا عَمِّي، أنا أَبِي، عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنِي مِسْعَرُ بْنُ كِدَامٍ الْهِلَالِيُّ، عَنْ آدَمَ بْنِ عَلِيٍّ الْبَكْرِيِّ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَبْسُطْ ذِرَاعَيْكَ كَبَسْطِ السَّبُعِ، وَادْعَمْ عَلَى رَاحَتَيْكَ وَتَجَافَ، عَنْ ضَبْعَيْكَ، فَإِنَّكَ إِذَا فَعَلْتَ ذَلِكَ سَجَدَ كُلُّ عُضْوٍ مِنْكَ»
645. Ubaidullah bin Sa'ad bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, ayahku memberitahukan kepada kami dari Ibnu Ishaq, Mus’ir bin Kidam Al Hilali menceritakan kepadaku dari Adam bin Ali Al Bakri, dari Ibnu Umar, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kamu menghamparkan kedua lenganmu sebagaimana binatang buas, rapatkanlah kedua telapak tanganmu, renggangkanlah kedua lengan atas ketiakmu. Maka sesungguhnya apabila engkau melakukan hal tersebut, masing-masing anggota tubuhmu telah melakukan sujud. “
Shahih Ibn Khuzaimah (124673)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده حسن
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ رَفْعِ الْعَجِيزَةِ وَالْإِلْيَتَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
نا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ: " وَصَفَ لَنَا الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ السُّجُودَ فَوَضَعَ يَدَيْهِ بِالْأَرْضِ وَرَفَعَ عَجِيزَتَهُ، وَقَالَ: هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ "
646. Abu Thahir memberitahukan kepada kami, Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Ali bin Hujr mengabarkan kepada kami, Syarik mengabarkan kepada kami, dari Abu Ishaq, ia berkata, “Al Bara' bin Azib menceritakan tata cara sujud kepada kami. Ia meletakkan kedua tangannya di atas tanah dan mengangkat bokongnya, lalu ia berkata, 'Beginilah aku melihat Rasulullah SAW melakukannya'.” 798
Shahih Ibn Khuzaimah (124674)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف شريك وهو ابن عبد اله سيئ الحفظ
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ تَرْكِ التَّمَدُّدِ فِي السُّجُودِ وَاسْتِحْبَابِ رَفْعِ الْبَطْنِ عَنِ الْفَخِذَيْنِ
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الدَّارِمِيُّ، وَأَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ، وَالْيُسَرِيُّ بْنُ مَزْيَدٍ قَالُوا: حَدَّثَنَا النَّضْرُ وَهُوَ ابْنُ شُمَيْلٍ، أَخْبَرَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى جَخَّى» قَالَ: سَمِعْتُ الْيُسَرِيُّ، يَقُولُ: قَالَ النَّضْرُ: جَخَّ الَّذِي لا يَتَمَدَّدُ فِي رُكُوعِهِ، وَلا فِي سُجُودِهِ. قَالَ: سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ مَنْصُورٍ الْمَرْوَزِيَّ، يَقُولُ: قَالَ النَّضْرُ: وَالْعَرَبُ تَقُولُ: هُوَ جَخٌّ
647. Ahmad bin Sa'id Ad-Darimi, Ahmad bin Manshur dan Al Yasri bin Mazid mengabarkan kepada kami, mereka berkata, An-Nadhr menceritakan kepada kami —ia adalah Ibnu Syamil— Yunus bin Abu Ishaq mengabarkan kepada kami, dari Abu Ishaq, dari Al Bara' bin Azib, ia berkata, “Rasulullah SAW apabila shalat, beliau tidak jakha.”
ia berkata, aku mendengar Al Yusari berkata: Ia berkata, “An-Nadhr berkata, 'adalah orang yang menghamparkan lengannya saat ruku dan sujud'.’'
ia berkata, “Aku mendengar Ahmad bin Manshur Al Mamzi berkata, 'An-Nadhr berkata, 'Orang Arab mengatakan seseorang melakukan Jakha’. ”
Shahih Ibn Khuzaimah (124675)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح قال الألباني: لولا اختلاط أبي اسحق وهو السبيعي وعنعنته قَالَ: سَمِعْتُ الْيُسَرِيُّ يَقُولُ: قَالَ النَّضْرُ: «جَخَّ الَّذِي لَا يَتَمَدَّدُ فِي رُكُوعِهِ، وَلَا فِي سُجُودِهِ» قَالَ: سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ مَنْصُورٍ الْمَرْوَزِيِّنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى᫪Բ꤇)ې੅럀ਢَلَيْهِ وَسَلَّمَ "
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّجَافِي فِي السُّجُودِ
- -
نا مُحَمَّدٌ، وَسَعْدٌ ابْنَا عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ الْمِصْرِيَّانِ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبِي، أَخْبَرَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ، عَنْ جَعْفَرٍ وَهُوَ ابْنُ رَبِيعَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَالِكِ بْنِ بُحَيْنَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ «إِذَا صَلَّى فَرَّجَ بَيْنَ يَدَيْهِ حَتَّى يَبْدُوَ إِبْطَاهُ»
648. Muhammad dan Sa'd —dua anak laki-laki Abdullah bin Abdul Hakam yang berasal dari Mesir— menceritakan kepada kami, keduanya berkata, ayahku menceritakan kepada kami, Bakar bin Mudhar mengabarkan kepada kami, dari ja’far —Ia adalah Ibnu Rabiah— dari Abdurrahman bin Hurmuz dari Abdullah bin Malik bin Buhainah: Sesungguhnya Rasulullah SAW apabila melaksanakan shalat, beliau merenggangkan kedua tangannya sampai kedua ketiak beliau kelihatan.” 799
Shahih Ibn Khuzaimah (124676)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّجَافِي فِي السُّجُودِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، وَمُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرٍ قَالُوا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَجَدَ جَافَى حَتَّى يُرَى بَيَاضُ إِبْطَيْهِ "
649. Muhammad bin Yahya, Muhammad bin Rafi dan Abdurrahman bin Bisyr mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Abdur-Razzaq menceritakan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Manshur, dari Salim bin Abdul Jabbar dari Jabir bin Abdullah: Sesungguhnya Nabi SAW apabila sujud, beliau merenggangkan kedua tangannya hingga warna putih kedua ketiak beliau terlihat. 800
Shahih Ibn Khuzaimah (124677)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّجَافِي فِي السُّجُودِ
- -
نا يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ الْحَارِثِيُّ، حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ قَالَ: هَذَا مِمَّا كُنْتُ قَرَأْتُ عَلَى الْفُضَيْلِ، عَنْ أَبِي حَرِيزٍ، وَحَدَّثَنِي أَبُو حَرِيزٍ أَنَّ قَيْسَ بْنَ أَبِي حَازِمٍ حَدَّثَهُ، أَنَّ عَدِيَّ بْنَ عَمِيرَةَ الْحَضْرَمِيَّ حَدَّثَهُ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا «سَجَدَ يُرَى بَيَاضُ إِبْطَيْهِ» ناه مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّنْعَانِيُّ، نا الْمُعْتَمِرُ قَالَ قَرَأْتُ عَلَى الْفُضَيْلِ، عَنْ أَبِي حَرِيزٍ بِمِثْلِهِ، وَقَالَ: «يُرَى بَيَاضُ إِبْطِهِ»
650. Yahya bin Hubaib Al Harits mengabarkan kepada kami, Al Mughirah menceritakan kepada kami, ia berkata, “Inilah hadits yang aku baca pada Al Fudhail dari Abu Huraiz. Abu Huraiz menceritakan kepadaku; sesungguhnya Qais bin Abu Hazim menceritakan; sesungguhnya Adi bin Umairah Al Hadrami menceritakan kepadanya, ia berkata, 'Nabi Muhammad SAW apabila melakukan sujud, maka warna putih kedua ketiak beliau terlihat'.” 801
Muhammad bin Abui A'la Ash-Shan’ani mengabarkan hadits kepada kami, Al Mu’tamir mengabarkan kepada kami, ia berkata, “Aku pernah membaca hadits sejenis pada Al Fudhail dari Abu Huraiz dengan hadits sejenis dan ia berkata, “Warna putih pada ketiak beliau terlihat.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124678)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف أبو حريز واسمه عبد الله بن الحسين الأسدي صدوق يخطئ
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ فَتْحِ أَصَابِعِ الرِّجْلَيْنِ فِي السُّجُودِ وَالِاسْتِقْبَالِ بِأَطْرَافِهِنَّ الْقِبْلَةَ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ إِمْلَاءً، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَطَاءٍ، عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ قَالَ: سَمِعْتُهُ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَحَدُهُمْ أَبُو قَتَادَةَ بْنُ رِبْعِيٍّ قَالَ: «كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ اعْتَدَلَ قَائِمًا» ، وَذَكَرَ بَعْضَ الْحَدِيثِ، وَقَالَ: " ثُمَّ هَوَى إِلَى الْأَرْضِ سَاجِدًا، ثُمَّ قَالَ: اللَّهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ جَافَى عَضُدَيْهِ عَنْ إِبْطَيْهِ، وَفَتَحَ أَصَابِعَ رِجْلَيْهِ "
651. Bundar mengabarkan kepada kami, Yahya bin Said Al Qathan secara Imla' mengabarkan kepada kami, Abu Humaid bin Ja’far menceritakan kepada kami, Muhammad bin Atha' menceritakan kepada kami dari Abu Humaid As-Sa'idi, ia berkata, “Aku mendengar dari sepuluh orang shabat Nabi, di antaranya; Abu Qatadah bin Rabi’, ia berkata, “Nabi SAW apabila hendak melakukan shalat, beliau berdiri tegak.' Lalu ia menyebutkan sebagian hadits, lalu ia berkata, 'Kemudian beliau turun ke tanah untuk sujud lalu mengucapkan, 'Allahu Akbar’ kemudian merenggangkan lengan atas menjauhi kedua ketiak beliau dan membuka jari-jari kedua kaki beliau’.’802
Shahih Ibn Khuzaimah (124679)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ فَتْحِ أَصَابِعِ الرِّجْلَيْنِ فِي السُّجُودِ وَالِاسْتِقْبَالِ بِأَطْرَافِهِنَّ الْقِبْلَةَ
- -
نا أَبُو زُهَيْرٍ عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْمِصْرِيُّ، حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ يَعْنِي ابْنَ يَحْيَى التُّجِيبِيَّ، ثنا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ عَمْرِو بْنِ حَلْحَلَةَ، حَدَّثَهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ، أَنَّهُ كَانَ جَالِسًا مَعَ نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرُوا صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ أَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ: «أَنَا كُنْتُ أَحْفَظَكُمْ لِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، رَأَيْتُهُ إِذَا كَبَّرَ جَعَلَ يَدَيْهِ حِذَاءَ مَنْكِبَيْهِ، فَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ يَدَيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ، ثُمَّ هَصَرَ ظَهْرَهُ، فَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ اسْتَوَى حَتَّى يَعُودَ كُلُّ فَقَارٍ مِنْهُ مَكَانَهُ، وَإِذَا سَجَدَ وَضَعَ يَدَيْهِ غَيْرَ مُفْتَرِشٍ وَلَا قَابِضَهُمَا، وَاسْتَقْبَلَ بِأَصَابِعِ رِجْلَيْهِ الْقِبْلَةَ»
652. Abu Zuhair Abdul Majid bin Ibrahim Al Mishri, Syuaib menceritakan kepada kami —Ibnu Yahya At-Tujibi- Yahya bin Ayub menceritakan kepada kami, dari Yazid bin Abu Hubaib, sesungguhnya Ibnu Amr bin Halhalah menceritakan dari Muhammad bin Amr bin Atha': Sesungguhnya Muhammad bin Amr bin Atha' sedang duduk bersama beberapa shabat Nabi SAW, lalu mereka menyebutkan tata cara shalat Rasulullah SAW. Abu Hamid As-Sa'idi berkata, “Diantara kalian, aku adalah orang yang paling hafal mengenai tata cara shalat Rasulullah SAW. Aku melihat Rasulullah SAW apabila mengucapkan takbir, beliau menjadikan kedua tangannya berada sejajar dengan kedua pundak beliau. Apabila ruku, maka beliau menempelkan kedua tangannya pada kedua lutut beliau kemudian membongkokkan tulang punggungnya. Apabila mengangkat kepala, beliau berdiri tegak hingga masing-masing persendian (tulang punggung) kembali pada posisinya. Apabila Rasulullah SAW sujud, maka beliau meletakkan kedua tangannya dengan tidak menghamparkan dan tidak menggenggam keduanya dan beliau menghadapkan jari-jari kedua kakinya ke arah kiblat” 803
Shahih Ibn Khuzaimah (124680)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ضَمِّ الْفَخِذَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
نا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ، نا أَبِي، أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ دَرَّاجٍ أَبِي السَّمْحِ، عَنِ ابْنِ حُجَيْرَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا سَجَدَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَفْتَرِشْ يَدَيْهِ افْتِرَاشَ الْكَلْبِ، وَلْيَضُمَّ فَخِذَيْهِ»
653. Said bin Abdullah bin Abdul Hakam mengabarkan kepada kami, Ayahku mengabarkan kepada kami, Al-Laits bin Sa'ad mengabarkan kepada kami dari Darraj Abu As-Samh, dari Ibnu Hujairah dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian melakukan sujud, hendaklah ia tidak mehamparkan kedua tangannya seperti anjing, dan rapatkanlah kedua pahanya.” 804
Shahih Ibn Khuzaimah (124681)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف دراج فيه ضعف
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ ضَمِّ الْعَقِبَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْبَرْقِيُّ، وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ إِسْحَاقَ الْكُوفِيُّ، سَكَنَ الْفُسْطَاطَ قَالَا: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، حَدَّثَنِي عُمَارَةُ بْنُ غَزِيَّةَ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا النَّضْرِ يَقُولُ: سَمِعْتُ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ: قَالَتْ عَائِشَةُ زَوْجِ النَّبِيِّ: فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ مَعِي عَلَى فِرَاشِي، فَوَجَدْتُهُ سَاجِدًا رَاصًّا عَقِبَيْهِ مُسْتَقْبِلًا بِأَطْرَافِ أَصَابِعِهِ الْقِبْلَةَ، فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: «أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِعَفْوِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَبِكَ مِنْكَ، أُثْنِيَ عَلَيْكَ لَا أَبْلُغُ كُلَّ مَا فِيكَ» ، فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ: «يَا عَائِشَةُ، أَخَذَكِ شَيْطَانُكِ؟» ، فَقَالَتْ: أَمَا لَكَ شَيْطَانٌ؟ قَالَ: «مَا مِنْ آدَمَيٍّ إِلَّا لَهُ شَيْطَانٌ» ، فَقُلْتُ: وَأَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «وَأَنَا، وَلَكِنِّي دَعَوْتُ اللَّهَ عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ»
654. Ahmad bin Abdullah bin Abdul Rahim Al Barqi dan Ismail bin Ishaq Al Kufi mengabarkan kepada kami —ia bertempat tinggal di kawasan Al Fustat—, keduanya berkata, Ibnu Abu Maryam menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayub mengabarkan kepada kami, Umarah bin Ghaziah menceritakan kepadaku, ia berkata, aku mendengar Abu An-Nadhr berkata, aku mendengar Urwah bin Zubair berkata, Aisyah isteri Rasulullah berkata, “Aku kehilangan jejak Rasulullah SAW dan aku masih berada di atas tempat tidurku. Aku mendapati beliau sedang melakukan sujud dengan merapatkan kedua tumit beliau dengan menghadapkan ujung jari-jari ke arah qiblat. Aku mendengar beliau mengucapkan kalimat, 'Aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemarahan-Mu, dengan maaf-Mu dari dengan-siksa-Mu, dengan-Mu dari-Mu, aku memuji-Mu aku belum menyampaikan segala sesuatu yang ada pada lisan-Mu.' Ketika Rasulullah SAW kembali, Rasulullah SAW bersabda, 'Wahai Aisyah syetanmu telah membawamu', Aisyah berkata, 'Apakah syetan juga ada pada dirimu?' Rasulullah bersabda, 'Tidaklah pada diri anak adam kecuali terdapat syetan.' Lalu ‘aku katakan, Termasuk pada engkau juga wahai Rasulullah!' Rasulullah bersabda, ' Termasuk aku, akan tetapi aku telah berdoa kepada Allah dan aku telah diselamatkan darinya'. “805
Shahih Ibn Khuzaimah (124682)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ نَصْبِ الْقَدَمَيْنِ فِي السُّجُودِ، فِي خَبَرِ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ: فَوَقَعَتْ يَدِي عَلَى بَاطِنِ قَدَمَيْهِ وَهُمَا مُنْتَصِبَتَانِ
- -
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، وَعَلِيُّ بْنُ شُعَيْبٍ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، حَدَّثَ عُبَيْدُ اللَّهِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْفِرَاشِ، فَجَعَلْتُ أَطْلُبُهُ بِيَدِي، فَوَقَعَتْ يَدِي عَلَى بَاطِنِ قَدَمَيْهِ وَهُمَا مُنْتَصِبَتَانِ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أَحْصِي مَدْحَكَ، وَلَا ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ»
655. Ya’kub bin Ibrahim Ad-Dauraqi dan Ali bin Syuaib mengabarkan kepada kami, dan keduanya berkata: Abu Usamah menceritakan kepada kami, Ubaidullah mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Yahya bin Hiban dari Abdurrahman (82- alif).
Pada suatu malam aku pernah kehilangan jejak Rasulullah SAW806, aku pun mencari beliau dengan kedua tanganku, kemudian kedua tanganku menyentuh telapak kedua kaki beliau; di mana keduanya dalam keadaan berdiri tegak, aku mendengar beliau mengucapkan, "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dengan ridha dari kemarahan-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, aku berlindung dengan-Mu dan dari-Mu. Aku tidak pernah menghitung-hitung untuk memuji kepada-Mu, sebagaimana engkau memuji pada diri-Mu sendiri.807
Shahih Ibn Khuzaimah (124683)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ وَضْعِ الْكَفَّيْنِ عَلَى الْأَرْضِ وَرَفْعِ الْمِرْفَقَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي صَفْوَانَ الثَّقَفِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ مَهْدِيٍّ، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادِ بْنِ لَقِيطٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا سَجَدْتَ فَضَعْ كَفَّيْكَ، وَارْفَعْ مِرْفَقَيْكَ»
656. Muhammad bin Abu Shafwan Ats-Tsaqafi menceritakan kepada kami, Abdur-Rahman —yaitu Ibnu Mahdi—, menceritakan kepada kami, Ubaidillah bin Iyad bin Laqith mengabarkan kepada kami dari ayahnya dari Al Bara' bin Azib, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Apabila engkau melakukan sujud, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu dan angkatlah kedua sikumu.808
Shahih Ibn Khuzaimah (124684)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ وَضْعِ الْكَفَّيْنِ عَلَى الْأَرْضِ وَرَفْعِ الْمِرْفَقَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
نا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ، وَعُمَرُ بْنُ حَفْصٍ الشَّيْبَانِيُّ قَالَا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ أَخِي يَزِيدَ بْنِ الْأَصَمِّ، عَنْ عَمِّهِ، عَنْ خَالَتِهِ مَيْمُونَةَ قَالَتْ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَجَدَ لَوْ أَنَّ بَهْمَةً أَرَادَتْ أَنْ تَمُرَّ مِنْ تَحْتِ يَدِهِ مَرَّتْ» وَقَالَ عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَصَمِّ، وَقَالَ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَجَدَ جَافَى يَدَيْهِ حَتَّى لَوْ أَنَّ بَهْمَةً أَرَادَتْ أَنْ تَمُرَّ تَحْتَهَا مَرَّتْ
657. Said bin Abdurrahman Al Makhzumi dan Umar bin Hafash Asy-Syaibani mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Abdullah bin Saudara Yazid bin Al Asham dari bibi Maimunah, ia berkata, “Rasulullah SAW ketika melakukan sujud, maka seandainya anak kambing biri-biri lewat di bawah tangannya, niscaya anak kambing tersebut dapat melewati beliau begitu saja.” 809
Amr bin Hafash berkata, “Ubaidillah bin Abdullah bin Al Asham menceritakan kepada kami dan ia berkata, “Sesungguhnya Nabi SAW ketika melakukan sujud, maka beliau merenggangkan kedua tangannya, hingga apabila anak kambing biri-biri lewat di bawah tangannya, maka ia dapat melewati beliau begitu saja.” 
Shahih Ibn Khuzaimah (124685)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ وَضْعِ الْكَفَّيْنِ عَلَى الْأَرْضِ وَرَفْعِ الْمِرْفَقَيْنِ فِي السُّجُودِ
- -
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ مَهْدِيٍّ، نا سُفْيَانُ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ سَالِمٍ وَهُوَ ابْنُ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ، وَقَرِينُهُ مِنَ الْمَلَائِكَةِ» قَالُوا: وَإِيَّاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «وَإِيَّايَ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَعَانَنِي عَلَيْهِ حَتَّى أَسْلَمَ، فَلَا يَأْمُرُنِي إِلَّا بِخَيْرٍ»
658. Muhammad bin Basysyar menceritakan kepada kami, Abdurrahman —yaitu Ibnu Mahdi— mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami dari Manshur dari Salim —ia adalah Ibnu Abui Ja'd— dari ayahnya dari Ibnu Mas'ud, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorangpun dari kalian kecuali telah diserahkan kepadanya Qarin berupa jin dan malaikat.” Mereka bertanya, “Apakah diberikan juga kepada engkau wahai Rasulullah?” Rasulullah SAW bersabda, “Juga kepadaku, akan tetapi Allah SWT telah menolongku sehingga aku telah diselamatkan, di mana ia tidak pernah memerintahkanku kecuali dengan kebajikan.810
Shahih Ibn Khuzaimah (124686)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ طُولِ السَّجْدَةِ وَالتَّسْوِيَةِ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الرُّكُوعِ وَبَيْنَ الْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، ح وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: «كَانَ رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَرَفْعُهُ رَأْسَهُ بَعْدَ الرُّكُوعِ، وَسُجُودُهُ وَجُلُوسُهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ قَرِيبًا مِنَ السَّوَاءِ»
659. Bundar mengabarkan kepada kami, Muhammad —yaitu Ibnu Ja'far— mengabarkan kepada kami, Syubah menceritakan kepada kami, Ha’, Salam bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami, dari Syubah, dari Al Hakam, dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Al Barra' bin Al Azib, ia berkata, “Ruku Rasulullah, mengangkat kepala setelah ruku, sujud, serta duduk di antara dua sujud hampir sama (waktunya).” 811
Shahih Ibn Khuzaimah (124687)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ طُولِ السَّجْدَةِ وَالتَّسْوِيَةِ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الرُّكُوعِ وَبَيْنَ الْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ الْيَشْكُرِيُّ، وَسَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ الْقُرَشِيُّ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ، عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ الْأَحْنَفِ، عَنْ صِلَةَ، عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: «صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ، فَذَكَرَ الْحَدِيثَ، وَذَكَرَ أَنَّهُ قَرَأَ فِي رَكْعَةٍ الْبَقَرَةَ، وَالنِّسَاءَ، ثُمَّ رَكَعَ، فَكَانَ رُكُوعُهُ مِثْلَ قِيَامِهِ، ثُمَّ سَجَدَ فَكَانَ سُجُودُهُ مِثْلَ رُكُوعِهِ»
660. Muammal bin Hiysam Al Yaskuri dan Salam bin Junadah Al Qurasyi mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami, dari Sa'd bin Ubaidah dari Al Mustaurad bin Al Ahnaf dari Silah dari Khudaifah, ia berkata, “Aku pernah melaksanakan shalat bersama Rasulullah SAW pada suatu malam, lalu ia menyebutkan hadits dan menyebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca surah Al Baqarah dan An-Nisaa' dalam satu rakaat, kemudian beliau ruku dan lama waktu pelaksanaan rukunya sama seperti lama waktu berdirinya kemudian beliau melakukan sujud, di mana lama waktu sujudnya seperti lama waktu ruku'nya.’ 812
Shahih Ibn Khuzaimah (124688)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ طُولِ السَّجْدَةِ وَالتَّسْوِيَةِ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الرُّكُوعِ وَبَيْنَ الْقِيَامِ بَعْدَ رَفْعِ الرَّأْسِ مِنَ الرُّكُوعِ
- -
نا عُبَيْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْخُزَاعِيُّ، أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ، عَنْ مِسْعَرٍ، عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: «كَانَ قِيَامُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَرُكُوعُهُ، وَسُجُودُهُ، وَجُلُوسُهُ، لَا يُدْرَى أَيَّهُ أَفْضَلُ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: يُرِيدُ أَفْضَلَ: أَطْوَلُ
661. Ubaidullah bin Abdullah Al Khuza’i, Yahya bin Adam mengabarkan kepada kami, dari Mus'ir, dari Al Hakam bin Uyainah, dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Al Bara' bin Azib, ia berkata, “Posisi berdiri Nabi SAW, ruku, sujud dan duduk beliau tidak diketahui mana yang lebih utama.”813
Abu Bakar berkata, “Yang dimaksud dengan yang lebih utama adalah yang lebih lama."
Shahih Ibn Khuzaimah (124689)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ النَّهْيِ عَنْ نَقْرَةِ الْغُرَابِ فِي السُّجُودِ
- -
نا بُنْدَارٌ، نا يَحْيَى، وَأَبُو عَاصِمٍ قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ تَمِيمِ بْنِ مَحْمُودٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِبْلٍ، ح وَحَدَّثَنا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ بِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَقْرَةِ الْغُرَابِ» قَالَ سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ: فِي الْفَرَائِضِ، وَقَالَا جَمِيعًا: وَافْتِرَاشِ السَّبُعِ، وَأَنْ يُوَطِّنَ الرَّجُلُ الْمَكَانَ كَمَا يُوَطِّنَهُ الْبَعِيرُ
662. Bundar mengabarkan kepada kami, Yahya dan Abu Ashim mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abdul Hamid bin Ja'far menceritakan kepada kami, Ayahku menceritakan kepadaku, dari Tamim bin Muhammad dari Abdur-Rahman bin Syibl, Ha', Salm bin Junadah menceritakan kepada kami, Waqi' menceritakan kepada kami dari Abdul Hamid bin Ja'far dengan sanad ini, ia berkata, “Rasulullah SAW melarang melakukan gerakan shalat yang cepat saat sujud seperti burung mematuk”,
Salam bin Junadah berkata, “Di dalam shalat wajib.” Keduanya berkata, “Serta dilarang pula menghamparkan lengan seperti binatang buas, serta hendaklah menempatkan posisi kaki sebagaimana unta menempatkannya. 814
Shahih Ibn Khuzaimah (124690)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف قال الألباني: لكن له شاهد يتقوى به
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِتْمَامِ السُّجُودِ وَالزَّجْرِ عَنِ انْتِقَاصِهِ وَتَسْمِيَةِ الْمُنْتَقِصِ رُكُوعَهُ وَسُجُودَهُ سَارِقًا أَوْ هُوَ سَارِقٌ مِنْ صَلَاتِهِ
- -
نا أَبُو يَحْيَى مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْبَزَّازُ، نا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى أَبُو صَالِحٍ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ صَلَاتَهُ» قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، كَيْفَ يَسْرِقُ صَلَاتَهُ؟ قَالَ: «لَا يُتِمُّ رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا»
663. Abu Yahya Muhammad bin Abdur- Rahman Al Bazzaz mengabarkan kepada kami, Al Hakam bin Musa Abu Shalih mengabarkan kepada kami (82-ba’), Al Walid bin Muslim menceritakan kepada kami, dari Al Auza'i dari Yahya bin Abu Katsir dari Abdullah bin Qatadah dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Pencurian yang paling buruk adalah orang yang mencuri shalatnya”. Mereka berkata, “Wahai Rasulullah SAW, Bagaimana seseorang dikatakan mencuri shalatnya?” Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang tidak menyempurnakan ruku’ dan . sujudnya.’ 815
Shahih Ibn Khuzaimah (124691)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح لولا عنعنة الوليد فإنه كان يدلس تدليس التسوية. . لكن له شاهد يتقوى به عند أحمد (3 / 56)
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِتْمَامِ السُّجُودِ وَالزَّجْرِ عَنِ انْتِقَاصِهِ وَتَسْمِيَةِ الْمُنْتَقِصِ رُكُوعَهُ وَسُجُودَهُ سَارِقًا أَوْ هُوَ سَارِقٌ مِنْ صَلَاتِهِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ كُرَيْبٍ، حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَصْرَ فَبَصُرَ بِرَجُلٍ يُصَلِّي، فَقَالَ: «يَا فُلَانُ اتَّقِ اللَّهَ، أَحْسِنْ صَلَاتَكَ، أَتَرَوْنَ أَنِّي لَا أَرَاكُمْ، إِنِّي لَأَرَى مِنْ خَلْفِي كَمَا أَرَى مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، أَحْسِنُوا صَلَاتَكُمْ وَأَتِمُّوا رُكُوعَكُمْ وَسُجُودَكُمْ»
664. Muhammad bin Al Ala' bin Kuraib mengabarkan kepada kami, Abu Khalid menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Ishaq, dari Sa id bin Abu Sa’id, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah SAW melaksanakan shalat Ashar bersama kami, lalu setelah itu beliau melihat seorang laki-laki melaksanakan shalat kemudian beliau bersabda, ‘Wahai Fulan bertakwalah kepada Allah, perbaikilah . Apakah kalian mengira bahwa aku tidak dapat melihat kalian, sesungguhnya aku pasti mengetahui orang yang berada di belakangku sebagaimana aku melihat orang yang berada dihadapanku, perbaikilah shalat kalian dan sempurnakanlah ruku dan sujud kalian'816
Shahih Ibn Khuzaimah (124692)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِتْمَامِ السُّجُودِ وَالزَّجْرِ عَنِ انْتِقَاصِهِ وَتَسْمِيَةِ الْمُنْتَقِصِ رُكُوعَهُ وَسُجُودَهُ سَارِقًا أَوْ هُوَ سَارِقٌ مِنْ صَلَاتِهِ
- -
نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا شَيْبَةُ بْنُ الْأَحْنَفِ الْأَوْزَاعِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو سَلَامٍ الْأَسْوَدُ، نا أَبُو صَالِحٍ الْأَشْعَرِيُّ، عَنْ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ: صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَصْحَابِهِ، ثُمَّ جَلَسَ فِي طَائِفَةٍ مِنْهُمْ، فَدَخَلَ رَجُلٌ، فَقَامَ يُصَلِّي، فَجَعَلَ يَرْكَعُ وَيَنْقُرُ فِي سُجُودِهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَتَرَوْنَ هَذَا، مَنْ مَاتَ عَلَى هَذَا مَاتَ عَلَى غَيْرِ مِلَّةِ مُحَمَّدٍ، يَنْقُرُ صَلَاتَهُ كَمَا يَنْقُرُ الْغُرَابُ الدَّمَ، إِنَّمَا مَثَلُ الَّذِي يَرْكَعُ وَيَنْقُرُ فِي سُجُودِهِ كَالْجَائِعِ لَا يَأْكُلُ إِلَّا التَّمْرَةَ وَالتَّمْرَتَيْنِ، فَمَاذَا تُغْنِيَانِ عَنْهُ، فَأَسْبِغُوا الْوُضُوءَ، وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ، أَتِمُّوا الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ» قَالَ أَبُو صَالِحٍ: فَقُلْتُ لِأَبِي عَبْدِ اللَّهِ الْأَشْعَرِيِّ: مَنْ حَدَّثَكَ بِهَذَا الْحَدِيثِ؟ فَقَالَ: أُمَرَاءُ الْأَجْنَادِ: عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ، وَخَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ، وَيَزِيدُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ، وَشُرَحْبِيلُ بْنُ حَسَنَةَ، كُلُّ هَؤُلَاءِ سَمِعُوهُ مِنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
665. Ismail bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Shafwan bin Shalih menceritakan kepada kami, Al Walid bin Muslim menceritakan kepada kami, Syaibah bin Al Ahnaf Al Auza'i menceritakan kepada kami, Abu Salam Al Aswad menceritakan kepada kami, Abu Shalih Al Asyari mengabarkan kepada kami dari Abu Abdullah Al Asy’ari, ia berkata, “Rasulullah SAW melaksanakan shalat bersama dengan para sahabatnya kemudian beliau singgah pada suatu kelompok masyarakat, lalu seorang laki-laki masuk ke dalam masjid kemudian berdiri melaksanakan shalat. Orang tersebut ruku817 dan melakukan gerakan shalat dengan cepat saat sujud seperti mematuk. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, 'Apakah kalian mengetahui hal ini. Barang siapa yang meninggal dunia dengan posisi sujud seperti ini, maka ia meninggal dunia bukan atas agama Nabi SAW. Orang ini telah melakukan shalat dengan cepat (mematuk) dalam shalatnya sebagaimana seekor gagak mematuk darah. Sesungguhnya perumpamaan orang yang melakukan ruku818 dan melakukan gerakan dengan cepat (mematuk) dalam sujudnya seperti orang yang lapar yang tidak memakan apa-apa kecuali satu atau dua butir kurma saja. Apakah kedua butir kurma tersebut cukup? Oleh karena itu sempurnakanlah wudhu kalian! Celakalah bagi tumit-tumit; yaitu ancaman api neraka. Oleh karena itu sempurnakanlah ruku dan sujud kalian'.
Abu Shaleh berkata, “Aku pernah berkata kepada Abdullah Al Asy’ari, ‘Siapakah yang menceritakan hadits ini kepadamu?’ la berkata, ’Pemimpin-pemimpin perang; Amr bin Ash, Khalid bin Al Walid, Yazid bin Abu Sufyan dan Syabil bin Hasanah. Mereka semua mendengarnya dari nabi Muhammad SAW’.“ 819
Shahih Ibn Khuzaimah (124693)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده حسن
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِيجَابِ إِعَادَةِ الصَّلَاةِ الَّتِي لَا يُتِمُّ الْمُصَلِّي فِيهَا سُجُودَهُ، إِذِ الصَّلَاةُ الَّتِي لَا يُتِمُّ الْمُصَلِّي رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا غَيْرُ مُجْزِئَةٍ عَنْهُ
- -
نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْأَشَجُّ، نا ابْنُ إِدْرِيسَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، ح وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، ح وَحَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ جَمِيعًا عَنِ الْأَعْمَشِ، ح وَحَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيِّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الْأَعْمَشِ، ح، وحَدَّثَنَا الدَّوْرَقِيُّ، نا أَبُو مُعَاوِيَةَ، أنا الْأَعْمَشُ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تُجْزِئُ صَلَاةٌ لَا يُقِيمُ الرَّجُلُ فِيهَا صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ»
666. Abdullah bin Said Al Asyaj mengabarkan kepada kami, Ibnu Idris dan Muhammad bin Fudhail mengabarkan kepada kami, Ha’, Salm bin Junadah menceritakan kepada kami, Waqi' menceritakan kepada kami, Ha’, Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Ibnu Fudhail menceritakan kepada kami, dari Al A’masy, Ha’, Said bin Abdurrahman Al Makhzumi menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, dari Al A’masy, Ha', Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, Al A'masy memberitahukan kepada kami, dari Umarah bin Umair dari Abu Ma'mar, dari Abu Mas'ud, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Tidak sah shalat seseorang yang tidak meluruskan tulang rusuknya saat ruku dan sujud.
Shahih Ibn Khuzaimah (124694)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِيجَابِ إِعَادَةِ الصَّلَاةِ الَّتِي لَا يُتِمُّ الْمُصَلِّي فِيهَا سُجُودَهُ، إِذِ الصَّلَاةُ الَّتِي لَا يُتِمُّ الْمُصَلِّي رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا غَيْرُ مُجْزِئَةٍ عَنْهُ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَأَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ قَالَا: حَدَّثَنَا مُلَازِمُ بْنُ عَمْرٍو، حَدَّثَنِي جَدِّي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَدْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِيهِ عَلِيِّ بْنِ شَيْبَانَ وَكَانَ أَحَدَ الْوَفْدِ قَالَ: " صَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَحَ بِمُؤَخِّرِ عَيْنِهِ إِلَى رَجُلٍ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ، فَلَمَّا قَضَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ قَالَ: «يَا مَعْشَرَ الْمُسْلِمِينَ إِنَّهُ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ» هَذَا حَدِيثُ أَحْمَدَ بْنِ الْمِقْدَامِ
667. Muhammad bin Al Mutsanna dan Ahmad bin Al Miqdam mengabarkan kepada kami, keduanya berkata Mulazim bin Amr menceritakan kepada kami, kakekku; Abdullah bin Badar, menceritakan kepadaku, dari Abdurrahman bin Ali, dari ayahnya Ali bin Syaiban —ia adalah salah satu delegasi— ia berkata, “Aku pernah melaksanakan shalat dibelakang Rasulullah SAW, kemudian beliau mengerdipkan ujung matanya kepada seseorang yang tidak meluruskan tulang rusuknya saat ruku dan sujud. Ketika Nabi SAW selesai melaksanakan shalat, beliau bersabda, 'Wahai segenap umat Islam, sesungguhnya tidak sah shalat seseorang yang tidak meluruskan tulang rusuknya saat ruku dan sujud'. ”
Ini adalah hadits Ahmad bin Al Miqdam. 821
Shahih Ibn Khuzaimah (124695)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده حسن صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْبِيحِ فِي السُّجُودِ
- -
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ، وَسَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ قَالُوا: حَدَّثَنَا حَفْصٌ وَهُوَ ابْنُ غِيَاثٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ صِلَةَ، عَنْ حُذَيْفَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّي الْعَظِيمِ» ثَلَاثًا، وَفِي سُجُودِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّي الْأَعْلَى» ثَلَاثًا
668. Ya'kub bin Ibrahim, Muhammad bin Aban dan Salam bin Junadah yang mengabarkan kepada kami, mereka berkata, Hafsh menceritakan kepada kami —ia adalah Ibnu Ghiyats— Ibnu Abu Laila menceritakan kepada kami, dari Asy-Sya’bi dari Shilah dari Hudzaifah: Sesungguhnya Nabi SAW dalam ruku' mengucapkan, “Subhaana rabbiyal adziimi" tiga kali dan di dalam sujudnya, “Subhaana rabiyal 'alaa” tiga kali. 822
Shahih Ibn Khuzaimah (124696)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف كما تقدم
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْبِيحِ فِي السُّجُودِ
- -
نا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ، وَسَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ، عَنِ الْمُسْتَوْرِدِ بْنِ الْأَحْنَفِ، عَنْ صِلَةَ بْنِ زُفَرَ، عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرَ الْحَدِيثَ، وَقَالَ: ثُمَّ سَجَدَ، فَقَالَ فِي سُجُودِهِ: «سُبْحَانَ رَبِّي الْأَعْلَى» قَالَ سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، عَنِ الْأَعْمَشِ
669. Muammal bin Hisyam dan Salm bin Junadah mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami, dari Sa'ad bin Al Ubaidah dari Al Mustaurad bin Al Ahnaf dari Shilah bin Ja'far dari Hudzaifah, ia berkata, “Aku pernah melaksanakan shalat bersama Rasulullah SAW.” Lalu ia menyebutkan hadits, dan ia berkata. “Kemudian Rasulullah SAW sujud, lalu dalam sujud beliau mengucapkan, 'Subhatmu rabiyal ’alaa’” 823
Salam bin Janadah berkata dari Al A’rnasy.
Shahih Ibn Khuzaimah (124697)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح ومضى
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ التَّسْبِيحِ فِي السُّجُودِ
- -
نا أَبُو مُوسَى، نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ، نا مُوسَى بْنُ أَيُّوبَ قَالَ: سَمِعْتُ عَمِّي إِيَاسَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ: سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ: " لَمَّا نَزَلَتْ {سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى} [الأعلى: 1] قَالَ لَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اجْعَلُوهَا فِي سُجُودِكُمْ» ناه مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى، عَنِ ابْنِ الْمُبَارَكِ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَيُّوبَ، عَنْ عَمِّهِ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ بِمِثْلِهِ، وَلَمْ يَقُلْ: «لَنَا»
670. Abu Musa mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Zaid mengabarkan kepada kami, Musa bin Ayub mengabarkan kepada kami, la berkata, aku mendengar pamanku; Iyas bin Amir, berkata, aku mendengar Uqbah (83-alif) bin Amir berkata, "Ketika turun ayat, 'Sucikanlah nama Tuhanmu Tang Maha Tinggi' (Qs. Al A’laa [87]: 1) Nabi Muhammad SAW bersabda kepada kami, 'Jadikanlah ia dalam sujud kalian'.” 824
Muhammad bin Isa mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Mubarak, dari Musa bin Ayub, dari pamannya; Uqbah bin Amir, dengan hadits sejenis dan ia tidak mengatakan kepada kami.
Shahih Ibn Khuzaimah (124698)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الألباني: إسناده ضعيف ومضى
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الدُّعَاءِ فِي السُّجُودِ
- -
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلِيُّ بْنُ شُعَيْبٍ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: فَقَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي الْفِرَاشِ، فَجَعَلْتُ أَطْلُبُهُ بِيَدِي، فَوَقَعَتْ يَدِي عَلَى بَاطِنِ قَدَمَيْهِ وَهُمَا مُنْتَصِبَتَانِ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَأَعُوذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ» هَذَا حَدِيثُ الدَّوْرَقِيِّ وَقَالَ عَلِيُّ بْنُ شُعَيْبٍ: عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ، وَقَالَ: «لَا أُحْصِي مَدْحَكَ وَلَا ثَنَاءً عَلَيْكَ»
671. Yakub bin Ibrahim dan Ali bin Syuaib mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abu Usamah menceritakan kepada kami, Ubaidullah menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Yahya bin Hayan dari Abdurrahman Al A'raj dari Abu Hurairah dari Aisyah, ia berkata, “Aku pernah kehilangan jejak Rasulullah SAW di suatu malam dan aku masih berada di atas tempat tidur. Aku mulai mencari beliau dengan tanganku, kemudian kedua tanganku menyentuh kedua telapak kaki beliau dan keduanya berdiri tegak lalu aku mendengar beliau mengucapkan, Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dengan ridha dari kemarahan-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, aku berlindung dengan-Mu dan dari-Mu. Aku tidak pernah menghitung- hitung untuk memuji kepada-Mu sebagaimana engkau memuji pada diri-Mu sendiri'. 825
Inilah adalah hadits Ad-Duraqi.
Shahih Ibn Khuzaimah (124699)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الدُّعَاءِ فِي السُّجُودِ
- -
نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أنا ابْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ، عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي سُجُودِهِ: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ، دِقَّهُ وَجُلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ، وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ»
672. Yunus bin Abdul A'la mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahab memberitahukan kepada kami, Yahya bin Ayub menceritakan kepadaku dari Umarah bin Ghaziyah dari Suma; hamba sahaya dari Abu Bakar, dari Abu Shalih dari Abu Hurairah: Sesungguhnya Rasulullah SAW di dalam sujudnya mengucapkan, ‘Ya Allah ampunilah dosaku seluruhnya, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang awal maupun yang akhir serta dosa yang terjadi secara terang-terangan dan tersembunyi.826
Shahih Ibn Khuzaimah (124700)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الدُّعَاءِ فِي السُّجُودِ
- -
نا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ، وَبَحْرُ بْنُ نَصْرٍ قَالَا: حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ عَلِيٍّ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ كَبَّرَ، فَذَكَرَ الْحَدِيثَ، وَقَالَ: ثُمَّ إِذَا سَجَدَ قَالَ فِي سُجُودِهِ: «اللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، وَأَنْتَ رَبِّي، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلْقَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ»
673. Ar-Rabi' bin Sulaiman dan Bahr bin Sashr mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Az-Zinad mengabarkan kepada kami, dari Musa bin Uqbah, dari Abdullah bin Al Fadl, dari Abdurrahamn bin Al AVaj, dari Abdullah bin Abu Rafi’, dari Ali: Sesungguhnya Nabi SAW apabila melaksanakan shalat wajib, maka beliau bertakbir. Kemudian ia menyebutkan hadits dan ia berkata, "Kemudian apabila Rasulullah SAW melakukan sujud lalu beliau berkata di dalam sujudnya, "Ya Allah, kepada-Mu aku bersujud, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Engkau adalah Tuhanku Wajahku sujud kepada Dzat yang menciptakan dan memecah pendengaran serta penglihatan. Maha Berkah Allah sang Pencipta yang terbaik"827
Shahih Ibn Khuzaimah (124701)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ الْأَمْرِ فِي الِاجْتِهَادِ فِي الدُّعَاءِ فِي السُّجُودِ فِي الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ، وَمَا يُرْجَى فِي ذَلِكَ الْوَقْتِ مِنْ إِجَابَةِ الدُّعَاءِ
- -
نا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، وَسُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، وَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، وَسَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ سُحَيْمٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَشَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السِّتَارَةَ وَالنَّاسُ صُفُوفٌ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ، فَقَالَ: «وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ»
674. Ali bin Hujr mengabarkan kepada kami, Ismail bin Ja'far dan Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami, Abdul Jabbar bin Al A'la dan Sa'id bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Sufyan menceritakan kepada kami dari Sulaiman bin Suhaim dari Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad dari ayahnya dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Rasulullah SAW menyingkap kain penutup sementara orang-orang sedang berbaris di belakang Abu Bakar, lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Adapun sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa di dalamnya, karena saat itu —doa kalian— sangat berpotensi dikabulkan'. 828
Shahih Ibn Khuzaimah (124702)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِبَاحَةِ السُّجُودِ عَلَى الثِّيَابِ اتِّقَاءَ الْحَرِّ وَالْبَرْدِ
- -
نا يَعْقُوبُ الدَّوْرَقِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَا: نا بِشْرُ بْنُ مُفَضَّلٍ، نا غَالِبٌ الْقَطَّانُ، عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: «كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ، فَإِذَا أَرَادَ أَحَدُنَا أَنْ يَسْجُدَ بَسَطَ ثَوْبَهُ مِنْ شِدَّةِ الْحَرِّ، وَسَجَدَ عَلَيْهِ» وَقَالَ الصَّنْعَانِيُّ: فَإِذَا لَمْ يَسْتَطِعْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ وَجْهَهُ مِنَ الْأَرْضِ بَسْطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ
675. Abu Thahir memberitahukan kepada kami, Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Yakub Ad-Dauraqi dan Muhammad bin Abdul A'la mengabarkan kepada kami. Keduanya berkata: Bisyr bin Mufadhdhal mengabarkan kepada kami, Ghalib Al Qaththan mengabarkan kepada kami, dari Bakar bin Abdullah, dari Anas, ia berkata, “Kami melaksanakan shalat bersama Rasulullah di saat udara sangat panas. Apabila salah seorang dari kami ingin sujud, maka ia membentangkan bajunya karena cuaca yang sangat panas, lalu ia bersujud di atasnya.”829
As Shan'ani berkata, "Maka Apabila salah seorang dari kami tidak mampu menempelkan wajahnya di atas bumi, ia membentangkan bajunya, kemudian melakukan sujud di atasnya.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124703)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِبَاحَةِ السُّجُودِ عَلَى الثِّيَابِ اتِّقَاءَ الْحَرِّ وَالْبَرْدِ
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ الصَّنْعَانِيُّ، حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي حَبِيبَةَ، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ ثَابِتِ بْنِ صَامِتٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي مَسْجِدِ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ، وَعَلَيْهِ كِسَاءٌ مُلْتَفٌّ بِهِ، يَضَعُ يَدَيْهِ، يَقِيهِ الْكِسَاءُ بَرَدَ الْحَصَا "
676. Muhammad bin Ishaq Ash-Shan'ani mengabarkan kepada kami, Said bin Abu Maryam menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Ismail bin Abu Hubaibah menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Tsabit bin Shamit menceritakan kepadaku dari ayahnya dari kakeknya: Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersujud di dalam masjid Bani Abdul Asyhal dan beliau memiliki pakaian tebal, lalu beliau meletakkan kedua tangannya di atasnya di mana pakaian tersebut dapat menjaganya dari pasir gurun yang dingin.830
Shahih Ibn Khuzaimah (124704)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده ضعيف
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ السُّنَّةِ فِي الْجُلُوسِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
- -
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ الصَّبَّاحٍ الْمِسْمَعِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ الْمَدَنِيُّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا حُمَيْدٍ السَّاعِدِيَّ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَنَا أَعْلَمُكُمُ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا: مَا كُنْتَ أَقْدَمَنَا لَهُ صُحْبَةً، وَلَا أَطْوَلَنَا لَهُ تَبَاعَةً قَالَ: بَلَى قَالُوا: فَاعْرِضْ قَالَ: " كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ مَنْكِبَيْهِ، ثُمَّ كَبَّرَ وَاعْتَدَلَ قَائِمًا، حَتَّى يَقَرَّ كُلُّ عَظْمٍ فِي مَوْضِعِهِ مُعْتَدِلًا، ثُمَّ يَقْرَأُ ثُمَّ يَرْفَعُ يَدَيْهِ، وَيُكَبِّرُ وَيَرْكَعُ فَيَضَعُ رَاحَتَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ، وَلَا يَصُبُّ رَأْسَهُ، وَلَا يُقْنِعُهُ، ثُمَّ يَقُولُ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» ، وَيَرْفَعُ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا مَنْكِبَيْهِ مُعْتَدِلًا، حَتَّى يَقَرَّ كُلُّ عَظْمٍ فِي مَوْضِعِهِ مُعْتَدِلًا، ثُمَّ يُكَبِّرُ وَيَسْجُدُ فَيُجَافِي جَنْبَيْهِ، ثُمَّ يَرْفَعُ رَأْسَهُ، فَيَثْنِي رِجْلَهُ الْيُسْرَى، فَيَقْعُدُ عَلَيْهَا، وَيَفْتَحُ أَصَابِعَ رِجْلِهِ الْيُمْنَى، ثُمَّ يَقُومُ فَيَصْنَعُ فِي الرَّكْعَةِ الْأُخْرَى مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَقُومُ مِنَ السَّجْدَتَيْنِ فَيَصْنَعُ مِثْلَ مَا صَنَعَ حِينَ افْتَتَحَ الصَّلَاةَ "
677. Abul Hasan Ali bin Al Muslim bin Muhammad As-Silmi mengabarkan kepada kami, Abu Muhammad Abdul Aziz bin Ahmad Al Kinani mengabarkan kepada kami, Al Ustadz Al Imam Abu Utsman Ismail bin Abdurrahman Ash-Shabuni mengabarkan kepada kami dengan membaca kepadanya, ia berkata, Abu Thahir mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Al Fadl bin Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah mengabarkan kepada kami, Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Rafi' menceritakan kepada kami, Abdul Malik bin Ash-Shabbah Al Misma'i menceritakan kepada kami, Abdul Humaid bin Ja'far Al Madani menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Amr bin Atha', ia berkata, Aku mendengar Abu Hamid As Saidi di antara sepuluh sahabat Rasulullah SAW (83-ba') berkata, “Aku adalah orang yang paling tahu mengenai shalat Rasulullah SAW.” Mereka berkata, “Engkau tidak lebih dahulu bersahabat dengan Nabi SAW dan tidak lebih lama mengikutinya.” Ia berkata, “Ya.” Mereka berkata, “Kemukakanlah.” Ia berkata, “Rasulullah SAW apabila berdiri untuk melakukan shalat, mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan kedua pundak beliau, kemudian mengucapkan takbir dan melakukan rtidal dengan posisi berdiri tegak, sehingga setiap persendian menempati posisinya dengan rtidal, lalu beliau membaca ayat-ayat Al Qur'an kemudian mengangkat kedua tangan beliau, membaca takbir dan melakukan ruku, lalu meletakkan kedua telapak tangan berada di atas kedua lutut beliau dan tidak menundukkan kepala serta mengangkatnya, lalu beliau mengucapkan, 'Sami’allaahu liman hamidah” dan beliau mengangkat kedua tangan berada sejajar dengan kedua pundak beliau dengan posisi rtidal hingga setiap persendian menempati posisinya dengan Itidal, lalu beliau mengucapkan takbir dan bersujud kemudian merenggangkan kedua tangannya dari kedua sisinya (pinggang), kemudian beliau mengangkat kepalanya lalu melipat dan menyilangkan —agar bisa diduduki— kaki kirinya, kemudian beliau duduk di atasnya dan membuka jari-jari kaki kanannya, kemudian beliau berdiri, lalu di dalam rakaat yang lainnya beliau melakukan hal seperti itu, setelah itu beliau bangun dari dua sujud dan melakukan gerakan seperti yang beliau lakukan saat memulai shalat.”831
Shahih Ibn Khuzaimah (124705)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ السُّنَّةِ فِي الْجُلُوسِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
- -
نا أَبُو كُرَيْبٍ، وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْأَشَجُّ قَالَا: أنا أَبُو خَالِدٍ، حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ، ح وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، كُلُّهُمْ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ: سَمِعْتُ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ يَقُولُ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ: «إِنَّ مِنَ السُّنَّةِ فِي الصَّلَاةِ أَنْ تُضْجِعَ رِجْلَكَ الْيُسْرَى وَتَنْصِبَ الْيُمْنَى إِذَا جَلَسْتَ فِي الصَّلَاةِ» هَذَا حَدِيثُ ابْنِ فُضَيْلٍ، وَقَالَ الْآخَرُونَ: عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ
678. Abu Kuraib dan Abdullah bin Said Al Asyaj mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, Abu Khalid memberitahukan kepada kami, Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Ibnu Fudhail menceritakan kepada kami, Salam bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami dari Sufyan, semuanya berasal dari Yahya bin Said, ia berkata, Aku mendengar Al Qasim bin Muhammad berkata, ia berkata, Abdullah bin Abdullah bin Umar menceritakan kepada kami, dari ayahnya; Abdullah bin Umar, ia berkata, “Termasuk perbuatan sunnah dalam shalat adalah engkau membaringkan kaki kirimu —menyilangkan di bawah kaki kanan— dan menegakkan kaki kananmu apabila engkau duduk di dalam shalat.”832
Ini adalah hadits Ibnu Fudhail. Ulama lainnya berkata dari Qasim bin Muhammad, dari Abdullah bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya.
Shahih Ibn Khuzaimah (124706)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده صحيح
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ السُّنَّةِ فِي الْجُلُوسِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
- -
نا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ، نا سُفْيَانُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: " مِنْ سُنَّةِ الصَّلَاةِ أَنْ تُضْجِعَ رِجْلَكَ الْيُسْرَى، وَتَنْصِبَ الْيُمْنَى قَالَ: وَكَانَ النَّبِيُّ إِذَا جَلَسَ فِي الصَّلَاةِ أَضْجَعَ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الْيُمْنَى " قَالَ أَبُو بَكْرٍ: هَذِهِ الزِّيَادَةُ الَّتِي فِي خَبَرِ ابْنِ عُيَيْنَةَ لَا أَحْسَبُهَا مَحْفُوظَةً - أَعْنِي قَوْلَهُ: وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَلَسَ فِي الصَّلَاةِ أَضْجَعَ الْيُسْرَى وَنَصَبَ الْيُمْنَى
679. Said bin Abdurrahman Al Makhzumi mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Yahya bin Said, dari Al Qasim bin Muhammad, dari Abdullah bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya, ia berkata, 'Termasuk perbuatan sunnah dalam shalat adalah engkau membaringkan kaki kirimu —dan menyilangkan di bawah kaki kanan— dan menegakkan kaki kananmu.” Ia berkata, “Nabi apabila duduk dalam shalat, maka beliau membaringkan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan.”833
Abu Bakar berkata, “Redaksi tambahan yang ada di dalam hadits Ibnu Uyainah aku perkirakan tidak teijaga, maksudnya adalah redaksi; Dan, Nabi apabila duduk di dalan shalat, beliau membaringkan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan’.”
Shahih Ibn Khuzaimah (124707)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِبَاحَةِ الْإِقْعَاءِ عَلَى الْقَدَمَيْنِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ، وَهَذَا مِنْ جِنْسِ اخْتِلَافِ الْمُبَاحِ، فَجَائِزٌ أَنْ يُقْعِيَ الْمُصَلِّي عَلَى الْقَدَمَيْنِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ، وَجَائِزٌ أَنْ يَفْتَرِشَ الْيُسْرَى وَيَنْصِبَ الْيُمْنَى
- -
نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُ: قُلْنَا لِابْنِ عَبَّاسٍ فِي " الْإِقْعَاءِ عَلَى الْقَدَمَيْنِ، فَقَالَ: هِيَ السُّنَّةُ، فَقُلْنَا: إِنَّا لَنَرَاهُ جَفَاءً بِالرِّجْلِ، فَقَالَ: بَلْ هِيَ سُنَّةُ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "
680. Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Abdur-Razaq mengabarkan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, Abu Az-Zubair mengabarkan kepadaku bahwa ia mendengar Thawus berkata, “Kami pernah bertanya kepada Ibnu Abbas mengenai al iq'a' di atas telapak kaki?” Ibnu Abbas menjawab, “Itu adalah sunnah. " Kami katakan, “Sesungguhnya kami melihat gerakan kaki tersebut menjadi tidak berguna.” Ibnu Abbas berkata, “Bahkan ia merupakan sunnah nabimu.” 834
Shahih Ibn Khuzaimah (124708)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ إِبَاحَةِ الْإِقْعَاءِ عَلَى الْقَدَمَيْنِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ، وَهَذَا مِنْ جِنْسِ اخْتِلَافِ الْمُبَاحِ، فَجَائِزٌ أَنْ يُقْعِيَ الْمُصَلِّي عَلَى الْقَدَمَيْنِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ، وَجَائِزٌ أَنْ يَفْتَرِشَ الْيُسْرَى وَيَنْصِبَ الْيُمْنَى
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ، وَكَتَبْتُهُ مِنْ أَصْلِهِ، أنا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ، نا أَبِي، عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ: حَدَّثَنِي عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاتِهِ إِذَا سَجَدَ الْعَبَّاسُ بْنُ سَهْلِ بْنِ سَعْدِ بْنِ مَالِكِ بْنِ سَاعِدٍ قَالَ: جَلَسْتُ بِسُوقِ الْمَدِينَةِ فِي الضُّحَى مَعَ أَبِي أُسَيْدٍ مَالِكِ بْنِ رَبِيعَةَ وَمَعَ أَبِي حُمَيْدٍ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُمَا مِنْ رَهْطِهِ مِنْ بَنِي سَاعِدَةَ، وَمَعَ أَبِي قَتَادَةَ الْحَارِثِ بْنِ رِبْعِيٍّ، فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ - وَأَنَا أَسْمَعُ -: أَنَا أَعْلَمُ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْكُمَا، كُلٌّ يَقُولُهَا لِصَاحِبِهِ، فَقَالُوا لِأَحَدِهِمْ: فَقُمْ فَصَلِّ بِنَا حَتَّى نَنْظُرَ أَتُصِيبُ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْ لَا؟ فَقَامَ أَحَدُهُمَا فَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ، ثُمَّ كَبَّرَ، ثُمَّ قَرَأَ بَعْضَ الْقُرْآنِ، ثُمَّ رَكَعَ، فَأَثْبَتَ يَدَيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ حَتَّى اطْمَأَنَّ كُلُّ عَظْمٍ مِنْهُ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَاعْتَدَلَ حَتَّى رَجَعَ كُلُّ عَظْمٍ مِنْهُ، ثُمَّ قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، ثُمَّ وَقَعَ سَاجِدًا عَلَى جَبِينِهِ وَرَاحَتَيْهِ وَرُكْبَتَيْهِ وَصُدُورِ قَدَمَيْهِ رَاجِلًا بِيَدَيْهِ حَتَّى رَأَيْتُ بَيَاضَ إِبْطَيْهِ مَا تَحْتَ مَنْكِبَيْهِ، ثُمَّ ثَبَتَ حَتَّى اطْمَأَنَّ كُلُّ عَظْمٍ مِنْهُ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَاعْتَدَلَ عَلَى عَقِبَيْهِ وَصُدُورِ قَدَمَيْهِ حَتَّى رَجَعَ كُلُّ عَظْمٍ مِنْهُ إِلَى مَوْضِعِهِ، ثُمَّ عَادَ لِمِثْلِ ذَلِكَ قَالَ: ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ أُخْرَى مَثَلَهَا قَالَ: ثُمَّ سَلَّمَ فَأَقْبَلَ عَلَى صَاحِبَيْهِ، فَقَالَ لَهُمَا: كَيْفَ رَأَيْتُمَا؟ فَقَالَا لَهُ: أَصَبْتَ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، هَكَذَا كَانَ يُصَلِّي "
681. Ahmad bin Al Azhar mengabarkan kepada kami, aku menuliskannya dari naskah aslinya, Ya'kub bin Ibrahim bin Sa'd memberitahukan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Ibnu lshaq, ia berkata, seseorang menceritakan kepadaku835 dari Rasulullah SAW dalam hal shalat ketika sujud. Al Abbas bin Sahi bin Sa'd Sa'id berkata, “Adalah aku saat itu sedang duduk-duduk di pasar kota Madinah, di waktu shalat dhuha, bersama Abu Asid Malik bin Rabiah dan Abu Hamid; sahabat Rasulullah SAW, keduanya berasal dari kabilah Bani Saidah, serta bersama Qatadah Al Harits bin Rabi'i. Sebagian orang berkata kepada sebagian yang lain dan aku mendengar ungkapan, Diantara kalian, aku lebih mengetahui tata cara shalat Rasulullah SAW.' Masing-masing mengemukakan kepada temannya. Mereka berkata kepada salah seorang dari mereka juga, maka bangunlah kemudian shalatlah bersama kami hingga kami menyaksikan apakah sama dengan shalat Rasulullah SAW atau tidak?.
Salah seorang dari keduanya berdiri lalu menghadap kiblat kemudian membaca takbir lalu membaca sebagian ayat Al Qur'an, kemudian ruku dengan menempelkan kedua tangannya pada kedua lututnya hingga setiap persendian tenang, kemudian ia mengangkat kepalanya lalu I’tidal hingga setiap persendian kembali pada posisinya, kemudian ia mengucapkan kalimat, 'Samiallaahu liman hamidah' lalu turun dalam keadaan sujud di atas dahi, kedua telapak tangan (84-alif), kedua lutut dan bagian luar kedua kakinya dengan merenggangkan kedua tangan sampai aku melihat warna putih dari kedua ketiaknya yang berada di bawah bahunya lalu terdiam hingga setiap persendian tenang, kemudian ia mengangkat kepalanya dan pada posisi tegak lurus di atas kedua mata kaki dan bagian luar kedua telapak kakinya hingga setiap persendian kembali pada posisinya, lalu kembali kepada gerakan seperti itu, ia berkata, Lalu ia berdiri ruku' dengan gerakan yang sama.” Ia lalu berkata, “Kemudian ia mengucapkan salam lalu menghadap kepada kedua temannya dan berkata, 'Bagaimana engkau berdua melihatnya?' Keduanya berkata kepadanya, 'Apa Yang Engkau lalukan persis sama dengan shalat Rasulullah SAW. Demikianlah Rasulullah SAW melakukan shalat.'"
Shahih Ibn Khuzaimah (124709)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
قال الأعظمي: إسناده حسن
كِتَابُ الصَّلَاةِ «الْمُخْتَصَرُ مِنَ الْمُخْتَصَرِ مِنَ الْمُسْنَدِ الصَّحِيحِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الشَّرْطِ الَّذِي اشْتَرَطْنَا فِي كِتَابِ الطَّهَارَةِ» - جُمَّاعُ أَبْوَابِ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ - بَابُ طُولِ الْجُلُوسِ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ
- -
نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، حَدَّثَنَا ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ قَالَ: قَالَ لَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ: إِنِّي لَا آلُو أَنْ أُصَلِّيَ بِكُمْ كَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِنَا قَالَ ثَابِتٌ: فَكَانَ أَنَسٌ يَصْنَعُ شَيْئًا لَا أَرَاكُمْ تَصْنَعُونَهُ، كَانَ إِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ السُّجُودِ قَعَدَ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ حَتَّى يَقُولَ الْقَائِلُ: قَدْ نَسِيَ "
682. Ahmad bin Abdah mengabarkan kepada kami, Hamad bin Zaid mengabarkan kepada kami, Tsabit Al Bunani mengabarkan kepada kami, ia berkata, Anas bin Malik berkata kepada kami, “Sesungguhnya aku tidak sembrono melaksanakan shalat bersama kalian sebagaimana aku melihat Rasulullah SAW melaksanakan shalat bersama kami.” Tsabit berkata, “Anas melakukan sesuatu, di mana aku tidak pemah melihat kalian melakukannya, 'Apabila Anas mengangkat kepalanya dari sujud, maka ia duduk di antara dua sujud hingga seseorang berkata, 'Bahwa Anas telah lupa’.” 837
Shahih Ibn Khuzaimah (124710)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan