Sunan ad-Daruquthni

كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو حُمَيْدٍ الْمِصِّيصِيُّ , نا حَجَّاجٌ , نا ابْنُ جُرَيْجٍ , أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا أَحْدَثَ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلْيَأْخُذْ بِأَنْفِهِ ثُمَّ لِيَنْصَرِفْ»
577: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abu Humaid Al Mishshishi mengabarkan kepada kami, Hajjaj mengabarkan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, Hisyam bin Urwah mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Apabila seseorang di antara kalian berhadats di dalam shalatnya, maka hendaklah ia menahan hidungnya, kemudian berbalik"
Sunan ad-Daruquthni (118608)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
577 : Isnadnya shahih: HR. Abu Daud (1114) dari jalur Al Mishshishi. Sedangkan Al Hajjaj, bila yang dimaksud adalah Ibnu Arthah, maka ia lemah. Dan saya kira, wallahu a'la wa a'lam, bahwa ia adalah Hajjaj bin Muhammad Al Mishshishi.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ الْخَلَّالُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ بْنِ حُمَيْدٍ , نا أَبُو الْوَلِيدِ الْقُرَشِيُّ , نا الْوَلِيدُ , ح قَالَ: وَأَخْبَرَنِي بَقِيَّةُ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ" رَخَّصَ فِي دَمِ الْحُبُونِ , يَعْنِي: الدَّمَامِيلَ". وَكَانَ عَطَاءٌ يُصَلِّي وَهِيَ فِي ثَوْبِهِ , هَذَا بَاطِلٌ عَنِ ابْنِ جُرَيْجِ , وَلَعَلَّ بَقِيَّةَ دَلَّسَهُ عَنْ رَجُلٍ ضَعِيفٍ وَاللَّهُ أَعْلَمُ
578: Muhammad bin Khalaf Al Khallal menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harun bin Humaid mengabarkan kepada kami, Abu Al Walid Al Qurasyi mengabarkan kepada kami, Al Walid mengabarkan kepada kami {h}, Baqiyyah mengabarkan kepadaku, dari Ibnu Juraij, dari Atha‘, dari Ibnu Abbas: "Bahwa Nabi SAW memberikan rukhshah pada darah bisul." 'Atha' pernah melaksanakan shalat sementara darah bisul mengenai pakaiannya. Tidak benar bahwa riwayat ini dari Ibnu Juraij. Mungkin Baqiyyah memanipulasinya (mentadlisnya) dari seorang yang lemah. Wallahu a‘lam.
Sunan ad-Daruquthni (118609)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
578 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/192) dari jalur pengarang.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا عُبَيْدُ بْنُ شَرِيكٍ , نا نُعَيْمٌ , نا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا أَحْدَثَ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلْيَأْخُذْ عَلَى أَنْفِهِ وَلْيَنْصَرِفْ فَلْيَتَوَضَّأْ»
579: Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Ubaid bin Syarik mengabarkan kepada kami, Nu'aim mengabarkan kepada kami, Al Fadhl bin Musa mengabarkan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Apabila seseorang di antara kalian berhadats di dalam shalatnya, maka hendaklah ia memegang hidungnya lalu berbalik, kemudian berwudhu."
Sunan ad-Daruquthni (118610)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
579 : Isnadnya shahih: Lihat hadits no. 587.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الْآدَمَيُّ الْجَوْزَدَانِيُّ , نا الْعَبَّاسُ بْنُ يَزِيدَ الْبَحْرَانِيُّ , ح وَثنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْوَاسِطِيُّ , قَالَا: نا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ , حَدَّثَنِيهِ أَبِي , نا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ , حَدَّثَنِي الْأَوْزَاعِيُّ , حَدَّثَنِي يَعِيشُ بْنُ الْوَلِيدِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَعْدَانَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ , عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «قَاءَ فَأَفْطَرَ» , فَلَقِيتُ ثَوْبَانَ فِي مَسْجِدِ دِمَشْقَ , فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ , فَقَالَ: صَدَقَ أَنَا صَبَبْتُ لَهُ وُضُوءَهُ.
580: Ahmad bin Muhammad bin Isma'il Al Adami menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Yazid Al Bahrani mengabarkan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik Al Wasithi mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Abdush Shamad bin Abdul Warits mengabarkan kepada kami, ayahku menceritakannya kepadaku, Husain Al Mu'allim mengabarkan kepada kami, dari Yahya bin Abu Katsir, Al Auza'i menceritakan kepadaku, Ya'isy bin Al Walid menceritakan kepadaku, dari ayahku, dari Ma'dan bin Abu Thalhah, dari Abu Darda': "Bahwa Nabi SAW muntah, lalu beliau berbuka." Ia menuturkan, "Lalu aku berjumpa dengan Tsauban di Masjid Dimasyq (Damaskus), kemudian aku ceritakan itu kepadanya, maka ia pun berkata, 'Benar. Aku mengucurkan air wudhu untuk beliau'."
Sunan ad-Daruquthni (118611)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
580 : Isnadnya shahih: HR. Ibnu Asakir di dalam Tarikh Dimasyq (16/112); Ibnu Jarud (8); Ad-Darimi (2/14); Al Hakim (1/426); Ath-Thahawi (1/347-348) Dikeluarkan juga oleh Al Baihaqi (1/144); Ahmad (6/443); Abu Daud (3381) At-Tirmidzi (87) dari berbagai jalur dari Abdush Shamad. Al Baihaqi mengatakan, "Isnad hadits ini kacau dan perbedaannya sangat mencolok Wallahu a'lam." Ibnu Mandah mengatakan, "Isnadnya shahih lagi bersambung. Asy-Syaikhani (Al Bukhari dan Muslim) meninggalkannya karena perbedaan isnad." Al Atsram mengatakan, "Saya katakan kepada Ahmad, 'Mereka menyebutkan kekacauan pada sanad hadits ini.' Ia mengatakan, 'Husain Al Mu'allim memperbaikinya'." At-Tirmidzi mengatakan, "Hadits Hasan adalah yang paling shahih pada bab ini." AT-Tirmidzi juga mengatakan, "Lebih dari seorang ahli ilmu dari kalangan sahabat Nabi SAW dan lainnya dari kalangan tabi'in yang meriwayatkan: 'Berwudhu karena muntah dan mimisan.' Ini adalah ucapan Sufyan Ats-Tsauri, Ibnu Al Mubarak, Ahmad dan Ishaq. Dan sebagian ahli ilmu mengatakan, 'Tidak harus wudhu karena muntah dan mimisan.' Ini adalah ucapan Malik dan Asy-Syafi'i."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , وَأَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , وَأَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عِيسَى , قَالُوا: نا أَبُو مَعْمَرٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ أَبِي الْحَجَّاجِ , ثنا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ سَعِيدٍ , نا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ , نا أَبُو عَمْرٍو عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرٍو الْأَوْزَاعِيُّ , عَنْ يَعِيشَ بْنِ الْوَلِيدِ بْنِ هِشَامٍ حَدَّثَهُ , أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ: حَدَّثَنِي مَعْدَانُ , أَنَّ أَبَا الدَّرْدَاءِ حَدَّثَهُ , ثُمَّ ذَكَرَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ , وَعَنْ ثَوْبَانَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ.
581: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa, Ahmad bin Manshur dan Ahmad bin Muhammad bin Isa mengabarkan kepada kami, mereka mengatakan: Abu Ma'mar Abdullah bin Amr bin Abu Al Hajjaj mengabarkan kepada kami, Abdul Warits bin Sa'id menceritakan kepada kami, Husain Al Mu'allim mengabarkan kepada kami, dari Yahya bin Abu Katsir, Abu Amr Abdurrahman bin Amr Al Auza'i mengabarkan kepada kami, dari Ya'isy bin Al Walid bin Hisyam, bahwa ayahnya menceritakan kepadanya, ia mengatakan: Ma'dan menceritakan kepadaku, bahwa Abu Darda menceritakan kepadanya, kemudian disebutkan dari Abu Darda dan dari Tsauban, dari Nabi SAW, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118612)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ , نا حَرْبٌ , عَنْ يَحْيَى , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرٍو , أَنَّ ابْنَ الْوَلِيدِ بْنَ هِشَامٍ حَدَّثَهُ , أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ , نا مَعْدَانُ بْنُ طَلْحَةَ , أَنَّ أَبَا الدَّرْدَاءِ أَخْبَرَهُ , ثُمَّ ذَكَرَ مِثْلَهُ إِلَى قَوْلِهِ: أَنَا صَبَبْتُ لَهُ وُضُوءَهُ.
582: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Raja' mengabarkan kepada kami, Harb mengabarkan kepada kami, dari Yahya, Abdurrahman bin Amr mengabarkan kepada kami, bahwa Ibnu Al Walid Hisyam menceritakan kepadanya, bahwa ayahnya menceritakan kepadanya, Ma'dan bin Abu Thalhah mengabarkan kepada kami, bahwa Abu Darda mengabarkan kepadanya, kemudian dikemukakan seperti itu hingga redaksi: "Aku mengucurkan air wudhu untuk beliau."
Sunan ad-Daruquthni (118613)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ جُنَادٍ , نا أَبُو مَعْمَرٍ , نا عَبْدُ الْوَارِثِ , نا حُسَيْنٌ , عَنْ يَحْيَى , بِإِسْنَادِهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ. قَالَ ثَوْبَانُ: صَدَقَ وَأَنَا صَبَبْتُ عَلَيْهِ وُضُوءَهُ
583: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ibrahim bin Jannad mengabarkan kepada kami, Abu Ma'mar mengabarkan kepada kami, Abdul Warits mengabarkan kepada kami, Husain mengabarkan kepada kami, dari Yahya, dengan isnadnya, dari Nabi SAW, serupa itu. Tsauban mengatakan, "Benar, dan aku mengucurkan air wudhu untuk beliau."
Sunan ad-Daruquthni (118614)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ الْبَزَّازُ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْحَارِثِ جَحْدَرٌ , نا بَقِيَّةُ , عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مِهْرَانَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُلَّمَا تَوَضَّأْتُ سَالَ؟ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا تَوَضَّأْتَ فَسَالَ مِنْ قَرْنِكَ إِلَى قَدَمَيْكَ فَلَا وُضُوءَ عَلَيْكَ». عَبْدُ الْمَلِكِ هَذَا ضَعِيفٌ وَلَا يَصِحُّ
584: Al Husain bin Muhammad bin Sa'id Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Al Harits Jahdir menceritakan kepada kami, Baqiyyah mengabarkan kepada kami, dari Abdul Malik bin Mihran, dari Amr bin Dinar, dari Ibnu Abbas, bahwa seorang laki-laki berkata, "Wahai Rasulullah. Sesungguhnya aku setiap kali berwudhu, (beser turut) mengalir." Maka Rasulullah SAW bersabda, "Jika engkau berwudhu lalu (beser) mengalir ke kakinya, maka engkau tidak wajib berwudhu." Abdul Malik lemah, dan tidak shahih.
Sunan ad-Daruquthni (118615)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
584 : Isnadnya lemah: HR. Al Baihaqi (1/357); Al Uqaili (3/35); Ath-Thabarani di dalam Al Kabir. Di dalam sanadnya terdapat Abdul Malik bin Mahran, menurut Al Uqaili, "Perawi hadits-hadits munkar." Al Majma' (1/247). Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Abdul Malik bin Mahran, ia lemah, sedangkan Baqiyyah seorang mudallis dan meriwayatkan secara mu‘an‘an.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي الْوُضُوءِ مِنَ الْخَارِجِ مِنَ الْبَدَنِ كَالرُّعَافِ وَالْقَيْءِ وَالْحِجَامَةِ وَنَحْوِهِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدٍ الْقَاسِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْقَاسِمُ بْنُ هَاشِمٍ السِّمْسَارُ , نا عُتْبَةُ بْنُ السَّكَنِ الْحِمْصِيُّ , نا الْأَوْزَاعِيُّ , نا عُبَادَةُ بْنُ نُسِيٍّ , وَهُبَيْرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , قَالَا: نا أَبُو أَسْمَاءَ الرَّحَبِيُّ , نا ثَوْبَانُ , قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَائِمًا مِنْ غَيْرِ رَمَضَانَ فَأَصَابَهُ غَمٌّ أَذَاهُ فَتَقَيَّأَ , فَقَاءَ فَدَعَانِي بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ أَفْطَرَ , فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرِيضَةٌ الْوُضُوءُ مِنَ الْقَيْءِ؟ , قَالَ: «لَوْ كَانَ فَرِيضَةً لَوَجَدْتُهُ فِي الْقُرْآنِ» , قَالَ: ثُمَّ صَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْغَدَ فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ: «هَذَا مَكَانُ إِفْطَارِي أَمْسَ». لَمْ يَرْوِهِ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ غَيْرُ عُتْبَةَ بْنِ السَّكَنِ وَهُوَ مُنْكَرُ الْحَدِيثِ
585: Abu Ubaid Al Qasim bin Isma'il menceritakan kepada kami, Al Qasim bin Hasyim As-Simsar mengabarkan kepada kami, Utbah bin As-Sakan Al Himshi mengabarkan kepada kami, Al Auza'i mengabarkan kepada kami, Ubadah bin Nusay dan Hubairah bin Abdurrahman mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Abu Asma Ar-Rahabi mengabarkan kepada kami, Tsauban mengabarkan kepada kami, ia menuturkan, "Ketika Rasulullah SAW sedang berpuasa selain Ramadhan, beliau pingsan, lalu berusaha muntah hinga beliau muntah. Lalu beliau menyuruhku mengambilkan air wudhu, lalu beliau berwudhu, lalu beliau berbuka. Kemudian aku berkata, 'Wahai Rasulullah. Apakah wajib berwudhu karena muntah?' Beliau menjawab, 'Seandainya wajib, tentu engkau temukan di dalam Al Qur‟an" Ia melanjutkan, "Keesokan harinya Rasulullah SAW berpuasa, lalu aku mendengar beliau mengatakan, 'Ini tempat aku berbuka kemarin'." Tidak ada yang meriwayatkannya dari Al Auza'i selain Utbah bin AsSakan, sementara ia haditsnya munkar.
Sunan ad-Daruquthni (118616)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
585 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/191). Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Utbah bin As-Sakan Al Himshi, haditsnya munkar.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي مَا رُوِيَ فِيمَنْ نَامَ قَاعِدًا وَقَائِمًا وَمُضْطَجِعًا وَمَا يَلْزَمُ مِنَ الطَّهَارَةِ فِي ذَلِكَ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , نا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ , نا أَبُو خَالِدٍ الدَّالَانِيُّ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ الرِّيَاحِيِّ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَامَ وَهُوَ سَاجِدٌ حَتَّى غَطَّ أَوْ نَفَخَ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ قَدْ نِمْتَ , فَقَالَ: «إِنَّ الْوُضُوءَ لَا يَجِبُ إِلَّا عَلَى مَنْ نَامَ مُضْطَجِعًا , فَإِنَّهُ إِذَا اضْطَجَعَ اسْتَرْخَتْ مَفَاصِلُهُ». تَفَرَّدَ بِهِ أَبُو خَالِدٍ عَنْ قَتَادَةَ وَلَا يَصِحُّ
586: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Hisyam ArRifa'i mengabarkan kepada kami, Abdus Salam bin Harb mengabarkan kepada kami, Abu Khalid Ad-Dalani mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah ArRayahi, dari Ibnu Abbas: "Bahwa Nabi SAW tidur dalam keadaan sujud, hingga terdengar dengkuran atau nafasnya, kemudian beliau berdiri lalu melaksanakan shalat. Kemudian aku berkata, 'Wahai Rasulullah, engkau tadi tertidur.' Beliau bersabda, 'Sesungguhnya wudhu itu tidak diwajibkan kecuali atas orang yang tidur berbaring, karena sesungguhnya, apabila ia tidur berbaring maka mengendurlah persendiannya'." Abu Khalid meriwayatkannya sendirian dari Qatadah, dan itu tidah shahih.
Sunan ad-Daruquthni (118617)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
586 : Isnadnya lemah munkar dan terputus: HR. Abu Daud (202); At-Tirmdizi (77); Ahmad (1/156); AthThabarani (12/12748); Ibnu Abi Syaibah di dalam Mushannajhya (1/121); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/168); Ibnu Adi di dalam Al Kamil 7/2731); Al Baihaqi (1/121) dari jalur pengarang dari jalur Abdus Salam bin Harb. Abu Daud Uqbah mengatakan, "Ucapannya, '(Harus) berwudhu atas orang yang tidur dengan berbaring.' Adalah hadits munkar, tidak ada yang meriwayatkannya selain Yazid Abu Khalid AdDalani dari Qatadah. Bagian awalnya diriwayatkan oleh sejumlah perawi dari Ibnu Abbas, namun mereka tidak menyebutkan ini sedikit pun." Ia juga mengatakan, "Nabi SAW terpelihara." Dan Aisyah mengatakan, "Nabi SAW bersabda, 'Kedua mataku tertidur tapi hatiku tidak tidur'." Syu'bah mengatakan, "Qatadah mendengar dari Abu Al Aliyah empat hadits: Hadits Yunus bin Matta, hadits Ibnu Umar tentang shalat,hadits tentang qadhi (hakim) yang tidak macam, dan hadits Ibnu Abbas: Beberapa orang yang diridhai menyampaikan kepadaku, di antaranya Umar dan menurutku Umar meridhai mereka. Abu Daud mengatakan, "Aku menyebutkan hadits Yazid Ad-Dalani kepada Ahmad bin Hanbal, lalu ia mempertanyakan kepadaku karena mengagungkannya, lalu berkata, 'Mengapa Yazid Ad-Dalani masuk kepada para sahabat Qatadah? Padahal ia tidak mengusahakan hadits'." At-Tirmizi mengatakan di dalam Al ‗Ilal, "Aku tanyakan kepada Muhammad bin Isma'il tentang hadits ini, ia menjawab, 'Tidak dianggap. Diriwayatkan oleh Sa'id bin Abu Arubah dari Qatadah dari Ibnu Abbas, ucapan tersebut namun tidak disebutkan di dalamnya 'Abu Al 'Aliyah', dan aku tidak mengetahui mendengarnya Abu Khalid dari Qatadah. Abu Khalid jujur namun tertudur mengenai sesuatu'." Berdasarkan itu, hadits ini lemah karena kelemahan Abu Khalid Ad-Dalani, ia jujur namun banyak salah dan msntadlis, At-Taqrib (2/416), serta meriwayatkan secara mu‘an‘an. Di samping itu, ia tidak mendengar dari Qatadah, sebagaimana yang telah dikemukakan. Disebutkan di dalam At-Tahdzib (12/83), "Ia meriwayatkan dari Abu Ishaq As-Sabi'i, Qatadah dan Fulaih Al Anzi ... dst." Selain itu, ada cacat ketika pada hadits ini: Bahwa hadits ini tidak pernah didengar oleh Qatadah dari Abu Al Aliyah, sebagaimana telah dikemukakan dari Ahmad, Abu Daud dan Al Bukhari, juga pada riwayat Al Baihaqi." Cacat keempat: Ini bertentangan dengan riwayat yang terdapat di dalam Ash-Shahih. Telah dikemukakan dari Anas, bahwa para sahabat menantikan (pelaksanaan shalat) Isya hingga mereka menundukkan kepala, kemudian mereka shalat tanpa berwudhu lagi (hal. 130). Cacat kelimat: Adanya kekacauan sebagaimana telah dikemukakan dari At-Tirmidzi di dalam Al ‗Ilal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي مَا رُوِيَ فِيمَنْ نَامَ قَاعِدًا وَقَائِمًا وَمُضْطَجِعًا وَمَا يَلْزَمُ مِنَ الطَّهَارَةِ فِي ذَلِكَ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ أَبُو حَامِدٍ , نا عِيسَى بْنُ مُسَاوِرٍ , نا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ , عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ , عَنْ عَطِيَّةَ بْنِ قَيْسٍ الْكَلَاعِيِّ , عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْعَيْنُ وِكَاءُ السَّهِ فَإِذَا نَامَتِ الْعَيْنُ اسْتَطْلَقَ الْوِكَاءُ».
587: Muhammad bin Harun dan Abu Hamid menceritakan kepada kami, Isa bin Musawir mengabarkan kepada kami, Al Walid bin Muslim mengabarkan kepada kami, dari Abu Bakar bin Abdullah bin Abu Maryam, dari Athiyyah bin Qais Al Kilabi, dari Mu'awiyah bin Abu Sufyan, bahwa Nabi SAW bersabda, "Mata adalah pengikat dubur. Apabila mata tertidur, maka terlepaslah ikatan."
Sunan ad-Daruquthni (118618)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
587 : Isnadnya lemah: Ath-Thabarani di dalam Al Kabir (19/875); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/170) dari Al Walid bin Muslim. Saya katakan: Al Walid bin Muslim tsiqah namun banyak mentadlis dan menyamaratakan, At-Taqrib (2/398). Riwayat Al Walid dikuatkan oleh riwayat Baqiyyah sebagaimana yang akan dikemukakan.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي مَا رُوِيَ فِيمَنْ نَامَ قَاعِدًا وَقَائِمًا وَمُضْطَجِعًا وَمَا يَلْزَمُ مِنَ الطَّهَارَةِ فِي ذَلِكَ
-
حَدَّثَنَا أَبُو حَامِدٍ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ عُمَرَ , نا بَقِيَّةُ , عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ , بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ
588: Abu Hamid menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Umar mengabarkan kepada kami, Baqiyyah mengabarkan kepada kami, dari Abu Bakar bin Abu Maryam, dengan isnadnya, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118619)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
588 : Lihat keterangan yang lalu: HR. Abu Nu'aim di dalam Al Hilyah (5/154); Al Baihaqi (1/118); Ath-Thabarni (875). Namun masih terdapat Abu Bakar bin Abdullah bin Abu Maryam, ia lemah sebagaimana yang telah dikemukakan. Bakar bin Yazid juga menguatkannya pada riwayat Ahmad (4/96), di dalam sanadnya juga terdapat Abu Bakar, ia lemah. Disebutkan di dalam Al ‗Ilal karya Ibnu Abi Hatim (1/106), "Aku tanyakan kepada ayahku tentang hadits yang diriwayatkan oleh Baqiyyah dari Al Wadhin bin Atha' dari Mahfuzh dari Ibnu A'idz dari Ali dari Nabi SAW, dan tentang hadits Abu Bakar bin Abdullah bin Abu Maryam dari Athiyyah bin A'idz dari Ali tentang hadits ini, ia menjawab, 'Ibnu A'idz dari Ali mursal."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي مَا رُوِيَ فِيمَنْ نَامَ قَاعِدًا وَقَائِمًا وَمُضْطَجِعًا وَمَا يَلْزَمُ مِنَ الطَّهَارَةِ فِي ذَلِكَ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْمَطِيرِيُّ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْجَنَّابِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي عِمْرَانَ الدَّوْرَقِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ بِسْطَامٍ , نا عُمَرُ بْنُ هَارُونَ , عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عَطَاءٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «مَنْ نَامَ جَالِسًا فَلَا وُضُوءَ عَلَيْهِ وَمَنْ وَضَعَ جَنْبَهُ فَعَلَيْهِ الْوُضُوءُ»
589: Muhammad bin Ja'far Al Muthairi menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Muhammad Al Jannabi mengabarkan kepada kami, Ahmad bin Muhammad bin Imran Ad-Dauraqi mengabarkan kepada kami, Yahya bin Bistham mengabarkan kepada kami, Umar bin Harun mengabarkan kepada kami, dari Ya'qub bin Atha‘ dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa tidur sambil duduk, maka tidak wajib berwudhu, dan barangsiapa meletakkan lambungnya (yakni berbaring), maka ia wajib berwudhu"
Sunan ad-Daruquthni (118620)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
589 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/170); Ibnu Adi (6/1231) dari Umar bin Harun. Saya katakan: Umar bin Harun riwayatnya ditinggalkan, At-Taqrib (2/64).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابٌ فِي مَا رُوِيَ فِيمَنْ نَامَ قَاعِدًا وَقَائِمًا وَمُضْطَجِعًا وَمَا يَلْزَمُ مِنَ الطَّهَارَةِ فِي ذَلِكَ
-
حَدَّثَنَا أَبُو حَامِدٍ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ عُمَرَ الْأَقْطَعُ , نا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ , عَنِ الْوَضِينِ بْنِ عَطَاءٍ , عَنْ مَحْفُوظِ بْنِ عَلْقَمَةَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَائِذٍ الْأَزْدِيِّ , عَنْ عَلِيٍّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْعَيْنُ وِكَاءُ السَّهِ فَمَنْ نَامَ فَلْيَتَوَضَّأْ»
590: Abu Hamid menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Umar Al Aqtha' mengabarkan kepada kami, Baqiyyah bin Al Walid menceritakan kepada kami, dari Al Wadhin bin Atha‘ dari Mahfuzh bin Alqamah, dari Abdurrahman bin Aidz Al Azdi, dari Ali bin Abu Thalib RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Mata adalah pengikat dubur. Barangsiapa tidur, maka hendaklah berwudhu',"
Sunan ad-Daruquthni (118621)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
590 : Isnadnya lemah: HR. Abu Daud (203); Ibnu Majah (477); Ahmad (1/111); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/169); Al Hakim di dalam Ma'rifah 'Ulum Al Hadits (133); Al Baihaqi (1/118). Saya katakan: Hadits ini dinilai hasan oleh An-Nawawi, Al Mundziri dan Ibnu Ash-Shalah sebagaimana yang disebutkan di dalam AtTalkhish (1/118) dan Nashb Ar-Rayah (1/45). Di dalam sanadnya terdapat Baqiyyah bin Al Walid, ia mudallis dan meriwaytkan secara mu‘an‘an, namun terkesampingkan karena disebutkan pada riwayat Ahmad dan Al Wadhin bin Atha‘ Al Hafizh mengatakan di dalam At-Taqrib (1/331), "Ia jujur namun hafalannya buruk dan dituduh beraliran qadariyah." Abdurrahman bin A'idz menurut Ibnu Abi Hatim sebagaimana yang telah disebutkan, yaitu di dalam Al ‗Ilal (106) dan juga di dalam Al Marasil (446). Abu Zur'ah mengatakan, "Abdurrahman bin A'idz dari Ali RA mursal." Telah dikemukakan juga ucapan Abu Zur'ah tentang hadits ini, "Tidak kuat." Dan disebutkan di dalam At-Tahdzib (6/204), "Saya katakan: Ia mengatakan dan telah dikatakan bahwa ia berjumpa dengan Ali."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ مُحْرِزٍ الْكُوفِيُّ بِمِصْرَ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ , نا أَبِي , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ دِينَارٍ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ بْنِ أُسَامَةَ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: بَيْنَا نَحْنُ نُصَلِّي خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ أَقْبَلَ رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ فَوَقَعَ فِي حُفْرَةٍ , فَضَحِكْنَا مِنْهُ , «فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِإِعَادَةِ الْوُضُوءِ كَامِلًا وَإِعَادَةِ الصَّلَاةِ مِنْ أَوَّلِهَا». قَالَ ابْنُ إِسْحَاقَ: وَحَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ عُمَارَةَ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ , عَنْ أَبِيهِ مِثْلَ ذَلِكَ.
591: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ali bin Muhriz Al Kufi mengabarkan kepada kami di Mesir, Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'd mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Ishaq, Al Hasan bin Dinar menceritakan kepadaku, dari Al Hasan bin Abu Al Hasan, dari Abu Al Malih bin Usamah, dari ayahnya, ia menuturkan, "Ketika kami shalat di belakang Rasulullah SAW, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki buta, lalu terperosok ke dalam lubang, lalu kami tertawa karenanya, lalu Rasulullah SAW menyuruh kami untuk mengulangi wudhu dengan lengkap dan mengulangi shalat dari awal." Ibnu Ishaq mengatakan: Al Hasan bin Umarah juga menceritakan kepadaku, dari Khalid Al Hadzdza", dari Abu Malih, dari ayahnya, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118622)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
591 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/195) dan di dalam Al ‗Ilal (1/369). Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Al Hasan bin Dinar, ia haditsnya ditinggalkan, biografinya disebutkan di dalam Al Mizan (1/487); At-Tarikh Al Kabir (2/292); Al Majruhin (1/321). Sedangkan Al Hasan Al Bashri mentadlis dan meriwayatkan secara mu‘an‘an.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
الْحَسَنُ بْنُ دِينَارٍ وَالْحَسَنُ بْنُ عُمَارَةَ ضَعِيفَانِ , وَكِلَاهُمَا قَدْ أَخْطَأَ فِي هَذَيْنِ الْإِسْنَادَيْنِ وَإِنَّمَا رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ الْحَسَنُ الْبَصْرِيُّ , عَنْ حَفْصِ بْنِ سُلَيْمَانَ الْمِنْقَرِيِّ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ مُرْسَلًا , وَكَانَ الْحَسَنُ كَثِيرًا مَا يَرْوِيهِ مُرْسَلًا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَأَمَّا قَوْلُ الْحَسَنِ بْنِ عُمَارَةَ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ , عَنْ أَبِيهِ , فَوَهْمٌ قَبِيحٌ , وَإِنَّمَا رَوَاهُ خَالِدٌ الْحَذَّاءُ , عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , رَوَاهُ عَنْهُ كَذَلِكَ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , وَهُشَيْمٌ , وَوُهَيْبٌ , وَحَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ وَغَيْرُهُمْ وَقَدِ اضْطَرَبَ ابْنُ إِسْحَاقَ فِي رِوَايَتِهِ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ دِينَارٍ لِهَذَا الْحَدِيثِ فَمَرَّةً رَوَاهُ عَنْهُ عَنِ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ , وَمَرَّةً رَوَاهُ عَنْهُ عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ , عَنْ أَبِيهِ , وَقَتَادَةُ إِنَّمَا رَوَاهُ عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , كَذَلِكَ رَوَاهُ عَنْهُ سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ وَمَعْمَرٌ , وَأَبُو عَوَانَةَ , وَسَعِيدُ بْنُ بَشِيرٍ وَغَيْرُهُمْ وَيَذْكُرُ أَحَادِيثَهُمْ بِذَلِكَ بَعْدَ هَذَا
Al Hasan bin Dinar dan Al Hasan bin Umarah lemah, keduanya keliru dalam kedua isnad ini. Sebenarnya yang meriwayatkan hadits ini adalah Al Hasan Al Bashri, dari Hafsh bin Sulaiman Al Minqari, dari Abu Al Aliyah secara mursal. Al Hasan memang banyak meriwayatkan secara mursal dari Nabi SAW. Adapun ucapan Al Hasan bin Umarah dari Khalid Al Hadzdza‘ dari Abu Malih, dari ayahnya, ini merupakan perkiraan yang buruk, karena sebenarnya yang meriwayatkannya adalah Khalid Al Hadzdza", dari Hafshah binti Sirin, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW. Demikian juga yang diriwayatkan darinya oleh Sufyan AtsTsauri, Wuhaib, Hammad bin Salamah dan lain-lainnya. Ibnu Ishaq kacau dalam meriwayatkannya dari Al Hasan bin Dinar mengenai hadits ini, sehingga sekali ia meriwayatkannya darinya, dari Al Hasan Al Bashri, dan sekali ia meriwayatkannya darinya, dari Qatadah, dari Abu Malih, dari ayahnya dan Qatadah. Sebenarnya ia meriwayatkannya dari Abu Al Aliyah secara mursal dari Nabi SAW. Demikian juga yang diriwayatkan darinya oleh Sa'id bin Abu Arubah, Ma'mar, Abu Awanah, Sa'id bin Basyir dan Iain-lain. Kami akan mengemukakan hadits-hadits mereka setelah ini.
Sunan ad-Daruquthni (118624)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ نُصَيْرٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْحَضْرَمِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَارِثِ الْحَرَّانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ دِينَارٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: كُنَّا نُصَلِّي خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَجَاءَ رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ فَتَرَدَّى فِي حُفْرَةٍ كَانَتْ فِي الْمَسْجِدِ , فَضَحِكَ نَاسٌ مِنْ خَلْفِهِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». الْحَسَنُ بْنُ دِينَارٍ مَتْرُوكُ الْحَدِيثِ وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثُ أَيْضًا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ الْبَصْرِيُّ وَهُوَ مَتْرُوكُ الْحَدِيثِ , عَنْ سَلَّامِ بْنِ أَبِي مُطِيعٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ
592: Ja'far bin Muhammad bin Nushair menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Sulaiman Al Hadhrami mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Al Harris Al Harrani mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Salamah mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Ishaq, dari Al Hasan bin Dinar, dari Qatadah, dari Abu Malih, dari ayahnya, ia menuturkan, "Kami shalat di belakang Rasulullah SAW, lalu seorang laki-laki buta datang, kemudian terperosok ke dalam lubang yang ada di masjid, maka orang-orang pun tertawa karenanya, lalu Rasulullah SAW menyuruh orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Al Hasan bin Dinar matrukul hadits (haditsnya ditinggalkan). Hadits ini diriwayatkan juga oleh Abdurrahman bin Amr bin Jabalah Al Bashri, ia juga matrukul hadits (haditsnya ditinggalkan), dari Sallam bin Abu Muthi', dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah dan Anas bin Malik.
Sunan ad-Daruquthni (118625)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
592 : Lihat keterangan yang lalu. Isnadnya lemah: Berkisar pada Al Hasan bin Dinar, ia haditsnya ditinggalkan.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زِيَادٍ الدَّانَاجُ , وَحَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ الْحَافِظُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ نَصْرٍ أَبُو الْأَحْوَصِ الْأَبْرَمُ , وَحَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ حَمْزَةَ , نا أَبُو أُمَيَّةَ مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الطَّرَسُوسِيُّ قَالُوا: نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ , نا سَلَّامُ بْنُ أَبِي مُطِيعٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةَ , وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ: أَنَّ أَعْمَى تَرَدَّى فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ نَاسٌ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَقَالَ أَبُو أُمَيَّةَ , عَنْ أَنَسٍ , وَأَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ فَدَخَلَ أَعْمَى الْمَسْجِدَ فَتَرَدَّى فِي بِئْرٍ فَضَحِكَ النَّاسُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ ابْنُ مُخَلَّدٍ , عَنْ أَنَسٍ , وَأَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ وَبِئْرٌ وَسَطَ الْمَسْجِدِ , فَجَاءَ أَعْمَى فَوَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ نَاسٌ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». قَالَ أَبُو أُمَيَّةَ: هَذَا حَدِيثٌ مُنْكَرٌ. قَالَ الشَّيْخُ أَبُو الْحَسَنِ: لَمْ يَرْوِهِ عَنْ سَلَّامٍ غَيْرُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ وَهُوَ مَتْرُوكٌ يَضَعُ الْحَدِيثَ. وَرَوَاهُ دَاوُدُ بْنُ الْمُحَبَّرِ وَهُوَ مَتْرُوكٌ يَضَعُ الْحَدِيثَ , عَنْ أَيُّوبَ بْنِ خُوطٍ وَهُوَ ضَعِيفٌ أَيْضًا , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَنَسٍ
593: Muhammad bin Makhlad menceritakannya kepada kami, Ahmad bin Abdullah bin Ziyad Ad-Danaj mengabarkan kepada kami. Dan Ali bin Muhammad bin Ubaid Al Hafizh mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Nashr Abu Al Ahwash Al Abram menceritakan kepada kami. Dan Abu Hurairah Al Anthaki Muhammad bin Ali bin Hamzah mengabarkan kepada kami, Abu Umayyah Muhammad bin Ibrahim AthTharasusi mengabarkan kepada kami, mereka mengatakan: Abdurrahman bin Amr bin Jabalah mengabarkan kepada kami, Sallam bin Abu Muthi' mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah dan Anas bin Malik: "Bahwa seorang buta terjatuh ke dalam sumur, maka orang-orang di belakang Rasulullah SAW (yang sedang shalat) tertawa, lalu Rasulullah SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Abu Umayyah menyebutkan (dalam redaksinya): Dari Anas dan Abu Al Aliyah: "Bahwa Rasulullah SAW sedang shalat bersama orang-orang, lalu seorang buta masuk masjid kemudian terjatuh ke dalam sumur, maka orang-orang di belakang Rasulullah SAW tertawa." Ibnu Makhlad menyebutkan (dalam redaksinya): Dari Anas dan Abu Al Aliyah: "Bahwa Rasulullah SAW sedang shalat bersama orang-orang. Sementara itu, ada sebuah sumur di tengah masjid, lalu seorang buta datang kemudian terjatuh ke dalamnya, maka orang-orang pun tertawa, lalu Rasulullah SAW menyuruh orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Abu Umayyah mengatakan, "Hadits ini munkar." Syaikh Abu Al Hasan mengatakan, "Tidak ada yang meriwayatkannya dari Sallam selain Abdurrahman bin Amr bin Jabalah. Ia matruk (haditsnya ditinggalkan) karena sering memalsukan hadits." Daud bin Al Muhabbar meriwayatkannya juga, namun ia juga matruk karena kerap memalsukan hadits, ia meriwayatkannya dari Ayyub bin Khuth, ia juga lemah, dari Qatadah, dari Anas.
Sunan ad-Daruquthni (118626)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
593 : Lihat keterangan yang lalu. Isnadnya lemah sekali: Di dalam sanadnya terdapat Abdurrahman bin Amr bin Jabalah, ia haditsnya ditinggalkan.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعَتِيقُ , حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ الْمُحَبَّرِ , نا أَيُّوبُ بْنُ خُوطٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِنَا , فَجَاءَ رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ فَوَطِئَ فِي خَبَالٍ مِنَ الْأَرْضِ , فَصُرِعَ فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَالصَّوَابُ مِنْ ذَلِكَ قَوْلُ مَنْ رَوَاهُ عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , مُرْسَلًا
594: Muhammad bin Makhlad menceritakannya kepada kami, Ibrahim bin Muhammad Al Atiq mengabarkan kepada kami, Daud bin Al Muhabbar mengabarkan kepada kami, Ayyub bin Khuth mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Anas, ia mengatakan, "Rasulullah SAW sedang mengimami kami shalat, lalu datanglah seorang laki-laki buta, lalu ia menginjak gundukan tanah sehingga terjatuh, maka sebagian orang pun tertawa. Lalu Rasulullah SAW memerintahkan agar mereka yang tertawa mengulangi wudhu dan shalat." Yang benar dari ini ada ungkapan yang menyatakan dari Qatadah dari Abu Al Aliyah secara mursal.
Sunan ad-Daruquthni (118627)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
594 : Isnadnya lemah sekali: Lihat keterangan yang lalu. Di dalam sanadnya terdapat Daud bin Al Muhabbar, menurut Ahmad, "Ia tidak mengetahui apa itu hadits (atau bukan)." Ibnu Al Madini mengatakan, "Haditsnya menguap." Abu Zur'ah dan yang lainnya mengatakan, "Ia lemah." Abu Hatim mengatakan, "Ia menghilangkan hadits. Tidak tsiqah." Al Mizan (2/2646). Gurunya adalah Ayyub bin Khauth Al Bashri, ia haditsnya ditinggalkan, At-Taqrib (1/90); Adh-Dhu'afa (26).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِذَلِكَ الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ الْجُرْجَانِيُّ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا مَعْمَرٌ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ الرِّيَاحِيِّ , أَنَّ أَعْمَى تَرَدَّى فِي بِئْرٍ , وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ , فَضَحِكَ بَعْضُ مَنْ كَانَ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ضَحِكَ مِنْهُمْ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
595: Al Husain bin Isma'il menyampaikan ini kepada kami, Al Hasan bin Abu Ar-Rabi' Al Jurjani mengabarkan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah Ar-Rayahi: "Bahwa. seorang buta terjatuh ke dalam sumur, sementara Nabi SAW sedang mengimami para sahabatnya, lalu sebagian orang yang sedang shalat bersama Nabi SAW itu tertawa, maka Nabi SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118628)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
595 : Isnadnya hasan mursal: Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ الْحَرْبِيُّ , نا بِشْرُ بْنُ آدَمَ , وَخَلَفُ بْنُ هِشَامٍ , قَالَا: نا أَبُو عَوَانَةَ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ , فَجَاءَ ضَرِيرٌ فَتَرَدَّى فِي بِئْرٍ فَضَحِكَ الْقَوْمُ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِينَ ضَحِكُوا «أَنْ يُعِيدُوا الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».
596: Utsman bin Muhammad bin Bisyr merfceritakan kepada kami, Ibrahim bin Ishaq Al Harbi mengabarkan kepada kami, Bisyr bin Adam dan Khalaf bin Hisyam mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Abu Awanah mengabarkan kepada kami, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Rasulullah SAW sedang shalat mengimami para sahabatnya, lalu datanglah seorang buta yang kemudian jatuh ke dalam sumur, lalu orang-orang pun tertawa, maka Rasulullah SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118629)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
596 : Isnadnya hasan mursal: Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , وَعُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , قَالَا: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ , ثنا عَبْدُ الْوَهَّابِ , عَنْ سَعِيدٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ.
597: Muhammad bin Isma'il Al Farisi dan Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Yahya bin Abu Thalib menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab menceritakan kepada kami, dari Sa'id, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW, serupa itu.
Sunan ad-Daruquthni (118630)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا بُنْدَارٌ , نا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ , عَنْ سَعِيدٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ. [ص:301]
598: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Bundar mengabarkan kepada kami, Ibnu Abi Adi mengabarkan kepada kami, dari Sa'id, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW, serupa itu.
Sunan ad-Daruquthni (118631)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ , أنا إِبْرَاهِيمُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا أَبُو حَفْصٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ بَشِيرٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , مِثْلَهُ.
599: Utsman menceritakan kepada kami, Ibrahim mengabarkan kepada kami, Al Hasan bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami, Abu Hafsh menceritakan kepada kami, dari Sa'id bin Basyir, dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118632)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ , نا إِبْرَاهِيمُ , ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ , نا مُعْتَمِرٌ , عَنْ سَلْمٍ يَعْنِي ابْنَ أَبِي الذَّيَّالِ , عَنْ قَتَادَةَ , قَالَ: بَلَغَنَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ. وَهَذَا هُوَ الصَّحِيحُ عَنْ قَتَادَةَ , اتَّفَقَ عَلَيْهِ مَعْمَرٌ , وَأَبُو عَوَانَةَ , وَسَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ , وَسَعِيدُ بْنُ بَشِيرٍ , فَرَوَوْهُ عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , وَتَابَعَهُمْ عَلَيْهِ سَلْمُ بْنُ أَبِي الذَّيَّالِ , عَنْ قَتَادَةَ فَأَرْسَلَهُ , فَهَؤُلَاءِ خَمْسَةٌ ثِقَاتٌ رَوَوْهُ عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ مُرْسَلًا , وَأَيُّوبُ بْنُ خُوطٍ , وَدَاوُدُ بْنُ الْمُحَبَّرِ , وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ وَالْحَسَنُ بْنُ دِينَارٍ كُلُّهُمْ مَتْرُوكُونَ , وَلَيْسَ فِيهِمْ مَنْ يَجُوزُ الِاحْتِجَاجُ بِرِوَايَتِهِ لَوْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مُخَالِفٌ , فَكَيْفَ وَقَدْ خَالَفَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ خَمْسَةٌ ثِقَاتٌ مِنْ أَصْحَابِ قَتَادَةَ , وَأَمَّا حَدِيثُ الْحَسَنِ بْنِ دِينَارٍ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ , عَنْ أَبِيهِ فَهُوَ بَعِيدٌ مِنَ الصَّوَابِ أَيْضًا , وَلَا نَعْلَمُ أَحَدًا تَابَعَهُ عَلَيْهِ , وَقَدْ رَوَاهُ عَبْدُ الْكَرِيمِ أَبُو أُمَيَّةَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , وَعَبْدُ الْكَرِيمِ مَتْرُوكٌ , وَالرَّاوِي لَهُ عَنْهُ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْحُصَيْنِ وَهُوَ ضَعِيفٌ أَيْضًا , وَقَدْ رَوَاهُ عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ الْمَكِّيُّ الْمَعْرُوفُ بِسُنْدُلٍ وَهُوَ ضَعِيفٌ ذَاهِبُ الْحَدِيثِ , عَنْ عَمْرِو بْنِ عُبَيْدٍ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَّا حَدِيثُ عَبْدِ الْكَرِيمِ
600: Utsman menceritakan kepada kami, Ibrahim mengabarkan kepada kami, Ubaidullah menceritakan kepada kami, Mu'tamir mengabarkan kepada kami, dari Salm, yakni Ibnu Abi Adz-Dzayyal, dari Qatadah, ia mengatakan, "Telah sampai kepada kami dari Nabi SAW, seperti itu." Inilah yang shahih dari Qatadah, telah disepakati oleh Ma'mar, Abu Awanah, Sa'id bin Abu Arubah dan Sa'id bin Basyir, mereka meriwayatkannya dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah. Salm bin Abu Adz-Dzayyal memutaba‘ah riwayat mereka itu dari Qatadah, namun mursal, sedangkan kelima orang tadi tsiqah, mereka meriwayatkannya dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah secara mursal. Adapun Ayyub bin Khuth, Daud bin Al Muhabbar, Abdurrahman bin Amr bin Jabalah dan Al Hasan bin Dinar, semuanya matruk (haditsnya ditinggalkan), tidak ada seorang pun dari mereka yang riwayatnya boleh dijadikan argumen walaupun tidak ada yang raenyelisihinya, sementara pada riwayat ini, masing-masing mereka diselisihi oleh kelima orang yang tsiqah tadi dari para sahabat Qatadah. Sedangkan hadits Al Hasan bin Dinar, dari Al Hasan, dari Abu Al Malih, dari ayahnya, juga jauh dari kebenaran. Kami tidak mengetahui seorang pun yang memutaba‘ahnya,. Abdul Karim Abu Umayyah telah meriwayatkannya dari Al Hasan, dari Abu Hurairah, namun Abdul Karim matruk, dan orang yang meriwayatkan hadits ini darinya adalah Abdul Aziz bin Al Hushain, ia juga lemah. Hadits ini diriwayatkan juga oleh Umar bin Qais Al Makki yang dikenal dengan sebutan Sandal, ia juga lemah, kerap mengilangkan hadits, ia meriwayatkannya dari Amr bin Ubaid, dari Al Hasan, dari Imran bin Hushain, dari Nabi SAW. Adapun hadits Abdul Karim:
Sunan ad-Daruquthni (118633)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
فَحَدَّثَنَا بِهِ أَبُو هُرَيْرَةَ الْأَنْطَاكِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ حَمْزَةَ , نا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى , نا أَيُّوبُ , نا الْهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْحُصَيْنِ , عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا قَهْقَهَ أَعَادَ الْوُضُوءَ وَأَعَادَ الصَّلَاةَ». وَأَمَّا حَدِيثُ عُمَرَ بْنِ قَيْسٍ
601: Abu Huraiah Al Anthaki menceritakannya kepada kami, Muhammad bin Ah bin Hamzah menceritakan kepada kami, Imran bin Musa bin Ayyub mengabarkan kepada kami, Al Haitsam bin Jamil mengabarkan kepada kami, Abdul Aziz bin Al Hushain mengabarkan kepada kami, dari Abdul Karim, dari Al Hasan, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Apabila tertawa, maka mengulangi wudhu dan mengulangi shalat." Adapun hadits Umar bin Qais:
Sunan ad-Daruquthni (118634)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
601 : Isnadnya lemah sekali lagi terputus: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/194) dan di dalam Al Ilal (1/368); Al Khathib di dalam Tarikhnya (9/379) dari Abdul Aziz bin Hushain. Saya katakan: Abdul Aziz bin Hushain, menurut An-Nasa'i, "Haditsnya ditinggalkan." Yahya mengatakan, "Tidak sama dengan falas." Gurunya adalah Abdul Karim bin Umayyah, menurut Ahmad dan Yahya, "Tidak dianggap." As-Sa'di mengatakan, "Tidak tsiqah." Cacat lain pada hadits ini, bahwa Al Hasan Al Bashri mentadlis dan meriwayatkan secara mu'an'an, dan ia tidak mendengar dari Abu Hurairah.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
فَحَدَّثَنَا بِهِ الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى بْنِ حَنَّانٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ قُتَيْبَةَ , حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ , ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ إِسْمَاعِيلَ , نا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ التَّرْخُمِيُّ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْعَلَاءِ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ عُمَرَ بْنِ قَيْسٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ عُبَيْدٍ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ قَرْقَرَةً فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَقَالَ الْحَسَنُ بْنُ قُتَيْبَةَ: إِذَا قَهْقَهَ الرَّجُلُ أَعَادَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ. وَحَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ شَيْخٌ لِأَهْلِ الْمِصِّيصَةِ يُقَالُ لَهُ: سُفْيَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْفَزَارِيُّ وَكَانَ ضَعِيفًا سِيءَ الْحَالِ فِي الْحَدِيثِ , حَدَّثَ بِهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَهْبٍ , عَنْ يُونُسَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ أَرْقَمَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ أَنَسٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَلِكَ.
602: Al Husain bin Isma'il menceritakannya kepada kami, Muhammad bin Isa bin Hayyan menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Qutaibah mengabarkan kepada kami, Umar bin Qais menceritakan kepada kami {h}, Muhammad bin Ali bin Isma'il menceritakan kepada kami, Sa'id bin Muhammad At-Tarkhumi mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Al 'Ala' mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Ayyasy mengabarkan kepada kami, dari Umar bin Qais, dari Amr bin Ubaid, dari Al Hasan, dari Imran bin Hushain, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa tertawa terbahak-bahak di dalam shalat, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan shalat'." Al Hasan bin Qutaibah mengatakan, "Apabila seseorang tertawa (ketika shalat), maka ia mengulangi wudhu dan shalat." Hadits ini disampaikan oleh seorang Syaikh kepada warga Al Mishshishah, yaitu yang biasa dipanggil Sufyan bin Muhammad Al Fazari, ia seorang yang lemah dan bersikap buruk dalam masalah hadits. Ia menyampaikannya dari Abdullah bin Wahb, dari Yunus, dari Az-Zuhri, dari Sulaiman bin Arqam, dari Al Hasan, dari Anas bin Malik, dari Nabi SAW, hadits tersebut.
Sunan ad-Daruquthni (118635)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
602 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam Al ‗Ilal (1/370) dari Umar bin Qais; Diriwayatkan juga oleh Ibnu Adi (5/762) dari Amr bin Qais. Saya katakan: Amr bin Qais Sandul haditsnya ditinggalkan. Adapun Isma'il bin Ayyasy jujur dalam meriwayatkan dari penduduk negerinya sendiri namun kacau dari yang lainnya, dan ini termasuk di antaranya.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْحَسَنِ , حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ الصُّوفِيُّ , نا سُفْيَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَأَحْسَنُ حَالَاتِ سُفْيَانَ بْنِ مُحَمَّدٍ أَنْ يَكُونَ وَهِمَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ , عَلَى ابْنِ وَهْبٍ إِنْ لَمْ يَكُنْ تَعَمَّدَ ذَلِكَ فِي قَوْلِهِ: عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ أَنَسٍ. فَقَدْ رَوَاهُ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنِ ابْنِ وَهْبٍ , عَنْ يُونُسَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنِ الْحَسَنِ , مُرْسَلًا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , مِنْهُمْ: خَالِدُ بْنُ خِدَاشٍ الْمُهَلَّبِيُّ , وَمَوْهِبُ بْنُ يَزِيدَ , وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَهْبٍ. وَغَيْرُهُمْ لَمْ يَذْكُرْ أَحَدٌ مِنْهُمْ فِي حَدِيثِهِ عَنِ ابْنِ وَهْبٍ فِي الْإِسْنَادِ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ وَلَا ذَكَرَ فِيهِ بَيْنَ الزُّهْرِيِّ , وَالْحَسَنِ , سُلَيْمَانَ بْنَ أَرْقَمَ , وَإِنْ كَانَ ابْنُ أَخِي الزُّهْرِيِّ , وَابْنُ أَبِي عَتِيقٍ قَدْ رَوَيَاهُ عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ أَرْقَمَ , عَنِ الْحَسَنِ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَهَذِهِ أَقَاوِيلٌ أَرْبَعَةٌ عَنِ الْحَسَنِ كُلُّهَا بَاطِلَةٌ؛ لِأَنَّ الْحَسَنَ إِنَّمَا سَمِعَ هَذَا الْحَدِيثَ مِنْ حَفْصِ بْنِ سُلَيْمَانَ الْمِنْقَرِيِّ , عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ الرِّيَاحِيِّ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
603: Muhammad bin Ahmad bin Al Hasan menceritakannya kepada kami, Ahmad bin Al Husain Ash-Shufi menceritakan kepada kami, Sufyan bin Muhammad mengabarkan kepada kami, kondisi terbaik Sufyan bin Muhammad adalah mengira-ngira dalam hadits ini, terhadap Ibnu Wahb, kalaupun ia tidak terbiasa melakukannya begitu, yaitu pada ucapannya: Dari Al Hasan, dari Anas. Karena yang lainnya, lebih dari satu orang telah meriwayatkan hadits ini dari Ibnu Wahb, dari Yunus, dari Az-Zuhri, dari Al Hasan secara mursal, dari Nabi SAW, di antaranya adalah Khalid bin Khidasy Al Muhallibi, Mauhib bin Yazid, Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb dan Iain-lain, tidak seorang pun dari mereka yang di dalam haditsnya yang berasal dari Ibnu Wahb menyebutkan di dalam isnadnya: Anas bin Malik, dan tidak pula menyebutkan Sulaiman bin Arqam di antara Az-Zuhri dan Al Hasan, walapun putra saudaranya Az-Zuhri dan Ibnu Abi Atiq telah meriwayatkannya dari Az-Zuhri dari Sulaiman bin Arqam dari Al Hasan secara mursal dari Nabi SAW, keempat ungkapan dari Al Hasan ini semuanya batil, karena sebenarnya Al Hasan mendengar hadits ini dari Hafsh bin Sulaiman Al Minqari, dari Hafshah binti Sirin, dari Abu Al Aliyah Ar-Rayahi secara mursal dari Nabi SAW.
Sunan ad-Daruquthni (118636)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
603 : Riwayat Sufyan bin Muhammad Al Fazari, diriwayatkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/194) dan di dalam Al 'Ilal (1/370) dari jalur Ahmad bin Al Husain Ash-Shufi: Sufyan bin Muhammad Al Fazari menyampaikan kepada kami, ia mengatakan: Ibnu Wahb menyampaikan kepada kami, Yunus bin Yazid menyampaikan kepadaku, dari Az-Zuhri, dari Abu Mu'adz, dari Al Hasan, dari Anas bin Malik secara marfu'.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِذَلِكَ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ الْوَرَّاقُ , نا خَالِدُ بْنُ خِدَاشٍ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ هِشَامٍ , عَنِ الْحَسَنِ , قَالَ: بَيْنَمَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِذْ جَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ ضُرٌّ , أَوْ قَالَ: أَعْمَى فَوَقَعَ فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ فَأَمَرَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». فَذَكَرْتُهُ لِحَفْصِ بْنِ سُلَيْمَانَ , فَقَالَ: أَنَا حَدَّثْتُ بِهِ الْحَسَنَ , عَنْ حَفْصَةَ , فَهَذَا هُوَ الصَّوَابُ عَنِ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ مُرْسَلًا.
604: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakannya kepada kami, Muhammad bin Ali Al Warraq mengabarkan kepada kami, Khalid bin Khidasy mengabarkan kepada kami, Hammad bin Zaid mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari Al Hasan, ia menuturkan, "Ketika Nabi SAW sedang shalat, tiba-tiba seorang laki-laki buta jatuh ke dalam sumur, lalu orang-orang pun tertawa, maka beliau memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Kemudian aku ceritakan ini kepada Hafsh bin Sulaiman, ia pun mengatakan, "Aku menerimanya dari Al Hasan, dari Hafshah." Inilah yang benar dari Al Hasan Al Bashri secara mursal.
Sunan ad-Daruquthni (118637)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
604 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو عَلِيُّ إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِسْحَاقَ الْقَاضِي , ثنا عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ , قَالَ: قَالَ لِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ: هَذَا الْحَدِيثَ يَدُورُ عَلَى أَبِي الْعَالِيَةِ , فَقُلْتُ: قَدْ رَوَاهُ الْحَسَنُ مُرْسَلًا , فَقَالَ: حَدَّثَنِي حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ حَفْصِ بْنِ سُلَيْمَانَ الْمِنْقَرِيِّ , قَالَ: أَنَا حَدَّثْتُ بِهِ الْحَسَنَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , فَقُلْتُ: فَقَدْ رَوَاهُ إِبْرَاهِيمُ مُرْسَلًا , فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ , حَدَّثَنِي شَرِيكٌ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , قَالَ: أَنَا حَدَّثْتُ بِهِ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , فَقُلْتُ: قَدْ رَوَاهُ الزُّهْرِيُّ مُرْسَلًا , فَقَالَ: قَرَأْتُهُ فِي كِتَابِ ابْنِ أَخِي الزُّهْرِيِّ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ أَرْقَمَ عَنِ الْحَسَنِ
605: Abu Ali Isma'il bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Isma'il bin Ishaq Al Qadhi mengabarkan kepada kami, Ali bin Al Madini menceritakan kepada kami, ia mengatakan: Abdurrahman bin Mahdi mengatakan kepadaku, "Hadits ini berotasi pada Abu Al Aliyah." Lalu aku katakan, "Al Hasan telah meriwayatkannya secara mursal.‘ Ia pun berkata, "Hammad bin Zaid menceritakan kepadaku, dari Hafsh bin Sulaiman Al Minqari, ia mengatakan, 'Aku menerimanya dari Al Hasan, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah'." Aku katakan kgi, "Ibrahim juga telah meriwayatkannya secara mursal." Abdurrahman berkata, "Syarik menceritakan kepadaku, dari Abu Hasyim, ia mengatakan, 'Aku menerimanya dari Ibrahim, dari Abu Al Aliyah." Lalu aku katakan, "Az-Zuhri juga telah meriwayatkannya secara mursal." Ia pun berkata, "Aku telah membaca di dalam kitab keponakanku Az-Zuhri: Dari Az-Zuhri, dari Sulaiman bin Arqam, dari Al Hasan."
Sunan ad-Daruquthni (118638)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو الْأَزْهَرِ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا ابْنُ أَخِي ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ عَمِّهِ , حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ أَرْقَمَ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
606: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abu Al Azhar mengabarkan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, Putra saudaranya Ibnu Syihab mengabarkan kepada kami, dari pamannya, ia mengatakan: Sulaiman bin Arqam menceritakan kepadaku, dari Al Hasan bin Abu Al Hasan: "Bahwa Nabi SAW memerintahkan orang yang tertawa di dalam shalat agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118639)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
606 : Isnadnya lemah sekali lagi mursal: Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Sulaiman bin Arqam, ia haditsnya ditinggalkan, dan disebutkan di dalam At-Taqrib (1/322), "Ia lemah."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ , نا أَبُو الْحَسَنِ الْبُزَيْعِيُّ بِالْمِصِّيصَةِ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ الْوَاقِدِيُّ , قَالَ: قَرَأْتُ فِي صَحِيفَةٍ عِنْدَ آلِ أَبِي عَتِيقٍ: نا ابْنُ شِهَابٍ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ أَرْقَمَ , عَنِ الْحَسَنِ قَالَ: بَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِذْ جَاءَ رَجُلٌ فَوَقَعَ فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
607: Abu Bakar menceritakan kepada kami, Abu Al Hasan Al Bazi'i menceritakan kepada kami di Mishshisah, Muhammad bin Umar Al Waqidi mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Aku membaca dalam lembaran yang ada pada keluarga Abu Atiq: Ibnu Syihab mengabarkan kepada kami, dari Sulaiman bin Arqam, dari Al Hasan, ia mengatakan, "Ketika Nabi SAW sedang shalat, tiba-tiba sprang laki-laki terjauh ke dalam sumur, maka sebagian orang pun tertawa, lalu Rasulullah SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118640)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
607 : Isnadnya lemah sekali lagi mursal: Di dalam sanadnya terdapat Sulaiman bin Arqam, sementara Al Waqidi lemah.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَأَمَّا حَدِيثُ ابْنُ وَهْبٍ , عَنْ يُونُسَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنِ الْحَسَنِ مُرْسَلًا , بِمُخَالَفَةِ مَا رَوَاهُ سُفْيَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْهُ , فَحَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , حَدَّثَنِي مَوْهَبُ بْنُ يَزِيدَ , نا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي يُونُسُ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنِ الْحَسَنِ , قَالَ: بَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي إِذْ جَاءَهُ رَجُلٌ فَوَقَعَ فِي حُفْرَةٍ , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ مَنْ يَضْحَكُ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
608: Adapun hadits Ibnu Wahab dan Yunus, dari Az-Zuhri, dari Al Hasan secara mursal berbeda dengan hadits yang diriwayatkan oleh Sufyan bin Muhammad darinya, yang mana Abu Bakar An-Naisaburi menceritakannya kepada kami: Mauhib bin Yazidmenceritakan kepadaku, Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami, Yunus mengabarkan kepadaku, dari Ibnu Syihab, dari Al Hasan, ia menuturkan, "Ketika Nabi SAW sedang shalat, tiba-tiba seorang laki-laki mendatanginya lalu ia terperosok ke dalam lubang, maka sebagian orang pun tertawa, lalu beliau memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118641)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
608 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَهْبٍ , ثنا عَمِّي , أَخْبَرَنِي يُونُسُ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ أَبِي الْحَسَنِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».
609: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb menceritakan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, Yunus mengabarkan kepadaku, dari Az-Zuhri, dari Al Hasan bin Abu Al Hasan: "Bahwa Nabi SAW memerintahkan orang yang tertawa di dalam shalat agar mengulangi wudhu dan shalat.'
Sunan ad-Daruquthni (118642)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
609 : Isnadnya hasan mursal. Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb jujur namun berubah di masa akhirnya, AtTaqrib (67).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ نا خَالِدُ بْنُ خِدَاشٍ نا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ: بَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي، مِثْلَ قَوْلِ مَوْهَبِ بْنِ يَزِيدَ , وَهَذَا هُوَ الصَّوَابُ عَنِ ابْنِ وَهْبٍ
610: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Khalid bin Khidasy mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami, dari Yunus, dari Az-Zuhri, dari Al Hasan, ,ia menuturkan, "Ketika Nabi sedang shalat" seperti redaksi Mauhib bin Yazid. Inilah yang benar dari Ibnu Wahb.
Sunan ad-Daruquthni (118643)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
610 : Isnadnya hasan mursal
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرِ بْنِ مَطَرٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْجَرْجَرَائيُّ , نا الْوَلِيدُ , ثنا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , قَالَ: «لَا وُضُوءَ فِي الْقَهْقَهَةِ وَالضَّحِكِ». فَلَوْ كَانَ مَا رَوَاهُ الزُّهْرِيُّ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَحِيحًا عَنِ الزُّهْرِيِّ , لَمَا أَفْتَى بِخِلَافِهِ وَضِدِّهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ. وَكَذَلِكَ رَوَاهُ هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ , عَنِ الْحَسَنِ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَقَدْ كَتَبْنَاهُ قَبْلَ هَذَا وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ مَعْبَدٍ الْجُهَنِيِّ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَوَهِمَ فِيهِ أَبُو حَنِيفَةَ عَلَى مَنْصُورٍ وَإِنَّمَا رَوَاهُ مَنْصُورُ بْنُ زَاذَانَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ , عَنْ مَعْبَدٍ , وَمَعْبَدٌ هَذَا لَا صُحْبَةَ لَهُ , وَيُقَالُ: إِنَّهُ أَوَّلُ مَنْ تَكَلَّمَ فِي الْقَدَرِ مِنَ التَّابِعِينَ , حَدَّثَ بِهِ عَنْ مَنْصُورٍ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ: غَيْلَانُ بْنُ جَامِعٍ , وَهُشَيْمُ بْنُ بَشِيرٍ , وَهُمَا أَحْفَظُ مِنْ أَبِي حَنِيفَةَ لِلْإِسْنَادِ
611: Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bisyr bin Mathar mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ash-Shabbah Al Jarjara'i mengabarkan kepada kami, Al Walid mengabarkan kepada kami, Syu'aib bin Abu Hamzah menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri, ia mengatakan, "Tidak mengharuskan wudhu karena tersenyum dan tertawa."' Seandainya apa yang diriwayatkan oleh Az-Zuhri dari Al Hasan dari Nabi SAW ini shahih menurut Az-Zuhri, tentu ia tidak akan memfatwakan yang bertentangan dengannya dan yang sebaliknya, wallahu a'lam. Demikian juga yang diriwayatkan oleh Hisyam bin Hassan, dari Al Hasan secara mursal dari Nabi SAW. Kami telah mencantumkannya sebelumnya, hadits ini diriwayatkan oleh Abu Hanifah dari Manshur bin Zadzan, dari Al Hasan, dari Ma'bad Al Juhani secara mursal dari Nabi SAW, yang mana Abu Hanifah memperkirakan di dalamnya terhadap Manshur, padahal sebenarnya Manshur bin Zadzan meriwayatkannya dari Muhammad bin Sirin, dari Ma'bad, dan Ma'bad bukanlah sahabat, namun ia orang yang pertama kali berbicara tentang takdir dari kalangan tabi'in, Ia menceritakannya dari Manshur, dari Ibnu Sirin Ghailan bin Jami' dan Husyaim bin Bashir, keduanya lebih menjaga isnad daripada Abu Hanifah.
Sunan ad-Daruquthni (118644)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
فَأَمَّا حَدِيثُ أَبِي حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورٍ , فَحَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , وَأَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , وَآخَرُونَ , قَالُوا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي كَثِيرٍ الْقَاضِي , حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ مَعْبَدٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: بَيْنَمَا هُوَ فِي الصَّلَاةِ إِذْ أَقْبَلَ أَعْمَى يُرِيدُ الصَّلَاةَ فَوَقَعَ فِي زُبْيَةٍ , فَاسْتَضْحَكَ الْقَوْمُ حَتَّى قَهْقَهُوا , فَلَمَّا انْصَرَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ كَانَ مِنْكُمْ قَهْقَهَ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
612: Adapun hadits Abu Hanifah dari Manshur, disampaikan kepada kami oleh Abu Bakar Asy-Syafi'i, Ahmad bin Muhammad bin Ziyad dan yang lainnya, mereka mengatakan: Isma'il bin Muhammad bin Abu Katsir Al Qadhi menceritakan kepada kami, Makki bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abu Hanifah mengabarkan kepada kami, dari Manshur bin Zadzan, dari Al Hasan, dari Ma'bad, dari Nabi SAW, ia menuturkan, "Ketika beliau sedang shalat, tiba-tiba datanglah seorang buta yang hendak shalat, lalu ia terjatuh ke dalam lubang, sehingga hal itu menyebabkan orangorang tertawa hingga terbahak-bahak. Selesai shalat, Nabi SAW bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian terbahak-bahak, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan shalat'"
Sunan ad-Daruquthni (118646)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
612 : Isnadnya lemah lagi mursal: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/196) dan di dalam Al ‗Ilal (1/371) dari Abu Hanifah. Ibnu Adi mengatakan, "Abu Hanifah salah dalam isnadnya karena ada tambahan Ma'bad. Asalnya dari Al Hasan mursal" Ibnu Sha'id mengatakan, "Dikatakan bahwa Al Hasan mendengar hadits ini dari Hafsh bin Sulaiman Al Munqiri dari Hafshah binti Sirin dari Abu Al Aliyah dari Nabi SAW." Saya katakan: Abu Hanifah lemah dalam masalah hadits sebagaimana yang telah dikemukakan. Sementara Ma'bad Al Juhani jujur, namun ahli bid'ah, dialah yang pertama kali memunculkan faham qadariyah di Bashrah, At-Taqrib (6801), ia seroang tabi'in dan meriwaytkan secara mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَأَمَّا حَدِيثُ غَيْلَانَ بْنِ جَامِعٍ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , بِمُخَالَفَةِ أَبِي حَنِيفَةَ عَنْهُ ,فَحَدَّثَنَا بِهِ الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الزُّهَيْرِيُّ أَبُو بَكْرٍ , نا يَحْيَى بْنُ يَعْلَى , نا أَبِي , نا غَيْلَانُ , عَنْ مَنْصُورٍ الْوَاسِطِيِّ هُوَ ابْنُ زَاذَانَ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , عَنْ مَعْبَدٍ الْجُهَنِيِّ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْغَدَاةَ فَجَاءَ رَجُلٌ أَعْمَى وَقَرِيبٌ مِنْ مُصَلَّى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِئْرٌ عَلَى رَأْسِهَا جُلَّةٌ , فَجَاءَ الْأَعْمَى يَمْشِي حَتَّى وَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ وَهُمْ فِي الصَّلَاةِ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَمَا قَضَى الصَّلَاةَ: «مَنْ ضَحِكَ مِنْكُمْ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَلْيُعِدِ الصَّلَاةَ»
613: Adapun hadits Ghailan bin Jami' dari Manshur bin Zadzan, berbeda dengan Abu Hanifah yang diriwayatkannya darinya. Hadits ini disampaikan kepada kami oleh Al Husain bin Isma'il dan Muhammad bin Makhlad, keduanya mengatakan: Muhammad bin Abdullah Az-Zuhairi Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Yahya bin Ya'la mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, Ghailan mengabarkan kepada kami, dari Manshur Al Wasithi yakni Ibnu Zadzan, dari Ibnu Sirin, dari Ma'bad Al Juhani, ia menuturkan, "Nabi SAW melaksanakan shalat Subuh, lalu seorang laki-laki datang, sementara di dekat tempat shalat Rasulullah SAW ada sebuah sumur, di atasnya diberi tutup, lalu orang buta itu berjalan hingga terjatuh ke dalamnya, maka sebagian orang pun tertawa, padahal mereka sedang shalat. Lalu selesai shalat, Nabi SAW bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian tertawa, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan mengulangi shalat'."
Sunan ad-Daruquthni (118647)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
613 : Isnadnya hasan mursal
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَأَمَّا حَدِيثُ هُشَيْمٍ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , بِمُخَالَفَةِ رِوَايَةِ أَبِي حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورٍ ,فَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , وَعَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةَ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ , نا هُشَيْمٌ , نا مَنْصُورٌ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , وَخَالِدٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي فَمَرَّ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ عَلَى بِئْرٍ عَلَيْهَا خَصَفَةٌ فَوَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ مَنْ كَانَ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ قَالَ: «مَنْ كَانَ مِنْكُمْ ضَحِكَ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». لَفْظُ زِيَادٍ.
614: Sedangkan hadits Husyaim: Dari Manshur bin Zadzan, dari Ibnu Sirin, berbeda dengan riwayat Abu Hanifah dari Manshur: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, dari Manshur, dari Ibnu Sirin, dari Khalid Al Hadzdza', dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ziyad bin Ayuub menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, Manshur menceritakan kepada kami, dari Ibnu Sirin darn Khalid, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW sedang shalat, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buruk melintasi sebuah sumur yang telah ditelakkan penutup di atasnya, lalu ia terjauh ke dalamnya, maka orang-orang yang di belakang Rasulullah SAW pun tertawa. Selesai shalat beliau bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian tertawa, maka hendaklah mengulangi wudhu dan shalat' ." Inilah lafazh Ziyad.
Sunan ad-Daruquthni (118648)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
614 : Isnadnya hasan mursal: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/196).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَحَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , ثنا الْهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ , نا هُشَيْمٌ , نا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , ح قَالَ: ثنا مَنْصُورٌ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِأَصْحَابِهِ ثُمَّ ذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ: فَتَرَدَّى فِيهَا فَضَحِكَ نَاسٌ خَلْفَهُ فَأَمَرَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ. وَهَذَا هُوَ الصَّحِيحُ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , وَقَوْلُ الْحَسَنِ بْنِ عُمَارَةَ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ , عَنْ أَبِيهِ خَطَأٌ قَبِيحٌ , وَقَدْ رَوَاهُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , وَوُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ , وَحَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , كَذَلِكَ
615: Abu Bakar An-Naisaburi juga menceritakannya kepada kami, Yusuf bin Sa'id menceritakan kepadaku, Haitsam bin Jamil menceritakan kepada kami, Husyaim mengabarkan kepada kami, Khalid Al Hadzdza' mengabarkan kepada kami, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah {h}, Manshur menceritakan kepada kami, dari Ibnu Sirin: "Bahwa Rasulullah SAW sedang shalat bersama para sahabatnya" lalu dikemukakan redaksi semakna, hanya saja ia menyebutkan dengan kalimat: "Lalu ia terjatuh ke dalamnya, maka orang-orang di belakang beliau pun tertawa, lalu Rasulullah SAW memerintahkan mereka" seperti itu. Inilah riwayat yang shahih dari Khalid Al Hadzdza‘ dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah. Adapun ucapan Al Hasan bin Umarah, dari Khalid Al Hadzdza', dari Abu Al Malih, dari ayahnya, adalah kekeliruan yang buruk, yang mana Sufyan Ats-Tsauri telah meriwayatkannya, juga Wuhaib bin Khalid dan Hammad bin Salamah dari Khalid Al Hadzdza‘, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.
Sunan ad-Daruquthni (118649)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو الْغَزِّيُّ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ أُمِّ الْهُذَيْلِ وَهِيَ حَفْصَةُ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي الصَّلَاةِ فَجَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ فَوَقَعَ فِي بِئْرٍ , فَضَحِكُوا مِنْهُ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».
616: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Yusuf As-Sulami dan Abdullah bin Muhammad bin Amr Al Ghazzi mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Muhammad bin Yusuf mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Khalid Al Hadzdza‘ dari Ummu Al Hudzail yaitu Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Rasulullah SAW sedang shalat, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buruk datang, lalu ia terjatuh ke dalam sumur, maka mereka tertawa karenanya, lalu Nabi SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118650)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
616 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ أَحْمَدَ الْمُؤَذِّنُ , نا السَّرِيُّ بْنُ يَحْيَى , نا عُبَيْدُ اللَّهِ , وَقَبِيصَةُ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ خَالِدٍ , عَنْ أُمِّ الْهُذَيْلِ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , بِهَذَا
617: Ja'far bin Ahmad Al Muadzdzin menceritakan kepada kami, As-Sari bin yahya mengabarkan kepada kami, Ubaidullah dan Qabishah mengabarkan kepada kami, dari Sufyan, dari Khalid, dari Ummu Al Hudzail, dari Abu Al Aliyah, hadits ini.
Sunan ad-Daruquthni (118651)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , نا حَجَّاجٌ , وَحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بَشِيرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , قَالَا: ثنا مُوسَى , وَابْنُ عَائِشَةَ , قَالُوا: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ , فَجَاءَ أَعْمَى فَوَطِئَ عَلَى خَصَفَةٍ عَلَى رَأْسِ بِئْرٍ فَتَرَدَّى فِي الْبِئْرِ , فَضَحِكَ بَعْضُ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْضَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَكَذَا رَوَاهُ وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ , عَنْ خَالِدٍ , وَأَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ
618: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Yusuf As-Sulami mengabarkan kepada kami, Hajjaj mengabarkan kepada kami. Dan Utsman bin Mauhammad bin Basyir menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Musa dan Ibnu Aisyah menceritakan kepada kami, mereka mengatakan: Hammad menceritakan kepada kami, dari Khalid Al Hadzdza', dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Nabi SAW sedang shalat bersama sahabatnya, lalu seorang buta datang, kemudian ia menginjak batas di tepi sumur, sehingga ia terjatuh ke dalam sumur, maka sebagian sahabat Rasulullah SAW tertawa, Rasulullah SAW lalu memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Demikian juga yang diriwayatkan Wuhaib bin Khalid, dari Khalid dan Ayyub AsSakhtiyani, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.
Sunan ad-Daruquthni (118652)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدِ بْنِ جَرِيرٍ , حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ بَكَّارٍ , حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ , نا أَيُّوبُ , وَخَالِدٌ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِأَصْحَابِهِ وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ فَوَقَعَ فِي الْبِئْرِ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَلَمَّا صَلَّى أَمَرَ كُلَّ مَنْ كَانَ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَكَذَلِكَ رَوَاهُ مَعْمَرٌ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ
619: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Sa'id bin Jarir mengabarkan kepada kami, Sahl bin Bakkar menceritakan kepada kami, Wuhaib menceritakan kepada kami, Ayyub dan Khalid mengabarkan kepada kami, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW shalat mengimami para sahabatnya, sementara di antara mereka ada seorang buta yang terjatuh ke dalam sumur, lalu sebagian dari para sahabat Nabi SAW itu tertawa. Selesai shalat, beliau memerintahkan setiap orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Demikian juga yang diriwayatkan Ma'mar dari Ayyub, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.
Sunan ad-Daruquthni (118653)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
619 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ , أنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا مَعْمَرٌ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , مِثْلَ حَدِيثِ مَعْمَرٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ. وَكَذَلِكَ رَوَاهُ مَطَرٌ الْوَرَّاقُ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ
620: Al Husain bin Isma'il menceritakannya kepada kami, Al Hasan bin Abu Ar-Rabi' mengabarkan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Ayyub, dari Hafshah binti Sinn, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW, seperti hadits Ma'mar dari Qatadah, dari Abu Al Aliyah. Demikian juga yang diriwayatkan Mathar Al Warraq dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.
Sunan ad-Daruquthni (118654)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبَانُ , نا مَطَرٌ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ إِذْ جَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ , فَمَرَّ عَلَى بِئْرٍ قَدْ غُشِيَ عَلَيْهَا فَوَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَكَذَلِكَ رَوَاهُ حَفْصُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمِنْقَرِيُّ الْبَصْرِيُّ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ
621: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakannya kepada kami, Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Musa bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Aban mengabarkan kepada kami, Mathar mengabarkan kepada kami, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Ketika Rasulullah SAW sedang shalat mengimami para sahabatnya, tiba-tiba seorang laki-laki yang penglihatannya buruk melewati sumur yang telah ditutupi bagian atasnya, lalu ia terjatuh ke dalamnya, maka sebagian orang-orang itu tertawa, kemudian Rasulullah SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Demikian juga yang diriwayatkan oleh Hafsh bin Sulaiman Al Minqari Al Bashri dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.
Sunan ad-Daruquthni (118655)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
621 : Isnadnya lemah: Di dalam sanadnya terdapat Mathar bin Thahman Al Warraq, ia jujur namun banyak salah, dan haditsnya dari 'Athaq lemah, At-Taqrib (6721).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا أَبُو النُّعْمَانِ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ حَفْصِ بْنِ سُلَيْمَانَ , عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ فَجَاءَ رَجُلٌ فَوَقَعَ عَلَى بِئْرٍ , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَيُعِيدَ الصَّلَاةَ». وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ , أَبِي الْعَالِيَةِ مُرْسَلًا , حَدَّثَ بِهِ عَنْهُ جَمَاعَةٌ مِنْهُمْ: سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , وَزَائِدَةُ بْنُ قُدَامَةَ , وَيَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ , وَحَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , وَرَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ , وَعَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ وَغَيْرُهُمْ , فَاتَّفَقُوا عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَرَوَاهُ خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَاسِطِيُّ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنْ رَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَلَمْ يُسَمِّ الرَّجُلَ وَلَا ذَكَرَ أَلَهُ صُحْبَةٌ أَمْ لَا؟ , وَلَمُ يَصْنَعْ خَالِدٌ شَيْئًا وَقَدْ خَالَفَهُ خَمْسَةٌ أَثْبَاتٌ ثِقَاتٌ حُفَّاظٌ وَقَوْلُهُمْ أَوْلَى بِالصَّوَابِ
622: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Abu An-Nu'man mengabarkan kepada kami, Hammad bin Zaid mengabarkan kepada kami, dari Hafsh bin Sulaiman, dari Hafshah binti Sirin, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW shalat mengimami para sahabatnya, lalu seorang lakilaki datang dan terjatuh ke dalam sumur, maka sebagian orang-orang itu tertawa, kemudian Rasulullah SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan mengulangi shalat." Hadits ini diriwayatkan juga oleh Hisyam bin Hassan dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah secara mursal. Sejumlah ulama telah menyampaikannya, di antaranya adalah Sufyan Ats-Tsauri, Zaidah bin Qudamah, Yahya bin Sa'id Al Qaththan, Hafsh bin Ghiyats, Rauh bin Ubadah, Abdul Wahhab bin Atha' dan Iain-lain. Mereka semua sama meriwayatkan dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW. Sementara Khalid bin Abdullah Al Wasithi meriwayatkannya dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari seorang laki-laki golongan Anshar, dari Nabi SAW, namun nama orang Anshar itu tidak disebutkan, dan tidak dinyatakan apakah orang tersebut pernah menyertai Nabi SAW atau tidak, dan Khalid tidak mengomentari apa-apa. Riwayatnya diselisihi oleh lima orang tsiqah lagi hafizh (penghafal hadits), ucapan mereka lebih mendekati kebenaran.
Sunan ad-Daruquthni (118656)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
622 : Isnadnya shahih mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
فَأَمَّا حَدِيثُ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ هِشَامٍ , فَحَدَّثَنَا بِهِ دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ , نا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنْ رَجُلٍ , مِنَ الْأَنْصَارِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ , فَمَرَّ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ فَتَرَدَّى فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِنَ الْقَوْمِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
623: Adapun hadits Khalid bin Abdullah dari Hisyam, 'Jisampaikan kepada kami oleh Da'laj bin Ahmad: Muhammad bin Ali bjn Zaid mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Manshur mengabarkan kepada kami, Khalid bin Abdullah mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dar Hassan, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari seorang laki-laki golongan Anshar: "Bahwa Rasulullah SAW shalat mengimami para sahabatilya, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buruk lewat dan terjatuh ke dalam sumur, maka sebagian dari orang-orang itu tertawa, kemudian Rasulullah SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118657)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
623 : Isnadnya hasan mursal: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/195) dari jalur pengarang.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
أَمَا حَدِيثُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَمَنْ تَابَعَهُ , عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ , بِمُخَالَفَةِ رِوَايَةِ خَالِدٍ عَنْهُ , فَحَدَّثَنِي الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , نا وَكِيعٌ , نا سُفْيَانُ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ مَنْ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
624: Sedangkan hadits Sufyan Ats-Tsauri dan yang menguatkannya, dari Hisyam bin Hassan, berbeda dengan riwayat Khalid darinya: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepadaku, Abu Hisyam Ar-Rifa'i mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118658)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
624 : Isnadnya lemah: Abu Hisyam Ar-Rifa'i adalah Muhammad bin Yazid bin Muhammad bin Katsir, ia tidak kuat. Disebutkan oleh Ibnu Adi termasuk gurunya Al Bukhari, sementara Al Khathib menyatakan bahwa Al Bukhari meriwayatkan darinya namun Al Bukhari mengatakan, "Aku melihat mereka sepakat melemahkannya." At-Taqrib (6421).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مُعَاوِيَةُ , نا زَائِدَةُ , ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ , نا زَائِدَةُ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي , فَتَرَدَّى فِي حُفْرَةٍ كَانَتْ فِي الْمَسْجِدِ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِنْهُمْ , فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ أَمَرَ مَنْ كَانَ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».
625: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ja'far bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Mu'awiyah mengabarkan kepada kami, Zaidah mengabarkan kepada kami {h} Abu Bakar An-Naisaburi mengabarkan kepada kami, Yusuf bin Sa'id menceritakan kepadaku, Ahmad bin Yunus menceritakan kepada kami, Zaidah mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Seorang laki-laki yang penglihatannya buruk datang lalu masuk masjid, sementara Rasulullah SAW sedang shalat, lalu orang itu terjatuh ke dalam lubang yang ada di masjid, maka sebagian orang di antara mereka (jama'ah) tertawa. Selesai shalat, beliau memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118659)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
625 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , أنا عُبَيْدُ اللَّهِ , نا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ.
626: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Ubaidullah mengabarkan kepada kami, Yazid bin Zurai' mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118660)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , وَعُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , قَالَا: نا يَحْيَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ , أنا عَبْدُ الْوَهَّابِ , أنا هِشَامٌ , عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
627: Muhammad bin Ism'ail Al Farisi dan Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Yahya bin Abu Thalib mengabarkan kepada kami, Abdul Wahhab mengabarkan kepada kami, Hisyam mengabarkan kepada kami, dari Hafshah binti Sirin, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118661)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَرَوَاهُ أَبُو هَاشِمٍ الرُّمَّانِيُّ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , حَدَّثَنَا الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , نا وَكِيعٌ , نا أَبِي ح وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْحَسَّانِيُّ , ثنا وَكِيعٌ , نا أَبِي , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ أَعْمَى وَقَعَ فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ بَعْضُ مَنْ كَانَ خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
628: Abu Hasyim Ar-Rummani meriwayatkannya dari Abu Al Aliyah: Al Qadhi Al Husain Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Hisyam Ar-Rifa'i mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami {h} Muhammad bin Makhlad mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Isma'il Al Hassani menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Abu Hasyim, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa seorang buta terjatuh ke dalam sumur, lalu sebagian orang yang berada di belakang Nabi SAW tertawa, maka Rasulullah SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118662)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
628 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَحْمَدَ بْنِ الْجُنَيْدِ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , فِيمَا أَرَى عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ صَلَاةَ الْفَجْرِ أَوْ بَعْضَ صَلَاةِ اللَّيْلِ , وَكَانَ فِي الْمَسْجِدِ بِئْرٌ وَكَانَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ ضُرٌّ فَوَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ النَّاسُ , فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ قَالَ: «مِمَّا ضَحَكْتُمْ؟» فَأَخْبَرُوهُ , فَقَالَ: «مَنْ ضَحِكَ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
629: Ahmad bin Al Husain bin Muhammad bin Ahmad bin Al Junaid menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Jarir mengabarkan kepada kami, dari Manshur, dari Abu Hasyim, yang menurutku, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Ketika Nabi SAW mengimami orang-orang shalat Subuh atau sebagian shalat malam, sementara di dalam masjid terdapat sumur, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buta terjatuh ke dalamnya, maka orang-orang pun tertawa. Selesai shalat, beliau bersabda, 'Mengapa kalian tertawa'? Mereka pun memberitahu beliau, maka beliau bersabda, 'Barangsiapa yang tertawa, hendaklah ia mengulangi wudhu dan shalat.
Sunan ad-Daruquthni (118664)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
629 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ , نا أَبُو الْأَحْوَصِ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: ضَحِكَ نَاسٌ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: «مَنْ ضَحِكَ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
630: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Shalih mengabarkan kepada kami, Abu Al Ahw'ash mengabarkan kepada kami, dari Manshur, dari Abu Hasyim, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Orang-orang yang di belakang Rasulullah SAW tertawa, lalu beliau bersabda, 'Barangsiapa tertawa, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan shalat'."
Sunan ad-Daruquthni (118665)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
630 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْحَسَّانِيُّ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا أَبُو هِشَامٍ , قَالَا: نا وَكِيعٌ , عَنْ شَرِيكٍ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , وَقَالَ أَبُو هِشَامٍ: عَنْ وَكِيعٍ , قَالَ شَرِيكٌ: سَمِعْتُهُ مِنْ أَبِي هَاشِمٍ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ أَنَّ أَعْمَى وَقَعَ فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِمَّنْ كَانَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَرَهُمْ «أَنْ يُعِيدُوا الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
631: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Isma'il Al Hassani mengabarkan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Abu Hisyam Ar-Rifa'I mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Waki' mengabarkan kepada kami, dari Syarik, dari Abu Hasyim. Dan Abu Hisyam mengatakan: Dari Waki': Syarik mengatakan: Aku mendengarnya dari Abu Hasyim, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa seorang buta terjatuh ke dalam sumur, lalu sebagian orang yang (sedang shalat) bersama Nabi SAW tertawa, maka beliau memerintahkan mereka agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118666)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
631 : Isnadnya lemah dan mursal: Di dalam sanadnya terdapat Abu Hisyam Ar-Rifa'i, ia tidak kuat. Syarik adalah Ibnu Abdullah Al Qadhi, ia jujur namun banyak salah, hafalannya berubah semenjak menjabat sebagai qadhi di Kufah, ia seorang yang adil, utama, ahli ibadah dan tegas terhadap ahli bid'ah, At-Taqrib (2795).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , أنا أَبُو نُعَيْمٍ , وَهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ , قَالَا: نا شَرِيكٌ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ , وَفِي الْمَسْجِدِ بِئْرٌ عَلَيْهَا جُلَّةٌ , فَجَاءَ أَعْمَى فَسَقَطَ فِيهَا , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»
632: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yusuf bin Sa'id mengabarkan kepada kami, Abu Nu'aim dan Haitsam bin Jamil mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Syarik mengabarkan kepada kami, dari Abu Hasyim, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Nabi SAW sedang shalat, sementara di masjid terdapat sumur yang telah ditutupi atasnya, lalu seorang buta datang kemudian terjatuh ke dalamnya, maka sebagian orang pun tertawa. Lalu Nabi SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118667)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
632 : Isnadnya lemah dan mursal karena kelemahan Syarik Al Qadhi.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , نا أَبُو مُعَاوِيَةَ , ثنا الْأَعْمَشُ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ , فَعَثَرَ فَتَرَدَّى فِي بِئْرٍ , فَضَحِكُوا فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».
633: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Harb mengabarkan kepada kami, Abu Mu'awiyah mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Ibrahim, ia menuturkan, "Seorang laki-laki buta datang, sementara Nabi SAW sedang shalat, lalu ia tersandung hingga terjatuh ke dalam sumur, maka mereka (para jama'ah) pun tertawa. Lalu Nabi SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118668)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
633 : Isnadnya hasan mursal.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ الْقَاضِي , نا عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ , قَالَ: قُلْتُ لِعَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَهْدِيٍّ: رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ إِبْرَاهِيمُ مُرْسَلًا؟ , فَقَالَ: حَدَّثَنِي شَرِيكٌ , عَنْ أَبِي هَاشِمٍ , قَالَ: أَنَا حَدَّثْتُ بِهِ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , رَجَعَ حَدِيثُ إِبْرَاهِيمَ الَّذِي أَرْسَلَهُ إِلَى أَبِي الْعَالِيَةِ , لِأَنَّ أَبَا هَاشِمٍ ذَكَرَ أَنَّهُ حَدَّثَهُ بِهِ عَنْهُ , قَالَ أَبُو الْحَسَنِ: رَجَعَتْ هَذِهِ الْأَحَادِيثُ كُلُّهَا الَّتِي قَدَّمْتُ ذِكْرَهَا فِي هَذَا الْبَابِ إِلَى أَبِي الْعَالِيَةِ الرِّيَاحِيِّ وَأَبُو الْعَالِيَةِ فَأَرْسَلَ هَذَا الْحَدِيثَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يُسَمِّ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ رَجُلًا سَمِعَهُ مِنْهُ عَنْهُ , وَقَدْ رَوَى عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ وَكَانَ عَالِمًا بِأَبِي الْعَالِيَةِ وَبِالْحَسَنِ , فَقَالَ: لَا تَأْخُذُوا بِمَرَاسِيلِ الْحَسَنِ وَلَا أَبِي الْعَالِيَةِ فَإِنَّهُمَا لَا يُبَالِيَانِ عَنْ مَنْ أَخَذَا.
634: Isma'il bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Isma'il Al Qadhi mengabarkan kepada kami, Ali bin Al Madini mengabarkan kepada kami, ia mengaakan, "Aku katakan kepada Abdurrahman bin Mahdi, 'Ibrahim meriwayatkan hadits ini secara mursal.' Ia pun berkata, 'Syarik menceritakan kepadaku, dari Abu Hasyim, ia menuturkan, 'Aku menerima hadits ini dari Ibrahim dari Abu Al Aliyah.' Hadits Ibrahim yang mursal itu kembali kepada Abu Al Aliyah, karena Abu Hasyim menyebutkan bahwa ia menceritakannya darinya." Al Al Hasan mengatakan, "Jadi hadits-hadits yang telah kami kemukakan pada bab ini semuanya kembali kepada Abu Al Aliyah Ar-Rayani, sementara Abu Al Aliyah meriwayatkan hadits ini secara mursal dari Nabi SAW dengan tidak menyebutkan seseorang di antara dirinya dan Nabi SAW yang mendengar hadits ini dari beliau. Ashim bin Al Ahwal meriwayatkan dari Muhammad bin Sirin, dan ia mengetahui Abu Al Aliyah dan Al Hasan, ia mengatakan, "Janganlah kalian mengambil riwayat mursal dari Al Hasan dan jangan pula dari Abu Al Aliyah, sesungguhnya keduanya tidak peduli dari siapa keduanya menerima riwayat."
Sunan ad-Daruquthni (118669)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِذَلِكَ مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا صَالِحُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ , نا عَلِيُّ بْنُ الْمَدِينِيِّ , سَمِعْتُ جَرِيرًا , وَذَكَرَ عَنْ رَجُلٍ , عَنْ عَاصِمٍ , قَالَ: قَالَ لِي ابْنُ سِيرِينَ: " مَا حَدَّثْتَنِي , فَلَا تُحَدِّثْنِي عَنْ رَجُلَيْنِ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ: عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , وَالْحَسَنِ؛ فَإِنَّهُمَا كَانَا لَا يُبَالِيَانِ عَنْ مَنْ أَخَذَا حَدِيثَهُمَا "
635: Muhammad bin Makhlad menyampaikan itu kepada kami, Shalih bin Ahmad bin Hanbal mengabarkan kepada kami, Ali bin Al Madini mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Aku mendengar Jarir yang menyebutkan dari seseorang, dari Ashim, ia berkata, "Ibnu Sirin mengatakan kepadaku, 'Engkau tidak menerima hadits dariku dan janganlah engkau menyampaikan hadits dariku, dari dua orang warga Bashra, yakni dari Abu Al Aliyah dan Al Hasan, karena keduanya tidak memperdulikan dari mana keduanya menerima haditsnya'."
Sunan ad-Daruquthni (118670)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي الْأَسْوَدِ , نا دَاوُدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , حَدَّثَنِي وُهَيْبٌ , نا ابْنُ عَوْنٍ , عَنْ مُحَمَّدٍ , قَالَ: " كَانَ أَرْبَعَةٌ يُصَدِّقُونَ مَنْ حَدَّثَهُمْ وَلَا يُبَالُونَ مِمَّنْ يَسْمَعُونَ الْحَدِيثَ: الْحَسَنُ , وَأَبُو الْعَالِيَةِ , وَحُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ , وَدَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدَ ". قَالَ الشَّيْخُ: وَلَمْ يَذْكُرِ الرَّابِعَ , وَهَذَا حَدِيثٌ رُوِيَ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ فَذَكَرَهُ وَذَكَرَ عِلَّتَهُ
636: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abu Bakar bin Abu Al Aswad mengabarkan kepada kami, Daud bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, Wuhaib menceritakan kepadaku, Ibnu Aun mengabarkan kepada kami, dari Muhammad, ia mengatakan, "Empat orang yang jujur dalam menyampaikan hadits, namun tidak peduli darimana mereka mendengar hadits tersebut, yaitu: Al Hasan, Abu Al Aliyah, Humaid bin Hilal dan Daud bin Abu Hind." Hadits ini diriwayatkan dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, lalu ia mengemukakannya kemudian menyebutkan cacatnya.
Sunan ad-Daruquthni (118671)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدٍ الْقَاسِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَأَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , وَأَبُو الْحَسَنِ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَزِيدَ الزَّعْفَرَانِيُّ قَالُوا: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ هَانِئٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ سِنَانٍ , حَدَّثَنَا أَبِي يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , نا سُلَيْمَانُ الْأَعْمَشُ , عَنْ أَبِي سُفْيَانِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ ضَحِكَ مِنْكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلْيَتَوَضَّأْ ثُمَّ لِيُعِدِ الصَّلَاةَ». قَالَ لَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ: هَذَا حَدِيثٌ مُنْكَرٌ لَا يَصِحُّ، وَالصَّحِيحُ عَنْ جَابِرٍ خِلَافُهُ قَالَ الشَّيْخُ أَبُو الْحَسَنِ: يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ ضَعِيفٌ , وَيُكَنَّى بِأَبِي فَرْوَةَ الرَّهَاوِيِّ , وَابْنُهُ ضَعِيفٌ أَيْضًا , وَقَدْ وَهَمَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ فِي مَوْضِعَيْنِ أَحَدُهُمَا فِي رَفْعِهِ إِيَّاهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَالْآخَرُ فِي لَفْظِهِ وَالصَّحِيحُ عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ مِنْ قَوْلِهِ: مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ أَعَادَ الصَّلَاةَ وَلَمْ يُعِدِ الْوُضُوءَ. وَكَذَلِكَ رَوَاهُ عَنِ الْأَعْمَشِ جَمَاعَةٌ مِنَ الرُّفَعَاءِ الثِّقَاتُ , مِنْهُمْ: سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , وَأَبُو مُعَاوِيَةَ الضَّرِيرُ , وَوَكِيعٌ , وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ الْخُرَيْبِيُّ , وَعُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ الْمُقَدَّمِيُّ , وَغَيْرُهُمْ , وَكَذَلِكَ رَوَاهُ شُعْبَةُ , وَابْنُ جُرَيْجٍ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ
637: Abu Ubaid Al Qasim bin Isma'il, Abu Bakar An-Naisaburi dan Abu Al Hasan Ahmad bin Muhammad bin Yazid Az-Za'farani menceritakan kepada kami, mereka mengatakan: Ibrahim bin Hani" menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid bin Sinan mengabarkan kepada kami, ayahku Yazid bin Sinan mengabarkan kepada kami, Sulaiman Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda kepada kami, 'Barangsiapa di antara kalian tertawa di dalam shalatnya, maka hendaklah ia berwudhu kemudian mengulangi shalat'." Abu Bakar An-Naisaburi mengatakan kepada kami, "Hadits ini munkar, tidak shahih, sedangkan yang benar adalah yang berasal dari Jabir yang berbeda dengan ini." Syaikh Abu Al Hasan Yazid bin Sinan lemah, ia digelari Abu Fafwah Ar-Rahawi, anaknya juga lemah, ia mengira-ngira dalam hadits ini di dua bagian, salah satunya mengenai marfu 'nya hingga Nabi SAW, dan yang lainnya mengenai lafazhnya. Yang benar yang dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir adalah dari ucapanya: "Barangsiapa tertawa di dalam shalat, maka ia harus mengulangi shalat namun tidak mengulangi wudhu." Demikian juga yang diriwayatkan dari Al A'masy oleh sejumlah orang tsiqah yang memarfu "kannya, di antaranya adalah Sufyan Ats-Tsauri, Abu Mu'awiyah Adh-Dharir, Waki', Abdullah bin Daud Al Khuraibi, Umar bin Ali Al Muqaddami dan Iain-lain. Dan demikian juga yang diriwayatkan Syu'bah dan Ibnu Juraij dari Yazid bin Abu Khalid, dari Abu Sufyan, dari Jabir.
Sunan ad-Daruquthni (118672)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
637 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/95) dan di dalam Al ‗Ilal (1/368) dari jalur pengarang. Saya katakan: Yazid bin Sinan Abu Farwah Az-Zuhri lemah, At-Taqrib (2/366), sedangkan anaknya yakni Muhammad bin Yazid bin Sinan Abu Abdillah, tidak kuat, At-Taqrib (2/217).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , ح وَحَدَّثَنَا الْقَاضِي أَبُو عُمَرَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , نا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى , قَالَا: نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , نا سُفْيَانُ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَيْسَ فِي الضَّحِكِ وُضُوءٌ»
638: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan mengabarkan kepada kami {h} Al Qadhi Abu Uniar Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Al Fadhl bin Musa mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Tertawa tidak mengharuskan wudhu."
Sunan ad-Daruquthni (118673)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
638 : Isnadnya shahih mauquf.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا أَبُو نُعَيْمٍ , نا سُفْيَانُ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَيْسَ فِي الضَّحِكِ وُضُوءٌ»
639: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Abu Nu'aim mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Tertawa tidak mengharuskan wudhu"
Sunan ad-Daruquthni (118674)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
639 : Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , نا وَكِيعٌ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّهُ سُئِلَ عَنِ الرَّجُلِ يَضْحَكُ فِي الصَّلَاةِ: فَقَالَ: «يُعِيدُ الصَّلَاةَ وَلَا يُعِيدُ الْوُضُوءَ»
640: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Hisyam Ar-Rifa'i mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Abu Sufyan, dari Jabir: Bahwa ia ditanya tentang seseorang yang tertawa di dalam shalat, ia pun menjawab, "Ia mengulangi shalat namun tidak mengulangi wudhu."
Sunan ad-Daruquthni (118675)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
640 : Isnadnya lemah karena kelemahan Abu Hasyim Ar-Rifa'i, ia tidak kuat, At-Taqrib (6421).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ , نا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا أَبُو مُعَاوِيَةَ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «إِذَا ضَحِكَ الرَّجُلُ فِي الصَّلَاةِ أَعَادَ الصَّلَاةَ وَلَمْ يُعِدِ الْوُضُوءَ»
641: Da'laj bin Ahmad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ali bin Zaid mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Manshur mengabarkan kepada kami, Abu Mu'awiyah mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Apabila seseorang tertawa di dalam shalat, maka hendaknya ia mengulangi shalat namun tidak mengulangi wudhu."
Sunan ad-Daruquthni (118676)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
641 : Isnadnya shahih mauquf.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
وَذَكَرَهُ أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , قَالَ: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ , وَعُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ الْمُقَدَّمِيُّ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , فِي الَّذِي يَضْحَكُ فِي الصَّلَاةِ , قَالَ: «يُعِيدُ الصَّلَاةَ وَلَا يُعِيدُ الْوُضُوءَ»
Abu Muhammad bin Sha'id juga mengemukakannya, ia mengatakan: Amr bin Ali menceritakan kepada kami, Abdullah bin Daud dan Umar bin Ali bin Muqaddam mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, tentang orang yang tertawa di dalam shalat, ia mengatakan, "Mengulangi shalat namun tidak mengulangi wudhu."
Sunan ad-Daruquthni (118677)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , ثنا أَبُو بَكْرٍ , نا أَبُو مُعَاوِيَةَ , قَالَ: وَنا ابْنُ نُمَيْرٍ , نا وَكِيعٌ , قَالَ: وَنا إِسْحَاقُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا جَرِيرٌ , وَحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو , نا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ , عَنْ زَائِدَةَ , كُلُّهُمْ عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ: «إِذَا ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ أَعَادَ الصَّلَاةَ وَلَمْ يُعِدِ الْوُضُوءَ»
642: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Abu Bakar menceritakan kepada kami, Abu Mu'awiyah mengabarkan kepada kami. Dan Ibnu Numair mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami. Dan Ishaq bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Jarir mengabarkan kepada kami. Dan Abdullah bin Umar menceritakan kepada kami, Husain bin Ali mengabarkan kepada kami, dari Zaidah. Semuanya dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Jika tertawa di dalam shalat, maka ia harus mengulangi shalat namun tidak mengulangi wudhu."
Sunan ad-Daruquthni (118678)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
642 : Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا نَهْشَلُ بْنُ دَارِمٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مُلَاعِبٍ , ثنا وَرْدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّهُ سُئِلَ عَنِ الضَّحِكِ فِي الصَّلَاةِ , فَقَالَ: «يُعِيدُ وَلَا يَتَوَضَّأُ»
643: Nahsyal bin Darim menceritakan kepada kami, Ahmad bin Mula'ib mengabarkan kepada kami, Ward bin Abdullah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Thalhah mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, bahwa ia ditanya tentang tertawa di dalam shalat, ia pun menjawab, "Mengulangi (shalat) namun tidak berwudhu lagi."
Sunan ad-Daruquthni (118679)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
643 : Isnadnya hasan mauquf.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَلِيٍّ الْقَطَّانُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا سُفْيَانَ , يُحَدِّثُ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , أَنَّهُ قَالَ فِي الضَّحِكِ فِي الصَّلَاةِ: «لَيْسَ عَلَيْهِ إِعَادَةُ الْوُضُوءِ». وَعَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , عَنِ الشَّعْبِيِّ مِثْلَهُ
644: Amr bin Ahmad bin Ali Al Qaththan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Walid mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ja'far mengabarkan kepada kami, Syu'bah mengabarkan kepada kami, dari Yazid Abu Khalid, ia mengatakan, "Aku mendengar Abu Sufyan menyampaikan hadits dari Jabir bin Abdullah, bahwa ia mengatakan tentang tertawa di dalam shalat, 'Tidak harus mengulangi wudhu'." (Diriwayatkan juga) dari Yazid Abu Khalid, dari Asy-Sya'bi, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118680)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
644 : Isnadnya shahih mauquf.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا سَلْمَانُ بْنُ تَوْبَةَ , حَدَّثَنَا الْمُثَنَّى بْنُ مُعَاذٍ , نا أَبِي , نا شُعْبَةُ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , سَمِعَ أَبَا سُفْيَانَ , سَمِعَ جَابِرًا , يَقُولُ: «لَيْسَ عَلَى مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ وُضُوءٌ». وَعَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , عَنِ الشَّعْبِيِّ مِثْلَهُ
645: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Salman bin Taubah mengabarkan kepada kami, Al Mutsanna bin Mu'adz menceritakan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, Syu'bah mengabarkan kepada kami, dari Yazid Abu Khalid, ia mendengar Sufyan, ia mendengar Jabir mengatakan, "Orang yang tertawa di dalam shalat tidak harus berwudhu." Dan (diriwayatkan) dari Yazid Abu Khalid, dari AsySya'bi, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118681)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
645 : Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , عَنْ شُعْبَةَ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَيْسَ فِي الضَّحِكِ وُضُوءٌ». وَعَنْ شُعْبَةَ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , وَعَاصِمٍ الْأَحْوَلِ , سَمِعَا الشَّعْبِيَّ , مِثْلَهُ سَوَاءً
646: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, dari Syu'bah, dari Yazid Abu Khalid, ia mengatakan: Aku mendengar Sufyan dari Jabir, ia mengatakan, "Tertawa tidak mengharuskan wudhu." Dan (diriwayatkan) dari Syu'bah, dari Yazid Abu Khalid dan Ashim Al Ahwa, keduanya mendengar Asy-Sya'bi sama seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118682)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
646 : Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا أَبُو عَاصِمٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَيْسَ فِي الضَّحِكِ وُضُوءٌ». وَرَوَاهُ أَبُو شَيْبَةَ , عَنْ أَبِي خَالِدٍ , فَرَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
647: Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Ali bin Muslim mengabarkan kepada kami, Abu Ashim mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Juraij, dari Yazid Abu Khalid, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Tertawa tidak mengharuskan wudhu." Abu Syaibah juga meriwayatkannya dari Abu Khalid lalu menjadikannya marfu' kepada Nabi SAW.
Sunan ad-Daruquthni (118683)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
647 : Hasan mauquf.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْبَاقِي بْنُ قَانِعٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرِ بْنِ مَرْوَانَ الصَّيْرَفِيُّ , نا الْمُنْذِرُ بْنُ عَمَّارٍ , نا أَبُو شَيْبَةَ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الضَّحِكُ يُنْقِضُ الصَّلَاةَ وَلَا يُنْقِضُ الْوُضُوءَ». خَالَفَهُ إِسْحَاقُ بْنُ بُهْلُولٍ عَنْ أَبِيهِ فِي لَفْظِهِ
648: Abdul Baqi bin Qani' menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bisyr bin Marwan Ash-Shairafi mengabarkan kepada kami, Al Mundzir bin Ammar mengabarkan kepada kami, Abu Syaibah mengabarkan kepada kami, dari Yazid Abu Khalid, dari Abu Sufyan, dari Jabir, dari Nabi SAW, ia mengatakan, "Tertawa membatalkan shalat namun tidak membatalkan wudhu." Ishaq bin Buhlul menyelisihi lafazhnya yang ia riwayatkan dari ayahnya.
Sunan ad-Daruquthni (118684)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
648 : Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/191) dari jalur pengarang.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو جَعْفَرٍ أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي , عَنْ أَبِي شَيْبَةَ , عَنْ يَزِيدَ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْكَلَامُ يُنْقِضُ الصَّلَاةَ وَلَا يُنْقِضُ الْوُضُوءَ»
649: Abu Ja'far Ahmad bin Ishaq bin Al Buhlul menceritakannya kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, dari Abu Syaibah, dari Yazid Abu Khalid, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Rasulullah SAW bersabda, 'Pembicaraan membatalkan shalat namun tidak membatalkan wudhu"
Sunan ad-Daruquthni (118685)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا مُوسَى , وَابْنُ عَائِشَةَ قَالَا: نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , ثنا حَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «كَانَ لَا يَرَى عَلَى الَّذِي يَضْحَكُ فِي الصَّلَاةِ وُضُوءًا»
650: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Musa dan Ibnu Aisyah mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Hammad bin Salamah mengabarkan kepada kami, Habib Al Mu'allim menceritakan kepada kami, dari Atha‘ dari Jabir, ia mengatakan, "Ia tidak memandang wajibnya wudhu atas orang yang tertawa ketika shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118686)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
650 : Isnadnya hasan mauquf.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ , نا وَكِيعٌ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَا يَقْطَعُ التَّبَسُّمُ الصَّلَاةَ حَتَّى يُقَرْقِرَ». رَفَعَهُ ثَابِتُ بْنُ مُحَمَّدٍ , عَنْ سُفْيَانَ
651: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Hisyam mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, ia mengatakan, "Tersenyum tidak memutuskan shalat hingga terbahak-bahak." Tsabit bin Muhamamad memarfukannya dari Sufyan.
Sunan ad-Daruquthni (118687)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
651 : Isnadnya hasan.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بِشْرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا بِشْرُ بْنُ الْوَلِيدِ , نا إِسْحَاقُ بْنُ يَحْيَى , عَنِ الْمُسَيِّبِ بْنِ رَافِعٍ , عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ , قَالَ: «إِذَا ضَحِكَ أَحَدُكُمْ فِي الصَّلَاةِ فَعَلَيْهِ إِعَادَةُ الصَّلَاةِ»
652: Utsman bin Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Bisyr bin Al Walid mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Yahya mengabarkan kepada kami, dari Al Musayyab bin Rafi', dari Ibnu Mas'ud, ia mengatakan, "Apabila seseorang di antara kalian tertawa di dalam shalat, maka ia harus mengulangi shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118688)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
652 : Isnadnya lemah lagi terputus: Al Musayyab bin Rafi' tsiqah, namun ia tidak mendengar Ibnu Mas'ud dan tidak pernah berjumpa dengannya, dan juga tidak peraah berjumpa dengan Ali, At-Tahdzib (10/154), dan disebutkan di dalam Al Marasil karya Ibnu Abi Hatim (770), "Aku mendengar ayahku mengatakan, 'Al Musayyab bin Rafi' dari Ibnu Mas'ud adalah riwayat mursal."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا أَبُو نُعَيْمٍ , حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ , عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ , قَالَ: " خَرَجَ أَبُو مُوسَى فِي وَفْدٍ فِيهِمْ رَجُلٌ مِنْ عَبْدِ الْقَيْسِ أَعْوَرُ , فَصَلَّى أَبُو مُوسَى فَرَكَعُوا فَنَكَصُوا عَلَى أَعْقَابِهِمْ فَتَرَدَّى الْأَعْوَرُ فِي بِئْرٍ , قَالَ الْأَحْنَفُ: فَلَمَّا سَمِعْتُهُ يَتَرَدَّى فِيهَا فَمَا مِنَ الْقَوْمِ إِلَّا ضَحِكَ غَيْرِي وَغَيْرَ أَبِي مُوسَى فَلَمَّا قَضَى الصَّلَاةَ , قَالَ: «مَا بَالُ هَؤُلَاءِ؟» قَالُوا: فُلَانٌ تَرَدَّى فِي بِئْرٍ , فَأَمَرَهُمْ فَأَعَادُوا الصَّلَاةَ "
653: Utsman bin Muhammad menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Abu Nu'aim mengabarkan kepada kami, Sulaiman bin Al Mughirah menceritakan kepada kami, dari Humaid bin Hilal, ia mengatakan, "Abu Musa berangkat dalam suatu kelompok utusan yang di antara mereka terdapat seorang lakilaki dari Abdul Qais yang buta sebelah. Lalu Abu Musa shalat, mereka ruku, lalu mengulang di belakang mereka, kemudian orang yang buta sebelah itu terjatuh ke dalam sumur." Al Ahnaf menuturkan, "Ketika aku mendengarnya terjatuh ke dalamnya, maka tidak seorang pun dari orang-orang itu kecuali mereka semua tertawa selain aku dan Abu Musa. Selesai shalat, ia (Abu Musa) berkata, 'Ada apa mereka?' Mereka pun menjawab, 'Fulan terjatuh ke dalam sumur.' Maka ia pun menyuruh mereka, lalu mereka pun mengulangi shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118689)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
653 : Isnadnya lemah lagi terputus: Humaid bin Hilal tidak pernah berjumpa dengan Abu Musa Al Asy'ari.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ , نا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا هُشَيْمٌ , نا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ , عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ , قَالَ: صَلَّى أَبُو مُوسَى بِأَصْحَابِهِ , فَرَأَوْا شَيْئًا فَضَحِكُوا مِنْهُ , قَالَ أَبُو مُوسَى حَيْثُ انْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ: «مَنْ كَانَ ضَحِكَ مِنْكُمْ فَلْيُعِدِ الصَّلَاةَ»
654: Da'laj bin Ahmad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ali bin Zaid mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Manshur mengabarkan kepada kami, Husyaim mengabarkan kepada kami, Sulaiman bin Al Mughirah mengabarkan kepada kami, dari Humaid bin Hilal, ia menuturkan, "Abu Musa shalat mengimami para sahabatnya, lalu mereka melihat sesuatu, kemudian mereka tertawa karenanya. Maka setelah selesai shalat Abu Musa berkata, 'Barangsiapa di antara kalain tertawa, hendaklah ia mengulangi shalat'."
Sunan ad-Daruquthni (118690)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
654 : Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَكِيلُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , ثنا هُشَيْمٌ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ , عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ , عَنْ أَبِي مُوسَى الْأَشْعَرِيِّ , أَنَّهُ كَانَ يُصَلِّي بِالنَّاسِ فَرَأَوْا شَيْئًا فَضَحِكَ بَعْضُ مَنْ كَانَ مَعَهُ , فَقَالَ أَبُو مُوسَى حَيْثُ انْصَرَفَ: «مَنْ كَانَ ضَحِكَ مِنْكُمْ فَلْيُعِدِ الصَّلَاةَ»
655: Ahmad bin Abdullah Al Wakil mengabarkan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, dari Sulaiman bin Al Mughirah, dari Humaid bin Bilal, dari Abu Musa Al Asy'ari: Bahwa ia shalat mengimami orang-orang, lalu sebagian orang yang shalat bersamanya tertawa. Maka setelah selesai shalat Abu Musa berkata, "Barangsiapa di antara kalian tertawa, hendaklah ia mengulangi shalat."
Sunan ad-Daruquthni (118691)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
655 : Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ ح وَحَدَّثَنَا أَبُو حَامِدٍ مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ , نا مُحَمَّدٌ حَاتِمٌ الزِّمِّيُّ , ثنا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ , عَنِ الْوَازِعِ بْنِ نَافِعٍ الْعُقَيْلِيِّ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ صَلَاةَ الْعَصْرِ فَتَبَسَّمَ فِي الصَّلَاةِ , فَلَمَّا انْصَرَفَ قِيلَ لَهُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ تَبَسَّمْتَ وَأَنْتَ تُصَلِّي , قَالَ: فَقَالَ: «إِنَّهُ مَرَّ بِي مِيكَائِيلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ , وَعَلَى جَنَاحَيْهِ غُبَارٌ فَضَحِكَ إِلَيَّ فَتَبَسَّمْتُ إِلَيْهِ وَهُوَ رَاجِعٌ مِنْ طَلَبِ الْقَوْمِ»
656: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, Ali bin Tsabit mengabarkan kepada kami {h}, Abu Hamid Muhammad bin Harun menceritakan kepada kami, Muhammad bin Hatim Az-Zummi menceritakan kepada kami, Ali bin Tsabit menceritakan kepada kami, dari Al Wazi' bin Nafi' Al Uqaili, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dari Jabir: Bahwa Rasulullah SAW mengimami para sahabatnya shalat Ashar, lalu beliau tersenyum di dalam shalat itu. Setelah selesai, dikatakan kepada beliau, "Wahai Rasulullah, tadi engkau tersenyum ketika sedang shalat." Beliau menjawab, "Tadi Mikail AS melewatiku, sementara di kedua sayapnya terdapat debu, ia tertawa padaku, maka aku pun tersenym padanya. Ia baru kembali setelah mencari suatu kaum."
Sunan ad-Daruquthni (118692)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
656 : Isnadnya lemah: HR. Ath-Thabarani di dalam Mu'jamnya dan Abu Ya'la di dalam Musnadnya sebagaimana juga di dalam Nashb Ar-Rayah (1/54); Dikeluarkan juga oleh Ibnu Hibban di dalam Al Majruhin (3/84) pada biografi Al Wazi' bin Nafi' dan menilainya ma'lul (mengandung cacat). Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Al Wazi' bin Nafi' Al Uqaili, ia lemah sekali.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , ثنا يَزِيدُ بْنُ الْهَيْثَمِ الْبَادَاءُ , أنا صُبْحُ بْنُ دِينَارٍ , نا الْمُعَافَى بْنُ عِمْرَانَ , نا ابْنُ لَهِيعَةَ , عَنْ زَبَّانَ بْنِ فَائِدٍ , عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «الضَّاحِكُ فِي الصَّلَاةِ وَالْمُلْتَفِتُ وَالْمُفَرْقِعُ أَصَابِعَهُ بِمَنْزِلَةٍ»
657: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Yazid bin Al Haitsam Al Bada' menceritakan kepada kami, Shubh bin Dinar mengabarkan kepada kami, Al Mu'afa bin Imran mengabarkan kepada kami, Ibnu Lahi'ah mengabarkan kepada kami, dari Zabban bin Faid, dari Sahl bin Mu'adz, dari ayahnya, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Orang yang tertawa di dalam shalat dan orang yang menoleh serta orang yang menyilangkan jari-jarinya adalah sama.
Sunan ad-Daruquthni (118693)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
657 : Isnadnya lemah sekali: HR. Ahmad (3/438); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/193). Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Ibnu Lahi'ah, ia lemah. Sedangkan Sahl bin Mu'adz tidak ada masalah kecuali pada riwayat Zaban darinya, At-Taqrib (2675) dan ini termasuk di antaranya, yang mana di antaranya terdapat Zaban bin Faid, ia haditsnya lemah kendati pun ia seorang yang shalih dan ahli ibadah, At-Taqrib (1990). Menurut Ibnu Al Jauzi, "Statusnya sama."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ أَحَادِيثِ الْقَهْقَهَةِ فِي الصَّلَاةِ وَعِلَلِهَا
-
حَدَّثَنَا الْقَاضِي أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , حَدَّثَنِي أَبِي مُنَاوِلَةَ , عَنِ الْمُسَيِّبِ بْنِ شَرِيكٍ , ح وَحَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ الْبُهْلُولِ , نا جَدِّي , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «لَيْسَ عَلَى مَنْ ضَحِكَ فِي الصَّلَاةِ إِعَادَةُ وُضُوءٍ , إِنَّمَا كَانَ ذَلِكَ لَهُمْ حِينَ ضَحِكُوا خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»
658: Al Qadhi Ahmad bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku secara munawalah*, dari Al Musayyab bin Syarik {h} Yusuf bin Ya'qub-bin Ishaq bin Al Buhlul menceritakan kepada kami, kakekku mengabarkan kepada kami, Al Musayyab bin Syarik mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir, ia mengatakan, "Orang yang tertawa di dalam shalat tidak harus mengulangi wudhu. Hal itu pernah terjadi pada mereka ketika tertawa di belakang Rasulullah SAW."**
Sunan ad-Daruquthni (118694)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
658 : * Munawalah adalah salah satu cara penyampaian hadits, yaitu guru memberikan bukunya kepada muridnya. ** Isnadnya lemah: HR. Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/193). Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Al Musayyab bin Syarik, menurut Ibnu Ma'in, "Al Musayyab tidak di anggap." Ahmad mengatakan, "Orang-orang meninggalkan haditsnya." Az-Zaila'i mengatakan di dalam Nashb Ar-Rayah, "Hadits ini tidak shahih."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ , نا أَبُو عَوَانَةَ , عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ , عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ , عَنْ حُذَيْفَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «جُعِلَتِ الْأَرْضُ كُلُّهَا لَنَا مَسْجِدًا , وَجُعِلَتْ تُرْبَتُهَا لَنَا طَهُورًا , وَجُعِلَتْ صُفُوفُنَا مِثْلَ صُفُوفِ الْمَلَائِكَةِ»
659: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Khalaf bin Hisyam mengabarkan kepada kami, Abu Awanah mengabarkan kepada kami, dari Abu Malik Al Asyja'i, dari Rib'i bin Hirasy, dari Hudzaifah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Bumi ini semuanya telah dijadikan sebagi masjid (tempat sujud) bagi kita, tanahnya telah dijadikan sebagai sarana bersuci bagi kita, dan barisan kita telah dijadikan seperti barisan para malaikat"
Sunan ad-Daruquthni (118695)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
659 : Isnadnya shahih: HR. Muslim dalam kitab Masjid-Masjid (4) dari jalur Muhammad bin Fudhail bin Abu Malik; Abu Awanah (1/303).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , نا الْحُسَيْنُ بْنُ الْجُنَيْدِ , نا سَعِيدُ بْنُ مَسْلَمَةَ , حَدَّثَنِي أَبُو مَالِكٍ الْأَشْجَعِيُّ , بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ , وَقَالَ: «جُعِلَتِ الْأَرْضُ كُلُّهَا لَنَا مَسْجِدًا , وَتُرْبَتُهَا طَهُورًا إِنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ»
660: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Al Husain bin Al Junaid mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Maslamah mengabarkan kepada kami, Abu Malik Al Asyja'i menceritakan kepadaku, dengan isnad ini, seperti itu, dan ia menyebutkan (dalam redaksinya): "Bumi ini semuanya telah dijadikan sebagai masjid (tempat sujud) bagi kita, dan sebagai sarana bersuci bila kita tidak menemukan air."
Sunan ad-Daruquthni (118696)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
660 : Isnadnya shahih: HR. Muslim dalam kitab Masjid-Masjid (4). Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو عُمَرَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا أَبُو صَالِحٍ , حَدَّثَنِي اللَّيْثُ , حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ الْأَعْرَجِ , عَنْ عُمَيْرٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ: أَقْبَلْتُ أَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَسَارٍ مَوْلَى مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَبِي الْجُهَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الصِّمَّةِ الْأَنْصَارِيِّ , فَقَالَ أَبُو الْجُهَيْمِ: «أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ نَحْوِ بِئْرِ جَمَلٍ , فَلَقِيَهُ رَجُلٌ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ , فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّلَامَ حَتَّى أَقْبَلَ عَلَى الْجِدَارِ , فَمَسَحَ بِوَجْهِهِ وَذِرَاعَيْهِ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ»
661: Al Qadhi Abu Umar Muhammad bin Yusuf menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Abu Shalih mengabarkan kepada kami, Al-Laits menceritakan kepadaku, Ja'far bin Rabi'ah menceritakan kepadaku, dari Abdurrahman bin Hurmuz Al A'raj, dari Umair maula Ibnu Abbas, bahwa ia mendengarnya menuturkan, "Aku dan Abdullah bin Yasar maula Maimunah istri Nabi SAW datang, hingga kami masuk ke tempat Abu Al Juhaim bin Al Harits bin Ash-Shammah Al Anshari, lalu Abu Al Juhaim berkata, 'Rasulullah SAW telah datang dari arah sumur Jamal.' Lalu seorang laki-laki menemui beliau, kemudian mengucapkan salam kepadanya, namun Rasulullah SAW tidak membalas salamnya sehingga beliau berbalik ke dinding lalu mengusap wajahnya dan kedua lengannya, barulah kemudian beliau membalas salamnya."
Sunan ad-Daruquthni (118697)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
661 : Isnadnya shahih: HR. Al Bukhari (1/92); Muslim dalam kitab Haid (114); Abu Dua (129); An-Nasa'i pada kitab Bersuci (94); Ahmad di dalam Musnadnya (6/13); Ibnu Al Jarud di dalam Al Muntaqa (127) dari AlLaits.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ الْمُغِيرَةِ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدٍ , ثنا عَمِّي , نا أَبِي , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ , عَنْ عُمَيْرٍ مَوْلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْعَبَّاسِ , عَنْ أَبِي جُهَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الصِّمَّةِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «ذَهَبَ نَحْوَ بِئْرِ جَمَلٍ لِيَقْضِيَ حَاجَتَهُ , فَلَقِيَهُ رَجُلٌ وَهُوَ مُقْبِلٌ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ , فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى أَقْبَلَ عَلَى الْجِدَارِ , فَمَسَحَ بِوَجْهِهِ وَيَدَيْهِ ثُمَّ رَدَّ عَلَيْهِ»
662: Al Abbas bin Al Abbas bin Al Mughirah menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Sa'd mengabarkan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Ishaq, dari Abdurrahman Al A'raj, dari Umair maula Ubaidullah bin Al Abbas, dari Abu Juhaim bin Al Harits bin Ash-Shammah: Bawha ia menceritakan kepadanya: "Bahwa Rasulullah SAW pergi ke arah sumur Jamal untuk buang hajat, lalu seorang laki-laki menjumpainya ketika beliau kembali, lalu ia mengucapkan salam kepada beliau, namun Rasulullah SAW tidak membalas salamnya sehingga berbalik ke dinding lalu mengusap wajahnya dan kedua tangannya, barulah kemudian beliau membalas salamnya."
Sunan ad-Daruquthni (118698)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
662 : Isnadnya hasan: Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ الصَّفَّارُ , حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الدُّورِيُّ , نا عَمْرٌو النَّاقِدُ , ثنا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ , نا أَبِي , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ , حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ هُرْمُزَ الْأَعْرَجُ , عَنْ عُمَيْرٍ مَوْلَى عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ وَكَانَ عُمَيْرٌ مَوْلَى عُبَيْدِ اللَّهِ ثِقَةً: فِيمَا بَلَغَنِي عَنْ أَبِي جُهَيْمِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الصِّمَّةِ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ: " خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَقْضِيَ حَاجَتَهُ نَحْوَ بِئْرِ جَمَلٍ , فَلَقِيَهُ رَجُلٌ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ , فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى وَضَعَ يَدَهُ عَلَى الْجِدَارِ وَمَسَحَ بِهَا وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ , ثُمَّ قَالَ: «وَعَلَيْكَ السَّلَامُ». , فَذَكَرَ نَحْوَهُ
663: Isma'il bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Abbas Ad-Duri menceritakan kepada kami, Amr An-Naqid mengabarkan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'd menceritakan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Ishaq, Abdurrahman bin Hurmuz Al A'raj menceritakan kepadaku, dari Umair maula Ubaidullah bin Abbas, ia mengatakan, "Umair maula Ubaidullah tsiqah mengenai apa yang disampaikan kepadaku dari Abu Juhaim bin Al Harits bin Ash-Shammah Al Anshari, ia menuturkan, "Rasulullah SAW keluar untuk menunaikan hajatnya ke arah sumur Jamal, lalu seorang laki-laki menjuampainya kemudian mengucapkan salam kepada beliau, namun Rasulullah SAW tidak membalasnya sehingga beliau meletakkan tangannya ke dinding lalu mengusap wajah dan kedua tangannya, lalu beliau mengucapkan, Wa 'alaikas salami." lalu perawi menyebutkan riwayat yang menyerupainya.
Sunan ad-Daruquthni (118699)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
663 : Isnadnya hasan: Lihat keterangan yang lalu.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْمَرْوَزِيُّ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ جَبَلَةَ , نا أَبُو حَاتِمٍ أَحْمَدُ بْنُ حَمْدَوَيْهِ بْنِ جَمِيلِ بْنِ مِهْرَانَ الْمَرْوَزِيُّ , ثنا أَبُو مُعَاذٍ , نا أَبُو عِصْمَةَ , عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ , عَنِ الْأَعْرَجِ , عَنْ أَبِي جُهَيْمٍ , قَالَ: «أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ بِئْرِ جَمَلٍ , إِمَّا مِنْ غَائِطٍ أَوْ مِنْ بَوْلٍ , فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيَّ السَّلَامَ فَضَرَبَ الْحَائِطَ بِيَدِهِ ضَرْبَةً فَمَسَحَ بِهَا وَجْهَهُ , ثُمَّ ضَرَبَ أُخْرَى فَمَسَحَ بِهَا ذِرَاعَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ , ثُمَّ رَدَّ عَلَيَّ السَّلَامَ».
664: Abu Sa'id Muhammad bin Abdullah bin Ibrahim Al Marwazi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Khalaf bin Abdul Aziz bin Utsman bin Jabalah mengabarkan kepada kami, Abu Hatim Ahmad bin Hamdawaih bin Jamil bin Mihran Al Marwazi mengabarkan kepada kami, Abu Mu'adz menceritakan kepada kami, Abu Ishmah mengabarkan kepada kami, dari Musa bin Uqbah, dari Al A'raj, dari Abu Juhaim, ia menuturkan, "Rasulullah SAW kembali dari sumur Jamal, setelah buang hajat besar atau hajat kecil, lalu aku mengucapkan salam kepada beliau namun beliau tidak membalas salamku. Lalu beliau menepukkan tangannya ke dinding, lalu mengusapkannya pada wajahnya, lalu menepukkannya lagi lalu mengusapkannya ke kedua lengannya hingga sikut, kemudian barulah beliau membalas salamku."*
Sunan ad-Daruquthni (118700)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
664 : * Isnadnya lemah: Abu Ishmah adalah Nuh bin Abu Maryam, ia haditsnya ditinggalkan, ia dikenal dengan al jami' (penghimpun) karena terhimpun banyak ilmu padanya namun dalam masalah hadits dinilai dusta. Ibnu Al Mubarak mengatakan, "Ia seorang pemalsu (hadits." At-Taqrib (2/309), mereka juga mengatakan tentangnya, "Menghimpun segala sesuatu kecuali kejujuran." Semoga Allah memberikan maaf dan menjauhkannya (dari keburukan itu), amin. Hadits ini dikeluarkan juga oleh Ibnu Al Jauzi di dalam AtTahqiq (1/234) dari jalur pengarang. ** HR. Ahmad (1/94/101) dan anaknya di dalam Az-Zawaid (1/123); Abu Daud (249); Ibnu Majah (599), isnadnya lemah.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
قَالَ أَبُو مُعَاذٍ: وَحَدَّثَنِي خَارِجَةُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ , عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ , عَنِ الْأَعْرَجِ , عَنْ أَبِي جُهَيْمٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Abu Mu'adz mengatakan, "Dan Kharijah pun menceritakan kepadaku, dari Abdullah bin Atha‘ dari Musa bin Uqbah, dari Al A'raj, dari Abu Juhaim, dari Nabi SAW, seperti itu."**
Sunan ad-Daruquthni (118701)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ إِمْلَاءً , نا أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ ثَابِتٍ الْعَبْدِيُّ , نا نَافِعٌ , قَالَ: انْطَلَقْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فِي حَاجَةٍ لِابْنِ عُمَرَ , فَقَضَى ابْنُ عُمَرَ حَاجَتَهُ وَكَانَ مِنْ حَدِيثِهِ يَوْمَئِذٍ أَنْ قَالَ: مَرَّ رَجُلٌ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سِكَّةٍ مِنَ السِّكَكِ وَقَدْ خَرَجَ مِنْ غَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ , فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ السَّلَامَ حَتَّى إِذَا كَادَ الرَّجُلُ يَتَوَارَى فِي السِّكَّةِ , ضَرَبَ بِيَدَيْهِ عَلَى الْحَائِطِ فَمَسَحَ وَجْهَهُ ثُمَّ ضَرَبَ ضَرْبَةً أُخْرَى فَمَسَحَ ذِرَاعَيْهِ ثُمَّ رَدَّ عَلَى الرَّجُلِ السَّلَامَ , وَقَالَ: «إِنَّهُ لَمْ يَمْنَعْنِي أَنْ أَرُدَّ عَلَيْكَ السَّلَامَ إِلَّا أَنِّي لَمْ أَكُنْ عَلَى طُهْرٍ»
665: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami secara dikte, Abu Ar-Rabi' Az-Zahrani mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Tsabit Al Abdi mengabarkan kepada kami, Nafi' mengabarkan kepada kami, ia menuturkan, "Aku berangkat bersama Ibnu Umar menuju Ibnu Abbas untuk suatu keperluan Ibnu Umar. Lalu Ibnu Umar menyelesaikan keperluannya, yang mana di antara perkataannya saat itu adalah, ia mengatakan, 'Seorang laki-laki melewati Rasulullah SAW di salah satu tempat buang hajat yang mana saat itu beliau telah selesai buang hajat atau kencing, lalu orang itu mengucapkan salam kepada beliau, namun beliau tidak membalas salamnya sehingga ketika orang itu menuju ke arah tempat buang hajat beliau menepukkan kedua tangannya ke dinding lalu mengusap wajahnya, lalu menepukkan sekali lagi kemudian mengusap kedua lengannya, barulah kemudian beliau membalas salam orang tersebut, dan beliau bersabda, 'Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku untuk membalas salammu, kecuali karena aku sedang tidak dalam keadaan suci."'
Sunan ad-Daruquthni (118702)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
665 : Isnadnya lemah: HR. Abu Daud (330) dari jalur Ahmad bin Ibrahim dari Muhammad; Dikeluarkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/235) dari jalur pengarang; Al Baihaqi (1/206) dari jalur Muslim bin Ibrahim dari Muhammad bin Tsabit. Saya katakan: Di dalam sanadnya terdapat Muhammad bin Tsabit Al Abdi, ia lemah. Abu Daud mengatakan setelah menuturkan hadits ini, "Aku mendengar Ahmad bin Hanbal mengatakan, 'Muhammad bin Tsabit meriwayatkan suatu hadits munkar berkenaan dengan tayammum'." Ibnu Dasah mengatakan, "Abu Daud berkata, 'Tidak ada yang menguatkan riwayat Muhammad bin Tsabit pada kisah ini tentang dua kali tepukan dari Nabi SAW, mereka meriwayatkan itu dari perbuatan Ibnu Umar'."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَتَّابٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ الْجَرَوِيُّ , أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَحْيَى الْمَعَافِرِيُّ , نا حَيْوَةُ , عَنِ ابْنِ الْهَادِ , أَنَّ نَافِعًا حَدَّثَهُ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْغَائِطِ فَلَقِيَهُ رَجُلٌ عِنْدَ بِئْرِ جَمَلٍ , فَسَلَّمَ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , حَتَّى أَقْبَلَ عَلَى الْحَائِطِ ثُمَّ مَسَحَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ , ثُمَّ رَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الرَّجُلِ السَّلَامَ»
666: Abdullah bin Ahmad bin Attab menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Abdul Aziz Al Jarawi mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Yahya Al Ma'afiri mengabarkan kepada kami, Haiwah mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Al Had, bahwa Nafi' menceritakan kepadanya, dari Ibnu Umar, ia menuturkan, "Rasulullah SAW datang setelah buang hajat, lalu seorang laki-laki menjuampainya di sekitar sumur Jamal, lalu orang itu mengucapkan salam kepada beliau, namun Rasulullah SAW tidak membalas salamnya sehingga berbalik ke dinding lalu mengusap wajah dan kedua tangannya, kemudian Rasulullah SAW membalas salam orang tersebut."
Sunan ad-Daruquthni (118703)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
666 : Isnadnya hasan: HR. Abu Daud (331); Al Baihaqi (1/206). Saya katakan: Abdullah bin Yahya Al Ma'afiri tidak ada masalah.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي قَوْلِهِ {وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ} [النساء: 43] , قَالَ: «إِذَا كَانَتْ بِالرَّجُلِ الْجِرَاحَةُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ , أَوِ الْقُرُوحُ أَوِ الْجُدَرِيُّ فَيُجْنِبُ فَيَخَافُ أَنْ يَمُوتَ إِنِ اغْتَسَلَ يَتَيَمَّمُ»
667: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir mengabarkan kepada kami, dari Atha' bin As-Saib, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas tentang ayat: "Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir", ia mengatakan, "Jika seseorang mempunyai luka karena perkara fi sabilillah atau koreng atau cacar lalu junub, kemudian ia takut mati apabila harus mandi, maka ia boleh bertayammum."
Sunan ad-Daruquthni (118704)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
667 : Isnadnya lemah: HR. Al Baihaqi (1/224); Ibnu Khuzaimah (272); Ibnu Al Jarud (129); Al Hakim, semuanya dari Jarir. Al Hafizh mengatakan di dalam At-Talkhish (1/155), "Al Bazzar mengatakan, 'Kami tidak mengetahui marfu 'nya dari Atha' dari orang-orang tsiqah selain Jarir.' Sementara Ibnu Adi menyebutkan dari Ibnu Ma'in, bahwa Jarir mendengar dari Atha‘ setelah hafalannya kacau."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا بَدْرُ بْنُ الْهَيْثَمِ , نا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ , ثنا عَبْدَةُ بْنُ سَلْمَانَ , عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «رُخِّصَ لِلْمَرِيضِ التَّيَمُّمُ بِالصَّعِيدِ».
668: Badr bin Al Haitsam menceritakan kepada kami, Abu Sa'id Al Asyajj mengabarkan kepada kami, Abdah bin Sulaiman menceritakan kepada kami, dari Ashim Al Ahwal, dari Atha' bin As-Saib, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Ayyasy, ia mengatakan, "Diberikan rukhshah bagi yang sakit untuk bertayammum dengan tanah."
Sunan ad-Daruquthni (118705)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
668 : Isnadnya shahih
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا الْمَحَامِلِيُّ , قَالَ كَتَبَ إِلَيْنَا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ نَحْوَهُ. رَوَاهُ عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ , عَنْ عَطَاءٍ , وَرَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَوَقَفَهُ وَرْقَاءُ , وَأَبُو عَوَانَةَ وَغَيْرُهُمَا وَهُوَ الصَّوَابُ
669: Al Mahamili menceritakan kepada kami, ia mengatakan: Abu Sa'id Al Asyajj mengirim surat kepada kami, seperti itu. Diriwayatkan juga oleh Ali bin Ashim, dari Atha‘ dan ia menjadikannya marfu' kepada Nabi SAW, sementara Warqa‘ dan Abu Awanah dan yang lainnya menjadikannya mauquf. Itulah yang benar.
Sunan ad-Daruquthni (118706)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
669 : Ibnu Abi Hatim mengatakan di dalam Al 'Ilal (1/40), "Ini suatu kesalahan, Ali bin Ashim keliru di sini. Abu Awanah dan Warqa" serta yang lainnya meriwayatkannya dari Atha' dari Sa'id dari Ibnu Abbas secara mauquf, inilah yang benar."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي دَاوُدَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ , ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمَالِكِيُّ بِالْبَصْرَةِ , ثنا أَبُو مُوسَى , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ أَخُو كَرْخَوَيْهِ , ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو الْأَزْهَرِ , قَالُوا: نا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ , نا أَبِي قَالَ: سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ أَيُّوبَ , يُحَدِّثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ , قَالَ: احْتَلَمْتُ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ وَأَنَا فِي غَزْوَةِ ذَاتِ السَّلَاسِلِ , فَأَشْفَقْتُ إِنِ اغْتَسَلْتُ أَنْ أَهْلَكَ , فَتَيَمَّمْتُ ثُمَّ صَلَّيْتُ بِأَصْحَابِي الصُّبْحَ , فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: «يَا عَمْرُو صَلَّيْتَ بِأَصْحَابِكَ وَأَنْتَ جُنُبٌ؟» , فَأَخْبَرْتُهُ بِالَّذِي مَنَعَنِي مِنَ الِاغْتِسَالِ , فَقُلْتُ: إِنِّي سَمِعْتُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ {وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا} [النساء: 29] , فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَقُلْ لِي شَيْئًا. الْمَعْنَى مُتَقَارِبٌ
670: Abu Bakar bin Abu Daud menceritakan kepada kami, Muhammad bin Basysyar mengabarkan kepada kami {h}, Muhammad bin Sulaiman Al Maliki menceritakan kepada kami di Bashrah, Abu Musa menceritakan kepada kami {h}, Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid saudaranya Karkhawaih mengabarkan kepada kami {h}, Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abu Al Azhar mengabarkan kepada kami, mereka mengatakan: Wahb bin Jarir mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Aku mendengar Yahya bin Ayyub menyampaikan dari Yazid bin Abu Habib, dari Imran bin Abu Anas, dari Abdurrahman bin Jubair, dari Amr bin Al Ash, ia menuturkan, "Aku bermimpi basah pada suatu malam yang dingin, saat itu aku sedang dalam perang Dzat As-Salasil. Lalu aku merasa khawatir binasa (mati) bila mandi, maka aku bertayammum, kemudian aku shalat Subuh mengimami para sahabatku. Kemudian hal itu disampaikan kepada Nabi SAW, beliau pun bersabda, ' Wahai Amr, engkau shalat mengimami para sahabatmu padahal engkau junub?' Lalu aku menceritakan kepada beliau tentang hal yang menghalangiku mandi, lalu aku katakan, 'Sesungguhnya aku telah mendengar Allah Azza wa Jalla berfirman, 'Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.' (Qs. An-Nisaa' [4]: 29) Maka Rasulullah SAW pun tertawa dan tidak mengatakan apa-apa kepadaku." Maknanya saling berdekatan.
Sunan ad-Daruquthni (118707)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
670 : Isnadnya shahih: HR. Abu Daud (334); Ahmad (4/203-204); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/339); Dikeluarkan juga oleh Al Bukhari secara mu'allaq pada bab Apabila orang junub khawatir sakit atau meninggal atau kehausan maka ia boleh bertayammum.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَهْبٍ , ثنا عَمِّي , أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ , أَنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ , كَانَ عَلَى سَرِيَّةٍ وَأَنَّهُمْ أَصَابَهُمْ بَرْدٌ شَدِيدٌ لَمْ يَرَوْا مِثْلَهُ , فَخَرَجَ لِصَلَاةِ الصُّبْحِ , فَقَالَ: وَاللَّهِ لَقَدِ احْتَلَمْتُ الْبَارِحَةَ وَلَكِنْ وَاللَّهِ مَا رَأَيْتُ بَرْدًا مِثْلَ هَذَا مَرَّ عَلَى وُجُوهِكُمْ مِثْلُهُ , فَغَسَلَ مَغَابِنَهُ وَتَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ , ثُمَّ صَلَّى بِهِمْ، فَلَمَّا قَدِمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , سَأَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصْحَابَهُ: «كَيْفَ وَجَدْتُمْ عَمْرًا وَصَحَابَتِهِ لَكُمْ؟» , فَأَثْنَوْا عَلَيْهِ خَيْرًا وَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، صَلَّى بِنَا وَهُوَ جُنُبٌ , فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَمْرٍو فَأَخْبَرَهُ بِذَلِكَ وَبِالَّذِي لَقِيَ مِنَ الْبَرْدِ , وَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ قَالَ {وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ} [النساء: 29] فَلَوِ اغْتَسَلْتُ مُتُّ , فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَمْرٍو
671: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb menceritakan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, Amr bin Al Harits mengabarkan kepadaku, dari Yazid bin Abu Habib, dari Imran bin Abu Anas, dari Abdurrahman bin Jubair, dari Abu Qais maula Amr bin Al Ash: Bahwa Amr bin Al Ash dalam suatu brigade, saat itu mereka dilanda kedingingan yang sangat ekstrim yang belum pernah mereka rasakan seperti itu, kemudian ia keluar untuk melaksanakan shalat Subuh, lalu ia berkata, "Demi Allah tadi malam aku telah bermimpi basah, tapi, demi Allah, aku belum pernah merasakan dingin seperti ini sebagaimana menerpa wajah-wajah kalian." Lalu ia membasuh kemaluannya dan berwudhu untuk shalat, kemudian shalat mengimami mereka. Setelah kembali kepada Rasulullah SAW, Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya, "Bagaimana kalian dapati Amr dan perlakuannya terhadap kalian?" Mereka memuji kebaikannya, dan mereka mengatakan, "Wahai Rasulullah, ia pernah mengimami kami padahal ia junub." Lalu Rasulullah SAW mengirim seseorang kepada Amr, lalu Amr memberitahu beliau tentang hal itu dan alasan cuaca dingin yang dialami saat itu, dan ia mengatakan, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah telah berfirman, 'Dan janganlah kamu membunuh dirimu.'' (Qs. An-Nisaa' [4]: 29) Seandainya aku mandi, tentu aku mati." Maka Rasulullah SAW tertawa kepada Amr.
Sunan ad-Daruquthni (118708)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
671 : Isnadnya hasan: Lihat keterangan yang lalu. Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb jujur namun berubah di akhir masa hidupnya, At-Taqrib (67).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ بْنِ دَبُوقَا , نا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْمَحَامِلِيُّ , وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ عَلِيٍّ , قَالَا: نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ الْحَرْبِيُّ , نا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو عَلِيٍّ بِشْرُ بْنُ مُوسَى , نا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ , قَالَا: نا الرَّبِيعُ بْنُ بَدْرٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنِ الْأَسْلَعِ , قَالَ: أَرَانِي كَيْفَ عَلَّمَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ التَّيَمُّمَ «فَضَرَبَ بِكَفَّيْهِ الْأَرْضَ ثُمَّ نَفَضَهُمَا ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ , ثُمَّ أَمَّرَ عَلَى لِحْيَتِهِ ثُمَّ أَعَادَهُمَا إِلَى الْأَرْضِ فَمَسَحَ بِهِمَا الْأَرْضَ ثُمَّ دَلَكَ إِحْدَاهُمَا بِالْأُخْرَى ثُمَّ مَسَحَ ذِرَاعَيْهِ ظَاهِرَهُمَا وَبَاطِنَهُمَا». هَذَا لَفْظُ إِبْرَاهِيمَ الْحَرْبِيِّ , وَقَالَ يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ فِي حَدِيثِهِ: فَأَرَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ أَمْسَحُ فَمَسَحْتُ , قَالَ: فَضَرَبَ بِكَفَّيْهِ الْأَرْضَ ثُمَّ رَفَعَهُمَا لِوَجْهِهِ , ثُمَّ ضَرَبَ ضَرْبَةً أُخْرَى فَمَسَحَ ذِرَاعَيْهِ بَاطِنَهُمَا وَظَاهِرَهُمَا حَتَّى مَسَّ بِيَدَيْهِ الْمِرْفَقَيْنِ
672: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Abdurrahim bin Dabuqa mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Sulaiman mengabarkan kepada kami {h}, Al Husain bin Isma'il Al Mahamili dan Isma'il bin Ali menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Ibrahim bin Ishaq Al Harbi mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Sulaiman mengabarkan kepada kami {h}, Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Ali bin Bisyr bin Musa mengabarkan kepada kami, yahya bin Ishaq mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Ar-Rabi' bin Badr mengabarkan kepada kami, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Al Asla', ia menuturkan: "Ia memperlihatkan kepadaku bagaimana Rasulullah SAW mengajarinya tayammum. Ia menepukkan kedua telapak tangannya ke tanah, lalu menepukkannya kemudian mengusapkannya pada wajahnya, lalu mengusapkannya pada janggutnya. Kemudian kembali (menepukkan) ke tanah, lalu mengusapkan salah satunya ke tengan lainnya, lalu mengusap kedua lengannya bagian luar dan bagian dalamnya." Ini lafazh Ibrahim Al Harbi. Yahya bin Ishaq menyebutkan dalam haditsnya: "Lalu Rasulullah SAW memperlihatkan kepadaku bagaimana seharusnya aku mengusap lalu aku pun mengusap, ia menuturkan, 'Beliau menepukkan kedua telapak tangannya di tanah, kemudian mengangkatnya ke wajahnya, kemudian menepukkannya lagi (ke tanah), lalu mengusap kedua lengannya bagian dalam dan bagian luarnya, hingga mengusap kedua tangannya hingga sikut'."
Sunan ad-Daruquthni (118709)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
672 : Isnadnya lemah: HR. Al Baihaqi (1/208); Ath-Thabarani (1/875); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/236), semuanya meriwayatkan dari Ar-Rabi' bin Badr. Saya katakan: Ar-Rabi' bin Badr bin Amr bin Jarrad AtTaimi haditsnya ditinggalkan, At-Taqrib (1/244).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّيَمُّمِ
-
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , قَالَا: نا أَبُو مُعَاوِيَةَ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ شَقِيقٍ , قَالَ: كُنْتُ جَالِسًا مَعَ عَبْدِ اللَّهِ , وَأَبِي مُوسَى , فَقَالَ أَبُو مُوسَى: يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَرَأَيْتَ لَوْ أَنَّ رَجُلًا أَجْنَبَ فَلَمْ يَجِدِ الْمَاءَ شَهْرًا أَكَانَ يَتَيَمَّمُ؟ , فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ: لَا يَتَيَمَّمُ وَإِنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ شَهْرًا , فَقَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى: فَكَيْفَ تَصْنَعُونَ بِهَذِهِ الْآيَةِ فِي سُورَةِ الْمَائِدَةِ {فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا} [النساء: 43]؟ فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ: لَوْ رُخِّصَ لَهُمْ فِي هَذَا لَأَوْشَكُوا إِذَا بَرُدَ عَلَيْهِمُ الْمَاءُ أَنْ يَتَيَمَّمُوا بِالصَّعِيدِ , قَالَ: فَقَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى: فَإِنَّمَا كَرِهْتُمْ هَذَا لِهَذَا؟ , قَالَ: نَعَمْ , فَقَالَ لَهُ أَبُو مُوسَى: أَلَمْ تَسْمَعْ قَوْلَ عَمَّارٍ لِعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا: بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ فَتَمَرَّغْتُ فِي الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ثُمَّ جِئْتُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَضْرِبَ بِيَدَيْكَ عَلَى الْأَرْضِ ثُمَّ تَمْسَحَ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى ثُمَّ تَمْسَحَ بِهِمَا وَجْهَكَ». , فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ: أَلَمْ تَرَ عُمَرُ لَمْ يَقْنَعْ بِقَوْلِ عَمَّارٍ , وَقَالَ يُوسُفُ: «أَنْ تَضْربَ بِكَفَّيْكَ عَلَى الْأَرْضِ ثُمَّ تَمْسَحَهُمَا ثُمَّ تَمْسَحَ بِهِمَا وَجْهَكَ وَكَفَّيْكَ» , فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ: فَلَمْ تَرَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لَمْ يَقْنَعْ بِقَوْلِ عَمَّارٍ
673: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan mengabarkan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Abu Mu'awiyah mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Syaqiq, ia menuturkan, "Ketika aku sedang duduk bersama Abdullah dan Abu Musa, Abu Musa berkata, 'Wahai Abu Abdurrahman, bagaimana menurutmu bila seseorang junub dan tidak menemukan air selama sebulan, apakah ia boleh bertayammum?' Abdullah menjawab, 'Tidak boleh bertayammum walaupun tidak menemukan air selama satu bulan.' Abu Musa bertanya lagi, 'Lalu, bagaimana dengan ayat ini yang terdapat di dalam surah Al Maa'idah: 'lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih) ?' Abdullah menjawab, 'Seandainya diberikan rukhshah dalam hal ini, tentu mereka akan mengeluhkan ketika merasakan dinginnya air supaya bisa bertayammum dengan tanah.' Abu Musa berkata lagi, 'Kalian tidak menyukai itu karena hal tersebut?' 'Ya.' Jawab Abdullah. Abu Musa berkata lagi, 'Apakah engkau belum pernah mendengar ucapan Ammar kepada Umar RA: 'Rasulullah SAW mengutusku untuk suatu keperluan, lalu aku junub dan tidak menemukan air, kemudian aku berguling-guling di tanah sebagaimana berguling-gulingnya binatang. Kemudian aku datang kepada Nabi SAW, lalu aku menceritakan hal itu kepada beliau, lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya cukup bagimu menepukkan kedua telapak tanganmu di tanah, lalu engkau mengusapkan salah satunya kepada yang lainnya (dan sebaliknya), kemudian mengusapkan keduanya ke wajahmu.,, Abdullah menjawab, 'Apakah engkau tidak tahu bahwa Umar tidak puas dengan ucapan Ammar?' —Yusuf menyebutkan (dalam redaksinya): 'Engkau menepukkan kedua telapak tanganmu ke tanah, mengusapkan keduanya, lalu mengusapkannya pada wajah dan kedua tanganmu.'— Abdullah mengatakan, 'Engkau tidak mengira bahwa Umar tidak puas dengan ucapan Ammar'."
Sunan ad-Daruquthni (118710)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
673 : Isnadnya shahih: HR. Al Bukhari dan Muslim dalam kitab Haid (hadits no. 110) dari jalur Yahya bin Yahya, Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Ibnu Numair, semuanya dari Abu Mu'awiyah.