Sunan ad-Daruquthni

الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ زَنْجُوَيْهِ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ عُمَرَ بْنِ زَيْدٍ مِنْ أَهْلِ صَنْعَاءَ , نا أَبُو الزُّبَيْرِ , أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ , يَقُولُ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ الْهِرَّةِ وَأَكْلِ ثَمَنِهَا»
4742: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik bin Zanjawaih menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami dari Umar bin Zaid salah seorang warga Shan'a, Abu Az-Zubair menceritakan kepada kami, bahwa ia mendengar Jabir bin Abdullah berkata, "Rasulullah SAW melarang memakan kucing dan memakan harganya (hasil penjualannya).
Sunan ad-Daruquthni (122838)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4742 : Isnadnya hasan. HR. Abu Daud (3480), Ibnu Majah (3250), At-Tirmidzi (1280), dan An-Nasa'i (4671) dari Abdurrazzaq dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ النَّحَّاسُ , نا عَلِيُّ بْنُ دَاوُدَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ الرَّمْلِيُّ , نا الشَّيْبَانِيُّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ الصَّلْتِ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ عِيَاضٍ , عَنْ عَبْدِ الْمَجِيدِ بْنِ سُهَيْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: «أُهْدِيَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْنَبٌ وَأَنَا نَائِمَةٌ , فَخَبَّأَ لِي مِنْهَا الْعَجُزَ , فَلَمَّا قُمْتُ أَطْعَمَنِي»
4743: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad An-Nahhas menceritakan kepada kami, Ali bin Daud menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Aziz Ar-Ramli menceritakan kepada kami, Asy-Syaibani Abdullah bin Yazid bin Ash-Shalt menceritakan kepada kami dari Yazid bin Iyadh, dari Abdul Majid bin Suhail bin Abdurrahman bin Auf, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dari Aisyah, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah diberi hadiah berupa kelinci, saat itu aku sedang tidur, lalu beliau menyimpan pinggulnya untukku, setelah aku bangun, beliau memberiku untuk dimakan."
Sunan ad-Daruquthni (122839)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4743 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Yazid bin Iyadh, dia dinilai pendusta oleh Malik dan yang lainnya (At-Taqrib, 1/370). HR. Al Bukhari (7/125) dan Muslim (Pembahasan: binatang buruan, 53) dari hadits Anas bin Malik secara marfu', bahwa Nabi SAW diberi hadiah pinggul kelinci lalu beliau menerimanya.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ بْنِ الْمُهْتَدِي بِاللَّهِ , نا بَكْرُ بْنُ سَهْلٍ , نا شُعَيْبُ بْنُ يَحْيَى , نا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَالِمٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْفَأْرَةِ تَقَعُ فِي السَّمْنِ وَالْوَدَكِ , قَالَ: «اطْرَحُوا مَا حَوْلَهَا إِنْ كَانَ جَامِدًا , وَإِنْ كَانَ مَائِعًا فَانْتَفَعُوا بِهِ وَلَا تَأْكُلُوا»
4744: Ubaidullah bin Abdushshamad bin Al Muhtadi Billah menceritakan kepada kami, Bakr bin Sahl menceritakan kepada kami, Syu'aib bin Yahya menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayyub menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Ibnu Syihab, dari Salim, dari Ibnu Umar, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah ditanya tentang tikus yang terjatuh ke dalam lemak dan mentega, beliau pun menjawab, 'Buanglah (dan) yang di sekitarnya bila (makanan) itu padat, namun bila itu cair, maka manfaatkanlah tapijanganlah kalian memakannya'."
Sunan ad-Daruquthni (122840)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4744 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (9/345) dari Bakar bin Sahl dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْقَاسِمِ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ رَاشِدٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْبَرْقِيُّ , نا عَمْرُو بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ بَشِيرٍ , عَنْ أَبِي هَارُونَ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْفَأْرَةِ تَقَعُ فِي السَّمْنِ وَالزَّيْتِ , قَالَ: «اسْتَصْبِحُوا بِهِ وَلَا تَأْكُلُوهُ». وَنَحْوُ ذَلِكَ رَوَاهُ الثَّوْرِيُّ , عَنْ أَبِي هَارُونَ , مَوْقُوفًا عَلَى أَبِي سَعِيدٍ
4745: Umar bin Muhammad Al Qasim An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Rasyid Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdurrahim Al Barqi menceritakan kepada kami, Amr bin Salamah menceritakan kepada kami dari Sa'id bin Basyir, dari Abu Harun, dari Abu Sa'id, dia berkata, "Rasulullah SAW ditanya tentang tikus yang jatuh ke dalam lemak dan minyak, beliau pun menjawab, 'Gunakanlah itu untuk lampu dan janganlah kalian memakannya'." atau redaksi lainnya yang senada dengan itu. Riwayat serupa ini juga diriwayatkan oleh AtsTsauri dan Abu Harun secara mauquf pada Abu Sa'id.
Sunan ad-Daruquthni (122841)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4745 : Isnadnya sangat dha‘if. HR. Al Baihaqi (9/354) dari jalur penulis dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Abu Harun, —yaitu Umarah bin Juwain,— riwayatnya ditinggalkan. Biografinya telah dikemukakan berulang kali.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي دَاوُدَ , نا يُونُسُ بْنُ حَبِيبٍ , وَأُسَيْدُ بْنُ عَاصِمٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , قَالَا: نا الْحُسَيْنُ بْنُ حَفْصٍ , نا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , عَنْ أَبِي هَارُونَ الْعَبْدِيِّ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّهُ قَالَ فِي الْفَأْرَةِ تَقَعُ فِي السَّمْنِ أَوِ الزَّيْتِ , فَقَالَ: «اسْتَنْفَعُوا بِهِ وَلَا تَأْكُلُوهُ»
4746: Abdullah bin Abu Daud menceritakan kepada kami, Yunus bin Habib dan Usaid bin Ashim Al Ashbahani menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Al Husain bin Hafsh menceritakan kepada kami, Sufyan Ats-Tsauri menceritakan kepada kami dari Abu Harun Al Abdi, dari Abu Sa'id, bahwa beliau bersabda tentang tikus yang jatuh ke dalam lemak atau minyak, "Manfaatkanlah itu, tapi janganlah kalian memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122842)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو الْقَاسِمِ بْنُ مَنِيعٍ , نا عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ , عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ , قَالَ: قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ وَالنَّاسُ يَجُبُّونَ أَسْنِمَةَ الْإِبِلِ , وَيَقْطَعُونَ أَلْيَاتِ الْغَنَمِ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا قُطِعَ مِنَ الْبَهِيمَةِ وَهِيَ حَيَّةٌ فَهُوَ مَيْتَةٌ»
4747: Abu Al Qasim bin Mani' menceritakan kepada kami, Ali bin Al Ja'd menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Abdullah bin Dinar menceritakan kepada kami dari Zaid bin Aslam, dari Atha‘ bin Yasar, dari Abu Waqid Al-Laitsi, dia berkata, "Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, orang-orang terbiasa memotong punuk unta dan memotong tunggir kambing, lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Apa yang dipotong dari binatang yang masih hidup, maka potongan itu adalah bangkai'."
Sunan ad-Daruquthni (122843)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4747 : Isnadnya hasan. HR. Abu Daud (2858) dan At-Tirmidzi (1480) dari Abdurrahman dengan isnad tersebut. Abdurrahman bin Abdullah adalah perawi yang jujur namun sering salah (At-Taqrib, 1/487).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا ابْنُ مَخْلَدٍ , نا حُمَيْدُ بْنُ الرَّبِيعِ , نا مَعْنُ بْنُ عِيسَى , عَنْ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا قُطِعَ مِنَ الْبَهِيمَةِ وَهِيَ حَيَّةٌ فَهُوَ مَيْتَةٌ»
4748: Ibnu Makhlad menceritakan kepada kami, Humaid bin Ar-Rabi' menceritakan kepada kami, Ma'n bin Isa menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Sa'd, dari Zaid bin Aslam, dari Ibnu Umar, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Apa yang dipotong dari binatang yang masih hidup, maka (potongan) itu adalah bangkai."
Sunan ad-Daruquthni (122844)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4748 : Isnadnya hasan. HR. Ibnu Majah (3216) dari Ma'n bin Isa dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَحْمَدَ الْمَرْوَزِيُّ , نا سَعِيدُ بْنُ مَسْعُودٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , نا أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ أَبِي فَرْوَةَ ح وَنا الْحَسَنُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ الْحَسَنِ بْنِ يُوسُفَ الْمَرْوَرُّوذِيُّ , يُعْرَفُ بِابْنِ الْهَرْشِ قَالَ: وَجَدْتُ فِي كِتَابِ جَدِّي: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ , نا أَبُو حَنِيفَةَ , نا أَبُو فَرْوَةَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى قَالَ: نَزَلْتُ مَعَ حُذَيْفَةَ عَلَى دِهْقَانَ فَأَتَانَا بِطَعَامٍ فَطَعِمْنَا , فَدَعَا حُذَيْفَةُ بِشَرَابٍ فَأَتَاهُ بِشَرَابٍ فِي إِنَاءٍ مِنْ فِضَّةٍ فَأَخَذَ الْإِنَاءَ فَضَرَبَ بِهِ وَجْهَهُ فَسَاءَ بِالَّذِي صَنَعَ بِهِ , فَقَالَ: هَلْ تَدْرُونَ لِمَ صَنَعْتُ هَذَا؟ , قُلْنَا: لَا , قَالَ: نَزَلْنَا بِهِ فِي الْعَامِ الْمَاضِي فَأَتَانِي بِشَرَابٍ فِيهِ فَأَخْبَرْتُهُ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا «أَنْ نَأْكُلَ فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَأَنْ نَشْرَبَ فِيهِمَا وَلَا نَلْبَسَ الْحَرِيرَ وَلَا الدِّيبَاجَ فَإِنَّهُمَا لِلْمُشْرِكِينَ فِي الدُّنْيَا وَهُمَا لَنَا فِي الْآخِرَةِ»
4749: Umar bin Ahmad Al Marwazi menceritakan kepada kami, Sa'id bin Mas'ud menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Musa menceritakan kepada kami, Abu Hanifah menceritakan kepada kami dari Abu Farwah (h) Al Hasan bin Sa'id bin Al Hasan bin Yusuf Al Marwazi yang dikenal dengan Ibnu Al Harsy, menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku dapatkan di dalam kitab kakekku: Muhammad bin Al Hasan menceritakan kepada kami, Abu Hanifah menceritakan kepada kami, Abu Farwah menceritakan kepada kami dari Abdurrahman bin Abu Laila, dia berkata, "Aku dan Hudzaifah berkunjung ke tempat Dihqan, lalu dia menyuguhi kami makanan, maka kami pun menyantapnya. Hudzaifah kemudian minta minum, maka dia pun diberi minum dengan bejana yang terbuat dari perak, lalu dia mengambil bejana itu lantas memukulkan pada wajahnya, sehingga perbuatannya itu memburukkan kami, dia pun berkata, 'Apakah kalian tahu mengapa aku melakukan ini?' Kami menjawab, 'Tidak.' Dia berkata, 'Tahun lalu aku singgah padanya, lalu aku diberi minuman dengan itu, kemudian aku memberitahukan itu kepadanya, bahwa Nabi SAW telah melarang kami makan dengan menggunakan bejana emas dan perak, atau minum dengan menggunakan itu, dan agar kami tidak mengenakan sutera baik yang halus maupun yang kasar, karena sesungguhnya itu diperuntukkan bagi orang-orang musyrik di dunia, dan bagi kita di akhirat nanti."
Sunan ad-Daruquthni (122845)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4749 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Farwah, yaitu Yazid bin Sinan Ar-Ruhawi, yang dinilai dha‘if. Biografinya telah dikemukakan berulang kali. At-Taqrib (2/365). Lihat takhrij berikut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو حَيْدَرَةَ حَيْدُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , نا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ , نا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ , عَنِ ابْنِ أَبِي نَجِيحٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنْ حُذَيْفَةَ , قَالَ: وَنا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ حَمَّادٍ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنْ حُذَيْفَةَ , وَكُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا قَدْ دَخَلَ فِي حَدِيثِ صَاحِبِهِ، قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «لَا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَا تَأْكُلُوا فِيهِمَا»
4750: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Haidarah Haidun bin Abdullah menceritakan kepada kami, Yahya bin Ishaq menceritakan kepada kami, Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami dari Ibnu Najih, dari Mujahid, dari Abdurrahman bin Abu Laila, dari Hudzaifah, dia berkata: Dan Yahya bin Ishaq menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Hammad, dari Mujahid, dari Ibnu Abu Laila, dari Hudzaifah, masing-masing dari keduanya telah masuk ke dalam hadits yang lainnya, dia berkata, "Aku mendengar Nabi SAW bersabda, “Janganlah kalian minum dengan menggunakan bejana emas dan perak, danjangan pula kalian makan dengan menggunakan itu."
Sunan ad-Daruquthni (122846)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4750 : Isnadnya hasan. HR. Al Bukhari (2/99) dan Muslim (Pembahasan: pakaian, 5) dari Mujahid dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , نا الْحَسَنُ بْنُ أَبِي الرَّبِيعِ , نا وَهْبُ بْنُ جَرِيرِ بْنِ حَازِمٍ , نا أَبِي , قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي نَجِيحٍ , يُحَدِّثُ عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى , أَنَّ حُذَيْفَةَ اسْتَسْقَى , فَأَتَاهُ دِهْقَانُ بِإِنَاءٍ مِنْ فِضَّةٍ فَأَخَذَهُ فَرَمَاهُ بِهِ , وَقَالَ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا «أَنْ نَشْرَبَ فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ , وَأَنْ نَأْكُلَ فِيهِمَا , وَعَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ , وَأَنْ نَجْلِسَ عَلَيْهِ»
4751: Abu Shalih Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Abu Ar-Rabi' menceritakan kepada kami, Wahb bin Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Ibnu Abu Najih menceritakan, dari Mujahid, dari Ibnu Abu Laila, bahwa Hudzaifah pernah minta minum, lalu Dihqan menghampirinya dengan membawakan bejana yang terbuat dari perak, maka Hudzaifah mengambilnya lalu melemparkannya sambil berkata, "Sesungguhnya Rasulullah SAW telah melarang kami minum dengan menggunakan bejana emas dan perak, melarang kami makan dengan menggunakan itu, melarang mengenakan sutera halus dan kasar, serta duduk di atasnya."
Sunan ad-Daruquthni (122847)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4751 : Isnadnya hasan. Ibid, tanpa redaksi "dan duduk di atasnya".
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَبُو الْأَشْعَثِ أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ نا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ , نا حَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَالُ لَهُ: أَبُو ثَعْلَبَةَ , فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي كِلَابًا مُكَلَّبَةً فَأَفْتِنِي فِي صَيْدِهَا , فَقَالَ: «إِنْ كَانَتْ لَكَ كِلَابٌ مُكَلَّبَةٌ فَكُلْ مِمَّا أَمْسَكْنَ عَلَيْكَ ذَكِيُّ وَغَيْرَ ذَكِيٍّ» , قَالَ: وَإِنْ أَكَلَ مِنْهُ؟ , قَالَ: «وَإِنْ أَكَلَ مِنْهُ» , قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفْتِنِي فِي قَوْسِي , قَالَ: «كُلْ مَا رَدَّتْ عَلَيْكَ قَوْسُكَ» , قَالَ: ذَكِيُّ وَغَيْرَ ذَكِيٍّ؟ , قَالَ: «ذَكِيُّ وَغَيْرَ ذَكِيٍّ». قَالَ: وَإِنْ تَغِيبَ [ص:531] عَنِّي؟ , قَالَ: «وَإِنْ تَغِيبَ عَنْكَ مَا لَمْ تَضِلَّ أَوْ تَجِدْ فِيهِ أَثَرًا غَيْرَ أَثَرِ سَهْمِكَ». قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفْتِنِي فِي آنِيَةِ الْمَجُوسِ إِذَا اضْطُرِرْنَا إِلَيْهَا , قَالَ: «اغْسِلْهَا ثُمَّ كُلْ فِيهَا»
4752: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Abu Al Asy'ats Ahmad bin Al Miqdam menceritakan kepada kami, Yazid bin Zurai' menceritakan kepada kami, Habib Al Mu'allim menceritakan kepada kami dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa seorang laki-laki yang biasa dipanggil Abu Tsa'labah datang kepada Nabi SAW lalu berkata, "Wahai Rasulullah, aku mempunyai sejumlah anjing terlatih (untuk berburu), maka berilah aku fatwa tentang hasil buruannya." Beliau bersabda, "Bila itu anjing yang terlatih, maka makanlah apa yang ditangkapnya untukmu, baik disembelih maupun tidak disembelih.'" Dia bertanya lagi, "Bila anjing itu makan darinya?" Beliau menjawab, "Walaupun dia makan darinya." Dia berkata lagi, "Wahai Rasulullah, berilah aku fatwa tentang panahku." Beliau bersabda, "Makanlah apa yang diperoleh oleh panahmu." Dia bertanya lagi, "Baik disembelih maupun tidak disembelih?" Beliau menjawab, "Baik disembelih atau pun tidak disembelih." Dia bertanya lagi, "Bila (binatang buruan) itu sempat lepas dariku?" Beliau menjawab, "Walaupun sempat lepas darimu selama tidak hilang atau engkau tidak menemukan selain bekas panahmu." Dia berkata lagi, "Wahai Rasulullah, berilah aku fatwa tentang bejana-bejana orang Majusi bila terpaksa kami menggunakannya." Beliau bersabda, "Cucilah terlebih dahulu, lalu makanlah dengan menggunakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122848)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4752 : Isnadnya hasan. HR. Ahmad (2/184) dan Abu Daud (2857) dari Habib Al Mu'allim dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , وَمُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ هَارُونَ الْعَسْكَرِيُّ , وَالْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الرَّبِيعِ الْأَنْمَاطِيُّ , قَالُوا: أنا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ الْمُهَلَّبِيُّ , عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ , أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: أَرْمِي بِسَهْمِي فَأُصِيبُ فَلَا أَقْدِرُ عَلَيْهِ إِلَّا بَعْدَ يَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ , فَقَالَ: «إِذَا قَدَرْتَ عَلَيْهِ وَلَيْسَ فِيهِ أَثَرٌ وَلَا خَدْشٌ إِلَّا رَمْيَتُكَ فَكُلْ , وَإِنْ وَجَدْتَ فِيهِ أَثَرَ غَيْرِ رَمْيَتِكَ فَلَا تَأْكُلْهُ» , أَوْ قَالَ: «لَا تَطْعَمْهُ فَإِنَّكَ لَا تَدْرِي أَنْتَ فَعَلْتَهُ أَوْ غَيْرُكَ وَإِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ فَأَخَذَ فَأَدْرَكْتَهُ فَذَكِّهِ وَإِنْ وَجَدْتَهُ قَدْ أَخَذَ وَلَمْ يَأْكُلْ شَيْئًا مِنْهُ فَكُلْهُ , وَإِنْ وَجَدْتَهُ قَدْ قَتَلَهُ فَأَكَلَ مِنْهُ فَلَا تَأْكُلْ مِنْهُ شَيْئًا» , أَوْ قَالَ: «لَا تَأْكُلْهُ فَإِنَّمَا أَمْسَكَ عَلَى نَفْسِهِ» , قَالَ عَدِيُّ: فَإِنِّي أَرْسَلُ كِلَابِي وَأَذْكُرُ اسْمَ اللَّهِ فَتَخْتَلِطُ بِكِلَابِ غَيْرِي [ص:532] فَيَأْخُذْنَ الصَّيْدَ فَيَقْتُلْنَهُ , قَالَ: «لَا تَأْكُلْهُ فَإِنَّكَ لَا تَدْرِي أَكِلَابُكَ قَتَلَتْهُ أَوْ كِلَابُ غَيْرِكَ»
4753: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz, Muhammad bin Ahmad bin Harun Al Askari dan Al Hasan bin Ahmad bin Ar-Rabi' Al Anmathi menceritakan kepada kami, mereka berkata: Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Abbad bin Abbad Al Muhallabi menceritakan kepada kami dari Ashim Al Ahwal, dari Asy-Sya'bi, dari Adi bin Hatim, bahwa ia bertanya kepada Nabi SAW, dia berkata, "Aku melepaskan anak panahku lalu mengenai sasaran namun aku tidak dapat mengambilnya kecuali setelah sehari atau dua hari." Beliau menjawab, "Bila engkau berhasil mengenainya dan tidak ada bekas lain serta tidak ada bekas gigitan (binatang buas) selain bekas panahmu, maka makanlah. Tapi bila engkau temukan selain bekas panahmu, maka janganlah dimakan" atau beliau berkata "janganlah engkau menyantapnya, karena sesungguhnya engkau tidak tahu, apakah engkau yang membunuhnya atau selainmu. Bila engkau melepaskan anjingmu, lalu dia berhasil menangkap (buruannya) dan engkau sempat menangkapnya, maka sembelihlah, dan bila engkau mendapatinya telah ditangkapnya dan anjingmu belum makan darinya, maka makanlah. Tapi bila engkau mendapatinya telah dibunuh (oleh anjingmu) dan dia memakan darinya, maka janganlah engkau memakan darinya" atau beliau berkata "janganlah engkau memakannya, karena sebenarnya dia telah menangkapnya untuk dirinya sendiri." Adi berkata, "Aku melepaskan anjing-anjingku dan menyebutkan nama Allah, lalu anjing-anjingku berbaur dengan anjing-anjing lainnya, kemudian mereka menangkap binatang buruan dan membunuhnya." Beliau menjawab, "Janganlah engkau memakannya, karena engkau tidak tahu, apakah anjing-anjingmu yang telah membunuhnya atau anjing-anjing yang lain.
Sunan ad-Daruquthni (122849)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4753 : Isnadnya hasan. Lihat takhrij yang lalu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , قَالَا: نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ , عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الصَّيْدِ , قَالَ: «إِذَا رَمَيْتَ بِسَهْمِكَ فَاذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ , فَإِنْ وَجَدْتَهُ قَدْ قُتِلَ فَكُلْهُ إِلَّا أَنْ تَجِدَهُ قَدْ وَقَعَ فِي مَاءٍ فَمَاتَ , فَإِنَّكَ لَا تَدْرِي الْمَاءُ قَتَلَهُ أَمْ سَهْمُكَ»
4754: Muhammad bin Makhlad dan Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Mubarak menceritakan kepada kami dari Ashim Al Ahwal, dari Asy-Sya'bi, dari Adi bin Hatim RA, dia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Nabi SAW tentang binatang buruan, beliau pun bersabda, 'Jika engkau melepaskan anak panahmu, maka sebutlah nama Allah. Bila engkau mendapatinya telah mati, maka makanlah, kecuali bila engkau mendapatinya terjatuh ke dalam air lalu mati, karena engkau tidak tahu, apakah air itu yang telah membunuhnya ataukah anak panahmu."
Sunan ad-Daruquthni (122850)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4754 : Isnadnya shahih. HR. Al Bukhari (9/146) dan Muslim (Pembahasan: binatang buruan, 7) dari Abdullah bin Al Mubarak dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ الْحَرَّانِيُّ , نا شَاذَانُ , نا شَرِيكٌ , عَنِ الْحَجَّاجِ , عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ أَبِي بَزَّةَ , وَأَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ سُلَيْمَانَ الْيَشْكُرِيُّ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «نُهِيَ عَنْ ذَبِيحَةِ الْمَجُوسِيِّ , وَصَيْدِ كَلْبِهِ وَطَائِرِهِ»
4755: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Hasan Al Harrani menceritakan kepada kami, Syadzan menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Al Hajjaj, dari Al Qasim bin Abu Bazzah dan Abu Az-Zubair, dari Sulaiman Al Yasykuri, dari Jabir, dia berkata, "Telah dilarang (memakan) sembelihan orang Majusi dan hasil buruan anjingnya dan burungnya."
Sunan ad-Daruquthni (122851)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4755 : Isnadnya dha‘if HR. Al Baihaqi (9/245) dari Syarik dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Al Hajjaj —yaitu Ibnu Arthah,— yang dinilai dha'if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى الْأُمَوِيُّ , نا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ , عَنْ مَكْحُولٍ , عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ , عَنِ الْخُشَنِيِّ , قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نُخَالِطُ الْمُشْرِكِينَ وَلَيْسَ [ص:533] لَنَا قُدُورٌ وَلَا آنِيَةٌ غَيْرُ آنِيَتِهِمْ , قَالَ: فَقَالَ: «اسْتَغْنُوا عَنْهَا مَا اسْتَطَعْتُمْ فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فَارْحَضُوهَا بِالْمَاءِ فَإِنَّ الْمَاءَ طَهُورُهَا ثُمَّ اطْبُخُوا فِيهَا»
4756: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Sa'id bin Yahya Al Umawi menceritakan kepada kami, Abdurrahim bin Sulaiman menceritakan kepada kami dari Al Hajjaj bin Arthah, dari Makhul, dari Abu Idris, dari Al Khusyani, dia berkata, "Aku berkata, 'Wahai Rasulullah, kami berbaur dengan orang-orang musyrik, dan kami tidak memiliki periuk dan tidak pula bejana selain bejana mereka.' Beliau bersabda, 'Jangan kalian gunakan itu bila bisa. Tapi bila kalian tidak menemukan (yang lain) maka cucilah dengan air, karena air dapat menyucikannya, lalu memasaklah dengannya'."
Sunan ad-Daruquthni (122852)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4756 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Al Hajjaj bin Arthah, dia dha'if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ , عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَبِي ثَعْلَبَةَ الْخُشَنِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «إِذَا رَمَيْتَ بِسَهْمِكَ فَغَابَ عَنْكَ ثَلَاثًا فَأَدْرَكْتَهُ فَكُلْهُ مَا لَمْ يُنْتِنْ»
4757: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Hammad bin Khalid menceritakan kepada kami dari Mu'awiyah bin Shalih, dari Abdurrahman bin Jubair bin Nufair, dari ayahnya, dari Tsa'labah Al Khusyani RA, dari Nabi SAW, "Bila engkau melepaskan anak panahmu, lalu (binatang buruan) itu luput darimu selama tiga hari kemudian engkau menemukannya, maka makanlah selama belum membusuk."
Sunan ad-Daruquthni (122853)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4757 : Isnadnya shahih. HR. Al Bukhari dan Muslim (Pembahasan: binatang buruan, 9/10) dari Hammad bin Khalid, dan dari Mu'awiyah bin Shalih dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْبَاقِي بْنُ قَانِعٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ نُوحٍ الْعَسْكَرِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ الْأَهْوَازِيُّ , نا أَبُو هِشَامٍ الْأَهْوَازِيُّ ح وَنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ بِمِصْرَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ مُوسَى , نا الْحَسَنُ بْنُ الْحَارِثِ , وَيَحْيَى بْنُ يَزِيدَ الْأَهْوَازِيُّ , قَالُوا: نا أَبُو هَمَّامٍ الْأَهْوَازِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ الزِّبْرِقَانِ , عَنْ مَرْوَانَ بْنِ سَالِمٍ , عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ [ص:534] أَرَأَيْتَ الرَّجُلَ مِنَّا يَذْبَحُ وَيَنْسَى أَنْ يُسَمِّيَ اللَّهَ؟ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اسْمُ اللَّهِ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ». مَرْوَانُ بْنُ سَالِمٍ ضَعِيفٌ , وَقَالَ ابْنُ قَانِعٍ: «اسْمُ اللَّهِ عَلَى فَمِ كُلِّ مُسْلِمٍ»
4758: Abdul Baqi bin Qani' menceritakan kepada kami, Muhammad bin Nuh Al Askari menceritakan kepada kami, Yahya bin Yazid Al Ahwazi menceritakan kepada kami, Abu Hisyam Al Ahwazi menceritakan kepada kami (h) Ali bin Abdullah bin Al Fadhl menceritakan kepada kami di Mesir, Abdullah bin Ahmad bin Musa menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Al Harits dan Yahya bin Yazid Al Ahwazi menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abu Hammam Al Ahwazi Muhammad bin Az-Zabriqan menceritakan kepada kami dari Marwan bin Salim, dari Al Auza'i, dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Seorang laki-laki pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, dia berkata, 'Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu tentang seseorang diantara kami yang menyembelih dan lupa menyebut nama Allan?' Nabi SAW menjawab, 'Nama Allah ada pada setiap Muslim'." Marwan bin Salim adalah seorang perawi dha'if. Ibnu Qani' menyebutkan (dalam riwayat yang dikemukakannya), "Nama Allah ada pada mulut setiap Muslim."
Sunan ad-Daruquthni (122854)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4758 : Isnadnya dha'if. HR. Al Baihaqi (9/240) dan Ath-Thabarani di dalam Al Ausath, dan di dalam Al Majma' (4/30). Di dalam isnadnya terdapat Marwan bin Salim Al Ghifari, riwayatnya ditinggalkan. As-Saji dan yang lainnya menuduhnya memalsukan hadits (At-Taqrib, 21/239).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَأَبُو عُمَرَ الْقَاضِي , وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ الْعَبَّاسِ الْوَرَّاقُ , قَالُوا: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ مَيْسَرَةَ , قَالَ: نا أَبُو جَابِرٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ مُغِيرَةَ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , فِي الْمُسْلِمِ يَذْبَحُ وَيَنْسَى التَّسْمِيَةَ , قَالَ: «لَا بَأْسَ بِهِ».
4759: Al Husain bin Ismail, Abu Umar Al Qadi dan Ismail bin Al Abbas Al Warraq menceritakan kepada kami, mereka berkata: Abdullah bin Ahmad bin Maisarah menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Jabir menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Mughirah, dari Ibrahim, tentang seorang muslim yang menyembelih namun lupa membaca basmalah, dia berkata, "Tidak apa-apa."
Sunan ad-Daruquthni (122855)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4759 : Isnadnya sangat dha'if karena di dalanmya terdapat Abu Jabir, yaitu Muhammad bin Abdurrahman Al Bayadh yang dinilai sangat dha‘if.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
قَالَ: وَنا شُعْبَةُ عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ حَدَّثَنِي عَيْنٌ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ «أَنَّهُ لَمْ يَرَ بِهِ بَأْسًا» , قَوْلُهُ: عَيْنٌ يَعْنِي بِهِ عِكْرِمَةَ
Dia berkata: Dan Syu'bah menceritakan kepada kami dari Sufyan bin Uyainah, dari Amr bin Dinar, dari Abu Asy-Sya'tsa‘ Ain menceritakan kepadaku, dari Ibnu Abbas, bahwa tidak memandang hal itu tidak apa-apa. Ucapannya "Ain" maksudnya adalah Ikrimah.
Sunan ad-Daruquthni (122856)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرِ بْنِ خَالِدٍ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ أَبِي الشَّعْثَاءِ , عَنْ عَيْنٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «إِذَا ذَبَحَ الْمُسْلِمُ فَلَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ فَلْيَأْكُلْ فَإِنَّ الْمُسْلِمَ فِيهِ اسْمًا مِنْ أَسْمَاءِ اللَّهِ»
4760: Ahmad bin Muhammad bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bakr bin Khalid menceritakan kepada kami, Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Abu Asy-Sya'tsa‘ dari Ain, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Bila seorang Muslim menyembelih dan tidak menyebut nama Allah, maka makanlah. Karena sesungguhnya muslim itu mengandung salah satu nama Allah."
Sunan ad-Daruquthni (122857)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4760 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (9 240) dari Sufyan dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ [ص:535] صَاعِقَةُ , نا طَلْقُ بْنُ غَنَّامٍ , نا يَحْيَى بْنُ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْخَلِيلِ , عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: «لَا بَأْسَ بِأَكْلِ خُبْزِ الْمَجُوسِ , إِنَّمَا نُهِيَ عَنْ ذَبَائِحِهِمْ»
4761: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdurrahim Sha'iqah menceritakan kepada kami, Thalq bin Ghannam menceritakan kepada kami, Yahya bin Salamah bin Kuhail menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Abdullah bin Al Khalil, dari Ali RA, dia berkata, "Tidak apa-apa memakan roti orang Majusi, karena yang dilarang adalah (memakan) sembelihan mereka."
Sunan ad-Daruquthni (122858)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4761 : Isnadnya sangat dha'if. HR. Al Baihaqi (9/285) dari Yahya bin Salamah dengan isnad tersebut. Yahya bin Salamah bin Kuhail riwayatnya ditinggalkan dan dia beraliran syi'ah. Biografinya telah dikemukakan, lihat At-Taqrib (2/349).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو حَاتِمٍ الرَّازِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ , نا مَعْقِلٌ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «الْمُسْلِمُ يَكْفِيهِ اسْمُهُ فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يُسَمِّيَ حِينَ يَذْبَحُ فَلْيُسَمِّ وَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ ثُمَّ لِيَأْكُلْ»
4762: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Hatim Ar-Razi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid menceritakan kepada kami, Ma'qil menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi SAW bersabda, "Seorang muslim cukup dengan menyebut nama-Nya. Bila dia lupa membaca basmalah ketika menyembelih, maka hendaklah membaca basmalah dan menyebut nama Allah kemudian memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122859)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4762 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (9/24) dari Abu Hatim Ar-Razi dengan isnad tersebut. Muhammad bin Yazid adalah Ibnu Sinan, yang dinilai tidak kuat. Biografinya telah dikemukakan. Lihat At-Taqrib (2/217).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَبُو الْأَشْعَثِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا , أَنَّ قَوْمًا قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ قَوْمًا يَأْتُونَا بِاللَّحْمِ لَا نَدْرِي أَذَكَرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ أَمْ لَا , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَمُّوا عَلَيْهِ وَكُلُوا»
4763: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Abu Al Asy'ats menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdunahman menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah RA, bahwa sekelompok orang berkata, "Wahai Rasulullah, ada sekelompok orang datang kepada kami dengan membawa daging. Kami tidak tahu, apakah mereka menyebut nama Allah atau tidak (saat menyembelihnya)." Rasulullah SAW pun bersabda, "Bacakanlah basmalah padanya dan makanlah."
Sunan ad-Daruquthni (122860)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4763 : Isnadnya Hasan. HR. Al Bukhari (3/71) dari Hisyam bin Urwah dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ خُشَيْشٍ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى الْقَطَّانُ , نا هَاشِمُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ الْجَشَّاشُ , نا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ سِيَاهٍ , عَنْ زَكَرِيَّا بْنِ أَبِي زَائِدَةَ , عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ , حَدَّثَنِي خَارِجَةُ بْنُ الصَّلْتِ , عَنْ عَمِّهِ , أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ أَقْبَلَ رَاجِعًا مِنْ عِنْدَهُ فَمَرَّ عَلَى قَوْمٍ وَوَجَدَ عِنْدَهُمْ رَجُلًا مَجْنُونًا فَرَقَاهُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ , فَبَرَأَ فَأُعْطِيَ [ص:537] مِائَةَ شَاةٍ قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ , قَالَ: «هَلْ قُلْتَ إِلَّا هَذَا؟» , قَالَ: لَا , قَالَ: «خُذْهَا فَلَعَمْرِي مَنْ أَكَلَ بِرُقْيَةِ بَاطِلٍ فَلَقَدْ أَكَلْتَهُ بِرُقْيَةِ حَقٍّ»
4764: Abu Al Abbas Abdullah bin Ja'far bin Khusyaisy menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa Al Qaththan menceritakan kepada kami, Hasyim bin Abdul Wahid Al Jasysyasy menceritakan kepada kami, Yazid bin Abdul Aziz bin Siyah menceritakan kepada kami dari Zakariyya bin Abu Za'idah, dari Amir Asy-Sya'bi, Kharijah bin Ash-Shalt menceritakan kepadaku, dari pamannya, bahwa dia pernah mendatangi Nabi SAW, kemudian kembali dari sisi beliau, lalu dia melewati suatu kaum, di situ dia mendapati seorang laki-laki gila, kemudian dia meruqyahnya dengan Fatihatul Kitab, lalu orang gila itu sembuh, kemudian dia diberi seratus ekor kambing, dia berkata, "Aku kemudian menemui Nabi SAW dan menceritakan hal itu kepada beliau, beliau pun bersabda, 'Apa engkau bacakan selain ini (yakni Fatihah)?' Dia menjawab, Tidak.' Beliau berkata lagi, 'Ambillah. Sungguh barang siapa makan dengan menggunakan ruqyah yang batil (maka dia menanggung dosanya). Adapun engkau telah menggunakan ruqyah yang haq (maka tidak ada dosa atasmu)'."
Sunan ad-Daruquthni (122861)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4764 : Isnadnya hasan. HR. Ahmad (5/211) dan Abu Daud (3896) dari Zakariyya dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا زَكَرِيَّا بْنُ أَبِي زَائِدَةَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , حَدَّثَنِي خَارِجَةُ بْنُ الصَّلْتِ التَّمِيمِيُّ , أَنَّ عَمَّهُ , أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ , وَقَالَ فِيهِ: «كُلْهَا بِسْمِ اللَّهِ فَمَنْ أَكَلَ بِرُقْيَةِ بَاطِلٍ فَقَدْ أَكَلْتَ بِرُقْيَةِ حَقٍّ».
4765: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Zakariyya bin Abu Za'idah mengabarkan kepada kami dari Asy-Sya'bi, Kharijah bin Ash-Shalt AtTaimi menceritakan kepadaku, bahwa pamannya menemui Nabi SAW. Ia lalu mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi. Di dalamnya disebutkan, "Makanlah dengan menyebut nama Allah. Barang siapa makan dengan hasil ruqyah yang batil (maka dia menanggung dosanya), tapi engkau makan dengan hasil ruqyah yang haq (maka tidak ada dosa atasmu)."
Sunan ad-Daruquthni (122862)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ , نا زَكَرِيَّا , عَنْ عَامِرٍ نَحْوَ ذَلِكَ.
4766: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Zakariyya menceritakan kepada kami dari Amir, dengan redaksi menyerupai yang tadi.
Sunan ad-Daruquthni (122863)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي السَّفَرِ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ خَارِجَةَ بْنِ الصَّلْتِ , عَنْ عَمِّهِ , قَالَ: أَقْبَلْنَا مِنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ , إِلَّا أَنَّهُ قَالَ: فَأَعْطُونَا جُعْلًا , فَقُلْتُ: حَتَّى أَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُهُ , فَقَالَ: «كُلْ» , ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ
4767: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Wahb bin Jarir menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Abu As-Safar, dari Asy-Sya'bi, dari Kharijah bin Ash-Shalt, dari pamannya, dia berkata, "Kami kembali dari sisi Rasulullah SAW" Ia lalu mengemukakan kisahnya serupa itu, hanya saja dia menyebutkan, "Mereka kemudian memberi kami upah, lalu aku berkata, '(Nanti), sampai aku bertanya kepada Rasulullah SAW.' Aku lantas bertanya kepada beliau, maka beliau pun bersabda, 'Makanlah'." Ia lalu mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi.
Sunan ad-Daruquthni (122864)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدَانَ الصَّيْدَلَانِيُّ بِوَاسِطَ , نا جَعْفَرُ بْنُ النَّضْرِ بْنِ حَمَّادٍ الْوَاسِطِيُّ , أنا إِسْحَاقُ الْأَزْرَقُ , عَنْ أَبِي عَمْرٍو الْبَصْرِيِّ , عَنْ نَهْشَلٍ الْخُرَاسَانِيِّ , عَنِ الضَّحَّاكِ بْنِ مُزَاحِمٍ أَنَّهُ اجْتَمَعَ هُوَ وَالْحَسَنُ بْنُ أَبِي الْحَسَنِ , وَمَكْحُولٌ الشَّامِيُّ , وَعَمْرُو بْنُ دِينَارٍ الْمَكِّيُّ , وَطَاوُسٌ الْيَمَانِيُّ , فَاجْتَمَعُوا فِي مَسْجِدِ الْخَيْفِ فَارْتَفَعَتْ أَصْوَاتُهُمْ وَكَثُرَ لَغَطُهُمْ فِي الْقَدَرِ , فَقَالَ طَاوُسٌ وَكَانَ فِيهِمْ مَرْضِيًّا: أَنْصِتُوا حَتَّى أُخْبِرَكُمْ مَا سَمِعْتُ مِنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْكُمْ فَرَائِضَ فَلَا تُضَيِّعُوهَا , وَحَّدَ لَكُمْ حُدُودًا فَلَا تَعْتَدُوهَا , وَنَهَاكُمْ عَنْ أَشْيَاءَ فَلَا تَنْتَهِكُوهَا , وَسَكَتَ عَنْ أَشْيَاءَ مِنْ غَيْرِ نِسْيَانٍ فَلَا تَكَلَّفُوهَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكُمْ فَاقْبَلُوهَا». نَقُولُ مَا قَالَ رَبُّنَا وَنَبِيُّنَا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْأُمُورُ بِيَدِ اللَّهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مَصْدَرُهَا , وَإِلَيْهِ مَرْجِعُهَا , لَيْسَ إِلَى الْعِبَادِ فِيهَا تَفْوِيضٌ وَلَا مَشِيئَةٌ , فَقَامُوا وَهُمْ رَاضُونَ بِقَوْلِ طَاوُسٍ
4768: Ahmad bin Muhammad bin Sa'dan Ash-Shaidalani menceritakan kepada kami di Washit, Ja'far bin An-Nadhr bin Hammad Al Wasithi menceritakan kepada kami, Ishaq Al Azraq mengabarkan kepada kami dari Abu Amr Al Bashri, dari Nahsyal Al Khurasani, dari Adh-Dhahhak bin Muzahim, bahwa dia, Al Hasan bin Abu Al Hasan, Makhul AsySyami, Amr bin Dinar Al Makki dan Thawus Al Yamani sedang berkumpul di masjid Al Khaif, lalu suara mereka meninggi dan perdebatan mereka meningkat mengenai takdir. Thawus —orang yang diridhai oleh mereka,— berkata: Diamlah, aku akan beritahukan kepada kalian apa yang aku dengar dari Abu Ad-Darda" RA, Dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya Allah telah mewajibkan atas kalian beberapa kewajiban, maka janganlah kalian menyia-nyiakannya. Dan Allah telah menetapkan batasan-batasan pada kalian, maka janganlah kalian melewatinya. Dan Allah telah melarang kalian tentang beberapa hal, maka janganlah kalian melanggarnya. Dan Allah telah mendiamkan (tidak menyinggung) banyak hal bukan karena lupa, tapi itu adalah agar tidak memberatkan kalian sebagai rahmat dari Rabb kalian, maka terimalah.' Kami berkata apa yang dikatakan Rabb kami dan Nabi kami SAW, bahwa segala perkara di tangan Allah, sumbernya dari sisi Allah, dan kepada Allah pula kembalinya. Para hamba hanya pasrah dan tidak selalu bisa memenuhi kehendak." Setelah itu, mereka pun berdiri dalam keadaan rela dengan perkatan Thawus.
Sunan ad-Daruquthni (122865)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4768 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Nasyhal Al Khurasani, riwayatnya ditinggalkan dan dinilai pendusta oleh Ishaq bin Rahawaih (At-Taqrib, 2/307).
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا أَبُو الْقَاسِمِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ الْبَغَوِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَنْبَلٍ رَحِمَهُ اللَّهُ , نا عُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ السَّكُونِيُّ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «سَبَّقَ بَيْنَ الْخَيْلِ وَفَضَّلَ الْقُرَّحَ فِي الْغَايَةِ»
4769: Abu Al Qasim Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz Al Baghawi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Muhammad bin Hanbal rahimahullah menceritakan kepada kami, Uqbah bin Khalid As-Sakuni menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah memperlombakan pacuan kuda, dan beliau mengutamakan yang lebih dulu mencapai garis finish.
Sunan ad-Daruquthni (122866)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4769 : Isnadnya hasan. HR. Ahmad dan Abu Daud (2577) dari jalur Ahmad dengan isnad tersebut.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ , نا سُلَيْمُ بْنُ أَخْضَرَ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ ح وَنا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمَّادٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ الْعَنْبَرِيُّ , نا الْمُعْتَمِرُ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «ضَمَّرَ الْخَيْلَ وَسَابَقَ بَيْنَهَا». وَقَالَ الْمُعْتَمِرُ: كَانَ يُضَمِّرُ وَيُسَابِقُ
4770: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Abu Kamil Al Jahdari menceritakan kepada kami, Sulaim bin Akhdhar menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami (h) Ibrahim bin Hammad menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ubaidullah Al Anbari menceritakan kepada kami, Al Mu'tamir menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW melangsingkan kuda dan memperlombakannya." Al Mu'tamir berkata, "melangsingkan dan memperlombakan."
Sunan ad-Daruquthni (122867)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4770 : Isnadnya hasan. HR. Abu Daud (2576) dari Mu'tamir dengan isnad tersebut.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ الْقَطَّانُ , حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ح وَنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , وَيَعْقُوبُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْوَهَّابِ , قَالَا: نا حَفْصُ بْنُ عَمْرٍو ح وَنا أَبُو بَكْرٍ يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا عُمَرُ بْنُ شَبَّةَ , قَالَا: نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , أَخْبَرَنِي نَافِعٌ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «سَابِقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الْمُضَمَّرَةِ مِنْهَا مِنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَالَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ»
4771: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan Al Qaththan menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa'id menceritakan kepadaku (h) Ali bin Abdullah bin Mubasysyir dan Ya'qub bin Muhammad bin Abdul Wahhab menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hafsh bin Amr menceritakan kepada kami (h) Abu Bakar Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Umar bin Syaibah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Yahya bin Sa'id menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, Nafi' mengabarkan kepadaku, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah memperlombakan antara kuda-kuda yang telah dilangsingkan dari Hafya' hingga Tsaniyyatul Wada', dan kuda-kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq.
Sunan ad-Daruquthni (122868)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4771 : Isnadnya shahih. HR. Al Bukhari (9/27), Muslim (Pembahasan: pemerintahan, 95), dan Abu Daud (2575) dari Nafi' dengan isnad tersebut.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ كَرَامَةَ ح وَنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا تَمِيمُ بْنُ الْمُنْتَصِرِ , قَالَا: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «ضَمَّرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْخَيْلَ وَكَانَ يُرْسِلُ الَّتِي ضُمِّرَتْ مِنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ وَالَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ»
4772: Al Husain bin Ism'ail menceritakan kepada kami, Muhammad bin Utsman bin Karamah menceritakan kepada kami (h) Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Tamim bin Al Muntashir menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abdullah bin Numair menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah melangsingkan kuda-kuda dan melepaskan (memperlombakan) kuda yang telah dilangsingkan dari Hafya' hingga Tsaniyyatul Wada', sedangkan yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq."
Sunan ad-Daruquthni (122869)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4772 : Isnadnya shahih. Ibid.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ صَاعِدٍ , نا أَبُو عُبَيْدٍ الْمَخْزُومِيُّ سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَلِيدِ الْعَدَنِيُّ , عَنِ الثَّوْرِيِّ ح وَنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ , عَنْ سُفْيَانَ ح وَنا ابْنُ صَاعِدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَكِيمٍ , وَأَبُو حُذَيْفَةَ قَالَا: نا سُفْيَانُ ح وَنا أَبُو صَالِحٍ الْأَصْبَهَانِيُّ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَعِيدٍ , نا أَبُو مَسْعُودٍ , نا أَبُو عَامِرٍ , نا سُفْيَانُ ح وَنا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ زَنْجُوَيْهِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ الْفِرْيَابِيُّ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , [ص:542] عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «أَجْرَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُضَمَّرَةَ مِنَ الْخَيْلِ مِنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَأَجْرَى مَا لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ». قَالَ: فَوَثَبَ بِي الْجِدَارَ. قَالَ سُفْيَانُ: مَا بَيْنَ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى الْحَفْيَاءِ خَمْسَةُ أَمْيَالٍ أَوْ سِتَّةٌ وَمَا بَيْنَ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ مِيلٌ. هَذَا لَفْظُ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْوَلِيدِ الْعَدَنِيِّ , عَنِ الثَّوْرِيِّ. وَقَالَ هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ فِي حَدِيثِهِ: إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ وَذَكَرُوا أَنَّهَا سِتَّةُ أَمْيَالٍ , وَقَالَ الرَّمَادِيُّ , عَنْ أَبِي حُذَيْفَةَ: قَالَ سُفْيَانُ: مَا بَيْنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ سِتَّةُ أَمْيَالٍ , وَمَا بَيْنَ مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ مِيلٌ. وَقَالَ أَبُو مَسْعُودٍ فِي حَدِيثِهِ: وَأَجْرَى مَا لَمْ تُضَمَّرْ مِنَ الثَّنِيَّةِ الْعُلْيَا إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ , قَالَ ابْنُ عُمَرَ: وَكُنْتُ فِيمَنْ أَجْرَى
4773: Yahya bin Sha'id menceritakan kepada kami, Abu Ubaid Al Makhzumi Sa'id bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Walid Al Adani menceritakan kepada kami dari Ats-Tsauri (h) Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Wahhab menceritakan kepada kami dari Sufyan (h) Ibnu Sha'id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur menceritakan kepada kami, Yazid bin Abu Hakim dan Abu Hudzeifah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Sufyan menceritakan kepada kami (h) Abu Shalih Al Ashbahani Abdurrahman bin Sa'id menceritakan kepada kami, Abu Mas'ud menceritakan kepada kami, Abu Amir menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami (h) Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik bin Zanjawaih menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yusuf Al Firyabi menceritakan kepada kami, dari Sufyan, dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, dia berkata, "Nabi SAW pernah melangsungkan (lomba) pacuan kuda yang telah dilangsingkan dari Hafya' hingga Tsaniyyatul Wada' dan melangsungkan (lomba) pacuan kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq Ia lanjut berkata," Beliau lalu melompati tembok bersamaku." Sufyan berkata, "Jarak antara Tsaniyyatul Wada' hingga Hafya' adalah lima atau enam mil, sedangkan jarak antara Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq adalah satu mil." Ini adalah lafazh hadits Abdullah bin Al Walid Al Adani dari Ats-Tsauri. Harun bin Ishaq menyebutkan dalam haditsnya, "hingga masjid bani Zuraiq, dan mereka menyebutkan, bahwa jaraknya adalah enam mil." Ar-Ramadi berkata dari Abu Hudzaifah: Sufyan berkata, "Jarak antara Hafya' hingga Tsaniyyatul Wada' adalah enam mil, sedangkan jarak antara masjid bani Zuraiq dan Tsaniyyatul Wada' adalah satu mil." Abu Mas'ud berkata dalam haditsnya, Dan beliau melakukan (lomba) pacuan kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Ula hingga masjid bani Zuraiq." Ibnu Umar berkata, "Dan aku termasuk di antara yang melangsungkan(nya)."
Sunan ad-Daruquthni (122870)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا أَبُو الْقَاسِمِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا دَاوُدُ بْنُ رُشَيْدٍ , نا ابْنُ عُلَيَّةَ , نا أَيُّوبُ , عَنِ ابْنِ نَافِعٍ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «سَبَّقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الْخَيْلِ , فَأَرْسَلَ مَا ضُمِّرَ مِنْهَا مِنَ الْحَفْيَاءِ إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَأَرْسَلَ مَا لَمْ يُضَمَّرْ مِنْهَا مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ». قَالَ عَبْدُ اللَّهِ: وَكُنْتُ فَارِسًا يَوْمَئِذٍ فَسَبَقْتُ النَّاسَ وَطَفَفَتْ بِي الْفَرَسُ مَسْجِدَ بَنِي زُرَيْقٍ. تَفَرَّدَ بِهِ إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنِ ابْنِ نَافِعٍ , عَنْ أَبِيهِ
4774: Abu Al Qasim Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Daud bin Rusyaid menceritakan kepada kami, Ibnu Ulayyah menceritakan kepada kami, Ayyub menceritakan kepada kami dari Ibnu Nafi', dari Nafi', dari Ibnu Umar, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah memperlombakan antar kuda, beliau melepas kudakuda yang telah dilangsingkan dari Hafya" hingga Tsaniyyatul Wada', dan melepas kuda-kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq." Abdullah berkata, "Dan aku termasuk penunggang kuda saat itu, aku mendahului orang-orang, dan kuda pun aku pacu hingga masjid bani Zuraiq." Ismail bin Ulayyah meriwayatkan sendirian dari Ayyub, dari Ibnu Nafi', dari ayahnya.
Sunan ad-Daruquthni (122871)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا أَبُو الْخَطَّابِ زِيَادُ بْنُ يَحْيَى الْحَسَّانِيُّ , نا حَاتِمُ بْنُ وَرْدَانَ , نا أَيُّوبُ , عَنْ نَافِعٍ , [ص:543] عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «سَبَّقَ بَيْنَ الْخَيْلِ فَجَعَلَ غَايَةَ الْمُضَمَّرَةِ مِنْ مَكَانِ كَذَا إِلَى ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ , وَجَعَلَ غَايَةَ الَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ». قَالَ عَبْدُ اللَّهِ: فَجِئْتُ سَابِقًا فَطَفَفَتْ بِيَ الْمَسْجِدَ وَكَانَ قَصِيرًا
4775: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Abu Al Khaththab Ziyad bin Yahya Al Hassani menceritakan kepada kami, Hatim bin Wardan menceritakan kepada kami, Ayyub menceritakan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah memperlombakan antar kuda, beliau menetapkan jarak tempuh untuk kuda-kuda yang telah dilangsingkan dari tempat anu hingga Tsaniyyatul Wada', dan menetapkan jarak tempuh untuk kuda-kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq." Abdullah berkata, "Aku pun turut berlomba, lalu aku memacu kuda hingga mencapai dinding masjid, dan dindingnya itu pendek."
Sunan ad-Daruquthni (122872)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ الْهَاشِمِيُّ , نا أَبُو مُصْعَبٍ , عَنْ مَالِكٍ ح وَنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَحْمَدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مَالِكٌ ح وَنا أَبُو رَوْقٍ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بَكْرٍ نا مُحَمَّدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ خَلَّادٍ , نا مَعْنُ بْنُ عِيسَى , نا مَالِكٌ ح وَنا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ شُعَيْبٍ الْبَزَّازُ , نا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي مَالِكٌ , وَحَدَّثَنَا أَبُو عَلِيٍّ مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمَالِكِيُّ , نا بُنْدَارٌ , نا بِشْرُ بْنُ عُمَرَ , نا مَالِكٌ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «سَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي قَدْ أُضْمِرَتْ مِنَ الْحَفْيَاءِ وَكَانَ أَمَدُهَا ثَنِيَّةَ الْوَدَاعِ , وَسَابَقَ بَيْنَ الْخَيْلِ الَّتِي لَمْ تُضَمَّرْ مِنَ الثَّنِيَّةِ إِلَى مَسْجِدِ بَنِي زُرَيْقٍ». وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ فِيمَنْ سَابَقَ بِهَا. أَلْفَاظُهُمْ مُتَقَارِبَةٌ إِلَّا أَنَّ بَشِيرَ بْنَ عُمَرَ قَالَ: سَبَّقَ فِي الْمَوْضِعَيْنِ
4776: Ibrahim bin Abdushshamad Al Hasyimi menceritakan kepada kami, Abu Mush'ab menceritakan kepada kami dari Malik (h) Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ismail menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami (h) Abu Rauq Ahmad bin Muhammad bin Bakr menceritakan kepada kami, Muhammad bin Muhammad bin Khallad menceritakan kepada kami, Ma'n bin Isa menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami (h) Al Husain bin Muhammad bin Syu'aib Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Ar-Rabi' bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Abdullah bin Wahb menceritakan kepada kami, Malik mengabarkan kepadaku. Dan Abu Ali Muhammad bin Sulaiman Al Maliki menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Bisyr bin Umar menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW pernah memperlombakan antar kuda-kuda yang telah dilangsingkan dari Hafya' hingga garis finishnya di Tsaniyyatul Wada', dan memperlombakan antara kuda-kuda yang tidak dilangsingkan dari Tsaniyyatul Wada' hingga masjid bani Zuraiq. Sedangkan Abdullah bin Umar termasuk yang mengikuti lomba tersebut." Lafazh mereka memiliki kemiripan, hanya saja Bisyir bin Umar menyebutkan dengan redaksi "sabbaqa" di dua tempat.
Sunan ad-Daruquthni (122873)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عِيسَى بْنِ أَبِي حَيَّةَ , نا إِسْحَاقُ بْنُ أَبِي إِسْرَائِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ مَسْمُولٍ , نا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: سَبَّقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ الْخَيْلِ وَكُنْتُ عَلَى فَرَسٍ مِنْهَا , فَقَالَ: «لَا تَزَالُ تَبْضِعُهُ أَيْ لَا تَزَالُ تَضْرِبُهُ»
4777: Abdul Wahhab bin Isa bin Abu Hayyah menceritakan kepada kami, Ishaq bin Abu Israil menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sulaiman bin Masmul menceritakan kepada kami, Umar bin Muhammad bin Al Munkadir menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah memperlombakan antar kuda, dan aku termasuk penunggang kuda, lalu beliau mengatakan, 'Engkau masih menyabetnya.' yakni memukulinya."
Sunan ad-Daruquthni (122874)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4777 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Muhammad bin Sulaiman bin Masmul, An-Nasa'i berkata, "dia adalah dha'if." Abu Hatim berkata, "Haditsnya dha‘if." (Al Mizan, 5/15).
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , نا سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ , نا الزُّبَيْرُ بْنُ خِرِّيتٍ , نا أَبُو لُبَيْدٍ لُمَازَةُ بْنُ زَبَّارٍ قَالَ: أُرْسِلَتِ الْخَيْلُ مِنَ الْحَجَّاجِ وَالْحَكَمُ بْنُ أَيُّوبَ عَلَى الْبَصْرَةِ فَأَتَيْنَا الرِّهَانَ , فَلَمَّا جَاءَتِ الْخَيْلُ قُلْنَا: لَوْ مِلْنَا إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَسَأَلْنَاهُ أَكَانُوا يُرَاهِنُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ , قَالَ: فَمِلْنَا إِلَيْهِ وَهُوَ فِي قَصْرِهِ [ص:545] بِالزَّاوِيَةِ , فَقُلْنَا: يَا أَبَا حَمْزَةَ أَكُنْتُمْ تُرَاهِنُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , أَوْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَاهِنُ؟ , قَالَ: " نَعَمْ وَاللَّهِ لَقَدْ رَاهَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى فَرَسٍ لَهُ يُقَالُ لَهُ: سَبِخَةٌ فَجَاءَتْ سَابِقَةً فَهَشَّ لِذَلِكَ وَأَعْجَبَهُ".
4778: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Yazid bin Harun menceritakan kepada kami, Sa'id bin Zaid menceritakan kepada kami, Az-Zubair bin Huraits menceritakan kepada kami, Abu Lubaid Limazah bin Zabbar menceritakan kepada kami, dia berkata: Di masa Al Hajjaj dan Al Hakam bin Ayyub, kuda-kuda dikirimkan ke Bashrah, lalu kami menyediakan hadiah. Ketika kuda datang, kami berkata, "Sebaiknya kita menemui Anas bin Malik, lalu kami bertanya kepadanya, 'Apakah mereka dulu pada masa Rasulullah SAW pernah memberikan hadiah?' Maka kami pun menemuinya, saat itu dia sedang berada di tendanya di pojokan, lalu kami berkata, 'Wahai Abu Hamzah, apakah kalian dulu pernah memberikan hadiah di masa Rasulullah SAW, atau Rasulullah SAW sendiri pernah memberikan hadiah.' Dia menjawab, 'Ya, demi Allah, Rasulullah SAW pernah memberikan hadiah kepada kudanya yang dinamai Sabhah. Lalu kuda beliau menang, maka beliau senang dan gembira karenanya'."
Sunan ad-Daruquthni (122875)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4778 : Isnadnya hasan. HR. Ahmad dan Ad-Darimi (2/279) dari Sa'id bin Zaid dengan isnad tersebut.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا عَفَّانُ بْنُ مُسْلِمٍ , نا سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ , حَدَّثَنِي الزُّبَيْرُ بْنُ حُرَيْثٍ , عَنْ أَبِي لَبِيدٍ , فَذَكَرَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ حَدِيثِ يَزِيدَ
4779: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Affan bin Muslim menceritakan kepada kami, Sa'id bin Zaid menceritakan kepada kami, Az-Zubair bin Huraits menceritakan kepadaku, dari Abu Lubaid, lalu dia menyebutkan dari Anas bin Malik, dari Nabi SAW, yang serupa dengan hadits Yazid.
Sunan ad-Daruquthni (122876)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا أَبُو الْحَسَنِ مُحَمَّدُ بْنُ نُوحٍ الْجُنْدِيسَابُورِيُّ , وَأَبُو بَكْرٍ الْأَزْرَقُ يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , قَالَا: نا حُمَيْدُ بْنُ الرَّبِيعِ , نا مَعْنُ بْنُ عِيسَى , نا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «كَانَتْ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُصْوَى لَا تُدْفَعُ فِي سِبَاقٍ إِلَّا سَبَقَتْ». قَالَ سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ: فَجَاءَ رَجُلٌ فَسَابَقَهَا فَسَبَقَهَا فَوَجَدَ النَّاسُ مِنْ ذَلِكَ أَنْ سُبِقَتْ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَبَلَغَ ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: «إِنَّ النَّاسَ لَمْ يَرْفَعُوا شَيْئًا مِنْ هَذِهِ الدُّنْيَا إِلَّا وَضَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ»
4780: Abu Al Husain bin Muhammad bin Nuh Al Jundaisaburi dan Abu Bakar Al Azraq Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Humaid bin Ar-Rabi' menceritakan kepada kami, Ma'n bin Isa menceritakan kepada kami, Malik bin Anas menceritakan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Tidaklah unta Rasulullah SAW, Al Qashwa, mengikuti suatu perlombaan (adu cepat) kecuali dia meraih kemenangan." Sa'id bin Al Musayyab berkata, "Lalu datang seorang lelaki kemudian berlomba dengannya dan dia berhasil mendahuluinya, lantas orang-orang pun merasa kalah karena unta Rasulullah SAW telah dikalahkan. Hal itu kemudian sampai kepada Nabi SAW, maka beliau pun bersabda, 'Sesungguhnya tidaklah manusia mengidolakan (mengunggulkan) sesuatu dari dunia ini kecuali Allah Azza wa Jalla akan merendahkannya'."
Sunan ad-Daruquthni (122877)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4780 : Isnadnya hasan.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , وَأَبُو سَهْلِ بْنُ زِيَادٍ , وَأَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , قَالُوا: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , نا مَعْنُ بْنُ عِيسَى , نا مَالِكٌ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «كَانَتِ الْقُصْوَى نَاقَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُدْفَعُ فِي سِبَاقٍ إِلَّا سَبَقَتْ»
4781: Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq, Abu Sahl bin Ziyad dan Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, mereka berkata: Ismail bin Ishaq menceritakan kepada kami, Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, Ma'n bin Isa menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Adalah Al Qashwa, unta Rasulullah SAW, tidaklah dipacu dalam suatu lomba (adu cepat), kecuali dia menang."
Sunan ad-Daruquthni (122878)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْوَاثِقِ , نا الْقَاسِمُ بْنُ زَكَرِيَّا , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ يَحْيَى الْبَرْمَكِيُّ , نا مَعْنٌ , نا مَالِكٌ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: كَانَتِ الْقُصْوَى لَا تُسْبَقُ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ عَلَى بَكْرٍ فَسَابَقَهُ فَسَبَقَهَا فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَى الْمُسْلِمِينَ , فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ [ص:547] سُبِقَتِ الْعَضْبَاءُ , وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّهُ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ أَنْ لَا يَرْفَعَ شَيْئًا مِنَ الْأَرْضِ إِلَّا وَضَعَهُ»
4782: Abdul Aziz bin Al Watsiq menceritakan kepada kami, Al Qasim bin Zakanyya menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ja'far bin Yahya Al Barmaki menceritakan kepada kami, Ma'n menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Dulu Al Qashwa tidak pernah dikalahkan, lalu seorang badui datang menunggang seekor unta muda, lantas berlomba dengan Al Qashwa dan berhasil mengalahkannya. Hal itu kemudian terasa menyesakkan bagi kaum muslimin, mereka berkata, 'Wahai Rasulullah, Al 'Adhba" telah dikalahkan.' Maka Nabi SAW bersabda, 'Sungguh, adalah hak bagi Allah bahwa tidak ada sesuatu pun yang diidolakan (diunggulkan) dari bumi kecuali Dia merendahkannya"'."
Sunan ad-Daruquthni (122879)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ , وَأَبُو سَهْلِ بْنُ زِيَادٍ , وَأَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , قَالُوا: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ , عَنْ مَالِكٍ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , أَنَّهُ سَمِعَ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيِّبِ , يَقُولُ: إِنَّ الْعَضْبَاءَ نَاقَةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتْ لَا تُسْبَقُ كُلَّمَا دُفِعَتْ فِي سِبَاقٍ , فَدُفِعَتْ يَوْمًا فِي إِبِلٍ فَسُبِقَتْ فَكَانَتْ عَلَى الْمُسْلِمِينَ كَآبَةٌ أَنْ سُبِقَتْ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَفَعُوا شَيْئًا أَوْ أَرَادُوا رَفْعَ شَيْءٍ وَضَعَهُ اللَّهُ»
4783: Utsman bin Ahmad, Abu Sahl bin Ziyad dan Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, mereka berkata: Ismail bin Ishaq menceritakan kepada kami, Abdullah bin Maslamah menceritakan kepada kami dari Malik, dari Ibnu Syihab, bahwa ia mendengar Sa'id bin Al Musayyab berkata, "Sesungguhnya Al Adhba‘ unta Rasulullah SAW, dulunya tidak pernah terkalahkan setiap kali diikutkan dalam perlombaan, lalu pada suatu hari unta itu dilombakan dengan unta lain, lantas dia dikalahkan, sehingga menimbulkan kedukaan terhadap kaum muslimin karena dia dikalahkan, maka Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya, bila manusia mengidolakan (mengunggulkan) sesuatu atau menginginkan berkibarnya sesuatu, maka Allah akan merendahkannya'."
Sunan ad-Daruquthni (122880)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4783 : Isnadnya mursal. Ibid.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ الْخَضِرِ بِمِصْرَ , نا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ النَّسَائِيُّ , نا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَعِيدٍ , نا بَقِيَّةُ , حَدَّثَنِي شُعْبَةُ , حَدَّثَنِي حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: سَابَقَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْرَابِيُّ فَسَبَقَهُ , فَكَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ مِنْ ذَلِكَ فَقِيلَ لَهُ فِي ذَلِكَ , فَقَالَ: «حَقٌّ عَلَى اللَّهِ أَنْ لَا يَرْفَعَ شَيْءٌ نَفْسَهُ فِي الدُّنْيَا إِلَّا وَضَعَهُ»
4784: Al Hasan bin Al Khadhir menceritakan kepada kami di Mesir, Abu Abdurrahman An-Nasa'i menceritakan kepada kami, Amr bin Utsman bin Sa'id menceritakan kepada kami, Baqiyyah menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepadaku, Humaid Ath-Thawil menceritakan kepadaku, dari Anas, dia berkata, "Rasulullah SAW berlomba dengan seorang badui, lalu orang badui itu berhasil mendahului beliau, lantas para sahabat Rasulullah SAW merasakan kedukaan di dalam jiwa mereka karena hal tersebut (kekalahan itu). Ketika hal itu dikatakan (disampaikan kepada beliau), maka beliau pun bersabda, "Adalah hak Allah bahwa tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang diunggulkan (diagungkan) kecuali Dia merendahkannya'."
Sunan ad-Daruquthni (122881)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4784 : Isnadnya hasan. HR. Al Bukhari (4/38), An-Nasa'i (6/228), dan Abu Daud (4803) dari Humaid dengan isnad tersebut.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ الْعَسْكَرِيُّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَحْمَدَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ السَّرَّاجُ ح وَنا أَبُو الْحَسَنِ أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الصَّفَّارُ , وَأَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ مِهْرَانَ , قَالَا: نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ السَّرَّاجُ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَاسِطِيِّ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا شِغَارَ فِي الْإِسْلَامِ , وَمَنِ اسْتَعْمَلَهُ فَلَيْسَ مِنَّا». وَقَالَ ابْنُ مِهْرَانَ: «وَمَنِ انْتَهَبَ فَلَيْسَ مِنَّا» , تَفَرَّدَ بِهِ مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ , وَلَمْ يَكْتُبْهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ إِبْرَاهِيمَ السَّرَّاجِ عَنْهُ
4785: Abu Al Abbas Al Askari Abdullah bin Abdurrahman bin Ahmad menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Ishaq As-Sarraj menceritakan kepada kami (h) Abu Al Hasan Ahmad bin Ubaid bin Ismail Ash-Shaffar dan Abu Abdullah Muhammad bin Al Abbas bin Mihran menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Ibrahim bin Ishaq As-Sarraj AnNaisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Aban Al Wasithi menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Yunus bin Ubaid, dari Al Hasan, dari Imran bin Hushain, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak boleh ada jalab, jarab dan tidak pula syighar dalam Islam. Dan barangsiapa melakukannya, maka dia bukan dari golongan kami." Ibnu Mihran berkata, "Dan barangsiapa merampas (harta orang lain), maka dia bukan dari golongan kami." Muhammad bin Aban meriwayatkannya sendirian dari Hammad bin Salamah, dan tidak menulisnya kecuali dari hadits Ibrahim As-Sarraj darinya.
Sunan ad-Daruquthni (122882)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4785 : Jalab adalah perbuatan seseorang membuntuti penunggang kuda lainnya agar ia merasa terganggu dan terpacu untuk lari. Jarab adalah perbuatan seseorang menggunakan dua kuda dalam perlombaan agar bisa mengganti ketika yang lain letih. Syighar adalah perbuatan seseorang menikahi wanita sebagai balas jasa tanpa ada mahar. Isnadnya munqathi'. HR. Abu Daud (2581), At-Tirmidzi (1123), dan An- Nasa'i (6/111) dari Al Hasan dengan isnad tersebut. Al Hasan adalah Al Bashri, dia tidak pernah mendengar dari Imran bin Hushain. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Lihat At-Tahdzib (2/265).
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْفُضَيْلِ الرَّاسِبِيُّ , نا ابْنُ أَبِي أُوَيْسٍ , نا كَثِيرٌ الْمُزَنِيُّ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا يَبِيعُ حَاضِرٌ لِبَادٍ». قَالَ ابْنُ الْفُضَيْلِ: فَسَّرَ لَنَا ابْنُ أَبِي أُوَيْسٍ , قَالَ: الْجَلَبُ يُجْلَبُ حَوْلَ الْفَرَسِ مِنْ خَلْفِهِ فِي الْمَيْدَانِ لِيُحْرِزَ السَّبْقَةَ , وَالْجَنَبُ: أَنْ يَكُونَ الْفَرَسُ بِهِ اعْتِرَاضُ جَنُوبٍ فَيَعْتَرِضُ لَهُ الرَّجُلُ بِفَرَسِهِ يُقَوِّمُهُ فَيُحْرِزُ الْغِيَّةَ
4786: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Ja'far bin Muhammad bin Al Fadhl Ar-Rasibi menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Uwais menceritakan kepada kami, Katsir Al Muzani menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak boleh ada jalab, jarab dan orang kota tidak boleh menjualkan untuk orang pedalaman." Ibnu Al Fadhl berkata, "Ibnu Abu Uwais menafsirkan kepada kami, dia berkata, "Jalab adalah mengikuti di dekat kuda (peserta lomba) dari belakang area pacuan untuk memperoleh kemenangan, sedangkan janab adalah kuda peserta dibimbing di sebelahnya sehingga penunggangnya konsentrasi mengarahkan lajunya kuda untuk mencapai garis finish."
Sunan ad-Daruquthni (122883)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4786 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Katsir Al Muzani —yaitu Ibnu Abdillah bin Ami bin Auf Al Muzani,— yang dinilai dha'if, bahkan ada juga yang menilainya pendusa (At-Taqrib, 2/133). Abdullah bin Amr bin Auf riwayatnya dapat diterima (At-taqrib, 1/437).
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ بَكْرٍ , وَدَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ , قَالَا: نا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ , قَالَ: قَالَ أَبُو عُبَيْدٍ فِي حَدِيثِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ , قَالَ: «الْجَلَبُ فِي شَيْئَيْنِ يَكُونُ فِي سِبَاقِ الْخَيْلِ وَهُوَ أَنْ يَتْبَعَ الرَّجُلُ فَرَسَهُ فَيَرْكَبُ خَلْفَهُ وَيَزْجُرُهُ وَيَجْلِبُ عَلَيْهِ فَفِي ذَلِكَ مَعُونَةٌ لِلْفَرَسِ عَلَى الْجَرْيِ فَنُهِيَ عَنْ ذَلِكَ , وَالْوَجْهُ الْآخَرُ فِي الصَّدَقَةِ أَنْ يَقْدُمَ الْمُصَدِّقُ فَيَنْزِلُ مَوْضِعًا ثُمَّ يُرْسِلُ إِلَى الْمِيَاهِ فَيَجْلِبُ أَغْنَامَ تِلْكَ الْمِيَاهِ عَلَيْهِ فَيَصْدُقُهَا هُنَاكَ فَنُهِيَ عَنْ ذَلِكَ وَلَكِنْ يَقْدُمَ عَلَيْهِمْ عَلَى مِيَاهِهِمْ وَبِأَفْنِيَتِهِمْ فَيُصْدِقُهُمْ , وَأَمَّا الْجَنَبُ فَأَنْ يُجْنِبَ الرَّجُلُ فَرَسَهُ الَّذِي سَابَقَ عَلَيْهِ فَرَسًا عَرِيَا لَيْسَ عَلَيْهِ أَحَدٌ فَإِذَا بَلَغَ قَرِيبًا مِنَ الْغَايَةِ رَكِبَ فَرَسَهُ الْعَرِيَّ فَسَبَقَ عَلَيْهِ لِأَنَّهُ أَقَلَّ إِعْيَاءً أَوْ كَلَالًا مِنَ الَّذِي عَلَيْهِ الرَّاكِبُ»
4787: Abdullah bin Ahmad bin Bakr dan Da'laj bin Ahmad menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Ali bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Ubaid berkata tentang hadits Nabi SAW, "Tidak boleh ada salab dan janab." Dia berkata, "Jalab terjadi pada dua hal, yaitu pada perlombaan pacuan kuda, yaitu seseorang mengikuti kudanya (yang dilombakan) lalu menunggang di belakangnya dan meneriakinya serta menyemangatinya, yang mana hal ini sebagai bantuan bagi kuda tersebut untuk berlari cepat, maka hal seperti ini dilarang. Pengertian lain berkenaan dengan zakat, yaitu pemungut zakat datang lalu menghampiri suatu tempat, kemudian mengirim utusan ke sumber air untuk menggiring kambing-kambing jauh dari sumber air tersebut, lalu zakatnya dipungut di situ, maka hal seperti itu dilarang. Sedangkan yang diperintahkan adalah petugas zakat itu yang mendatangi sumber air mereka atau kandang mereka lalu memungut zakatnya di sana (tanpa dipersulit). Adapun janab adalah seseorang menyertakan kuda lainnya yang tidak ditunggangi untuk menyertai kudanya yang diperlombakan, lalu ketika sudah mendekati finish barulah kuda tak berpenumpang itu ditunggangi, maka kuda yang sedang berlomba pun akan cepat berpacu, karena dengan begitu bebannya lebih ringan daripada yang ditunggangi."
Sunan ad-Daruquthni (122884)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4787 : Isnadnya hasan.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ الْبَزَّازُ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ الْوَاسِطِيُّ , عَنْ سُفْيَانَ بْنِ حُسَيْنٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا عَتِيرَةَ وَلَا فَرْعَ فِي الْإِسْلَامِ , وَلَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ». فَقَالَ الزُّهْرِيُّ: وَالْعَتِيرَةُ: ذَبْحٌ كَانَ لِمُضَرَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ
4788: Al Husain bin Muhammad bin Sa'id Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Ali bin Muslim menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid Al Wasithi menceritakan kepada kami dari Sufyan bin Husain, dari Az-Zuhri, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Tidak boleh ada 'atirah dan tidak pula fara' dalam Islam. Dan tidak boleh jalab dan jarab.” Az-Zuhri berkata, 'Atirah adalah sembelihan yang dipersembahkan untuk berhala Mudhar pada masa jahiliyah." (Fara‘ adalah anak pertama unta yang disembelih untuk berhala).
Sunan ad-Daruquthni (122885)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4788 : Isnadnya hasan. HR An-Nasa'i (7/167) dari Sufyan dengan isnad tersebut.
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
وَحَدَّثَنَا الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا عَبَّادُ بْنُ الْعَوَّامِ , نا سُفْيَانُ بْنُ حُسَيْنٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَدْخَلَ فَرَسًا بَيْنَ فَرَسَيْنِ وَهُوَ لَا يُؤْمِنُ أَنْ يَسْبِقَ فَلَا بَأْسَ بِهِ , وَمَنْ أَدْخَلَ فَرَسًا بَيْنَ فَرَسَيْنِ وَهُوَ يُؤْمِنُ أَنْ يَسْبِقَ فَإِنَّ ذَلِكَ هُوَ الْقِمَارُ»
4789: Dan Al Qadhi Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami. Ali bin Muslim menceritakan kepada kami, Abbad bin Al Awwam menceritakan kepada kami, Sufyan bin Husain menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa memasukkan seekor kuda di antara dua kuda (yang berlomba) sementara dia tidak yakin akan menang (dengan cara itu), maka tidak apa-apa. Dan barangsiapa memasukkan seekor kuda di antara dua kuda (yang berlomba) sementara dia yakin akan menang (dengan cara itu), maka sesungguhnya itu adalah judi."
Sunan ad-Daruquthni (122886)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4789 : Isnadnya dha‘if. HR. Abu Daud (2579) dan Ibnu Majah (2876).
كِتَابُ السَّبَقِ بَيْنَ الْخَيْلِ وَمَا رُوِيَ فِيهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ زِيَادَةٌ فِي الْكِتَابِ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ الْقَطَّانُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ شَبِيبٍ الْمَعْمَرِيُّ , قَالَ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ صُدْرَانَ السُّلَمِيَّ , يَقُولُ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَيْمُونٍ الْمُرَادِيُّ , نا عَوْفٌ , عَنِ الْحَسَنِ أَوْ جِلَاسٍ، عَنْ عَلِيٍّ عَلَيْهِ السَّلَامُ - شَكَّ ابْنُ مَيْمُونٍ - أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِعَلِيٍّ: «يَا عَلِيُّ قَدْ جَعَلْتُ إِلَيْكَ هَذِهِ السَّبْقَةَ بَيْنَ النَّاسِ» فَخَرَجَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَدَعَا سُرَاقَةَ بْنَ مَالِكٍ , فَقَالَ: يَا سُرَاقَةُ إِنِّي قَدْ جَعَلْتُ إِلَيْكَ مَا جَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي عُنُقِي مِنْ هَذِهِ السَّبْقَةِ فِي عُنُقِكِ فَإِذَا أَتَيْتَ الْمِيطَانَ - قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ: وَالْمِيطَانُ مَرْسِلُهَا [ص:553] مِنَ الْغَايَةِ - فَصُفَّ الْخَيْلَ ثُمَّ نَادِ ثَلَاثًا هَلْ مِنْ مُصْلِحٍ لِلِّجَامِ أَوْ حَامِلٍ لِغُلَامٍ أَوْ طَارِحٍ لِجَلٍّ , فَإِذَا لَمْ يُجِبْكَ أَحَدٌ فَكَبِّرْ ثَلَاثًا ثُمَّ خَلِّهَا عِنْدَ الثَّالِثَةِ يُسْعِدُ اللَّهُ بِسَبْقِهِ مَنْ شَاءَ مِنْ خَلْقِهِ , فَكَانَ عَلِيٌّ يَقْعُدُ عِنْدَ مُنْتَهَى الْغَايَةِ وَيَخُطُّ خَطًّا يُقِيمُ رَجُلَيْنِ مُتَقَابِلَيْنِ عِنْدَ طَرَفِ الْخَطِّ طَرْفُهُ بَيْنَ إِبْهَامَيِّ أَرُجُلِهِمَا , وَتَمُرُّ الْخَيْلُ بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ وَيَقُولُ لَهُمَا: إِذَا خَرَجَ أَحَدُ الْفَرَسَيْنِ عَلَى صَاحِبِهِ بِطَرَفِ أُذُنَيْهِ أَوْ أُذُنٍ أَوْ عِذَارٍ فَاجْعَلُوا السَّبْقَةَ لَهُ , فَإِنْ شَكَكْتُمَا فَاجْعَلَا سَبْقَهُمَا نِصْفَيْنِ فَإِذَا قَرَنْتُمْ ثِنْتَيْنِ فَاجْعَلُوا الْغَايَةَ مِنْ غَايَةِ أَصْغَرِ الثِّنْتَيْنِ , وَلَا جَلَبَ وَلَا جَنَبَ وَلَا شِغَارَ فِي الْإِسْلَامِ
4790: Ahmad bin Muhammad bin Ziyad Al Qaththan menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Ali bin Syabib Al Ma'mari menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Muhammad bin Shudran As-Sulami berkata: Abdullah bin Maimun Al Mara'i menceritakan kepada kami, Auf menceritakan kepada kami dari Al Hasan atau Khilas, dari Ali AS —Ibnu Mainum ragu,— bahwa Nabi SAW berkata kepada Ali, "Wahai Ali, perlombaan ini telah diserahkan kepadamu untuk dilaksanakan di tengah orang-orang" Maka Ali RA pun keluar, lalu dia memanggil Suraqah bin Malik, lantas berkata, "Wahai Suraqah, aku akan mengembankan di lehermu apa yang telah diembankan oleh Nabi SAW di leherku dalam pelaksanaan perlombaan ini. Bila engkau telah sampai di Mithan. —Abu Abdurrahman berkata, 'Mithan adalah tempat mulainya.'— maka bariskan kuda-kudanya, lalu berserulah tiga kali, 'Apa ada yang hendak memperbaiki tali kendalinya, atau masih membawa budak, atau melepaskan tali?' Jika tidak ada yang menyahutmu, maka bertakbirlah tiga kali, kemudian lepaskan (para peserta) pada takbiran ketiga. Allah memuliakan siapa yang dikehendaki dari hamba-Nya karena kecepatannya." Sementara itu Ali menunggu di garis finish, lalu ia membuat garis, dan memberdirikan dua orang di kedua ujung garis dengan posisi berhadaphadapan, yang mana masing-masing ujung garis tepat di antara ibu jari kaki kedua orang itu, sementara kuda (yang masuk finish) akan berada di antara kedua orang itu. Ia kemudian berkata kepada kedua orang tersebut, "Apabila salah seekor kuda mendahului lawannya dengan kedua ujung telinganya, atau salah satu telinganya atau dahinya, maka nyatakanlah kemenangan untuknya. Jika kalian merasa ragu, maka bagikanlah untuk keduanya (kedua pemenang yang dianggap datang lebih dulu secara bersamaan). Jika kalian membandingkan keduanya, maka tetapkanlah garis finishnya pada yang paling kecil. Tidak boleh ada jalab dan janab serta syighar dalam Islam."
Sunan ad-Daruquthni (122887)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4790 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Abdullah bin Maimun, yang dinilai dha'if. Sementara Al Hasan dan Khilas bin Amr adalah perawi tsiqah, hanya saja keduanya tidak pernah mendengar dari Ali RA.