Sunan ad-Daruquthni

كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّسْمِيَةِ عَلَى الْوُضُوءِ
-
حَدَّثَنَا ابْنُ مَخْلَدٍ , نا ابْنُ زَنْجُوَيْهِ , نا أَصْبَغُ بْنُ الْفَرَجِ , نا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ حَرْمَلَةَ حَدَّثَهُ , عَنْ أَبِي ثِفَالٍ الْمُرِّيِّ , عَنْ رَبَاحِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ جَدَّتِهِ , أَنَّهَا سَمِعَتْ أَبَاهَا سَعِيدِ بْنَ زَيْدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ نُفَيْلٍ , يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ , وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ».
226. Ibnu Makhlad menceritakan kepada kami, Ibnu Zanjawaih mengabarkan kepada kami, Ashbagh bin Al Faraj mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami, Ya’qub bin Abdurrahman mengabarkan kepadaku, bahwa Abdurrahman bin Hamalah menceritakan kepadanya, dari Abu Tsifal Al Murri, dari Rabah bin Abdurrahman, dari neneknya, bahwa ia mendengar ayahnya, yakni Sa’id bin Zaid bin Amr bin Nufail, mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak ada shalat bagi yang tidak mempunyai wudhu, dan tidak ada wudhu bagi yang tidak menyebut nama Allah"
Sunan ad-Daruquthni (118238)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
226 : Lihat komentar sebelumnya.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّسْمِيَةِ عَلَى الْوُضُوءِ
-
حَدَّثَنَا ابْنُ مَخْلَدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا مُسَدَّدٌ , نا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ , عَنِ ابْنِ حَرْمَلَةَ , بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ
227. Ibnu Makhlad menceritakan kepada kami, Ibrhaim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Musaddad mengabarkan kepada kami, Bisyr bin Al Mufadhdhal mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Hamalah dengan isnadnya, seperti itu.
Sunan ad-Daruquthni (118239)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
227 : Lihat komentar sebelumnya.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّسْمِيَةِ عَلَى الْوُضُوءِ
-
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي الشَّوْكِ , نا الْحَسَنُ بْنُ مُكْرَمٍ , نا يَحْيَى بْنُ هَاشِمٍ , وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ غَالِبٍ , وَثنا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سِنِينَ , قَالَا: نا يَحْيَى بْنُ هَاشِمٍ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ شَقِيقٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِذَا تَطَهَّرَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهَ؛ فَإِنَّهُ يُطَهِّرُ جَسَدَهُ كُلَّهُ , وَإِنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ فِي طُهُورِهِ لَمْ يَطْهُرْ مِنْهُ إِلَّا مَا مَرَّ عَلَيْهِ الْمَاءُ , فَإِذَا فَرَغَ مِنْ طُهُورِهِ فَلْيَشْهَدْ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , فَإِذَا قَالَ ذَلِكَ فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ». يَحْيَى بْنُ هِشَامٍ ضَعِيفٌ
228. Al Hasan bin Ahmad bin Abu Asy-Syauk menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Makram mengabarkan kepada kami, Yahya bin Hasyim mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ghalib mengabarkan kepada kami. Dan Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim bin Sunain mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Yahya bin Hasyim mengabarkan kepada kami, Al A’masy menceritakan kepada kami, dari Syaqiq, dari Abdullah, ia mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Apabila seseorang di antara kalian bersuci, maka hendaklah ia menyebut nama Allah, karena hal itu dapat menyucikan semua tubuhnya. Namun bila ia tidak menyebut nama Allah ketika bersucinya, maka tidak ada yang suci darinya kecuali yang dilalui oleh air. Dan bila telah selesai bersuci, hendaklah ia bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hambaNya dan utusan-Nya [yakni mengucapkan Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadan ‘abuduhu wa rasuuluh]. Bila ia mengucapkan itu, maka akan dibukakanlah untuknya pintu-pintu langit.”
Sunan ad-Daruquthni (118240)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
228 : Isnadnya lemah. HR. Al Baihaqi (1/44). Ia mengatakan, "Ini lemah. Aku tidak mengetahui perawi lain yang meriwayatkan dari Al A'masy selain yahya bin Hasyim. Sedangkan Yahya bin Hasyim riwayatnya ditinggalkan. Ia juga telah meriwayatkannya dari Ibnu Umar dari jalur lainnya." Saya katakan: Yahya bin Hasyim As-Simsar dinilai dusta oleh Ibnu Ma'in. Sementara An-Nasa'i dan yang lainnya mengatakan, "Ia, riwayatnya ditinggalkan." Ibnu Adi mengatakan, "Di Baghdad ia pernah memalsukan hadits dan mencuri hadits." Al Mizan (9643). Disebutkan oleh Al Hafizh di dalam An-Nata'ij (1/236).
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّسْمِيَةِ عَلَى الْوُضُوءِ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الزُّهَيْرِيُّ نا مِرْدَاسُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ , عَنْ أَيُّوبَ بْنِ عَائِذٍ الطَّائِيِّ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ تَوَضَّأَ وَذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ تَطَهَّرَ جَسَدُهُ كُلُّهُ , وَمَنْ تَوَضَّأَ وَلَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ لَمْ يَتَطَهَّرْ إِلَّا مَوْضِعُ الْوُضُوءِ»
229. Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami. Abu Bakar Muhammad bin Abdullah Az-Zuham mengabarkan kepada kami, Mirdas bin Muhammad bin Abdullah bin Abu Burdah mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Aban mengabarkan kepada kami, dari Ayyub bin A'idz Ath-Thai, dari Mujahid, dan Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa berwudhu dan menyebut nama Allah, maka ia telah menyucikan semua tubuhnya. Dan barangsiapa berwudhu tanpa menyebut nama Allah, maka ia tidak menyucikan kecuali bagian wudhunya',”
Sunan ad-Daruquthni (118241)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
229 : Isnadnya lemah. HR. Al Baihaqi (1/45); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/142); Al Hafizh di dalam Nataij Al Afkar (1/227), semuanya meriwayatkan dari jalur pengarang. Al Hafizh mengatakan, "Ini hadits gharib (langka). Midras meriwayatkannya sendirian. Ia dari anaknya Abu Musa Al Asy'ari. Dinilai lemah oleh sejumlah ahli hadits dan disinggung oleh Ibnu Hibban di dalam Ats-Tsiqat, ia mengatakan, "Ia meriwayatkan yang langka dan sendirian. Namun perawi lainnya (dalam sanad ini) adalah orang-orang tsiqah." Saya katakan: Midras bin Muhammad bin Abdullah, menurut Adz-Dzahabi di dalam Al Mizan (8414), "Aku tidak mengenalnya. Khabarnya munkar mengenai membaca basmalah ketika berwudhu." Saya katakan, "Mungkin yang dimaksud adalah khabar ini."
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ التَّسْمِيَةِ عَلَى الْوُضُوءِ
-
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ غَالِبٍ , نا هِشَامُ بْنُ بَهْرَامَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ حَكِيمٍ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ تَوَضَّأَ فَذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ عَلَى وُضُوئِهِ كَانَ طَهُورًا لِجَسَدِهِ» , قَالَ: «وَمَنْ تَوَضَّأَ وَلَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَى وُضُوئِهِ كَانَ طَهُورًا لِأَعْضَائِهِ»
230. Ahmad bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ghalib mengabarkan kepada kami, Hisyam bin Bahram mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Hakim mengabarkan kepada kami, dari Ashim bin Muhammad, dari Nafi1, dari Ibnu Umar, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa berwudhu lalu menyebut nama Allah pada wudhunya, maka akan menjadi penyuci bagi tubuhnya, Beliau juga bersabda, 'Dan barangsiapa berwudhu tanpa menyebut Allah pada wudhunya, maka hanya menjadi penyuci bagi anggota wudhunya'
Sunan ad-Daruquthni (118242)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
230 : Isnadnya lemah. HR. Al Baihaqi (1/44), ia mengatakan, "Ini juga lemah. Abu Bakar Ad-Dahiri tidak tsiqah menurut para ahli hadits. Ia juga meriwayatkan dari jalur lainnya dari Abu Hurairah secara marfu'." Al Hafidz menyebutnya di dalam An-Nata'ij (1/236, 237) dan menilainya lemah. Saya katakan: Abu Bakar AdDahiri adalah Abdullah bin Hakim, menurut Ibnu Ma'in, "Bukan tsiqah." Demikian juga yang dikatakan oleh An-Nasa'i, sementara Ahmad mengatakan, "Ia tidak dianggap. Dinilai dusta oleh Al Jurjani." Al Mizan (4276). Al Hafizh mengatakan di dalam An-Nata 'ij, "Haditsnya ditinggalkan."