Sunan ad-Daruquthni

كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ صَاعِدٍ , نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ , نا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ , نا إِسْمَاعِيلُ , عَنْ قَيْسٍ , عَنْ عُتْبَةَ بْنِ فَرْقَدٍ , قَالَ: حَمَلْتُ سِلَالًا مِنْ خَبِيصٍ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَلَمَّا وَضَعْتُهُنَّ بَيْنَ يَدَيْهِ فَتْحَ بَعْضَهُنَّ , فَقَالَ: «يَا عُتْبَةُ , كُلُّ الْمُسْلِمِينَ يَجِدُ مِثْلَ هَذَا؟» , قُلْتُ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ هَذَا شَيْءٌ يَخْتَصُّ بِهِ الْأُمَرَاءُ , قَالَ: «ارْفَعْهُ لَا حَاجَةَ لِي فِيهِ» , قَالَ: فَبَيْنَا أَنَا عِنْدَهُ إِذْ دَعَا بِغِذَائِهِ فَأُتِيَ بِلَحْمٍ غَلِيظٍ وَبِخُبْزٍ خَشِنٍ فَجَعَلْتُ أَهْوَى إِلَى الْبَضْعَةِ أَحْسَبُهَا سَنَامًا فَإِذَا هِيَ عِلْبَاءُ الْعَنَقِ , فَأَلُوكُهَا فَإِذَا غَفَلَ عَنِّي جَعَلْتُهَا بَيْنِي وَبَيْنَ الْخِوَانِ , ثُمَّ دَعَا بِنَبِيذٍ لَهُ قَدْ كَادَ أَنْ يَصِيرَ خَلًّا فَمَزَجَهُ حَتَّى إِذَا أَمْكَنَ شَرِبَ وَسَقَانِي , ثُمَّ قَالَ: «يَا عُتْبَةُ إِنَّا نَنْحَرُ كُلَّ يَوْمٍ جَزُورًا , فَأَمَّا وَرِكُهَا وَأَطَايِبُهَا فَلِمَنْ حَضَرْنَا مِنْ أَهْلِ الْآفَاقِ وَالْمُسْلِمِينَ , وَأَمَّا عُنُقُهَا فَلَنَا نَأْكُلُ مِنْ هَذَا اللَّحْمَ الْغَلِيظَ الَّذِي رَأَيْتَ وَنَشْرَبُ عَلَيْهِ مِنْ هَذَا النَّبِيذِ يَقْطَعُهُ فِي بُطُونِنَا»
4641: Yahya bin Sha'id menceritakan kepada kami, Abdul Jabbar bin Al Ala" menceritakan kepada kami, Marwan bin Mu'awiyah menceritakan kepada kami, Ismail menceritakan kepada kami dari Qais, dari Utbah bin Farqad, dia berkata, "Aku membawa sejumlah keranjang bertangkai kepada Umar bin Khaththab, setelah aku meletakkannya di hadapannya, dia membuka sebagiannya, lalu berkata, 'Wahai Utbah, semua kaum muslimin bisa mendapat yang seperti ini?' Aku berkata, 'Wahai Amirul Mukminin, ini sesuatu yang khusus digunakan oleh para pemimpin.' Umar berkata, 'Angkatlah, aku tidak memerlukannya.' Ketika aku masih di tempatnya, Umar minta diambilkan makan siangnya, lalu dibawakan daging tebal dan roti hangat, lalu aku merogoh pada suatu potongan yang aku kira punuk, ternyata itu adalah potongan leher, lalu aku mengemutnya. Ketika dia tidak memperhatikanku, aku meletakkannya di antara aku dan meja makan. Kemudian dia minta diambilkan rendaman sari buahnya yang ternyata sudah hampir menjadi cuka. Dia lalu mencampurnya sehingga memungkinkan untuk diminum lantas ia pun meminum(nya), kemudian memberiku minuman itu, lalu berkata, 'Wahai Utbah, sesungguhnya kami menyembelih seekor unta setiap hari. Pinggul dan daging yang enak itu diperuntukkan bagi yang datang kepada kami dari warga luar dan kaum muslimin, sedangkan lehernya untuk kami. Kami memakan daging tebal yang engkau lihat ini disertai minum rendaman sari buah ini untuk menghancurkannya di dalam perut kami."
Sunan ad-Daruquthni (122738)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4641 : Isnadnya hasan.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُشْكَانَ الْمَرْوَزِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَحْيَى السَّرَخْسِيُّ الْقَاضِي , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ , نا عَبْدَانُ , عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ , قَالَ: سَأَلَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْعُمَرِيُّ أَبَا حَنِيفَةَ عَنِ الشَّرَابِ , قَالَ: حَدَّثُونَا مِنْ قِبَلِ أَبِيكَ رَحْمَةُ اللَّهِ عَلَيْهِ , قَالَ: «إِنْ رَابَكُمْ فَاكْسِرُوهُ بِالْمَاءِ» , فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ: فَإِذَا تَيَقَّنْتَ وَلَمْ تَرْتَبْ
4642: Abu Sa'id Muhammad bin Abdullah bin Ibrahim bin Misykan Al Marwazi menceritakan kepada kami, Abdullah bin Yahya As-Sarkhasi Al Qadhi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ali menceritakan kepada kami, Abdan menceritakan kepada kami dari Sufyan bin Abdul Malik, dari Abdullah bin Al Mubarak, dia berkata: Abdullah bin Umar Al Umari pernah bertanya kepada Abu Hanifah tentang minuman, dia berkata, "Mereka telah menceritakan kepada kami dari pihak ayahmu, —semoga Allah merahmatinya.— dia berkata, "Bila kalian mendapatinya mengental, maka tawarlah dengan air." Abdullah lalu berkata kepadanya, "Bila engkau yakin dan belum mengeras.
Sunan ad-Daruquthni (122739)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4642 : Isnadnya sangat dha'if. HR. Al Baihaqi (8/306) dari Ibnu Al Mubarak dengan isnad tersebut. Abdullah bin Umar Al Umari adalah perawi dha‘if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Abdullah bin Yahya AsSarkhasi dituduh berdusta. Lihat Al Mizan (3/238).
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى , أنا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي يُونُسُ , وَابْنُ أَبِي ذِئْبٍ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ , عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , «أَنَّهُ جَلَدَ رَجُلًا وَجَدَ مِنْهُ رِيحَ شَرَابٍ الْحَدَّ تَامًّا»
4643: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yunus bin Abdul A'la menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami, Yunus dan Ibnu Dzib mengabarkan kepadaku, dari Ibnu Syihab, dari As-Sa‘ib bin Yazid, dari Umar bin Khaththab RA, bahwa dia pernah mencambuk seorang laki-laki yang didapati padanya bau minuman (yang memabukkan), dengan hukuman yang sempurna.
Sunan ad-Daruquthni (122740)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4643 : Takhrijnya telah dikemukakan sebelumnya dalam pembahasan: hudud.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا ابْنُ خُشَيْشٍ , نا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ , نا وَكِيعٌ , عَنْ شَرِيكٍ , عَنْ فِرَاسٍ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , أَنَّ رَجُلًا شَرِبَ مِنْ إِدَاوَةِ عَلِيٍّ نَبِيذًا بِصِفِّينَ فَسَكِرَ , «فَضَرَبَهُ عَلِيُّ عَلَيْهِ السَّلَامُ الْحَدَّ»
4644: Ibnu Khusyaisy menceritakan kepada kami, Salam bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami dari Syarik, dari Firas, dari Asy-Sya'bi, bahwa pernah seorang laki-laki minum dari kantong air Ali yang berupa rendaman sari buah di Shiffin, lalu dia -mabuk, maka Ali AS menjatuhkan sanksi had kepadanya.
Sunan ad-Daruquthni (122741)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4644 : Isnadnya munqathi' karena Amir Asy-Sya'bi tidak pernah mendengar dari Ali bin Abu Thalib RA.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
قَالَ: وَنا وَكِيعٌ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ عَامِرٍ , أَنَّ أَعْرَابِيًّا شَرِبَ مِنْ إِدَاوَةِ عُمَرَ نَبِيذًا فَسَكِرَ , «فَضَرَبَهُ عُمَرُ الْحَدَّ» هَذَا مُرْسَلٌ وَلَا يُثْبَتَانِ
4645: Dia berkata: Dan Waki' menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Abu Ishaq, dari Amir, bahwa pernah seorang badui minum dari kantong air Umar yang berupa rendaman sari buah, lalu dia mabuk, maka Umar menjatuhkan sanksi had kepadanya." Hadits ini mursal, dan keduanya tidak valid.
Sunan ad-Daruquthni (122742)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
نا أَبُو بَكْرٍ يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ أَحْمَدَ بْنِ عِيسَى الْبَزَّازُ , نا عُمَرُ بْنُ شَبَّةَ , نا عُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ الْمُقَدَّمِيُّ , عَنِ الْكَلْبِيِّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ , عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وَدَاعَةَ السَّهْمِيِّ , قَالَ: طَافَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ فِي يَوْمٍ قَائِظٍ شَدِيدِ الْحَرِّ فَاسْتَسْقَى رَهْطًا مِنْ قُرَيْشٍ , فَقَالَ: هَلْ عِنْدَ أَحَدٍ مِنْكُمْ شَرَابٌ فَيُرْسِلُ إِلَيَّ؟ " , فَأَرْسَلَ رَجُلٌ مِنْهُمْ إِلَى مَنْزِلِهِ فَجَاءَتْ جَارِيَةٌ مَعَهَا إِنَاءٌ فِيهِ نَبِيذُ زَبِيبٍ , فَلَمَّا رَآهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَلَا خَمَّرْتِهِ وَلَوْ بِعُودٍ تَعْرُضُهُ عَلَيْهِ» , فَلَمَّا أَدْنَى الْإِنَاءَ مِنْهُ وَجَدَ لَهُ رَائِحَةً شَدِيدَةً فَقَطَّبَ وَرَدَّ الْإِنَاءَ , فَقَالَ الرَّجُلُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنْ يَكُنْ حَرَامًا لَمْ تَشْرَبْهُ فَاسْتَعَادَ الْإِنَاءَ وَصَنَعَ مِثْلَ ذَلِكَ , فَقَالَ الرَّجُلُ مِثْلَ ذَلِكَ , فَدَعَا بِدَلْو مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ فَصَبَّهُ عَلَى الْإِنَاءِ , وَقَالَ: «إِذَا اشْتَدَّ عَلَيْكُمْ شَرَابَكُمْ فَاصْنَعُوا بِهِ هَكَذَا». الْكَلْبِيُّ مَتْرُوكٌ , وَأَبُو صَالِحٍ ضَعِيفٌ وَاسْمُهُ بَاذَانُ مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ
4646: Abu Bakar Ya'qub bin Ibrahim bin Ahmad bin Isa Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Umar bin Syabbah menceritakan kepada kami, Umar bin Ali Al Muqaddami menceritakan kepada kami dari Al Kalbi, dari Abu Shalih, dari Al Muththalib bin Abu Wada'ah As-Shami, dia berkata, "Rasulullah SAW thawaf di Baitullah pada hari yang gerah dan sangat panas, lalu beliau minta minum kepada beberapa orang Quraisy, beliau berkata, 'Adakah seseorang di antara kalian yang mempunyai minum untuk dikirimkan kepadaku.' Salah seorang dari mereka kemudian mengirimkan ke tempat beliau, lalu seorang budak perempuan datang dengan membawa bejana berisi rendaman sari anggur. Ketika Nabi SAW melihatnya, beliau berkata, 'Itu akan menyebabkannya menjadi khamer. Sebaiknya ditutup dengan ranting saja di atasnya.'' Setelah bejana didekatkan kepada beliau, beliau mendapat bau yang tajam, maka beliau mencampurnya lalu mengembalikannya. Orang itu lantas berkata, 'Wahai Rasulullah, bila itu haram maka kami tidak akan meminumnya.' Beliau kemudian meminta bejana itu kembali, lalu beliau melakukan seperti tadi, dan laki-laki itu pun berkata seperti itu lagi, kemudian beliau minta diambilkan seember air zamzam lalu dituangkan ke dalam bejana tersebut dan berkata, 'Bila minuman kalian sudah mengental, maka lakukanlah seperti itu" Al Kalbi adalah perawi yang riwayatnya ditinggalkan, sementara Abu Shalih adalah perawi dha‘if, namanya adalah Badzan maula Ummu Hani'.
Sunan ad-Daruquthni (122743)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4646 : Isnadnya sangat dha‘if. HR. Al Baihaqi (8/304) dari jalur penulis dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Al Kalbi, riwayatnya ditinggalkan. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Abu Shalih Badzan maula Ummu Hani", dha‘if lagi mursal (At-Taqrib, 1/93).
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ نُوحٍ الْجُنْدِيسَابُورِيُّ , نا مُوسَى بْنُ سُفْيَانَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْجَهْمِ , نا عَمْرُو بْنُ أَبِي قَيْسٍ , عَنْ شُعَيْبِ بْنِ خَالِدٍ , عَنِ الْكَلْبِيِّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ بَاذَانَ , عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وَدَاعَةَ , قَالَ: طَافَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ , وَقَالَ: «اسْقُونِي» , فَأُتِيَ بِنَبِيذِ زَبِيبٍ فَشَرِبَ فَقَطَّبَ فَرَدَّهُ , فَقُلْتُ: يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَحَرَامٌ هُوَ؟ فَوَاللَّهِ إِنَّهُ لَشَرَابٌ , فَسَكَتَ فَأَعَادَ عَلَيْهِ فَسَكَتَ , فَقَالَ: يَا نَبِيَّ اللَّهِ أَحَرَامٌ هُوَ؟ فَوَاللَّهِ إِنَّهُ لَشَرَابُ أَهْلِ مَكَّةَ مِنْ آخِرِهِمْ , قَالَ: «رُدُّوهُ» , وَأَمَرَهُمْ أَنْ يَصُبُّوا عَلَيْهِ الْمَاءَ فَجَعَلَ يَمُصُّهُ , وَيَقُولُ: «صَبَّ» , ثُمَّ عَادَ حَتَّى أَمْكَنَ شَرِبَهُ , فَقَالَ: «اصْنَعُوا بِهِ هَكَذَا»
4647: Muhammad bin Nuh Al Jundaisaburi menceritakan kepada kami, Musa bin Sufyan menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Jahm menceritakan kepada kami, Amr bin Abu Qais menceritakan kepada kami dari Syu'aib bin Khalid, dari Al Kalbi, dari Abu Shalih Badzan, dari Al Muththalib bin Abu Wada'ah, dia berkata, "Nabi SAW pernah thawaf di Baitullah, lalu beliau berkata, 'Berilah aku minum.' Aku kemudian membawa rendaman sari buah anggur, maka beliau pun meminumnya, lalu mencampurnya (dengan air) lantas mengembalikannya. Aku bertanya, 'Wahai Nabiyullah, apakah itu haram? Demi Allah, sungguh itu adalah minuman.' Beliau kemudian diam saja. Lalu orang itu mengulang (pertanyaannya), namun beliau masih diam. Orang itu lantas berkata lagi, 'Wahai Nabiyullah, apakah itu haram? Demi Allah, itu adalah minuman semua penduduk Makkah.' Beliau berkata, 'Kembalikan.'' Beliau kemudian menyuruh mereka untuk menuangkan air padanya, lalu beliau mencicipinya dan berkata, 'Tuangkan (lagi).' Kemudian diulang hingga memungkinkan untuk diminum, lalu beliau bersabda, 'Lakukan seperti itu'."
Sunan ad-Daruquthni (122744)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4647 : ibid. Amr bin Abu Qais jujur namun sering berasumsi. {At-Taqrib, 2/77).
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
نا إِسْحَاقُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْفَضْلِ الزَّيَّاتُ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ الشَّيْبَانِيِّ , عَنْ مَالِكِ بْنِ الْقَعْقَاعِ , قَالَ: سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ عَنِ النَّبِيذِ الشَّدِيدِ , فَقَالَ: جَلَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَجْلِسٍ فَوَجَدَ مِنْ رَجُلٍ رِيحَ نَبِيذٍ , فَقَالَ: «مَا هَذِهِ الرِّيحُ؟» , قَالَ: رِيحُ نَبِيذٍ , قَالَ: «فَأَرْسَلَ فَلْيُؤْتَ مِنْهُ» , فَأَرْسَلَ فَأُتِيَ بِهِ فَوَضَعَ فِيهِ رَأْسَهُ فَشَمَّهُ ثُمَّ رَجَعَ فَرَدَّهُ حَتَّى إِذَا قَطَعَ الرَّجُلُ الْبَطْحَاءَ رَجَعَ , فَقَالَ: أَحَرَامٌ أَمْ حَلَالٌ؟ , قَالَ: فَوَضَعَ رَأْسَهُ فِيهِ فَوَجَدَهُ شَدِيدًا فَصَبَّ عَلَيْهِ الْمَاءَ ثُمَّ شَرِبَ , فَقَالَ: «إِذَا اغْتَلَمَتْ أَسْقِيَتُكُمْ فَاكْسِرُوهَا بِالْمَاءِ». كَذَا قَالَ مَالِكُ بْنُ الْقَعْقَاعِ , وَقَالَ غَيْرُهُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ نَافِعِ بْنِ أَخِي الْقَعْقَاعِ وَهُوَ رَجُلٌ مَجْهُولٌ ضَعِيفٌ , وَالصَّحِيحُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ فَقَلِيلُهُ حَرَامٌ , وَقَدْ تَقَدَّمَ ذِكْرُهُ
4648: Ishaq bin Muhammad bin Al Fadhl Az-Zayyat menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq Asy-Syaibani, dari Malik bin Al Qa'qa', dia berkata: Aku pernah bertanya kepada Ibnu Umar tentang rendaman sari buah yang sudah mengental, dia pun berkata, "Rasulullah SAW pernah duduk di suatu majlis, lalu beliau mendapati bau rendaman sari buah dari seorang lelaki, beliau bertanya, 'Bau apa ini?‘ Lelaki itu menjawab, 'Bau rendaman sari buah.' Beliau berkata, 'Suruh orang untuk membawakan darinya.' Dia kemudian menyuruh untuk mengambil darinya, lalu diserahkan kepada beliau. Beliau lantas mendekatkan kepalanya dan menciumnya, lalu mengembalikannya. Setelah orang itu sampai di Bathha‘ dia kembali lalu bertanya, 'Apakah itu haram ataukah halal?' Beliau kemudian mendekatkan kepalanya, ternyata beliau mendapatinya sudah mengental, lalu beliau menuangkan air padanya, kemudian meminumnya, lalu bersabda, 'Bila wadah air kalian menyengat, maka tawarlah dengan (menambahkan) air'." Demikian yang dikemukakan oleh Malik bin Al Qa'qa', sementara yang lainnya berkata: Dari Abdul Malik bin Nafi' putra saudaranya Al Qa'qa', dia orang yang tidak dikenal lagi dha‘if- Yang benar dari Ibnu Umar dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Apa yang jumlah banyaknya dapat memabukkan, maka jumlah sedikitnya juga haram." Ini telah disebutkan sebelumnya.
Sunan ad-Daruquthni (122745)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4648 : Isnadnya dha‘if. HR. An-Nasa'i (8/324) dari Abdul Malik bin Nafi', dari Ibnu Umar dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Abdul Malik bin Nafi', yang tidak dikenal (At-Taqrib, 1/525).
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا أَبُو حَامِدٍ مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ الْحَضْرَمِيُّ , نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي الْمُجَالِدِ الْمِصِّيصِيُّ ح وَنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْمَحَامِلِيُّ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى الْقَطَّانُ ح وَنا أَبُو عَلِيٍّ مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ , وَأَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بَحْرٍ الْعَطَّارُ جَمِيعًا بِالْبَصْرَةِ , قَالَا: نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ , قَالُوا: نا يَحْيَى بْنُ يَمَانٍ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ , قَالَ: عَطِشَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَوْلَ الْكَعْبَةِ فَاسْتَسْقَى فَأُتِيَ بِنَبِيذٍ مِنَ السِّقَايَةِ فَشَمَّهُ ثُمَّ قَطَّبَ , فَقَالَ: «عَلَيَّ بِذَنُوبٍ مِنْ زَمْزَمَ» , فَصَبَّهُ عَلَيْهِ ثُمَّ شَرِبَ , فَقَالَ رَجُلٌ: أَحَرَامٌ هُوَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ , قَالَ: «لَا». لَفْظُ أَبِي حَامِدٍ , وَالشَّهِيدِيُّ , وَقَالَ لَنَا الْمَحَامِلِيُّ: وَذَكَرَ الْحَدِيثَ وَلَمْ يُتِمَّهُ
4649: Abu Hamid Muhammad bin Harun Al Hadhrami menceritakan kepada kami, Al Husain bin Ismail bin Abu Al Mujalid Al Mishshishi menceritakan kepada kami (h) Al Husain bin Ismail Al Mahamili menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa Al Qaththan menceritakan kepada kami (h) Abu Ali Muhammad bin Sulaiman dan Ahmad bin Muhammad bin Bahr Al 'Aththar menceritakan kepada kami, semuanya di Bashrah, keduanya berkata: Ishaq bin Ibrahim bin Habib bin Asy-Syahid menceritakan kepada kami, mereka berkata: Yahya bin Yaman menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Manshur, dari Khalid bin Sa'd, dari Abu Mas'ud Al Anshari, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah kehausan di sekitar Ka'bah, lalu beliau minta minum, lantas dibawakan rendaman sari buah dari tempat minum (siqayah), kemudian beliau menciumnya lalu mencampurnya, kemudian berkata, 'Bawakan sewadah air zam-zam padaku.' Beliau lantas menuangkan padanya, lalu meminumnya. Seorang laki-laki lalu berkata, 'Apakah itu haram wahai Rasulullah?' Beliau menjawab,Tidak ." Ini adalah lafazh Abu Hamid dan Asy-Syahidi. Al Mahamili berkata kepada kami dan menyebutkan haditsnya namun tidak menyempurnakannya.
Sunan ad-Daruquthni (122746)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4649 : Isnadnya dha'if. An-Nasa'i dengan sanad yang lalu. Di dalamnya terdapat Yahya bin Al Yaman yang dinilai dha'if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , نا يَحْيَى بْنُ يَمَانٍ الْعِجْلِيُّ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَطِشَ وَهُوَ يَطُوفُ بِالْبَيْتِ فَأُتِيَ بِنَبِيذٍ مِنَ السِّقَايَةِ فَقَطَّبَ , فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: أَحَرَامٌ هُوَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ , قَالَ: «لَا عَلَيَّ بِذَنُوبٍ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ» , فَصَبَّهُ عَلَيْهِ ثُمَّ شَرِبَ وَهُوَ يَطُوفُ بِالْبَيْتِ
4650: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Ali bin Harb menceritakan kepada kami, Yahya bin Yaman Al Ijli menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Manshur, dari Khalid bin Sa'd, dari Abu Mas'ud Al Anshari, bahwa Nabi SAW pernah merasa haus ketika thawaf di Baitullah, lalu beliau diberi rendaman sari buah dari tempat minum (siqayah) Beliau lantas mencampurnya, kemudian seorang laki-laki berkata, 'Apakah ini haram wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Tidak. Bawalah sewadah air zamzam padaku.' Beliau lalu menuangkan padanya, kemudian minum saat beliau sedang thawaf di Baitullah.
Sunan ad-Daruquthni (122747)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ الْعَطَّارُ , نا الْيَسَعُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ , عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ , قَالَ: رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِإِنَاءٍ فِيهِ نَبِيذٌ , فَأَخَذَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَطَّبَ ثُمَّ رَدَّهُ , فَتَبِعَهُ الرَّجُلُ , فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَحَرَامٌ هُوَ؟ , فَأَخَذَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ دَعَا بِذَنُوبٍ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ فَصَبَّهُ فِيهِ فَشَرِبَ , ثُمَّ قَالَ: «إِذَا اغْتَلَمَتْ عَلَيْكُمُ الْأَنْبِذَةُ فَاكْسِرُوهَا بِالْمَاءِ». لَا يَصِحُّ هَذَا عَنْ زَيْدِ بْنِ الْحُبَابِ , عَنِ الثَّوْرِيِّ , وَلَمْ يَرْوِهِ غَيْرُ الْيَسَعِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ وَهُوَ ضَعِيفٌ , وَهَذَا حَدِيثٌ مَعْرُوفٌ بِيَحْيَى بْنِ يَمَانٍ وَيُقَالُ: إِنَّهُ انْقَلَبَ عَلَيْهِ الْإِسْنَادُ وَاخْتَلَطَ عَلَيْهِ بِحَدِيثِ الْكَلْبِيِّ , عَنْ أَبِي صَالِحٍ وَاللَّهُ أَعْلَمُ
4651: Muhammad bin Makhlad Al Aththar menceritakan kepada kami, Al Yasa' bin Ismail menceritakan kepada kami, Zaid bin Al Hubab menceritakan kepada kami dari Sufyan Ats-Tsauri, dari Manshur, dari Khalid bin Sa'd, dari Abu Mas'ud, dia berkata, "Aku pernah melihat Nabi SAW diberi bejana berisi rendaman sari buah, lalu Rasulullah SAW menerimanya, kemudian mencampurnya lalu mengembalikannya. Setelah itu seorang laki-laki mengikuti beliau lalu berkata, 'Wahai Rasulullah, apakah itu haram?' Maka Rasulullah SAW mengambilnya lagi, kemudian minta diambilkan sewadah air zamzam, lalu menuangkannya (mencampurnya) kemudian meminumnya, lalu bersabda, „Bila rendaman sari buah kalian mengental, maka tawarlah dengan air" Hadits ini tidak benar berasal dari Zaid bin Al Hubab dari Ats-Tsauri, dan tidak ada yang meriwayatkannya selain Al Yasa' bin Ismail yang divonis dha‘if, sementara hadits ini dikenal dengan hadits Yahya bin Yaman, dikatakan bahwa dia membalik isnad padanya, dan menjadi tercampur dengan hadits Al Kalbi yang berasal dari Abu Shalih. Wallahu a 'lam.
Sunan ad-Daruquthni (122748)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4651 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Al Yasa' bin Isma'il, yang divonis dha‘if.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
ثنا أَبُو الْعَبَّاسِ الْأَثْرَمُ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْمُقْرِئُ نا الْحَسَنُ بْنُ دَاوُدَ بْنِ مِهْرَانَ الْمُؤَدِّبُ , وَنا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الثَّلْجِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ الْمُشْرِقُ , قَالَا: نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبَانَ , عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعْدٍ , عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ , قَالَ: سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ النَّبِيذِ حَلَالٌ هُوَ أَوْ حَرَامٌ؟ , قَالَ: «حَلَالٌ». عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبَانَ مَتْرُوكُ الْحَدِيثِ
4652: Abu Al Abbas Al Atsram Muhammad bin Ahmad bin Al Muqri menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Daud bin Mihran Al Muaddib menceritakan kepada kami. Dan Muhammad bin Abdullah bin Abu Ats-Tsalj menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Yazid Al Masyriq menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Abdul Aziz bin Aban menceritakan kepada kami dari Sufyan Ats-Tsauri, dari Manshur, dari Khalid bin Sa'd, dari Abu Mas'ud, dia berkata, "Nabi SAW pernah ditanya tentang rendaman sari buah, apakah itu halal ataukah haram?" Beliau menjawab, "Halal." Abdul Aziz bin Aban haditsnya ditinggalkan.
Sunan ad-Daruquthni (122749)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4652 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Abdul Aziz bin Aban, riwayatnya ditinggalkan (Al Mizan, 3/336).
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَعْقُوبَ الصَّيْدَلِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , نا أَبُو عَاصِمٍ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ دَاوَر , عَنْ خَالِدِ بْنِ دِينَارٍ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِرَجُلٍ قَدْ سَكِرَ مِنْ نَبِيذِ تَمْرٍ , «فَجَلَدَهُ»
4653: Ja'far bin Muhammad Ya'qub Ash-Shaidali menceritakan kepada kami, Ali bin Harb menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami dari Imran bin Daud, dari Khalid bin Dinar, dari Abu Ishaq, dari Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki yang mabuk karena (minum) rendaman sari buah kurma, dibawa kehadapan Nabi SAW lalu beliau mencambuknya.
Sunan ad-Daruquthni (122750)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4653 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Daud bin Imran. yang divonis dha'if.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ الْبُسْرِيُّ , نا أَبُو عَاصِمٍ , نا أَبُو الْعَوَّامِ الْقَطَّانُ , حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِرَجُلٍ قَدْ سَكِرَ مِنْ نَبِيذٍ , «فَجَلَدَهُ». كَذَا قَالَ الْبُسْرِيُّ
4654: Ahmad bin Muhammad bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Walid Al Busri menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami, Abu Al Awwam Al Qaththan menceritakan kepada kami, Amr bin Dinar menceritakan kepadaku, dari Ibnu Umar, bahwa seorang laki-laki yang mabuk karena (minum) rendaman sari buah pernah dibawa kehadapan Rasulullah SAW, lalu beliau mencambuknya." Demikian yang dikemukakan oleh Al Busri.
Sunan ad-Daruquthni (122751)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4654 : Isnadnya dha'if karena di dalamnya terdapat Imran bin Khalid Abu Al Awwam Al Qaththan, yang dinilai jujur namun suka menduga dan dituduh berfaham Khawarij (At-Taqrib, 2/83).
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا نَصْرُ بْنُ دَاوُدَ بْنِ طَوْقٍ , نا أَبُو عُبَيْدٍ , نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ , قَالَ: قَالَ سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ: «مَا فِي شَرْبَةٍ مِنْ نَبِيذٍ مَا يَنْبَغِي لِمُؤْمِنٍ أَنْ يُغَرِّرَ فِيهَا بِدِينِهِ». قَالَ أَبُو عُبَيْدٍ: فَحَدَّثْتُ بِهِ أَبَا النَّضْرِ هَاشِمَ بْنَ الْقَاسِمِ فَأَعْجَبَهُ فَاسْتَعَادَنِيهُ بَعْدَ سَنَةٍ
4655: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Nashr bin Daud bin Thauq menceritakan kepada kami, Abu Ubaid menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa'id Al Qaththan menceritakan kepada kami, dia berkata: Sulaiman At-Taimi berkata, "Di dalam rendaman sari buah ada yang tidak layak bagi seorang mukmin terpedaya dalam agamanya." Abu Ubaid berkata, Aku lalu menceritakan itu kepada Abu An-Nadhr Hasyim bin Al Qasim, ternyata ia takjub dan memintaku mengulanginya setelah setahun."
Sunan ad-Daruquthni (122752)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4655 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (8/306) dari Yahya bin Sa'id Al Qaththan dengan isnad tersebut.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا - بَابُ اتِّخَاذِ الْخَلِّ مِنَ الْخَمْرِ
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يَعْقُوبُ الدَّوْرَقِيُّ , نا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ لَيْثٍ , عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: جَاءَ أَبُو طَلْحَةَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: إِنِّي اشْتَرَيْتُ لِأَيْتَامٍ فِي حِجْرِي خَمْرًا , فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَهْرِقِ الْخَمْرَ وَكَسِّرِ الدِّنَانَ». فَأَعَادَ ذَلِكَ عَلَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
4656: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ya'qub Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Al Mu'tamir bin Sulaiman menceritakan kepada kami dari Laits, dari Yahya bin Abbad, dari Anas, dia berkata, "Abu Thalhah pernah datang kepada Nabi SAW lalu berkata, 'Sesungguhnya aku telah membeli khamer untuk anak-anak yatim yang berada dalam asuhan.' Maka Nabi SAW berkata kepadanya, 'Tumpahkanlah khamer itu dan pecahkan gentongnya.' Dia mengulanginya hingga tiga kali."
Sunan ad-Daruquthni (122753)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4656 : Isnadnya dha'if. HR. Ath-Thabarani (5/102) dari Al Mu'tamir bin Sulaiman dengan isnad tersebut. Laits adalah Ibnu Abu Sulaim, yang divonis dha'if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا - بَابُ اتِّخَاذِ الْخَلِّ مِنَ الْخَمْرِ
-
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ السَّرِيِّ بْنِ عُثْمَانَ التَّمَّارُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْقَزَّازُ , نا أَبُو النَّضْرِ هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ , نا شُعْبَةُ , عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ , عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ الْحَضْرَمِيِّ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ رَجُلًا يُقَالُ لَهُ: سُوَيْدُ بْنُ طَارِقٍ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَمْرِ فَنَهَاهُ عَنْهَا , فَقَالَ: إِنَّمَا أَصْنَعُهَا لِلدَّوَاءِ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّهَا دَاءٌ وَلَيْسَتْ بِدَوَاءٍ»
4657: Muhammad bin As-Sari bin Utsman At-Tammar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik Al Qazzaz menceritakan kepada kami, Abu An-Nadhr Hasyim bin Al Qasim menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Simak bin Harb, dari Alqamah bin Wa'il Al Hadhrami, dari ayahnya, bahwa seorang laki-laki yang biasa dipanggil Suwaid bin Thariq, bertanya kepada Nabi SAW tentang khamer, maka beliau pun melarangnya. Orang itu berkata lagi, 'Aku membuatnya untuk obat.' Nabi SAW bersabda, 'Sesungguhnya itu adalah penyakit, bukannya obat'."
Sunan ad-Daruquthni (122754)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4657 : Isnadnya shahih. HR. Muslim (Pembahasan: minuman, 12) dari Syu'bah dengan isnad tersebut.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا - بَابُ اتِّخَاذِ الْخَلِّ مِنَ الْخَمْرِ
-
حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , نا جَدِّي , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنِ السُّدِّيِّ , عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ , عَنْ أَنَسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنِ الْخَمْرِ أَيُتَّخَذُ خَلًّا؟ , قَالَ: «لَا»
4658: Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, kakekku menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari As-Suddi, dari Yahya bin Abbad, dari Anas, bahwa Nabi SAW pernah ditanya tentang khamer, apa boleh dibuat cuka? Beliau pun menjawab, "Tidak (boleh).
Sunan ad-Daruquthni (122755)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4658 : Isnadnya shahih. HR. Muslim (Pembahasan: minuman, 12) dari Ibnu Mahdi dengan isnad tersebut
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا - بَابُ اتِّخَاذِ الْخَلِّ مِنَ الْخَمْرِ
-
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يَعْقُوبُ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , عَنْ إِسْرَائِيلَ , عَنِ السُّدِّيِّ , عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ , عَنْ أَنَسٍ , أَنْ يَتِيمًا كَانَ فِي حِجْرِ أَبِي طَلْحَةَ فَاشْتَرَى لَهُ خَمْرًا فَلَمَّا حُرِّمَتْ , سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُتَّخَذُ خَلٍّا؟ , قَالَ: «لَا»
4659: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ya'qub menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami dari Israil, dari As-Suddi, dari Yahya bin Abbad, dari Anas, bahwa ada anak yatim dalam asuhan Abu Thalhah. Dia lalu membelikan khamer untuknya. Ketika khamer diharamkan, Nabi SAW ditanya, 'Apa boleh (khamer) itu dibuat cuka?' Beliau menjawab, 'Tidak (boleh)'
Sunan ad-Daruquthni (122756)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا - بَابُ اتِّخَاذِ الْخَلِّ مِنَ الْخَمْرِ
-
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا عَمْرُو بْنُ خَالِدٍ , نا أَبِي , نا مُوسَى بْنُ أَعْيَنَ , عَنْ لَيْثٍ , عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبَّادٍ , عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو طَلْحَةَ عَمُّ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , أَنَّهُ كَانَ عِنْدَهُ مَالٌ لِيَتَامَى فَاشْتَرَى بِهِ خَمْرًا , قَالَ: فَنَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ , قَالَ: وَمَا خَمْرُنَا يَوْمَئِذٍ إِلَّا مِنَ التَّمْرِ , قَالَ: فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ لَهُ: إِنَّهُ كَانَ عِنْدِي مَالُ يَتِيمٍ فَاشْتَرَيْتُ بِهِ خَمْرًا قَبْلَ أَنْ تُحَرَّمَ الْخَمْرُ , فَأَمَرَنِي «أَكْسَرُ الدِّنَانَ وَأُهْرِيقُهُ» , فَأَتَيْتُهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ كُلَّ ذَلِكَ يَأْمُرُنِي «أَنْ أَكْسَرَ الدِّنَانَ وَأُهْرِيقَهُ»
4660: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Amr bin Khalid menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, Musa bin A'yan menceritakan kepada kami dari Laits, dari Yahya bin Abbad, dari Anas bin Malik, dia berkata: Abu Thalhah pamannya Anas bin Malik menceritakan kepadaku, bahwa padanya ada harta milik anak-anak yatim (yang dalam pemeliharaannya), lalu dia belikan khamer, kemudian turun pengharaman khamer, dia berkata, "Khamer kami saat itu hanya terbuat dari kurma." Dia berkata, "Lalu aku menemui Nabi SAW, kemudian aku berkata, 'Sesungguhnya dulu ada harta anak yatim padaku, lalu aku belikan khamer sebelum diharamkannya khamer.' Namun beliau memerintahkanku agar memecahkan gentongnya dan menumpahkannya. Lalu aku mendatangi beliau lagi hingga tiga kali. Pada semua itu beliau memerintahkanku agar memecahkan gentonggentongnya dan menumpahkannya.
Sunan ad-Daruquthni (122757)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4660 : Isnadnya dha‘if. Lihat takhrij hadits no. 4656.
كِتَابُ الْأَشْرِبَةِ وَغَيْرِهَا - بَابُ اتِّخَاذِ الْخَلِّ مِنَ الْخَمْرِ
-
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ الْقَطَّانُ , نا عَبْدُ الْكَرِيمِ بْنُ الْهَيْثَمِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى بْنِ الطَّبَّاعِ , نا فَرَجُ بْنُ فَضَالَةَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ عَمْرَةَ , عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ , رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَتْ لَنَا شَاةٌ فَمَاتَتْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا فَعَلَتْ شَاتُكُمْ؟» , قُلْنَا: مَاتَتْ , قَالَ: «أَفَلَا انْتَفَعْتُمْ بِإِهَابِهَا؟» , قُلْنَا: إِنَّهَا مَيْتَةٌ قَالَ: «يَحِلُّ دِبَاغُهَا كَمَا يَحِلُّ خَلُّ الْتَمْرِ». تَفَرَّدَ بِهِ فَرَجُ بْنُ فَضَالَةَ عَنْ يَحْيَى وَهُوَ ضَعِيفٌ , يَرْوِي عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعْدٍ أَحَادِيثَ عِدَّةً لَا يُتَابَعُ عَلَيْهَا
4661: Ahmad bin Muhammad bin Ziyad Al Qaththan menceritakan kepada kami, Abdul Karim bin Al Haitsam menceritakan kepada kami, Muhammad bin Isa bin Ath-Thabba' menceritakan kepada kami, Faraj bin Fadhalah menceritakan kepada kami dari Yahya bin Sa'id, dari Amrah, dari Ummu Salamah RA, dia berkata, "Dulu kami mempunyai seekor domba, lalu domba itu mati, kemudian Nabi SAW bertanya, 'Apa yang dilakukan domba kalian? Kami menjawab, 'Dia sudah mati.' Beliau berkata lagi, 'Mengapa kalian tidak memanfaatkan kulitnya? Kami menjawab, 'Dia sudah jadi bangkai.' Beliau bersabda, 'Penyamakannya menghalalkannya sebagaimana halalnya pengubahan khamer menjadi cuka.” Faraj bin Fadhalah meriwayatkan sendirian dari Yahya, padahal dia perawi dha'if. Dia meriwayatkan banyak hadits dari Yahya bin Sa'id tanpa ada riwayat lain yang menguatkanya.
Sunan ad-Daruquthni (122758)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4661 : Lihat takhrij hadits sebelumnya. (1/49) pada juz pertama.. 4663 : Isnadnya shahih. HR. Al Bukhari (4/49), (7/115) dan Muslim (6/65) dari hadits Jabir.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَهْبٍ , نا عَمِّي , نا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , أَنَّ نَافِعًا حَدَّثَهُ , أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ: غَزَوْنَا فَجُعْنَا حَتَّى إِنَّا نَقْسِمُ التَّمْرَةَ وَالتَّمْرَتَيْنِ فَبَيْنَمَا نَحْنُ عَلَى شَطِّ الْبَحْرِ إِذْ رَمَى الْبَحْرُ بِحُوتٍ مَيِّتَةٍ فَأَقْطَعَ النَّاسُ مِنْهُ مَا شَاءُوا مِنْ شَحْمٍ وَلَحْمٍ وَهُوَ مِثْلُ الضَّرْبِ , فَبَلَغَنِي أَنَّ النَّاسَ لَمَّا قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرُوهُ , فَقَالَ لَهُمْ: «أَمَعَكُمْ مِنْهُ شَيْءٌ؟».

قَالَ: وَأَخْبَرَنِي مَخْرَمَةُ بْنُ بُكَيْرٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ نَافِعٍ , قَالَ: لَمَّا قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرُوهُ , فَقَالَ: «هَلْ مَعَكُمْ مِنْهُ شَيْءٌ؟» , فَقَالُوا: نَعَمْ , فَأَعْطُوهُ مِنْهُ فَأَكَلَهُ
4662: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb menceritakan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, Umar bin Muhammad menceritakan kepada kami, bahwa Nafi' menceritakan kepadanya, bahwa Ibnu Umar berkata, "Saat kami berperang, kami kelaparan, sampai-sampai kami membagi satu dan dua butir kurma. Ketika kami sedang di tepi pantai, tiba-tiba laut mendamparkan ikan paus yang telah mati, maka orang-orang memotong-motong bagian tubuh dari ikan tersebut sesuka mereka, yaitu daging dan lemak seperti musang. Lalu sampai berita kepadaku, bahwa ketika orang-orang itu menghadap Rasulullah SAW, mereka memberitahukan beliau tentang hal itu, maka beliau pun bertanya kepada mereka, 'Apa masih ada beberapa bagian dari ikan itu bersama kalian?"

4663: Dia berkata: Dan Makhramah bin Bukair mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Nafi', dia berkata: "Ketika mereka menghadap Rasulullah SAW, mereka memberitahukan hal itu kepada beiiau, maka beliau pun berkata, 'Apa masih ada sesuatu darinya bersama kalian? Mereka menjawab, 'Ada.' Mereka kemudian memberikannya kepada beliau, lalu beliau memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122759)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو الْأَشْعَثِ , نا الْمُعْتَمِرُ، نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّهُ سَأَلَ ابْنَ عُمَرَ قَالَ: آكُلُ مَا طَفَا عَلَى الْمَاءِ؟ , قَالَ: إِنَّ طَافِيَهُ مَيْتَةٌ , وَقَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ مَاءَهُ طَهُورٌ , وَمِيتَهُ حِلٌّ»
4664: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Al Asy'ats menceritakan kepada kami, Al Mu'tamir menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Yazid menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Abdurrahman bin Abu Hurairah, bahwa ia pernah bertanya kepada Ibnu Umar, dia berkata, "Apa boleh aku memakan sesuatu yang mengambang di atas air?' Ibnu Umar menjawab, "Sesungguhnya yang mengambang itu adalah bangkainya." Dia juga berkata, "Nabi SAW telah bersabda, ''Sesungguhnya air laut suci dan bangkainya halal.”
Sunan ad-Daruquthni (122760)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4664 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Ibrahim bin Yazid, yaitu Al Khauzi, haditsnya ditinggalkan (At-Taqrib, 1/47).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ ثَابِتٍ , نا سَعْدَانُ بْنُ نَصْرٍ , نا فُهَيْرُ بْنُ زِيَادٍ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ يَزِيدَ الْخُوزِيِّ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَرْجِسٍ , وَكَانَ شَيْخًا قَدِيمًا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ قَدْ ذَبَحَ كُلَّ نُونٍ فِي الْبَحْرِ لِبَنِي آدَمَ»
4665: Abdullah bin Ahmad bin Tsabit menceritakan kepada kami, Sa'dan bin Nashr menceritakan kepada kami, Fuhair bin Ziyad menceritakan kepada kami dari Ibrahim Ibnu Yazid Al Khuzi, dari Amr bin Dinar, dari Abdullah bin Sarjis, —seorang syaikh senior,— dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya Allah telah menyembelih setiap ikan di laut untuk manusia.'
Sunan ad-Daruquthni (122761)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4665 : Isnadnya sangat dha‘if. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ رَبِّهِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَوْحٍ , نا شَبَابَةُ , نا حَمْزَةُ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْبَحْرِ إِلَّا قَدْ ذَكَّاهَا اللَّهُ لِبَنِي آدَمَ»
4666: Utsaman bin Abdi Rabbih menceritakan kepadaku, Abdullah bin Rauh menceritakan kepada kami, Syababah menceritakan kepada kami, Hamzah menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Jabir, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak ada binatang yang hidup di laut kecuali Allah telah menyembelihnya untuk manusia.'
Sunan ad-Daruquthni (122762)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4666 : Isnadnya hasan. Al Baihaqi memuatnya (9/252) dari Amr bin Dinar, dari Abu Bakar secara mauquf menyerupai itu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ , نا عَبْدُ الْوَهَّابِ , نا طَلْحَةُ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , قَالَ: «بَلَغَنِي أَنَّ اللَّهَ ذَبَحَ مَا فِي الْبَحْرِ لِبَنِي آدَمَ»
4667: Utsman bin Ahmad menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Thalib menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab menceritakan kepada kami, Thalhah bin Amr menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dia berkata, 'Telah sampai kepadaku, bahwa Allah telah menyembelih (binatang) yang ada di laut untuk manusia."
Sunan ad-Daruquthni (122763)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4667 : Isnadnya sangat dha'if karena di dalamnya terdapat Thalhah bin Amr, riwayatnya ditinggalkan {At-Taqrib, 1/379).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , وَيُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ الْأَزْرَقُ , وَابْنُ الرَّبِيعِ , وَابْنُ مَخْلَدٍ قَالُوا: نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ , عَنْ وَهْبِ بْنِ كَيْسَانَ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «كُلُوا مَا حَسَرَ عَنْهُ الْبَحْرُ وَمَا أَلْقَاهُ وَمَا وَجَدْتُمُوهُ مَيِّتًا أَوْ طَافِيًا فَوْقَ الْمَاءِ فَلَا تَأْكُلُوهُ». تَفَرَّدَ بِهِ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ وَهْبٍ , وَعَبْدُ الْعَزِيزِ ضَعِيفٌ لَا يُحْتَجُّ بِهِ
4668: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz, Yusuf bin Ya'qub Al Azraq, Ibnu Ar-Rabi' dan Ibnu Makhlad menceritakan kepada kami, mereka berkata: Al Hasan bin Arafah menceritakan kepada kami, Ismail bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Abdul Aziz bin Ubaidullah, dari Wahb bin Kaisan, dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Makanlah apa yang diantarkan oleh laut dan apa yang didamparkannya, adapun apa yang kalian temukan dalam keadaan mati atau mengambang di atas air, maka janganlah kalian memakannya." Abdul Aziz bin Ubaidullah meriwayatkannya sendirian dari Wahb. Abdul Aziz adalah perawi dha'if, tidak dapat dijadikan hujjah.
Sunan ad-Daruquthni (122764)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4668 : Isnadnya dha'if. HR. Ibnu Adi di dalam Al Kamil (5/1922), Ibnu Al Jauzi di dalam Al 'Ilal (2/664) dari Isma'il bin Ayyasy dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Abdul Aziz bin Ubaidullah, yang dinilai dha‘if, dan tidak ada yang meriwayatkan darinya selain Isma'il bin Ayyasy (At-Taqrib, 1/511). Ibnu Abi Hatim berkata di dalam Al ‗Ilal (2/46), "Ini salah. Sebenarnya ini maquf pada Jabir. Abdul Aziz bin Ubaidullah mengira-ngira hadits ini."
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ مُحْرِزٍ الْكُوفِيُّ بِمِصْرَ , نا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ , نا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «إِذَا طَفَا فَلَا تَأْكُلْهُ وَإِذَا جَزَرَ عَنْهُ فَكُلْهُ وَمَا كَانَ عَلَى حَافَيَتِهِ فَكُلْهُ». لَمْ يُسْنِدْهُ عَنِ الثَّوْرِيِّ غَيْرُ أَبِي أَحْمَدَ. وَخَالَفَهُ وَكِيعٌ , وَالْعَدَنِيَّانِ , وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ , وَمُؤَمَّلٌ , وَأَبُو عَاصِمٍ وَغَيْرُهُمْ عَنِ الثَّوْرِيِّ , رَوَوْهُ مَوْقُوفًا وَهُوَ الصَّوَابُ. وَكَذَلِكَ رَوَاهُ أَيُّوبُ السَّخْتِيَانِيُّ , وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , وَابْنُ جُرَيْجٍ , وَزُهَيْرٌ , وَحَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ وَغَيْرُهُمْ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ مَوْقُوفًا. وَرُوِيَ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , وَابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ مَرْفُوعًا وَلَا يَصِحُّ رَفْعُهُ. رَفَعَهُ يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ وَوَقَفَهُ غَيْرُهُ
4669: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ali bin Muhriz Al Kufi menceritakan kepada kami di Mesir, Abu Ahmad Az-Zubairi menceritakan kepada kami, Sufyan Ats-Tsauri menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Apabila mengambang, maka janganlah engkau memakannya. Tapi bila telah terdampar maka makanlah. Sedangkan apa yang ada di tepian, silakan engkau memakannya." Tidak ada yang menisbatkannya pada Ats-Tsauri selain Abu Ahmad. Sementara Waki', Al Adaniyyan, Abdurrazzaq, Mu'ammal, Abu Ashim dan yang lainnya menyelisihinya, mereka semua meriwayatkannya dari Ats-Tsauri secara mauquf, dan itu yang benar. Begitu pula yang diriwayatkan oleh Ayyub As-Sakhtiyani, Ubaidullah bin Umar, Ibnu Juraij, Zuhair, Hammad bin Salamah dan lainnya dari Abu Az-Zubair secara mauquf. Diriwayatkan pula dari Ismail bin Umayyah dan Ibnu Abu Dzib dari Abu Az-Zubair secara marfu', namun marfu '-nya tidak shahih. Yahya bin Sulaim meriwayatkannya secara marfu' dari Ismail bin Umayyah, sementara yang lain meriwayatkannya secara mauquf.
Sunan ad-Daruquthni (122765)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4669 : Isnadnya dha‘if. HR. Al Baihaqi (6/255) dari Abu Ahmad Az-Zubairi dengan isnad tersebut. Abu Ahmad AzZubairi adalah perawi yang tsiqah lagi valid, hanya saja dia keliru pada hadits Ats-Tsauri (At-Taqrib, 2/177). Abu Az-Zubair adalah mudallis dan mu'an'an. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا أَبُو دَاوُدَ السِّجِسْتَانِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ , نا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا أَلْقَى الْبَحْرُ أَوْ جَزَرَ عَنْهُ فَكُلُوهُ , وَمَا مَاتَ فِيهِ وَطَفَا فَلَا تَأْكُلُوهُ». رَوَاهُ غَيْرُهُ مَوْقُوفًا
4670: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Daud As-Sijistani menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdah menceritakan kepada kami, Yahya bin Sulaim menceritakan kepada kami, Ismail bin Umayyah menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Apa yang didamparkan atau yang dihempaskan oleh laut maka makanlah. Adapun yang mati di sana atau mengambang, maka janganlah dimakan" Sementara yang lain meriwayatkannya secara mauquf.
Sunan ad-Daruquthni (122766)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4670 : Isnadnya dha'if katena di dalamnya terdapat Yahya bin Sulaim. HR. Abu Daud (3815) dan Ibnu Majah (3247) dari Isma'il bin Umayyah dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَافِرِ بْنُ سَلَامَةَ , نا يَزْدَادُ بْنُ جَمِيلٍ , نا الْمُعَافَى بْنُ عِمْرَانَ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ: «مَا أَلْقَى الْبَحْرُ أَوْ حَسَرَ عَنْهُ مِنَ الْحِيتَانِ فَكُلْهُ , وَمَا وَجَدْتَهُ طَافِيًا فَلَا تَأْكُلْهُ». مَوْقُوفٌ هُوَ الصَّحِيحُ
4671: Abdul Ghafir bin Salamah menceritakan kepada kami, Yazdad bin Jamil menceritakan kepada kami, Al Mu'afa bin Imran menceritakan kepada kami, Ismail bin Ayyasy menceritakan kepada kami, Ismail bin Umayyah menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, bahwa ia mendengarnya berkata, "Ikan yang didamparkan atau diantarkan oleh laut, maka makanlah, dan apa yang engkau dapati dalam keadaan mengambang, maka janganlah dimakan." Riwayat ini mauquf, dan inilah yang shahih.
Sunan ad-Daruquthni (122767)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4671 : Isnadnya hasan mauquf karena di dalamnya terdapat Al Mu'afa bin Imran, riwayatnya dapat diterima (AtTaqrib, 2/259).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ فَيْرُوزَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْحَسَّانِيُّ , نا ابْنُ نُمَيْرٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «مَا ضَرَبَ بِهِ الْبَحْرُ أَوْ جَزَرَ عَنْهُ أَوْ صِيدَ فِيهِ فَكُلْ وَمَا مَاتَ فِيهِ ثُمَّ طَفَا فَلَا تَأْكُلْ».
4672: Muhammad bin Ibrahim bin Fairuz menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ismail Al Hassani menceritakan kepada kami, Ibnu Numair menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, bahwa dia pernah berkata, "Apa yang dihempaskan laut atau didamparkannya atau hasil diburu, maka makanlah, sedangkan yang mati di sana kemudian mengambang, maka janganlah dimakan."
Sunan ad-Daruquthni (122768)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4672 : Isnadnya hasan mauquf. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا عَبْدُ الْغَافِرِ بْنُ سَلَامَةَ , نا يَزْدَادُ , نا الْمُعَافَى بْنُ عِمْرَانَ , نا إِسْمَاعِيلُ , حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , نَحْوَهُ مَوْقُوفًا
4673: Abdul Ghafir bin Salamah menceritakan kepada kami, Yazdad menceritakan kepada kami, Al Mu'afa bin Imran menceritakan kepada kami, Ismail menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepadaku, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, menyerupai redaksi yang tadi secara mauquf.
Sunan ad-Daruquthni (122769)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ النَّضْرِ , نا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ , نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , قَالَ: سَمِعْتُ شَيْخًا يُكَنَّى أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ , قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ , يَقُولُ: «مَا فِي الْبَحْرِ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا قَدْ ذَكَّاهُ اللَّهُ تَعَالَى لَكُمْ»
4674: Da'laj bin Ahmad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin AnNadhr menceritakan kepada kami, Musa bin Daud menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dia berkata: Aku mendengar seorang Syeikh yang dijuluki Abdu Abdurrahman berkata: Aku mendengar Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata, "Tidak ada sesuatu pun di laut kecuali Allah Ta'ala telah menyembelihnya untuk kalian."
Sunan ad-Daruquthni (122770)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4674 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (8/252) dari jalur lain dari Abu Bakar Ash-Shiddiq dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ الْقَاسِمِ الْكَوْكَبِيُّ , نا خَالِدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الصَّدَفِيُّ , نا أَبُو عَاصِمٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ شُرَيْحٍ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى ذَبَحَ مَا فِي الْبَحْرِ لِبَنِي آدَمَ»
4675: Al Husain bin Al Qasim Al Kaukabi menceritakan kepada kami, Khalid bin Sulaiman Ash-Shadafi menceritakan kepada kami, Abu Ashim menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Abu Az-Zubair, dari Syuraih —dia termasuk sahabat Rasulullah SAW,— dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya Allah Ta'ala telah menyembelih apa yang ada di laut untuk manusia.'"
Sunan ad-Daruquthni (122771)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4675 : Isnadnya dha‘if munkar: HR. Al Bukhari secara mu‘allaq dan Al Baihaqi (8/253) dari Abu Az-Zubair dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Khalid bin Sulaiman Ash-Shadafi. yang dinilai dha‘if dan haditsnya munkar.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , قَالَ: وَنا يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , نا أَبُو نُعَيْمٍ , قَالَا: نا سُفْيَانُ , عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَشِيرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّهُ قَالَ: أَشْهَدُ عَلَى أَبِي بَكْرٍ أَنَّهُ قَالَ: «السَّمَكَةُ الطَّافِيَةُ حَلَالٌ لِمَنْ أَرَادَ أَكْلَهَا»
4676: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Bisyr bin Al Hakam menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami. Dia berkata: Dan Yusuf bin Sa'id menceritakan kepada kami, Abu Nu'aim menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Sufyan menceritakan kepada kami dari Abdul Malik bin Abu Basyir, dari Daimah, dari Ibnu Abbas, bahwa dia berkata, "Aku bersaksi tentang Abu Bakar, bahwa dia berkata, 'Ikan yang mengambang adalah halal bagi yang mau memakannya.'"
Sunan ad-Daruquthni (122772)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4676 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (8/252) dari Abdul Malik bin Abu Basyir dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ نُوحٍ , نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا وَكِيعٌ , عَنْ سُفْيَانَ , بِهَذَا قَالَ: «السَّمَكَةُ الطَّافِيَةُ عَلَى الْمَاءِ حَلَالٌ»
4677: Muhammad bin Nuh menceritakan kepada kami, Harun bin Ishaq menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami dari Sufyan, riwayat ini, dia berkata, "Dean yang mengambang di atas air adalah halal."
Sunan ad-Daruquthni (122773)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعُمَرِيُّ , نا عَبَّادُ بْنُ يَعْقُوبَ , نا شَرِيكٌ , عَنِ ابْنِ أَبِي بَشِيرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا بَكْرٍ , يَقُولُ: «إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى ذَبَحَ لَكُمْ مَا فِي الْبَحْرِ فَكُلُوهُ كُلَّهُ فَإِنَّهُ ذُكِّيَ»
4678: Ibrahim bin Muhammad Al Umari menceritakan kepada kami, Abbad bin Ya'qub menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Ibnu Abu Basyir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Aku mendengar Abu Bakar berkata, 'Sesungguhnya Allah Ta'ala telah menyembelih apa yang ada di laut untuk kalian, maka makanlah itu semuanya, karena sesungguhnya itu telah disembelih'."
Sunan ad-Daruquthni (122774)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ , نا عَبْدُ الْوَهَّابِ , نا شُعْبَةُ , عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي بَشِيرٍ , قَالَ: أَشْهَدُ عَلَى عِكْرِمَةَ , أَنَّهُ شَهِدَ عَلَى ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: أَشْهَدُ عَلَى أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ «أَنَّهُ أَكَلَ السَّمَكَ الطَّافِيَ عَلَى الْمَاءِ»
4679: Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Thalib menceritakan kepada kami, Abdul Wahab menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Abdul Malik bin Abu Basyir, dia berkata, "Aku bersaksi tentang Ikrimah, bahwa dia bersaksi tentang Ibnu Abbas, dia berkata, 'Aku bersaksi tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq, bahwa dia memakan ikan yang mengambang di atas air'."
Sunan ad-Daruquthni (122775)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو عَلِيٍّ الْمَالِكِيُّ , نا بَشِيرُ بْنُ آدَمَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيُّ , نا سَعِيدٌ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ لَاحِقِ بْنِ حُمَيْدٍ , وَعِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: إِنَّ أَبَا بَكْرٍ , قَالَ: «السَّمَكُ ذُكِّيَ كُلْهُ»
4680: Abu Ali Al Maliki menceritakan kepada kami, Basyir bin Adam menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah Al Anshari menceritakan kepada kami, Sa'id menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Lahiq bin Humaid dan Berimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Sesungguhnya Abu Bakar berkata, 'Semua ikan telah disembelih'."
Sunan ad-Daruquthni (122776)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , نا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ , قَالَ: قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ: «الْحُوتُ ذُكِّيَ كُلْهُ , وَالْجَرَادُ ذُكِّيَ كُلْهُ»
4681: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami, Mu'adz bin Hisyam menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, dari Qatadah, dari Jabir bin Zaid, dia berkata, "Umar bin Khaththab berkata, 'Semua ikan telah disembelih, dan semua belalang telah disembelih'."
Sunan ad-Daruquthni (122777)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4681 : Isnadnya hasan mauquf. HR. Al Baihaqi (8/251) dari Umar bin Khaththab menyerupai itu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى الْأُمَوِيُّ , نا أَبِي , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو , نا أَبُو سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: " قَالَ اللَّهُ تَعَالَى {أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ مَتَاعًا لَكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِ} [المائدة: 96] , {وَطَعَامُهُ} [المائدة: 96]: مَا لُفِظَ "
4682: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Sa'id bin Yahya Al Umawi menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Amr, Abu Salamah menceritakan kepada kami dari Abu Hurairah, dia berkata, "Allah Ta'ala berfirman, 'Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan,' (Qs. Al Maa'idah [5]: 96), maksud 'makanan (yang berasal) dari laut' adalah yang didamparkan."
Sunan ad-Daruquthni (122778)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4682 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (8/254) dari Abu Salamah dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ , نا خَلَفُ بْنُ خَلِيفَةَ , عَنْ حُصَيْنٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , فِي قَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ {أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ} [المائدة: 96] , «أَلَا إِنَّ صَيْدَهُ مَا صِيدَ , وَطَعَامُهُ مَا لَفَظَ الْبَحْرُ»
4683: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayyub menceritakan kepada kami, Khalaf bin Khalifah menceritakan kepada kami dari Hushain, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, (dia berkata) tentang firman Allah Ta'ala, "Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut," (Qs. Al Maaidah [5]: 96), "Ketahuilah, bahwa 'binatang buruannya' adalah yang diburu, dan 'makanan (yang berasal) dari laut' adalah yang didamparkan oleh laut."
Sunan ad-Daruquthni (122779)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4683 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (8/255) dari Ibnu Abbas menyerupai itu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , نا عَبْدُ الصَّمَدِ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُثَنَّى , عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ أَنَسٍ , عَنْ أَبِي أَيُّوبَ أَنَّهُ رَكِبَ فِي الْبَحْرِ فِي رَهْطٍ مِنْ أَصْحَابِهِ , فَوَجَدُوا سَمَكَةً طَافِيَةً عَلَى الْمَاءِ فَسَأَلُوهُ عَنْهَا , فَقَالَ: «أَطَيِّبَةٌ هِيَ لَمْ تُغَيَّرْ؟» , قَالُوا: نَعَمْ , قَالَ: «فَكُلُوهَا وَارْفَعُوا نَصِيبِي مِنْهَا وَكَانَ صَائِمًا»
4684: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yazid bin Sinan menceritakan kepada kami, Abdushshamad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Mutsanna menceritakan kepada kami dari Tsumamah bin Anas, dari Abu Ayyub, bahwa ia mengarungi lautan bersama sejumlah sahabatnya, lalu mereka menemukan ikan yang mengambang di atas air, mereka pun menanyakannya, maka dia pun menjawab, "Apakah itu masih baik dan belum berubah?" mereka menjawab, "Ya." Dia berkata lagi, "Silakan memakannya, dan ambilkan bagianku darinya." Saat itu ia sedang berpuasa.
Sunan ad-Daruquthni (122780)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4684 : Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (8/254) dari Yazid bin sinan dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا عَلِيُّ بْنُ سَهْلٍ , نا عَفَّانُ ح قَالَ: وَنا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , نا حَجَّاجٌ , قَالَا: نا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ , عَنْ حَبِيبِ بْنِ الشَّهِيدِ , عَنْ جَبَلَةَ بْنِ عَطِيَّةَ , أَنَّ أَصْحَابَ أَبِي طَلْحَةَ أَصَابُوا سَمَكَةً طَافِيَةً فَسَأَلُوا عَنْهَا أَبَا طَلْحَةَ , فَقَالَ: «اهْدُوهَا إِلَيَّ»
4685: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Sahl menceritakan kepada kami, Affan menceritakan kepada kami (h) Dia berkata: Dan Ahmad bin Yusuf As-Sulami menceritakan kepada kami, Hajjaj menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Habib bin Asy-Syahid, dari Jabalah bin Athiyyah, bahwa para sahabat Abu Thalhah mendapatkan ikan yang mengambang, lalu mereka menanyakan itu kepada Abu Thalhah, dia pun menjawab, "Hadiahkan itu kepadaku."
Sunan ad-Daruquthni (122781)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4685 : Isnadnya hasan.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو نَصْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ حَمْدَوَيْهِ الْمَرْوَزِيُّ , وَعَلِيُّ بْنُ الْفَضْلِ بْنِ طَاهِرٍ , قَالَا: نا مَعْمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مَعْمَرٍ الْبَلْخِيُّ , نا عِصَامُ بْنُ يُوسُفَ , نا مُبَارَكُ بْنُ مُجَاهِدٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْجَنِينِ: «ذَكَاتُهُ ذَكَاةُ أُمِّهِ أَشْعَرَ أَوْ لَمْ يُشْعِرْ». قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ: وَلَكِنَّهُ إِذَا خَرَجَ مِنْ بَطْنِ أُمِّهِ يُؤْمَرُ بِذَبْحِهِ حَتَّى يَخْرُجَ الدَّمُ مِنْ جَوْفِهِ
4686: Abu Nashr Muhammad bin Hamdawaih Al Marwazi dan Ali bin Al Fadhl bin Thahir menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Mu'ammar bin Muhammad bin Mu'ammar Al Balkhi menceritakan kepada kami, Isham bin Yusuf menceritakan kepada kami, Mubarak bin Mujahid menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang janin (binatang), "Penyembelihannya adalah penyembelihan induknya, mengenainya ataupun tidak mengenainya." Ubaidullah berkata, "Akan tetapi, bila telah keluar dari perut induknya, diperintahkan untuk disembelih hingga darah keluar dari lehernya."
Sunan ad-Daruquthni (122782)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4686 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Isham bin Yusuf, yang dinilai dha‘if {Al Mizan, 3/464). Mubarak bin Mujahid juga dha‘if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْعَتِيقُ , نا مُطَرِّفٌ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «أُحِلَّ لَنَا مِنَ الدَّمِ دَمَانِ وَمِنَ الْمَيْتَةِ مَيْتَتَانِ , مِنَ الْمَيْتَةِ الْحُوتُ وَالْجَرَادُ , وَمِنَ الدَّمِ الْكَبِدُ وَالطِّحَالُ» لَفْظُ مُطَرِّفٍ
4687: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ali bin Muslim menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Ibnu Umar, dari Nabi SAW (h) Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Muhammad Al Atiq menceritakan kepada kami, Mutharrif menceritakan kepada kami, Abdullah bin Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Telah dihalalkan bagi kita dua darah dari kategori darah dan dua bangkai dari kategori bangkai. Dari kategori bangkai adalah ikan dan belalang, dari kategori darah adalah hati dan limpa." Ini adalah lafazh Mutharrif.
Sunan ad-Daruquthni (122783)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4687 : Isnadnya hasan. HR. Ibnu Majah (3218) dari Abdurrahman bin Zaid bin Aslam, dari ayahnya dengan isnad tersebut. Baris pertama darinya. Abdullah bin Zaid bin Aslam adalah perawi yang jujur namun ada kedha'if-an padanya (At-Taqrib, 1/417). Asal hadits ini di dalam Ash-Shahih sebagaimana yang lainnya.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا ابْنُ يَاسِينَ , نا بُنْدَارٌ , نا يَحْيَى الْقَطَّانُ , عَنْ مُجَالِدٍ , عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنِ الْجَنِينِ يَخْرُجُ مَيِّتًا , قَالَ: «إِنْ شِئْتُمْ فَكُلُوهُ»
4688: Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Ibnu Yasin menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Yahya Al Qaththan menceritakan kepada kami dari Mujalid, dari Abu Al Waddak, dari Abu Sa'id, bahwa Nabi SAW ditanya tentang janin (binatang) yang keluar dalam keadaan mati, beliau menjawab, "Bila kalian mau, silakan memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122784)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4688 : Isnadnya hasan. HR. Abu Daud (2827), At-Tirmidzi (1476), dan Ibnu Majah (3199) dari Mujalid dengan isnad tersebut. Mujalid adalah Ibnu Sa'id, yang dinilai tidak kuat dan hafalannya pada akhir usianya mengalami perubahan {At-Taqrib, 1/230).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , وَمُوسَى بْنُ جَعْفَرِ بْنِ قَرِينٍ , قَالَا: نا الْحُسَيْنُ بْنُ الْحَكَمِ الْحَبْرِيُّ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبَانَ , نا صَبَاحُ بْنُ يَحْيَى , عَنِ ابْنِ أَبِي لَيْلَى , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُلِ الْجَنِينَ فِي بَطْنِ أُمِّهِ». وَقَالَ أَبُو الْأَسْوَدِ: فِي بَطْنِ النَّاقَةِ
4689: Abu Al Aswad Ubaidullah bin Musa dan Musa bin Ja'far bin Qarin menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Al Husain bin Al Hakam Al Jiyari menceritakan kepada kami, Ismail bin Aban menceritakan kepada kami, Shabbah bin Yahya menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Laila menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Makanlah janin yang di dalam perut induknya" Abu Daud Al Aswad berkata, "di dalam perut unta."
Sunan ad-Daruquthni (122785)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4689 : Isnadnya sangat dhaif. HR. Abu Daud (2828) dari Abu Az-Zubair dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Ibnu Abi Laila yang dinilai dha'if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Abu Az-Zubair adalah mudallis dan kadang mu‘an‘an. Shalih bin Yahya riwayatnya ditinggalkan.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , نا أَبُو يُوسُفَ الْقَاضِي , نا مُجَالِدُ بْنُ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنِ الْجَزُورِ وَالْبَقَرَةِ يُوجَدُ فِي بَطْنِهَا الْجَنِينُ , فَقَالَ: «إِذَا سَمَّيْتُمْ عَلَى الذَّبِيحَةِ فَذَكَاتُهُ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4690: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Ah bin Muslim menceritakan kepada kami, Abu Yusuf Al Qadhi menceritakan kepada kami, Mujalid bin Sa'id menceritakan kepada kami dari Abu Al Waddak, dari Abu Sa'id, dari Rasulullah SAW: Beliau pernah ditanya tentang unta dan sapi yang di dalam perutnya ada janin, beliau bersabda, "Bila kalian menyebut nama Allah ketika menyembelihnya, maka penyembelihannya adalah penyembelihan induknya."
Sunan ad-Daruquthni (122786)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو الْحُسَيْنِ عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ نَصْرٍ الدَّقَّاقُ , وَالْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , قَالَا: نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ , نا هُشَيْمٌ , عَنْ مُجَالِدٍ , عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , قَالَ: سَأَلْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقُلْنَا: أَحَدُنَا يَنْحَرُ النَّاقَةَ أَوْ يَذْبَحُ الْبَقَرَةَ أَوِ الشَّاةَ فَيَجِدُ فِي بَطْنِهَا جَنِينًا فَيَأْكُلُهُ أَوْ يُلْقِيهِ؟ , قَالَ: فَقَالَ: «كُلُوهُ إِنْ شِئْتُمْ إِنَّ ذَكَاتَهُ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4691: Abu Al Husain Abdul Malik bin Ahmad bin Nashr Ad-Daqqaq dan Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Ya'qub bin Ibrahim Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami dari Mujalid, dari Abu Al Waddak, dari Abu Sa'id, dia berkata, "Kami pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, lalu kami berkata, 'Salah seorang dari kami menyembelih unta, atau menyembelih sapi, atau domba, lalu dia mendapati janin di dalam perutnya, apa boleh memakannya atau harus membuangnya?' Beliau menjawab, 'Makanlah bila kalian mau. Sesungguhnya penyembelihannya adalah penyembelihan induknya'."
Sunan ad-Daruquthni (122787)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4691 : Ibid. Isnadnya hasan.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو عُمَرَ حَمْزَةُ بْنُ الْقَاسِمِ الْهَاشِمِيُّ الْإِمَامُ مِنْ أَصْلِهِ , نا حَنْبَلُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ , نا أَبُو عُبَيْدَةَ هُوَ الْحَدَّادُ عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ وَاصِلٍ , عَنْ يُونُسَ بْنِ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ جَبْرِ بْنِ نَوْفٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «ذَكَاةُ الْجَنِينِ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4692: Abu Umar Hamzah bin Al Qasim Al Hasyimi Al Imam menceritakan kepada kami dari asalnya, Hanbal bin Ishaq menceritakan kepada kami, Abu Abdullah Ahmad bin Hanbal menceritakan kepada kami, Abu Ubaidah —yaitu Al Haddad Abdul Wahid bin Washil,— menceritakan kepada kami dari Yunus bin Abu Ishaq, dari Abu Al Waddak Jubair bin Nauf, dari Abu Sa'id, bahwa Nabi SAW bersabda, "Penyembelihan janin adalah penyembelihan induknya."
Sunan ad-Daruquthni (122788)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4692 : Ibid. HR. Ibnu Hibban (1077-mawarid) dari Abu Abdah dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الْوَاسِطِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ بْنِ الصَّلْتِ , نا الْحَسَنُ بْنُ بِشْرِ بْنِ سَلْمٍ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَلْقَمَةَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: أُرَاهُ رَفَعَهُ قَالَ: «ذَكَاةُ الْجَنِينِ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4693: Ahmad bin Muhammad bin Abu Bakar Al Wasithi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Hajjaj bin Ash-Shalt menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Bisyr bin Salm menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Al A'masy, dari Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah, —dia berkata aku kira dia meriwayatkan ,secara marfu'—, beliau bersabda, "Penyembelihan janin adalah penyembelihan induknya.”
Sunan ad-Daruquthni (122789)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4693 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Ahmad bin Al Hajjaj bin Ash-Shalt yang dinilai dha‘if Lihat Al Mizan (1/89).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , نا طَاهِرُ بْنُ خَالِدِ بْنِ نَزَّارٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ قَيْسٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ طَاوُسٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْجَنِينِ: «ذَكَاتُهُ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4694: Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Thahir bin Khalid bin Nizar menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, Umar bin Qais menceritakan kepadaku, dari Amr bin Dinar, dari Thawus, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW, beliau bersabda tentang janin, "Penyembelihannya adalah penyembelihan induknya."
Sunan ad-Daruquthni (122790)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4694 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Umar bin Qais yang dikenal dengan Sandal, riwayatnya ditinggalkan. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Thahir bin Khalid Ibnu Nizar Al Aili ada ke-dha‘if-an padanya.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ , ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُنَبِّهٍ , نا مُحْرِزُ بْنُ هِشَامٍ , نا مُوسَى بْنُ عُثْمَانَ الْكِنْدِيُّ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنِ الْحَارِثِ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ذَكَاةُ الْجَنِينِ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4695: Ahmad bin Muhammad bin Sa'id menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ibrahim bin Munabbih menceritakan kepada kami, Muhriz bin Hisyam menceritakan kepada kami, Musa bin Utsman Al Kindi menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq, dari Al Harits, dari Ali, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Penyembelihan janin adalah penyembelihan induknya.”
Sunan ad-Daruquthni (122791)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4695 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Al Harits, —yaitu Al A'war,— yang dinilai dha‘if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Musa bin Utsman Al Kindi, menurut Ibnu Al Qaththan, tidak dikenal.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
وَعَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ذَكَاةُ الْجَنِينِ ذَكَاةُ أُمِّهِ»
4696: Dan dari Abu Ishaq, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Penyembelihan janin adalah penyembelihan induknya"
Sunan ad-Daruquthni (122792)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ صَخْرٍ , نا حَبَّانُ بْنُ هِلَالٍ , أنا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ , حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ , وَسُلَيْمَانُ بْنُ يَسَارٍ , أَنَّهُ بَلَغَهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الضَّحَايَا إِلَى آخِرِ الشَّهْرِ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يِسْتَأَنَّى ذَلِكَ»
4697: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sa'id bin Shakhr menceritakan kepada kami, Habban bin Hilal menceritakan kepada kami, Aban bin Yazid mengabarkan kepada kami, Yahya bin Abu Katsir menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ibrahim, Abu Salamah dan Sulaiman bin Yasar menceritakan kepadaku, bahwa telah sampai kepada mereka, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Kurban boleh hingga akhir bulan bagi yang ingin melambatkannya."
Sunan ad-Daruquthni (122793)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4697 : Isnadnya mursal. HR. Al Baihaqi (9/297) dari jalur penulis dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ وَهْبٍ , نا عَمِّي , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ عِيسَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ فَرْوَةَ الْأَنْصَارِيِّ , عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّهُ قَالَ: «مَنْ وَجَدَ سَعَةً وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبْنَا فِي مَسَاجِدِنَا»
4698: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Abdurrahman bin Wahb menceritakan kepada kami, pamanku menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Isa bin Abdurrahman bin Farwah Al Anshari, dari Ibnu Syihab, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, bahwa dia berkata, "Barangsiapa mendapat kelapangan (harta) namun tidak berkurban, maka janganlah mendekati kami di masjid kami."
Sunan ad-Daruquthni (122794)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4698 : Isnadnya sangat dha‘if. HR. Al Baihaqi (8/260) dari jalur penulis dengan isnad tersebut; HR. Ibnu Majah (3122) dan Al Khathib (8/338) dari Abdurrahman Al A'raj, dari Abu Hurairah secara marfu' dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Abdurrahman bin Farwah Al Ansari, riwayatnya ditinggalkan. Biografinya telah dikemukakan. Lihat At-Taqrib (2/100).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
قَالَ عِيسَى: وَأَخْبَرَنِي ابْنُ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: «ضَحَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَبْشَيْنِ أَقْرَنَيْنِ أَحَدُهُمَا عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ , وَالْآخَرُ عَنْ مَنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِهِ»
4699: Isa berkata: Dan Ibnu Syihab mengabarkan kepadaku, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW berkurban dengan dua domba bertanduk, salah satunya atas nama dirinya dan ahli baitnya, dan yang satu lagi atas nama umatnya yang tidak berkurban."
Sunan ad-Daruquthni (122795)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4699 : Isnadnya sangat dha‘if. HR. Ibnu Majah (3122) dari Abu Salamah, dari Aisyah atau Abu Hurairah secara marfu' dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , وَأَبُو رَوْقٍ الْهِزَّانِيُّ , قَالَا: نا يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَحْيَى بْنُ كَثِيرِ بْنِ دِرْهَمٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مُسْلِمٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «إِذَا دَخَلَ عَشْرُ ذِي الْحِجَّةِ فَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ»
4700: Abu Bakar An-Naisaburi dan Abu Rauq Al Hizzani menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Yazid bin Sinan menceritakan kepada kami, Yahya bin Katsir bin Dirham menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Malik bin Anas, dari Amr bin Muslim, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Ummu Salamah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Bila telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lalu seseorang di antara kalian hendak berkurban, maka dia hendaknya menahan rambut dan kukunya" (yakni tidak memotongnya).
Sunan ad-Daruquthni (122796)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4700 : Isnadnya hasan. HR. Muslim (Pembahasan: kurban, 37) dari jalur lain, At-Tirmidzi (1523), dan Abu Daud (2791) dari Amr bin Muslim dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ , نا أَبُو كَامِلٍ , نا الْحَارِثُ بْنُ نَبْهَانَ , نا عُتْبَةُ بْنُ يَقْظَانَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَحَىَ ذَبْحُ الْأَضَاحِيِّ كُلَّ ذَبْحٍ كَانَ قَبْلَهُ». وَذَكَرَ صَوْمَ رَمَضَانَ وَالزَّكَاةَ وَالْغُسْلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بِمِثْلِ ذَلِكَ
4701: Ayahku —semoga Allah merahmatinya,— menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harb menceritakan kepada kami, Abu Kamil menceritakan kepada kami, Al Harits bin Nabhan menceritakan kepada kami, Utbah bin Yaqzhan menceritakan kepada kami dari Asy-Sya'bi, dari Ali, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, "Kurban menghapuskan setiap sembelihan sebelumnya." Beliau juga menyebutkan tentang puasa Ramadhan, zakat dan mandi junub dengan redaksi yang sama seperti itu."
Sunan ad-Daruquthni (122797)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4701 : Isnadnya sangat dha'if karena di dalamnya terdapat Utbah bin Yaqzhan, yang dinilai dha‘if (At-Taqrib, 2/6). Al Harits bin Nabhan riwayatnya ditinggalkan (At-Taqrib, 1/145). Lihat hadits berikutnya.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ بْنِ سُلَيْمَانَ الْخَلَّالُ , نا الْهَيْثَمُ بْنُ سَهْلٍ , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ , نا عُبَيْدٌ الْمُكْتِبُ , عَنْ عَامِرٍ , عَنْ مَسْرُوقٍ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «نَسَخَ الْأَضْحَى كُلَّ ذَبْحٍ , وَصَوْمُ رَمَضَانَ كُلَّ صَوْمٍ , وَالْغُسْلُ مِنَ الْجَنَابَةِ كُلَّ غُسْلٍ , وَالزَّكَاةُ كُلَّ صَدَقَةٍ». خَالَفَهُ الْمُسَيِّبُ بْنُ وَاضِحٍ , عَنِ الْمُسَيِّبِ هُوَ ابْنُ شَرِيكٍ وَكِلَاهُمَا ضَعِيفَانِ , وَالْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ مَتْرُوكٌ
4702: Muhammad bin Yusuf bin Sulaiman Al Khallal menceritakan kepada kami, Al Haitsam bin Sahl menceritakan kepada kami, Al Musayyab bin Syarik menceritakan kepada kami, Ubaid Al Muktib menceritakan kepada kami dari Amir, dari Masruq, dari Ali, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Kurban menghapuskan setiap sembelihan. Puasa Ramadhan (menghapuskan) setiap puasa, mandi junub (menghapuskan) setiap mandi, dan zakat (menghapuskan) setiap sedekah'." Al Musayyab bin Wadhih menyelisihinya, dari Al Musayyab —yaitu Ibnu Syarik,— keduanya adalah perawi dha‘if, sementara Al Musayyab bin Syarik riwayatnya ditinggalkan.
Sunan ad-Daruquthni (122798)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4702 : Isnadnya sangat dha'if. HR. Al Baihaqi (9/262) dari jalur penulis dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Al Musayyab bin Syarik, riwayatnya ditinggalkan. Lihat Al Mizan (5/239).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ تَمَامِ بْنِ صَالِحٍ النَّهْرَانِيُّ بِحِمْصَ , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ وَاضِحٍ , نا الْمُسَيِّبُ بْنُ شَرِيكٍ , عَنْ عُتْبَةَ بْنِ يَقْظَانَ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , عَنْ مَسْرُوقٍ , عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «نَسَخَتِ الزَّكَاةُ كُلَّ صَدَقَةٍ فِي الْقُرْآنِ , وَنَسَخَ صَوْمُ رَمَضَانَ كُلَّ صَوْمٍ , وَنَسَخَ غُسْلُ الْجَنَابَةِ كُلَّ غُسْلٍ , وَنَسَخَتِ الْأَضَاحِيُّ كُلَّ ذَبْحٍ». عُقْبَةُ بْنُ يَقْظَانَ مَتْرُوكٌ أَيْضًا
4703: Muhammad bin Abdullah bin Ibrahim Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Tammam bin Shalih An-Nahrani menceritakan kepada kami di Himsh, Al Musayyab bin Wadhih menceritakan kepada kami, Al Musayyab bin Syarik menceritakan kepada kami dari Utbah bin Yaqzhan, dari Asy-Sya'bi, dari Masruq, dari Ali RA, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Zakat menghapuskan setiap sedekah di dalam Al Qur‟an. Puasa Ramadhan menghapuskan setiap puasa. Mandi junub menghapuskan setiap mandi, dan kurban menghapuskan setiap sembelihan'." Uqbah bin Yaqzhan juga riwayatnya ditinggalkan.
Sunan ad-Daruquthni (122799)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4703 : Isnadnya sangat dha'if. Ibid. Al Musayyab bin Wadhih adalah perawi yang dha'if(Al Mizan, 5/241). Al Musayyab bin Syarik dan Al Harits bin Nabhan, riwayat keduanya ditinggalkan. Biografi keduanya telah dikemukakan pada kedua hadits yang lalu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى , نا ابْنُ وَهْبٍ , أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ , وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَيَّاشٍ , وَسَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ , أَنَّ عَيَّاشَ بْنَ عَبَّاسٍ حَدَّثَهُمْ , عَنْ عِيسَى بْنِ هِلَالٍ الصَّدَفِيِّ , حَدَّثَهُمْ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ , أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ بِيَوْمِ الْأَضْحَى عِيدًا جَعَلَهُ اللَّهُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ» , فَقَالَ الرَّجُلُ: فَإِنْ لَمْ أَجِدْ إِلَّا مَنِيحَةَ أَبِي أَوْ شَاةَ أَبِي وَأَهْلِي وَمَنِيحَتَهُمْ أَذْبَحُهَا؟ , قَالَ: «لَا وَلَكِنْ قَلِّمْ أَظْفَارَكَ وَقُصَّ شَارِبَكَ وَاحْلِقَ عَانَتَكَ فَذَلِكَ تَمَامُ أُضْحِيَّتِكَ عِنْدَ اللَّهِ»
4704: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Yunus bin Abdul A'la menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Amr bin Al Harits, Abdullah bin Ayyasy dan Sa'id bin Ayyub mengabarkan kepadaku, bahwa Asyyah bin Ayyasy menceritakan kepada mereka, dari Isa bin Hilal Ash-Shadafi, dia menceritakan kepada mereka, dari Abdullah bin Amr bin Al Ash, bahwa pernah seorang laki-laki mendatangi Nabi SAW, lalu Rasulullah SAW berkata kepadanya, "Aku diperintahkan untuk melaksanakan Id pada hari Adha. Allah telah menetapkannya untuk umat ini." Laki-laki itu berkata, "Bila aku tidak menemukan kecuali mainan anakku atau domba ayahku atau keluargaku dan mainan mereka, apa aku haras menyembelihnya?" Beliau menjawab, "Tidak. Akan tetapi, potonglah kukumu, guntinglah kumismu, dan cukurlah bulu kemaluanmu. Itu adalah penyempurna kurbanmu di sisi Allah."
Sunan ad-Daruquthni (122800)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4704 : Isnadnya dha'if. HR. An-Nasa'i (7/213) dan Abu Daud (2789) dari Sa'id bin Abu Ayyub dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدَانَ , نا شُعَيْبُ بْنُ أَيُّوبَ , نا عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحَرَّانِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي أُنَيْسَةَ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُمِرْتُ بِالنَّحْرِ وَلَيْسَ بِوَاجِبٍ»
4705: Ahmad bin Muhammad bin Sa'dan menceritakan kepada kami, Syu'aib bin Ayyub menceritakan kepada kami, Utsman bin Abdurrahman Al Harrani menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Unaisah menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Aku diperintahkan untuk menyembelih (kurban), namun itu tidak wajib'."
Sunan ad-Daruquthni (122801)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4705 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Yahya bin Abu Unaisah, yang dinilai dha'if. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Jabir adalah Al Ju'fi, dia juga dha'if. Biografinya juga telah dikemukakan beberapa kali.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا أَبُو الْعَبَّاسِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعَسْكَرِيُّ , نا الْحُنَيْنِيُّ , نا أَبُو غَسَّانَ , نا قَيْسٌ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كُتِبَ عَلَيَّ النَّحْرُ وَلَمْ يُكْتَبْ عَلَيْكُمْ , وَأُمِرْتُ بِصَلَاةِ الْأَضْحَى وَلَمْ تُؤْمَرُوا بِهَا». قَالَ: وَحَدَّثَنَا الْحُنَيْنِيُّ نا أَبُو نُعَيْمٍ نا الْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ جَابِرٍ مِثْلَهُ: كُتِبَ عَلَيَّ الْأَضْحَى
4706: Abu Al Abbas bin Abdullah bin Abdurrahman Al Askari menceritakan kepada kami, Al Hunaini menceritakan kepada kami, Abu Ghassan menceritakan kepada kami, Qais menceritakan kepada kami dari Jabir, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Diwajibkan berkurban atasku, namun tidak diwajibkan atas kalian. Dan aku diperintahkan shalat dhuha, namun kalian tidak diperintahkan''." Dia berkata: Dan Al Hunaini menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Shalih menceritakan kepada kami dari Jabir dengan redaksi seperti itu, "Diwajibkan shalat dhuha atasku."
Sunan ad-Daruquthni (122802)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4706 : Isnadnya dha‘if. Ibid. Ahmad (1/317) dan Al Baihaqi (8/264) dari Jabir dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا دَاوُدُ بْنُ رُشَيْدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ طَاوُسٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا أُنْفِقَتِ الْوَرِقُ فِي شَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ نَحِيرَةٍ فِي يَوْمِ عِيدٍ»
4707: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Daud bin Rusyaid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Rabi'ah menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Yazid menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Thawus, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak ada uang yang engkau nafkahkan untuk sesuatu yang lebih utama daripada menyembelih pada hari Id'."
Sunan ad-Daruquthni (122803)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4707 : Isnadnya sangat dha'if. HR. Al Baihaqi (8/261) dari Daud bin Rusyaid dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Ibrahaim bin Yazid —yaitu Al Khauzi,— riwayatnya ditinggalkan. Biografinya telah dikemukakan. Lihat At-Taqrib (1/47).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو بَكْرِ بْنُ زَنْجُوَيْهِ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْمُهَاجِرِ , نا أَبِي , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَابَاهُ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْإِبِلِ الْجَلَّالَةِ أَنْ يُؤْكَلَ لَحْمُهَا , وَلَا يُشْرَبَ لَبَنُهَا , وَلَا يُحْمَلَ عَلَيْهَا إِلَّا الْأُدُمَ , وَلَا يُذَكِّيَهَا النَّاسُ حَتَّى تُعْلَفَ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً»
4708: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Zanjawaih menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Abdul Majid menceritakan kepada kami dari Ismail bin Ibrahim bin Al Muhajir, ayahku menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Babah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang unta yang memakan kotoran untuk dimakan dagingnya, diminum susunya dan untuk mengangkut barang, kecuali kulit(nya). Tidak boleh disembelih manusia hingga merumput selama empat puluh hari.
Sunan ad-Daruquthni (122804)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4708 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Isma'il bin Ibrahim bin Al Muhajir yang dinilai dha'if (At-Taqrib, 1/67). Ibrahim bin Muhajir adalah perawi yang jujur namun hafalannya dha'if (At-Taqrib, 1/45).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَآخَرُونَ قَالُوا: نا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ بْنِ الْحَارِثِ الْوَاسِطِيُّ , نا سَعِيدُ بْنُ سَلَّامٍ الْعَطَّارُ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُدَيْلٍ الْخُزَاعِيُّ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُدَيْلَ بْنَ وَرْقَاءَ الْخُزَاعِيَّ عَلَى جَمَلٍ أَوْرَقَ يَصِيحُ فِي فِجَاجِ مِنًى: «أَلَا إِنَّ الذَّكَاةَ فِي الْحَلْقِ وَاللَّبَّةِ , أَلَا وَلَا تَعْجَلُوا الْأَنْفُسَ أَنْ تَزْهَقَ , وَأَيَّامَ مِنًى أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَبِعَالٍ»
4709: Muhammad bin Makhlad dan yang lainnya menceritakan kepada kami, mereka berkata: Muhammad bin Sulaiman bin Al Harits Al Wasithi menceritakan kepada kami, Sa'id bin Sallam Al Aththar menceritakan kepada kami, Abdullah bin Budail Al Khuza'i menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW mengutus Budail bin Warqa' Al Khuza'i dengan menunggang unta coklat untuk mengumumkan pada jama'ah di Mina: Ketahuilah, bahwa penyembelihan itu pada tenggorokan dan kerongkongan. Ketahuilah, janganlah kalian menyia-nyiakan nyawa untuk dikurbankan. Hari-hari Mina adalah hari-hari makan, minum dan bersenang-senang dengan keluarga (suami atau istri)."
Sunan ad-Daruquthni (122805)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4709 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Sa'id bin Sallam Al Aththar, seorang pendusta, lihat Al Mizan (2/331).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَعْقُوبُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزُّهْرِيُّ , نا رِفَاعَةُ بْنُ هُرَيْرٍ , نا أَبِي , عَنْ عَائِشَةَ , قَالَتْ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَسْتَدِينُ وَأُضَحِّي؟ , قَالَ: «نَعَمْ فَإِنَّهُ دَيْنٌ مَقْضِيُّ». هَذَا إِسْنَادٌ ضَعِيفٌ , وَهُرَيْرٌ هُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ وَلَمْ يَسْمَعْ مِنْ عَائِشَةَ وَلَمْ يُدْرِكْهَا
4710: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Muhammad Az-Zuhri menceritakan kepada kami, Rifa'ah bin Hurair menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami dari Aisyah, dia berkata, "Aku berkata, 'Wahai Rasulullah, bolehkah aku menghutang untuk berkurban?' Beliau menjawab, 'Ya. Sesungguhnya itu adalah hutang yang harus dilunasi." Isnad ini dha‘if. Hurair adalah Ibnu Abdurrahman bin Rati' bin Khadij, tidak pernah mendengar dari Aisyah dan tidak pernah berjumpa dengannya.
Sunan ad-Daruquthni (122806)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4710 : Isnadnya dha'if munqathi'. HR. Al Baihaqi (9/262) dari jalur penulis dengan isnad tersebut Rifa'ah bin Hurair dinilai suka berasumsi oleh Ibnu Hibban. Al Bukhari berkata, "Ada cacatan tentang dirinya." {Al Mizan, 2/243). Ya'qub bin Muhammad Az-Zuhri adalah perawi yang jujur namun sering berasumsi dan meriwayatkan dari perawi dha'if (At-Taqrib, 2/377). Hurair bin Abu Abdurrahman riwayatnya dapat diterima, lihat At-Tahdzib (11/30), di situ dinukil ucapan Ad-Daraquthni rahimahullah.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ صَاعِدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورِ بْنِ سَيَّارٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بُكَيْرٍ الْحَضْرَمِيُّ , نا سُوَيْدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ التَّنُوخِيِّ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى , عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «أَيَّامُ التَّشْرِيقِ كُلُّهَا ذَبْحٌ». [ص:512]
4711: Yahya bin Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur bin Sayyar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bukair Al Hadhrami menceritakan kepada kami, Suwaid bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dari Sa'id bin Abdul Aziz At-Tanukhi, dari Sulaiman bin Musa, dari Nafi' bin Jubair bin Muth'im, dari ayahnya, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Hari-hari tasyriq semuanya adalah untuk menyembelih."
Sunan ad-Daruquthni (122807)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4711 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Suwaid bin Abdul Aziz yang dinilai dha‘if Biografinya telah dikemukakan (3/165).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا جَعْفَرُ بْنُ نُصَيْرٍ , نا ابْنُ رِشْدِينَ , نا زُهَيْرُ بْنُ عَبَّادٍ , نا سُوَيْدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ مِثْلَهُ
4712: Ja'far bin Nushair menceritakan kepada kami, Ibnu Risydin menceritakan kepada kami, Zuhair bin Abbad menceritakan kepada kami, Suwaid bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dengan redaksi yang sama.
Sunan ad-Daruquthni (122808)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى الْخَشَّابُ , نا عَمْرُو بْنُ أَبِي سَلَمَةَ , نا أَبُو مُعَيْدٍ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى , أَنَّ عَمْرَو بْنَ دِينَارٍ حَدَّثَهُ , عَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «كُلُّ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ ذَبْحٌ»
4713: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Isa Al Khasysyab menceritakan kepada kami, Amr bin Abu Salamah menceritakan kepada kami, Abu Mu'aid menceritakan kepada kami dari Sulaiman bin Musa, bahwa Amr bin Dinar menceritakan kepadanya, dari Jubair bin Muth'im, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Semua hari tasyriq adalah untuk menyembelih."
Sunan ad-Daruquthni (122809)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4713 : Isnadnya dha'if karena di dalamnya terdapat Ahmad bin Isa Al Khasysyab yang menurut Ad-Daraquthni, "tidak kuat." Sementara Ibnu Thahir berkata, "Pendusta, suka memalsukan hadits." (AlMizan, 1/126).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْقَاضِي أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ الْبُهْلُولِ نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يُونُسَ السَّرَّاجُ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّرَاوَرْدِيُّ , عَنْ رُبَيْحِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَحَّى بِكَبْشٍ أَقْرَنَ ثُمَّ , قَالَ: «اللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا عَنِّي وَعَنْ مَنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِي»
4714: Al Qadhi Ahmad bin Ishaq bin Al Buhlul menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Yunus As-Sarraj menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad AdDarawardi menceritakan kepada kami dari Rubaih bin Abdurrahman bin Abu Sa'id, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Abu Sa'id, bahwa Rasulullah SAW berkurban dengan domba bertanduk, kemudian beliau mengucapkan, "Ya Allah, sesungguhnya ini atas namaku dan atas nama orang yang tidak berkurban dari umatku."
Sunan ad-Daruquthni (122810)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4714 : Isnadnya dha'if. HR. Abu Daud (2810) dan At-Tirmidzi (1521) dari jalur lain dan isnadnya munqathi'. Dalam isnad penulis terdapat Rubaih bin Abdurrahman, riwayatnya dapat diterima (At-Taqrib, 1/243). Al Bukhari berkata tentangnya, "Haditsnya munkar." Sedangkan Ahmad berkata, "Tidak dikenal."
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا يَحْيَى بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُكَيْرٍ , نا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْقَارِيُّ , عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو , عَنِ الْمُطَّلِبِ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنَ حَنْطَبٍ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَضْحَى بِالْمُصَلَّى فَلَمَّا صَلَّى وَقَضَى خُطْبَتَهُ نَزَلَ عَنْ مِنْبَرِهِ فَأُتِيَ بِكَبْشِهِ فَذَبَحَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ , وَقَالَ: «بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ هَذَا عَنِّي وَعَنْ مَنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِي»
4715: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, Yahya bin Abdullah bin Bukair menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Abdurrahman Al Qari menceritakan kepada kami dari Amr bin Abu Amr, dari Al Muththalib, —yakni bin Abdullah bin Hanthab,— dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, "Aku pernah mengikuti (shalat Idul) Adha bersama Rasulullah SAW di mushalla (lapangan terbuka untuk shalat). Selesai shalat dan setelah menyampaikan khutbahnya, beliau turun dari mimbarnya, lalu dibawakan dombanya, kemudian Rasulullah SAW menyembelihnya dengan tangannya sendiri sambil mengucapkan, 'Bismillaahi wallaahu akbar. Haadza 'annii wa 'an man lam yudhahhi min ummatii {Dengan menyebut nama Allah. Allah Maha Besar. Ini atas namaku dan orang yang belum berkurban dari umatku)"
Sunan ad-Daruquthni (122811)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4715 : Isnadnya munqathi'. HR. Abu Daud (2810) dan At-Tirmidzi (1521) dari Amr dengan isnad tersebut. Al Muthallib adalah Ibnu Hanthab, dia tidak pernah mendengar dari Jabir RA (At-Tahdzib, 10/179), dia juga perawi yang jujur namun sering men-tadlis dan meriwayatkan secara mursal.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , نا أَبِي , نا أَبُو سُحَيْمٍ الْمُبَارَكُ بْنُ سُحَيْمٍ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ , عَنْ أَنَسٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنَّهُ ضَحَّى بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَحَدُهُمَا عَنْ أُمَّتِهِ وَالْآخَرُ عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ»
4716: Ahmad bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, Abu Suhaim Al Mubarak bin Suhaim menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Shuhaib menceritakan kepada kami dari Anas, dari Nabi SAW, bahwa beliau berkurban dengan dua ekor domba berbulu putih campur hitam. Salah satunya atas nama umatnya dan satunya lagi atas nama dirinya serta ahli baitnya.
Sunan ad-Daruquthni (122812)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4716 : Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Al Mubarak bin Suhaim, riwayatnya ditinggalkan (AtTaqrib, 2/227). Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْفَضْلِ الزَّيَّاتُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حَبَّانَ , نا عَمْرُو بْنُ الْحُصَيْنِ , نا ابْنُ عُلَاثَةَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي جَعْفَرٍ , عَنِ الْأَعْرَجِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ وَجَدَ مِنْكُمْ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا»
4717: Ahmad bin Ishaq bin Muhammad bin Al Fadhl Az-Zayyat menceritakan kepada kami, Muhammad bin Hibban menceritakan kepada kami, Imran bin Al Hushain menceritakan kepada kami, Ibnu Ulatsah menceritakan kepada kami dari Ubaidullah bin Abu Ja'far, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian mempunyai kelapangan namun tidak berkurban, maka janganlah dia mendekati tempat shalat kami"
Sunan ad-Daruquthni (122813)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا حُمَيْدُ بْنُ الرَّبِيعِ , نا ابْنُ إِدْرِيسَ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ رَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِ , قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي جِنَازَةٍ فَانْتَهَيْنَا إِلَى الْقَبْرِ , قَالَ: فَرَأَيْتُهُ يُوصِي الْحَافِرَ , قَالَ: «أَوْسِعْ مِنْ قِبَلِ رَأْسِهِ أَوْسِعْ مِنْ قِبَلِ رِجْلَيْهِ» , فَلَمَّا انْصَرَفَ تَلَقَّاهُ دَاعِي امْرَأَةٍ مِنْ قُرَيْشٍ , فَقَالَ: إِنَّ فُلَانَةَ تَدْعُوكَ وَأَصْحَابَكَ , قَالَ: فَأَتَاهَا فَلَمَّا جَلَسَ الْقَوْمُ أُتِيَ بِالطَّعَامِ فَوَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ وَوَضَعَ الْقَوْمُ فَبَيْنَا هُوَ يَأْكُلُ إِذْ كَفَّ يَدَهُ , قَالَ: وَقَدْ كُنَّا جَلَسْنَا بِمَجَالِسِ الْغِلْمَانِ مِنْ آبَائِهِمْ , قَالَ: فَنَظَرَ آبَاؤُنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَلُوكُ أَكَلْتُهُ فَجَعَلَ الرَّجُلُ يَضْرِبُ يَدَ ابْنِهِ حَتَّى يَرْمِيَ الْعِرْقَ مِنْ يَدِهِ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَجِدُ لَحْمَ شَاةٍ أُخِذَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ أَهْلِهَا». قَالَ: فَأَرْسَلَتِ الْمَرْأَةُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ أَرْسَلْتُ إِلَى الْبَقِيعِ أَطْلُبُ شَاةً فَلَمْ أُصِبْ , فَبَلَغَنِي أَنَّ جَارًا لِي اشْتَرَى شَاةً فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ فَنَهَى , فَلَمْ نَقْدِرُ عَلَيْهِ فَبَعَثَتْ بِهَا امْرَأَتُهُ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَطْعِمُوهَا الْأُسَارَى»
4718: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Humaid bin Ar-Rabi' menceritakan kepada kami, Ibnu Idris menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dari seorang laki-laki golongan Anshar, dia berkata, "Kami pernah keluar bersama Rasulullah SAW untuk mengantar jenazah, lalu kami pun mencapai pekuburan, lalu aku melihat beliau berpesan kepada penggali, 'Luaskan pada bagian kepalanya, dan luaskan pada bagian kakinya.' Ketika kembali, beliau disambut oleh utusan seorang wanita Quraisy, lalu orang itu berkata, 'Sesungguhnya Fulanah mengundangmu dan para sahabatmu.' Beliau kemudian mendatanginya. Setelah orangorang duduk, makanan disuguhkan, lalu Rasulullah SAW mengulurkan tangannya dan orang-orang pun mengulurkan (tangan mereka). Ketika beliau sedang makan, tiba-tiba beliau menahan tangannya. Saat itu kami duduk di tempat anak-anak pada posisi bapak-bapak mereka. Bapak-bapak kami lalu melihat Rasulullah SAW mengemut makanan (tidak ditelan), kemudian ada orang yang menepuk tangan anaknya sehingga tulang terlempar dari tangannya, Rasulullah SAW lantas bersabda, 'Aku rasakan daging kambing yang diambil tanpa seizin pemiliknya.' Wanita itu lalu mengirim seseorang untuk menyampaikan, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah mengirim orang ke Baqi' untuk mencari kambing, namun dia tidak mendapatkannya. Lalu ada khabar yang sampai kepadaku bahwa tetanggaku telah membeli kambing, kemudian aku mengirim seseorang untuk menemuinya, namun dia melarang, lalu istrinya mengirimkannya.' Rasulullah SAW bersabda, 'Berikan makanan ini kepada para tawanan'."
Sunan ad-Daruquthni (122814)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4718 : Isnadnya hasan. HR. Abu Daud (3332) dari Ibnu Idris dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْمَحَامِلِيُّ , وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ الْجُنَيْدِ , قَالَا: نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا جَرِيرٌ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ الْجَرْمِيِّ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ رَجُلٍ مِنْ مُزَيْنَةَ , قَالَ: صَنَعَتِ امْرَأَةٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قُرَيْشٍ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا فَدَعَتْهُ وَأَصْحَابَهُ , قَالَ: فَذَهَبَ بِي أَبِي مَعَهُ , قَالَ: فَجَلَسْنَا بَيْنَ يَدَيْ آبَائِنَا مَجَالِسَ الْأَبْنَاءِ مِنْ آبَائِهِمْ , قَالَ: فَلَمْ يَأْكُلُوا حَتَّى رَأَوْا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَكَلَ فَلَمَّا أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُقْمَتَهُ رَمَى بِهَا , ثُمَّ قَالَ: «إِنِّي لَأَجِدُ طَعْمَ لَحْمِ شَاةٍ ذُبِحَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ صَاحِبَتِهَا» , فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخِي وَأَنَا مِنْ أَعَزِّ النَّاسِ عَلَيْهِ وَلَوْ كَانَ خَيْرًا مِنْهَا لَمْ يُغَبِّرْ عَلَيَّ , وَعَلَيَّ أَنْ أُرْضِيَهُ بِأَفْضَلَ مِنْهَا , فَأَبَى أَنْ يَأْكُلَ مِنْهَا وَأَمَرَ بِالطَّعَامِ لِلْأُسَارَى.
4719: Al Husain bin Ismail Al Mahamili menceritakan kepada kami, dan Ahmad bin Al Husain bin Al Junaid menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib Al Jarmi, dari ayahnya, dari seorang laki-laki dari suku Muzainah, dia berkata, "Seorang wanita kaum muslimin dari golongan Quraisy pernah membuat makanan untuk Rasulullah SAW, lalu dia mengundangnya bersama para sahabatnya. Aku pun turut berangkat- bersama ayahku, kemudian kami (anak-anak) duduk di depan bapak-bapak kami, yaitu tempat duduk anak di dekat bapaknya. Saat itu mereka tidak langsung makan hingga melihat Rasulullah SAW telah makan. Ketika Rasulullah SAW mengambil suapannya, beliau meletakkannya lagi, lalu berkata, 'Sesungguhnya aku mendapat rasa daging kambing yang disembelih tanpa seizin pemiliknya.' Maka wanita itu berkata, 'Wahai Rasulullah, aku dan saudaraku pantang melakukan itu. Seandainya ada kebaikan darinya semestinya itu tidak luput dariku, dan aku akan meminta kerelaannya dengan yang lebih baik daripadanya.' Namun beliau enggan memakannya dan menyuruh agar diberikan kepada para tawanan."
Sunan ad-Daruquthni (122815)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4719 : Ibid. HR. Al Baihaqi (6/97) dari jalur penulis dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ , نا ابْنُ أَبِي خَيْثَمَةَ , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ , عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: حَدَّثَنِي رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ , قَالَ: خَرَجْتُ مَعَ أَبِي وَأَنَا غُلَامٌ , مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ , وَقَالَ فِيهِ: قَالَتْ: فَبَعَثْتُ إِلَى أَخِي عَامِرِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ وَقَدِ اشْتَرَى شَاةً مِنَ الْبَقِيعِ فَلَمْ يَكُنْ أَخِي ثَمَّ فَدَفَعَ أَهْلُهُ الشَّاةَ إِلَيَّ
4720: Ali bin Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, Abdul Wahid bin Ziyad menceritakan kepada kami dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dia berkata: Seorang laki-laki golongan Anshar menceritakan kepadaku, dia berkata, "Aku pernah keluar bersama ayahku menyertai Rasulullah SAW, saat itu aku masih anak-anak." Ia kemudian mengemukakan kisahnya menyerupai yang tadi. Di antaranya disebutkan (bahwa wanita tersebut berkata), "Lalu aku mengutus seseorang kepada saudaraku, Amir bin Abu Waqqash yang telah membeli kambing dari Baqi', namun saudaraku itu sedang tidak ada. Lalu istrinya mengirimkan kambing itu kepadaku."
Sunan ad-Daruquthni (122816)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4720 : Isnadnya hasan. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدٍ , نا ابْنُ أَبِي خَيْثَمَةَ , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ , قَالَ: قُلْتُ لِأَبِي حَنِيفَةَ: مِنْ أَيْنَ أَخَذْتَ هَذَا؟ , «الرَّجُلُ يَعْمَلُ فِي مَالِ الرَّجُلِ بِغَيْرِ إِذْنِهِ إِنَّهُ يَتَصَدَّقُ بِالرِّبْحِ» , قَالَ: أَخَذْتُهُ مِنْ حَدِيثِ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ
4721: Ali bin Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Khaitsamah menceritakan kepada kami, Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, Abdul Wahid bin Ziyad menceritakan kepada kami, dia berkata, "Aku pernah bertanya kepada Abu Hanifah, 'Darimana engkau mengambil (dasar pernyataan bahwa) orang ini bekerja pada harta seseorang tanpa seizinnya, bahwa ia bersedekah dengan keuntungan?' Dia menjawab, 'Aku mengambilnya dari hadits Ashim bin Kulaib'."
Sunan ad-Daruquthni (122817)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4721 : Isnadnya hasan.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا أَبُو حَامِدٍ الْحَضْرَمِيُّ , نا بُنْدَارٌ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , نا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ , حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ جَابِرٍ , عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ قَالَ: حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشْيَاءَ يَوْمَ خَيْبَرَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " يُوشِكُ الرَّجُلُ يَتَّكِئُ عَلَى أَرِيكَتِهِ يُحَدِّثُ بِحَدِيثِي فَيَقُولُ: بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ كِتَابُ اللَّهِ فَمَا وَجَدْنَا فِيهِ حَلَالًا اسْتَحْلَلْنَاهُ وَمَا كَانَ فِيهِ حَرَامًا حَرَّمْنَاهُ , وَإِنَّ مَا حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا حَرَّمَ اللَّهُ "
4722: Abu Hamid Al Hadhrami menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami, Mu'awiyah bin Shalih menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Jabir menceritakan kepadaku, dari Al Miqdam bin Ma'dikarib, dia berkata, "Para hari Khaibar Rasulullah SAW mengharamkan beberapa hal, Rasulullah SAW bersabda, 'Hampir saja seseorang bersandar pada dipannya (yakni bersikap santai), dia menceritakan haditsku lalu berkata, 'Antara aku dan kalian ada Kitabullah. Apa yang kami temukan halal padanya maka kami menghalalkannya, dan apa yang kami dapati haram padanya maka kami mengharamkannya.' Sesungguhnya, apa yang diharamkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagaimana yang diharamkan Allah'."
Sunan ad-Daruquthni (122818)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4722 : Isnadnya hasan. HR. Ibnu Majah (12) dan Al Baihaqi (4/287). Al Hasan bin Jabir riwayatnya dapat diterima (At-Taqrib, 1/165). Mu'awiyah bin Shalih adalah perawi yang jujur namun sering berasumsi (At-Taqrib, 2/259).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ النُّعْمَانِيُّ , نا أَبُو عُتْبَةَ أَحْمَدُ بْنُ الْفَرَجِ , نا بَقِيَّةُ , نا الزُّبَيْدِيُّ , عَنْ مَرْوَانَ بْنِ رُؤْبَةَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَوْفٍ الْجُرَشِيِّ , عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: " إِنِّي قَدْ أُوتِيتُ الْكِتَابَ وَمَا يَعْدِلُهُ , يُوشِكُ شَبْعَانُ عَلَى أَرِيكَتِهِ يَقُولُ: بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْكِتَابُ فَمَا كَانَ فِيهِ مِنْ حَلَالٍ أَحْلَلْنَاهُ , وَمَا كَانَ فِيهِ مِنْ حَرَامٍ حَرَّمْنَاهُ وَإِنَّهُ لَيْسَ كَذَلِكَ , لَا يَحِلُّ أَكْلُ كُلِّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ , وَلَا الْحِمَارِ الْأَهْلِيِّ , وَلَا اللُّقَطَةِ مِنْ مَالِ مُعَاهَدٍ إِلَّا أَنْ يُسْتَغْنِيَ عَنْهَا , وَأَيُّمَا رَجُلٍ ضَافَ قَوْمًا فَلَمْ يَقْرُوهُ فَإِنَّ لَهُ أَنْ يُغْصِبَهُمْ بِمِثْلِ قِرَاهُ ".
4723: Muhammad bin Sulaiman An-Nu'mani menceritakan kepada kami, Abu Utbah Ahmad bin Al Faraj menceritakan kepada kami, Baqiyyah menceritakan kepada kami, Az-Zubaidi menceritakan kepada kami dari Marwan bin Ru'bah, dari Abdurrahman bin Abu Auf Al Jurasyi, dari Al Miqdam bin Ma'dikarib, bahwa Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya aku telah diberi Al Kitab dan yang setara dengannya. Hampir saja seorang yang kenyang bersandar pada dipannya sambil berkata, 'Antara kami dan kalian ada Kitabullah. Apa yang dinyatakan halal di dalamnya maka kami menghalalkannya, dan apa yang dinyatakan haram di dalamnya maka kami mengharamkannya. ' Padahal sesungguhnya tidak demikian, karena tidak dihalalkan memakan binatang buas yang bertaring, keledai peliharaan dan tidakpula barang temuan dari harta orang yang telah mengadakan perjanjian damai, kecuali bila dia tidak memerlukannya. Dan laki-laki mana pun yang bertamu kepada suatu kaum namun mereka tidak menerimanya sebagai tamu, maka dia berhak mengambil dari mereka sekadar yang diperlukan saat bertamu."
Sunan ad-Daruquthni (122819)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4723 : Isnadnya dha'if. HR. Abu Daud (3804) dari Az-Zubaidi secara ringkas dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Ahmad bin Al Faraj yang dinilai dha‘if Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Baqiyyah juga dha'if dan mudallis. Biografinya telah dikemukakan beberapa kali. Marwan bin Ru'bah riwayatnya dapat diterima (At-Taqrib, 2/239).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ الْقَطَّانُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ الْوَاقِدِيُّ , نا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ صَالِحِ بْنِ يَحْيَى بْنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنْ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «نَهَى يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ أَكْلِ لُحُومِ الْخَيْلِ وَالْبِغَالِ وَالْحُمُرِ وَكُلِّ ذِي نَابٍ مِنَ السُّبُعِ , أَوْ مِخْلَبٍ مِنَ الطَّيْرِ»
4724: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan Al Qaththan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Umar Al Waqidi menceritakan kepada kami, Tsaur bin Yazid menceritakan kepada kami dari Shalih bin Yahya bin Al Miqdam bin Ma'dikarib, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Khalid bin Al Walid, bahwa pada hari Khaibar, Rasulullah SAW melarang memakan daging kuda, bighal (peranakan kuda dengan keledai), keledai, setiap binatang buas (pemangsa) yang bertaring dan setiap burung yang bercakar tajam.
Sunan ad-Daruquthni (122820)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4724 : Isnadnya sangat dha‘if. Di dalamnya terdapat Muhammad bin Umar Al Waqidi riwayatnya ditinggalkan walaupun dia seorang yang Iuas ilmunya. Biografinya telah dikemukakan. Shalih bin Yahya adalah dha'if (At-Taqrib, 1/365). HR. Abu Daud (3790), Ibnu Majah (1398) dan An-Nasa'i (4336) dari Baqiyyah dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا عَبْدُ الْغَافِرِ بْنُ سَلَامَةَ الْحِمْصِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ الْحِمْصِيُّ , نا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ , نا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ صَالِحِ بْنِ يَحْيَى بْنِ الْمِقْدَامِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنْ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُحُومِ الْخَيْلِ وَالْبِغَالِ وَالْحَمِيرِ وَكُلِّ ذِي نَابٍ مِنَ السِّبَاعِ».
4725: Abdul Ghafir bin Salamah Al Himshi menceritakan kepada kami, Yahya bin Utsman Al Himshi menceritakan kepada kami, Baqyiyyah bin Al Walid menceritakan kepada kami, Tsaur bin Yazid menceritakan kepada kami dari Shalih bin Yahya bin Al Miqdam, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Khalid bin Al Walid, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang (memakan) daging kuda, bighal (peranakan kuda dengan keledai), keledai dan setiap binatang buas yang bertaring."
Sunan ad-Daruquthni (122821)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا أَبُو سَهْلِ بْنُ زِيَادٍ , قَالَ: سَمِعْتُ مُوسَى بْنَ هَارُونَ , يَقُولُ: لَا يُعْرَفُ صَالِحُ بْنُ يَحْيَى وَلَا أَبُوهُ إِلَّا بِجَدِّهِ , وَهَذَا حَدِيثٌ ضَعِيفٌ , وَزَعَمَ الْوَاقِدِيُّ أَنَّ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ أَسْلَمَ بَعْدَ فَتْحِ خَيْبَرَ
4726: Abu Sahl bin Ziyad menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Musa bin Harun berkata, "Shalih bin Yahya tidak dikenal, tidak pula ayahnya, kecuali karena kakeknya. Hadits ini dha‘if Al Waqidi menyatakan bahwa Khalid bin Al Walid memeluk Islam setelah penaklukkan Khaibar."
Sunan ad-Daruquthni (122822)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْغَافِرِ بْنُ سَلَامَةَ , نا يَحْيَى بْنُ عُثْمَانَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حِمْيَرَ , حَدَّثَنِي ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ صَالِحِ بْنِ يَحْيَى بْنِ الْمِقْدَامِ , أَنَّهُ سَمِعَ جَدَّهُ الْمِقْدَامَ , يَقُولُ: أَقَمْتُ أَنَا وَبِضْعَةَ عَشَرَ رَجُلًا مِنْ قَوْمِي يَوْمَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً لَمْ نَذُقْ طَعَامًا وَقَدْ رَبَطُوا بُرْذُونَةً لِيَذْبَحُوهَا , فَأَتَيْتُ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ فَأَعْلَمْتُهُ الَّذِي كَانَ مِنَّا فِي أَمْرِ الْبِرْذُونَةِ , فَقَالَ: لَوْ ذَبَحُوهَا لَسُؤْتُكَ , ثُمَّ قَالَ: «حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ أَمْوَالَ الْمُعَاهَدِينَ , وَحُمُرَ الْإِنْسِ وَخَيْلَهَا وَبِغَالَهَا» , ثُمَّ أَمَرَ بِمُدَّيْنِ أَوْ مُدٍّ مِنْ طَعَامٍ - الشَّكُّ مِنْ يَحْيَى - وَقَالَ: إِذَا أَتَتْنَا سَرِيَّةٌ فَاطَّلَعْنَا , لَمْ يَذْكُرْ أَبَاهُ
4727: Abdul Ghafir bin Salamah menceritakan kepada kami, Yahya bin Utsman menceritakan kepada kami, Muhammad bin Himyar menceritakan kepada kami, Tsaur bin Yazid menceritakan kepadaku, dari Shalih bin Yahya bin Al Miqdam, bahwa dia mendengar kakeknya, Al Miqdam, berkata, "Aku dan sekian belas orang dari kaumku pernah menetap selama dua atau tiga hari tanpa merasakan makanan, sementara mereka telah menambat seekor kuda untuk disembelih, lalu aku menemui Khalid bin Walid, kemudian aku beritahukan kepadanya tentang apa yang akan kami lakukan terhadap kuda tersebut, maka dia pun berkata, 'Bila mereka menyembelihnya, aku pasti bertindak buruk terhadapmu.' Kemudian dia berkata, 'Pada hari Khaibar, Rasulullah SAW telah mengharamkan harta orang-orang yang telah mengadakan perjanjian damai, keledai jinak, kuda jinak dan bighal jinak.' Dia lalu memerintahkan untuk memberikan satu atau dua mud makanan. —Keraguan ini dari Yahya— dia berkata," Saat datang peperangan kepada kami, kami pun muncul." Dia tidak menyebutkan ayahnya.
Sunan ad-Daruquthni (122823)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4727 : Isnadnya dha‘if.ibid
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا عُمَرُ بْنُ هَارُونَ الْبَلْخِيُّ , نا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ الْمِقْدَامِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ خَالِدِ بْنِ الْوَلِيدِ , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ الْحِمَارِ الْإِنْسِيِّ وَعَنْ خَيْلِهَا وَبِغَالِهَا». لَمْ يَذْكُرْ فِي إِسْنَادِهِ صَالِحًا وَهَذَا إِسْنَادٌ مُضْطَرِبٌ. وَقَالَ الْوَاقِدِيُّ: لَا يَصِحُّ هَذَا لِأَنَّ خَالِدًا أَسْلَمَ بَعْدَ فَتْحِ خَيْبَرَ
4728: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Umar bin Harun Al Balkhi menceritakan kepada kami, Tsaur bin Yazid menceritakan kepada kami dari Yahya bin Al Miqdam, dari ayahnya, dari Khalid bin Al Walid, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang memakan daging keledai peliharaan, juga kuda dan bighal-nya." Di dalam sanad ini dia tidak menyebutkan Shalih. Ini isnad yang kacau. Al Waqidi berkata, "Ini tidak shahih, karena Khalid memeluk Islam setelah penaklukkan Khaibar."
Sunan ad-Daruquthni (122824)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو طَلْحَةَ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْكَرِيمِ , نا بُنْدَارٌ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , نا إِسْرَائِيلُ , عَنْ مَجْزَأَةَ بْنِ زَاهِرٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: وَكَانَ بَايَعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ أَنَّهُ اشْتَكَى , فَبَعَثَ لَهُ «أَنْ يَسْتَنْقِعَ فِي أَلْبَانِ الْأُتُنِ وَمَرَقِهَا» , فَكَرِهَ ذَلِكَ
4729: Abu Thalhah Ahmad bin Muhammad bin Abdul Karim menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami, Israil menceritakan kepada kami dari Majza'ah bin Zahir, dari ayahnya, salah seorang yang ikut berbai'at kepada Nabi SAW di bawah pohon, dia berkata, bahwa dia pernah melaporkan (kelaparan), lalu mengirim utusan untuk mendapatkan susu unta dan kuahnya, namun dia tidak menyukainya.
Sunan ad-Daruquthni (122825)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4729 : Isnadnya dha'if. HR. Al Baihaqi (8/332) dari jalur penulis dengan isnad tersebut Di dalamnya terdapat Ahmad bin Muhammad bin Abdul Karim, ia dinilai dha'if oleh Ad-Daraquthni, dan ia berkata, "Mereka (para ahli hadits) membicarakannya." Dinilai tsiqah oleh Al Barqani Al Mizan (1/145).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ يَحْيَى بْنِ صَاعِدٍ , نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «كُنَّا نَأْكُلُ لُحُومَ الْخَيْلِ» , قُلْتُ: الْبِغَالُ , قَالَ: «لَا»
4730: Abu Muhammad bin Yahya bin Sha'id menceritakan kepada kami, Harun bin Ishaq Al Hamdani menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Wahhab menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Abdul Karim, dari Atha‘ dari Jabir, dia berkata, "Kami pernah memakan (daging) kuda." Aku bertanya, "Bighal (peranakan kuda dengan keledai)?" Dia menjawab, "Tidak."
Sunan ad-Daruquthni (122826)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4730 : Isnadnya hasan. HR. Al Bukhari dan Muslim (Pembahasan: binatang buruan dan sembelihan, 36) dari Muhammad bin Ali dari Jabir secara marfu' dengan isnad tersebut tanpa menyebutkan bighal (peranakan kuda dengan keledai).
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ أَبُو سَعِيدٍ , نا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ , نا فُرَاتُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ , عَنْ جَابِرٍ , «أَنَّهُمْ كَانُوا يَأْكُلُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُحُومَ الْخَيْلِ» , وَزَعَمَ أَنَّ عَطَاءً نَهَى عَنِ الْبِغَالِ وَالْحُمُرِ
4731: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Yahya bin Hakim Abu Sa'id menceritakan kepada kami, Katsir bin Hisyam menceritakan kepada kami, Furat bin Sulaiman menceritakan kepada kami dari Abdul Karim Al Jazari, dari Atha' bin Rabah, dari Jabir, bahwa mereka pernah memakan daging kuda pada masa Rasulullah SAW. Dia juga menyatakan bahwa Atha' melarang (memakan daging) bighal dan keledai.
Sunan ad-Daruquthni (122827)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4731 : Isnadnya hasan. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو مُحَمَّدِ بْنُ صَاعِدٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بُكَيْرٍ الْحَضْرَمِيُّ , نا شَرِيكٌ , عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: سَافَرْنَا يَعْنِي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , «فَكُنَّا نَأْكُلُ لُحُومَ الْخَيْلِ , وَأَشْرَبُ أَلْبَانَهَا»
4732: Abu Muhammad bin Sha'id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bukair Al Hadhrami menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami dari Abdul Karim, dari Atha‘ dari Jabir, dia berkata, "Kami pernah bepergian bersamanya —yakni bersama Rasulullah,— lalu kami memakan daging kuda dan meminum susunya."
Sunan ad-Daruquthni (122828)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4732 : Isnadnya hasan. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو كُرَيْبٍ , نا سُوَيْدُ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: أَكَلْنَا يَوْمَ خَيْبَرَ الْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ , «فَنَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْبِغَالِ وَالْحَمِيرِ وَلَمْ يَنْهَنَا عَنِ الْخَيْلِ»
4733: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Suwaid bin Amr menceritakan kepada kami dari Hammad bin Salamah, dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, dia berkata, "Pada hari Khaibar kami memakan daging kuda, bighal dan keledai, lalu Rasulullah SAW melarang kami (memakan daging) bighal dan keledai namun tidak melarang kami (memakan daging) kuda."
Sunan ad-Daruquthni (122829)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4733 : Isnadnya hasan. HR. Abu Daud (3789) dari Hammad dengan isnad tersebut, dan Al Hakim (4/233) dari Hammad bin Salamah dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو كُرَيْبٍ , نا ابْنُ عُيَيْنَةَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «أَطْعَمَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لُحُومَ الْخَيْلِ وَنَهَانَا عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ»
4734: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Ibnu Uyainah menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Jabir, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah memberi kami makan berupa daging kuda, dan beliau melarang kami (memakan) daging keledai."
Sunan ad-Daruquthni (122830)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4734 : Isnadnya hasan. Ibid, menyerupai itu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , وَعَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ سَلَّامِ بْنِ كَرْكَرَةَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ أَكْلِ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ , وَأْذِنَ لَنَا فِي لَحْمِ الْفَرَسِ»
4735: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariyya menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Ala' menceritakan kepada kami, Abdurrahman dan Abdah bin Sulaiman menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ishaq, dari Sallam bin Kirkirah, dari Amr bin Dinar, dari Jabir, dia berkata, "Pada hari Khaibar Rasulullah SAW melarang (memakan) daging keledai jinak, dan mengizinkan kami (memakan) daging kuda."
Sunan ad-Daruquthni (122831)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4735 : Isnadnya hasan. HR. Al Bukhari (7/123) dari Amr bin Dinar dengan isnad Isnadnya tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , نا جَدِّي , نا شَبَابَةُ , نا الْمُغِيرَةُ بْنُ مُسْلِمٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «أَمَرَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَأْكُلَ لُحُومَ الْخَيْلِ , وَنَهَانَا عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ»
4736: Yusuf bin Ya'qub bin Ishaq bin Buhlul menceritakan kepada kami, kakekku menceritakan kepada kami, Syababah menceritakan kepada kami, Al Mughirah bin Muslim menceritakan kepada kami dari Amr bin Dinar, dari Jabir, dia berkata, "Rasulullah SAW menyuruh kami memakan daging kuda, dan melarang kami (memakan) daging keledai."
Sunan ad-Daruquthni (122832)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4736 : Isnadnya hasan. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ نُصَيْرٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ الْمُحَارِبِيُّ , نا عُمَرُ بْنُ عُبَيْدٍ , عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ , عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ , وَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلُحُومِ الْخَيْلِ أَنْ يُؤْكَلَ»
4737: Ja'far bin Nushair menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaid Al Muharibi menceritakan kepada kami, Umar bin Ubaid menceritakan kepada kami dari Simak bin Harb, dari Jabir bin Zaid, dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang (memakan) daging keledai, dan Rasulullah SAW juga menyuruh untuk memakan daging kuda."
Sunan ad-Daruquthni (122833)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4737 : Isnadnya dha‘if karena di dalamnya terdapat Muhammad bin Abdullah bin Sulaiman, yang tidak dikenal.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ , نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , حَدَّثَتْنِي فَاطِمَةُ بِنْتُ الْمُنْذِرِ , عَنْ أَسْمَاءَ , قَالَتْ: «ذَبَحْنَا فَرَسًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكَلْنَا مِنْهُ»
4738: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Bisyr bin Al Hakam menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa'id menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, Fathimah binti Al Mundzir menceritakan kepadaku, dari Asma‘ dia berkata, "Kami menyembelih kuda pada masa Rasulullah SAW, lalu kami pernah memakan darinya."
Sunan ad-Daruquthni (122834)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4738 : Isnadnya hasan. HR. Al Bukhari dan Muslim (Pembahasan: binatang buruan, 38) dari Hisyam dengan isnad tersebut.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا حَاجِبُ بْنُ سُلَيْمَانَ , نا مُؤَمَّلٌ , نا سُفْيَانُ , وَوُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ , عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ , قَالَتْ: «كَانَ لَنَا فَرَسٌ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرَادَتْ أَنْ تَمُوتَ فَذَبَحْنَاهَا فَأَكَلْنَاهَا»
4739: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Hajib bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Mu'ammal menceritakan kepada kami, Sufyan dan Wuhaib Ibnu Khalid menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari Fathimah binti Al Mundzir, dari Asma' binti Abu Bakar, dia berkata, "Kami pernah punya kuda di masa Rasulullah SAW, lalu kuda itu hampir mati, maka kami menyembelihnya lalu memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122835)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4739 : Isnadnya hasan. Ibid, menyerupai itu.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
نا أَبُو بَكْرٍ , نا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , نا أَبُو مُعَاوِيَةَ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ , وَعَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ , عَنْ أَسْمَاءَ , قَالَتْ: «أَنْحَرْنَا فَرَسًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكَلْنَاهُ»
4740: Abu Bakar menceritakan kepada kami, Ali bin Harb menceritakan kepada kami, Abu Mu'awiyah menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari Fathimah binti Al Mundzir dan Abbad bin Hamzah, dari Asma‘ dia berkata, "Kami pernah menyembelih kuda pada masa Rasulullah SAW lalu memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122836)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4740 : Isnadnya hasan. Ibid.
الصَّيْدِ وَالذَّبَائِحِ وَالْأَطْعِمَةِ وَغَيْرِ ذَلِكَ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْحَسَنِ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ أَبِي حَسَّانَ , نا أَبُو مَرْوَانَ هِشَامُ بْنُ خَالِدٍ , نا أَبُو خُلَيْدٍ عُتْبَةُ بْنُ حَمَّادٍ الْمُقْرِيُّ , نا ابْنُ ثَوْبَانَ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَسْمَاءَ , قَالَتْ: «ذَبَحْنَا فَرَسًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَكَلْنَا نَحْنُ وَأَهْلُ بَيْتِهِ»
4741: Muhammad bin Ahmad bin Al Hasan menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim bin Abu Hassan menceritakan kepada kami, Abu Marwan Hisyam bin Khalid menceritakan kepada kami, Abu Khulaid Utbah bin Hammad Al Muqri menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Asma‘ dia berkata, "Kami pernah menyembelih kuda pada masa Rasulullah SAW, lalu kami dan ahli bait beliau, memakannya."
Sunan ad-Daruquthni (122837)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4741 : Isnadnya hasan. Ibid.