Sunan ad-Daruquthni

كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ حُكْمِ الْمَاءِ إِذَا لَاقَتْهُ النَّجَاسَةُ
-
حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَرَّاقُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حَسَّانَ الْأَزْرَقُ , ح وَنا عُثْمَانُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ بَكْرٍ السُّكَّرِيُّ , نا يَعِيشُ بْنُ الْجَهْمِ , بِالْحَدِيثَةِ , قَالَا: نا أَبُو أُسَامَةَ , نا الْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ مِنَ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ - وَقَالَ يَعِيشُ بْنُ الْجَهْمِ: مِنَ السِّبَاعِ وَالدَّوَابِّ - فَقَالَ: «إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يُنَجِّسْهُ شَيْءٌ»
4. Isma’il bin Al Abbas bin Muhammad Al Warraq menceritakan kepada kami, Muhammad bin Hassan Al Azraq mengabarkan kepada kami {h}, Utsman bin Isma’il bin Bakr As- Sukkari mengabarkan kepada kami, Ya’isy bin Al Jahm mengabarkan kepada kami di Haditsah, keduanya mengatakan: Abu Usamah mengabarkan kepada kami, Al Walid bin Katsir menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Abbad, dari Abdullah bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya, ia mengatakan, “Rasulullah SAW ditanya tentang air yang disinggahi oleh binatang ternak dan binatang buas, -Ya’isy bin Al Jahm menyebutkan dengan redaksi: binatang buas dan binatang ternak,- maka beliau menjawab, ‘Jika airnya mencapai dua qullah maka tidak dinajiskan oleh sesuatu pun'.”
Sunan ad-Daruquthni (118006)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
4 : Lihat keterangan yang lalu. Catatan penterjemah: Dalam naskah Arabnya disebutkan dengan istilah "As-saabiq" (yang lalu), pentahqiq sering mencantumkannya pada catatan kaki, namun tidak menunjuk secara jelas keterangan mana yang dimaksud, kemungkinannya adalah keterangan serupa dari hadits yang serupa, sehingga itu bisa terdapat pada catatan kaki yang sebelumnya, atau yang telah lalu pada hadits yang senada redaksinya atau sama sanadnya. Untuk itu tidak diterjemahkan dengan ibid, akan tapi dengan "lihat keterangan yang lalu". Sebagai contoh pada catatan kaki ini, kemungkinan yang dimaksud adalah keterangan yang telah dipaparkan pada catatan kaki untuk hadits no. 1.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ حُكْمِ الْمَاءِ إِذَا لَاقَتْهُ النَّجَاسَةُ
-
حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ الْأَصْبَهَانِيُّ , أنا أَبُو مَسْعُودٍ أَحْمَدُ بْنُ الْفُرَاتِ نا أَبُو أُسَامَةَ , عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ مِنَ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ فَقَالَ: «إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يُنَجِّسْهُ شَيْءٌ».
5. Abu Shalih Al Ashbahani menceritakan kepada kami, Abu Mas’ud Ahmad bin Al Furat memberitahukan kepada kami. Abu Usamah mengabarkan kepada kami, dari Al Walid bin Katsir, dari Muhammad bin Abbad bin Ja’far, dari Abdullah bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya, ia mengatakan, “Rasulullah SAW ditanya tentang air yang disinggahi oleh binatang buas dan binatang ternak, maka beliau pun menjawab, ‘Jika airnya mencapai dua qullah, maka tidak dinajiskan oleh sesuatu pun
Sunan ad-Daruquthni (118007)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ حُكْمِ الْمَاءِ إِذَا لَاقَتْهُ النَّجَاسَةُ
-
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ الْفَضْلِ الزَّيَّاتُ , نا عَلِيُّ بْنُ شُعَيْبٍ , نا أَبُو أُسَامَةَ , نا الْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ , بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ , وَقَالَ: مِنَ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ
6. Ishaq bin Muhammad bin Al Fadhl Az-Zayyat menccntakar kepada kami, Ali bin Syu’aib mengabarkan kepada kami. Abu Usamah menceritakan kepada kami, Al Walid bin Katsir mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Ja'far dengan isnadnya seperti ituu dan ia menyebutkan dengan redaksi: 'oleh binatang ternak dan binatang buas
Sunan ad-Daruquthni (118008)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ حُكْمِ الْمَاءِ إِذَا لَاقَتْهُ النَّجَاسَةُ
-
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَبُو إِبْرَاهِيمَ الْمُزَنِيُّ إِسْمَاعِيلُ بْنُ يَحْيَى , وَالرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَا: نا الشَّافِعِيُّ , أنا الثِّقَةُ , عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ رَّسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلْ نَجِسًا أَوْ خَبَثًا»
7. Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami. Abu Ibrahim Al Muzam Isma'il bin Yahya dan Ar-Rabi' bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan Asy Syafi'i mengabarkan kepada kami. Seorang yang tsiqah memberitahukan kepada kami, dari Al Walid bin Kaisir, dari Muhammad AbbadAIM bin Ja'far, dari Abdullah bin Abdullah bin Umar. dari ayahnya. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika airnya mencapai dua qullah, maka tidak mengandung najis atau kotoran.”
Sunan ad-Daruquthni (118009)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan
7 : HR. Asy-Syafi'i di dalam Al Umm (1/37). Az-Zaila'i mengatakan, "Abu Tsaur meriwayatkannya dari AsySyafi'i, dari Abdullah bin Al Harits Al Makhzumi, dari Al Walid bin Katsir. Sedangkan Musa bin Abu Jarud meriwayatkannya dari Al Buwaithi, dari Asy-Syafi'i, dari Abu Usamah dan yang lainnya, dari Al Walid bin Katsir. Dengan demikian riwayat ini menunjukkan bahwa Asy-Syafi'i mendengar hadits ini dari Abdullah bin Al Harits yang berasal dari kalangan Hijaz, dan dari Abu Usamah, orang Kufah. Ia mendengar dari keduanya, dari Al Walid bin Katsir. At-Ta'liq Al Mughni.
كِتَابُ الطَّهَارَةِ - بَابُ حُكْمِ الْمَاءِ إِذَا لَاقَتْهُ النَّجَاسَةُ
-
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَلِيٍّ الدَّرْبِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ كَرَامَةَ , نا أَبُو أُسَامَةَ , عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْمَاءِ وَمَا يَنُوبُهُ مِنَ الدَّوَابِّ وَالسِّبَاعِ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلِ الْخَبَثَ».
8. Umar bin Ahmad bin Ali Ad-Darbi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Utsman bin Karamah mengabarkan kepada kami, Abu Usamah mengabarkan kepada kami, dan Al Walid bin Katsir, dari Muhammad bin Abbad bin Ja’far, dan Abdullah bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya, ia mengatakan, "Rasulullah SAW ditanya tentang air yang disinggahi oleh binatang ternak dan binatang buas, maka Nabi SAW pun menjawab, 'Jika airnya mencapai dua qullah, maka tidak mengandung kotoran
Sunan ad-Daruquthni (118010)
Menambah/Memperbaiki Terjemahan | Melaporkan Kesalahan