Musnad Syafi'i

Kunci Pencarian
Kata Pencarian
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا الْإِمَامُ أَبُو عَبْدِ اللهِ مُحَمَّدُ بْنُ ادْرِيسَ الشَّافِعِيُّ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ،
Imam Abu Abdullah Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i mengabarkan kepada kami,
(230002) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ سَلَمَةَ، رَجُلٍ مِنْ آلِ ابْنِ الْأَزْرَقِ، أَنَّ الْمُغِيرَةَ بْنَ أَبِي بُرْدَةَ، وَهُوَ مِنْ بَنِي عَبْدِ الدَّارِ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ: سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّا نَرْكَبُ الْبَحْرَ وَنَحْمِلُ مَعَنَا الْقَلِيلَ مِنَ الْمَاءِ، فَإِنْ تَوَضَّأْنَا بِهِ عَطِشْنَا، أَفَنَتَوَضَّأُ بِمَاءِ الْبَحْرِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ، الْحِلُّ مَيْتَتُهُ»
1. Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Shafwan bin Sulaim, dari Sald bin Salamah, seseorang dari kalangan keluarga Ibnu Azraq: ia mengatakan bahwa Al Mughirah bin Abu Burdah, ia dari' kalangan Bani Abdud-Dar, ia mengabarkan bahwa ia pernah mendengar Abu Hurairah mengatakan: Seorang lelaki pernah bertanya kepada Rasulullah , untuk Itu ia berkata, “Sesungguhnya kami akan menaiki perahu di laut, sedangkan kami hanya membawa sedikit persediaan air tawar. Jika kami memakainya untuk berwudhu, niscaya kami akan kehausan. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?" Rasulullah menjawab, “airnya menyucikan dan Halal bangkainya.
(230003) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَنْبَأَنَا الثِّقَةُ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ جَعْفَرٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلْ نَجَسًا أَوْ خَبَثًا»
2. Orang yang terpercaya memberitahukan kepada kami dari Al WaJid bin Katsir. dari Muhamad bin Abbad bin Ja'far. dari Abdullah bin Abdullah bin Umar, dari ayahnya bahwa Rasulullah pernah bersabda "Apabila air mencapai dua qullah, maka ia tidak mengandung najis atau kotoran
(230004) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا شَرِبَ الْكَلْبُ مِنْ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ»
3. Malik mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad. dari Al-A'raj, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda “Apabila anjing minum dari wadah seseorang di antara kalian hendaklah ia mencucuinya sebanyak tujuh kail
(230005) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ [ص:8] اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ»
4. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Abu Az-Zinad. dari Al A'raj, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda : “Apabila seekor anjing menjilat wadah seseorang di antara kalian, hendaklah ia mencucinya sebanyak tujuh kali cucian11
(230006) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَنْبَأَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَيُّوبَ بْنِ أَبِي تَمِيمَةَ، عَنِ ابْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلْيَغْسِلْهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ، أُولَاهُنَّ أَوْ أُخْرَاهُنَّ بِالتُّرَابِ»
5. Ibnu Uyainah memberitahukan kepada kami dari Ayyub bin Abu Tamimah. dari Ibnu Sirin. dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah pernah bersabda “Apabila anjing menjilat dalam wadah seseorang di antara kalian, hendaklah ia mencucinya sebanyak tujuh kali : cucian yang pertama atau yang terakhir dicampur dengan tanah12
(230007) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ فَاطِمَةَ، عَنْ أَسْمَاءَ قَالَتْ: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضَةِ يُصِيبُ الثَّوْبَ، فَقَالَ: «حُتِّيهِ، ثُمَّ اقْرُصِيهِ بِالْمَاءِ، ثُمَّ رُشِّيهِ، وَصَلِّي فِيهِ» أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ عَنِ الشَّافِعِيِّ فِي أَوَّلِ الكِتَابِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ امْرَأَتَهُ فَاطِمَةَ بِنْتَ الْمُنْذِرِ تَقُولُ: سَمِعْتُ جَدَّتِي أَسْمَاءَ ابْنَةَ أَبِي بَكْرٍ تَقُولُ: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ دَمِ الْحَيْضَةِ، فَذَكَرَ مِثْلَهُ
6. Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami dari Hisyam, dari Fatimah, dari Asma, ia berkata “Aku pernah bertanya kepada Nabi tentang darah haid yang mengenai kain, lalu beliau bersabda “Keriklah terlebih dahulu, lalu kucek dengan air. Kemudian cipratilah dengan air, lalu kamu boleh shalat dengan memakai kain itu13
7. Sufyan bin Uyainah menceritakan kepada kami. Hisyam bin Urwah mengabarkan kepada kami bahwa ia pemah mendengar istrinya -Fatimah binti Al Mundzir- mengatakan: Aku pemah mendengar nenekku -Asma binti Abu Bakar- terkata. ”Aku pernah menanyakan kepada Nabi tentang darah haid, maka beliau menyebutkan hal yang semisal dengan hadits di atas” 14
(230008) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ، عَنْ أَسْمَاءَ ابْنَةِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ: سَأَلَتِ امْرَأَةٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ إِحْدَانَا إِذَا أَصَابَ ثَوْبَهَا الدَّمُ مِنَ الْحَيْضَةِ، كَيْفَ تَصْنَعُ؟ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهَا: «إِذَا أَصَابَ ثَوْبَ إِحْدَاكُنَّ الدَّمُ مِنَ الْحَيْضَةِ فَلْتَقْرُصْهُ، ثُمَّ لِتَنْضَحْهُ بِالْمَاءِ، ثُمَّ تُصَلِّ فِيهِ»
8. Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah! dari Fatimah binti Al Mundzir, dari Asma binti Abu Bakar, ia mengatakan: Seorang wanita pernah bertanya kepada Rasulullah , .'Wahai Rasulullah! Bagaimanakah menurutmu bila kain salah seorang dari kami terkena darah haid, apakah yang harus ia perbuat?" Maka Nabi bersabda kepadanya, “Apabila kain salah seorang di antara kalian terkena darah haid, hendaklah ia menguceknya dengan air, kemudian mencipratinya dengan air, lalu ia boleh memakainya untuk shalat."15
(230009) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سَالِمٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي حَبِيبَةَ أَوِ ابْنِ حَبِيبَةَ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ سُئِلَ: أَنَتَوَضَّأُ بِمَا أَفْضَلَتِ الْحُمُرُ؟ قَالَ: «نَعَمْ، وَبِمَا أَفْضَلَتِ السِّبَاعُ كُلُّهَا»
9. Sa'id bin Salim mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abu Habibah atau Ibnu Habibah, dari Daud bin Al Hushain. dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi , Bahwa beliau pernah ditanya “Apakah kami boleh terwudhu dengan air bekas keledai?", Nabi menjawab “Ya boleh : dan juga dengan bekas air minum semua binatang buas.16
(230010) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap
بَابُ مَا خَرَّجَ مِنْ كِتَابِ الْوُضُوءِ
أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ حُمَيْدَةَ بِنْتِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ، عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ، وَكَانَتْ تَحْتَ ابْنِ قَتَادَةَ، أَوْ أَبِي قَتَادَةَ، الشَّكُّ مِنَ الرَّبِيعِ، أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ دَخَلَ فَسَكَبَتْ لَهُ وَضُوءًا، فَجَاءَتْ هِرَّةٌ فَشَرِبَتْ مِنْهُ، قَالَتْ: فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ، فَقَالَ: أَتَعْجَبِينَ يَا بِنْتَ أَخِي، إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ، إِنَّهَا مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ أَوِ الطَّوَّافَاتِ» أَنْبَأَنَا الثِّقَةُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ، أَوْ مِثْلَ مَعْنَاهُ
10. Malik mengabarkan kepada kami dari Ishaq bin Abdullah, dari Hamidah binti Ubaid bin Rifa'ah, dari Kabsyah binti Ka'ab bin MaJik yang menjadi istri Ibnu Abu Qatadah. atau Abu Qatadah sendiri - keraguan ini dari Ar-Rabi' - Bahwa Abu Qatadah masuk, lalu aku menuangkan air (menyiapkan) wudhu untuknya, tetapi tiba-tiba datang seekor kucing dan langsung meminum airnya. Lalu ia melanjutkan kisahnya: Maka Abu Qatadah melihat ke arahku yang sedang memandangnya, dan ia berkata. "Apakah engkau heran, hai anak perempuan saudaraku? Sesungguhnya Rasulullah pernah bersabda. 'Sesungguhnya kucing ini tidak najis, ia termasuk hewan jantan dan hewan betina yang jinak yang berada disekeliling kalian'." 17
11. Orang yang dapat dipercaya memberitahukan kepada kami, dari Yahya bin Abu Katsir dari Abdullah bin Abu Qatadah dari bapaknya dari Nabi , dengan redaksi semisalnya atau dengan makna semisalnya. 18
(230011) Musnad Syafi'i
Lihat Hadits Secara Lengkap